Menjadi Jogja, Menjadi Indonesia

Editorial Harian Bernas - Thia Destiani
03 Agustus 2017

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

YOGYAKARTA, HarianBernas.com – Peradaban unggul pada masa lalu telah menunjukkan bukti mampu menegakkan nilai-nilai keluhuran, keutamaan dan jati diri Yogyakarta. Namun pada saat ini, ketiga karakteristik Jogja itu tidak lagi menjadi penuntun gerak bermasyarakat-bangsa, tindak pemimpin, kerja birokrasi dan dinamika kehidupan elemen warga untuk menuju kemartabatan yang istimewa. Sudah semestinya keistimewaan Yogyakarta adalah untuk Indonesia. Bahwa menjadi Jogja, adalah menjadi Indonesia.

Komitmen itu ditegaskan Sultan Hamengku Buwono X dalam penyampaian visi misi Gubernur DIY periode 2017-2022 di gedung DPRD DIY, Rabu (2/8).

Sultan mengakui, strategi Renaisans Yogyakarta yang menjadi acuan dalam kepemimpinannya selama lima tahun lalu, ada beberapa hal yang belum tercapai. Karena itu, dalam lima tahun kedepan, spirit dan konsep Renaisans Yogyakarta akan tetap dipelihara, namun substansi dan penekanannya akan disesuaikan dengan perkembangan jaman. Karena itulah, visi dan misi kepemimpinan Sultan Hamengku Buwono X dalam kurun waktu lima tahun kedepan adalah “Menyongsong Abad Samudera Hindia untuk Kemuliaan Martabat Manusia Jogja”.

Ada empat pertimbangan utama yang disampaikan Sultan Hamengku Buwono X mengapa mengambil tema Abad Samudera Hindia dalam pemerintahannya lima tahun ke depan. Pertama, fenomena IORA (Indian Ocean Rim Association). Asosiasi negara-negara pesisir samudera Hindia ini digagas oleh Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela pada tahun 1997. Anggota asosiasi ini mencakup negara-negara ASEAN, Australia, Asia Selatan, Asia Barat, Afrika Timur dan Afrika Selatan. Asosiasi ini telah membuat kesepakatan kerjasama di bidang perikanan, energi kelautan, pelabuhan dan pelayaran, mineral dasar laut, bioteknologi kelautan, pariwisata, perdagangan, investasi dan ekonomi.

Sultan kemudian mengutip pidato menteri luar negeri RI, Retno Marsudi, tentang pentingnya posisi Samudera Hindia sebagai episentrum kekuatan dunia di abad 21. Menurut Retno Marsudi, abad 19 ditentukan oleh samudera Atlantik. Abad 20 ditentukan oleh samudera Pasifik. Dan abad 21 akan ditentukan oleh samudera Hindia.

“Samudera Hindia menjadi tempat tinggal bagi 2,6 miliar orang atau dua perlima jumlah penduduk dunia. Strategi maritim Indonesia sebagaimana disampaikan oleh Presiden Jokowi harus mampu menjadi episentrum bagi samudera Pasifik dan samudera Hindia. Saat ini, separuh dari kapal kontainer dunia, sepertiga lalulintas kargo, dan dua pertiga pengiriman minyak dunia melalui jaur samudera Hindia,” kata Retno Marsudi dalam pidatonya tahun 2015.

Sultan menegaskan, Yogyakarta yang memiliki wilayah garis pantai sepanjang 126 kilometer yang mencakup tiga kabupaten (Gunungkidul, Bantul, dan Kulonprogo), tentu saja juga akan memiliki posisi strategis dalam lalulintas perekonomian di wilayah Samudera Hindia.

Kedua, fenomena rencana pembangunan Terusan Kra (Kra-Canal Project) di Thailand. Proyek yang mirip terusan Suez dan Terusan Panama ini bakal menyudet “leher” semenanjung Thailand-Malaysia untuk menghubungkan perairan laut Andaman dan perairan Teluk Thailand sehingga akan memperpendek jarak pelayaran dari belahan bumi bagian barat ke negara-negara Asia Timur seperti Jepang dan Tiongkok.

Menurut Sultan, dampak dari Kra-Canal terhadap peta intensitas lalulintas pelayaran di perairan Asia Timur dan Asia Tenggara, tentu akan sangat berarti. Khusus untuk perairan Indonesia, akan berdampak pada meningkatnya intensitas pelayaran di ALKI-II (Alur Laut Kepulauan Indonesia II) yang mencakup laut Sulawesi, selat Makasar, laut Flores dan Selat Lombok. Pada gilirannya juga akan berdampak pada meningkatnya intensitas pelayaran silang antara Asia-Australia dan Samudera Hindia-Samudera Pasifik.

“Pada posisi seperti itulah peran kawasan di wilayah pulau Jawa bagian Selatan menjadi sangat penting, terutama dalam hal penyediaan jasa pelabuhan, energi, perikanan dan pariwisata,” kata Sultan HB X.

Ketiga, fenomena kemiskinan di kawasan Jogja selatan. Data menunjukkan, jumlah penduduk miskin di DIY pada Maret 2017 sekitar 488.000 jiwa (13.02 persen). Angka ini dinilai tinggi jika dibanding prosentase penduduk miskin nasional sebesar 10,96 persen. Belum lagi soal kesenjangan antara warga kaya dan warga miskin di DIY (angka rasio gini) sebesar 0,432 yang merupakan tertinggi di Indonesia.

Jika dilihat wilayahnya, angka kemiskinan di DIY berada di wilayah selatan yang mencakup Gunung Kidul, Bantul, dan Kulon Progo. “Fenomena ini memberikan latar belakang penting bagi DIY untuk lima tahun kedepan harus memberikan fokus dan perhatian terhadap pembangunan Wilayah Bagian Selatan Yogyakarta. Selain untuk menyongsong Abad Samudera Hindia, juga untuk meningkatkan Harkat dan Martabat Warga Miskin di wilayah bagian selatan Yogyakarta khususnya, dan di seluruh wilayah Yogyakarta pada umumnya,” tandas Sultan.

Keempat, fenomena kesejarahan. Samudera Hindia sejak abad-1 sudah menjadi perairan yang cukup ramai oleh lalulintas kapal besar berukuran bobot mati 200 ton yang mampu mengangkut ratusan penumpang dan barang. Kesibukan itu juga berdampak pada persinggungan budaya antar-bangsa. Karena itu, fenomena multikulturalisme, kosmopolitansisme dan globalisme, sebenarnya sudah terjadi di kawasan itu sejak abad ke-1 melalui kekuatan maritim samudera Hindia.

“Hal ini menunjukkan bukti bahwa samudera Hindia yang memiliki bentang ruang air sangat luas, ternyata bukan menjadi pemisah kantong-kantong peradaban yang tersebar di ujung-ujung perairannya, melainkan justru menyatukannya ke dalam satu jaringan peradaban yang sangat kuat dan jejaknya telah menjadi bagian kehidupan dan penghidupan kita saat ini,” kata Sultan.

Menurut Sultan, nenek moyang orang Jawa telah cukup lama mengakrabi dua alam kehidupan perekonomian, yakni pertanian dan perdagangan melalui laut atau yang dikenal sebagai among tani dagang layar. “Dengan demikian, pilihan tema kemaritiman sebagai payung Kebijakan Pembangunan Lima Tahun kedepan, merupakan upaya meyambung sejarah yang telah lama diukir oleh nenek moyang, namun kemudian telah dilupakan sejak sekitar 1670-an melalui penghancuran sendiri armada-armada independen pedagang Jawa oleh Amangkurat I,” papar Sultan.

Keempat fenomena tersebut diusulkan Sultan Hamengku Buwono X sebagai landasan empiris sekaligus landasan historis untuk membangun Abad Samudera Hindia sebagai payung berpikir dan bertindak Pembangunan Lima Tahun kedepan. “Tema baru ini sangat gayut dengan Trilogi Filosofi Keistimewaan Yogyakarta, yakni Hamemayu Hayuning Bawana, Sangkan Paraning Dumadi dan Manunggaling Kawula Gusti,” kata Sultan.

Sultan juga menegaskan, tema Abad Samudera Hindia secara tegas meneguhkan kembali sumbu imajiner Gunung Merapi-Laut Kidul, yang memiliki makna dan ajaran harmoni kosmos. Pengertiannya, bahwa bentang ruang wilayah Yogyakarta mulai dari puncak gunung Merapi di Sleman sampai bibir pantai dan lidah air Laut Kidul merupakan satu kesatuan bentang ruang ekonolgis yang harus diperlakukan secara utuh, ibaratnya sebagai satu sosok tubuh manusia yang memiliki kepala, badan dan kaki.

“Dalam konsepsi kosmos seperti itu, maka perlakuan pembangunan di wilayah Sleman dan Yogyakarta harus memiliki tenggang ekologis dengan wilayah Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo. Demikian pula sebaliknya, perlakuan pembangunan di wilayah Bantul, Gunung Kidul dan Kulon Progo harus memiliki rujukan ekologis dengan wilayah Sleman dan Kota Yogyakarta. Untuk itulah filosofi Hamemayu Hayuning Bawana yang analog dengan konsep Sustainable Development, sangat relevan dan sangat diperlukan untuk Hamemayu Hayuning Ngayogyakarto Hadiringrat,” tandas Sultan.

Esensi dari Abad Samudera Hindia yang nantinya akan diletakkan sebagai tema dan payung berpikir dalam perumusan Arah Pembangunan DIY dalam lima tahun kedepan, disebutkan Sultan HB X ada tujuh hal. Pertama, Yogyakarta akan bertindak secara aktif mengisi kesepakatan yang telah dibuat pemerintah Indonesia dalam kerangka perjanjian IORA untuk mengembangkan wilayah Yogyakarta bagian Selatan, yang mencakup peningkatan kualitas hidup masyarakat yang berkeadilan sosial dan beradab.

Prioritas kerjasama dalam IORA adalah Keselamatan dan Keamanan Maritim, Fasilitasi Perdagangan, Manajemen Perikanan, Manajemen Risiko Bencana Alam, Kerjasama Akademis dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan Pertukaran Kebudayaan dan Pariwisata. Diluar prioritas tersebut, IORA juga mengangkat dua buah cross cutting issues yaitu Blue Economy dan Women Empowerment.

Kedua, semangat “perjumpaan” dan “silang ekonomi” akan diletakkan sebagai strategi kebudayaan untuk mengatasi kesenjangan dan kemiskinan yang masih menggelayut di wilayah Yogyakarta secara keseluruhan. Perlu perjumpaan dan saling silang antara pelaku ekonomi kuat dengan pelaku ekonomi lemah, antara pelaku ekonomi perkotaan dengan pelaku ekonomi pedesaan, antara pelaku ekonomi modern dengan pelaku ekonomi tradisional, antara pelaku ekonomi bermodal besar dengan pelaku ekonomi bermodal kecil, antara pelaku ekonomi internasional dengan pelaku ekonomi lokal.

Ketiga, semangat “perjumpaan” dan “Silang Keruangan Wilayah” akan diletakkan sebagai strategi untuk memajukan wilayah pinggiran melalui silang infrastruktur wilayah, sehingga interkoneksi antara pemukiman terpencil dengan pusat pelayanan masyarakat akan terbangun secara baik.

Keempat, semangat “perjumpaan” dan “Silang Birokrasi” akan diletakkan sebagai strategi untuk menciptakan program-program besar yang memiliki kapasitas dan dampak besar bagi perubahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kedepan, program-program “Silang SKPD” yang berbasis “Tema-tema Besar” akan didorong prioritasnya dibanding dengan program-program kecil berbasis SKPD tunggal.. Kelima, semangat “perjumpaan” dan “Silang Briokrasi” akan diletakkan sebagai strategi untuk menciptakan tatakelola pemerintahan yang demokratis.

Keenam, semangat “perjumpaan” dan “silang kelembagaan” akan diletakkan sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas SDM aparatur sipil negara melalui “silang belajar” ke lembaga-lembaga lain.

Ketujuh, semangat “perjumpaan” dan “silang budaya” akan diletakkan sebagai strategi untuk meningkatkan harmoni kehidupan bersama masyarakat Yogyakarta. Yakni saling silang dan perjumpaan antara budaya Jawa dengan budaya etnik lain yang ada di Jogja, antara budaya Jawa dengan budaya antar bangsa termasuk dengan budaya bangsa yang tergabung dalam IORA. Juga silaturahmi budaya antar kelompok agama yang ada du Jogja dan Indonesia. Kemudian, program silang belajar antar sekolah pada kelas-kelas awal SMP dan SMA untuk “saling kenal sekolah” sehingga mata rantai tradisi dan sejarah pertikaian atau tawuran antar sekolah tertentu dapat diputus.



Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Kesehatan 50 Menit lalu

Catat, Makanan Pembersih Paru-paru Bagi Para Perokok

HarianBernas.com - Bagi yang memiliki kebiasaan merokok, butuh waktu yang relatif lama untuk berhenti. Harus perlahan dan tidak bisa langsung. Untuk itu, sambil mengurangi merokok, kamu bisa mengonsumsi 9 makanan dan minuman berikut ini sup ...

Inspirasi 60 Menit lalu

Ini Ciri-ciri Kamu Dikatakan Gaul, Punya Salah Satunya

HarianBernas.com - Siapa sih yang tidak ingin disebut anak kekinian, anak gaul, atau bahasa beratnya anak hipster. Dengan menjadi anak yang serba up to date, dapat membuat kamu menjadi memiliki banyak teman. Baca 2 Media Sosial Popu ...

Kuliner 1 Jam lalu

Inilah Tujuh Deretan Cabai Terpedas di Dunia

Bernas.id- Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari yang namanya cabai atau olahannya, sambel. Nyatanya, makanan pedas ini bisa memberikan efek yang luar biasa terhadap nafsu makan. Baca Cabai Terpedas Ini Bi ...

Kuliner 2 Jam lalu

5 Snack Jepang Ini Diburu di Indonesia, Suka yang Mana Nih....

Bernas.id - Negara Sakura memang memiliki banyak pengaruh di Indonesia. Salah satunya, kuliner khas Jepang yang banyak digemari. Selain makanan berat, jajanan khas Jepang juga sangat digandrungi oleh orang Indonesia. Berikut ini 5 snac ...

Internasional 3 Jam lalu

Tiongkok Buka Pengadilan Khusus Masalah Transaksi di Dunia Maya

Bernas.id – Dengan semakin majunya teknologi informasi seperti sekarang, jual beli tidak perlu lagi dilakukan sambil bertatap muka. Sekarang orang-orang bisa memilih dan memesan barang yang diinginkannya lewat internet. Namun seiring ...

Internasional 3 Jam lalu

Wanita Ini Selalu Selamat Biarpun Terjebak di Lokasi Serangan London, Paris, dan Barcelona

Bernas.id – Entah apakah Julia Monaco bisa dianggap sebagai sosok yang beruntung atau sial. Pasalnya wanita asal Australia tersebut sempat tiga kali berturut-turut berada di lokasi terjadinya serangan teror London, Paris, dan Barcelon ...

Bisnis 3 Jam lalu

Bisnis Cafe Makin Digandrungi, Simak 3 Tips Ini Agar Terus Diserbu Pelanggan

Bernas.id – Bisnis café memang sudah menjamur. Apalagi kalangan milenial suka berbisnis café tak bisa dihitung jari. Banyak pengusaha café yang ternyata masih kuliah. Peluang bisnis ini sudah lama digemari oleh an ...

Film 4 Jam lalu

Lucasfilm Kembangkan Film ‘Standalone’ Obi-Wan Kenobi

HarianBernas.com –  Sebuah film spin-off dari dunia Star Wars kembali akan dikembangkan oleh pihak Lucasfilm bersama Disney. Laporan The Hollywood Reporter menyebutkan, sutradara Stephen Daldry (Billy Elliot, ...

Bola 4 Jam lalu

Tidak Hanya Matic, Para Pemain Ini Juga Hengkang dari Chelsea Menuju MU

Bernas.id- Pemain asal Serbia, Nemanja Matic menambah daftar “pembajakan” yang dilakukan oleh Manchester United dari Chelsea setelah merampungkan proses kepindahannya, Senin (31/7/2017). Menurut kabar yang beredar, manajemen ...

Bola 4 Jam lalu

Gabung dengan Klub Barunya, 5 Pemain Ini Diprediksi Bakal Kesulitan

Bernas.id - Masing-masing klub di Eropa memanfaatkan bursa transfer musim panas untuk mendatangkan pemain baru. Hal itu bertujuan untuk menambah kekuatan skuat demi menghadapai tantangan musim selanjutnya. Namun, tidak semuanya burs ...

Bola 6 Jam lalu

Unik! Klub Ini Punya Bangku Cadangan Berbentuk Kaleng Bir Raksasa

Bernas.id - Klub Viktoria Plzen mempunyai tempat bangku cadangan yang antimainstream pada lapangannya. Bentuknya begitu unik, layaknya kaleng bir raksasa yang tergeletak. Baca Pasar Unik Dubai Ini Dapat Asah Kemampuan Menawar ...

Gadget 6 Jam lalu

5 Gadget Ini Menjadi Tak Bermakna karena Hadirnya Smartphone

Bernas.id - Jika diibaratkan, fungsi multitasking dari smartphone sekarang ini bagaikan gadget canggih ala James Bond bagi generasi muda. Alhasil, tidak bisa hidup jika sehari atau satu jam tidak memegang atau memiliki smartphone. Parahn ...

Kesehatan 6 Jam lalu

6 Manfaat Ini Akan Diserap Tubuh Ketika Mengonsumsi Oatmeal

Bernas.id – Sarapan menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan setiap paginya. Dengan sarapan, seseorang akan menjadi lebih bertenaga dalam rutinitasnya sehari-hari. Tidak hanya itu, sarapan juga akan memberikan berbagai ...

Inspirasi 6 Jam lalu

Tak Segera Dapat Pekerjaaan, Para Fresh Graduate Pasti Merasakan 6 Hal Ini

Bernas.id - Buat yang sekarang ini sedang merasakan bahagia sesudah lulus kuliah, Anda tentu sedang senang menikmati hari-hari tanpa adanya tugas dan omelan dari dosen. Tidak ada salahnya memang untuk mengambil waktu sebanyak-banyaknya ...

Selebritas 6 Jam lalu

6 Artis Ini Dulunya Memiliki Berat Badan yang Berlebih. Ini Resepnya

Bernas.id - Penampilan fisik untuk seorang artis menjadi salah satu modal awal mereka untuk tampil di depan publik. Berpenampilan menarik tentu sudah menjadi salah satu tuntutan bagi mereka yang berkecimpung di dunia entertainment. Hal ...

Bisnis 7 Jam lalu

6 Perusahaan Ini Berani Berikan Gaji Tinggi Meski Anda Fresh Graduate

Bernas.id - Setiap karyawan pasti ingin memiliki gaji yang tinggi, termasuk para fresh graduate sekalipun. Bukanlah hal yang mustahil ketika Anda, para fresh graduate bisa memiliki penghasilan layaknya para pekerja yang senior. Biasanya, pe ...

Kesehatan 8 Jam lalu

Idap Penyakit Misterius, Tangan Pemuda Ini Membesar Seperti Monster

HarianBernas.com –  Nasib malang dialami seorang pemuda dari Sathkira, Bangladesh. Rajib Gain namanya, mengidap penyakit misterius yang membuat tangan kirinya terdapat benjolan-benjolan besar. Tak hanya itu, jari-jari tangannya p ...

Teknologi 8 Jam lalu

NASA Bakal Lepas Bakteri ke Angkasa Saat Gerhana Matahari, Untuk Apa Ya?

HarianBernas.com –  Fenomena alam gerhana matahari total akan kembali terjadi pada 21 Agustus. Namun untuk kali ini, peristiwa tersebut hanya dapat dilihat di seluruh wilayah Amerika Serikat. Kesempatan tersebut lalu dima ...

Internasional 8 Jam lalu

Begini Kisah Wanita yang Lolos dari Teror Barcelona, London, dan Paris

HarianBernas.com –  Julia Monaco mengaku berhasil lolos dari tiga serangan teroris yang terjadi di Eropa, yakni serangan di London, Paris, dan terakhir teror Barcelona. Perempuan asal Melbourne, Australia itu lolos dari serang ...

Film 9 Jam lalu

Tonton Trailer Keren Godzilla: Planet of the Monsters

HarianBernas.com –  Jepang sepertinya selangkah lebih maju untuk mempersembahkan film Godzilla kepada para penggemarnaya. Setelah meluncurkan live action Shin-Godzilla tahun lalu, kini TOHO akan kemali menghad ...

Nasional 9 Jam lalu

Korban Umrah Murah First Travel Minta Pemerintah Turun Tangan

JAKARTA, Bernas.id – Para calon jemaah umrah First Travel meminta bantuan pemerintah turun tangan untuk pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan kepada First Travel. Para calon jemaah yang menjadi korban First Travel sampai saat ...

Nasional 9 Jam lalu

Yasonna Ajak Masyarakat Utamakan Tata Krama Bermedsos

JAKARTA, Bernas. id – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly menilai media sosial di Indonesia mulai lepas dari adat ketimuran. Ia pun mengajak masyarakat utamanya jajaran di Kemenkumham untuk menggunakan tata karma d ...

Teknologi 9 Jam lalu

Bukan Pornografi, Inilah Situs yang Paling Sering Diakses Orang Rusia di Kereta

HarianBernas.com –  Metro atau kereta bawah tanah memang sering digunakan oleh  banyak orang Rusia. Sistem angkutan cepat yang melayani ratusan rute di Negeri Beruang Merah ini sudah ada sejak tahun 1935. Bila diamat ...

Regional 10 Jam lalu

Ada Penolakan Imunisasi MR, Dinkes Kota Malang Gandeng Kemenag

MALANG, Bernas.id – Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur menggandeng Kantor Kementerian Agama untuk menyosialisasikan imunisasi campak dan rubella ke sekolah agama. Pasalnya, ada sekolah yang secara kelembagaan menolak imunisasi MR ...

Kecantikan 13 Jam lalu

Mau Wangi Sepanjang Hari, Semprotkan Parfum di 6 Bagian Tubuh Ini

Bernas.id – Beberapa dari Anda pasti pernah kesal karena parfum yang digunakan cepat habis. Jangan salahkan karena kuantitasnya yang sedikit karena boros parfum itu bisa terjadi ketika Anda menyemprotkan parfum ke sembarangan bag ...

Otomotif 14 Jam lalu

Selain Buat Gaya, Ini Fungsi Lain Gunakan Stiker Bodi Mobil

HarianBernas.com - Bukanlah suatu hal yang aneh bila melapisi bodi mobil dengan stiker. Pemasangan stiker ini merupakan salah satu modifikasi favorit banyak pemilik mobil. Cara pemasangan stiker ini tersebut tergolong mudah dilakukan dan ce ...

Kuliner 19 Jam lalu

Malam Ini, Serbu Festival Nasi Goreng di Pekalongan

Bernas.id – Nasi goreng, makanan khas Indonesia yang sudah tak asing lagi. Apalagi masyarakat di Pulau Jawa sangat mengenalnya. Menariknya, ada Festival Nasi Goreng di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Setidaknya ada 1.000 porsi n ...

Gadget 1 Hari lalu

Agar Penjualan Onlinemu Meroket, Ketahui Dulu Karakter Pengguna dari Masing-masing Media Sosial

Bernas.id - Saat ini, sudah bukan hal yang baru lagi jika media sosial difungsikan sebagai media promosi atau tempat menjual produk. Media sosial mampu mempromosikan bisnis secara efisien tanpa dipungut biaya alias gratis. Itulah yang menja ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Ini Waktu yang Penting untuk Memeriksakan Kesehatan Jantung

Bernas.id – Supaya bisa mendapatkan jantung yang mempunyai kinerja baik, Anda tentu perlu memiliki gaya hidup sehat. Seperti halnya berolahraga dengan rutin, baik itu jalan kaki maupun bersepeda. Kedua aktivitas tersebut bis ...

Nasional 1 Hari lalu

Sarjana Psikologi UGM Ini Pilih Jadi Pengusaha Bisnis Jamu

Bernas.id - Hidup sehat tentu idaman bagi semua orang. Namun, di era serba instan ini belum banyak orang yang ingin meluangkan waktunya untuk rutin mengonsumsi makanan dan minuman sehat. Fakta tersebut telah menginspirasi Made Ayu Ariyani u ...

Internasional 1 Hari lalu

Dianggap Punya Nama Memalukan, Sekolah Ini Bakal Ganti Nama

Bernas.id – Daebyun merupakan nama dari sebuah sekolah dasar yang terletak di kota Busan, Korea Selatan. Bagi kita yang tinggal di Indonesia, nama Daebyun terdengar biasa saja. Namun, tidak demikian halnya bagi para staf dan murid sek ...

Internasional 1 Hari lalu

Lewat Sampul Edisi Terbaru, Majalah-majalah Amerika Serikat Ramai Sindir Donald Trump

HarianBernas.com – Sorotan terhadap Donald Trump seolah tidak pernah habis. Kali ini presiden baru AS tersebut disorot karena membela golongan supremasi kulit putih dan neo-Nazi yang menggelar demonstrasi di Charlottsville, Virginia. ...

Internasional 1 Hari lalu

Anjing Warna Biru Berkeliaran di Jalanan Kota India

Bernas.id – Anjing liar yang berkeliaran di jalanan kota besar bukanlah hal yang aneh. Namun, tidak demikian halnya dengan anjing-anjing di Navi Mumbai. Live Science mengabarkan kalau jalanan di kota yang terletak di India barat terse ...

Internasional 1 Hari lalu

Baru Injak Usia 10 Tahun, Gadis Ini Sudah Punya Bayi

Bernas.id – Berita mengenai pemerkosaan kembali datang dari India. Tidak tanggung-tanggung, yang menjadi korban adalah seorang gadis berusia 10 tahun. Gadis tersebut bahkan sampai hamil dan melahirkan bayinya pada hari Kamis (17/8/201 ...

Nasional 1 Hari lalu

Kendala Pengembang Perumahan

Bernas.id - Rumah menjadi salah satu kebutuhan penting manusia. Pemerintahan saat ini sebenarnya sangat memberi ruang kemudahan pembangunan rumah bagi rakyat. Program rumah murah bersubsidi, salah satu contohnya. Namun, kemudahan yang ...

Bola 1 Hari lalu

Fantastis, Orang Terkaya di Afrika Ingin Beli Arsenal

Bernas.id – Liga Premier sekarang bak gula yang dirubungi oleh semut. Popularitasnya yang luar biasa menarik banyak pebisnis asing untuk membeli klub yang berkiprah di sana. Arsenal adalah salah satu klub Liga Premier yang sekarang me ...

Internasional 1 Hari lalu

Pria Bersenjatakan Samurai Serang Penjaga Istana Kepresidenan Taiwan

Bernas.id – Insiden berbahaya terjadi di depan Istana Presiden Taiwan. Seorang pria yang membawa bendera Tiongkok di dalam tasnya menyerang seorang polisi militer di tempat tersebut dengan memakai pedang samurai atau katana. Insiden t ...

Nasional 1 Hari lalu

Polisi Bakal Periksa Artis yang Diberangkatkan Umrah First Travel, Siapa Saja?

JAKARTA, Bernas.id – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berencana memeriksa sejumlah artis terkait pengusutan kasus agen umrah First Travel. Kepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto menyampaikan pemeriksaan terhadap ...

Nasional 1 Hari lalu

Pilpres 2019, PAN Isyaratkan Usung Tiga Capres Ini

JAKARTA, Bernas.id - Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Bandung pada 21-23 Agustus 2017. Salah satu yang dibahas adalah soal pencalonan presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu disampaikan ...

Nasional 1 Hari lalu

Terungkap, Begini Hubungan Rizieq Shihab dan Firza Husein

JAKARTA, Bernas.id – Polri telah memeriksa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Arab Saudi beberapa waktu lalu. Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro membenarkan informasi tersebut. Sugito menyampaikan pemeriksaan ber ...

Internasional 1 Hari lalu

Ibu Negara Zimbabwe Beli Rumah Seharga Milyaran Rupiah

HarianBernas.com – Grace Mugabe tengah tersandung masalah. Penyebabnya adalah istri presiden Zimbabwe tersebut ketahuan membeli rumah mewah kendati perekonomian Zimbabwe sendiri masih berada dalam kondisi terpuruk. Nilainya pun tidak ...

Internasional 1 Hari lalu

Pemuda Tiongkok Tewas Mengenaskan di Pusat Rehabilitasi Internet

Bernas.id – Seorang pemuda Tiongkok kehilangan nyawanya saat ia sedang berada di pusat rehabilitasi kecanduan internet. Kasus tewasnya pemuda tersebut menuai kecurigaan karena ia tewas hanya dalam kurun waktu 48 jam setelah pertama ka ...

Internasional 1 Hari lalu

Di Tengah Krisis, Hewan di Kebun Binatang Venezuela Hilang Dicuri

Bernas.id – Dampak dari krisis ekonomi yang tengah menjerat Venezuela bukan hanya dirasakan oleh manusia. Hewan-hewan yang ada di negara tersebut juga turut menerima dampaknya. Sky News mengabarkan kalau dua ekor hewan yang dipelihara ...

Nasional 1 Hari lalu

Tak Kunjung Pulang, Rizieq Sudah Diperiksa di Arab Saudi

JAKARTA, Bernas.id – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sudah menjalani pemeriksaan terkait kasus percakapan WhatsApp berkonten pornografi. Rizieq diperiksa sebagai saksi dan tersangka sekaligus dalam kasus tersebut. ...

Nasional 1 Hari lalu

Antisipasi Perang Harga, Kemenag Bakal Patok Tarif Perjalanan Umrah

JAKARTA, Bernas.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama tengah mengkaji penetapan batas minimal biaya umrah. Langkah ini perlu dilakukan agar kasus First Travel tak terulang lagi. Sejumlah anggota DPR juga menilai batas mim ...

Nasional 1 Hari lalu

Beralasan Ibadah Haji, Rizieq Tak Hadiri Milad FPI Ke-19

JAKARTA, Bernas.id - Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar HUT ke-19 pada hari ini, Sabtu (19/8/17). Sayangnya, Imam Besar FPI Rizieq Shihab dipastikan tak dapat mengikuti acara tersebut. Sugito Atmo Prawiro selaku pengacara Rizi ...

Nasional 1 Hari lalu

Hitung Mundur Asian Games Dimulai, Jokowi Lepaskan Anak Panah

JAKARTA, Bernas.id – Presiden Joko Widodo melepaskan busur panah tanda diresmikannya hitung mundur menuju Asian Games 2018 dimulai, Jumat (18/8/17). Countdown Asian Games 2018 dilangsungkan di Silang Monas, Jakarta Pusat. Pria yang ...

Wisata 2 Hari lalu

Kota Semarang Punya Bus Tingkat Wisata Gratis, Ini Rutenya

SEMARANG, Bernas.id – Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat dan wisatawan. Salah satu inovasinya adalah menyediakan transportasi khusus berupa bus tingkat wis ...

Regional 2 Hari lalu

Aksi Diam Peringati 21 Tahun Kasus Kematian Udin

Bernas.id - Bertepatan dengan peringatan kasus kematian Wartawan Harian Bernas Jogja, yaitu Fuad Muhammad Syafruddin atau yang biasa dikenal Udin, pada Rabu (16/08), sejumlah masyarakat dan jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat U ...

Internasional 2 Hari lalu

Sesudah Kering Selama Berbulan-Bulan, Negara Gurun Ini Diterpa Hujan

HarianBernas.com – Qatar memiliki iklim yang kering sebagai akibat dari daratannya yang berupa gurun. Akibatnya negara kaya minyak itupun jarang diterpa oleh hujan. Maka ketika hujan deras akhirnya turun di Qatar, warga setempat pun m ...