Industri Pesawat Terbang Indonesia Sangat Prospektif

Arista Atmadjati - Thia Destiani
17 September 2016

Pesawat n-219 butan PT. DI (Sumber foto: Dok. Kompas)

HarianBernas.com - Menarik saya membaca teks berjalan di salah satu televisi terkemuka Indonesia, yang memberitahukan bahwa Presiden Jokowi akan segera memindahkan lokasi pabrik PT. DI Bandung ke daerah Majalengka, dengan lahan yang akan disiapkan seluas 3000 hektar.

Jika ini memang benar, maka impian negara kita akan mempunyai konsep bandara yang terintergrasi dan modern yang dinamakan Aero Space Park akan segera terwujud. Aero space park merupakan konsep bandara modern komprehensif dimana di area tersebut ada bandara, hotel, rumah sakit, sekolah pilot, rumah komplek pilot-pilotnya, serta hanggar perawatan pesawat.

Apalagi dengan akan dibangunnya industri pesawat terbang PT. DI spesialis manufaktur small aircraft akan juga dipindahkan ke Majalengka. Ide brilian yang patut direalisasikan segera, kalau perlu menggandeng investor lokal. Bisnis dirgantara di Indonesia akan tetap prospektif, karena dukungan 233 bandara kecil sampai besar ada di wilayah NKRI. Jumlah penumpang setiap tahun terus bertumbuh dua digit, tahun lalu 2015 sudah menembuh 65 juta penumpang.

Sedangkan untuk masyarakat DIY jika semua rencana sesuai time frame, Bandara baru untuk DIY akan bisa dinikmati masyarakat DIY tahun 2019/2020 di desa Glagah, Kulon Progo.

Berarti akan ada dua bandara baru yang akan beroperasi tn 2019 di Jawa, satu di Majalengka dengan konsep Aerospace park airport, bandara one stop shopping kira-kira begitu, ada hanggar ada rumah sakit ada sekolah, universitas, dan komplek rumah pilot. Satu lagi yakni bandara Kulon Progo DIY yang akan dilengkapi jalur rel khusus ke Kulon Progo ke Yogyakarta, luar biasa geliat 3 tahun mendatang bisnis penerbangan niaga di Indonesia.

Portofolio dan Kilas balik Industri PT. DI, Industri Penopang Utama Aviasi RI

Kebangkitan industri dirgantara Indonesia mulai kembali menggeliat, baik dari sisi traffic penumpang maupun industri manufaktur pembuatan pesawat narrow body dan small aircraft. Memang harus fokus, sudah jelas order 100 pesawat 19 seat oleh Lion air N-219. Perlu terus diyakini oleh pemerintah dan PT. DI inilah kebangkitan industri manufaktur pesawat Indonesia yang terkenal dengan wilayah remore area dan sangat cocok untuk pengembangan pesawat industri domestik untuk pesawat jenis turbo propeller, narrow body dan small aircraft kelak.

Bulan November ini PT. DI akan melakukan roll out – dipamerkan bentuk asli yang sudah jadi 100% namun tidak diterbangkan, baru mulai Mei 2016 akan dilakukan penerbangan Perdana, setelah Februari 2016 dirampungkan sertifikasi kelayakan N 219.

Awalnya industri modern pesawat turboprop dengan cockpit modern fly by wire bermula dari pesawat PT IPTN jenis N250 ini. N 250 roll out pertama (pengenalan pertama di hadapan publik) dilakukan pada tahun 1995 di Bandung namun dihentikan semua proses selanjutnya karena rekomendasi dari IMF yang LOI-nya harus memberhentikan produksi IPTN tahun 1997 yang terkenal dengan prahara Michel Camdesus sebagai presiden IMF, dan berantakanlah semua impian Indonesia menjadi negara adidaya manufaktur industri pesawat terbang turboprop 50 seater ke bawah.

Spesifikasinya diantaranya yang perlu kita tahu dari N 250 bikinan PT DI kala itu adalah sebagai berikut :

  • Fungsi: angkut penumpang dan kargo (Multi fungsi, dapat dikonfigurasi ulang)
  • Kapasitas: 19 Penumpang (konfigurasi tiga sejajar)
  • Kinerja lepas landas dan mendarat: jarak pendek/STOL (600 m) Biaya operasional: rendah
  • Mesin: 2 x 850 shp
  • pesawat N-250 pada awalnya dirancang hanya untuk mengangkut 50-54 penumpang. Melihat potensi pasar, pesawat ini kemudian diperbesar hingga mampu mengangkut 60-70 penumpang, dan diberi nama N-250-100.
  • Pesawat N-250 buatan IPTN boleh dikatakan merupakan pesawat komuter pesawat jarak pendek tercanggih di kelasnya. Pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan hight subsonic speed (300-330 knot) ini merupakan pesawat komuter pertama di dunia yang memakai sistem fly-by-wire.
  • Prototipe pertama N-250 ini kelak dipakai sebagai laboratorium terbang untuk teknologi fly-by-wire. Teknologi pesawat itu akan dimanfaatkan industri pesawat terbang lainnya, yang ingin mempelajari pemakaian teknologi fly-by wire. IPTN akan membuat tiga prototipe N-250 lainnya. Prototipe ke-2 dan ke-3 akan dipakai untuk demonstrasi komersial. Prototipe ke-4 akan dipergunakan bagi kemungkinan pemakaian N-250 untuk pengangkutan personel militer sebanyak dua pleton.
  • Lalu dilanjutkan ke tipe yang lebih kecil dan akan dilakukan roll out tahun 2015 pesawat bauatn PT DI N 219 kapasitas 19 penumpang. N-219 adalah pesawat multi fungsi bermesin dua yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia dengan tujuan untuk dioperasikan di daerah-daerah terpencil. Pesawat ini terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo.
  • Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang memastikan bahwa pesawat ini bisa dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga kargo. N 219 sangat cocok di terbangkan mendarat untuk bandara bandara terpencil di Papua dengan landasan pendek 600 meter dengan landasan yang tidak beraspal sekalipun. N219 akan menjawab tantangan isolasi transport di kota kabupaten dataran pegunungan di papua , dan menyelesaikan sebagian kerumitan logistic orang, barang dan ternak rakyat.

Sebelum memasuki serial production, PT DI terlebih dahulu akan membuat dua unit untuk uji terbang serta satu unit purwarupa untuk tes statis pada tahun 2012. Program pembuatan purwarupa sendiri direncanakan memakan waktu selama dua tahun dengan pengalokasian dana yang dibutuhkan sebesar Rp300 miliar.

N-219 akan melakukan uji terbang di laboratorium uji terowongan angin pada bulan Maret 2010. Pesawat N219 baru akan bisa diserahkan kepada pemesan pertamanya untuk diterbangkan sekitar 2014-2015. N-219 ini merupakan pengembangan dari NC-212 yang sudah diproduksi oleh PT DI dibawah lisensi CASA.

Siapa sangka sejak mulai 2001, karena derugulasi iklim berbisnis penerbangan niaga dilonggarkan oleh pemerintah maka sejak tahun 2001 sampai dengan sekarang dan 20 tahun ke depannya, traffic pertumbuhan penumpang yang memakai jasa transport udara meningkat pesat, tiap tahun naik 15 pct, tahun 2015 diharapakn angka penumpang pesawat niaga di Indonesia sudah bisa menembus angka 100 juta.

Keagresifan maskapai swasta nasional dalam belanja pesawat komersil juga mencatat Indonesia sebagai salah satu pembeli armada pesawat komersial yang besar di dunia, contoh saja Lion air membeli 200 an Boeing 737 /900 series dan puluhan Airbus AB 320 dari konsorisum Eropa belum lagi Garuda Indonesia melakukan hal yang sama, membeli 175-an Boeing NG, dan juga puluhan airbus di narrow dan wide body belanja dua maskapai Indonesia tersebut malah sempat menyedot persediaan USD dollar di dalam negeri setahun yang lalu.

Russia pun mulai menikmati penjualannya lewat jet komersial mereka Sukhoi Super jet 100 yang dipakai masakpai Sky Aviation, sejauh ini cukup reliable, bukan tidak mungkin Sukhoi SJ100 akan semakin diminati di masa mendatang. Ada pemain dari asia, Xian aircraft Industri dari Tiongkok dengan pesawat turboprop MA-60, namun sepertinya market Indonesia kurang accepted dengan MA 60 ini.

Bukan main pasar domestic bisnis penerbangan Niaga di Indonesia, seakan magnetic kuat yang menyedot pabrikan pesawat manca Negara sebut saja yang sudah lama bermain : Boeing dan Airbus, masih ada pendatang baru Embraer, Sukhoi, ada juga dari pabrikan Canada dengan Bombardier CRJ 1000 mulai masuk pasar Indonesia via Garuda Indonesia,ada yang lain ATR, Grand Caravan, Twin Otte, dan lainnya.

Langkah pembelian pesawat ternyata tidak hanya terjadi di klas Wide body dan narrow body-full engine, untuk pesawat jenis turbopropeller narrow body dan small aircraft juga marak, seperti penjualan pesawat turboprop dari pabrikan ATR, penjualan pesawat turboprop dari pabrikan Perancis Spanyol ini semakain marak diminati oleh maskapai Wings air dan Garuda Indonesia, sedang maskapai yang melayani remote area di  wilayah Papua, maskapai Susi Air berjaya dengan armada small aircraft Grand Caravan seater 8, 12, buatan USA.

Itu semua adalah kesusesan sekaligus senyum getir sebenarnya buat industry dirgantara di Indonesia, karena sejak tahun 1975 dengan didikannya pabrik pesawat IPNT (PT. Nurtanio) kala itu, bila industri pesawat kita tetap berlangsung sampai dengan saat ini maka kita akan bisa membuat sendiri beberapa model pesawat seperti Klas ATR sampai dengan klas small aircraft dengan ribuan juta us dollar akan tetap mengalir ke bumi pertiwi kita sebagai bagian dari pembelian pesawat dari industry dalam negeri.

Sekedar illustrasi saja, kala Lion air membeli pesawat ratusan dari USA Boeing 3 thn yg lalu, maka pesanan 179 Lion B 737/900 ternyata telah member pekerjaan baru kepada 100.000 warga Negara USA dalam pemesanan pesawat-2 baru tersebut, juga pesanan puluhan Airbus 320 baru Lion air di Perancis juga memberikan lapangan kerja untuk 5000 staff baru dengan masa kontrak kerja 10 tahun, bukan main, sementara PT DI beberapa tahun yang lalu malah memecat ribuan karyawannya, sebuah ironi dimana sebenarnya kita bangsa yang mampu membuat industri pesawat terbang sendiri.

Namun angin segar mulai nampak pada industry pesawat terbang kita, pemmerintah mulai mau memberikan dana suntikan 400 milyar untuk meneruskan proyek pembuatan pesawat N219 Walau angka uang dana suntikan 400 milyar untuk membangun industri pesawat sebenarnya masih kalah jauh dengan dana bantuan pembuatan kapal selam 2T, namun yang patut disyukuri adalah political will dari pemerintah sekarang masih mau menghidupkan idustri dirgantara kita.

Namun saya masih resah dengan akan bergantinya pemerintah pada bulan oktober 2014 ini, apakah masa depan N219 masih dilanjutkan? Sebuah quo vadis yang masih dijawab, karena Indonesia sampai saat ini belum mempunya cetak biru yang sustainable dalam rangka pembangunan industri manufaktur pesawat terbang, sifatnya semua yang berkaitan dengan industri pesawat terbang di Indonesia hanyalah responsive dan ad hoc semata, sungguh ironis.

Kalau melihat pasar jual pesawat turboprop samapai dengan jenis small aircraft di Indonesia, pangsa pasarnya sungguh masih amat luas. Kita punya 237 bandara dan 181 bandaranya yang masih aktif sampai saat ini, mayoritas runway-nya pendek dibawah 1000 meter, di sinilah sesungguhnya pangsa pasar jenis N219. Belum lagi bila kita juga membuat pesawat small aircraft seater 6, 8, 12 maka ada total ratusan bandara di kabupaten kabupaten yang bisa kita layani dengan pesawat bikinan dalam negeri.

Bukti sudah menunjukkan produksi IPTN dulu dengan CN-212 seater 12 sudah mendapatkan sertifikasi dari FAA, jadi industri kita memang mampu membuatnya. Taruhlah kita tidak usah dulu membuat seater 50 ke atas, kita buat yang N219 dan pesawat latih, juga sebuah ide yang bagus sara rasa. Banyaknya sekolah sekolah pilot tumbuh di Indonesia, maka sebenarnya peluang bagi PT. DI membuat pesawat latif sepeti jenis Pilatus, Italia, G120tp Grob Jerman dan Emb Super Tucano Brasil, adalah sebuah peluang bagi PT. DI untuk menggantikan posisi dari produksinya bagi kepentingan industri di sekolah pilot, keperluan pesawat latih TNI, kapal patrol pantai, kapal patrolbea cukai, pesawat patroli Kepolisian serta pesawat penyemprot hama di kebun kelapa sawit yang berkembang pesat di tanah air.

Bukan main kan peluang pasar untuk pesawat yang small aircraft dan pesawat latih, kenapa pasar domestic ada di depan mata, sebuah captive market sebenarnya namun kita masih saja belanja pesawat walaupun untuk jenis small aircraft dan pesawat latih? Hal ini harus mulai kita hentikan, lanjutkan industri pembuatan pesawat dalam negeri, kekuatan dirgantara kita sungguh besar.

Beberapa negara Asia mulai membuat industri pesawatnya sendiri walau versi pesawat tempur, India dengan pesawat tempur Brahma, Sukhoi versi India, Korea selatan dengan pesawat tempur jenis T41 yang dibeli TNI AU. Saatnya giliran kita harus jago dan memulai membuat pesawat turbopropeller dan small aircfrat.

Beberapa maskapai dalam negeri sudah berkomitmen untuk memesan ratusan pesawat N -219 adalah namskapai LCC, NAM Air, maskapai LCC dari Sriwjaya air, demikian juga Wings Air. LCC Lion air juga telah memesan N 219 untuk pengembangan rute-rute mereka ke kota kota kabupaten di remote area. Dengan harga yang relatif lebih murah di kelasnya seperti produksi Dornier Jerman, dan De Havilland Canada. 

Saya optimis N 219 mempunya pasar yang kuat untuk diserap di industri maskapai lokal sendiri. Saatnya kini kita jaga obor semangat dirgantara Indonesia akan tetap tumbuh di masa mendatang. Apalagi pasar Asean semakin terbuka dengan adanya era Masyarakat Ekonomi Asean Desember 2015, pasar pesawat-pesawat kecil produksi Indonesia sangat prospektiv dijual ke Filipina, Thailand, Kamboja ,Vietnam, dan Myanmar yang mempunyai banyak kota pariwisata di negara mereka – dimana pesawat turbo prop Indonesia bisa menjangkau masuk ke kota-kota yang kecil baik di Indonesia maupun ke beberapa Negara ASEAN tersebut.

Semoga terwujud industri dirgantara yang handal di RI yang sudah didepan mata kita.

 

Arista Atmadjati, SE. MM 

Dosen dan Wadir Akpar Buana Wisata Yogyakarta Jl. Magelang Km. 8 Yogyakarta | Pakar Bisnis Penerbangan dan Pariwisata


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Inspirasi 42 Menit lalu

Jangan Ngaku Kekinian, Kalau Belum Pernah Foto di Spot OOTD Ini!

Bernas.id - Kids zaman now, sebutan untuk generasi millenial saat ini pastinya telah menjajal segala hal terbaru yang kekinian dan antimainstream. Dan mereka pastinya juga memiliki akun instagram masing-masing. Nah, di Instagram, ada s ...

Kecantikan 57 Menit lalu

Selain Bermanfaat Untuk Kesehatan, Madu Juga Mempunyai Segudang Manfaat Untuk Kecantikan, Lho!

Bernas.id - Madu memang dikenal sebagai obat yang kaya khasiat. Cairan kental manis yang diproduksi oleh lebah ini tidak hanya memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, lho, namun madu juga bermanfaat untuk kecantikan.&nbs ...

Home Living 1 Jam lalu

Inikah Penyebab Rumah Anda Selalu Berantakan? Segera Atasi Dengan Tips Berikut!

Bernas.id - Setiap orang normal tentunya menyukai kerapihan. Apalagi berkaitan dengan tempat tinggal mereka. Rumah bersih dan rapi adalah satu obsesi dari orang-orang berpikiran sehat. Namun adakalanya, keinginan dan harapan tidak ...

Lifestyle 1 Jam lalu

Girls, Merasa Tak Terlalu Cantik? Ini Nih yang Patut Kamu Lakukan!

Bernas.id - Setiap wanita pasti akan melakukan segala cara untuk menjadi cantik. Mulai dari melakukan perawatan wajah, pergi ke salon, hingga diet ketat, mereka rela melakukan apa saja demi terlihat cantik.  Ada mereka yang dar ...

Internasional 5 Jam lalu

Presiden Iran Mau Pulihkan Hubungan dengan Saudi Asalkan…

Bernas.id – Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan, Iran bersedia memulihkan hubungan dengan Arab Saudi apabila negara itu bersedia menghentikan serangan ke Yaman. Dirinya juga menduga Saudi memiliki hubungan rahasia dengan Israel ...

Kesehatan 5 Jam lalu

Menkes Ingatkan Agar Teliti Sebelum Divaksin Difteri

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengharapkan agar tidak ada oknum nakal yang memalsukan vaksin difteri untuk  mendapat keuntungan semata. Hal ini ditekankan Menkes Nila berkaca dari kasus penyeba ...

Regional 5 Jam lalu

Sandiaga Pastikan Pemprov DKI Bisa Mencukupi 1,7 Juta Vaksin Difteri

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan dana di bidang kesehatan masih cukup untuk membeli 1,7 juta vaksin difteri. Vaksin ini dibutuhkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menangani wabah difteri ya ...

Nasional 5 Jam lalu

Ketua KPK: UU Pemberantasan Korupsi Kuno, Hanya Menyentuh Uang Negara

JAKARTA, Bernas.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengungkapkan bahwa Undang-Undang Pemberantasan Korupsi di Indonesia tergolong kuno. Menurutnya, tidak ada aturan soal korupsi di sektor swasta. "Unda ...

Inspirasi 5 Jam lalu

Beratnya Kehidupan Paikem, Penjual Ketupat dan Tempe Bacem di Pasar Ambal, Kebumen

Bernas.id - Paikem (74) asal Desa Ambalresmi, Ambal, Kebumen. Ia memiliki suami bernama Sarno (77) dan lima orang anak, tiga perempuan dan dua laki-laki. Kelima anaknya sudah menikah dan sudah tidak serumah lagi dengannya. Di sebuah  r ...

Selebritas 5 Jam lalu

Bintang Porno Terkenal August Ames Tewas Gantung Diri

Bernas.id – Bintang film porno terkenal asal AS August Ames tewas bunuh diri di kediamannya di California, Selasa (5/12/2017). Kabarnya, bintang film porno 23 tahun itu memilih bunuh diri karena tak kuat mendapat bully di media sosial ...

Nasional 5 Jam lalu

Menhub Mau LRT di Palembang Bisa Jadi Lifestyle Masa Depan

PALEMBANG, Bernas.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengharapkan kehadiran Light Rail Transit (LRT) di Palembang bisa menjadi gaya hidup masyarakat. Budi yakin dengan mengarahkan masyarakat ke LRT bisa mengurangi kem ...

Pendidikan 6 Jam lalu

Saat Anak Tidak Mau Masuk Sekolah, Apa yang Harus Dilakukan?

Bernas.id - Tidak hanya dialami oleh pelajar sekolah dasar yang baru masuk sekolah, saat ini sering anak minta untuk tidak pergi ke sekolah dengan berbagai alasan. Ada yang bilang malas, atau ada yang pura-pura sakit. Padahal, saat dicek ko ...

Properti 7 Jam lalu

Tahun Depan Perumahan Senilai Rp3,5 Triliun Diincar Perumnas

JAKARTA, Bernas.id - Tren positif di industri properti banyak diprediksi akan mengalami peningkatan. Untuk itu banyak pengembang yang mulai berbenah untuk menyongsong pergolakan industri perumahan di tahun depan. Terkait dengan itu, Peru ...

Internasional 7 Jam lalu

Peraih Nobel Perdamaian Bahas Akhir Peradaban Manusia

Bernas.id – Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini, International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN), menganggap bahwa munculnya senjata nuklir akhir-akhir ini hanyalah luapan amarah yang tergesa-gesa. Itu artinya, piha ...

Properti 7 Jam lalu

Proses Pembelian Properti, Konsumen Banyak Keluhkan Soal Ini

JAKARTA, Bernas.id - Hingga kini konsumen masih saja ada yang kesulitan dalam melakukan proses pembelian sebuah properti. Kebanyakan konsumen sulit dalam mengurus pembelian properti yang sudah dibelinya Hal tersebut berdasarkan banyak la ...

Nasional 7 Jam lalu

Soal Polemik Penunjukkan Ketua DPR, Ini Komentar Mendagri

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menanggapi soal pergantian pucuk pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Mendagri mengungkapkan pergantian Ketua DPR itu ada mekanismenya sendiri. "Pemerint ...

Nasional 7 Jam lalu

Kasus Novel Baswedan, Mendagri: Sketsa Wajah Memang Sulit

JAKARTA, Bernas.id - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku siap membantu Kepolisian RI untuk mengungkap peneror penyidik senior KPK Novel Baswedan. Bantuan yang dimaksud berupa pencocokan sketsa wajah dengan data kependudukan. " ...

Nasional 7 Jam lalu

Keseriusan Jokowi Tutup Celah Korupsi Pejabat Daerah, Ini Rencananya

JAKARTA, Bernas.id – Presiden Joko Widodo menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk memperkecil celah korupsi. Pria yang akrab disapa Jokowi itu serius ingin memberantas dan mencegah tindak pidana korupsi yang sudah seperti penyak ...

Nasional 9 Jam lalu

Menkes Minta Produksi Vaksin Diperbanyak

JAKARTA, Bernas.id-Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek meminta PT Biofarma mempercepat produksi vaksin (DPT-HB-Hib, DT, Td-red), karena stok vaksin saat ini hanya cukup untuk Outbreak Response Immunization (ORI) pada 2017. '' ...

Nasional 9 Jam lalu

Wasekjen Golkar: Penunjukkan Ketua DPR Itu Cacat Prosedur

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengungkapkan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Golkar Aziz Syamsuddin oleh Setya Novanto sebagai calon Ketua DPR RI cacat prosedur. ...

Nasional 9 Jam lalu

Soal Kesehatan Setnov Jelang Sidang, KPK Siap Berkoordinasi dengan IDI

JAKARTA, Bernas.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan Setya Novanto yang mendekam di rumah tahanan KPK dalam kondisi sehat. Kesehatan tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP itu masih terus akan dipantau ...

Olahraga 9 Jam lalu

Legenda BMX, Kevin Robinson Meninggal di Usia 45, Ini 4 Fakta tentang Dirinya

Bernas.id – Dunia olahraga BMX kini sedang berduka yang sedalam-dalamnya. Sang legenda BMX, Kevin Robinson, meninggal dunia pada hari Sabtu (10/12) lalu di usia 45 tahun akibat penyakit stroke. Robinson, yang sudah melegenda di kal ...

Nasional 9 Jam lalu

Tidak Usah Buru-Buru, Pengganti Ketua DPR Setelah Munaslub

JAKARTA, Bernas.id - Setya Novanto telah menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai Ketua DPR RI. Penunjukkan itu melalui surat Novanto ke pimpinan DPR lewat kesetjenan dewan sejak awal Desember.  Anggota Dewan Pembina DPP Partai Golkar Fadel ...

Tokoh 9 Jam lalu

Berpikir Besar, Jangan Takut untuk Bermimpi

Bernas.id - Ryo Juara menceritakan kegemarannya membaca buku-buku biografi yang berisi cerita perjalanan hidup tokoh-tokoh besar. Dari kisah-kisah tokoh besar ini, ia pun memetik nilai-nilai hidup dan terinspirasi untuk menulis alur cerita ...

Inspirasi 10 Jam lalu

Punya Sahabat? Begini Cara Menakar Kualitas Persahabatan Anda!

Barnes.id - Menurut anda apa yang menjadi penguat jalinan persahabatan? Tentunya ada banyak hal yang bisa kita sebutkan. Mulai dari hal yang paling mendasar hingga paling sepele, masing-masing memiliki peran. Persahabatan sejatinya ada ...

Lifestyle 10 Jam lalu

Inilah Indikasi Teman yang Patut Dipertahankan, Jangan Sia-siakan!

Bernas.id - Sebagai makhluk sosial, manusia tidak hidup sendirian. Manusia membutuhkankan satu sama lain untuk hidup. Karena manusia adalah makhluk sosial, setiap manusia pasti memiliki teman. Meskipun hanya satu orang, teman yang baik sang ...

Ragam 10 Jam lalu

Semakin Tinggi Gedungnya, Semakin Besar Kemungkinan Kucing yang Jatuh Bisa Selamat. Benar-benar Punya Sembilan Nyawa?

Bernas.id - Pernahkah mendengar istilah 'kucing memiliki sembilan nyawa?' Istilah itu telah familier di telinga kita. Kucing disebut memiliki sembilan nyawa, karena kemampuan bertahan hidupnya yang sangat tinggi.  Salah ...

Sudut Pandang 10 Jam lalu

Lihatlah Sekelilingmu, Penyedap Rasa Yang Satu Ini Bertebaran Di Mana-mana!

Hidup tanpa cinta, bagai taman tak berbunga Bernas.id - Masih ingatkah lagu yang dinyanyikan raja dangdut kita, Rhoma Irama? Apa sebenarnya makna dari lirik tersebut? Taman tak berbunga, berarti hampa, tanpa warna, dan kosong, k ...

Sudut Pandang 10 Jam lalu

Hai Cowok, Tanpa Kalian Sadari 5 Kontak Fisik yang Kalian Lakukan Ini Sukses Membuat Cewek Baper, Lho!

 Bernas.id - 'Baper' adalah penyakit anak muda saat ini. Kebanyakan korban baper adalah para cewek. Karena para cewek memang makhluk yang lebih banyak menggunakan perasaan daripada logika, wajar saja kami mu ...

Film 10 Jam lalu

Di Film ini Peter Parker Tewas dan Spider-Man Jadi Banyak!

Bernas.id – Hari Sabtu (9/12) lalu, Sony Pictures Entertaiment mengejutkan para fans Marvel dengan meluncurkan trailer perdana dari Spider-Man: Into The Spider-Verse pada kanal resmi mereka di Youtube. Yang membuat beberapa fans Sp ...

Menulis 10 Jam lalu

Mau Jadi Penulis? 3 Buku Ini Wajib Kamu Baca!

Bernas.id - Banyak orang yang ingin menjadi penulis, tetapi merasa kesulitan untuk memulai. Mereka tertarik dengan literasi, tetapi tidak paham langkah-langkah yang diperlukan untuk menulis. Banyak yang masih bertanya-tanya tentang ber ...

Properti 11 Jam lalu

Kejar Target Pasar Rumah Subsidi, Tiga Jalur KRL Ini Dilirik Ciputra

TANGERANG, Bernas.id - Berencana meluncurkan 1.000 unit rumah bersubsidi dengan harga Rp 140 jutaan di kawasan Maja, Lebak, Banten, pengembang Ciputra melirik 3 (tiga) stasiun kereta rel listrik untuk menggaet target pasar masyarakat. Ti ...

Properti 11 Jam lalu

Rumah Subsidi Seharga Rp 140 Jutaan Akan Diluncurkan Tahun Depan

TANGERANG, Bernas.id - Tahun depan sebuah pengembang properti ternama akan meluncurkan rumah bersubsidi seharga Rp 140 jutaan. Perumahan subsidi tersebut rencananya akan di bangun sebanyak 1.000 unit di wilayah Banten. Ciputra Group mela ...

Properti 11 Jam lalu

Lahan Meikarta yang Direkomendasikan Pemprov Jawa Barat Hanya 84,6 Hektar

BANDUNG, Bernas.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, merekomendasikan lahan untuk mega proyek Kota Baru Meikarta hanya 84,6 hektar. Padahal, rencananya kota baru Meikarta tersebut akan digarap dilahan seluas 500 hektar, oleh Lippo ...

Nasional 11 Jam lalu

Wakil Ketua MKD Angkat Bicara Soal 2 Surat Kiriman Setya Novanto

JAKARTA, Bernas.id – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI sudah menerima surat pengunduran diri Setya Novanto dari kursi Ketua DPR. Namun, ada dua surat yang dikirim oleh tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP itu. Wakil Ketua MKD ...

Nasional 12 Jam lalu

Jelang Munaslub, Titiek Soeharto Siap Bertarung dengan Kader Golkar

YOGYAKARTA, Bernas.id – Wakil Ketua Dewan Pakar Golongan Karya (Golkar) Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto maju dalam pencalonan ketua umum Golkar. Titiek akan bertarung dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan nama ...

Nasional 13 Jam lalu

Pengacara Setnov: Kami Mohon Diselesaikan Apapun Keputusannya

JAKARTA, Bernas.id – Pengacara Setya Novanto, Ketut Mulya Arsana mengaku tidak akan mundur sampai praperadilan kliennya selesai. "Kami mohon diselesaikan, apapun keputusannya," ungkap Ketut, Senin (11/12/17). Pada sida ...

Nasional 13 Jam lalu

Sudirman Said: Saktinya Orang Bernama SN, Kejahatan Berumur Pendek

JAKARTA, Bernas.id – Sudirman Said ikut menanggapi soal kasus pengadaan e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyambut positif kabar mundurnya Setya Novanto dari kursi K ...

Nasional 13 Jam lalu

KPK Berharap Setya Novanto Sehat Hadapi Sidang Perdana

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengharapkan tersangka kasus dugaan korups e-KTP, Setya Novanto dalam keadaan sehat  menjelang sidang perdana pada Rabu (13/12/17). Ia mengungkapk ...

Regional 13 Jam lalu

Lions Club "Puspita Mataram" Gelar Baksos

KULON PROGO, Bernas.id – Lions Club Yogyakarta “Puspita Mataram” mengadakan bakti sosial (baksos) di Posko Bencana Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (10/12/17). Baksos kali ini ...

Pendidikan 22 Jam lalu

Perlukah Office Boy Di Sekolah? Ini Jawabannya

Bernas.id - Office boy merupakan pekerjaan yang mulia, ketika orang lain mulai mengotori maka mereka siap untuk membersihkan. Terkadang banyak sekali yang tidak memerhatikan pekerjaan mereka, bahkan tidak sedikit yang merendahkan merek ...

Mutiara Iman 22 Jam lalu

Awas, Ini Bahayanya Menyebutkan Binatang Saat Marah

Bernas.id - Anjing merupakan mamalia yang sering kita jumpai di mana-mana, hewan ini merupakan jenis karnivora yang tidak memilih milih, asalkan itu daging dia pasti memakannya. Untuk umat muslim memelihara anjing itu tidak boleh bahka ...

Umum 22 Jam lalu

Korupsi Menjadi Salah Satu Alasan Generasi Milenial Apatis Terhadap Politik

Bernas.id - Penyakit para pelaku politik yang belum juga bisa disembuhkan dari Indonesia hingga saat ini adalah korupsi. Sebelum akhirnya para koruptor ditetapkan menjadi tersangka, mereka pada awalnya adalah orang-orang terdidik ...

Pendidikan 22 Jam lalu

Para Guru, Perlukah Diadakan Monev Kurikulum 2013?

Bernas.id - Monev kurikulum terhadap guru sasaran kegiatan yang luar biasa dilakukan oleh guru-guru yang sudah berkompeten, tugas yang berat untuk meluruskan kesalahan yang diperbuat pada masa lalu. Segala yang diberikan baik ilmu ...

Pendidikan 22 Jam lalu

6 Cara Menyikapi Kegagalan Pelajar. Nomor 3 Sering Dilupakan!

Bernas.id – Semua orang pasti pernah mengalam kegagalan. Tidak terkecuali para pelajar. Mereka sudah berikhtiar keras dengan cara giat belajar, mengikuti bimbingan belajar baik secara langsung maupun bimbingan belajar online, meningka ...

Inspirasi 1 Hari lalu

Ini Dia Fakta-Fakta Generasi Milenial. Fakta Nomor 8 Harus Dihindari!

Bernas.id - Generasi milineal adalah seseorang yang lahir pada tahun 1981 sampai 2000. Generasi ketika dilahirkan sudah bisa merasakan TV berwarna, handphone, dan internet di mana-mana. Nah, kamu termasuk generasi Y atau X? Usia g ...

Games 1 Hari lalu

Bermain, Belajar, dan Menjadi Kaya Melalui Cashflow Game. Seru!

Bernas.id – Dunia bermain selalu banyak diminati anak-anak dari zaman dahulu hingga masa kini. Seperti kita zaman kecil dulu. Ketika sudah asik berada dalam permainan selalu saja kita lupa waktu, lupa makan, dan lupa belajar. Masih sa ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Waspada! Biduran Bukan Masalah Sepele

Bernas.id - Dari sekian banyak orang, pasti diantaranya pernah mengalami biduran. Tiba-tiba muncul merah, bentol-bentol dan gatal di kulit. Tentunya sangat gatal dan kadang terasa panas. Berlangsung beberapa jam sampai beberapa hari. Keingi ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Benarkah Jatuh di Kamar Mandi Berakibat Stroke? Begini Jawabannya

Bernas.id – Seorang bapak bernama AA tiba-tiba jatuh di kamar mandi dan terkena serangan stroke. Kejadian ini sering sekali terjadi di sekitar kita. Pertanyaannya, benarkah jatuh di kamar mandi mengakibatkan stroke? Jawabannya akan An ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Waspada, Ternyata Begini Tanda-Tanda Penyakit Difteri yang Mencemaskan! Adakah Resep Pengobatan Herbalnya?

Bernas.id - Tahukah anda, baru-baru ini masyarakat Indonesia sempat dibuat cemas dengan pemberitaan kasus luar biasa Difteri? Bahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pun telah menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ter ...