Berita Nasional Terpercaya

Panen Perdana di Demplot SL Tematik Agribisnis Semangka Kalasan

0

SLEMAN, BERNAS.ID- Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Purwo Makmur bersama Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Ir. Suparmono, MM melakukan panen perdana semangka di lahan Sekolah Lapang (SL) Tematik Agribisnis Semangka, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (9/7).

Lahan Demplot Sekolah Lapang di Dusun Bromonilan memiliki luas 1000 M2 dan Lahan Demplot Sekolah Lapang di Dusun Juwangen memiliki luas 1200 M2. Program Sekolah Lapang Tematik Agribisnis Semangka menjadi bentuk dukungan upaya budidaya guna meningkatkan kuantitas dan kualitas produk pertanian.

Suparmono mengatakan salah satu latar belakang pengembangan komoditas semangka karena tingginya konsumsi di Sleman.

“Besarnya peluang pasar komoditas ini menjadi salah satu motivasi Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Sleman untuk mendorong para petani untuk membudidayakan tanaman buah semangka, karena kebutuhan masyarakat masih banyak yang perlu dicukupi,” tutur Suparmono.

Lanjut tambahnya, peran sektor pertanian tidak hanya memberikan andil terhadap ketahanan pangan, tetapi juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian, terutama pendapatan petani maupun penyerapan tenaga kerja.”Mari kita dukung bersama, untuk mengembangkan semangka yang menggunakan teknik budidaya pertanian yang efektif dan efisien, sehingga keuntungan yang diperoleh dapat maksimal dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” ajak Suparmono.

“Apalagi semangka termasuk komoditas berumur pendek, sehingga petani cepat mendapatkan hasil. Tanaman di demplot SL ini baru tanam 15 Mei 2024 dan sekarang sudah panen,” imbuh Suparmono.

Ia mengatakan sektor pertanian khususnya hortikultura menjadi salah satu subsektor yang mempengaruhi perekonomian di Kabupaten Sleman. Komoditas hortikultura mempunyai potensi yang tinggi untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan yang bernilai ekonomi tinggi.

Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan telah melakukan berbagai upaya untuk kemajuan pembangunan pertanian khususnya hortikultura. Guna mendukung pelaksanaan pembangunan melalui pengembangan komoditas tersebut perlu dilakukan pendampingan intensif kepada petani, berupa bantuan sarana dan prasarana juga diperlukan pula fasilitasi berupa sekolah lapang (SL).

“Saya mengucapkan apresiasi saya kepada warga Purwomartani yang telah mengembangkan semangka di daerah ini, apalagi ini bisa dibilang sukses dan berpotensi menambah perekonomian masyarakat sekitar. Tentunya, ini harus terus kita kembangkan dan tingkatkan jangan sampai berhenti di sini saja,” ungkap Suparmono.

SL Tematik Agribisnis Semangka dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun 2024 sejumlah Rp100.000.000,- . Selain untuk pembiayaan demplot, anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan yang terdiri dari sosialisasi, rembug tani, pelaksanaan kursus tani sebanyak 8 kali, Farmers Field Day (FFD) serta pengawalan dan pendampingan. Seluruh rangkaian kegiatan ini diikuti oleh 40 petani dari 18 kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Purwo Makmur.

“Dengan kegiatan ini diharapkan pengembangan semangka di Kabupaten Sleman akan terus meningkat sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Kabupaten Sleman sendiri serta mampu meningkatkan pendapatan petani semangka di Kabupaten Sleman,” pungkasnya. (jat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.