Mizutani Asumi, Gadis Jepang yang Cinta Indonesia. Ini Kegiatannya


25 Desember 2016

Ilustrasi (sumber foto: remotelands[dot]com)

HarianBernas.com-Sejak masih muda, perempuan ini telah terpikat dengan bahasa Indonesia. Mizutani Azumi mempunyai ketetapan hati untuk dapat memperkenalkan budaya Jepang di Indonesia. Selain itu, ia pun giat mempromosikan budaya Indonesia kepada masyarakat Negeri Matahari, tempatnya berasal.

Sejak masih kecil, Mizutani memang sangat mencintai budaya dan bahasa negerinya sendiri. Ia pun mempunyai keinginan untuk bisa memperkenalkan budayanya ke luar negeri. Dengan mempunyai kemampuan menggunakan bahasa asing, ia sangat yakin dapat mempromosikan budaya serta bahasa Jepang.

Mizutani pun sangat bersemangat untuk mempelajari bahasa Inggris, bahasa Mandarin, hingga bahasa Indonesia. Kemudian, ia pun memutuskan untuk mendalami bahasa Indonesia dengan beberapa alasan. Menurut perempuan yang mempunyai wajah yang cantik ini, bahasa Indonesia sangatlah menarik dan mempunyai banyak unsur yang unik di dalamnya.

“Sebagai contohnya terdapat pengucapan di dalam bahasa Indonesia yang menurut orang Jepang itu terdengar sangat lucu. Maka, saya justru semakin penasaran,”ucap Mizutani. Karena itulah Mizutani pun mengambil jurusan bahasa Indonesia di kampusnya, yakni Nanzan University.

Selain itu, ia melihat jika antusiasme masyarakat Indonesia untuk memahami budaya Jepang memang sangat luar biasa. Kesimpulan itu, ia dapatkan saat kali pertama mengunjungi Bali. Mizutani memperoleh gambaran jika penduduk Indonesia sangatlah ramah. Makanan yang tersedia pun sangat cocok untuk lidahnya. Oleh karena itulah ia ingin dapat menularkan semua pengetahuan serta informasinya tentang Jepang di Indonesia.

“Selain itu, saya pun ingin dapat menularkan pengetahuan saya tentang Jepang di negara ini. Di samping itu, saya sangat betah untuk tinggal di Indonesia yang tak mempunyai musim dingin,” tambah Mizutani.

Setelah lulus kuliah, Mizutani pun memilih untuk belajar bahasa Indonesia di Universitas Udayana, Bali. Di waktu kosong kuliahnya, ia pun sering mencari kesempatan untuk dapat mengajarkan bahasa Jepang kepada masyarakat sekitarnya. Hal ini pun semakin dapat mengasah kemampuannya dalam berbahasa Indonesia.

Lalu, ia pun memperoleh pekerjaan di bidang travel di Jakarta. Alhasil, Mizutani pun dapat mempromosikan wisata Jepang serta budayanya kepada masyarakat Indonesia. Walaupun telah berhasil memperkenalkan Jepang melalui bidang pekerjaan tersebut, menurut mizutani masih belum optimal.

Cita-citanya setelah kuliah adalah mendirikan sekolah bahasa Jepang. Sesuai dengan keinginannya tersebut, ia telah membuat sekolah bahasa Jepang kecil-kecilan sambil bekerja di bisnis perjalanan tersebut. Menurut Mizutani, ketika orang dapat memahami bahasa Jepang, orang tersebut akan semakin gampang untuk mengenal budaya Jepang. Karena dukungan dari kedua orang tua serta teman-temannya, di tahun 2010, Mizutani akhirnya sukses mendirikan Asumi Bahasa Asia Center (ABAC) di daerah Jakarta Selatan.

Perempuan cantik berusia 32 tahun ini tersebut terus konsentrasi untuk membesarkan sekolah bahasanya. Kemudian, ia membuka kesempatan bagi warga Indonesia ataupun warga asing yang tinggal di Indonesia untuk belajar bahasa Jepang. Mizutani pun membuka kelas khusus pelajaran bahasa Indonesia untuk warga Jepang yang tinggal di sini.

Ketika di Awal Membuka Sekolah Masih Memiliki Murid yang Sedikit

Walaupun hanya mempunyai satu sampai dua murid di sepanjang 6 bulan pertama sejak sekolah bahasanya dibuka, Mizutani tidak menyerah. Segala upaya dalam mempromosikan sekolahnya pun dilakukan, yaitu melalui iklan, brosur, sosial media, dan dari mulut ke mulut.

Paling menarik ialah Mizutani pun bukan hanya sekedar untuk mengajarkan bahasa Indonesia saja, tapi juga mencoba untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Jepang yang menjadi muridnya.

Bisa dibilang, 10 tahun bukanlah waktu yang sebentar bagi Mizutani untuk bisa mengenal lebih dekat tentang Indonesia agar ia mengerti betul tentang bagaimana kebiasaan orang Indonesia pada umumnya. Ia pergi ke beberapa pulau di Indonesia seperti Sumatera, Sulawesi, dan Pulau Jawa.

Mizutani mengatakan jika ia sangat menyukai Indonesia yang mempunyai banyak kebudayaan. Ia pun memberikan contoh yaitu setiap tahun ketika menjelang bulan puasa, sekolah bahasanya akan memperkenalkan berbagai kebiasaan masyarakat muslim yang ada di Indonesia ke orang Jepang.

Hal itu dilakukan karena orang Jepang yang tinggal di Indonesia biasanya mempunyai pembantu yang mayoritasnya beragama muslim. Mizutani pun memberikan penjelasan agar setiap orang Jepang yang ada di Indonesia memahami kebiasakan tentang melaksanakan sahur, shalat, buka puasa, dan masih banyak lagi.

Sedangkan, Mizutani selalu mengajarkan budaya dari negeri Jepang kepada para murid yang sedang mempelajari bahasa Jepang. Ia mengajari para muridnya tentang kedisiplinan, kebersihan, sopan santun, dan masih banyak lagi.

Bagi Mizutani, Indonesia itu ibarat tanah airnya yang kedua. Wanita cantik yang lahir di prefektur Mie ini pun mempunyai keinginan untuk dapat memajukan Indonesia melalui sekolah bahasa Jepang yang dibuatnya dengan menjalankan program pelatihan yang telah didirikannya pada pertengahan tahun 2016 ini.

Pada program latihan tersebut, para anak muda Indonesia dapat mempunyai kesempatan untuk mengikuti program magang ke berbagai perusahaan Jepang dengan biaya yang tak terlalu tinggi. Hal dilakukan karena banyak perusahaan Jepang yang suka dengan hasil kerja orang Indonesia.

Oleh karena itu, Mizutani ingin dapat mengajak para generasi muda di Indonesia untuk mengikuti program selama lebih kurang 3 tahun. Ketika nantinya kembali mereka telah mempunyai cukup uang. Jika ingin dapat membuat sebuah usaha, ia pun akan membantunya. Terlebih lagi kalau mereka telah mahir menggunakan bahasa Jepang, pastinya akan semakin terbuka saja kesempatan untuk bekerja.

Mizutani pun tersenyum ketika banyak orang yang bertanya kapankah ia akan kembali ke tanah kelahirannya.  Mizutani mengakui jika dirinya telah sangat mencintai Indonesia, terlebih lagi ia masih ingin dapat mengembangkan sekolah bahasanya ke seluruh provinsi di Indonesia. Tentu saja, hal itu akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar bagi Mizutani untuk tetap tinggal di Indonesia.

Lantas Mengapa kita bahasa Jepang?

Kita memang dapat lahir berbicara dengan banyak bahasa apalagi bahasa Jepang. Kita bisa mendapatkan banyak sumber informasi dari berbagai hal yang menjadi favorit diri kita, sebut saja anime, dorama, manga, JPop, dan masih banyak lagi.

Terlebih lagi, saat ini di Indonesia terdapat banyak event Jepang seperti pop culture, baik itu yang hanya acara kecil hingga skala internasional. Bahkan, tidak sedikit pula para artis dari Jepang didatangkan langsung ke tanah air untuk memenuhi keinginan para pecinta Jejepangan ( hal-hal yang berbau Jepang).

Tentu saja, hal itu akan membuat orang Jepang membutuhkan transleter ataupun orang yang pandai dalam berbahasa Jepang. Selain itu, penggunaan bahasa Jepang pun dapat menjadi nilai lebih ketika Anda melamar pekerjaan atau pun berkeinginan untuk melanjutkan sekolah di negeri Sakura tersebut.

Ada berbagai cara agar kita bisa mempelajari bahasa Jepang di antaranya mengikuti kegiatan intra atau ekstrakurikuler bahasa Jepang di sekolah; mengikuti pendidikan formal bahasa Jepang di tingkat perguruan tinggi; atau juga bisa mengikuti kursus sekolah bahasa seperti sekolah bahasa yang dibuat oleh Mizutani Azumi.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Besok Tes CPNS Pemkot Jogja 2020 Dimulai, Walikota Ingatkan Peserta Tidak Telat

YOGYA, BERNAS.ID - Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) se-DIY tahun ini digelar dalam satu lokasi, di Graha Wana Bhakti Yasa Jogja. Untuk Pemerintah Kota Jogja dijadwalkan berlangsung 20-21 Febru ...

Hukum dan Kriminal

Iseng Merekam Perselisihan, Malah Dikeroyok Rame-rame

SLEMAN, BERNAS.ID- Nasib sial dialami RM (21), warga Kalimantan Utara saat merekam perselisihan antara RI (17) warga Cebongan Kidul Mlati Sleman dengan karyawan Resto Ayam Dimadu pada hari Jumat dini hari (14/2) sekitar pukul setengah empat ...

Hukum dan Kriminal

Merasa Tersinggung dengan yang Ditelepon, Residivis Mabuk Bacok Kawannya

SLEMAN, BERNAS.ID- Pengaruh mengonsumsi minuman keras memang tak dapat diduga. Gara-gara mabuk, YJ alias Manong (26) warga Gandok Condongcatur Sleman nekad melakukan penganiayaan terhadap Buyung Maulana (22) warga Ngabeyan Kidul, Karangasem ...

DIY

Ratusan 'Guiding Block' Tunanetra Jalan Suroto Hilang

YOGYA, BERNAS.ID-Ratusan guiding block di pedestrian Jalan Suroto Kotabaru telah hilang. Berdasarkan pantauan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, hilangnya penunjuk jalan bagi tuna netra ini karena dicuri oknum tidak bertanggung jawab. Kepal ...

Lifestyle

Kampanyekan Hidup Sehat, JagaWastra dan RS MMC Gelar Event Celebration of Life

JAKARTA, BERNAS.ID - JagaWastra bekerjasama dengan RS MMC Jakarta dan Kreasi Indo Multipesona menggelar event bertajuk 'Celebration of Life' di Graha Bimasena, Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (15 ...

Kesehatan

10 Ribu Orang Diajak Sarapan Sehat Bersama di Alun-Alun Selatan Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Sekitar 10 ribu warga Jogja dan sekitarnya mengikuti acara ‘Gerakan Nasional Sarapan Sehat Setiap Hari Bersama Energen’ di Alun-alun Selatan Yogyakarta, Minggu (16/2/2020) pagi. Acara digelar untuk merespons f ...

DIY

Kerusakan Akibat Angin Kencang Jogja Mulai Diperbaiki

YOGYA, BERNAS.ID - Hujan deras disertai angin kencang Jumat (15/2/2020) sore mengakibatkan 18 pohon tumbang atau patah sempat menutup ruas jalan dan benda di sekitarnya seperti kabel listrik atau atap rumah. Dinding Stadion Kridosono sisi t ...

Budaya

Inilah Rangkaian Peringatan Kenaikan Takhta Sri Sultan HB X di Tahun Istimewa

YOGYA, BERNAS.ID - Pada Hari Selasa Wage, 7 Maret 1989 atau 29 Rejeb Tahun Wawu 1921, KGPH Mangkubumi dinobatkan sebagai Raja ke-10 Keraton Kasultanan Yogyakarta dengan gelar Sri Sultan Hamengku Buwono X. Selanjutnya, setiap tanggal 29 Reje ...

DIY

Dinding Stadion Kridosono Jogja Runtuh Akibat Hujan Badai

YOGYA, BERNAS.ID - Kerusakan tampak di beberapa titik di Kota Jogja, akibat hujan deras angin kencang Jumat (14/2/2020) sore. Salah satunya di kawasan sisi timur Stadion Kridosono, dinding stadion runtuh akibat angin kencang. Pohon juga ter ...

Daerah

Sambangi Taman Nasional Gunung Merapi, Presiden Dorong Pelestarian Lingkungan

MAGELANG, BERNAS.ID- Presiden Joko Widodo bersama masyarakat melakukan penanaman pohon serentak di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dalam kunjungan kerjanya pada Jumat, 14 Februari 20 ...

DIY

Jumat Berkah, Persit KCK Cabang XXXIV Kodim 0734/Yogyakarta Bagikan Nasi Kotak

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Persit KCK Cabang XXXIV Dim 0734/Yogyakarta mengambil hikmah Jumat berkah, berbagi kebahagiaan dengan membagikan 170 nasi kotak secara gratis kepada kaum Dhuafa dengan menyambangi pasar yang ada di Yogyakarta, dianta ...

Hukum dan Kriminal

Peredaran Gelap 10 Ribu Pil Penenang untuk Orang Gila Dibongkar Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil membongkar peredaran narkoba jenis psikotropika, 10 ribu butir pil trihexipenidyl atau pil sapi yang biasanya d ...

DIY

Desa Condongcatur Menjadi Tuan Rumah Kegiatan BNN se-Indonesia

SLEMAN, BERNAS.ID- Desa Condongcatur Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah kegiatan pembinaan teknis kepada para kepala seksi dan jajaran di BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) dan BNNK (Badan Narkotika ...

Politik

Ketua ReJo : Kepala BPIP Harus Minta Maaf Secara Terbuka

JAKARTA, BERNAS.ID - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga masih menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Yudian Wahyudi dituntut meminta maaf sekaligus klarifikasi dan menje ...

DIY

Buruh DIY Tolak RUU Cipta Lapangan Kerja

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan buruh di DIY melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD DIY, Rabu (12/2/2020). Para buruh menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja, yang dinilai merugikan para pekerja/buruh. Kirnadi selaku per ...

DIY

Tuntut Menteri Agama Dicopot, Barisan Warga Jogja Tolak Kepulangan Ratusan Eks Kombatan ISIS

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan warga Yogyakarta yang tergabung dalam Forum Selamatkan NKRI DIY menggelar aksi damai menolak pemulangan kombatan (pejuang) ISIS / Daesh ke Indonesia, Jumat (7/2/2020) di gedung DPRD DIY. Warga berasal dari berbaga ...

DIY

Di Jogja, Presiden Singapura Berbicara Ekonomi Digital dan Persatuan

SLEMAN, BERNAS.ID- Presiden Singapura, Halimah Yacob mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk berdialog dengan para mahasiswa. Halimah Yacob beserta rombongan datang memasuki Balai Senat UGM dengan didampingi Rektor UGM, Panut Mulyon ...

DIY

Bersejarah, Lokomotif Uap D1410 Berangkat ke Solo Setelah Direstorasi di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Setelah usai menjalani proses restorasi selama setahun di Balai Yasa Yogyakarta, lokomotif uap D1410 dikirim ke Stasiun Purwosari Solo, Kamis (6/2/2020) pagi. Di Solo, lokomotif uap ini akan mendampingi lokomotif yan ...

Hukum dan Kriminal

Kalah Futsal Pemicu Keributan Kelompok Pelajar SMP di Depan Pasar Gentan Jakal

SLEMAN, BERNAS.ID- Terkait video viral di masyarakat yang diduga klitih, Selasa (4/2) kemarin, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memberikan klarifikasi penjelasan terkait peristiwa tersebut. Pihak kepolisian menyebut kejadia ...

Hukum dan Kriminal

Disita 9594 Butir Trihexipenidyl dari Jaringan Pengedar di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Satuan Narkoba Polres Sleman membongkar jaringan pengedar obat keras berjenis pil trihexipenidyl, pil Riklona Clonazepam, dan pil Alprazolam di wilayah hukum Sleman. Petugas berhasil meringkus tujuh (7) tersangka dengan b ...

Hukum dan Kriminal

Resahkan Warga Jogja dengan Hoaks, Oknum Ojol Dibui

SLEMAN, BERNAS.ID- Sebarkan video hoaks hingga resahkan masyarakat Yogyakarta, pengemudi ojek online (ojol) berinisial UK (45), warga Gebang Kuningan Jawa Barat harus berurusan dengan pihak kepolisian. UK, ojol yang beroperasi dan tinggal d ...

Hukum dan Kriminal

Pasutri Ini Lakukan Penipuan Berkedok Investasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Melalui UD Sakinah, pasangan suami istri MW (44) dan IF (41), warga Sempu, Wedomartani, Ngemplak, Sleman diduga melakukan tindak penipuan berkedok inventasi dengan total kerugian kurang lebih 15 milyar rupiah. Tercatat su ...

DIY

Geruduk Polda DIY, Ratusan Massa Ormas Jogja Dukung Aparat Berantas Klitih

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan orang dari belasan organisasi massa (ormas) yang tergabung dalam Forum Komunikasi dan Ormas Jogjakarta (FKOR) menggeruduk Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) untuk memberikan dukungan terhadap pember ...

Budaya

BM Band Makassar Juarai Pucuk Cool Jam 2020, Jogja Juara Kategori Ekskul

YOGYA, BERNAS.ID - Perjalanan Pucuk Cool Jam 2020 'Make The Journey Louder' salah satu ajang seni dan kreativitas bagi generasi muda Indonesia yang memiliki minat dan bakat di bidang seni khususnya musik telah memasuki tahap final. ...

DIY

Posko Waspada Corona Adisutjipto untuk Akses Informasi dan Penanganan Keadaan Darurat

SLEMAN, BERNAS.ID- Antisipasi penyebaran virus Corona, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta mendirikan Posko Waspada Virus Corona di Kedatangan Internasional Terminal B. Posko Waspada Virus Corona akan beroperasi efektif mulai tangg ...

DIY

Rawan Tsunami, Pesisir Selatan Jawa Minim Vegetasi

BANTUL, BERNAS.ID- Berada pada jalur pertemuan tiga lempeng tektonik Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik, Indonesia menjadi daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Untuk itu, tata ruang berbasis mitigasi bencana harus dilakukan dengan ...

Ekonomi

Perekonomian DIY Diperkirakan Menurun di Tahun 2020

YOGYA, BERNAS.ID–Peran swasta dan akademisi dalam menjaga kreativitas di bidang bisnis sangatlah penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebab perekonomian DIY diperkirakan akan menurun tahun ini. H ...

DIY

Nasib Belasan KK Penghuni Huntap Desaku Menanti Tak Jelas, Tak Ada Bantuan Listrik dan Air

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID -Nasib warga hunian tetap (huntap) Program Desaku Menanti yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial RI sejak tahun 2015 dengan dana Rp.1,2 miliar kini tidak jelas. Sebanyak 13 kepala keluarga (KK) yang masih bertahan di ...

DIY

Kantor Imigrasi Yogyakarta Akan Memulangkan WNA yang Terdeteksi Corona

SLEMAN, BERNAS.ID-Terkait virus Corona, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menyebut tidak ada penurunan permintaan paspor dari masyarakat untuk keluar negeri. Namun, bila ada warga negara asing (WNA) terdeteksi virus Corona, Kantor Imig ...

Hukum dan Kriminal

Pemkot Yogyakarta Bentuk Satgas Anti Klitih

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menegaskan komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta untuk membersihkan Kota Pelajar dari kejahatan klitih yang marak terjadi belakangan ini. Hal itu dibuktikan salah satunya dengan me ...

DIY

Pernyataan Sikap FPAN DPRD Sleman Atas Larangan Tepuk Anak Shaleh

SLEMAN, BERNAS.ID - Terkait surat Pemerintah Daerah DIY bernomor 420/1051 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY mengenai Larangan Peredaran Video "Tepuk Anak Shaleh" yang menimbulkan polemik dan keresahan di ...

Kesehatan

Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Vape atau Rokok Elektrik

JOGJA, BERNAS.ID- Majelis Tarjih  dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan fatwa yang tertuang pada surat keputusan Nomor 01/PER/I.1/E/2020 tentang hukum dari e-cigarette (Rokok elektrik) pada 14 Januari 2020 di Yogyaka ...

Hukum dan Kriminal

Dampingi Ratusan Pencari Keadilan Sepanjang 2019, LKBH UII Siap Bantu Gratis Kaum Tak Mampu

YOGYA, BERNAS.ID - Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Islam Indonesia (UII) yang sudah berdiri semenjak tahun 1975 dan merupakan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) Kampus yang tertua di Indonesia, sampai sekarang masih eksi ...

DIY

Cegah Virus Korona, Adisutjipto Pasang Alat Body Thermal Scanner

SLEMAN, BERNAS.ID- Waspadai penyebaran virus korona yang berpotensi membawa penyakit pneumonia atau penyakit menular lainnya, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta memasang alat body thermal scanner di ter ...

Hukum dan Kriminal

Namanya Disebut dalam Sidang Kasus Korupsi, Ini Kata Ana Haryadi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pada sidang lanjutan operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus suap rehabilitasi saluran air hujan (SAH) Jalan Supomo, Kota Yogyakarta muncul nama Tri Kirana Muslidatun atau yang akrab disapa Ana Haryadi. Muncu ...

Politik

Ketua Fraksi Golkar: Pilih Wagub DKI Jangan Seperti Beli Kucing Dalam Karung

JAKARTA, BERNAS.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra sepakat menyodorkan dua nama, yakni Ahmad Riza Patria dan Nurmansyah Lubis. Kedua nama tersebut akan dipilih menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI pengganti Sandiaga Uno. Ket ...

Hukum dan Kriminal

Viral Video Ibu Tua Dianiaya di Pasar Prambanan, Ini Faktanya

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejak kemarin Selasa (21/1), masyarakat Yogyakarta dibuat geram karena viralnya sebuah video di media sosial yang menayangkan ibu tua diperlakukan secara kasar, ditendang di sebuah pasar wilayah Sleman karena dituduh menc ...

DIY

Cantika Putri Winingsih, Bayi yang Dibuang Ibunya, Diserahkan ke Dinsos DIY

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Sektor Ngemplak Sleman menyerahkan temuan bayi berjenis kelamin perempuan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebelumnya, pada Senin (20/1) lalu ditemukan bayi di dalam kardus bekas m ...

Hukum dan Kriminal

Surati Jokowi, Aktivis Jogja Tuntut Menkumham Dicopot

YOGYA, BERNAS.ID-Keterlibatan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly dalam konferensi pers Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan terkait pembentukan tim hukum PDI Perjuangan melawan KPK beberapa hari lalu mendapat sejumlah kecaman. ...

Hukum dan Kriminal

PP Wonosobo-Jogja, Dua Buruh Tani Nekad Curi Sepeda Motor di Garasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Dua buruh tani asal Wonosobo berinisial S (44) dan R (32) nekad mencuri sepeda motor di garasi milik Wiwin (41) warga Tempel Sleman pada hari Jumat dini hari, 17 Januari 2020 lalu. Kedua pelaku melakukan aksinya dengan me ...

Olahraga

Glagah Tropicolorun 2020 Siap Digelar Bulan Depan, Ditargetkan Diikuti 2000 Peserta

YOGYA, BERNAS.ID - Event Glagah Tropicolorun sebagai salah satu media promosi pariwisata Kabupaten Kulon Progo siap digelar kembali untuk ketiga kalinya. Glagah Tropicolorun 2020 siap digelar Minggu 09 Februari 2020 pukul 06.00 s.d 12.00 WI ...

Lifestyle

Ini Dia 8 Cafe nge-Hits di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi, Biar Nggak Kudet

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Rasanya kurang Up Date kalau kita ke Yogyakarta dan belum mengunjungi Cafe-Cafe yang ada di kota Gudeg ini. Selain kita bisa berfoto ria disana, Cafe kini bisa juga berfungsi sebagai working space, banyak orang-orang ...

DIY

Jogja Endemis Antraks, Perlu Kewaspadaan Tinggi

SLEMAN, BERNAS.ID- 27 warga Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah dinyatakan positif terkena antraks, bahkan salah satunya telah meninggal dunia, Kamis (16/1). Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan yang tinggi dari berbagai piha ...

DIY

Lidah Elektronik Terkecil di Dunia Ini Berasal dari Sleman, Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Elto (electronic tounge) namanya, sebuah alat multi fungsi untuk membuktikan keaslian produk-produk makanan seperti kopi luwak, teh, dan zam-zam, deteksi kontaminasi produk dan kehalalannya, serta deteksi narkotika. Lidah ...

Politik

Sebut Nama Wiranto dan Luhut, Kivlan Zein Mengaku Ada yang Ingin Bunuh Dirinya

JAKARTA BERNAS.ID - Kivlan Zein menepis tudingan dirinya sebagai dalang dari aksi makar aksi 21-22 Mei 2019. Dia juga membantah menargetkan pembunuhan terhadap empat pejabat negara. “Terlihat dari dakwaan penuntut umum tidak mengga ...

DIY

Sultan Sangat Menyesal Terjadi Yel-yel SARA di Pramuka

SLEMAN, BERNAS.ID- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X merasa kecewa dengan Pembina Pramuka asal Gunungkidul, Yogyakarta yang menjadi Pembina Kursus Mahir Lanjutan (KML) Kwarcab Kota Yogyakarta. Sebab, pe ...

DIY

Merawat Persatuan Itu dengan Menghargai Keberagaman

SLEMAN, BERNAS.ID- Persatuan menjadi hal yang penting bagi bangsa Indonesia karena sejak merdeka, Indonesia terdiri dari berbagai keberagaman, mulai dari suku, bahasa, dan agama. Untuk merawat perbedaan itu, persatuan bangsa Indonesia menja ...

Budaya

Oedipus Rex, Siap Tandai Kebangkitan Teater Alam

YOGYA, BERNAS.ID - Teater Alam Yogyakarta, tengah memasuki era kebangkitan. Di saat banyak teater seusia rontok dan tidak lagi berproduksi, kelompok teater yang didirikan Azwar AN, 4 Januari 1972 itu, siap beraksi lagi pada Sabtu, 18 Januar ...

Hukum dan Kriminal

Diduga Akan Berulah, Komplotan Geng Remaja Diamankan

JOGJA, BERNAS.ID- Setelah Jumat kemarin (10/2), Polda DIY berhasil mengungkap rangkaian tindakan perusakan dan penganiayaan yang dilakukan geng remaja bernama Street Geng, kini Polresta Yogyakarta kembali meringkus 10 remaja dari komplotan ...

Budaya

Sultan Berharap 414 Agenda Budaya 2020 Bisa Tumbuhkan Kemuliaan Peradaban Manusia

YOGYA, BERNAS.ID--Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X meluncurkan Agenda Budaya DIY 2020, Jumat (9/1/2020). Sebanyak 414 agenda seni budaya yang dihelat seluruh DIY selama 2020 diharapkan bisa menjadi transformasi nilai luhur dalam men ...