Berita Nasional Terpercaya

UIN Suka Yogyakarta Duduki Posisi Ketiga Pendaftar UM-PTKIN

0

SLEMAN, BERNAS.ID- Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga membuka jalur Ujian Masuk-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2024. UM-PTKIN digelar dari tanggal 24-26 Juni 2024.

UM-PTKIN digelar secara serentak seluruh PTKIN di bawah naungan Kementerian Agama RI. Ujian kali ini dilaksanakan dengan pola seleksi berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di 58 titik lokasi PTKIN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan 1 PTN.

Pendaftaran PMB Jalur UM-PTKIN dimulai tanggal 17 April sampai 15 Juni 2024 melalui laman https://um-ptkin.ac.id atau aplikasi UM-PTKIN 2024. Namun karena jumlah peminat yang tinggi, pendaftaran diperpanjang menjadi 18 Juni 2024.

Kegiatan ini dibuka serentak secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas di UIN Sunan Gunung Djati Bandung secara hybrid melalui zoom meeting. Turut hadir juga Direktur Diktis Ahmad Zainul Hamdi; Sekretaris Forum Rektor PTKIN, Sumper Mulia Hararap; dan Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Nyanyu Khodijah. Adapun hadir memantau pelaksanaan ujian di titik Lokasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta adalah Wakil Rektor 2, Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. dan Ketua Admisi UIN Sunan Kalijaga, Dr. Ir. Aulia Faqih Rifa’i, M.Kom.

Ketua pelaksana PMB jalur UM-PTKIN, Nyayu Khodijah, sekaligus Rektor UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan jumlah peminat UM-PTKIN terjadi peningkatan dari yang tahun sebelumnya berjumlah 110.101 peminat, menjadi 111.124 peminat pada tahun 2024.

Sementara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menempati peringkat ketiga kampus PTKIN dengan pendaftar UM-PTKIN terbanyak Adapun Materi yang diujikan dalam UM-PTKIN meliputi Penalaran Akdemik, Penalaran Matematika, Literasi Membaca, dan Literasi Ajaran Islam.

Melalui penyelenggaraan ujian masuk PMB jalur UM-PTKIN, harapannya bisa selangkah lebih maju untuk memberikan peluang terbaik anak-anak bangsa di berbagai wilayah di Indonesia dan membuktikan kemampuan bersaing dengan Perguruan Tinggi Umum.

“Dengan mengusung tema Start to be Smart, semoga UM-PTKIN menghasilkan para mahasiswa yang siap berkontribusi untuk bangsa dan menjembatani mimpi anak bangsa. PTKIN hari ini merupakan kampus unggul yang memiliki distingsi yang siap untuk memberikan layanan prima bagi civitas akademika dan masyarakat,” tutur Nyayu.

Sementara itu, Menteri Agama dalam sambutannya menyampaikan PTKIN memiliki kekhasan di tengah gempuran ideologi dan budaya yang tidak ada batasnya sehingga ilmu yang ada di PTKIN dapat menjadi benteng pertahanan terakhir.

Sementara itu, Dr Aulia selaku Ketua Admisi UIN Sunan Kalijaga menyebut UIN Sunan Kalijaga menempati 3 besar pendaftar UM-PTKIN terbanyak dengan jumlah pendaftar 9.970. Sementara jumlah peserta ujian yang menempati di titik lokasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berjumlah 2.437, yang tersebar dalam 7 sesi.

“Hari pertama, Senin (24/6) terdiri atas sesi 1 sampai sesi 3, lalu 3 sesi berikutnya pada hari kedua (25/6), dan 1 sesi terakhir di hari ketiga (26/6). Adapun untuk pelaksanaan ujian tersebut, UIN Sunan Kalijaga menyediakan 6 gedung ujian yang refresentatif, antara lain: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Rektorat Lama, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Gedung Kuliah Terpadu, Laboratorium Terpadu, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora,” urainya.

Berdasarkan monitoring kegiatan SSE UM-PTKIN l, hari pertama berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Di titik Lokasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga terdapat peserta tes dengan kategori difabel, yakni 1 peserta tunadaksa dan 1 peserta tunagrahita yang langsung ditangani dengan baik dengan ditempatkan di Pusat Layanan Difabel.

Adapun pengumuman mengenai hasil ujian UM-PTKIN dapat diakses di laman resmi https://pengumuman.um.ptkin.ac.id/ pada Rabu, 8 Juli 2024 pukul 15.00 WIB.
Sebagai informasi, UIN Sunan Kalijaga yang merupakan PTKIN pertama terakreditasi UNGGUL menyediakan kuota lebih besar pada jalur UM-PTKIN, yakni 1.439 kuota untuk 25 prodi keagamaan, yang terdiri dari 24 prodi terakreditasi Unggul dan A, serta 1 prodi baru. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.