Berita Nasional Terpercaya

Paguyuban Tionghoa Yogyakarta Bagikan Hewan Kurban di Ponpes Darul Ashom Sleman

0

SLEMAN, BERNAS.ID – Paguyuban Sosial Marga Tiongho Indonesia (PSMTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bhakti Putera, dan Paguyuban Islam Tionghoa Indonesia (PITI) menggelar bakti sosial (baksos) memberikan satu0 ekor kambing ke Pondok Pesantren Tuna Rungu Darul Ashom Sleman, Minggu (16/6/2024), dan satu ekor kambing lagi pada Senin (17/6/2024).

Disampaikan, Ketua PSMTI DIY, Ellyn Subiyanti, kegiatan baksos tersebut dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

“Dengan berkurban kita meneladani kisah Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan apa yang beliau cintai,” tuturnya.

Baca Juga : Hari Bakti Dokter Indonesia, Bupati Sleman Buka Baksos Operasi Bibir Sumbing

Ia menambahkan, bahwa kisah itu menggambarkan, segala nikmat yang dimiliki manusia adalah seijin Sang Pencipta yang suatu saat akan kembali kepada-Nya. “Oleh karena itu, kita harus manfaatkan secara bijaksana,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Ellyn juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, dan berharap pemberian hewan kurban tersebut bisa bermanfaat bagi seluruh warga pondok pesantren.

“Semoga sumbangan kambing kurban ini bisa menjadi kebaikan dan kebahagiaan bagi seluruh warga pondok di hari raya,” tuturnya.

Ellyn yang juga mewakili Paguyuban Tionghoa Bhakti Putera dan PITI ini menyampaikan, melalui kepeduliannya kepada sesama diharapkan dapat semakin mempererat persaudaraan dengan saudara sebangsa dan se Tanah Air Indonesia.

“Dan semakin menumbuhkan rasa cinta kasih kepada sesama tanpa membedakan suku agama ras dan antar golongan,” pungkasnya.

Ponpes Darul Ashom terletak di Dusun Kayen, Sleman dan merupakan pondok pesantren tuna rungu pertama di Indonesia, bahkan dunia.

Saat ini Ponpes Darul Ashom memiliki 167 santri yang terdiri atas 117 santri putra dan 50 santriwati.

Baca Juga : Sambut Rakerda, IHGMA DIY Baksos di Dua Panti Wreda

“Para santri datang dari 28 provinsi di Indonesia dengan usia mulai dari 6 hingga 27 tahun,” kata Pengasuh Ponpes Darul Ashom, Ustad Abu Kahfi.

Dia berharap nantinya para santri selepas pendidikan di Ponpes Darul Ashom selain menjadi penghafal Al Quran, juga bisa menjadi pengajar agama bagi para tuna rungu.

Pada kegiatan baksos kali ini, perwakilan PSMTI DIY dan Bhakti Putera dihadiri oleh Ellyn Subiyanti, Muwardi Gunawan, Ratna dan Novita. Sedangkan PITI DIY diwakili oleh Linda Chang, Bambang Bergen, dan Indiyah. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.