Shibori, Ikat Celup Jepang yang Tetap Diminati Sepanjang Masa


25 Oktober 2016

Hasil kain teknik shibori. Foto: ydecor-contributorz[dot]tumblr[dot]com

HarianBernas.com – Jika Indonesia mempunyai ikat celup yang dikenal dengan nama jumputan atau tie  dye maka di Jepang juga mempunyai ikatan  celup yang berumur ratusan tahun dengan nama shibori. Dengan melewati berbagai zaman, shibori dapat beradaptasi sehingga bisa bertahan hingga saat ini.

Konon kabarnya, shibori telah ada sejak 1300 tahun yang lalu. Dahulu pemakaian teknik shibori hanya untuk kain sutera saja. Namun saat ini teknik shibori telah diperuntukan juga untuk kain katun yang ternyata mempunyai penggemar yang tak sedikit.

Berdasarkan penuturan Yoshioka Kenji, pengrajin shibori yang berasal dari Kyoto, pemakaian kain katun dalam shibori sejak 400 tahun yang lalu atau jika di dalam periode sejarah Jepang ialah masa Edo.

Baca juga Menyulap Kain Perca Menjadi Hasil Karya dengan Omzet Memukau

Sepanjang perkembangan sejarah jepang, pemakaian teknik shibori ini memang diperuntukkan untuk kain tradisional Jepang yakni kimono. Sampai saat in pengrajin shibori pun masih banyak yang melakukannya untuk membuat kain kimono. Untuk bisa membuat kimono, para pengrajin shibori membutuhkan beberapa bulan lamanya hingga tahunan hanya untuk membuat 1 kain saja.

Di dalam sebuah kain kimono, Yoshioka Kenji mengatakan jika terdapat berbagai macam teknik shibori, bahkan pria yang menekuni kerajinan shibori lebih dari 50 tahun ini menjelaskan jika teknik celup yang satu ini, telah terdapat 50 teknik celup Jepang yang berbeda. Tetapi saat ini hanya dipakai sekitar 30 teknik saja. Hal ini bukan dikarenakan terlalu sulit tetapi  memang sudah tak diketahui lagi bagaimana cara membuatnya.

Teknik shobori yang paling sulit dilakukan ialah honhitta, teknik ini merupakan teknik yang membuat kain terkesan mewah. Bahkan menurut Kenji, sebuah kimono dengan memakai teknik honhitta memerlukan waktu hingga 3 tahun untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, kimono dengan teknik ini biasanya sangatlah mahal harganya.

Baca juga Limbah Kain, Hasilkan Karya yang Istimewa dan Bernilai Tinggi

Honhitta disebut juga kanoko yang mengandung makna rusa memang telah dianggap sebagai pembawa pesan para dewa. Maka dari itu,  Anda memakai kimono honhitta maka dipercaya jika kimomo tersebut akan membawa kebahagiaan bagi yang memakainya.

Sebenarnya teknik shibori ini bukan hanya mengikat saja, ada juga beberapa teknik lainnya yakni menekan, menjahit, menjepit serta melipat yang dapat menghasilkan pola yang berbeda-beda. “Terdapat alat yang bernama shibori-dai terbuat dari beragam bentuk, ada juga penjepit. Alat ini sering kami buat sendiri atau memang harus pergi ke tukang kayu.” Ucap Kenji.

Proses dari awal mulanya sehingga menjadi kain berteknik shibori memang dibuat  dengan menggunakan tangan.  Durasi pembuatannya pun bermacam-macam sangat bergantung pada jenis karya yang diinginkan, dimulai dari hitungan hari sampai dengan hitungan tahun.

Walaupun shibori saat ini mulai kekurangan peminat, tetapi para pengrajinnya tetap bekerja untuk menghasilkan suatu karya yang menarik seperti kanji shibori yang terdiri dari kanji benang dan erat yakni menandakan sebuah harapan untuk mempererat hubungan keluarga ataupun kelancaran keturunan. Sehingga melalui karya ini, diharapkan jika shibori selalu lestari dari masa ke masa.

Baca juga Motif Kain Tenun Terancam Punah, Ini Penyebabnya

Adanya upaya pelestarian kerajinan shibori

Memiliki nasib yang hampir sama dengan berbagai kerajinan dan kesenian tradisional di berbagai negara. Kerajinan shibori pun bisa dibilang sedang mengalami masa sekarat dan seperti terlupakan. Bahkan pengrajjn shibori telah mengalami penyusutan karena tak mempunyai lagi penerusnya.

Tetapi masih ada beberapa sentra indusri kerajinan yang berusaha untuk dapat melestarikan kerajinan yang satu ini. Dari Kyoto, keluarga Yoshioka memang selalu menekankan untuk mengenalkan shibori kepada masyarakat Jepang serta dunia melalui Kyoto Shibori Museum sekitar 15 tahun yang lalu. 

Berdasarkan penuturan Kenji, keluarga Yoshioka telah menggeluti shibori selama lebih dari 75 tahun dalam membuat kimono berteknik shibori.

Pada awalnya keluarga Yoshioka mempunyai toko tetapi mereka pun berpikir jika dengan cara ini maka shibori tak berkembang  sehingga akhirnya berdiri museum. Kyoto Shibori Museum telah memperlihatkan berbagai teknik shibori dan telah dirawat dengan baik oleh keluarga ini secara turun temurun.

Baca juga Kain Lukis Asal Solo Sudah Mulai Diekspor ke Singapura, AS, dan Kanada

Pada saat ini, Yoshioka Kenji bersama dengan sang anak yang bernama Yoshioka Nobumasa yang merawat museum tersebut. Sebagian besar isi museum yang letaknya sangat dekat dengan Kastil Nijo (Kastil yang pernah didiami oleh Tokugawa Ieyasu, yakni Shogun di masa Edo di tahun 1868) adalah kimono. Bahkan dalam kastil ini terdapat kimono terbesar dan terpanjang yang pernah dibuat dengan memakai berbagai teknik shibori.

 Di samping itu, cara lain untuk bisa mencegah kepunahan kerajinan shibori ialah memakai museum sebagai tempat workshop untuk anak Sekolah Dasar (SD) supaya bisa menjaga agar setiap generasi mau mengenal kerajinan ini. Selain itu, museum sering sekali membuka pelatihan teknik tie dye kepada masyarakat luas.

Keluarga Yoshioka berpendapat jika kerajinan teknik shibori harus dikenal oleh usia muda hingga tua sehingga semua generasi akan dapat mengenalnya.

"Dari sinilah, teknik yang telah sanggup bertahan selama 1300 tahun ini dapat tetap terjaga dan bertahan di tahun depan.” Ucap Kenji.

Baca juga Gemar bagi-bagikan Kain Tenun Ikat Kediri ke Mancanegara, Istri Bupati Ini Tuai Pujian

Sast ini terdapat sekitar 40 pengrajin shibori yang telah mendukung museum supaya dapat menghasilkan berbagai benda untuk dapat dipamerkan atau dijual. Bahkan selama beberapa tahun terakhir ini bukan hanyan kain kimono saja tetapi berbagai benda lainnya seperti T-Shirt, selendang, gantungan kunci, dompet dan masih banyak lagi.

Sehingga di museum ini bukan hanya menjual kimono dengan harga yang fantastis hingga ratusan juta tetapi juga menjual berbagai barang sehari-hari yang cukup murah. Dari sinilah mereka dapat merangkul berbagai kalangan.

Hebatnya lagi, museum ini tak pernah sepi dari pengunjung. Selain warga Jepang yang datang, banyak juga para wisatawan luar negeri yang sengaja melihat museum ini. Oleh karena itu, diharapkaan dengan adanya Kyoto Shibori Museum maka suatu saat teknik celup ikat celup ini dapat diakui sebagai warisan dunia layaknya batik dari Indonesia.

Baca juga Budidaya Ulat Sutera Menjadi Kain Sutera yang Indah, Ada di Tempat Ini

Bahkan di tahun 2014, Keluarga Yoshioka untuk kali pertama keluar dari negaranya dan memperkenalkan shibori Jepang kepada masyarakat luar. Indonesia pun terpilih menjadi negara yang mereka kunjungi. Dengan bekerja sama dengan Museum Tekstil di Jakarta, di samping mengadakan pameran, mereka pun mengadakan workshop teknik tie dye khas Jepang kepada masyarakat Indonesia.

Keluarga Yoshioka mengaku sangat bangga untuk bisa datang ke Indonesia dan memperkenalkan shibori yang menjadi salah satu teknik di dunia. Dari sinilah mereka berharap jika masyarakat Jepang bisa bangga karena teknik asli Jepang ini telah diakui oleh negara lain.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Kasus Udin Bukti Lemahnya Komitmen Pemerintah dalam Penegakkan Hukum

Bernas.id --Sampai saat ini kasus meninggalnya wartawan Bernas (kini bernas.id, red), Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin, belum diungkap secara tuntas. Bahkan hingga 22 tahun Udin meninggal akibat dianiaya orang tak dikenal, aparat penegak ...

Budaya

HUT RI ke-73, Dokter dan Perawat RSUP Dr Sardjito Bergantian Baca Puisi

Bernas.id – Dalam rangka HUT RI ke-73, RSUP Dr Sardjito menggelar kegiatan pembacaan puisi kebangsaan bertajuk “Jujur Itu Hebat”. Selain pembacaan puisi, juga dilakukan pemutaran film dokumenter Kepahlawanan Prof Dr Sardji ...

Ekonomi

Kadin dan IWAPI Bantul Akan Menggelar Pameran di Kedubes Singapura

Bernas.id - Guna memperkenalkan produk unggulan industri kreatif yang ada di Kabupaten Bantul,  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Bantul akan menggelar pameran dan pengenalan prod ...

DIY

Ribuan Cup Kopi Dibagikan Gratis di Prawirotaman

Bernas.id - Sebanyak 100 stand mewarnai acara Prawiro Coffee Festival#2 di Jalan Prawirotaman 2, pada Kamis (16/8/2018) siang hingga malam hari. Acara yang digelar tahun kedua ini mengambil tema "Tirakatan Sambil Ngopi" yang bersa ...

DIY

Bendera Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Tower JCM

Bernas.id - Independence Day Military Expo (IDME) 2018 telah dibuka dan digelar area drop off Jogja City Mall (JCM). IDME 2018 merupakan kegiatan hasil kerjasama dari Jogja City Mall dengan jajaran TNI POLRI, event akan digelar selama empat ...

DIY

Pengibaran Bendera Merah Putih di Wisata Bukit Klangon Cangkringan Sleman

Bernas.id - Bendera Merah Putih berukuran 9 x 6 meter berkibar di tiang setinggi 17 meter, Kamis (16/8/18) di Wisata Bukit Klangon, Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Inf Diantoro mengatakan bahwa ke ...

DIY

Tumpukan Sampah Mulai Picu Bau Menyengat di TPS Ngasem Kraton Jogja

Bernas.id -- Sehubungan dengan rusaknya alat berat yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan rusak dan tidak bisa operasi, maka truk-truk pembawa sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta tidak dapat membuang samp ...

DIY

Kurangi Kemiskinan, DIY Bangkitkan Wilayah Selatan, Abad Samudera Hindia

Bernas.id - Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan tingkat kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih tertinggi di Pulau Jawa. Hal ini disampaikan dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Keistimewaan Sekretaris Daerah DIY, Dr Ir ...

DIY

Pameran Pembangunan 2018 Tunjukkan Kinerja Pemerintah Daerah DIY

Bernas.id - Pameran Pembangunan 2018 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi dibuka, diawali dengan pemotongan pita bunga oleh Asisten Keistimewaan Sekretaris Daerah DIY, Dr Ir Didik Purwadi, MEc. Pameran Pembangunan 2018 digelar dalam rangk ...

Pendidikan

Wisuda ke-18, Ketua STIEBBANK: Gelar Sarjana Jangan Sekali-kali untuk Menyombongkan Diri

Bernas.id - Sebanyak 68 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis dan Perbankan (STIEBBANK) Yogyakarta diwisuda, Rabu (15/8/2018). Dari 68 orang tersebut,  14 orang berasal dari program studi akuntansi, dan 54 orang dari progra ...

DIY

Alat Berat di Piyungan Rusak, TPS di Jogja Penuh

Bernas.id - Sampah dari Kota Yogyakarta terpaksa tertahan di sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS) dan depo. Pasalnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan tidak beroperasi setelah alat berat di lokasi rusak. “Karena alat ber ...

DIY

Mengenang 22 Tahun Wartawan Bernas Udin Meninggal, Tim Bernas.id Berziarah

Bernas.id- Tim redaksi dan marketing bernas.id (bentuk online Harian Bernas, red) berziarah ke pusara wartawan Bernas Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin di Dusun Gedongan, Trirenggo, Bantul, Rabu (15/8/2018). Rombongan Tim Bernas.id yang d ...

Budaya

Pemkab Sleman Adakan Lomba Permainan Tradisional

Bernas.id - Dalam rangka menyambut HUT 73 RI, Pemerintah Kabupaten Sleman selenggarakan berbagai lomba permainan tradisional bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 17 Kecamatan lingkup Pemerintah Kabupaten Sleman di Lapangan Pem ...

Kesehatan

Penderita Diabetes Bisa Mengatur Sendiri Menu Makanan

Bernas.id - Kemajuan teknologi informasi memudahkan siapa pun, termasuk orang yang sedang sakit sekalipun, bisa mengatur sendiri menu makanan melalui aplikasi sitem mobile web. Dengan mengatur menu makanan sendiri sesuai rekomendasi dokter ...

DIY

DPRD DIY dan Pemda DIY Sepakati Tambah Belanja Daerah Rp45,1 Miliar

Bernas.id--DPRD DIY dan Pemda DIY akan menyepakati untuk menambah belanja daerah sebesar Rp45,1 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DIY 2018. Belanja tambahan itu antara lain untuk membayar tenaga outsourcin ...

Pendidikan

UGM Dorong Penambahan Guru Besar

Bernas.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berupaya menambah jumlah guru besarnya. Pasalnya hingga saat ini jumlah guru besar di UGM masih belum ideal dibandingkan dengan jumlah mahasiswa yang ada. Guru besar UGM saat ini hanya berj ...

Ekonomi

G2R Tetrapreneur, Inovasi dari Jogja untuk Pasarkan Produk Desa Tembus ke Level Global

Bernas.id – Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan penjajakan awal dengan produk unggulan dari Desa Wukirsari dan Girirejo, Imogiri, Bantul terkait Program Global Gotong (G2R) Tet ...

Ekonomi

Profesor UGM Tegaskan Ndeso Itu Sesungguhnya Jati Diri Kita

Bernas.id – Prof Rika Fatimah, pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada mengatakan bahwa ndeso itu bukan suatu kata yang negatif atau merendahkan, tapi ndeso itu sesungguhnya merupakan jati diri kita. Hal ...

Pendidikan

Pramuka Perlu Dibranding Ulang agar Diminati Generasi Cyber

Bernas.id - Gerakan Pramuka yang kini berusia 57 tahun tidak sama lagi, suasana dan kondisinya ketika dilahirkan. Adhyaksa Dault selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo, ...

Budaya

Nokia Luncurkan Smartphone Android Oreo Go Pertama

Bernas.id - Nokia 1 kini sudah mulai dijual di Indonesia. Smartphone ber-OS Android Oreo Go pertama ini diklaim mempunyai performa yang baik meskipun mengusung spesifikasi yang rendah. Smartphone asal FInlandia ini  dibuat un ...

DIY

Desa Caturtunggal Serahkan Rumah Relokasi untuk Warga

Bernas.id -Lurah Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Agus Santoso S.PSi menyerahkan 8 unit rumah relokasi kepada warga terdampak penataan pemukiman kawasan Sungai Gajahwong di Pringgodani, Padukuhan Mrican, Desa Caturtungga ...

DIY

Kendaraan Stop di Atas Marka Berbiku Digembok dan Digembosi

Bernas.id-Dinas Perhubungan (Dishub) DIY bersama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY melakukan penertiban terhadap kendaraan yang berhenti dan parkir di atas marka berbiku-biku kuning di sepanjang Jalan Cik Ditiro. Penertiba ...

DIY

Panen Raya Perdana Mina Padi di Dusun Samberembe, Kabupaten Sleman

Bernas.id - Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Muda Samberembe menggelar Panen Raya Perdana kolam dalam di Demfram Tanam Jajar Legowo Minapadi, Samberembe, Candibinangun, Pakem, Sleman pada Senin 13 Agustus 2018. Pada kesempatan tersebut Wak ...

DIY

Optimalisasi Produksi Pangan di Lahan Sempit, HKTI DIY Sarankan Mina Padi

Bernas.id – Ketua HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Profesor Ali Agus mengatakan bahwa di Indonesia, khususnya di Jawa apalagi di Yogyakarta, lahan pertanian itu semakin lama semakin sempit, pa ...

DIY

Sultan Minta Materi RAD Baru Tak Dianggap Pekerjaan Tambahan

Bernas.id- Pemda DIY secara resmi meluncurkan rencana aksi daerah (RAD) tujuan pembangunan berkelanjutan sustainable development goals (SDGs) 2018-2022 di Gedung Pracimasono, Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Senin (13/8). Drngan ini, ...

Pendidikan

Disdik Sleman: Pengenalan Coding Games Kembangkan Kreatifitas dan Daya Inovatif Siswa

Bernas.id – Puluhan siswa dari 10 SMP di Kabupaten Sleman mendapatkan pelatihan pengenalan coding games mulai tanggal 13-16 Agustus 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih para siswa agar lebih kreatif, mandiri, serta membentuk gen ...

DIY

Setelah 2 Hari Perjalanan, 5 Truk Bantuan Kemanusiaan ACT Yogyakarta Tiba di Lombok

Bernas.id --Lima truk yang membawa Bantuan Kemanusiaan dari Lembaga ACT Yogyakarta untuk korban gempa di  Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), tiba di Lombok, NTB, Minggu (12/8/2018), setelah menempuh perjalanan dua hari dari Jogja. &nb ...

Budaya

Kesan Chelsea Islan dan Samo Rafael Soal Film Sebelum Iblis Menjemput

Bernas.id - Film ‘Sebelum Iblis Menjemput’ menjadi film horor pertama yang diperankan oleh Chelsea Islan. Walaupun merupakan film pertama, ia telah dipercaya oleh sutradara untuk menjadi pemeran utama. “Ini jadi fi ...

Ekonomi

ICSB Siap Bekerjasama dengan Komunitas, Pasarkan Produk UMKM

Bernas.id - Peringatan Hari Nasional UMKM di Yogyakarta dimeriahkan dengan kehadiran Komunitas Indonesia Local Guide dalam acara Meet Up Nusantara ke 2 yang diselenggarakan di Hotel Hyatt Regency Yogyakarta, Minggu (12/08). Tampak hadir ...

DIY

Rejomulia Gelar Deklarasi di Bekas Rumah Kos Jokowi

Bernas.id - Relawan Joko Widodo dan Ma'aruf Amin Untuk Kemuliaan Indonesia (Rejomulia) menggelar deklarasi pada Minggu 12  Agustus 2018 di depan rumah keluarga Pratelo Jl. Menur No 25 Baciro Yogyakarta. Tempat deklarasi ini adalah ...

Kesehatan

Usia Harapan Hidup Penduduk Sleman Capai 76 Tahun

Bernas.id - Usia harapan hidup rata-rata di Sleman cukup tinggi, yaitu di atas 76  tahun. Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam pembukaan Seminar Hari Lanjut Usia Nasional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Mingg ...

Pendidikan

Alumni Geologi Angkatan 83 UGM Kritisi Sistem Tender Usaha Pertambangan

Bernas.id - Alumni Teknik Geologi Angkatan tahun 1983 Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan reuni akbar ke-35 pada bulan Agustus ini.. Dalam reuni kali ini, Alumni Teknik Geologi angkatan 83 meluncurkan karya berupa dua buah buku di Den ...

Kesehatan

Sri Purnomo Berbicara Kebijakan Perbup Sleman tentang ASI

Bernas.id- Bupati Sleman, Sri Purnomo menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Pekan ASI Sedunia Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia Cabang Sleman (PERSAGI), ...

DIY

20 Ton Lebih Bantuan Logistik Akan Dikirim ke Lombok dari Jogja

Bernas.id – Sekitar 20 ton bantuan logistik akan dikirimkan untuk para korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Mulai hari ini, bantuan logistik akan diangkut secara bertahap dengan pesawat angkut jenis Hercules dari ...

Budaya

Perry Warjiyo Terpilih Jadi Ketua Umum PP ISEI 2018-2021

Bernas.id - Perry Warjiyo (Gubernur BI) secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum PP ISEI periode 2018-2021. Dalam Kongres yang dilaksanakan pada hari Kamis (9/8), Perry Warjiyo merupakan calon tunggal setelah Bambang PS Br ...

DIY

ACT Yogyakarta Kirim 5 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Lombok

Bernas.id - Gempa besar diikuti ratusan gempa susulan mengguncang Lombok, NTB telah meluluhlantakkan ribuan rumah, membuat lebih dari 84.000 jiwa mengungsi. Hingga Rabu (8/8), Koordinator Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) di L ...

DIY

Hari Pertama Pemeriksaan, Ditemukan 13 Hewan Kurban Sakit

Bernas.id - Dalam pemantauan kesehatan hewan kurban di hari pertama, ditemukan sebanyak 13 hewan kurban yang sakit. Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja terus melakukan upaya pemantauan selama 10 hari di berbagai titik penjualan hewan kurb ...

Pendidikan

Gedung "Sinergi" UGM Diresmikan agar Lebih Berkontribusi Atasi Masalah Kesehatan

Bernas.id - Penelitian yang mampu mengatasi masalah-masalah kesehatan yang jauh lebih kompleks adalah penelitian yang lebih bersifat lintas disiplin. Pusat kajian-pusat kajian merupakan salah satu kendaraan utama Fakultas Kedokteran, Keseha ...

DIY

UII Yogyakarta Kirim Dua Truk Logistik ke Lombok, NTB

Bernas.id – Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta mengirimkan dua truk bantuan logistik yang dilepas Wakil Rektor III, Rohidin, ke Lombok, Nusa Tenggara Barat terkait bencana gempa bumi yang terjadi pada hari Minggu (5/8/2018) ...

Pariwisata

Gempa Lombok dan Bali Tingkatkan Jumlah Turis Asing di Jogja

Bernas.id - Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Yogyakarta dalam beberapa hari ini melonjak cukup signifikan. Walau demikian belum didata secara pasti berapa jumlah wisatawan asing yang berkunjung saat ini. “Data mengen ...

DIY

Seknas Jokowi DIY Siap Kembali Menangkan Jokowi pada Pilpres 2019

Bernas.id - Setelah sukses memberikan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden Republik Indonesia di tahun 2014, kini Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi siap kembali memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang, hal itu pu ...

DIY

Konsep Bangunan Hijau Sudah Menjadi Kebutuhan

Bernas.id --Konsep bangunan hijau (green building) saat ini dan di masa mendatang mutlak diterapkan karena sudah menjadi kebutuhan. Dengan demikian, mereka yang tidak menerapkan konsep green building, terutama bangunan-bangunan publik, akan ...

DIY

Sejarah Harian BERNAS (Cetak) hingga Migrasi Total ke BERNAS.ID (Online)

KEPINDAHAN ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta pada tanggal 4 Januari 1946 akibat invasi Belanda, menandai kelahiran beberapa media baru di kota ini, baik yang berbentuk surat kabar maupun majalah. Beberapa di antaranya ya ...

Pendidikan

Banyu Pustaka Menambah Lagi Jumlah Perpustakaan Desa di Sleman

Bernas.id - Sri Muslimatun, Wakil Bupati Sleman meresmikan Perpustakaan Desa bernama Banyu Pustaka yang terletak di Komplek Balai Desa Banyuraden, Gamping, Sleman. Bersama dengan Kepala Desa Banyuraden, Sudarisman, ST dan Ayu Laksmi Dewi, K ...

DIY

Lahan Parkir Tak Memadahi, Kusir Andong Malioboro Mengalah Tunggu Revitalisasi Selesai

Bernas.id - Pengerjaan lahan parkir tambahan di pendopo eks tugu KB utara Malioboro yang dimulai pekan depan akan diutamakan bagi pengemudi becak. Sementara penambahan lahan parkir untuk andong di Jalan Perwakilan baru akan dilaksanakan pad ...

Budaya

Ki Juru Bangunjiwo Sebut Keris Itu Dibuat Bukan untuk Menjadi Jimat

Bernas.id – Ki Juru Bangunjiwo, penulis buku “Keris Gagrak Kasultanan Ngayogyakarta” mengatakan ada terminologi Jawa sebagai sebuah peringatan untuk para pemilik senjata tradisional Jawa keris, yaitu Janjine Dudu Jimat Kem ...

DIY

Paguyuban Pengusaha Malioboro Minta PKL Digusur untuk Kembalikan Citra

Bernas.id – Paguyuban Pengusaha Malioboro (PPM) telah menempuh jalur hukum guna memperjuangkan hak sebagai pemilik toko di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Itu karena permintaan PPM kepada Pemkot Jogja agar menata pedagang kaki lima (PK ...

Wacana

Keterlibatan Keluarga dan Masyarakat Wujudkan Anak Berprestasi

INDONESIA baru saja merayakan Hari Anak Nasional (HAN). Tahun ini tema yang diusung adalah Gesit-Empati-Unggul-Sehat (Genius). Yohana Yambise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengharapkan anak Indonesia nantinya sehat, ...

DIY

One Day For Children di Monjali Jogja, Anak-anak Jadi Raja dan Ratu Sehari

Bernas.id - Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan One Day For Children (ODFC) bertema "Anak Indonesia Bahagia Sejahtera" dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional 2018. Kegiatan ini bertujuan untuk mengi ...

DIY

Gentongisasi, Cara Warga Pakualaman untuk Hidup Sehat

Bernas.id - Gentongisasi, atau gerakan penggunaan gentong dalam kehidupan sehari-hari telah digalakan oleh warga Kelurahan Purwokinanti, Kecamatan Pakualaman Jogja, oleh isteri Wakil Gubernur DIY GKBRAA Paku Alam X. Gentong kini sudah mulai ...