Berita Nasional Terpercaya

Begini Perlakuan Bea Cukai Jember Terhadap Pelaku dan Barang Bukti Arak Api Hasil Razia di Silo

0

JEMBER, BERNAS.ID – Bea Cukai Jember perlakukan pelaku dan barang bukti hasil operasi gabungan dengan Satpol PP Jember sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Hasil operasi razia rokok ilegal juga menemukan arak api yang mengandung alkohol melebihi batas.

Kepala kantor Bea Cukai Jember, Asep Munandar melalui Humasnya, Yogie WP mengatakan, pihak Bea Cukai melaksanakan peraturan dan perundang-undangan dalam menangani pelaku dan barang bukti.

“Dalam penanganan tersebut kami sesuai peraturan menteri keuangan no. 237 tahun 2023, penyelesaian dendanya sebesar 3 kali lipat dari nilai cukai,” ucap Yogie saat ditemui di kantor Bea Cukai Jember di Jalan Kalimantan, Jember, Selasa (7/5/2024).

Dari hasil razia, tim gabungan Satpol PP Kabupaten Jember bersama Bea Cukai menyita beberapa bungkus rokok ilegal dan 117 botol arak api asal Bali, masing-masing berisi 500 ml.

Baca Juga : Bea Cukai Sita 1333 Batang Rokok Tanpa Pita Cukai di Sleman

Bea Cukai menetapkan denda sebesar hampir Rp.8 juta atas barang bukti yang nyata-nyata melanggar aturan. Sebab, barang tersebut tidak ada cukai dan kandungan alkoholnya 43 persen. Dipastikan tidak berizin dari BPOM.

Dalam hal itu, Bea Cukai menerapkan asas Ultimum Remedium, yakni penggunaan hukum pidana sebagai sebuah jalan akhir dalam penegakan hukum.

Pelaku sanggup membayar denda yang mana uang denda tersebut masuk ke kas negara, sehingga Bea Cukai melepaskan pelaku.

Sedangkan barang bukti, menurut Yogie, disita oleh negara untuk dimusnahkan. Sementara ini barang bukti masih disimpan di kantor Bea Cukai Jember.

Untuk pelaku, Yogie katakan, “Sesuai Undang-undang No. 11 tahun 1995 tentang cukai, uang diperbarui dengan UU No. 39 tahun 2007, pelaku penjualan, distribusi maupun pabrikan barang kena cukai yang tidak memiliki pita cukai bisa dikenakan pidana penjara maupun denda. Ancaman pidana penjara minimal 1 tahun maksimal 10 tahun tergantung tingkat kejahatannya”.

Yogie berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak memproduksi, mendistribusikan dan menyimpan barang kena cukai yang tidak ada pita cukai, sebab hal itu melanggar hukum.

Perlu diketahui, hasil razia tim gabungan Satpol PP Kabupaten Jember dan Petugas Bea Cukai Jember pada Senin, 6 Mei 2024 di salah satu toko di Kecamatan Silo berkat laporan masyarakat.

Bea cukai telah mengukur kandungan arak api itu, mengandung ethil alkohol sebesar 43 persen. Sebagai gambaran, kandungan ethil alkohol sebesar itu jika disulut api akan langsung terbakar. (sgt)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.