Berita Nasional Terpercaya

Pasar Murah Goes To Kemantren Hadir Lagi di Jogja, Tingkatkan Daya Beli Kebutuhan Pokok Masyarakat

0

YOGYAKARTA , BERNAS.ID– Pemerintah Kota Yogyakarta kembali mengadakan Pasar Murah Goes To Kemantren di beberapa kemantren, salah satunya di Kemantren Danurejan pada Jumat, 13 Juni 2024. Pasar Murah Goes To Kemantren ini menyasar ke masyarakat atau langsung ke konsumen sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Yogyakarta menjaga stabilitas harga pangan.

“Pemkot ini harus selalu mengkondisikan bagaimana situasi kondisi di lapangan ini terkait dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat,” ujar Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto yang meninjau acara, Jumat (13/6/2024).

Ia menambahkan, menjelang hari besar keagamaan nasional, dalam konteks sekarang ini adalah Iduladha, biasanya harga-harga kebutuhan pokok meningkat. Lazimnya, masyarakat merespons dengan panic buying, yang menyebabkan penyediaan bahan pangan pokok di pasaran menjadi berkurang.

“Efeknya adalah kemudian akan terjadi kenaikan harga yang intinya akan menyebabkan tingginya angka inflasi daerah,” jelasnya sambil menyebut Pemkot Jogja akan terus berusaha menjaga inflasi.

Baca juga: Jaga Inflasi, Kios Segoro Amarto Pasar Sentul Diresmikan

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani mengungkapkan, kegiatan Pasar Murah Goes To Kemantren sudah dimulai sejak tanggal 3 Juni dan akan berlangsung hingga 25 Juni 2024. Dan ini merupakan putaran kali kedua.

“Jadi dalam satu tahun kita sudah agendakan empat kali, masih dua kali putaran lagi, ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini semuanya dibiayai oleh APBD Kota Jogja. Pihaknya memberikan bantuan untuk distribusi bahan pokok yang selama ini mungkin ditanggung oleh konsumen, sehingga masyarakat mendapatkan komoditas yang harganya lebih murah.

“Harapan kami dengan acara ini bisa membantu masyarakat untuk mendapatkan komoditas bahan pokok dengan lebih murah dan mendekatkan pelayanan kita kepada konsumen khususnya masyarakat di kemantren masing-masing di 14 kemantren,” ujar dia.

Ia menambahkan, sampai saat ini ketersediaan bahan pokok di Kota Jogja masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan. Pihaknya berharap, pemerintah pusat juga akan selalu mengintervensi ketika terjadi sesuatu.

“Kita sudah diminta untuk [sedia] beras sebanyak-banyaknya, karena kalau melihat dinamika secara nasional ini agak berdinamis dengan yang namanya beras, dan ini merupakan kebutuhan pokok kita di Indonesia,” imbuh dia.

Baca juga: Tangkal Naiknya Harga Pokok Jelang Ramadan, Jogja Andalkan Operasi Pasar

Dalam kegiatan ini Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Bulog Divisi Regional DIY dan PT. Pangan Surya Makmur sebagai distributor sembako. Bahan pangan yang disediakan dalam Pasar Murah Goes To Kemantren antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung beras, tepung terigu, telur ayam, bawang putih, aneka frozen food.

 

Suasana Pasar Danurejo di halaman depan Kemantren Danurejan Jumat (13/6/2024) - (foto: Deny Hermawan/Bernas.id)
Suasana Pasar Danurejo di halaman depan Kemantren Danurejan Jumat (13/6/2024) – (foto: Deny Hermawan/Bernas.id)

 

Mantri Danurejan Bambang Endro Wibowo menjelaskan, acara pasar murah ini digelar bersamaan dengan digelarnya Pasar Danurejo di halaman depan Kemantren Danurejan. Ini adalah pasar warga yang digelar tiap bulan, menampilkan potensi kuliner, kerajinan, dan lain sebagainya.

“Ini menampilkan potensi UMKM kami di Danurejan. Sebelumnya digelar tiap tiga bulan sekali, kini sebulan sekali,” papar dia.

Salah satu warga, Ibu Doni, asal Lempuyangan, mengaku senang dengan adanya acara Pasar Murah Goes To Kemantren ini. Sebab, harga yang dijual di pasar murah ini lebih rendah dari harga toko grosiran tempat ia biasa membeli kebutuhan pokok. Di kesempatan ini ia pun membeli beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng.

“Harganya di sini rata-rata lebih murah Rp.2000 dibanding harga toko tempat biasa saya belanja. Kalau belanja banyak ya lumayan terasa,” kata dia. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.