Juneman Abraham: Beranilah Menjemput Krisis dalam Hidup karena Akan Membesarkan


17 Februari 2017

Juneman Abraham (sumber foto; istimewa)

HarianBernas.com - Juneman Abraham merasa sangat beruntung karena ia lahir pada tanggal yang sama (6 Juni)  dengan tanggal ulang tahun Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno, serta memiliki nama keluarga Abraham yang merupakan Bapak dari Agama-agama Besar di dunia. Tidak heran, ia mengagumi kedua tokoh ini.

Saat SMP, ia “melahap” buku Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia dan Sewindu Dekat Bung Karno. Bung Karno, Proklamator RI, merupakan sosok yang “lengkap” di matanya. “Beliau memiliki wawasan dan spiritualitas global, perspektif yang menjangkau masa depan, mencintai orang kecil, lagi mendalami filsafat dan berjiwa seni,” ungkapnya ke Harian Bernas,(3/2).

Saat ini, pengagum Franz Magnis-Suseno ini menjadi dosen di Universitas Bina Nusantara, psikolog sosial, dan aktif menjadi pengurus sejumlah himpunan psikologi, serta mitra sebagai penyunting penelaah pada sejumlah jurnal ilmiah nasional dan internasional. Saat ini, ia banyak menekuni bidang Psikologi Korupsi serta Psikoinformatika, yang dapat diakses karya-karyanya melalui www.juneman.me/publications, situs web pribadinya.

Cita-cita Juneman sewaktu kecil adalah menjadi dokter dan guru. Tidak kebetulan, ia menceritakan, ibu dan ayahnya pernah cukup lama menjadi guru bahasa dan mengajar dari rumah ke rumah. Cita-citanya sebagai dokter ia wujudkan dengan melamar sebagai mahasiswa program S1 di Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia. Ia gagal dalam UMPTN pada waktu itu, lalu berefleksi, “Apakah benar, ‘dokter’ merupakan diri ke mana saya mengarah?”; tetapi langsung mengisi waktu dengan belajar bahasa Jerman dan Perancis serta teknologi web, sampai akhirnya ia menemukan bidang yang menjadi passion-nya saat ini, Psikologi—bahkan kini menjadi Kandidat Doktor Psikologi di universitas tempat ia pernah “jatuh”, Universitas Indonesia.

Juneman mulai mengajar sejak 2002 pertama kali di bidang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di sebuah lembaga sertifikasi keahlian di bidang web di Gedung Plaza Sentral, Sudirman, Jakarta, kala itu sebagai trainer bersertifikasi internasional dengan siswa karyawan dan karyawati dari berbagai jenis industri. Ini merupakan pengalaman yang unik karena pada waktu itu, ia masih duduk di Semester 1 Program Sarjana di Fakultas Psikologi, Universitas Persada Indonesia YAI, Selemba, Jakarta.

Pengalaman sebagai trainer bersertifikat internasional itu, ia maknai sebagai titik balik kehidupan yang penting karena pada usia yang demikian belia, ia sedang “hot-hot”-nya bergulat untuk mencari jati diri, tapi ia justru sudah mulai mengasah jiwa, baik mendidik orang lain maupun mendidik diri sendiri. Ia kemudian semakin menyadari bahwa mengajar, dalam bidang apapun, adalah sebuah seni yang adiluhung dalam mengelola interaksi antar jiwa di dalam dan di luar kelas, termasuk dengan diri sendiri, untuk membidani lahirnya keagungan pembelajaran. “Apakah keagungan itu? Yakni sebuah pengertian yang mendalam akan diri sendiri, untuk menjadi diri sendiri, sekaligus memberikan diri kepada orang lain,” tukasnya.

Selain itu, ia juga mengalami titik balik yang penting di sekitar Peristiwa 27 Juli 1996, ketika ia duduk di SMP dan sering bersurat-suratan panjang dengan seorang sahabat, sebut saja “Katrin” (boleh jadi nama asli), dari Sekolah Santa Ursula. Hari ini, ia menganggap Katrin merupakan “guru”-nya ihwal berdialektika (berdiskusi, berdialog) dalam tulisan dengan metode bernalar dan mencapai kesimpulan dengan mempertimbangkan dengan cermat gagasan-gagasan baik yang mendukung maupun yang menggugat pemikirannya.

Pengalaman unik di pekerjaan sehari-hari digambarkan Juneman begitu kaya, khususnya ketika membimbing mahasiswa yang sedang menggarap skripsi dan mahasiswa yang menjadi asisten tetap penelitiannya. Pengalaman itu dirangkumnya sebagai menghadapi mahasiswa bukan hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai individu konkret dengan segala persoalan, duka, mimpi, kegembiraan, dan harapannya. Demikian pula hal yang sama terjadi ketika ia berperan sebagai pembicara dalam seminar atau workshop psikologi. Disebut unik karena interaksi dengan mahasiswi dan audiens tersebut membawa ia untuk terus-menerus mempertanyakan dirinya, “Siapakah saya dan apakah sumbangsih saya di dunia ini?”, sebuah pertanyaan eksistensial yang baginya sangat penting untuk tetap menjaga “kewarasan”-nya di tengah-tengah rutinitas dan perubahan sosial yang serba cepat. Dosen dengan berbagai peran kepemimpinan publik ini merasa tidak mudah terjebak dalam suasana hati yang negatif, karena di samping tekun melakukan refleksi (peremenungan), dengan berbagai peran yang disandangnya, ia mensyukuri keistimewaan yang dimilikinya, yakni banyaknya sahabat dan lapangan kehidupan yang selalu menyokongnya ketika sedang letih atau berbeban berat.

Motto “Ever Onward, Never Retreat!” (Sekali melangkah, jangan pernah menengok ke belakang!) terpatri dalam benak Juneman. Motto ini ia dengar pertama kali melalui media kaset yang memuat rekaman pidato Bung Karno dan kala itu batinnya sangat tersentuh. Itu sebabnya, persistensi atau kegigihan kini menjadi salah satu nilai yang paling dipeluknya. Tidak heran, dalam dunia maya, ia memiliki nickname Welsh J. Keincaled. Nama ‘Welsh Keincaled’ menunjuk pada sebuah artefak yang menyimbolkan kuda dengan punggung yang tangguh, yang selalu siap berjuang dan tak gentar menghadapi bahaya. Sedangkan huruf ‘J’ ia tambahkan sendiri, yang merupakan singkatan dari sebuah kata Jerman, Jetzt, yang artinya ‘sekarang’. “Maksudnya adalah jika ingin sukses, persistenlah hari ini, bukan persisten nanti, dan beranilah menghadapi bahkan menjemput krisis dalam hidup kita karena krisis-krisis itu yang akan membesarkan hidup kita, dalam bidang apapun yang kita tekuni, entah bidang personal, politik, bisnis, atau bahkan bidang spiritual,” jelasnya.

Bicara soal pencapaian, ia merujuk pada tulisan-tulisan ilmiahnya yang dikutip sebagai referensi oleh para peneliti di dunia. Sebagai peneliti muda, dengan debut menulis ilmiah pada 2008, saat ini ia telah menulis lebih dari 65 publikasi, baik berupa buku maupun artikel jurnal ilmiah, dengan h-index (impak publikasi) mencapai angka 3 di Google Scholar dan 1 di Scopus. Ia juga pernah menerima Best Paper Award dalam tiga konferensi internasional.

Baginya, makna dari pencapaian atas semua itu adalah bahwa sebagai dosen dan peneliti di Indonesia, orang Indonesia juga mampu turut berpartisipasi dalam konstruksi pengetahuan, bukan hanya konsumsi pengetahuan dan teknologi. Tidak jarang para peneliti dari berbagai negara menghubunginya untuk berdiskusi, berkolaborasi, atau sekadar mengucapkan terima kasih atas tulisannya yang telah terbit. 

Yang juga membanggakannya adalah keterlibatannya dalam penelitian di tujuh propinsi di Indonesia untuk mengetahui efektivitas sebuah program penanggulangan kemiskinan, yang kemudian dipublikasikan menjadi sebuah buku. Ia percaya bahwa Kemiskinan dan Ketimpangan merupakan isu yang mendesak untuk diurus dalam penelitian sosial. Oleh karena itu, ia akan terus mengembangkan riset-risetnya dalam tiga bidang utama, yakni Perilaku Korupsi—Seks—dan Konsumsi, karena ia menyimpulkan berdasarkan cermatannya bahwa ketiganya saling berjalin-berkelindan serta dengan satu dan lain cara berhubungan erat dengan soal-soal Kemiskinan dan Ketimpangan itu. Tantangan yang dihadapinya adalah mengintegrasikan ketiganya dengan bidang Psikoinformatika yang juga ditekuninya, khususnya mengantisipasikan bentuk-bentuk dan dinamika baru perilaku seksual, korupsi, dan konsumsi yang dimediasikan oleh teknologi.

Dalam Psikologi Korupsi, secara khusus ia menerbitkan karya tentang representasi makna-makna korupsi pada masyarakat Indonesia, lalu menyoroti tentang Kepalsuan Diri dan Emosi Moral sebagai fokus studinya. Menurutnya, gejala dasar yang urgen dan menantang untuk dijelaskan adalah “maling teriak maling”, yakni pengalaman “mental korup” keseharian—yang tidak harus selalu mengambil wujud berupa korupsi finansial—yang diiringi atau ditutupi oleh deklarasi diri bersih-dari-korupsi sambil menunjuk-nunjuk tentang betapa koruptifnya orang lain. Akibatnya, situasi jiwa tersebut secara akumulatif menghancurkan integritas, rasa malu dan rasa bersalah orang itu sendiri. Dengan tak kenal lelah, Juneman menyelidiki berbagai alur psikologi-sosial kompleks di balik gejala tersebut. Ia mengklaim bahwa banyak perilaku korupsi yang akan mampu dicegah sejak dini berbasis risetnya yang, harapannya, ujungnya akan bermuara pada meningkat pesatnya daya saing bangsa Indonesia tanpa korupsi.

Penggemar pertunjukan teater, jazz ringan, dan lagu-lagu Engelbert Humperdick dan Frank Sinatra ini memiliki mimpi untuk mentransformasikan tulisan-tulisan ilmiahnya ke dalam bahasa yang jauh lebih “nge-pop” agar dapat dinikmati oleh publik yang lebih luas serta membangun sebuah laboratorium psikologi sosial laboratorium psikologi sosial yang dapat dikelolanya secara langsung. Ia pun bergairah untuk terus memperjuangkan pendidikan bermakna bersama BINUS dan jejaringnya. 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Wacana

Memaknai Konsep Dasar Kewirausahaan

KEWIRAUSAHAAN atau kewiraswastaan merupakan ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidupnya. Kewiraswastaan merupakan disiplin ilmu tersendiri karena berisi body of knowledge yang ut ...

DIY

Operasional April, NYIA Gandeng DAMRI untuk Akses

SLEMAN, BERNAS.ID- Kurang lebih enam penerbangan internasional dari Bandara Internasional Adisutjipto dari Maskapai Air Asia dan Silk Air segera dipindahkan operasionalnya pada minggu pertama bulan April di New Yogyakarta Internasional Airp ...

Budaya

Naga PBTY Semangat Menari di Bawah Guyuran Hujan

YOGYA, BERNAS.ID -Hujan deras mengguyur Alun-Alun Utara saat penyelenggaraan Malioboro Imlek Carnival yang merupakan rangkaian acara dari Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY), Sabtu (16/2/2019). Namun sebanyak 31 kontingen tetap berseman ...

Budaya

Fashion on the Street Digelar di Jalanan Prawirotaman

YOGYA, BERNAS.ID - Rangkaian acara event Jogja Heboh masih terus bergulir dan semakin semarak. Prawirotaman Festival menggelar Fashion on the Street di Jalan Prawirotaman yang menampilkan karya desainer muda dari Jogja. Prawirotaman Fest ...

Budaya

Dua Vokalis Dewa 19 Beraksi Sepanggung di Jogja Demi Anak Penderita Kanker

YOGYA, BERNAS.ID - Dua eks vokalis Dewa 19 yakni Ari Lasso dan Elfonda Mekel (Once) tampil memikat dalam Intimate Concert Valentine Edition, Jumat (15/2/2019) malam di Hotel Tentrem Yogyakarta. Ini adalah konser yang digelar Yayasan Pita da ...

DIY

Pulang Mencari Rumput, Temukan Mayat di Bulak Sembung Gamping

SLEMAN, BERNAS.ID- Jumat siang (15/2) sekira pukul 10.30 WIB, di bulak sawah Sembung, Balecatur, Gamping, Sleman, ditemukan mayat dengan memakai celana pendek warna hitam dan kaos warna putih dalam posisi terlentang membujur ke arah utara. ...

DIY

KH Said Agil Ucap Kualat ke Dua Tokoh Ini

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam sebuah video viral, Ahmad Dhani berbicara soal potensi munculnya Nasakom baru di Indonesia. Diketahui bersama, Nasakom adalah ajaran dari Presiden Indonesia pertama, Bung Karno yang merupakan gabungan dari tiga alir ...

DIY

Mantan Karyawan Gondol 19 HP Baru di Konter HP Majikan

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit reskrim Polsek Depok Barat berhasil meringkus pelaku pencurian 19 handphone baru di konter HP yang ada di ruko depan Kampus UIN Yogyakarta hari Kamis pagi, tanggal 24 Januari 2019 sekira pukul 10.00 WIB. Tersangka be ...

Ekonomi

Pendukung Jokowi Diminta Hentikan Boikot Bukalapak

JAKARTA, BERNAS.ID - Masyarakat Indonesia dan para pendukung Jokowi diminta untuk menghentikan ajakan boikot platform Bukalapak. Sebab kematian Bukalapak akibat serangan politik dalam negeri yang trengginas bisa saja tidak menghasilkan apa- ...

Pariwisata

Menpar: Narasi Imajinatif Diperlukan Borobudur

SLEMAN, BERNAS.ID- Narasi imajinatif untuk Candi Borobudur sangat diperlukan untuk menambah kunjungan karena hanya akademisi dan arkeologis yang tertarik. Narasi imajinatif ini ternyata sukses dilakukan untuk menarik pengunjung seperti yang ...

Pariwisata

Legenda Dibutuhkan Untuk Mempopulerkan Borobudur

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui, Candi Borobudur masih kalah populer dibandingkan Angkot Wat di Kamboja. Salah satu yang membuat Angkor Wat lebih populer menurutnya adalah adanya legenda Angkor Wat sebagai " ...

Budaya

Para Ojol Dibekali Sejarah Berdirinya Kota Yogyakarta

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID- Berpijak dari sejarah berdirinya,  Yogyakarta merupakan satu-satunya kota istimewa yang ada di Indonesia. Sejarah yang sangat panjang mengiringi Kota Pelajar hingga saat ini. Untuk itu, dalam kegiatan Pamo ...

DIY

Jelang Pemilu, Wabup Himbau Pemuda Jaga Situasi Tetap Kondusif

SLEMAN, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan pembinaan tokoh-tokoh pemuda Islam, Rabu (13/2/19) bertempat di Aula lantai III Kantor Setda Kabupaten Sleman. Pembinaan ini dalam ran ...

DIY

Bupati Bantul Membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Piyungan

BANTUL, BERNAS.ID - Bupati Bantul Drs. H. Suharsono membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020 Tingkat Kecamatan Piyungan di Aula kecamatan setempat, Kamis (14/2/2019). Kegiatan ini bertemakan "Meningkatkan ...

DIY

Wawali Kota Yogyakarta Minta Tiap Kampung Budidaya Lele Cendol

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, terus menggencarkan gerakan budidaya lele dengan buis beton sebagai media kolam atau sering disebut dengan budidaya lele cendol pada setiap kelurahan di Kota Yogyakarta ...

Ekonomi

Bidik Wisatawan Domestik, 120 Buyer Serbu Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam upaya menyiasati low season, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata menggelar table top Jogjavaganza, Kamis (14/2/2019) di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Sebanyak 120 buyer travel agen yang ber ...

Budaya

Sarkem Fest, Upaya Ubah Image Kawasan Pasar Kembang

YOGYA, BERNAS.ID - Pasar Kembang, atau yang akrab di telinga dengan sebutan Sarkem, terkenal sebagai tempat prostitusi. Letaknya di salah satu gang kecil di Jl Pasar Kembang, masuk wilayah kecamatan Gedong Tengen, Jogja. Namun kini masya ...

DIY

Rekonstruksi Kasus Pelemparan Batu Diprotes Ibu Tersangka

SLEMAN, BERNAS.ID - Kepolisian Resor (Polres) Sleman merekonstruksi peristiwa pelemparan batu yang menewaskan salah seorang suporter bernama Muhammad Asadulloh Alkhoiri asal Klaten setelah menonton laga PSS Sleman melawan Persis Solo, di se ...

DIY

KAI Tanggapi Keluhan Penumpang KA Prameks di Medsos

YOGYA, BERNAS.ID - Belum lama ini, seorang pengguna KA Lokal Prameks mengeluhkan pelayanan terkait tiket kereta yang ia pesan lewat aplikasi tiket online. Keluhan itu kemudian ia unggah melalui sosial media Facebook dengan nama akun Citty S ...

DIY

Partisipasi Warga Ceme Terhadap Kebersihan Lingkungan Mengesankan

BANTUL, BERNAS.ID --Partisipasi masyarakat Dusun Ceme, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, dalam kebersihan lingkungan, khususnya sampah, sangat mengesankan. Mereka sangat memahami dan menyadari bahwa sampah memiliki nilai j ...

Ekonomi

Kini Pedagang Pasar Demangan Bisa Bayar Retribusi dengan Kartu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam rangka mengimplementasikan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Pemkot Yogyakarta bekerjasama dengan Bank BTN meluncurkan retribusi non tunai atau e-retribusi di Pasar Demangan, Rabu (13/2/2019). Tak hanya a ...

Budaya

Pekan Budaya Tionghoa Membangun Semangat Ke-lndonesiaan

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID-Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-14 Tahun 2019 telah dibuka, dimulai dari tanggal 13 Februari sampai 19 Februari 2019. PBTY menandai betapa kayanya keragaman suku-suku bangsa yang hidup di taman sarinya l ...

Budaya

PBTY 2019 Dibuka, Sajikan Ratusan Kuliner dan Festival Budaya

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) yang ke-14 kembali digelar mulai Rabu (13/2/2019) malam. Berpusat di Kampung Ketandan Malioboro Kota Yogyakarta, hajatan dalam rangka menyemarakkan tahun baru Imlek 2570 ini akan be ...

DIY

Memanfaatkan Anggaran dalam Musrenbang Kecamatan Umbulharjo

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Renja RKPD) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2019 dilaksanakan di Aula Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta, ...

DIY

Welcome Dinner Jogjavaganza #2

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta bersama pelaku pariwisata Kota Yogyakarta menggelar Welcome Dinner dalam Rangkaian Acara “Jogjavaganza” di Grand Aston Hotel, Yogyakarta Selasa (12/2/2019). Dikata ...

DIY

Dicari 100 Mata untuk Dioperasi Katarak Gratis

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Widjanarko Center yang merupakan lembaga sosial bersama PT Sido Muncul akan melaksanakan operasi katarak gratis pada hari Jumat, 15 Maret 2019 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Dr S Hardjolukito Yogyak ...

DIY

Jaring Aspirasi, AY Sudarma Akan Mengawal Segala Permasalahan yang Ada

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Drs AY Sudarma melakukan temu warga dan jaring aspirasi (Reses), Senin (11/2/2019) malam di Balai Serbaguna RW 4 Mertolulutan, Ngampilan, Yogyakarta. "Jaring aspira ...

DIY

Pelaku Pelemparan Kaca Mobil Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Jajaran unit reskrim Polsek Mlati berhasil meringkus tiga pelaku pelemparan batu kepada kaca mobil pikap hitam yang terjadi pada malam Minggu (3/2) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Gadjah Mada, Dusun Sendari. Diketahui pe ...

Kesehatan

Kaki Gadis Cantik asal Manggarai Itu pun Harus Diamputasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Raut wajahnya selalu tampak ceria dan gaya bicaranya ceplas ceplos khas anak-anak. Tak sedikit pun terlihat kalau gadis cilik nan cantik asal Labuanbajo, Manggarai Barat, NTT itu baru saja kehilangan salah satu bagia ...

DIY

Keterbukaan Informasi Publik di DIY Masih Belum Terlalu Baik

YOGYA, BERNAS.ID - Badan Publik di DIY masih belum banyak yang menyediakan informasi publik, sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi. Badan Publik di DIY masih sedikit menyedi ...

DIY

KPU Sleman Mulai Merakit 16.995 Kotak Suara

SLEMAN, BERNAS.ID- KPU (Komisi Pemilihan Umum) mulai merakit kotak suara yang berjumlah 16.955 buah berdasarkan jumlah TPS yang dibutuhkan di Sleman. KPU mengerahkan 8 orang tenaga buruh harian lepas untuk merakit kotak KPU yang berbahan da ...

DIY

Lampu Penerangan di Jalur Evakuasi Merapi Terbatas

SLEMAN,BERNAS.ID- Gunung Merapi tengah rutin menunjukkan aktivitasnya. Dilansir dari akun Twitter @BPPTKG, pada Selasa (12/2) dini hari pukul 00.00-06.00 WIB, berdasarkan data seismik, terjadi jumlah guguran 17 kali dengan durasi 10-60 deti ...

DIY

Intensitas Merapi Tinggi, Warga Dihimbau Waspada

SLEMAN, BERNAS.ID- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terus mengeluarkan informasi terkait Gunung Merapi yang sering memuntahkan lava pijar. Meski aktivitasnya cukup tinggi, status Merapi masih pada l ...

Ekonomi

FPPR Ancam Tutup Toko Modern Tak Berijin di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Forum Peduli Pasar Rakyat (FPPR) mendesak DPRD Kabupaten Sleman menertibkan toko modern yang tidak berijin. Forum ini juga menuntut agar memasang label berijin dan tidak berijin kepada toko modern. Ditemui setelah mela ...

Pendidikan

Situasi Politik Saat Ini Membelah, Potensial Rasa Permusuhan

BANTUL, BERNAS.ID- Di tengah kondisi politik praktis yang mengejar kekuasaan dengan fanatisme yang luar biasa, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menjelaskan tentang tema Tanwir Muhammadiyah yang akan diselenggarakan di Bengkulu pada ...

Budaya

PBTY 2019 Dibuka Dua Hari Lagi, Bakal ada Tiga Naga Raksasa

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) memasuki penyelenggaraan tahun ke-14 pada 2019 ini. Rangkaian acara siap digelar tanggal 13-19 Februari 2019. "Tahun ini PBTY tembus menjadi event terbesar di Indonesia, mas ...

Pariwisata

Bendungan Kamijoro yang Viral di Medsos Ternyata Dahulu Bikinan Belanda

KULONPROGO, BERNAS.ID - Jembatan Bendungan Kamijoro yang membentang di Sungai Progo yang menghubungkan dua wilayah kabupaten, yaitu sebelah timur sungai merupakan wilayah Desa Kamijoro, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dan sebelah barat ...

DIY

Saat Ini, Politik Praktis yang Hanya Mengejar Kekuasaan

BANTUL, BERNAS.ID-  Kondisi politik saat ini hanya menawarkan kebenaran politik berdasarkan kelompoknya. Politik terkesan politik praktis yang mengejar kekuasaan dengan fanatisme yang luar biasa. Berdasar teori Edmund Husserl, Rekto ...

DIY

Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Resmi Ditutup

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Latihan pengamanan pemilihan umum legislatif dan presiden tahun 2019 resmi ditutup dengan menampilkan simulasi aksi demo massa yang tidak puas dengan hasil pemilu serta diakhiri dengan Apel penutupan latihan pen ...

Lifestyle

Pesona Taman Bunga Telaga Malingan

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menyeimbangkan aktivitas rutinnya maka piknik atau berwisata menjadi salah satu alternatifnya. Seiring dengan kemajuan teknologi dan berkembangnya media sosial me ...

Kesehatan

Jika Demam, Segera Kunjungi Faskes Terdekat Sebelum Terlambat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Yogyakarta awal tahun ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Terkait hal itu Pemkot meminta warga yang mengalami demam untuk sege ...

Budaya

Santri Jember Gelar #AksiBelaKiai, Tuntut Fadli Zon Minta Maaf

JEMBER, BERNAS.ID  -  Para santri Kabupaten Jember, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa #AksiBelaKiai dengan longmarch dari Lapangan Talangsari, Jember Kidul, Kaliwates, menuju Alun-alun pada Minggu (10/2/2019). Dalam aksi i ...

DIY

PU Sleman Jelaskan Video Viral Air Tersedot ke Dasar Sungai

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejak Jumat (8/2), viral sebuah video aliran sungai Kalikuning tersedot ke dasar sungai di media sosial. Dalam video, aliran sungai Kalikuning Sleman itu terlihat bukannya mengalir lurus, tetapi justru tersedot ke sebuah ...

DIY

Setelah Tiga Hari, Warga Berbah Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

SLEMAN, BERNAS.ID-  Hari Minggu (10/2) sekira pukul 10.15 WIB, Dusun Sendang Berbah Sleman digegerkan dengan kabar kematian salah satu warganya yang sudah tiga hari di kamar mandi dengan posisi duduk agak miring dan sudah berbelatung. ...

Pendidikan

Peluang dan Tantangan GMKI pada Usia 69 Tahun

BOGOR, BERNAS.ID -Pada 9 Februari 2019, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memasuki usia ke 69 tahun. Dalam perjalanan panjang itu, rentetan peristiwa masa lalu mampu dilewati GMKI yang dimulai dari Orde Lama, Orde Baru hingga masa ...

Kesehatan

UII Dorong Masyarakat Perkuat BPJS Kesehatan

KLATEN, BERNAS.ID --Masyarakat diminta berperan untuk menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Salah satu bentuk untuk menyukseskan program tersebut adalah dengan men ...

Pendidikan

Mahasiswa KKN UII Bangun Destinasi Wisata

KLATEN, BERNAS.ID --Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UII membuat berbagai program kerja untuk menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan. Para mahasiswa melakukan perencanaan hingga pelaksanaan atau merealisasikan program bersama ma ...

DIY

MK Sosialisasi Pemilu yang Berintegritas

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID- Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Dr Anwar Usman, SH, MH menyebut beberapa hal untuk mewujudkan pemilu pileg dan pilpres serentak yang berintegritas di tahun 2019. Ia menyebut peran yang besar dari perguruan tinggi, p ...

DIY

Latihan Pengamanan Pemilu Sinergikan Tugas Aparat di Lapangan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Setelah menggelar Apel gabungan TNI-Polri kesiapan pelaksanaan latihan pengamanan pemilu legislatif dan presiden tahun 2019 beberapa waktu lalu di Lapangan Makoyonif 403/WP, Korem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponego ...

DIY

Pundong Menyimpan Potensi Kerajinan Gerabah yang Berkualitas

BANTUL, BERNAS.ID --Selama ini orang hanya mengenal produk gerabah/keramik dari Kasongan, Kasihan, Bantul. Hal ini bisa dimaklumi mengingat jumlah perajin gerabah di Kasongan yang sangat banyak dengan aneka produk gerabah yang berkualitas e ...