Berita Nasional Terpercaya

Kompolnas Akan Bantu Korban Malioboro City di Yogyakarta

0

YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Perjuangan hukum dan keadilan terus dilakukan para korban kasus jual beli Apartemen Malioboro City sampai saat ini. Setelah sebelumnya menggelar aksi di Mabes Polri, para korban bertemu dengan Ketua Kompolnas, Benny Mamoto.

Pertemuan antara perwakilan korban Malioboro City dengan Benny Mamoto, berlangsung di PTIK Jakarta, Kamis (30/05/2024).

Edi Hardiyanto selaku Ketua Paguyuban Pembeli Apartemen Malioboro City (PPAMC) Yogyakarta menyampaikan pertemuan dengan Kompolnas sangat penting terkait persoalan pengawasan penegakan hukum atas sejumlah laporan para korban ke pihak kepolisian yang dinilai lamban. Pembicaran dengan Benny Mamoto lebih pada bagaimana menjamin profesionalisme dan kemandirian Polri bisa berjalan, terutama di daerah.

“Kita bertemu Pak Benny agar Kompolnas melaksanakan fungsi pengawasan fungsional terhadap kinerja Polri untuk menjamin profesionalisme dan kemandirian Polri. Kami berharap Kompolnas bisa melakukan pemantauan dan penilaian terhadap kinerja dan integritas anggota dan pejabat Polri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada,” tutur Edi.

Edi menguraikan pembicaraan dengan Ketua Kompolnas Benny Mammoto juga menjelaskan terkait aksi tutup mata di Bareskrim Mabes Polri, Kompolnas dan Kejaksaan.

“Kita menjelaskan bahwa dari Karo Wasidik Mabes Polri yakni Pak Wijanarko melihat ada prosedur yang dilanggar dalam kasus ini dan akan segera gelar perkara di Jogja. Kemudian hari ini dari Kompolnas melihat ada kejanggalan dan proses yang tidak sesuai prosedur sejak awal dan bersama tim akan segera turun ke Jogja untuk segera gelar perkara di POLDA DIY untuk mengurai semua hambatan permasalahannya,” ungkap Edi.

Sementara Sekretaris PPAMC Yogyakarta, Budijono menjelaskan dari Komisi Kejaksaan juga akan menurunkan tim ke Kejati DIY untuk melakukann evaluasi dan gelar perkara menindaklanjuti proses hukum yang ditangani pihak penyidik yang sampai 6 bulan masih berstatus P19 dan tidak ada penambahanan tersangka baru, padahal barang bukti dan saksi sudah cukup. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.