Shibori, Ikat Celup Jepang yang Tetap Diminati Sepanjang Masa


25 Oktober 2016

Hasil kain teknik shibori. Foto: ydecor-contributorz[dot]tumblr[dot]com

HarianBernas.com – Jika Indonesia mempunyai ikat celup yang dikenal dengan nama jumputan atau tie  dye maka di Jepang juga mempunyai ikatan  celup yang berumur ratusan tahun dengan nama shibori. Dengan melewati berbagai zaman, shibori dapat beradaptasi sehingga bisa bertahan hingga saat ini.

Konon kabarnya, shibori telah ada sejak 1300 tahun yang lalu. Dahulu pemakaian teknik shibori hanya untuk kain sutera saja. Namun saat ini teknik shibori telah diperuntukan juga untuk kain katun yang ternyata mempunyai penggemar yang tak sedikit.

Berdasarkan penuturan Yoshioka Kenji, pengrajin shibori yang berasal dari Kyoto, pemakaian kain katun dalam shibori sejak 400 tahun yang lalu atau jika di dalam periode sejarah Jepang ialah masa Edo.

Baca juga Menyulap Kain Perca Menjadi Hasil Karya dengan Omzet Memukau

Sepanjang perkembangan sejarah jepang, pemakaian teknik shibori ini memang diperuntukkan untuk kain tradisional Jepang yakni kimono. Sampai saat in pengrajin shibori pun masih banyak yang melakukannya untuk membuat kain kimono. Untuk bisa membuat kimono, para pengrajin shibori membutuhkan beberapa bulan lamanya hingga tahunan hanya untuk membuat 1 kain saja.

Di dalam sebuah kain kimono, Yoshioka Kenji mengatakan jika terdapat berbagai macam teknik shibori, bahkan pria yang menekuni kerajinan shibori lebih dari 50 tahun ini menjelaskan jika teknik celup yang satu ini, telah terdapat 50 teknik celup Jepang yang berbeda. Tetapi saat ini hanya dipakai sekitar 30 teknik saja. Hal ini bukan dikarenakan terlalu sulit tetapi  memang sudah tak diketahui lagi bagaimana cara membuatnya.

Teknik shobori yang paling sulit dilakukan ialah honhitta, teknik ini merupakan teknik yang membuat kain terkesan mewah. Bahkan menurut Kenji, sebuah kimono dengan memakai teknik honhitta memerlukan waktu hingga 3 tahun untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu, kimono dengan teknik ini biasanya sangatlah mahal harganya.

Baca juga Limbah Kain, Hasilkan Karya yang Istimewa dan Bernilai Tinggi

Honhitta disebut juga kanoko yang mengandung makna rusa memang telah dianggap sebagai pembawa pesan para dewa. Maka dari itu,  Anda memakai kimono honhitta maka dipercaya jika kimomo tersebut akan membawa kebahagiaan bagi yang memakainya.

Sebenarnya teknik shibori ini bukan hanya mengikat saja, ada juga beberapa teknik lainnya yakni menekan, menjahit, menjepit serta melipat yang dapat menghasilkan pola yang berbeda-beda. “Terdapat alat yang bernama shibori-dai terbuat dari beragam bentuk, ada juga penjepit. Alat ini sering kami buat sendiri atau memang harus pergi ke tukang kayu.” Ucap Kenji.

Proses dari awal mulanya sehingga menjadi kain berteknik shibori memang dibuat  dengan menggunakan tangan.  Durasi pembuatannya pun bermacam-macam sangat bergantung pada jenis karya yang diinginkan, dimulai dari hitungan hari sampai dengan hitungan tahun.

Walaupun shibori saat ini mulai kekurangan peminat, tetapi para pengrajinnya tetap bekerja untuk menghasilkan suatu karya yang menarik seperti kanji shibori yang terdiri dari kanji benang dan erat yakni menandakan sebuah harapan untuk mempererat hubungan keluarga ataupun kelancaran keturunan. Sehingga melalui karya ini, diharapkan jika shibori selalu lestari dari masa ke masa.

Baca juga Motif Kain Tenun Terancam Punah, Ini Penyebabnya

Adanya upaya pelestarian kerajinan shibori

Memiliki nasib yang hampir sama dengan berbagai kerajinan dan kesenian tradisional di berbagai negara. Kerajinan shibori pun bisa dibilang sedang mengalami masa sekarat dan seperti terlupakan. Bahkan pengrajjn shibori telah mengalami penyusutan karena tak mempunyai lagi penerusnya.

Tetapi masih ada beberapa sentra indusri kerajinan yang berusaha untuk dapat melestarikan kerajinan yang satu ini. Dari Kyoto, keluarga Yoshioka memang selalu menekankan untuk mengenalkan shibori kepada masyarakat Jepang serta dunia melalui Kyoto Shibori Museum sekitar 15 tahun yang lalu. 

Berdasarkan penuturan Kenji, keluarga Yoshioka telah menggeluti shibori selama lebih dari 75 tahun dalam membuat kimono berteknik shibori.

Pada awalnya keluarga Yoshioka mempunyai toko tetapi mereka pun berpikir jika dengan cara ini maka shibori tak berkembang  sehingga akhirnya berdiri museum. Kyoto Shibori Museum telah memperlihatkan berbagai teknik shibori dan telah dirawat dengan baik oleh keluarga ini secara turun temurun.

Baca juga Kain Lukis Asal Solo Sudah Mulai Diekspor ke Singapura, AS, dan Kanada

Pada saat ini, Yoshioka Kenji bersama dengan sang anak yang bernama Yoshioka Nobumasa yang merawat museum tersebut. Sebagian besar isi museum yang letaknya sangat dekat dengan Kastil Nijo (Kastil yang pernah didiami oleh Tokugawa Ieyasu, yakni Shogun di masa Edo di tahun 1868) adalah kimono. Bahkan dalam kastil ini terdapat kimono terbesar dan terpanjang yang pernah dibuat dengan memakai berbagai teknik shibori.

 Di samping itu, cara lain untuk bisa mencegah kepunahan kerajinan shibori ialah memakai museum sebagai tempat workshop untuk anak Sekolah Dasar (SD) supaya bisa menjaga agar setiap generasi mau mengenal kerajinan ini. Selain itu, museum sering sekali membuka pelatihan teknik tie dye kepada masyarakat luas.

Keluarga Yoshioka berpendapat jika kerajinan teknik shibori harus dikenal oleh usia muda hingga tua sehingga semua generasi akan dapat mengenalnya.

"Dari sinilah, teknik yang telah sanggup bertahan selama 1300 tahun ini dapat tetap terjaga dan bertahan di tahun depan.” Ucap Kenji.

Baca juga Gemar bagi-bagikan Kain Tenun Ikat Kediri ke Mancanegara, Istri Bupati Ini Tuai Pujian

Sast ini terdapat sekitar 40 pengrajin shibori yang telah mendukung museum supaya dapat menghasilkan berbagai benda untuk dapat dipamerkan atau dijual. Bahkan selama beberapa tahun terakhir ini bukan hanyan kain kimono saja tetapi berbagai benda lainnya seperti T-Shirt, selendang, gantungan kunci, dompet dan masih banyak lagi.

Sehingga di museum ini bukan hanya menjual kimono dengan harga yang fantastis hingga ratusan juta tetapi juga menjual berbagai barang sehari-hari yang cukup murah. Dari sinilah mereka dapat merangkul berbagai kalangan.

Hebatnya lagi, museum ini tak pernah sepi dari pengunjung. Selain warga Jepang yang datang, banyak juga para wisatawan luar negeri yang sengaja melihat museum ini. Oleh karena itu, diharapkaan dengan adanya Kyoto Shibori Museum maka suatu saat teknik celup ikat celup ini dapat diakui sebagai warisan dunia layaknya batik dari Indonesia.

Baca juga Budidaya Ulat Sutera Menjadi Kain Sutera yang Indah, Ada di Tempat Ini

Bahkan di tahun 2014, Keluarga Yoshioka untuk kali pertama keluar dari negaranya dan memperkenalkan shibori Jepang kepada masyarakat luar. Indonesia pun terpilih menjadi negara yang mereka kunjungi. Dengan bekerja sama dengan Museum Tekstil di Jakarta, di samping mengadakan pameran, mereka pun mengadakan workshop teknik tie dye khas Jepang kepada masyarakat Indonesia.

Keluarga Yoshioka mengaku sangat bangga untuk bisa datang ke Indonesia dan memperkenalkan shibori yang menjadi salah satu teknik di dunia. Dari sinilah mereka berharap jika masyarakat Jepang bisa bangga karena teknik asli Jepang ini telah diakui oleh negara lain.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Perlu Usaha Bersama Putus Mata Rantai Perkawinan Anak

Bernas.id - Pernikahan anak masih marak terjadi di Indonesia dan kondisinya semakin mengkhawatirkan. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2016 mencatat sekitar 1,1 persen anak menikah pertama kali sebelum usia  15 tahun. Se ...

Budaya

Saparan Ki Ageng Wonolelo, 1,5 Ton Apem Dibagikan

Bernas.id - Pukul satu siang, masyarakat dari berbagai usia dan kalangan mulai berduyun-duyun datang ke lokasi Saparan Ki Ageng Wonolelo di Pondok Wonolelo, Widodomartani Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Semakin lama, warga yang datang tambah ...

DIY

Bantahan Atas Pendapat JPW atas Penolakan PP No.43 Tahun 2018

Bernas.id - Tim Pembela Jokowi (TPJ) DIY menganggap penanganan korupsi tentunya tidak dapat dilakukan sendirian oleh negara dalam hal ini melalui aparat penegak hukumnya. Peran dan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi sangatla ...

DIY

Trio NWN: Kerja sebagai PR Hotel Perlu Passion

Bernas.id -- Kerja sebagai Public Relations (PR) di sebuah institusi, khususnya hotel itu diperlukan sebuah dedikasi yang menumbuhkan cinta terhadap pekerjaan dan ujungnya akan menjadikan passion dalam menekuni profesi. Hal itu, disampai ...

Budaya

Lomba Karnaval Hari Santri Se-Kota Jogja, Besok Minggu

Bernas.id - Memperingati Hari Santri Nasional 2018, Kantor Kementrian Agama Kota Jogja bakal menggelar Lomba Karnaval Budaya Santri se Kota Jogja. Lomba akan digelar pada Minggu 21 Oktober 2018 pukul 07:00 pagi.  Kasi Pendidikan Pon ...

DIY

Posting Fitnah ke Jokowi, Relawan Lapor ke Polda DIY

Bernas.id- Dua buah nomor kontak yang menjadi anggota sebuah grup WA PP-ABAT Berkah Yk (grup ekonomi bisnis) dilaporkan ke polisi karena diduga postingannya mengandung pencemaran nama baik, penghinaan, dan ujaran kebencian terkait UU ITE te ...

DIY

30 Oktober, Tenaga Honorer Mogok Nasional

Bernas.id- Puluhan tenaga kerja honorer melakukan audiensi untuk menyampaikan aspirasinya di DPRD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tuntutannya, Pemerintah segera mencabut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara da ...

DIY

Peluru Nyasar di Gedung DPR, Ini Update Terkini Kabareskrim Polri

Bernas.id - Terkait peluru nyasar di gedung DPR, Kepala Bareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto menyebut bahwa ada 4 lokasi yang diperiksa. "Ada 4 lokasi yang kami periksa,  pertama di lantai 10, lantai 20, kemarin rupanya ...

DIY

Banyak Komplain, Kabareskrim Ingin Benahi Kinerja Reskrim

Bernas.id - Terkait tujuan kunjungannya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepala Bareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan untuk melakukan peningkatan dan pembenahan kepada seluruh jajaran penyidik di Polda DIY. "Saya ha ...

Olahraga

Lomba Olahraga Tradisional bagi ASN di Lingkungan Pemkab Sleman 

Bernas.id-  Memperingati ulang tahun KORPRI ke-47, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman adakan lomba olahraga tradisional bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman di lapangan ...

Ekonomi

Kemenkominfo Ajak UMKM Yogyakarta Turut Menggerakan Usaha E-Commerce

Bernas.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia menggelar Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online : Murah, Cepat, dan Aman di Gadjah Mada University Club (UC) Hotel UGM Yogyakarta, Kamis (18/10/ ...

DIY

Maskowi Deklarasi Dukung Jokowi

Bernas.id - Masyarakat Kerja Jokowi (Maskowi) menggaungkan deklarasinya mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Limasan Kinayungan, Jl kaliurang Km 17 Tegalasari, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yog ...

Budaya

Hip Hop Goyang Kelurahan Panembahan Jogja

Bernas.id -- Bagi masyarakat Yogyakarta, khususnya penggemar musik Hip Hop tentunya sudah tidak asing lagi dengan musisi pelantun lagu “Jogja Istimewa”, bernama Balance dan Mamok, keduanya merupakan pentolan grup Jogja Hip Hop F ...

Ekonomi

Jaminan Keamanan Sangat Krusial untuk Bisnis Hulu Migas

Bernas.id - Hari ini Rabu 17 Oktober 2018, Security Summit secara resmi dibuka Wakil Kepala SKK Migas, Sukandar didampingi Ketua Pelaksana Security Summit 2018 Putra Jaya, serta Ketua ASIM Dino Hindarto. Security Summit 2018 yang pada ta ...

DIY

Kepemilikan Big Data Menjadi Kunci di Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Regional se-Jawa Bali telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X di Hyatt Regency Hotel dengan pemukulan bende, Rabu pag ...

DIY

Polsek Gamping Berhasil Ungkap Tindak Pidana Pencurian CPU dan Penggelapan Motor

Bernas.id- Unit Reskrim, Polsek Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana, yaitu pencurian perhiasan dan penipuan/ penggelapan sepeda motor. Dalam konferensi persnya, Selasa (16/10) Kompol Hendr ...

DIY

Polda DIY Kembali Bongkar Peredaran Tembakau Gorilla

Bernas.id- Dalam operasinya di bulan September 2018, Polda DIY berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayahnya. Dalam konferensi persnya, Selasa (16/10) Wadiresnarkoba Polda DIY, AKBP Baron Muryanto berhasil menyita barang bukti berupa ...

DIY

ULD DIY Menggelar Charity for Palu dan Lombok

Bernas.id - Universal Line Dance (ULD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara kemanusiaan penggalangan dana yang kemudian akan disalurkan kepada para korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu dan Lombok beberapa wakt ...

DIY

Hallo Pol PP Meminimalisir Atribut Politik yang Mengandung Hoaks

Bernas.id - Guna meningkatkan kinerja pelayanan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman melaunching pos pengaduan masyarakat dan aplikasi online Hallo Pol PP. Aplikasi Hallo Pol PP merupakan salah satu inovasi Satpol PP ...

DIY

Eksekusi Rumah Dinas TNI, Upaya Sejak 19 Tahun Silam

Bernas.id - Korem 072 Pamungkas Yogyakarta melakukan eksekusi pengosongan rumah dinas TNI yang ada di Blok Pathuk, Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018) pagi. Walau mendapat penolakan dari warga, penggusuran tetap dilaksanak ...

DIY

Ratusan Aparat Eksekusi Rumah Dinas TNI di Pathuk

Bernas.id  - Ratusan aparat TNI AD mengosongkan rumah dinas TNI AD di Kampung Dipoyudan Pathuk RT 28 RW 05, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018). Sejak pagi hari, anggota TNI sudah mengamankan kompleks perumahan tersebut, mengamb ...

Budaya

Lawan Hoax, PBNU Luncurkan Channel Edukasi

Bernas.id - Organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan NU Channel. Channel ini berisi program-program yang mendidik, tidak provokatif dan mengajarkan toleransi. NU Channel juga menayangkan sejumlah program menar ...

DIY

Perusakan Properti Sedekah Laut, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan komentar terkait perusakan properti sedekah laut labuhan di Bantul yang terjadi belum lama ini. Ia mengimbau kepada semua pihak untuk saling m ...

DIY

KH Ma,ruf Amin: Pertarungan Pilpres 2019 Menjaga Ideologi Negara

Bernas.id - KH Ma'ruf Amin mengungkapkan rasa syukurnya kepada ribuan relawan dan para caleg dari berbagai partai koalisi sebagai juru kampanye pasangan Capres-cawapres No 1 di Yogyakarta karena bisa bertemu dan berkumpul di Rich Jogja, ...

DIY

TMMD ke-103 Tahun 2018 Resmi Dibuka di Balecatur Sleman

Bernas.id - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018 tahap III Kodim 0732/Sleman dibuka Lapangan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin pagi 15 Oktober 2018. TMMD ini mengusung tema &ld ...

DIY

Temui Sultan, Ma'ruf Amin Bantah Sedang Sakit

Bernas.id - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubowono X di kawasan Keraton Yogyakarta, Senin (15/10/2018) pagi. Pertemuan kedua pihak berlangsung tertutup.  "Saya merasa gembira ...

DIY

Wakil Walikota Buka TMMD Sengkuyung Tahap III 2018 di Pakuncen

Bernas.id - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap Ke III Tahun 2018 Kodim 0734/ Yogyakarta di Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, resmi dibuka dalam upacara di lapangan AMC Wirobrajan Yogyakarta, Senin (15/10/2018). ...

Pariwisata

Wawali Kota Jogja Resmikan Acara Blusukan Kampung Wisata Kali Code 2018

Bernas.id -- Promosi pariwisata yang telah menjadi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, adalah promosi dalam bentuk menghidupkan kampung-kampung wisata agar ada aktivitas yang menhubungkan obyek-obyek wisata utama yang ada di Kota ...

Budaya

Puncak Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Tahun 2018

Bernas.id - Untuk mengangkat budaya dan pariwisata di wilayah Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman dalam hal ini Dinas pariwisata Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Tahun 2018 di Lapangan Denggung, Mi ...

DIY

Solusi Atasi Kurang Gizi bagi Ibu Hamil

Bernas.id -  Data nasional dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 lalu menunjukkan prevalensi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil sebanyak 24,2%. KEK, status kurang gizi yang disebabkan oleh berkurangnya asupan nutri ...

Budaya

Daniel dan Erina Terpilih Jadi Dimas dan Diajeng Jogja 2018

Bernas.id - Malam penobatan Dimas Diajeng Jogja 2018 digelar di Concert Hall TBY, Jumat (12/10/2018). Dimas Bimananta dan Diajeng Arilia yang merupakan Dimas Diajeng Jogja 2016 mengestafetkan gelar yang telah diemban selama dua tahun kepada ...

DIY

Relawan Barnus untuk Prabowo-Sandi Dideklarasikan di Yogyakarta

Bernas.id - Setelah deklarasi nasional pada tanggal 29 September 2018 lalu di Semarang, relawan Barisan Nusantara (Barnus) kembali menggelar deklarasi dan diskusi sebagai pernyataan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Pr ...

DIY

Sandiaga Uno Resmikan Posko Pemenangan Prabowo Sandi DIY, Ajak Kampanye Zaman Now

Bernas.id - Cawapres Sandiaga Uno melakukan rangkaian kunjungan ke Jogja, Jumat (12/10/2018). Setelah melakukan kunjungan ke Kraton Jogja, Sandiaga berkunjung ke Ndalem Purbayan Jogja --kediaman almarhum Probosutedjo-- guna meresmikan Kanto ...

Ekonomi

Produk Wooden Resin Asli Kadisobo Sleman Laku di Eropa dan Amerika

Bernas.id- Heru Prasetyo, owner Pras Craft Jogja mengawali usaha wooden resin dari usaha yang kecil sekitar tujuh yang lalu di pinggir rumah dengan peneduh terpal. "Alhamdulillah kami sudah tumbuh. Sekarang kami lebih membuat kluste ...

Budaya

Istimewa Batik Mantaran dengan Motif Melon

Bernas.id - Rita Lestari (50), Ketua Kelompok Mantaran Batik Trimulyo mengatakan usaha kelompok batik Mantaran dimulai dari bulan Juli 2015. "Kami mendapat fasilitas pelatihan dari Desperindag dari Desa Trimulyo. Total ada 20 anggot ...

Pendidikan

Kemenag Siap Bangun Tenda Darurat untuk IAIN Palu

Bernas.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan mendirikan tenda-tenda darurat untuk menampung mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang kampusnya hancur akibat gempa. Hal tersebut supaya proses belajar-mengajar di IAIN Palu tetap ...

Pendidikan

Rektor UWM : Hilangkan Ego Sektoral untuk Mewujudkan UWM Menjadi Baik

Bernas.id - Sebagai rangkaian mata acara Dies Natalies ke-36 Universitas Widya Mataram (UWM), upacara dies digelar pada Selasa (9/10/2018) di Pendapa Agung UWM. Upacara dies berlangsung sakral dengan dihadiri pengurus Yayasan Mataram Y ...

DIY

Status Tersangka Penangkap Kepiting di Bantul Dicabut

Bernas.id- Masih ingat kasus warga Samas Desa Srigading Kecamatan Sanden, bernama Tri Mulyadi (32) yang diduga melanggar peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI nomor 56/PEMEN KP/2016 tentang pelarangan penangkapan atau pengeluaran kepi ...

DIY

SigabPAN Duga Ada Politisasi Terkait Pemanggilan Amien Rais

Bernas.id- Elemen masyarakat SigabPAN (Simpatisan dan Keluarga Besar PAN) Yogyakarta melakukan longmarch dari Taman Kuliner Sleman menuju Polda DIY untuk melakukan aksi damai solidaritas dan doa bersama untuk Amien Rais terkait pemanggilann ...

Pendidikan

Menteri Agama Lakukan 'Groundbreaking' Gedung Madrasah International Language Centre

Bernas.id - Sebagai Rangkaian Hari Santri Nasional 2018, Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, bekerja sama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Centre DIY mendirikan Madrasah International Language Centre (MILC). Peletakan batu per ...

Budaya

Sultan: Aksara Jawa Bisa Mempererat Hubungan Antarwarga

Bernas.id - Pemda DIY meluncurkan restorasi sosial bertajuk Gerakan Bangga Penggunaan Aksara Jawa (Gerbang Praja) di Bangsal Kepatihan, Selasa (9/10/2018). Penggunaan media aksara Jawa dinilai dapat mempererat hubungan antarwarga. Gubern ...

DIY

Ada Bagi-bagi Helm Berstandar SNI di Lapangan Denggung

Bernas.id- Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dan Kepolisian Resor Sleman memberikan kegiatan edukasi tentang helm berstandar SNI. Selain itu, melakukan pemeriksaan dan pengecekan tentang kelengkapan berlalu lintas kepada sejumlah pengendar ...

Budaya

DIY Siap Sambut Dimas Diajeng Terpilih 2018

Bernas.id - Pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2018 akan segera memasuki puncaknya pada 12 Oktober mendatang. Malam penobatan Dimas Diajeng Jogja akan digelar di Concert Hall TBY, di mana Dimas Bimananta dan Diajeng Arilia yang merupakan Dimas D ...

DIY

Tepis Kabar Hoax, Seknas Jokowi DIY Siapkan Cyber Army

Bernas.id - Relawan Seknas Jokowi semakin mempertajam pelurunya, hal itu dibuktikan dengan penguatan pasukan media sosial (Cyber Army) yang siap menyebarkan kabar baik untuk Jokowi dan menepis semua kabar hoax. "Sesuai dengan t ...

Budaya

Bekraf Creative Labs 2018, Dukung Kuliner Asli Indonesia

Bernas.id - Universitas Gadjah Mada dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan BEKRAF Creative Labs 2018- Indonesia Culinary Conference dan Creative Expo selama dua hari, 9-10 Oktober 2018 di Grha Saba Pramana, Daerah Istimewa Yogy ...

DIY

Berikut Beberapa Wilayah di DIY yang Terkena Pemadaman Listrik

Bernas.id - Guna menjaga kelancaran pasokan ke tempat pelanggan serta mencegah gangguan padam, maka kami akan melaksanakan pemadaman Aliran listrik sementara. Pemadaman akan dilakukan pada waktu dan pekerjaan sebagai berikut : Selasa, ...

Olahraga

Derby PSS dan PSIM di Maguwoharjo Tanpa Suporter

Bernas.id - Kepolisian Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) tidak mengijinkan laga derby jilid II antara PSS dan PSIM dengan ditonton suporter dari kedua belah pihak pada pekan ke-21 Liga 2 2018, hari Rabu mendatang, 10 Oktober 20 ...

Budaya

Pusaka Sleman Tombak Kyai Turun Sih Dijamas

Bernas.id - KMT Probowibowo menceritakan Tumbak Kyai Turun Sih merupakan pusaka yang dimiliki Kabupaten Sleman. Tumbak ini, pemberian Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan HB X kepada Kadipaten Sleman pada hari Sabtu Kliwon, tanggal 15 Mei tahu ...

Pariwisata

Walikota Canangkan Oktober Sebagai Bulan Promosi Pariwisata Kota Jogja

Bernas.id - Walikota Jogja Haryadi Suyuti mencanangkan bulan Oktober sebagai Bulan Promosi Pariwisata Kota Jogja. Hal ini karena banyak event menarik yang digelar tiap Oktober, termasuk HUT Kota Jogja yang diperingati tiap 7 Oktober. &qu ...

Budaya

Ribuan Penonton Padati Wayang Jogja Carnival Night 2018

Bernas.id- Gelaran Wayang Jogja Night Carnival ketiga yang diselenggarakan pada Minggu (7/10) malam di seputar Tugu Yogyakarta. Acara yang digelar sebagai puncak peringatan HUT ke 262 Kota Jogja ini dipadati ribuan penonton dan wisatawan. ...