Berita Nasional Terpercaya

SINDIKASI Gelar Diskusi Bahas Nasib Pekerja Kreatif dan Media

0

YOGYAKARTA, BERNAS.IDFexploitation atau kerentanan yang khas dialami pekerja dalam hubungan kerja non standar terus menggerus hidup para pekerja lepas (freelancer) termasuk dalam industri media, kreatif, seni, dan budaya. Hal ini ditandai dengan ketidakpastian dalam menjalani kehidupan, salah satu contohnya adalah satu kontrak kerja ke kontrak kerja lainnya.

 

Untuk itu, Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) menggelar diskusi di kantor PKBI DIY, Sabtu 18 Mei 2024. Diskusi membahas pentingnya soal upah yang layak dan proteksi kerja bagi pekerja industri kreatif dan media.

 

“Ini bukan hanya soal upah, soal menaikkan gaji, tapi bagaimana menyediakan upah sebagai cara untuk melanjutkan hidup, apa yang dibutuhkan. Bukan soal kebutuhan layak, tapi juga soal hunian dan infrastruktur sosial,” Kata Syafia Tudina selalu perwakilan SINDIKASI.

 

Baca juga: Federasi Serikat Pekerja Mandiri Tuntut Penerapan Upah Minimum Sektoral DIY

 

Sementara itu pembicara dalam diskusi, Nurrul, yang bekerja sebagai arsiparis di Forum Film Dokumenter mengaku, gajinya sebulan Rp. 2.250.000. Nominal itu menurut dia tidak cukup untuk hidup di Kota Jogja, karena rotal pengeluarannya per bulan Rp. 1, 42 juta.

 

“Belum [pengeluaran] yang printilan (kecil-kecil), segitu tidak cukup, terpaksa bekerja di tempat lain juga,” ujar dia.

 

Ia mengaku pernah bekerja pula menjadi pengisi data quick count untuk salah satu partai politik. Namun ada teman-teman kerjanya yang gajinya dipotong, tidak sesuai kesepakatan awal.

 

“Ketika teman-teman meminta haknya malah dimarahi,” ujar dia.

 

Laras, seorang pekerja sekaligus ibu muda yang juga menjadi pembicara di acara ini menjelaskan, yang namanya opresi dan penindasan terhadap pekerja tidak hanya terlihat di ruang kerja atau produksi, tapi juga di ruang reproduksi. Padahal perusahaan menurut dia harus bisa memberikan fasilitasi terkait hal ini.

 

“Dan negara tidak pernah [bersedia] mengurusi ini,” kata dia.

 

Baca juga: Konferensi Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Digelar, Apa Saja Agendanya?

 

Sebagai informasi, Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI) merupakan organisasi yang diinisiasi oleh para pekerja untuk menjadi wadah kolektif dalam mengatasi kompleksitas permasalahan kelas pekerja. Sejak 2017, SINDIKASI aktif melakukan pengorganisiran, pendampingan, serta mengedukasi para pekerja media dan industri kreatif.

 

SINDIKASI resmi tercatat sebagai serikat pekerja pada Suku Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Utara dengan nomor pencatatan 2279/III/SP/XII/2017. Saat ini SINDIKASI sudah memiliki kepengurusan di tingkat wilayah yaitu Jabodetabek dan Jogjakarta serta segera menyusul di Bandung, Surabaya, dan Makassar. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.