Berita Nasional Terpercaya

Pentingnya Aktualisasi Kolaborasi Antar Stakeholder Kepariwisataan

0

MAKASSAR, BERNAS.ID – Spirit kolaborasi yang mengemuka sejak jaman pandemic COVID-19 lalu hendaknya jangan hanya menjadi jargon semata tanpa aksi nyata berkelanjutan. Bahkan di era society 5.0 di tengah upaya mengedepankan aspek humanis seiring massivenya kemajuan teknologi di segala bidang saat ini pembangunan kepariwisataan harus berbasis nilai kearifan lokal Nusantara.

Dihubungi via telpon pada Minggu (30/6/2024), Ketut Swabawa selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Association of Hospitality Leaders Indonesia (DPP AHLI) menyampaikan hal tersebut kepada wartawan Bernas.id.

Kegiatan Musyawarah Daerah ke-1 DPD AHLI Sulawesi Selatan berlangsung di aula Soesilo Soedarman kampus Poltekpar Makassar, Sabtu (29/6/2024), dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel, Dinas Pariwisata Kota Makassar, Poltekpar Makassar, asosiasi pariwisata, pengurus dan anggota AHLI Sulsel.

Baca Juga : Pengukuhan BPD Pusparekraf Kabupaten Sleman, Begini Pesan Bupati

Swabawa menyoroti tentang pentingnya berasosiasi bukan hanya sekedar berkumpul dan mengenalkan nama asosiasi namun bagaimana mampu berkontribusi untuk industri.

“Asosiasi kepariwisataan di Indonesia dilindungi oleh UU Nomor 10/2009 dan kita mengenal ada asosiasi usaha pariwisata, asosiasi profesi pariwisata dan asosiasi jenis lembaga. Semuanya harus bersinergi dan berkolaborasi secara konkrit atau aktualitatif untuk kontribusi pada anggota, usaha, industri, masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Swabawa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Selatan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Drs. H. Takdir H. Wata, M.AP selaku Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Disbudpar Sulsel, mengharapkan agar asosiasi AHLI dapat berkontribusi secara aktif dan tuntas untuk kemajuan pariwisata di Sulawesi Selatan.

Ia menyebutkan bahwa hanya dengan kerja yang tulus, sungguh-sungguh dan konsisten yang akan mendapatkan ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mencapai tujuan.

Baca Juga : Muscab Hasilkan Kepengurusan PHRI Sleman Periode 2023-2028

Sementara, Ketua ASITA Sulsel yang juga Pembina DPD AHLI Sulsel menyampaikan, agar AHLI Sulsel mampu mengambil peran dalam peningkatan kualitas SDM, kemajuan industri dan meningkatkan terus sinerginya bersama unsur pentahelix kepariwisataan yang ada.

Dalam MUSDA tersebut terpilih kembali Sjaiful Bachri, SE,S.ST.Par untuk kepemimpinan DPD AHLI Sulsel periode 2024-2027 setelah sebelumnya menjabat sebagai ketua pada kepengurusan perdana sejak asosiasi dideklarasikan pada 27 September 2021 lalu di Jakarta.

Penyerahan plakat apresiasi kepada para stakeholder kepariwisataan di Sulsel diberikan kepada Poltekpar Makassar yang diterima oleh Dr. Islahuddin, S.Sos.,M.Si.,CHE, Dispbudpar Provinsi Sulsel, Dispar Kota Makassar, ASITA Sulsel, PHRI Sulsel dan PPJI Sulsel. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.