Industri Pesawat Terbang Indonesia Sangat Prospektif


17 September 2016

Pesawat n-219 butan PT. DI (Sumber foto: Dok. Kompas)

HarianBernas.com - Menarik saya membaca teks berjalan di salah satu televisi terkemuka Indonesia, yang memberitahukan bahwa Presiden Jokowi akan segera memindahkan lokasi pabrik PT. DI Bandung ke daerah Majalengka, dengan lahan yang akan disiapkan seluas 3000 hektar.

Jika ini memang benar, maka impian negara kita akan mempunyai konsep bandara yang terintergrasi dan modern yang dinamakan Aero Space Park akan segera terwujud. Aero space park merupakan konsep bandara modern komprehensif dimana di area tersebut ada bandara, hotel, rumah sakit, sekolah pilot, rumah komplek pilot-pilotnya, serta hanggar perawatan pesawat.

Apalagi dengan akan dibangunnya industri pesawat terbang PT. DI spesialis manufaktur small aircraft akan juga dipindahkan ke Majalengka. Ide brilian yang patut direalisasikan segera, kalau perlu menggandeng investor lokal. Bisnis dirgantara di Indonesia akan tetap prospektif, karena dukungan 233 bandara kecil sampai besar ada di wilayah NKRI. Jumlah penumpang setiap tahun terus bertumbuh dua digit, tahun lalu 2015 sudah menembuh 65 juta penumpang.

Sedangkan untuk masyarakat DIY jika semua rencana sesuai time frame, Bandara baru untuk DIY akan bisa dinikmati masyarakat DIY tahun 2019/2020 di desa Glagah, Kulon Progo.

Berarti akan ada dua bandara baru yang akan beroperasi tn 2019 di Jawa, satu di Majalengka dengan konsep Aerospace park airport, bandara one stop shopping kira-kira begitu, ada hanggar ada rumah sakit ada sekolah, universitas, dan komplek rumah pilot. Satu lagi yakni bandara Kulon Progo DIY yang akan dilengkapi jalur rel khusus ke Kulon Progo ke Yogyakarta, luar biasa geliat 3 tahun mendatang bisnis penerbangan niaga di Indonesia.

Portofolio dan Kilas balik Industri PT. DI, Industri Penopang Utama Aviasi RI

Kebangkitan industri dirgantara Indonesia mulai kembali menggeliat, baik dari sisi traffic penumpang maupun industri manufaktur pembuatan pesawat narrow body dan small aircraft. Memang harus fokus, sudah jelas order 100 pesawat 19 seat oleh Lion air N-219. Perlu terus diyakini oleh pemerintah dan PT. DI inilah kebangkitan industri manufaktur pesawat Indonesia yang terkenal dengan wilayah remore area dan sangat cocok untuk pengembangan pesawat industri domestik untuk pesawat jenis turbo propeller, narrow body dan small aircraft kelak.

Bulan November ini PT. DI akan melakukan roll out – dipamerkan bentuk asli yang sudah jadi 100% namun tidak diterbangkan, baru mulai Mei 2016 akan dilakukan penerbangan Perdana, setelah Februari 2016 dirampungkan sertifikasi kelayakan N 219.

Awalnya industri modern pesawat turboprop dengan cockpit modern fly by wire bermula dari pesawat PT IPTN jenis N250 ini. N 250 roll out pertama (pengenalan pertama di hadapan publik) dilakukan pada tahun 1995 di Bandung namun dihentikan semua proses selanjutnya karena rekomendasi dari IMF yang LOI-nya harus memberhentikan produksi IPTN tahun 1997 yang terkenal dengan prahara Michel Camdesus sebagai presiden IMF, dan berantakanlah semua impian Indonesia menjadi negara adidaya manufaktur industri pesawat terbang turboprop 50 seater ke bawah.

Spesifikasinya diantaranya yang perlu kita tahu dari N 250 bikinan PT DI kala itu adalah sebagai berikut :

  • Fungsi: angkut penumpang dan kargo (Multi fungsi, dapat dikonfigurasi ulang)
  • Kapasitas: 19 Penumpang (konfigurasi tiga sejajar)
  • Kinerja lepas landas dan mendarat: jarak pendek/STOL (600 m) Biaya operasional: rendah
  • Mesin: 2 x 850 shp
  • pesawat N-250 pada awalnya dirancang hanya untuk mengangkut 50-54 penumpang. Melihat potensi pasar, pesawat ini kemudian diperbesar hingga mampu mengangkut 60-70 penumpang, dan diberi nama N-250-100.
  • Pesawat N-250 buatan IPTN boleh dikatakan merupakan pesawat komuter pesawat jarak pendek tercanggih di kelasnya. Pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan hight subsonic speed (300-330 knot) ini merupakan pesawat komuter pertama di dunia yang memakai sistem fly-by-wire.
  • Prototipe pertama N-250 ini kelak dipakai sebagai laboratorium terbang untuk teknologi fly-by-wire. Teknologi pesawat itu akan dimanfaatkan industri pesawat terbang lainnya, yang ingin mempelajari pemakaian teknologi fly-by wire. IPTN akan membuat tiga prototipe N-250 lainnya. Prototipe ke-2 dan ke-3 akan dipakai untuk demonstrasi komersial. Prototipe ke-4 akan dipergunakan bagi kemungkinan pemakaian N-250 untuk pengangkutan personel militer sebanyak dua pleton.
  • Lalu dilanjutkan ke tipe yang lebih kecil dan akan dilakukan roll out tahun 2015 pesawat bauatn PT DI N 219 kapasitas 19 penumpang. N-219 adalah pesawat multi fungsi bermesin dua yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia dengan tujuan untuk dioperasikan di daerah-daerah terpencil. Pesawat ini terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo.
  • Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang memastikan bahwa pesawat ini bisa dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga kargo. N 219 sangat cocok di terbangkan mendarat untuk bandara bandara terpencil di Papua dengan landasan pendek 600 meter dengan landasan yang tidak beraspal sekalipun. N219 akan menjawab tantangan isolasi transport di kota kabupaten dataran pegunungan di papua , dan menyelesaikan sebagian kerumitan logistic orang, barang dan ternak rakyat.

Sebelum memasuki serial production, PT DI terlebih dahulu akan membuat dua unit untuk uji terbang serta satu unit purwarupa untuk tes statis pada tahun 2012. Program pembuatan purwarupa sendiri direncanakan memakan waktu selama dua tahun dengan pengalokasian dana yang dibutuhkan sebesar Rp300 miliar.

N-219 akan melakukan uji terbang di laboratorium uji terowongan angin pada bulan Maret 2010. Pesawat N219 baru akan bisa diserahkan kepada pemesan pertamanya untuk diterbangkan sekitar 2014-2015. N-219 ini merupakan pengembangan dari NC-212 yang sudah diproduksi oleh PT DI dibawah lisensi CASA.

Siapa sangka sejak mulai 2001, karena derugulasi iklim berbisnis penerbangan niaga dilonggarkan oleh pemerintah maka sejak tahun 2001 sampai dengan sekarang dan 20 tahun ke depannya, traffic pertumbuhan penumpang yang memakai jasa transport udara meningkat pesat, tiap tahun naik 15 pct, tahun 2015 diharapakn angka penumpang pesawat niaga di Indonesia sudah bisa menembus angka 100 juta.

Keagresifan maskapai swasta nasional dalam belanja pesawat komersil juga mencatat Indonesia sebagai salah satu pembeli armada pesawat komersial yang besar di dunia, contoh saja Lion air membeli 200 an Boeing 737 /900 series dan puluhan Airbus AB 320 dari konsorisum Eropa belum lagi Garuda Indonesia melakukan hal yang sama, membeli 175-an Boeing NG, dan juga puluhan airbus di narrow dan wide body belanja dua maskapai Indonesia tersebut malah sempat menyedot persediaan USD dollar di dalam negeri setahun yang lalu.

Russia pun mulai menikmati penjualannya lewat jet komersial mereka Sukhoi Super jet 100 yang dipakai masakpai Sky Aviation, sejauh ini cukup reliable, bukan tidak mungkin Sukhoi SJ100 akan semakin diminati di masa mendatang. Ada pemain dari asia, Xian aircraft Industri dari Tiongkok dengan pesawat turboprop MA-60, namun sepertinya market Indonesia kurang accepted dengan MA 60 ini.

Bukan main pasar domestic bisnis penerbangan Niaga di Indonesia, seakan magnetic kuat yang menyedot pabrikan pesawat manca Negara sebut saja yang sudah lama bermain : Boeing dan Airbus, masih ada pendatang baru Embraer, Sukhoi, ada juga dari pabrikan Canada dengan Bombardier CRJ 1000 mulai masuk pasar Indonesia via Garuda Indonesia,ada yang lain ATR, Grand Caravan, Twin Otte, dan lainnya.

Langkah pembelian pesawat ternyata tidak hanya terjadi di klas Wide body dan narrow body-full engine, untuk pesawat jenis turbopropeller narrow body dan small aircraft juga marak, seperti penjualan pesawat turboprop dari pabrikan ATR, penjualan pesawat turboprop dari pabrikan Perancis Spanyol ini semakain marak diminati oleh maskapai Wings air dan Garuda Indonesia, sedang maskapai yang melayani remote area di  wilayah Papua, maskapai Susi Air berjaya dengan armada small aircraft Grand Caravan seater 8, 12, buatan USA.

Itu semua adalah kesusesan sekaligus senyum getir sebenarnya buat industry dirgantara di Indonesia, karena sejak tahun 1975 dengan didikannya pabrik pesawat IPNT (PT. Nurtanio) kala itu, bila industri pesawat kita tetap berlangsung sampai dengan saat ini maka kita akan bisa membuat sendiri beberapa model pesawat seperti Klas ATR sampai dengan klas small aircraft dengan ribuan juta us dollar akan tetap mengalir ke bumi pertiwi kita sebagai bagian dari pembelian pesawat dari industry dalam negeri.

Sekedar illustrasi saja, kala Lion air membeli pesawat ratusan dari USA Boeing 3 thn yg lalu, maka pesanan 179 Lion B 737/900 ternyata telah member pekerjaan baru kepada 100.000 warga Negara USA dalam pemesanan pesawat-2 baru tersebut, juga pesanan puluhan Airbus 320 baru Lion air di Perancis juga memberikan lapangan kerja untuk 5000 staff baru dengan masa kontrak kerja 10 tahun, bukan main, sementara PT DI beberapa tahun yang lalu malah memecat ribuan karyawannya, sebuah ironi dimana sebenarnya kita bangsa yang mampu membuat industri pesawat terbang sendiri.

Namun angin segar mulai nampak pada industry pesawat terbang kita, pemmerintah mulai mau memberikan dana suntikan 400 milyar untuk meneruskan proyek pembuatan pesawat N219 Walau angka uang dana suntikan 400 milyar untuk membangun industri pesawat sebenarnya masih kalah jauh dengan dana bantuan pembuatan kapal selam 2T, namun yang patut disyukuri adalah political will dari pemerintah sekarang masih mau menghidupkan idustri dirgantara kita.

Namun saya masih resah dengan akan bergantinya pemerintah pada bulan oktober 2014 ini, apakah masa depan N219 masih dilanjutkan? Sebuah quo vadis yang masih dijawab, karena Indonesia sampai saat ini belum mempunya cetak biru yang sustainable dalam rangka pembangunan industri manufaktur pesawat terbang, sifatnya semua yang berkaitan dengan industri pesawat terbang di Indonesia hanyalah responsive dan ad hoc semata, sungguh ironis.

Kalau melihat pasar jual pesawat turboprop samapai dengan jenis small aircraft di Indonesia, pangsa pasarnya sungguh masih amat luas. Kita punya 237 bandara dan 181 bandaranya yang masih aktif sampai saat ini, mayoritas runway-nya pendek dibawah 1000 meter, di sinilah sesungguhnya pangsa pasar jenis N219. Belum lagi bila kita juga membuat pesawat small aircraft seater 6, 8, 12 maka ada total ratusan bandara di kabupaten kabupaten yang bisa kita layani dengan pesawat bikinan dalam negeri.

Bukti sudah menunjukkan produksi IPTN dulu dengan CN-212 seater 12 sudah mendapatkan sertifikasi dari FAA, jadi industri kita memang mampu membuatnya. Taruhlah kita tidak usah dulu membuat seater 50 ke atas, kita buat yang N219 dan pesawat latih, juga sebuah ide yang bagus sara rasa. Banyaknya sekolah sekolah pilot tumbuh di Indonesia, maka sebenarnya peluang bagi PT. DI membuat pesawat latif sepeti jenis Pilatus, Italia, G120tp Grob Jerman dan Emb Super Tucano Brasil, adalah sebuah peluang bagi PT. DI untuk menggantikan posisi dari produksinya bagi kepentingan industri di sekolah pilot, keperluan pesawat latih TNI, kapal patrol pantai, kapal patrolbea cukai, pesawat patroli Kepolisian serta pesawat penyemprot hama di kebun kelapa sawit yang berkembang pesat di tanah air.

Bukan main kan peluang pasar untuk pesawat yang small aircraft dan pesawat latih, kenapa pasar domestic ada di depan mata, sebuah captive market sebenarnya namun kita masih saja belanja pesawat walaupun untuk jenis small aircraft dan pesawat latih? Hal ini harus mulai kita hentikan, lanjutkan industri pembuatan pesawat dalam negeri, kekuatan dirgantara kita sungguh besar.

Beberapa negara Asia mulai membuat industri pesawatnya sendiri walau versi pesawat tempur, India dengan pesawat tempur Brahma, Sukhoi versi India, Korea selatan dengan pesawat tempur jenis T41 yang dibeli TNI AU. Saatnya giliran kita harus jago dan memulai membuat pesawat turbopropeller dan small aircfrat.

Beberapa maskapai dalam negeri sudah berkomitmen untuk memesan ratusan pesawat N -219 adalah namskapai LCC, NAM Air, maskapai LCC dari Sriwjaya air, demikian juga Wings Air. LCC Lion air juga telah memesan N 219 untuk pengembangan rute-rute mereka ke kota kota kabupaten di remote area. Dengan harga yang relatif lebih murah di kelasnya seperti produksi Dornier Jerman, dan De Havilland Canada. 

Saya optimis N 219 mempunya pasar yang kuat untuk diserap di industri maskapai lokal sendiri. Saatnya kini kita jaga obor semangat dirgantara Indonesia akan tetap tumbuh di masa mendatang. Apalagi pasar Asean semakin terbuka dengan adanya era Masyarakat Ekonomi Asean Desember 2015, pasar pesawat-pesawat kecil produksi Indonesia sangat prospektiv dijual ke Filipina, Thailand, Kamboja ,Vietnam, dan Myanmar yang mempunyai banyak kota pariwisata di negara mereka – dimana pesawat turbo prop Indonesia bisa menjangkau masuk ke kota-kota yang kecil baik di Indonesia maupun ke beberapa Negara ASEAN tersebut.

Semoga terwujud industri dirgantara yang handal di RI yang sudah didepan mata kita.

 

Arista Atmadjati, SE. MM 

Dosen dan Wadir Akpar Buana Wisata Yogyakarta Jl. Magelang Km. 8 Yogyakarta | Pakar Bisnis Penerbangan dan Pariwisata


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Hukum dan Kriminal

Ke Balaikota, KPK Geledah Ruang Dinas PUPKP Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (22/8/2019) siang menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) dan kantor Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Kota Yogyakarta. Penggeledahan it ...

Pendidikan

Agama Itu Harus Memberi Rahmat, Tidak Boleh Menakutkan

SLEMAN, BERNAS.ID- Lustrum ke-14, Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan buku "Kata Bersama Antara Muslim dan Kristen" terbitan UGM Press pada Agustus 2019. Buku ini ingin menegaskan bahwa Islam dan Kristen memiliki dasar funda ...

DIY

Puluhan Mahasiswa Jogja Suarakan Tolak Rasisme

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan orang yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Cabang Yogyakarta menggelar unjuk rasa di halaman DPRD DIY, Kamis (22/8/2019). Mereka mengajukan sejumlah tuntutan pada pemerintah, termasuk menolak tin ...

DIY

Pemkot Jogja Diminta Segera Selesaikan Proyek yang Tersandung OTT

YOGYA, BERNAS.ID - Paket pengerjaan Perbaikan Saluran Air di kawasan Kampung Celeban Umbulharjo Jogja yang tersandung Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/8) lalu, sejak Selasa (20/8) sore telah dih ...

Hukum dan Kriminal

Tim Sepakbola Kesayangan Kalah, Lakukan Kekerasan dengan Pencurian

SLEMAN, BERNAS.ID- Tim sepakbola kesayangan kalah, dalam keadaan mabuk, 5 lima pemuda nekad menganiaya AG (23), warga Sendangadi Mlati Sleman di pertigaan jalan masuk Dusun Salakan Gamping Sleman pada hari Jumat, tanggal 21 Juni 2019 lalu, ...

DIY

Hanya di Daop 6 Jogja, Ada Lomba Tarik Lokomotif 84 Ton

YOGYA, BERNAS.ID - Memperingati HUT RI ke 74, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menggelar perlombaan yang unik, yakni menarik lokomotif. Lomba digelar Rabu (21/8/2019) di Dipo Lokomotif Yogyakarta. Manager Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budi ...

DIY

DPD PDI Perjuangan DIY Menolak Penistaan Agama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Munculnya video di Youtube yang kemudian menjadi viral, tentang khotbah seorang pendeta yang sampai hari Selasa 19 Agustus 2019 lalu telah ditonton sekitar 157 ribu kali, yang diduga terjadi di wilayah Jawa Tim ...

Pendidikan

Modul Anti Kekerasan dan Intoleransi Diluncurkan di Yogyakarta

JOGJA, BERNAS.ID- Kalijaga Institute for Justice (KIJ) Universitas Islam Negeri (UIN Sunan Kalijaga (Suka) meluncurkan modul "Integrasi Nilai-nilai Keren Berkarakter Nir Kekerasan dalam Pembelajaran dan Budaya Sekolah". Modul ini ...

Hukum dan Kriminal

OTT KPK, Kejari Yogyakarta: Ini Murni Perbuatan Pribadi

JOGJA, BERNAS.ID- Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan barang bukti uang senilai 100 juta rupiah, Kepala Seksi (Kasie) Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi DIY Ninik Rahma Dwihastuti memberika ...

DIY

Aturan Sensor Film yang Baru Disosialisasikan di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Lembaga Sensor Film menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud)  RI Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pedoman dan Kriteria Penyensoran, Penggolongan Usia Penonton, dan Penarikan Film d ...

Budaya

Didi Kempot Bakal Kenalkan Budaya Jawa ke Mahasiswa Baru Jogja

YOGYA, BERNAS ID - Paniradya Kaistimewan berkolaborasi bersama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM bakal menggelar kegiatan bertema Jogja Menyapa, Selasa (20/8/2019) petang. Dengan mengundang 1000 mahasiswa baru, acara tersebut bakal menghadirka ...

Hukum dan Kriminal

Mahasiswa PTN Jogja Sebarkan Video Porno Pacarnya

SLEMAN, BERNAS.ID-Laki-laki berinisial JAZ (26), warga Kudus, Jawa Tengah harus berurusan dengan hukum karena menyebarkan foto dan video hubungan badan mantan kekasihnya melalui media sosial Line dan WhatsApp. JAZ merupakan pacar dari korba ...

DIY

Lembaga Keumatan Kristen DIY Ingin Ustadz Abdul Somad Diberi Pelajaran

YOGYA, BERNAS.ID - Merespons viralnya video ceramah Ustadz Abdul Somad terkait ujaran penghinaan terhadap salib, Lembaga Keumatan Kristen DIY memiliki sikap tersendiri. Lembaga yang terdiri dari PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia), ...

Lingkungan

Rayakan HUT RI dan Bebasnya Limbah di Karangnongko, Warga Menggelar Mancing Bersama

BANTUL, BERNAS.ID - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Warga Karangnongko, Panggungharjo, Sewon, Bantul menyelenggarakan mancing bersama, Minggu (18/8/2019) bertempat di RT 09 Karangnongko. Ketua Panit ...

Lingkungan

Tidak Mau Orangutan Punah, MOFOMOFA Ajak Semua Masyarakat Sayang Orangutan Asli Indonesia

JAKARTA, BERNAS.ID - MOFOMOFA komunitas yang terdiri dari volunteer pecinta Orangutan menggelar kegiatan Sayang Orangutan Festival 2019 berlangsung di Veneu Sarinah Thamrin, Jakarta, Minggu (18/8/2019). Dalam acara Sayang Orangutan Festi ...

DIY

Mafindo Sosialisasikan Stop Hoax di Car Free Day

YOGYA, BERNAS.ID - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melakukan upaya kampanye publik terkait Hoaks kepada masyarakat di ajang Car Free Day Sudirman Jogja, Minggu (18/8/2019). Dalam kesempatan ini, masyarakat diminta untuk mengunduh ...

Politik

HUT RI ke-74, Jokowi: NKRI Jangan Dikorbankan Karena Beda Pilihan Politik

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo berpesan agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dijaga dan jangan sampai dikorbankan. Ia tidak ingin adanya konflik karena perbedaan pilihan politik. “Keutuhan Negara Kesat ...

DIY

PKL Gelar Upacara HUT RI di Malioboro

YOGYA, BERNAS.ID - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima di Kawasan Malioboro mengadakan upacara bendera peringatan detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 di depan gerbang Kantor Gubernu ...

Pariwisata

Warga Sleman Senang Alat Pertahanan Utama TNI Digeser ke JCM

SLEMAN, BERNAS.ID- Ada yang berbeda di halaman Jogja City Mall (JCM), siang ini, Sabtu tangal 17 Agustus 2019. Deretan alat utama sistem pertahanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tampak dipajang di jalan masuk utama mall dalam rangka memp ...

DIY

Unik, Seluruh Petugas dan Peserta Upacara Bernama Agus

JOGJA, BERNAS.ID- Upacara 17 Agustus 2019 di halaman Museum TNI AD Dharma Wiratama Yogyakarta kali ini sungguh unik. Istimewanya, para peserta dan petugasnya bernama Agus semua. Agus Raka, Ketua Komunitas Agus Bumi Indonesia mengatakan b ...

Politik

Bocoran dari Seorang Sahabat, Kaltim Jadi Ibu Kota RI yang Baru

JAKARTA, BERNAS.ID - Seorang sahabat yang berprofesi sebagai konsultan lingkungan hidup mendadak diperintahkan untuk ‘terbang’ ke Kalimantan Timur. Awalnya dia tidak tahu untuk kepentingan apa diperintahkan datang ke salah satu ...

Hukum dan Kriminal

Gara-gara Kasus Suap Impor Bawang Putih, Pejabat Kementan Dicopot

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Pertanian (Kementan) mencopot sejumlah pejabat di Ditjen Holtikultra yang diduga terkait kasus suap impor bawang putih. Pencopotan para pejabat itu bagian dari langkah mitigasi risiko. Kementan membantah ...

Ekonomi

Bekraf Siapkan Pelaku Startup Pemula agar Berdaya Saing dan Inovatif

SLEMAN, BERNAS.ID- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan Bekraf for Pre-Startup (BEKUP) 2019 di Convention Hall Fisipol, UGM, 16-17 Agustus 2019. Kegiatan ini diikuti sekitar 110 peserta dari penjaringan. Program BEKUP 2019 mer ...

Ekonomi

Wakil Walikota Minta Warga Jogja Manfaatkan Bulan Bebas Denda Tunggakan PBB

YOGYA, BERNAS.ID- Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi meminta wajib pajak yang masih memiliki tunggakan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk memanfaatkan program Bulan Bebas Denda yang hanya berlaku selama Agustus 2019. &l ...

Lifestyle

Ribuan Motor Antik Siap Kumpul di Djogjantique Day 2019

YOGYA, BERNAS.ID- Komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI) Yogyakarta kembali menghadirkan event nasional bertajuk Djogjantique Day 2019. Ajang ini  akan berlangsung di Stadion Mandala Krida Yogyakarta pada 23-25 Agustus mendatang ...

Kesehatan

Fasilitas Olah Terbatas, Limbah Medis yang Menumpuk Ancam Kesehatan Masyarakat

SLEMAN, BERNAS.ID- Kuliah perdana Prodi Magister Ilmu Kemasyarakatan (IKM), FK-KMK UGM mengajak mahasiswa untuk membahas kebijakan pengolahan limbah medis dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan masyarakat seperti puskesmas dan klinik. Par ...

Politik

Pancasila Sudah Tegas dan Final, Jangan Keseringan Dibahas Lagi

SLEMAN, BERNAS.ID - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meminta Pancasila tidak dijadikan tujuan, melainkan sebuah dasar yang perlu dipahami dan dihayati. Menurutnya, Pancasila sudah sangat tegas, tapi masih saja ada menafsirkannya berbeda s ...

DIY

Naik KA Prameks dan Batara Kresna Gratis saat HUT RI

YOGYA, BERNAS.ID - PT KAI siap menggratiskan tiket untuk sejumlah kereta lokal dan perintis selama satu hari bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus. Di Daerah Operasi 6 Yogyakarta ada dua kereta yang digratiskan, yakni ...

Politik

Pesan dari Buya Syafii untuk Jokowi: Cari Menteri yang Petarung

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertamu ke kediaman tokoh nasional, Syafii Maarif di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (15/8/2019) pagi. Dalam kesempatan itu, Buya Syafii menitipkan pesan ke JK untuk disampai ...

Pendidikan

JK Ingin Pembahasan Pancasila Tidak Dipersulit Agar Mudah Dipahami

SLEMAN, BERNAS.ID- UGM melalui Pusat Studi Pancasila kembali mengadakan Kongres Pancasila XI bertajuk "Aktualisasi Pancasila dalam Merajut Kembali Persatuan Bangsa" di Balai Senat, Kamis 15 Agustus 2019. Dalam Kongres Pancasila ...

Pendidikan

Menkominfo Gelorakan Perlawanan Terhadap Hoaks

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menggelorakan perlawanan terhadap hoaks (berita palsu) kepada masyarakat Indonesia karena berbahaya. Ia mencontohkan, Polsek di Madura yang dibakar massa gara-gara ...

DIY

BMKG Yogyakarta Sosialisasi Agroklimat untuk Ketahanan Pangan

JOGJA, BERNAS.ID- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengadakan sosialisasi Agroklimat kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kabupaten Kulonprogo dengan total pe ...

Olahraga

Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional, Kodim 0912/Kutai Barat Gelar Lomba Panahan Sumpit

KUTAI BARAT, BERNAS.ID - Kian memudarnya olahraga panahan sumpit di masyarakat menjadi perhatian tersendiri bagi Kodim 0912/ Kutai Barat. Guna melestarikan kembali budaya asli Kalimantan ini dan dalam rangka memperingati HUT RI ke 74, Kodim ...

Hukum dan Kriminal

Kemampuan Jenderal Polisi Bintang 2 Ini Dibutuhkan Pimpin KPK

JAKARTA,BERNAS.ID - Wakil Kepala Badan Reaerse dan kriminal Mabes Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Antam Novambar menjadi salah satu perwira aktif Polri yang sejauh ini lolos tahapan seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pember ...

Pendidikan

Di UPN, Menhan Ingin Ada Kurikulum Pancasila

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa sudah menjadi tugas kita bersama untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa, terutama kalangan mahasiswa. Untuk itu, ia member ...

Budaya

Film "Bumi Manusia" Banyak Dikritik, Hanung Bramantyo Cuek Bebek

SLEMAN, BERNAS.ID - Hanung Bramantyo, sutradara film "Bumi Manusia" mengakui, sejak pemutaran perdana film "Bumi Manusia" di Surabaya, Jumat (9/8/2019) lalu, banyak kritik ditujukan kepadanya. Namun ia merasa cuek, karen ...

Politik

Demokrat Merapat Ke Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf ?

JAKARTA,BERNAS.ID - Partai Demokrat membuka diri masuk dalam Kabinet Kerja jilid II yang akan segera dibentuk Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan, setelah dilakukan pembicara ...

Politik

Waketum Gerindra Sebut Penumpang Gelap Isapan Jempol

JAKARTA,BERNAS.ID - Kabar adanya penumpang gelap di kubu Prabowo kembali dibantah. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyatakan, tidak ada penumpang gelap yang selama ini berkembang. "Nggak ada, wong merek ...

DIY

Legislator PKB: Petani di Sleman Barat Sering Tidak Panen, Menderita

SLEMAN, BERNAS.ID- Wawan Prasetya, legislator dari PKB yang dilantik hari ini, Senin (12/8) di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman mengatakan petani di Sleman sering tidak bisa panen, khususnya di daerah Sleman barat karena serangan hama ti ...

Politik

Pembentukan Fraksi Jadi Agenda Awal DPRD Kota Jogja Usai Dilantik

YOGYA, BERNAS.ID - Sebanyak 40 Caleg Terpilih DPRD Kota Yogyakarta dilantik dalam rapat paripurna pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kota Yogyakarta masa jabatan tahun 2019-2024, Senin (12/8/2019). Para anggota dewan yang baru menjadikan ...

Hukum dan Kriminal

Ibu Beranak 1 Raup Rp22 Juta dengan Modal Screenshot Transfer Palsu

SLEMAN, BERNAS.ID- Ibu beranak satu berinisial KH (23), warga Tegal Jawa Tengah harus berurusan dengan berwajib karena melakukan penipuan secara online melalui aplikasi Line terkait pembelian barang alat-alat rumah tangga, kosmetik, atau sp ...

Hukum dan Kriminal

Ngaku-ngaku Pemilik Galeri Batik Ternama, Warga Kalasan Tipu Korbannya Ratusan Juta

SLEMAN, BERNAS.ID- Seorang pria berinisial DH (41), warga Kalasan, Sleman, harus berurusan dengan hukum setelah melakukan penipuan melalui aplikasi chatting WhatsApp dengan mengaku sebagai pemilik usaha batik Hamzah Batik dengan total kerug ...

Pendidikan

Mahasiswa KKN UGM Hilang di Sungai Rungan Kalteng

JOGJA, BERNAS.ID- Humas Protokol Universitas Gadjah Mada (UGM) mengabarkan adanya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gajah Mada (UGM) yang hanyut di Teluk Pulau Kaja atau Pelabuhan Sei Gohong, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Mi ...

Budaya

Joko Anwar Angkat Superhero Lokal Gundala ke Kancah Internasional

SLEMAN, BERNAS.ID - Film terbaru karya sutradara Joko Anwar,Gundala siap tayang pada 29 Agustus 2019 mendatang. Meskipun baru akan ditayangkan pada akhir bulan ini, film yang diangkat dari cerita karakter pahlawan super Indonesia gubahan ...

DIY

KAI ESPORT EXHIBITION Goes to Jogja 2019 Dibuka di JEC

BANTUL, BERNAS.ID - Gelaran KAI ESPORT EXHIBITION Goes to Jogja resmi dibuka pada Sabtu (10/8/2019) di Jogja Expo Center (JEC). Gelaran yang menjadi gelaran esport pertama yang diselenggarakan PT KAI ini merupakan perwujudan nyata o ...

Ekonomi

Ignite The Nation, Mesin Lokomotif Penciptaan Kreator Lokal dengan Karya Inovatif

SLEMAN, BERNAS.ID- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ignite The Nation, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di GRHA Saba Pramana, Sabtu 10 Agustus 2019. Ignite ...

Lifestyle

Game Online Bisa Memberikan Hidup yang Lebih Menjanjikan bagi Milenial

SLEMAN, BERNAS.ID- Dulu bermain game identik dengan hal negatif bagi anak-anak karena membuat malas belajar. Kini, hal itu sudah berbalik 180 derajad karena semakin diapresiasinya para pemain setelah menorehkan prestasi di turnamen e-sport ...

Politik

Waspada Poros Baru, Rusak Poros Teuku Umar-Kertanegara

JAKARTA,BERNAS.ID - Berkembang wacana terbentuknya poros Kartanegara (kediaman Prabowo Subianto) dan Teuku Umar (kediaman Megawati), pasca pertemuan Prabowo dan Megawati. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyatakan,&n ...

Politik

Ada Nama Risma, Ini Daftar Pengurus DPP PDIP 2019-2024

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan melantik pengurus DPP PDIP Periode 2019-2024. Struktur pengurus tetap berjumlah 27 posisi. Pelantikan dilakukan di Grand Inna Bali Beach ...

Budaya

Ustadz Yusuf Mansur, Khatib Pada Sholat Idul Adha Di Masjid Istiqlal

JAKARTA,BERNAS.ID - Pemerintah resmi menetapkan perayaan Idul Adha jatuh pada Minggu (11/8/2019). Pada sholat Idul Adha yang digelar di Masjid Istiqlal, Ustadz Yusuf Mansur dijadwalkan menjadi khatib pada salat Idul Adha 1440 H ...