Berita Nasional Terpercaya

Mayday, Korban Penipuan Apartemen Malioboro City dan Buruh Unjuk Rasa Dengan Truk Trailer

0

SLEMAN, BERNAS.ID- Para buruh dan para korban Apartemen Malioboro City menggelar aksi longmarch dari Lapangan Denggung Sleman hingga Kompleks Pemda Sleman, Rabu (1/5). Uniknya, mereka menggunakan truck trailer yang dipasang sejumlah tuntutan massa aksi.

Baca Juga Lurah Candibinangun Ditetapkan Tersangka Terkait Tanah Kas Desa

Berbagai elemen dan organisasi masyarakat di Yogyakarta ikut turun ke jalan saat aksi sebagai wujud solidaritas karena sudah lebih dari 10 tahun konsumen apartemen tersebut tidak kunjung memperoleh hak sertifikat. Dalam aksinya massa juga menggelar longmarch dengan diwarnai aksi teatrikal. Sampai siang hari, massa masih berorasi di sekitar kawasan Kompleks Pemkab Sleman.

Dalam tuntutannya massa mendesak dipenuhi hak-hak buruh, tolak perusahaan pengembang yang mengemplang uang rakyat, hingga mendesak Bupati Sleman segera merampungkan kasus penipuan pembelian apartemen Malioboro City.

Sekretaris Paguyuban Pemilih Apartemen Malioboro City Yogyakarta, Budijono mendesak Pemkab Sleman, terutama Bupati Sleman segera menyelesaikan kasus jual beli Malioboro City, kemudian juga mendesak Polda DIY segera menetapkan para tersangka baru di level atas dari para pengembang yakni PT Inti Hosmed, dan bisa menegakkan hukum seadil-adilnya.

“Kasus Malioboro City harus dituntaskan dan tidak bisa didiamkan karena jelas merusak citra Yogyakarta dalam hal investasiKita akan tetap memperjuangkan hak kita, para korban ini telah 10 tahun lebih tanpa kejelasan nasib. Semoga dengan aksi ini hak-hak kita untuk mendapatkan HGB dan SHM Apartemen Malioboro City bisa segera terealisasikan,” tutur Budi.

Sementara dalam orasinya, Edi Hardiyanto Ketua Paguyuban Pemilik Apartemen  Malioboro City Yogyakarta (PAMCR) menuntut Pemerintah Kabupaten Sleman harus tegas dan berani menolak jika ada pihak -pihak yang mengintervensi.

“Kita akan terus berjuang, meminta kejelasan, agar para korban ini bisa mendapatkan hak-haknya mendapatkan SHM SRS” kata Edi dalam orasinya.

Baca Juga Jogoboyo Caturtunggal Menjadi Tersangka Kasus Mafia TKD

Edi Hardiyanto mengatakan ada sekitar 500 orang yang akan mengikuti demo. Pihaknya menjamin kegiatan aksi akan berjalan kondusif sehingga masyarakat tidak perlu resah karena sudah mengantongi izin dari instansi terkait termasuk kepolisian.

“Unjuk rasa ini bukan hanya demi kepentingan kami tapi juga masyarakat secara luas. Mafia tanah dan mafia hukum harus diberantas, dan untuk itu perlu aksi nyata dari semua elemen. Kami akan menggelar orasi agar masyarakat tahu jeritan hati para konsumen,” tukas Edi. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.