Maskapai Indonesia Bisa Terbang Lagi ke Amerika Serikat


19 September 2016

Ilustrasi (Sumber foto: whatafter12th[dot]wordpress[dot]com)

HarianBernas.com - Dalam dua bulan terakhir ini dunia aviasi penerbangan di Indonesia seperti mendapat hadiah lebih tepatnya anugrah pencapaian yang puncak (Ultimate). Yakni anugrah pertama adalah sudah dicapainya peringkat level keselamatan (safety) penerbangan seluruh maskapai di Indonesia mencapai Rangking I yang diputuskan FAA (Faderal Administration Aviation) di Amerika serikat.

Itu sudah memenuhi level keselamatan paling puncak oleh badan keselamatan penerbangan di bawah PBB, yakni memenuhi standar dari ICAO (International Civil Aviation  Organization), sebuah badan yang mempunyai otoritas mengawasi level keselamatan penerbangan seluruh dunia.

Sebelumnya berita gembira di release awal bulan agustus 2016 lalu oleh  Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub Mohammad Alwi mengatakan, hasil audit FAA menyatakan bahwa Indonesia lulus standar keselamatan dan keamanan dengan kategori 1.

"FAA sudah melakukan audit persyaratan. Audit pertama ada tujuh persyaratan, yang dilakukan sejak lima bulan lalu. Audit kedua dilaku­kan lebih kurang dua bulan yang lalu," ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (5/8/16) lalu. Menurut dia, semua aspek persyaratan telah dipenuhi oleh Indonesia. Salah satu aspek persyaratannya adalah sumber daya manusia.

Dirinya berharap pada bulan Agustus 2016 ini sudah ada laporan resmi FAA terkait dibolehkannya maskapai Indonesia menerbangkan pesawat ke Amerika Serikat.
Dan kini di penhujung bulan agustus 2016 ini, telah resmi Indonesia mendpatkan rangking I dari FAA USA, usaha yang tidak kenal lelah  dimulai sejak tahun 2007, usaha selama 9 tahu embuahkan hasil .Pencapaian rangkin I FAA telah banyak di publish dalam running text teve teve stasiun tersohor tanah air.

Sementara kondisi up date untuk maskapai dari Indonesia yang layak terbang ke USA, melihat fakta sekarang rasanya i hanya Garuda Indonesia yang feasible terbang ke Amerika Serikat. Baik itu dari sisi armada wide body yang dimiliki Garuda Indonesia, level keselamatan Garuda yang telah mengantongi sertifikat keselamatan IOSA – International Safety Audit.

Selain itu, dengan masuknya Garuda Indonesia sebagai anggota Skyteam, dapat memberikan keun­tungan bagi maskapai plat merah itu. "Garuda sudah level dunia, sudah Skyteam. Levelnya sama nggak masalah dari sisi kulaitas layanan sudah setaraf dengan kompetitor nya ke USA, antara lain yang ketat seperti Singapore Airline, Eva Air, Japan Airline, Cathay Pacific maupun Delta Airline sendiri. Walau sesama anggota Skyteam, tetap saja ada kompetisi antar maskapai.

Di lain sisi selain Garuda, yang mempunyai armada besar Lion Air yang berkonsep Low cost Carrier, penerbangan di Amerika masih sulit bagi maskapai berbiaya murah (low cost carrier/LCC). Bila maskapai LCC berniat terbang ke Amerika, harus siap menerima risiko pembengkakan biaya operasional. Memang semua maskapai Indonesia sudah berhak terbang ke USA, namun pertanyaan kita, apakah semua maskapai siap menghadapi persaingan kelas maskapai dunia yang super kompetitif saat ini? 

Memang saat ini harga avtur turun sekitar 50% dari keadaan harga avtur tahn tahun sebelumnya menjadi di kisaran usd 44 per barrel sebelumnya bisa mencapai 90 USD. Namun dengan total  flying hours terbang ke USA, dari Jakarta memerlukan terbang ke Los Angeles saja perlu sekitar 23 jam dengan 1 kali transit. Maka pilihan tinggal mau lewat transit point di Honolulu atau Tokyo sebelum lanjut ke USA.

Kalau kita bedah selain Garuda Indonesia yang mempunyai aircraft memadai yakkni Boeing 777 atau Airbus A330, maka dibawahnya ada Lion air, dengan aircraft Boeing B744 yang relatif sudah memasuki aging aircfrat serta hanya punya 1 Airbus 330, jumlah yang kurang memadai untuk stok armada wide body.

Lion air memang mempunyai pengalaman terbang 9 jam dari Jakarta ke Jeddah, namun penerbangan Lion air khusus melayani jamaah umrah, dimana sgmen Umrah relatif homogen market dan tidak banyak menuntut, lagi pula market terbesar Lion ke Saudia jeddah adalah jamaah umrah yang berhemat biaya. Jadi opsi Lion untuk terbang ke USA rasanya masih lama dan harus banyak belajar dulu dari seniornya, Garuda Indonesia.

Mari kita telaah jika kesempatan terbang diambil oleh Garuda Indonesia. Garuda lama telah menjelajahi penerbangan ke USA melalui pintu amerika sebelah barat west coast, masuk bandara di kota Los Angeles, kota lain tidak pernah. Rute Garuda Indonesia terbang ke USA kala tahun 1980 adalah melalui kota kota, Jakarta  ke Biak, lalu ke Honolulu Hawaii baru masuk ke Los Angeles.

Kala itu Garuda pernah memakai aircraft Boeing B744, Mc Donald Douglas MD11 – pemutakhiran dari DC 10 (pernah dipakai juga). Teknologi pesawat era tahun 1970 -1980 yan masih boros bahan bakar, maka tak heran penerbangan kala itu banyak dilakukan transit, Garuda transit di kota Biak lalu Honolulu, hanya untuk melakukan refuelling – isi bahan bakar ulang, dengan transit di kota yang minim dengan tambahan penumpang, maka penerbangan Garuda Indonesia ke USA era 1980 –sd 1990 rugi besar, karena operating cost yang tinggi dan isiian penumpang yang rendah serta harga yang murah juga. 

Banyak isian pejabat era Orba kala itu. Bagaimana dengan kondisi saat ini, bila Garuda berminat terbang ke USA era mutakhir ini? Dengan equipment aircraft Boeing 777 dan airbus AB 330/200, sebenarnya Garuda dari sisi aircfrat yang dipakai cukup memadai untuk berkompetisi, semua wide body yang dipakai Garuda Indonesia adalah armada yang cukup canggih dipakai semua maskapai klas dunia.

Lalu bila kita tinjau dari sisi aspek komersial, apakah maskapai Indonesia (Garuda Indonesia) sudah siapa bertarung dengan maskapai maskapai kelas dunia rute ke USA. Opsi rute yang paling ekonomis diterbangi oleh Garuda adalah dengan melewati rute north hemisphere yakni melalui Jakarta ke Tokyo lalu masuk Los angeles USA. Traffic penumpang rute Jakarta tokyo, banyak demand , lalu tokyo ke usa juga penumpang yang diharapkan cukup banyak bila bisa diangkut.

Cuma masalahnya apakah sektor Tokyo ke USA, ada 5fth freedom traffic right, hak angkut bagi maskapai Indonesia untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, ini yang perlu diperjuangkan oleh regulator penerbangan Indonesia. Mengingat hak angkut penumpang, traffic right adalah domain nya G to G yakni DGCA Directorate Generale Civi Aviation, dalam hal ini negara Indonesia harus mellobby DGCA Jepang dan amerika serikat.

Menginat sektor Tokyo ke USA pergi pulang adalah sektor gemuk, pertanyaan saya akan bakal alot bagi DGCA Indonesia meminta traffic right secara resiprokal , namun ini harus diperjuangkan. Asumsi saya, bila via Jakarta, ke Honolulu ke Los angeles, bakal berat dari sisi aspek komersial, alias saya pesimis untuk sektor Honolulu ke Los angeles, bakal bisa mengisi untuk menaikkan tambahan penumpang, itupun kalau kita punya hak traffic right, karena Honolulu ke Los Angeles, adalah sama saja melakukan praktek cabotage yang dilarang secara aturan penerbangan internasional.

Belum lagi bila kita cermati dari traffic ke USA dari Bandara Soekarno Hatta, saya melihat kita sudah dicuri startnya oleh maskapai kelas dunia, minimal oleh 3 maskapai Singapore Airline, Chathay Pacific Hongkong dan Eva air taiwan. Mereka terbang dari Sukarno Hatta, bisa melakukan  “merusak tarif pasar” (predatory tariff) untuk sektor sektor pendek mereka semisal Jakarta ke Singapore, Jakarta Hongkong dan Jakarta Taipeh dilakukan banting harga atau harga promo, dan baru dari Hongkong, Taipe mereka baru melakukan penjualan tarif di harga moderate.

Bila dilakukan harga direct jakarta ke USA mereka SQ, Cathay dan Eva air akan dengan mudah melakukan hiden calculation dengan menggabungkan komponen komponen harga secara total menjadi murah tiketnya –through fare. Inilah tantangan berat bagi Garuda Indonesia dalam merancanf pricing policy-nya kelak bila terbang ke USA, persaingan sekrang bukan di equipment jenis pesawa. 

Karena semua maskapai kelas dunia sudah sama modernnya mengunakan jenis pesawatnya. Kuncinya sekarang harus jeli membuat strategi pricing policy dan strategi marketing di lapangan kelak bila Garuda Indonesia ingin tetap terbang lagi ke USA. Namun dari sisi lain bila kita bedah  penerbangan ke USA oleh maskapai dari Indonesia bisa memberikan dampak yang baik bagi dunia pariwisata Indonesia dan bisnis komoditi eksport indonesia ke USA.

Mengingat selama ini wisatawan dari USA ke Indonesia mempunyai lenght ofstay (LOS) yang paling panjangselain Eropa, wisatawan USA rata rata mempunya LOS diatas rata rata 3 hari dan belanja usd dollar yang paling banyak juga. Belum lagi dari sektor komoditi eksport ke USA, akan menggairahkan eksport garmen, marine produk dan handy craft Indonesia. Maka penerbangan re-opening kelak semua stake holder NKRI harus mendukung maskapai dari Indonesia. 

Siapapun yang terbang ke USA, karena faktor persaingan antar maskapai dunia juga kadang penuh tricky, tidak polos menganut bisnis yang fair. Setahu kami Eva Air sangat di support holding kompeninya yakni Ever Green, artinya semua harus all out membantu maskapai Indonesia mewujudkan terbang ke USA. Atau bila dibiarkan sendiri ke USA, maka sejarah akan terulang.

Maskapai Indonesia akan mati suri sebelum berkembang atau berdarah-darah bila bila terbang ke USA. Atau malah approval bisa masuk terbang ke USA untuk maskapai indonesia, hanya menjadi cerita sebelum tidur malam, semoga tidak, dan kita siap terbang ke Amerika Serikat.  Sekali lagi selamat mendapat Rangking I FAA semoga kita bisa memaksimalkan peluang ini.

 

Arista Atmadjati, SE. MM 

Dosen dan Wadir Akpar Buana Wisata Yogyakarta Jl. Magelang Km. 8 Yogyakarta | Pakar Bisnis Penerbangan dan Pariwisata


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Budaya

Begini Efek Letusan Merapi dan Bencana Lain yang Sebabkan Peradaban Mataram Kuno Hancur

Bernas.id - Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada abad ke telah meluluhlantakkan peradaban Mataram Kuno, yang dikenal juga dengan Kerajaan Medang. Letusan tersebut, ditambah bencana lain, sangat berpengaruh pada situasi geopolitik saat itu ...

DIY

BPPTKG: Dominasi Erupsi Magma Merapi Pada 21 Mei

Bernas.id- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut material letusan Merapi pada 21 Mei 2018 adalah letusan yang paling didominasi komponen magmatik. Ini jika dibanding material letusan pada 11 Mei ...

Kesehatan

Pegagan, Ginko Bilobanya Indonesia, Efektif Kurangi Penyumbatan Pembuluh Darah

Bernas.id - Pegagan, salah satu tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia, ternyata memiliki manfaat penting untuk kesehatan. Ini diketahui berdasarkan penelitian farmasi dan kedokteran terkini. Hal tersebut disampaikan Dr. Agatha Budi ...

DIY

Sultan: Pemda Selalu Fasilitasi Pengungsi Merapi

Bernas.id -Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan pemerintah daerah akan selalu memfasilitasi warga di sekitar Gunung Merapi yang mengungsi saat terjadi peningkatan aktivitas gunung api tersebut. "Warga yang turun tentu akan difasi ...

DIY

Polemik Bentor, Ini Solusi Dari Wakil Ketua DPRD DIY

Bernas.id - Pelarangan terhadap keberadaan becak motor (bentor) untuk mangkal di Malioboro mulai disosialisasikan sejak 8 Februari 2018. Namun faktanya hingga saat ini masih ada saja bentor di kawasan Malioboro. Surat Edaran Gubernur DIY ...

Pendidikan

Dinas Pendidikan Minta Sekolah Tetap Laksanakan Kegiatan

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta meminta seluruh sekolah dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga SMP negeri maupun swasta di Kota Yogyakarta untuk tetap melaksanakan kegiatan usai penilaian akhir tahun berakhir. "Kami suda ...

DIY

Forum TSLP DIY Dilantik, BPD DIY Beri Bantuan 7 Miliar

Bernas.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2018-2020 di kompleks kantor Gubernur DIY, Kamis (24/5/2018). Sultan men ...

DIY

Dampak Letusan Merapi Kamis Pagi Sebabkan Hujan Abu dan Pasir di Wilayah Ini

Bernas.id - Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 08.58 WIB terkait erupsi Merapi, Kamis 24 Mei 2018. Diinformasik ...

DIY

Merapi Erupsi Lagi Pada Kamis Pagi

Bernas.id- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan telah terjadi letusan di Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/5) pukul 02.56 WIB dengan tinggi k ...

DIY

Residivis Kambuhan Tipu Teman Sendiri Untuk Modal Judi

Bernas.id--Seorang residivis kambuhan melakukan aksi pengelapan dan penipuan terhadap temannya sendiri. Sepeda motor milik temannya dipinjam lalu digadaikan untuk modal main judi online. Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto meng ...

DIY

BPPTKG: Belum Ada Erupsi Magmatik Merapi

Bernas.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan hingga saat ini belum menemukan indikasi erupsi magmatik dari rangkaian erupsi Gunung Merapi beberapa hati ini. "Letusan ma ...

DIY

BPBD DIY Kirim Bantuan Tambahan ke Posko Pakem

Bernas.id - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menambah bantuan berupa sembako dan family kit untuk posko pengungsian utama di Pakem, Sleman. Bantuan tambahan ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila war ...

DIY

Balai Taman Nasional Tutup Lima Objek Wisata Sekitar Gunung Merapi

Bernas.id – Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) kembali mengeluarkan surat edaran resminya yang dikeluarkan pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2018 terkait penutupan penutupan sejumlah obyek wisata di Kawasan Taman Nasional Gunung M ...

DIY

Erupsi Rabu Pagi, BPPTKG Sebut Ada Aktvitas Gempa Vulkanik dan Tremor di dalam Merapi

Bernas.id – Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 10.22 WIB pada hari Rabu, 23 Mei 2018. Dalam rilis tersebu ...

DIY

Puluhan Warga Masih Mengungsi Pasca Erupsi Freatik Dini Hari

Bernas.id--Merapi kembali mengalami erupsi freatik,  yang terjadi Rabu pukul 03.31 WIB (23/5/2018). Ini mengakibatkan sebagian warga lereng Merapi berinisiatif mengungsi. Sekitar 55 warga terdiri dari usia rentan kini masih menempati t ...

Pendidikan

Prof Noorhaidi Beberkan Doktrin Sentral Kaum Jihadis di UNU Yogyakarta

Bernas.id - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar ilmiah “Menyorot Teror Lanjutan Pasca Bom Surabaya”. Prof Noorhaidi Hasan dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga turut diund ...

Budaya

Kepompong Besi, Hasil Pencarian Jati Diri Pelukis Afganishtan Amin Taasha

Bernas.id - Iron Cocoon, atau Kepompong Besi, itulah judul pameran seni lukis yang digelar oleh Amin Taasha, seorang mahasiswa ISI Jogja yang berasal dari Afganishtan. Pameran yang diadakan di Gallery Fadjar Sidik ISI Jogja ini tergolong un ...

DIY

Status Merapi Naik, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat di daerah setempat tetap tenang meski status Gunung Merapi telah dinaikkan dari normal menjadi waspada. "Tapi kan (aktivitas) lavanya te ...

DIY

Status Waspada Merapi Bisa Meningkat Karena Parameter Ini

Bernas.id- Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Merapi menjadi Waspada sejak semalam karena meningkatnya aktivitas kegempaan dalam Gunung Merapi. Kepala Seksi Gunung Merapi B ...

DIY

Erupsi Merapi Dini Hari Tadi Masih Dikategorikan Freatik

Bernas.id - Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan keputusan menaikkan status Gunung Merapi dari Normal menjadi Waspada muncul usai ada erupsi freatik pada Senin sore yang diikuti oleh gempa vulkano-tektonik dan gempa tremor. Ia memastikan, ...

DIY

Naik ke Status Waspada, Merapi Erupsi Selasa Dini Hari

Bernas.id - Gunung Merapi mengeluarkan erupsi pertama usai statusnya naik dari Normal menjadi Waspada. Erupsi tersebut terjadi pada pukul 01.47 WIB, Selasa dini hari, 22 Mei 2018.  Erupsi itu berlangsung 3 menit dengan amplitudo mak ...

Pariwisata

Bangun Pariwisata DIY Perlu Kerjasama Stakeholder

Bernas.id--Pembangunan bidang pariwisata di DIY tidak cukup hanya dilakukan oleh Dinas Pariwisata, namun perlu ada kerjasama yang sinergis semua stakeholder. Hal ini penting dilakukan agar bidang pariwisata benar-benar mampu menjadi penopan ...

Ekonomi

Buka Puasa Bersama, Forum Perbankan BMPD Jalin Keakraban dengan Para Wartawan

Bernas.id - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkatkan jalinan silahturahmi dengan para wartawan dari berbagai media massa dalam acara buka bersama. Selain itu, juga dilakukan pengenalan kiprah BM ...

Pendidikan

Joki Ujian Masuk PTN Jogja Tertangkap Basah

Bernas.id--Polsek Bulaksumur, Depok, Sleman berhasil menangkap joki ujian Tes Potensi Akademik (TPA) Pascasarjana di sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY. Pelaku tertangkap basah karena identitasnya tidak sesuai dengan aslinya. Ka ...

Ekonomi

Bulan Ramadan dan Jelang Lebaran, Instansi Pemerintah DIY Jaga Stabilitas Stok Pangan

Bernas.id - Perum BULOG menyelenggarakan pasar murah dalam rangka HUT BULOG ke-51. Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian dari BUMN yang peduli dengan masyarakat dan lingkungan khususnya Kecamatan Gondokusuman, Kotabaru, Perum Bulog Dr ...

Pendidikan

Perguruan Tinggi Dituntut Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Ali Ghufron Mukti, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti dalam Dies Natalis UNY menyebut bahwa perubahan di era revolusi industri 4.0 ditandai dengan berbagai hal yang s ...

DIY

Kemenkominfo Sudah Blokir 3.000 Akun Provokatif

Bernas.id--Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kini sedang menggodok regulasi untuk menindak perusahaan media sosial yang melakukan pembiaran terhadap penyebaran hoaks. Langkah ini sejalan dengan upaya menangkal radikalism ...

Ekonomi

BULOG DIY Pastikan Stok Beras Sangat Cukup dan Aman untuk Bulan Puasa dan Lebaran

Bernas.id- Dalam rangkaian HUT Perum BULOG ke-51, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diselenggarakan pasar murah di 5 kabupaten/kota sebanyak 1000 paket sembako murah, Kotabaru, Perum Bu ...

Ekonomi

Ramadan, Tempat Ibadah Gratis Sambung Listrik

Bernas.id--Menyambut bulan Ramadan, PLN memberikan Promo Gemerlap Lebaran 2018, berupa diskon Biaya Penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50% dengan maksimum potongan Rp10 juta. Bahkan khusus tempat ibadah, potongan yang diberikan s ...

DIY

Gunung Merapi Alami Erupsi Lagi

Bernas.id -Gunung Merapi mengalami erupsi freatik lagi pada Senin (21/5/2018) dini hari. Erupsi freatik tersebut lebih kecil dibanding erupsi freatik yang terjadi pada Jumat (11/5/2018). Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliuran ...

DIY

Dengan Semangat Kebangkitan Nasional, Sukamta Ajak Berantas Terorisme

Bernas.id - Anggota Komisi I DPR RI Dr Sukamta menggelar bincang santai dan buka puasa bersama awak media se-DIY dan relawan komunitas digital, beserta para humas PKS se-DIY, Minggu (20/05) bertempat di Bale Timoho Resto Yogyakarta. Sekr ...

Budaya

3 Band Blues Beraksi di Wisdom Park UGM

Bernas.id-- Tiga grup band blues Jogja, yakni 3/4 Keriting, Bolokosonom, dan Semendelic tampil memikat di kawasan Wisdom Park UGM, Minggu (20/5) malam. Ketiganya tampil dalam acara "Bluesukan Ning Kampus" yang digelar oleh Teater ...

DIY

Dua Persimpangan Jogja Bakal Dipasangi "Area Traffic Control System"

Bernas.id - Kota Yogyakarta akan menambah dua fasilitas "area traffic control system" yang akan dipasang di lampu lalu lintas. Ini guna membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas. "Kami akan pasang di simpang Jalan Ibu ...

Budaya

Semaraknya Dhammasanti Waisak Kamadhis UGM 2018

Bernas.id - Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) UGM menggelar Dhammasanti Trisuci Waisak 2562 BE /2018, Sabtu (19/5) di kompleks Fakultas Kedokteran. Peringatan tahun ini mengambil tema "Symphony of Dhamma in Diversity". Dire ...

DIY

Jumlah Andong dan Becak di Malioboro Bakal Dibatasi

Bernas.id - Dinas Perhubungan Kota Jogja akan membatasi jumlah andong dan becak yang masuk ke area Malioboro untuk mengurangi kemacetan pasca revitalisasi kawasan itu. Pengurangan jumlah juga disertai dengan perencanaan pembangunan "ce ...

DIY

Semua RW dan SD Negeri Jogja Sudah Miliki Pemadam Api

Bernas.id - Setiap RW di Kota Yogyakarta yang berjumlah 616 RW sudah dibagikan satu alat pemadam api ringan (APAR) yang ditempatkan di lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh warga. Pembagian juga telah dilakukandil seluruh sekolah negeri ...

DIY

Peringati Waisak, Mahasiswa UGM Lepas Ratusan Burung

Bernas.id - Memperingati Trisuci Waisak 2562 Buddhis Era atau 2018 Masehi, Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan ritual pelepasan burung di Hutan Biologi UGM, Sabtu (19/5/2018). Ritual pelepasan satwa ...

Budaya

Uniknya Kisah Cinta Pungdong dalam Teater Tradisional Korea

Bernas.id -- Goryeong Culture Center dan Kedutaan Besar Korea Selatan Indonesia menggelar pertunjukan teater yang unik dan menarik, di Kampus UKDW, Jumat (18/5/2018). Pertunjukan tersebut ditampilkan oleh  Goryeongto, sebuah tim teater ...

DIY

Lebaran, Sisi Barat Malioboro Sudah Bisa untuk Jalan-Jalan

Bernas.id--Cor beton induk di sepanjang sisi barat Malioboro, yang saat ini tengah dipugar, sudah selesai dikerjakan. Bahkan, di beberapa lokasi, lantai beton sudah dilapisi teraso. Dengan demikian, pada libur Lebaran nanti, wisatawan yang ...

Pendidikan

Advisor Kantor Staf Presiden RI Sebut Data Digital Menjadi Komoditi Baru

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

2500 Pemilih Pemula Jogja Belum Punya E KTP

Bernas.id- Saat ini ada 1,7% warga Kota Jogja yang belum melakukan perekaman E KTP. Separuh dari persentase itu merupakan pemula yang harus "dijemput bola" proses perekamannya demi mempersiapkan Pemilu. Kepala Dinas Kependuduka ...

Pendidikan

Penulis Diaz Radityo, Kita Tidak Mungkin Menulis Tanpa Membaca

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

Kemenag DIY Dorong Disahkannya Perda ini Untuk Tangkal Terorisme

Bernas.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY mendorong Rancangan Peraturan Daerah tentang Ketahanan Keluarga segera disahkan. Ini penting guna mencegah penanaman paham radikalisme di lingkungan keluarga. "Kami bersyukur dalam wa ...

DIY

Quick Truck Hadir untuk Tingkatkan Produktivitas dan Lebih Efisien

Bernas.id - Sering terkendala dengan alat angkut sawit atau hasil panen pertanian? Solusi terkini disediakan oleh CV Karya Hidup Sentosa. Perusahaan nasional yang berkantor pusat di Yogyakarta ini memroduksi alat transportasi panen sawit be ...

Budaya

Rengkuh Kembali Masa Era Kolonial Belanda dari Papan Iklan Enamel,s di Bentara Budaya Yogyakarta

Bernas.id - Bentara Budaya mengadakan Enamel’s Exhibition Indie, sebuah pameran yang mengangkat ragam iklan era zaman Kolonial Belanda. Papan-papan iklan era Kolonial Belanda memiliki ciri-ciri dan corak yang khas, khususnya penggunaa ...

DIY

Bagaimana Kondisi Stok Darah PMI DIY Selama Ramadan?

Bernas.id -- Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menjamin stok darah di lima kabupaten/kotandi DIY selama Bulan Ramadan tahun ini aman. "Penurunan stok darah biasanya terjadi saat bulan puasa, minggu k ...

Budaya

Hidangan Kuliner Berbuka Khas Ramadhan dari 8 Negara

Bernas.id - Setiap negara pasti punya hidangan kuliner khas Ramadhan yang biasa dinikmati untuk berbuka puasa. Makanan tersebut sudah ada sejak lama sehingga menjadi menu wajib untuk berbuka.  Simak makanan khas buka puasa dari berb ...

DIY

KPU Kota Jogja Pastikan Seluruh Data Pemilih Terverifikasi

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta memastikan seluruh data pemilih yang masuk dalam daftar pencocokan dan penelitian sudah menjalani proses verifikasi di lapangan oleh panitia pemutakhiran daftar pemilih "Seluruh data ...

DIY

Pasokan Listrik DIY Surplus Selama Ramadan

Bernas.id - PLN Area Yogyakarta memastikan saat ini pasokan listrik DIY masih terhitung suplus. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya gangguan listrik selama bulan Ramadan. Terlebih PLN juga menyiagakan penjaga keanda ...

Pendidikan

Calon Siswa SD Jogja Peroleh Keuntungan Usia

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Jogja akan memberikan keuntungan dari aspek usia kepada calon siswa SD yang penduduk setempat ketika pendaftaran peserta didik baru dibandingkan dengan calon siswa dari luar kota itu. "Prioritas pen ...