Berita Nasional Terpercaya

Honda Phantom yang Hilang di Kantor Pengiriman Barang Akhirnya Ketemu, Sekarang Berada di Polsek Depok Barat

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Sepeda motor Honda Phantom tahun 2003 bernomor polisi AB 2161 TZ milik Ispurwanto atau yang akrab disapa Totok, yang hilang pada 4 April 2024 diduga dicuri oleh karyawan kantor pengiriman barang CV Kilat Nusantara yang merupakan mitra dari J&T Cargo Indonesia dibawah naungan PT Global Jet Cargo beralamat di Jalan Affandi, Gejayan, Depok, Sleman, berhasil ditemukan kembali pada 7 Mei 2024.

Disampaikan Pemilik tempat pengiriman barang, Ahmad Kartadi atau yang biasa disapa Adi, proses ketemunya sepeda motor ini sendiri cukup memakan waktu, karena dia beserta timnya sempat melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku Adhi Musfirah yang hingga saat ini masih buron.

“Saya mencari kemana-mana si pelaku ini tapi tidak ketemu, akhirnya saya menghubungi Ibu dari pelaku dan dikabari bahwa barang curiannya ada di Semarang, Jawa Tengah,” ujar Adi, Rabu (8/5/2024).

Baca Juga : Polsek Bakumpai Ungkap Kasus Pelanggaran Sajam

Dijelaskan Adi, saat ini barang curian tersebut sudah berada di Polsek Depok Barat, dengan diantar langsung oleh seseorang yang juga menjadi korban penipuan oleh pelaku pencurian tersebut.

“Jadi sepeda motor ini ditawarkan oleh pelaku di OLX, nah ada bapak Imam dari Semarang yang berminat, terjadilah transaksi. Itu pun dibuat muter-muter, setelah perjanjian awal transaksi di daerah Gamping, setelah menyerahkan sepeda motor, dengan alasan akan memberikan surat-surat kendaraan yang asli, pelaku mengajak pak Imam ini ke Karanganyar, Kebumen, tapi ditengah perjalanan, pak Imam malah ditinggal,” jelasnya.

Ditambahkan Adi, pelaku tidak memiliki surat-surat kendaraan yang asli, karena masih berada di pemilik yaitu Ispurwanto, dia hanya mengantongi foto copy surat-surat kendaraan.

Saat bertemu dengan Imam yang merupakan Dosen di salah satu perguruan tinggi negeri di Semarang ini, Adi mengakui dirinya tidak merasa kesulitan dalam mengambil barang hasil curian anak buahnya itu.

Baca Juga : Polresta Sleman bersama F-KAMY Edukasi Miras Oplosan dan Klitih di SMK Nasional Berbah

“Pak Imam cukup kooperatif ya, saya bertemu, saya jelaskan, dan semalam pak Imam sendiri yang mengantarkan barang curian itu ke Polsek Depok Barat, Sleman,” katanya.

Adi memaparkan, Imam sendiri mengalami kerugian sebesar Rp12 juta untuk membayar sepeda motor Honda Phantom tersebut.

“Ya karena barangnya sudah kembali, berarti dana yang saya kirimkan ke pak Totok sebagai ganti rugi pastinya akan dikembalikan juga, mungkin itu nanti akan saya serahkan ke pak Imam sebagai bentuk perhatian saya,” katanya. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.