Rumah Murah Bersubsidi untuk Siapa?

Deny Hermawan - Thia Destiani
11 Juli 2017

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

YOGYAKARTA, HarianBernas.com - Program sejuta rumah murah ternyata tidak semudah yang dicanangkan presiden Jokowi, ternyata tak semulus yang diharapkan. Banyak kendala di lapangan yang membuat para developer atau pengembang enggan membangun rumah murah atau rumah bersubsidi.

Selain persyaratannya rumit, keuntungan yang didapat juga tidak sebanding dengan lika-liku prosedural yang ditempuh. Lalu, program rumah bersubsidi ini sebenarnya untuk siapa? Keengganan para pengembang untuk membangun rumah murah tersebut berdampak pada pemangkasan dana subsidi pada RAPBN 2017.

Subsidi dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Rp9,7 triliun menjadi hanya RpRp3,1 triliun. Dampaknya adalah pembangunan rumah murah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), makin sulit diwujudkan. "Dampak terbesarnya tentu akan membuat beban rakyat akan bertambah dalam memiliki rumah," ujar praktisi Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), Imam Sujangi, saat dimintai pendapatnya, Senin (10/7).

Menurut Imam besarnya pemangkasan KPR berdampak luas di dunia properti. Dengan menyusutnya dana subsidi maka harga subsidi jadi naik. Harga yang ditanggung konsumen akan mengalami kenaikan signifikan. Selain itu ia juga khawatir program pembangunan sejuta rumah murah ‎bagi rakyat akan sulit terpenuhi.

Sumber Bernas dari kalangan pengembang menyebutkan, banyak pengembang mengeluhkan prosedur pembangunan rumah murah yang tidak jelas. Itu sebabnya, banyak pengembang yang enggan membangun rumah murah. Mereka lebih memilih membangun rumah komersial dibanding membangun rumah murah karena usaha yang dilakukan sebenarnya hampir sama. Apalagi, keuntungan yang didapat dari penjualan rumah murah sangat tipis.

Menurut sumber Bernas tersebut, sasaran utama pembangunan rumah murah ini sebenarnya adalah pegawai negeri yang belum memiliki rumah. Itupun masih ditambah persyaratan harus ada jaminan bahwa rumah yang dibeli harus ditempati paling tidak selama lima tahun dan dalam kurun watu itu rumah tersebut tidak boleh dialihtangankan alias dijual.

Keengganan pengembang untuk membangun rumah murah itu dibenarkan oleh sumber Bernas di DPD Real Estate Idonesia (REI) DIY. Menurut sumber tersebut, hingga saat ini belum ada satupun pengembang di DIY yang membangun rumah murah. “Memang ada beberapa developer yang menyampaikan ingin membangun rumah bersubsidi atau rumah murah tadi. Namun sampai saat ini tidak ada yang melaporkan sudah membangun. Jadi semua baru sebatas wacana,” katanya saat dihubungi Bernas, Selasa (11/7).

Menurutnya, banyak warga yang bertanya tentang realisasi pembangunan rumah murah ke DPD REI DIY. Biasanya wilayah yang dipromosikan untuk rumah murah adalah wilayah Kulonprogo dan Bantul. “Saya sampai pusing njawabnya. Banyak sekali orang yang tanya kesini,” katanya tergelak. Siapapun developer yang hendak membangun rumah murah, lanjut sumber tersebut, pasti akan melapor ke DPD REI.

Namun hingga bulan Juli ini tidak ada laporan dari anggota REI membangun rumah bersubsisi tadi. “Jadi seandainya ada yang bilang membangun atau seperti apa di lapangan, pastikan bukan anggota REI. Jadi kami tidak tahu itu,” katanya. Yang biasanya terjadi, lanjut sumber Bernas, awalnya developer mengatakan akan membangun rumah bersubsidi, tetapi belakangan ternyata tidak jadi dan beralih ke rumah komersial. “Jadi (janji) di depan FLPP,belakangan (diarahkan ke) komersial,” katanya.

Minimnya minat developer untuk mengembangkan rumah murah, disebabkan oleh syarat yang harus dipenuhi terlalu rumit. “Jadi memang banyak yang terkendala di perijinan,” katanya. Kendala perijinan itu dibenarkan oleh sumber Bernas lainnya dari kalangan pengembang.

Karena itu, ia meminta agar prosedur perijinan itu dipermudah. Sebab, rumitnya perijinan itu seringkali menjadi bahan komoditas bagi oknum tertentu untuk memperoleh keuntungan. Padahal, beaya perijinan menjadi salah satu komponen untuk menghitung harga jual rumah murah yang hendak dibangun.

“Kalau pemerintah sudah mencanangkan program pembangunan rumah murah, harusnya pemerintah juga mensuport soal kemudahan perijinan. Kendala perijinan inilah yang sampai saat ini membuat para pengembang enggan membangun rumah murah,” katanya. Selain soal perijinan, ketentuan harga jual rumah juga menjadi kendala lainnya. Harga jual rumah ini ditentukan berdasarkan zonasi. Untuk wilayah DIY, harga jual rumah murah tidak boleh melebihi Rp 123 juta per unit.

Dengan harga yang sudah ditentukan berdasar zonasi itulah, pengembang kesulitan memperoleh lahan yang murah agar harga jualnya tidak melebihi ketentuan. “Kalaupun ada tanah yang harganya murah, lokasinya terpencil sehingga aksesnya sulit. Tentu hal itu mempengaruhi penjualan. Kalaupun ada tanah yang harganya murah, belum tentu lokasinya itu diperuntukkan bagi perumahan. Padahal, sebagian besar lahan di DIY ini masuk dalam jalur hijau atau lahan produktif yang tidak bisa digunakan untuk pembangunan perumahan. Mengubah jalur hijau menjadi jalur kuning untuk perumahan, selain butuh waktu panjang juga butuh biaya ekstra,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Perencanaan Kota dan Wilayah Fakultas Teknik UGM, Dr Eng Muhammad Sani Roychansyah, berpendapat bahwa pengadaan rumah murah di kawasan perkotaan sulit dilakukan. Kalaupun ada pengembang yang mau membangun rumah murah di kawasan perkotaan, harganya tetap akan mencekik leher. “Ini tantangan penyediaan perumahan. Harusnya pemerintah mengatur lahan siap bangun dengan insentif zoning. Atau mengajak perusahaan-perusahaan untuk ikut program penyediaan rumah murah melalui program CSR yang mereka miliki,” kata Muhammad Sani saat dihubungi Bernas, Selasa (11/7) petang.

Muhammad Sani juga menawarkan kosep kota kompak dalam pengadaan rumah murah. Artinya, pemerintah sebisa mungkin tidak menggunakan lahan produktif, namun pemerintah harus mempermudah transportasi sehingga masyarakat bisa dengan mudah mencapai lokasi perumahan itu. Mencari lahan di wilayah perkotaan untuk pembangunan rumah murah memang hal yang sulit dilakukan.

Karena itu, Muhammad Sani mengusulkan agar pembangunan rumah murah di wilayah perkotaan dilakukan secara vertikal. Dengan demikian, harga jualnya menjadi relative terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurut Muhammad Sani, sebenarnya banyak lahan di perkotaan yang bisa dikonversi agar dapat digunakan untuk membangun rumah murah.

Lahan yang bisa dikonversi tersebut diantaranya adalah daerah bantaran sungai serta tanah wedhi kengser. Selain itu, lahan milik Pemda juga sangat dimungkinkan untuk pembangunan rumah murah. “Pemerintah juga bisa mereview rencana tata ruang. Artinya, pemerintah daerah dapat menujuk lahan mana yang bisa direvisi RTRW (rencana tata ruang dan rilayah, red)-nya sehingga dapat menjadi lahan potensial untuk pengadaan rumah murah. Lahan tersebut diantaranya adalah kawasan kumuh atau lahan wedhi kengser. Dengan demikian pengembang dapat cepat merespons,” ujarnya.

Agar realisasi pembangunan rumah murah, khususnya di wilayah perkotaan, terealisasi maka pemerintah juga harusnya memberi kemudahan beaya pembangunan infrastruktur atau yang biasa disebut dengan fasilitas umum.

Menurut Muhammad Sani, pemerintah dapat menanggung 50 persen biaya pembangunan fasilitas umum sehingga nantinya harga jual rumah murah itu masih bisa terjangkau oleh rakyat. Selain itu, Muhammad Sani juga mengusulkan agar pengembang diberi kemudahan untuk membangun rumah vertikal mengingat sulitnya pengadaan lahan di wilayah perkotaan.

Dengan demikian, pengembang bisa menjual rumah dengan volume yang lebih banyak dengan harga yang masih terjangkau oleh rakyat berpenghasilan rendah. Menjawab pertanyaan tentang keluhan pengembang tentang rumitnya perijinan yang menjadi salah satu kendala pengadaan rumah murah, Muhammad Sani mengusulkan perlunya sebuah badan independen yang khusus mengawasi tentang prosedur perijinan pengadaan rumah murah.

“Memang perlu mekanisme kontrol. Dengan demikian pengembang bisa melaporkan hal-hal yang dirasa janggal, sekaligus pemerintah bisa memperoleh masukan dari para pengembang itu,” ujarnya. Sedangkan Ketua Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik UGM, Dr Eng Ahmad Sarwadi, berpendapat bahwa komponen termahal bangunan rumah terletak pada harga tanah. Itupun tergantung lokasinya. Semakin dekat kota, maka harga tanahnya tentu semakin mahal.

“Di daerah Maguwoharjo, misalnya, sudah sangat sulit mencari harga tanah Rp 1 juta semester di pinggir jalan. Sementara untuk bahan bangunan, relatif sama,” ujarnya. Karena itu, lanjutnya, untuk menekan harga rumah agar terjangkau, maka pembangunan rumah harus berada di luar kota.

“Persoalannya, peminat rumah murah juga menuntut lokasinya dekat dengan tempat kerja. Kalau lokasi perumahan itu jauh dari tempat kerja, akan membebani. Maka, salah satu alternatifnya adalag rumah susun,” ujarnya.

Mungkinkah rumah murah diujudkan di dalam kota Jogja? “Agak sulit, karena harga tanahnya sudah tinggi. Makanya, alternatifnya adalah rumah susun. Kalau pengembang memperoleh tanah seharga enam juta semester, lalu hanya dibuat rumah satu lantai, akan mahal. Makanya, alternatifnya adalah dibangun rumah susun agar harganya terjangkau,” ujarnya. (sri/age)



Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Kesehatan 7 Jam lalu

Minum Dingin Bikin Kanker, Fakta atau Hoax?

Bernas.id – Apakah kamu percaya bila air dingin bisa membuat seseorang mudah terkena kanker? Bisa jadi karena suhu dingin dapat membuat makanan berminyak jadi semakin membeku dan bisa menyulut kanker bila ada di tubuh. Benarkah? Di ...

Kesehatan 8 Jam lalu

Ngeri, Jangan Makan Kentang Goreng Malam-Malam Kalo Gak Mau Jadi Gini!

Bernas.id - Apakah kamu termasuk penggemar makanan enak layaknya French Fries (kentang goreng) atau Steak. Namun tahukah kamu jika mengonsumsinya di malam hari malah menjadi hal yang buruk? Inilah penjelasan ilmiah. Dilansir dari Huffing ...

Otomotif 10 Jam lalu

Jangan Tinggalkan 5 Benda Ini di Dalam Mobil untuk Cegah Kebakaran

Bernas.id - Belakangan ini, kasus mobil terbakar kerap terjadi. Bahkan, saat diparkir pun mobil juga berresiko terbakar. Banyak hal yang menjadi penyebab kenapa mobil yang posisinya sedang diam dan tak menyala pun juga bisa terbakar. Ter ...

Otomotif 10 Jam lalu

Tips Simpel Merawat Mobil Berwarna Putih Supaya Catnya Tak Menguning

Bernas.id - Mobil adalah kendaraan beroda empat yang menjadi kebanggan tersendiri bagi pemiliknya, sebab mobil merupakan benda yang berguna untuk menunjang keperluan kita jika akan melakukan suatu perjalanan. Dengan makin berkembangnya indu ...

Nasional 11 Jam lalu

Berturut-turut OTT KPK di Daerah, Ini Usulan Anggota Komisi II DPR

JAKARTA, Bernas.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyayangkan fenomena kepala daerah yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini dinilai adanya korupsi yang makin akut di Indone ...

Otomotif 11 Jam lalu

Supaya Pakem, Penting untuk Merawat Master Rem. Ini Caranya

Bernas.id - Perkembangan sepeda motor di Indonesia dewasa ini sangat luar biasa dengan keragaman tipe, varian, inovasi teknologi, hingga kuantitasnya yang sangat banyak. Seiring dengan kemajuan teknologi itu, kebutuhan akan mekanik dan tekn ...

Kesehatan 11 Jam lalu

Penjualan Mobil Berbahan Bakar Fosil, Akan Dilarang di Negara Ini

Bernas.id - Di Negara Tiongkok, tingkat polusi saat ini kian mengkhawatirkan. Meski tidak termasuk ke dalam 10 negara dengan polusi paling parah, Tiongkok menempati urutan kelima untuk jumlah kematian yang disebabkan polusi udara. Sebena ...

Gadget 14 Jam lalu

Mau Internet Lancar Ngebut, Instal 7 Software Ampuh Ini di Gawaimu

Bernas.id - Ada banyak hal yang harus kamu ketahui untuk dapat menikmati internet. Tidak hanya hardware saja, software juga menjadi sebuah komponen yang wajib harus ada dan diketahui kegunaanya. Secara perkembangannya, software tidak kalah ...

Nasional 14 Jam lalu

PIA Minta Jokowi Dukung KPK Tuntaskan Kasus Megakorupsi E-KTP

JAKARTA, Bernas.id – Komunitas Perempuan Anti Korupsi (PIA) menggalang dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Acara itu digelar saat Car Free Day di Jakarta, Minggu (24/9/17). PIA pun meminta dukungan Presiden Joko W ...

Kuliner 14 Jam lalu

Bahayanya Daging Merah Jika Tak Sesuai Aturan. Ikut Cara Ini!

Bernas.id - Penganut diet Hi protein atau tinggi protein yang mengandalkan daging merah memang semakin hari semakin banyak saja. Itu karena jenis diet ini dikenal sangat efektif untuk dapat menguruskan pinggang serta meratakan perut. Apakah ...

Kesehatan 15 Jam lalu

Gak Kurus Meski Diet? Bisa Jadi Karena 3 Masalah Ini

Bernas.id – Berat badan yang enggan menyusut menandakan ada yang salah dengan metabolisme tubuhnya. Dilansir dari Brightside.me, inilah beberapa hal yang bisa menjadi pengganggu metabolism kamu. 1. Diet yang Salah Pada saat usia ...

Kecantikan 15 Jam lalu

Sering Ada di Dapur, Herbal ini Bisa Menghaluskan Wajah Kamu

Bernas.id - Seringkali kita melakukan perawatan kecantikan di salon maupun di klinik kecantikan yang terbilang menghabiskan banyak uang. Padahal dengan membuat sendiri berbagai produk kecantikan tentu akan lebih menghemat. Salah satunya ada ...

Highlight 15 Jam lalu

Waduh! Banyak Aplikasi Google Play Berbuat Curang

Bernas.id - Dilansir dari androidauthority.com, kecurangan yang terdapat di Google Play bukan masalah besar tapi hal tersebut dapat dirasakan langsung oleh pemakainya. Dua masalah langsung yang dirasakan pemakainya adala ...

Properti 15 Jam lalu

Generasi Milenial Senang Jalan-jalan, tapi Ingin KPR Tetap Aman. Ini Tipsnya

JAKARTA, Bernas.id - Setiap orang butuh hiburan sewaktu-waktu, terutama bagi generasi milenial yang sehari-harinya berkutat dengan pekerjaan. Alasannya, tak jarang di hari libur pun mereka masih sibuk dengan pekerjaan. Anda pastinya tidak m ...

Properti 15 Jam lalu

Benda-benda Ini Dianggap Membawa Sial untuk Rumah. Ini Alasannya

JAKARTA, Bernas.id - Terkadang, menempati sebuah hunian baru atau lama, sebagian orang masih percaya akan mitos dan feng shui. Feng shui sendiri merupakan ilmu Tiongkok yang mempelajari tentang keseimbangan antara manusia dengan alam, yang ...

Otomotif 16 Jam lalu

Berniat Ganti Ban Motor Lebih Lebar? Ini Rumusnya Agar Tetap Safety

Bernas.id - Modifikasi sepeda motor merupakan suatu hal yang wajar dilakukan bagi mereka penggemar otomotif. Ada rasa kenikmatan tersendiri sesudah mengubah performa atau bentuk motor yang paling disayangi, hingga dapat memberi rasa percaya ...

Wisata 16 Jam lalu

Jangan Lewatkan 4 Hal Ini Jika Kamu Berkunjung ke Sydney

Bernas.id - Sydney memang menjadi salah satu kota yang sangat terkenal dengan pantai dan pelabuhannya yang menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Namun, jika kamu pergi ke Sydney dan tidak melakukan hal ini, maka kamu belum dianggap menik ...

Otomotif 16 Jam lalu

11 Deretan Mobil Irit dan Ramah Kantong Ini Ada di Indonesia!

Bernas.id - Memiliki mobil baru memang menjadi dambaan bagi setiap orang, terlebih lagi yang sudah berkeluarga. Dengan memilki mobil, kita dapat membawa keluarga saat liburan ataupun mudik untuk merayakan hari raya di kampung halaman. Ta ...

Nasional 16 Jam lalu

Pasca Lelang Mobil Sitaan, Pansus Angket Pertanyakan Ini

JAKARTA, Bernas.id – Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di DPR turut menyoroti pengelolaan barang sitaan dan rampasan KPK. Hal itu masuk dalam poin yang dipermasalahkan Pansus Angket KPK. Anggota pansus ha ...

Regional 16 Jam lalu

Janji Ridwan Kamil Buat Kereta Gantung di Situs Megalitikum Ini

CIANJUR, Bernas.id – Ridwan Kamil mengunjungi situs Megalitikum Gunung Padang, Kabupaten Cianjur, Sabtu (23/9/17). Pria yang merupakan bakal calon Gubernur Jawa Barat itu berjanji akan membangun infrastruktur yang lebih modern. Sal ...

Nasional 17 Jam lalu

Ramai Situs Nikah Siri, Ini Kata Mensos Khofifah

BANTUL, Bernas.id – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa turut mengecam adanya situs nikahsirri[dot]com. Menurutnya, situs online itu berpotensi menjadi praktik pelacuran terselubung dengan modus agama. "Nikah siri kok dija ...

Film 18 Jam lalu

Begini Foto Penghormatan The Flash untuk Film Superman: The Movie

Bernas.id – Mungkin beberapa fans berat telah menangkap referensi ini sejak dirilisnya trailer Justice League versi comic-con. Namun setelah foto baru Ezra Miller sebagai Barry Allen (The Flash) beredar di dunia maya baru-ba ...

Nasional 19 Jam lalu

Tol Trans Jawa Tersambung 2018, Jokowi Minta Lapak untuk Pedagang

PEMALANG, Bernas.id – Jalan Tol Trans Jawa akan meningkatkan konektivitas atas daerah. Namun, jalan tol diperkirakan bisa mematikan usaha para pedagang di sepanjang Jalan Pantai Utara (Pantura) Jawa. Presiden Joko Widodo pun member ...

Umum 19 Jam lalu

Langka! Kementerian LHK Siapkan Habitat Kedua Badak Bercula Satu

PANDEGLANG, Bernas.id – Badak bercula satu termasuk dalam kategori hewan langka. Bahkan, populasi badak bercula satu di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Jumlahnya pun tak sampai ratusan. Kepala Balai TNUK Mamat Rahmat menegaskan ...

Selebritas 19 Jam lalu

Berlokasi di Candi Borobudur, Vicky Shu Resmi Menikah

Bernas.id – Penyanyi Vicky Shu akhirnya melepas masa lajangnya pada Sabtu (23/9/17). Ia resmi dinikahi Ade Imam. Vicky menggelar akad nikah dan resepsi di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Sejak siraman yang digelar ...

Properti 22 Jam lalu

Perkiraan Pengembang: Tahun 2020, Properti Indonesia Meroket

JAKARTA, Bernas.id - Tiga tahun terakhir properti Indonesia merosot terus, hal ini mengindikasikan bahwa belum pulihnya pasar properti Indonesia. Hendra Hartono selaku CEO Leads Property Indonesia mengungkapkan, seluruh total kumulasi ap ...

Properti 23 Jam lalu

Ini 5 Alasan Paling Masuk Akal untuk Segera Mencicil Rumah Sebelum Terlambat

JAKARTA, Bernas.id - Setiap orang ingin mempunyai rumah sendiri. Namun, berbagai alasan untuk memiliki karena terbentur dengan situasi. Tidak punya uang untuk uang muka, cicilan yang memberatkan, belum menikah, belum mempunyai karir yang ba ...

Nasional 1 Hari lalu

Banyak Kepala Daerah Tertangkap, Mendagri Apresiasi Kinerja KPK

Bernas.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi di Tanah Air.  Ini terbukti dengan banyak kepala daerah yang terjerat operasi tangkap ta ...

Tokoh 1 Hari lalu

Perkenalkan Asima Chatterjee, Ahli Kimia yang Jadi Google Doodle Hari Ini

Bernas.id –  Hari ini, Sabtu (23/9/2017),  Google memajang doodle sosok wanita berkacamata yang lengkap dengan struktur molekul kimia disusun apik membentuk kata "Google" dengan dominasi warna hijau. G ...

Tokoh 1 Hari lalu

Politikus Afsel ini Mandi Tiga Hari Sekali, Begini Alasannya

Bernas.id –  Kepala Daerah Western Cape Afrika Selatan, Helen Zille, mengungkapkan bahwa ia hanya mandi tiap tiga hari sekali. Alasannya, Western Cape yang terkenal dengan perkebunan anggur, pegunungan, dan pantai telah m ...

Nasional 1 Hari lalu

Sekjen PPP Keberatan Ada Pihak Sebut Semua Anggota DPR Ingin Lemahkan KPK

JAKARTA, Bernas.id – Keberadaan dan kerja Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memang menuai polemik. Masa kerja Pansus Angket ini pun akan berakhir pada 28 September 2017. Ada pi ...

Nasional 1 Hari lalu

Hore! Ada Kereta Ekonomi Premium Cilacap-Solo, Ini Tarifnya

JAKARTA, Bernas.id – Kereta Api rute khusus Cilacap hingga Solo pun akan menjadi kenyataan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan bahwa Kereta Wijayakusuma jurusan Cilacap-Yogyakarta-Solo dan sebaliknya akan diluncurkan pada Senin ...

Film 2 Hari lalu

Lagu Metallica Iringi Trailer Perdana Marvel’s The Punisher

Bernas.id –  Lagu Metallica berjudul “One,” hadir mengiringi trailer untuh perdana serial The Punisher diluncurkan oleh Netflix. Trailer yang cukup brutal ini sebenarnya isinya cukup sederhana, yai ...

Nasional 2 Hari lalu

Arsitek ITB: Dengan Membangun Desa, Warga Tak Perlu Migrasi

SEMARANG, Bernas.id – Pembangunan wilayah pedesaan dinilai mendesak. Hal ini diharapkan mengerem orang-orang desa yang ingin bermigrasi ke kota. Seorang Arsitek dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Tjuk Kuswartojo menyampaikan pel ...

Selebritas 2 Hari lalu

Akhirnya! Impian Vicky Shu Menikah di Candi Borobudur Terwujud

Bernas.id – Wedding dream hampir dimiliki setiap calon pengantin. Setelah Raisa Andriana, kini giliran penyanyi Vicky Shu yang naik ke pelaminan. Perempuan yang sudah menginjak 30 tahun itu tak butuh waktu lama untuk memutuskan menika ...

Selebritas 2 Hari lalu

Jalani Rehabilitasi, Ello Tetap Sibuk Berkarya dan Manggung

JAKARTA, Bernas.id – Penyanyi Ello yang memiliki nama asli Marcello Tahiteo sudah hampir dua bulan menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur. Ello pun wajib mengikuti kegiatan rutin di RSK ...

Nasional 2 Hari lalu

Polisi: Omzet PCC Capai Miliaran, Sindikat Penjualannya Rapi

JAKARTA, Bernas.id – Polisi telah mengamankan empat orang tersangka pembuat dan penyebar pil PCC. Mereka adalah MSAS, WY dan pasangan suami-istri BP dan LKW. Setidaknya ada 4 ton bahan baku dan ratusan ribu butir pil PCC yang ditemuka ...

Kuliner 2 Hari lalu

Wujudkan Visi APPBI, Ambarrukmo Plaza Selenggarakan “Taste of Harmony”

Bernas.id – Untuk mewujudkan visi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Ambarrukmo Plaza gelar festival kuliner yang bertajuk “Taste of Harmony”. Festival ini akan diselenggarakan di Pendopo Royal Ambarrukmo ...

Kuliner 2 Hari lalu

Jogja City Mall Jadi Tuan Rumah WICSF 2017

Bernas.id – Dalam rangka memeriahkan Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival (WICSF) 2017, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jogja City Mall hadirkan festival sate. Event kuline ...

Kuliner 2 Hari lalu

Meriahkan Festival Kuliner APPBI 2017, Mall Malioboro Berhiaskan Lampion Warna-warni

Bernas.id – Malioboro Mall akan melangsungkan event kuliner yang bertajuk “Malioboro Mall’s Colorfood Festival : Citarasa Kuliner Nusantara”, pada 29 September sampai dengan 1 Oktober 2017 mendatang. Event kuliner in ...

Nasional 2 Hari lalu

OJK: Isi Ulang E-Money Biarkan Ditentukan Pasar Bukan BI

JAKARTA, Bernas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut menanggapi aturan Bank Indonesia terkait beban biaya isi ulang (top up) uang elektronik antar bank dan pihak ketiga. Jika isi ulang dilakukan antar bank maka dikenakan tarif Rp 1 ...

Wisata 2 Hari lalu

Menpar: Tanjung Lesung Jadi Destinasi Dunia, Ini yang Wajib Ada

BANTEN, Bernas.id – Tanjung Lesung masuk dalam 10 destinasi wisata prioritas Indonesia. Namun, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ini belum memiliki fasilitas bandar udara internasional. Menteri Pariwisata (Menpar) pun mengatakan Banten har ...

Wisata 2 Hari lalu

Menteri BUMN: Buat Paket Wisata Indonesia Jadi Pilihan Utama

JAKARTA, Bernas.id – Pariwisata dan liburan tidak pernah ada matinya. Banyak tawaran paket liburan yang biasanya dimanfaatkan agar bisa menikmati perjalanan bersama keluarga. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno memi ...

Internasional 2 Hari lalu

Begini Kemelut dan Pro Kontra Kemerdekaan Kurdi-Irak

Bernas.id –  Rakyat Kurdi di Irak kini bersiap menyambut referendum kemerdekaan yang akan digelar pada tanggal 25 September 2017 mendatang. Sebelumnya Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) di Irak utara bertemu di Erbil dan menyata ...

Fotografi 2 Hari lalu

Foto Karya WNI Gerdie Hutomo Sukses dalam Pameran Foto di Korea

Bernas.id –  Seorang WNI bernama Gerdie Hutomo ini adalah pegawai pada perusahaan obat ternama di Tanah Air. Walau begitu, karyanya yang diakui publik jauh dari pekerjaanya. Foto hasil jepretan Gerdie juga ternyata mengagumkan ...

Nasional 2 Hari lalu

OTT KPK, Wali Kota Cilegon dan Uang Ratusan Juta Diamankan

JAKARTA, Bernas.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Cilegon, Banten. Ditangkap beserta temuan uang ratusan juta, Jumat (22/9/17). "Ada ...

Event 2 Hari lalu

Sedot Wisatawan, ISOPLUS Segera Gelar City Run dan Beach Run di Yogyakarta

YOGYAKARTA, Bernas.id - Tingginya antusias masyarakat terhadap kegiatan lari, menginspirasi ISOPLUS, untuk menggelar dua kegiatan lari sekaligus, yaitu “ISOPLUS City Run” yang digelar di 5 kota dan “ISOPLUS Beach Run& ...

Nasional 2 Hari lalu

Tuduhan Pansus Angket Terhadap Agus Rahardjo, KPK Sebut Janggal

JAKARTA, Bernas.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai tudingan Pansus Angket di DPR RI terkait dugaan korupsi Agus Rahardjo yang kini menjadi Ketua KPK adalah janggal. Dugaan pengelewangan terhadap Agus itu saat menjaba ...

Nasional 2 Hari lalu

Fahri Hamzah: KPK Belum Klarifikasi, Pansus Angket Wajar Diperpanjang

JAKARTA, Bernas.id – Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyebutkan masih ada pekerjaan Pansus Angket KPK di DPR yang belum diselesaikan. Ia pun menganggap wajar jika ada usulan perpanjangan masa kerja Pa ...

Properti 2 Hari lalu

Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat, Itu Tugas Pemerintah

JAKARTA, Bernas.id - Setiap warga negara Indonesia wajib mendapatkan haknya dalam kehidupan berbangsa. Hak tersebut salah satunya adalah, mendapatkan tempat tinggal yang layak bagi warga negara. Hunian yang layak tersebut sepatutnya lah ...