Berita Nasional Terpercaya

Komitmen Lawan Pungli, Korupsi, dan Gratifikasi oleh Seluruh Satuan Kerja Pemasyarakatan di DIY

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Seluruh satuan kerja pemasyarakatan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendeklarasikan komitmennya untuk melawan praktik penyimpangan pungutan liar, korupsi, dan gratifikasi. Acara yang diikuti puluhan CPNS dan P3K ini dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman pada Jumat (14/6/2024) malam, ditandai dengan long march para peserta.

Komitmen ini dirasa sangat penting untuk terus dijaga karena satuan kerja pemasyarakatan melakukan pelayanan, pembinaan, serta pengamanan terhadap 2.420 warga binaan di wilayah DIY. Sebab, praktik-praktik penyimpangan akan mengganggu proses pembinaan yang sudah berjalan dan tidak sejalan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Kawil Kemenkumham DIY Agung Rektono Seto menyampaikan bahwa komitmen menegakkan integritas ini adalah harga mati dan tidak dapat ditawar lagi. Jajarannya selama ini telah secara intens memberikan penguatan serta arahan di unit pelaksana teknis untuk tidak main-main dalam melaksanakan tugas.

“Kami menekankan seluruh satuan kerja harus komitmen dengan integritas. Ini adalah harga mati dan jangan coba-coba untuk dimainkan”, tegasnya.

Baca juga: Masalah Pungli, Mahfud MD Soroti Penyaluran Bansos Dan Aktivitas UKM

Pihaknya akan bersikap tegas sesuai peraturan perundang-undangan untuk menindak para petugas yang tidak menerapkan integritas dalam bekerja. Perbuatan seperti itu akan menimbulkan dampak merusak yang cukup luas jika tidak diberikan tindakan tegas.

“Siapa pun pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai aturan dan tanpa pandang bulu. Kami selama ini sudah melakukan itu”, tambah Agung.

Baca juga: Anggota Komisi II: Pemberantasan Pungli Jangan Hanya Lips Service

Kanwil Kemenkumham DIY secara track record menurutnya tidak pernah memberikan tempat bagi para petugas yang melakukan penyimpangan di unit pelaksana teknis. Seluruhnya telah diproses secara etik mendasarkan berkoordinasi dengan Inspektorat Jenderal Kemenkumham.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham DIY Agung Aribawa mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan. Masyarakat dapat mengawasi apabila terjadi pelanggaran atau tindakan menyimpang silakan dapat melaporkan ke Kantor Wilayah.

“Mari bersama-sama kita melakukan pengawasan terhadap kinerja satuan kerja pemasyarakatan. Kami terbuka tentunya menerima saran dan masukan dari masyarakat,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para pegawai yang tetap konsisten pada jalur yang benar. Komitmen untuk menerapkan integritas dalam bekerja ini nilainya sangat mahal dan harus diteladani.

“Apresiasi luar biasa kepada seluruh jajaran yang sampai saat ini tetap komitmen terhadap integritas. Ini harus terus dipertahankan”, pungkas Agung.

Prosesi deklarasi diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah DIY yang jumlahnya ada 15 satuan kerja. (den)

Leave A Reply

Your email address will not be published.