Berita Nasional Terpercaya

Tim ITB Menangkan OlympiAR Tingkat Nasional 2024

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe kembali mengumpulkan mahasiswa sarjana bidang geologi, ilmu lingkungan, dan disiplin ilmu terkait industri pertambangan se-Indonesia untuk mengikuti kompetisi geologi ekonomi Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2024 bertajuk “Harmony in the Elements, Navigating Sustainable Mining Practices.”

 

Tim pemenang telah dipilih, yakni Tim Hornblende dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang membawa pulang hadiah jutaan rupiah, dan kesempatan magang 3 bulan penuh bagi pemenang pertama.

Terpilih sebagai pemenang kedua adalah Tim Magnesite dari Universitas Jenderal Soedirman. Sementara juara ketiga diraih tim dari ITB yang lain, Petaline.

 

PTAR pada tahun 2024 menginisiasi Program OlympiAR yang kedua ini dengan fokus pada geokimia dan lingkungan dapat bekerja secara harmonis dalam industri pertambangan, bekerja sama dengan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI). Total ada 161 tim dari berbagai universitas di Indonesia yang mengikuti ajang dua tahunan ini. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan ajang sebelumnya.

 

Terdapat lima tim melaju ke babak final, yakni 1 tim dari Universitas Jenderal Soedirman, 2 tim dari Institut Teknologi Bandung, 1 tim dari UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, dan 1 tim dari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta. Pengumuman final dilaksanakan di Yogyakarta, 4 Mei 2024.

 

Vice President Director of PT Agincourt Resources Ruli Tanio mengatakan, lewat ajang ini pihaknya tidak membangun formalitas tapi mudah-mudahan kita bagian dari membangun yang namanya tradisi, yakni tradisi pengembangan berkelanjutan. Ia mencontohkan tim-tim olahraga dunia yang menjadi juara, karena tradisi untuk terus berkompetisi meskipun kadang kalah.

 

“Menang ketika dirunutkan ternyata ujung-ujungnya itu ada di tradisi,” ujarnya, di acara pengumuman pemenang.

 

Ia meneruskan, PTAR dalam kapasitasnya yang sangat terbatas berusaha ikut membantu membentuk warisan dan tradisi. Pihaknya mengharapkan di benak mahasiswa itu selalu tertanam kalau tiap 2 tahun ada OlympiAR dengan hadiah yang semakin menarik, tantangan yang semakin baik, dan kolaborasi yang semakin baik juga.

 

“Jadi mudah-mudahan itu yang sekarang sedang kita bentuk untuk adik-adik mahasiswa,” ujar dia.

 

Baca juga: Olimpiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2022 Selesai Digelar, Inilah Pemenangnya

 

Acara di semarakkan juga dengan E-Coaching dengan menghadirkan Mining Manager Agincourt Resources, Mika Purba. Ia menyampaikan materi terkait Tambang Emas Martabe, salah satu tambang emas terbaik di Indonesia.

 

Sebelumnya, OlympiAR perdana yang berlangsung pada 2022 diikuti 72 tim dari 26 universitas di Indonesia. Tim Magsite dari Universitas Diponegoro berhasil meraih juara pertama. Sementara, juara kedua diduduki tim Sylvite dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan juara tiga ditempati tim Enargite dari UPN Veteran Yogyakarta.

 

Baca juga: The Art Of Philoneuroeduparemiotainment 5.0: Filosofi Edukasi Menyenangkan Berbasis Tradisi Di Era Digital

 

OlympiAR adalah bagian dari E-Coaching Jam (ECJ) Agincourt Resources. Selama 1 dekade diselenggarakan, ECJ telah menjembatani komunikasi lebih dari 5.000 mahasiswa di seluruh wilayah di Indonesia dengan para pakar dari berbagai bidang, mulai dari pertambangan, geologi, lingkungan hidup, komunikasi, bisnis, hingga ketenagakerjaan dan keberagaman gender. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.