Asian Youth Day: Indahnya Keberagaman

Editorial Harian Bernas - Thia Destiani
05 Agustus 2017

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

YOGYAKARTA, HarianBernas.com – Semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang terpajang dalam lambang Negara Garuda Pancasila yang dicanangkan para pendiri bangsa, bukanlah kata-kata kosong. Semboyan itu merupakan penggambaran kondisi faktual bangsa Indonesia, sekaligus bermakna kewajiban bagi seluruh bangsa Indonesia untuk tetap menjaganya. Jika diabaikan, maka perpecahanlah yang akan terjadi. Makna Bhinneka Tunggal Ika ini menjadi sangat kontekstual pada pertemuan kaum muda Katolik se-Asia (Asian Youth Day) yang berlangsung di Yogyakarta, saat ini. AYD ke-7 ini mengusung tema Joyful Asian Youth: Living the Gospel in Multicultural Asia.

Secara faktual, kondisi bangsa Indonesia memang sangat beragam. Dalam bentang alam mulai Sabang di ujung barat dan Merauke di ujung timur wilayah Indonesia, terdapat 17.504 pulau (7.870 pulau diantaranya sudah bernama dan 9.634 pulau belum bernama) yang terbagi dalam 34 provinsi.. Dalam bentang alam tersebut, dihuni ratusan juta orang yang menggunakan 1.196 ragam bahasa. Mereka juga terbagi dalam 415 suku. Ratusan juta jiwa penghuni negeri bernama Indonesia ini juga memeluk agama yang berbeda-beda, mulai dari Islam (87,2 persen), Kristen (6,9 persen), Katolik (2.9 persen), Hindu (1,7 persen), Budha (0,7 persen), dan Khonghucu (0,05 persen).

Ratusan juta jiwa penghuni negara Indonesia saat ini punya asal-usul yang juga beragam. Para sejarawan Barat menyebut, asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia datang dari Asia Tenggara (Indochina/Yunnan). Diduga mereka datang dalam dua gelombang migrasi besar yang diperkirakan terjadi sekitar tahun 5000 SM dan tahun 2000 SM. Gelombang pertama disebut Melayu Tua (Proto Melayu), sementara gelombang kedua disebut Melayu Muda (Deutero Melayu). Mereka menyeberang ke kepulauan di Samudera India, kemudian menyebar dari Madagaskar hingga ke Filipina dan Melanesia, yang akhirnya hidup menyatu dengan penduduk asli setempat. Inilah yang disebut sebagai nenek moyang bangsa Indonesia. Salah satu pendukung teori ini adalah von Heine Geldern.

Proto Melayu ada dua cabang. Cabang pertama adalah bangsa yang membawa peralatan kapak lonjong. Mereka juga disebut sebagai rasa Papua-Melanesoid. Dari Yunnan, mereka melewati Filipina dan kemudian tersebar di Sulawesi Utara, Maluku dan sampai ke Papua.

Cabang kedua, disebut Ras Austronesia. Dari Yunnan mereka melewati Malaya, Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, dan pula-pulai lainnya. Datangnya nenek moyang tersebut sambil membawa kebudayaan kapak persegi. Setibanya di kepulauan Indonesia, sebagian dari mereka berasimilasi dengan ras Austro-Melanesoid. Sebagian lagi tetap mempertahankan ras aslinya.

Sementara nenek moyang Indonesia golongan Deutro Melayu (Melayu Muda) tiba di kepulauan Indonesia sekitar tahun 500 SM. Nenek moyang tersebut datang sambil membawa kebudayaan logam yang berasal dari Dongson, Vietnam Utara. Kebudayaan logam tersebut antara lain candrasa, nekara, manik-manik, arca, dan bejana perunggu. Jalur penyebaran nenek moyang bangsa Indonesia dari golongan ini dimulai dari daratan Asia ke Thailand, Malaysia Barat, dan berlanjut ke tempat-tempat di Indonesia. Gelombang terakhir nenek moyang ini masih tergolong ras Austronesia. Selanjutnya, semakin berkembang ras Papua-Melanesoid, Austronesia, dan sisa ras Austro-Melanesoid melahirkan bermacam-macam suku bangsa yang tersebut di seluruh pelosok Indonesia.

Tentang asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia ini memang ada beragam pendapat. Menurut sejarawan Drs Moh Ali, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari hulu-hulu sungai besar di Asia yang datang ke Indonesia secara bergelombang. Gelombang pertama dari tahun 3000-1500 SM dengan ciri-ciri kebudayaan Neolitikum dengan perahu bercadik satu. Gelombang yang kedua terjadi dari tahun 1500-500 SM dengan ciri-ciri menggunakan perahu bercadik dua.

Sementara menurut sejarawan Moens, bangsa Indonesia berasal dari daerah Mongol dan terdesak oleh bangsa-bangsa yang lebih kuat. Akibatnya mereka menyebar ke arah selatan hingga sampai ke wilayah Indonesia. Sedangkan Prof. H. Kroom menyatakan bahwa asal-usul bangsa Indonesia dari daerah Cina Tengah karena pada daerah Cina Tengah terdapat sumber-sumber sungai besar. Mereka menyebar ke wilayah Indonesia sekitar tahun 2000 SM sampai tahun 1500 SM. Namun, Prof Moh Yamin menentang semua pendapat yang dikemukakan oleh para ahli. Ia berpendapat bahwa asal bangsa Indonesia adalah dari Indonesia sendiri. Bahkan bangsa-bangsa lain yang ada di wilayah Asia berasal dari Indonesia. Pendapat Moh. Yamin didukung oleh suatu pernyataannya tentang Blood Und Breden Unchiro yang berarti adalah daerah dan tanah bangsa Indonesia adalah berasal dari Indonesia sendiri. Ia menyatakan bahwa fosil dan artefak lebih banyak dan lengkap ditemukan di wilayah Indonesia dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Asia. Misalnya dengan penemuan manusia purba sejenis Homo soloensis dan Homo wajakensis.

Belakanganan ini, keberagaman Indonesia itu dicoba untuk diganggu. Sejumlah aksi-aksi intoleran mulai marak. Jika tidak segera ditangani secara serius, gerakan intoleran itu bisa bermuara pada perpecahan bangsa Indonesia. Padahal, keberagaman adalah sesuatu yang melekat pada bangsa Indonesia, yang tercermin pada semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Pentingnya menjaga kemajemukan itu ditegaskan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, dalam sambutan pembukaan Asian Youth Day (AYD) 7, di Yogyakarta, Selasa (2/8) malam. Ajang pertemuan kaum muda Katolik se-Asia ini berlangsung di Yogyakarta hingga Minggu (6/8) nanti.

Menteri Agama mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan pimpinan gereja Katolik, Bapa Suci Paus Fransiskus, yang menunjuk Indonesia sebagai tempat dilaksanakannya Asian Youth Day ke-7. Lukman mengaku dapat menangkap dan ikut merasakan kegembiraan yang ditunjukkan kaum muda dalam kegiatan tersebut. Lewat perjumpaan untuk mempromosikan budaya dan solidaritas di kalangan orang muda Katolik Asia.

“Kehadiran kita semua menunjukkan komitmen solidaritas untuk membangun hidup bersama dalam kemajemukan budaya, ras, negara, dan agama. Semangat ini selaras dengan tema yang diusung yakni Joyful Asian Youth: Living the Gospel in Multicultural Asia, mewartakan kabar suci, kabar sukacita di wilayah Asia yang memiliki kemajemukan sebagai rahmat dari Tuhan. Satu tetapi sekaligus majemuk dan beraneka. Dalam fenomena yang unik itulah kita lahir tumbuh dan saling hidup bersama dengan sesama kita yang mungkin berbeda latar belakang asal-usul maupun kepercayaan,” kata Menteri Agama.

“Kenyataan ini membuat kesadaran kita terbangun bahwa kita tidak memiliki pilihan lain, kecuali menerima kehadiran sesama dengan segala kebutuhan latar belakangnya, menghormati pribadi dan kepercayaannya, sehingga tidak ada lagi tempat bagi prasangka rasial atau agama. Penghayatan kita adalah bahwa sesama manusia merupakan saudara. Bahkan saya ingin menegaskan, bahwa sesama kita hakekatnya adalah satu keluarga. Inilah yang seharusnya menjadi ruh dalam persahabatan dengan siapa saja, sehingga kita pun aktif menggaungkan kabar suka cita dan pesan solidarita kepada sesama, baik dari lingkungan terkecil sekitar kita maupun ditingkat regional,” imbuh Menteri Agama.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga mengungkapkan, bahwa masyarakat di bumi ini selama berabad-abad terbiasa hidup berdampingan dengan saudara, tetangganya serta budaya dan agamanya. “Sebagai bangsa yang menempatkan Pancasila sebagai dasar negara, kami berupaya merawat dan memelihara kerukunan ke dalam berbagai bentuk, misalnya menghormati agama lain, menjamin kebebasan beribadah, tidak terprovokasi untuk diadu domba dengan umat lain, serta menjaga kesatuan dan persatuan Bangsa. Kebisaan-kebiasaan baik ini, adalah warisan, adalah peninggalan dari para leluhur sebelumnya untuk meniscayakan kerukunan, bahkan jauh sebelum warga Indonesia merdeka,” katanya.

Indonesia memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang tersemat di kaki burung Garuda, lanjut Menteri Agama, menjadi satu dari sekian banyak fakta bahwa Indonesia memberi tempat yang istimewa untuk tumbuh dan berkembangnya berbagai suku, budaya, adat-istiadat, bahasa, dan agama. “Ini bukanlah imajinasi, tetapi sebuah peta yang nyata. Di sekitar Jogja ini, candi Borobudur sebagai lambang kebanggaan bangsa dimana umat Budha merayakan hari raya keagamaanya yang dijaga dengan baik oleh masyarakat sekitar yang mayoritas Muslim. Ada candi Prambanan yang digunakan umat Hindu sebagai tempat ibadah, juga dijaga oleh masyarakat yang mayoritas Muslim. Demikian pula kehidupan bersama antara umat Katolik dan umat Muslim yang terbiasa saling menjaga bila salah satunya menjalankan ibadah keagamaan. Sungguh suatu harmoni damai yang kongkret, kehidupan yang konkret yang tercipta dari keselarasan hati dan solidaritas persaudaraan sejati,” tandas Menteri Agama.

Lukman Hakim Saifuddin berpesan kepada seluruh delegasi AYD agar kenyataan hidup dan kebersamaan yang telah dibangun di Indonesia itu dapat menjadi sukacita yang layak disiarkan ke seluruh negara yang berbeda di Asia. “Karena kekuatan orang muda selain semangatnya tentu juga adalah agen perubahan yang menjadikan peradaban dunia ini menjadi semakin baik. Setelah meninggalkan Indonesia dapat mengingat kesan yang baik,” kata Menteri Agama.

Sementara menurut Romo Yohanes Dwi Harsanto, Ketua Pengarah AYD, ajang pertemuan kaum muda Katolik se-Asia di Yogyakarta ini juga melibatkan kaum muda dari agama lain. Salah satunya adalah kalangan Gusdurian. “Mereka semua turut berproses dalam kepanitiaan dan ikut di hari H dan 5 hari ini. Di dalam bus juga diberi penerangan oleh teman-teman Muslim tentang Indonesia. Acara ini bisa dibilang lain daripada yang lainnya,” katanya kepada Bernas.

Kaum muda Muslim dan juga kaum muda dari agama lainnya, lanjut Yohanes Dwi Harsanto, berperan memberi pencerahan dan sharing pengalaman bergaul di Indonesia yang bhinneka tetapi tetap harmoni satu sama lain. “Event ini adalah proyek yang tidak main-main karena ini merupakan proyek dari Tuhan karena kita anak muda diutus untuk masa depan kita semua supaya menebar kebaikan, kedamaian, cinta kasih, menghargai perbedaan, mengusahakan persatuan dan kebersamaan. Dan itu semua dimulai dari muda, tidak menunggu tua,” ujarnya.

Yohanes mengingatkan, di kawasan Asia-lah muncul agama-agama besar dunia. “Asia seharusnya menjadi guru bagi benua-benua lainnya. Janganlah kita yang orang Asia berkiblat ke kultur-kultur yang tidak Asia karena Asia sendiri sudah hebat,” ujarnya.



Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Kesehatan 47 Menit lalu

Catat, Makanan Pembersih Paru-paru Bagi Para Perokok

HarianBernas.com - Bagi yang memiliki kebiasaan merokok, butuh waktu yang relatif lama untuk berhenti. Harus perlahan dan tidak bisa langsung. Untuk itu, sambil mengurangi merokok, kamu bisa mengonsumsi 9 makanan dan minuman berikut ini sup ...

Inspirasi 57 Menit lalu

Ini Ciri-ciri Kamu Dikatakan Gaul, Punya Salah Satunya

HarianBernas.com - Siapa sih yang tidak ingin disebut anak kekinian, anak gaul, atau bahasa beratnya anak hipster. Dengan menjadi anak yang serba up to date, dapat membuat kamu menjadi memiliki banyak teman. Baca 2 Media Sosial Popu ...

Kuliner 1 Jam lalu

Inilah Tujuh Deretan Cabai Terpedas di Dunia

Bernas.id- Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari yang namanya cabai atau olahannya, sambel. Nyatanya, makanan pedas ini bisa memberikan efek yang luar biasa terhadap nafsu makan. Baca Cabai Terpedas Ini Bi ...

Kuliner 2 Jam lalu

5 Snack Jepang Ini Diburu di Indonesia, Suka yang Mana Nih....

Bernas.id - Negara Sakura memang memiliki banyak pengaruh di Indonesia. Salah satunya, kuliner khas Jepang yang banyak digemari. Selain makanan berat, jajanan khas Jepang juga sangat digandrungi oleh orang Indonesia. Berikut ini 5 snac ...

Internasional 3 Jam lalu

Tiongkok Buka Pengadilan Khusus Masalah Transaksi di Dunia Maya

Bernas.id – Dengan semakin majunya teknologi informasi seperti sekarang, jual beli tidak perlu lagi dilakukan sambil bertatap muka. Sekarang orang-orang bisa memilih dan memesan barang yang diinginkannya lewat internet. Namun seiring ...

Internasional 3 Jam lalu

Wanita Ini Selalu Selamat Biarpun Terjebak di Lokasi Serangan London, Paris, dan Barcelona

Bernas.id – Entah apakah Julia Monaco bisa dianggap sebagai sosok yang beruntung atau sial. Pasalnya wanita asal Australia tersebut sempat tiga kali berturut-turut berada di lokasi terjadinya serangan teror London, Paris, dan Barcelon ...

Bisnis 3 Jam lalu

Bisnis Cafe Makin Digandrungi, Simak 3 Tips Ini Agar Terus Diserbu Pelanggan

Bernas.id – Bisnis café memang sudah menjamur. Apalagi kalangan milenial suka berbisnis café tak bisa dihitung jari. Banyak pengusaha café yang ternyata masih kuliah. Peluang bisnis ini sudah lama digemari oleh an ...

Film 4 Jam lalu

Lucasfilm Kembangkan Film ‘Standalone’ Obi-Wan Kenobi

HarianBernas.com –  Sebuah film spin-off dari dunia Star Wars kembali akan dikembangkan oleh pihak Lucasfilm bersama Disney. Laporan The Hollywood Reporter menyebutkan, sutradara Stephen Daldry (Billy Elliot, ...

Bola 4 Jam lalu

Tidak Hanya Matic, Para Pemain Ini Juga Hengkang dari Chelsea Menuju MU

Bernas.id- Pemain asal Serbia, Nemanja Matic menambah daftar “pembajakan” yang dilakukan oleh Manchester United dari Chelsea setelah merampungkan proses kepindahannya, Senin (31/7/2017). Menurut kabar yang beredar, manajemen ...

Bola 4 Jam lalu

Gabung dengan Klub Barunya, 5 Pemain Ini Diprediksi Bakal Kesulitan

Bernas.id - Masing-masing klub di Eropa memanfaatkan bursa transfer musim panas untuk mendatangkan pemain baru. Hal itu bertujuan untuk menambah kekuatan skuat demi menghadapai tantangan musim selanjutnya. Namun, tidak semuanya burs ...

Bola 6 Jam lalu

Unik! Klub Ini Punya Bangku Cadangan Berbentuk Kaleng Bir Raksasa

Bernas.id - Klub Viktoria Plzen mempunyai tempat bangku cadangan yang antimainstream pada lapangannya. Bentuknya begitu unik, layaknya kaleng bir raksasa yang tergeletak. Baca Pasar Unik Dubai Ini Dapat Asah Kemampuan Menawar ...

Gadget 6 Jam lalu

5 Gadget Ini Menjadi Tak Bermakna karena Hadirnya Smartphone

Bernas.id - Jika diibaratkan, fungsi multitasking dari smartphone sekarang ini bagaikan gadget canggih ala James Bond bagi generasi muda. Alhasil, tidak bisa hidup jika sehari atau satu jam tidak memegang atau memiliki smartphone. Parahn ...

Kesehatan 6 Jam lalu

6 Manfaat Ini Akan Diserap Tubuh Ketika Mengonsumsi Oatmeal

Bernas.id – Sarapan menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan setiap paginya. Dengan sarapan, seseorang akan menjadi lebih bertenaga dalam rutinitasnya sehari-hari. Tidak hanya itu, sarapan juga akan memberikan berbagai ...

Inspirasi 6 Jam lalu

Tak Segera Dapat Pekerjaaan, Para Fresh Graduate Pasti Merasakan 6 Hal Ini

Bernas.id - Buat yang sekarang ini sedang merasakan bahagia sesudah lulus kuliah, Anda tentu sedang senang menikmati hari-hari tanpa adanya tugas dan omelan dari dosen. Tidak ada salahnya memang untuk mengambil waktu sebanyak-banyaknya ...

Selebritas 6 Jam lalu

6 Artis Ini Dulunya Memiliki Berat Badan yang Berlebih. Ini Resepnya

Bernas.id - Penampilan fisik untuk seorang artis menjadi salah satu modal awal mereka untuk tampil di depan publik. Berpenampilan menarik tentu sudah menjadi salah satu tuntutan bagi mereka yang berkecimpung di dunia entertainment. Hal ...

Bisnis 7 Jam lalu

6 Perusahaan Ini Berani Berikan Gaji Tinggi Meski Anda Fresh Graduate

Bernas.id - Setiap karyawan pasti ingin memiliki gaji yang tinggi, termasuk para fresh graduate sekalipun. Bukanlah hal yang mustahil ketika Anda, para fresh graduate bisa memiliki penghasilan layaknya para pekerja yang senior. Biasanya, pe ...

Kesehatan 8 Jam lalu

Idap Penyakit Misterius, Tangan Pemuda Ini Membesar Seperti Monster

HarianBernas.com –  Nasib malang dialami seorang pemuda dari Sathkira, Bangladesh. Rajib Gain namanya, mengidap penyakit misterius yang membuat tangan kirinya terdapat benjolan-benjolan besar. Tak hanya itu, jari-jari tangannya p ...

Teknologi 8 Jam lalu

NASA Bakal Lepas Bakteri ke Angkasa Saat Gerhana Matahari, Untuk Apa Ya?

HarianBernas.com –  Fenomena alam gerhana matahari total akan kembali terjadi pada 21 Agustus. Namun untuk kali ini, peristiwa tersebut hanya dapat dilihat di seluruh wilayah Amerika Serikat. Kesempatan tersebut lalu dima ...

Internasional 8 Jam lalu

Begini Kisah Wanita yang Lolos dari Teror Barcelona, London, dan Paris

HarianBernas.com –  Julia Monaco mengaku berhasil lolos dari tiga serangan teroris yang terjadi di Eropa, yakni serangan di London, Paris, dan terakhir teror Barcelona. Perempuan asal Melbourne, Australia itu lolos dari serang ...

Film 9 Jam lalu

Tonton Trailer Keren Godzilla: Planet of the Monsters

HarianBernas.com –  Jepang sepertinya selangkah lebih maju untuk mempersembahkan film Godzilla kepada para penggemarnaya. Setelah meluncurkan live action Shin-Godzilla tahun lalu, kini TOHO akan kemali menghad ...

Nasional 9 Jam lalu

Korban Umrah Murah First Travel Minta Pemerintah Turun Tangan

JAKARTA, Bernas.id – Para calon jemaah umrah First Travel meminta bantuan pemerintah turun tangan untuk pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan kepada First Travel. Para calon jemaah yang menjadi korban First Travel sampai saat ...

Nasional 9 Jam lalu

Yasonna Ajak Masyarakat Utamakan Tata Krama Bermedsos

JAKARTA, Bernas. id – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly menilai media sosial di Indonesia mulai lepas dari adat ketimuran. Ia pun mengajak masyarakat utamanya jajaran di Kemenkumham untuk menggunakan tata karma d ...

Teknologi 9 Jam lalu

Bukan Pornografi, Inilah Situs yang Paling Sering Diakses Orang Rusia di Kereta

HarianBernas.com –  Metro atau kereta bawah tanah memang sering digunakan oleh  banyak orang Rusia. Sistem angkutan cepat yang melayani ratusan rute di Negeri Beruang Merah ini sudah ada sejak tahun 1935. Bila diamat ...

Regional 10 Jam lalu

Ada Penolakan Imunisasi MR, Dinkes Kota Malang Gandeng Kemenag

MALANG, Bernas.id – Dinas Kesehatan Kota Malang, Jawa Timur menggandeng Kantor Kementerian Agama untuk menyosialisasikan imunisasi campak dan rubella ke sekolah agama. Pasalnya, ada sekolah yang secara kelembagaan menolak imunisasi MR ...

Kecantikan 13 Jam lalu

Mau Wangi Sepanjang Hari, Semprotkan Parfum di 6 Bagian Tubuh Ini

Bernas.id – Beberapa dari Anda pasti pernah kesal karena parfum yang digunakan cepat habis. Jangan salahkan karena kuantitasnya yang sedikit karena boros parfum itu bisa terjadi ketika Anda menyemprotkan parfum ke sembarangan bag ...

Otomotif 14 Jam lalu

Selain Buat Gaya, Ini Fungsi Lain Gunakan Stiker Bodi Mobil

HarianBernas.com - Bukanlah suatu hal yang aneh bila melapisi bodi mobil dengan stiker. Pemasangan stiker ini merupakan salah satu modifikasi favorit banyak pemilik mobil. Cara pemasangan stiker ini tersebut tergolong mudah dilakukan dan ce ...

Kuliner 19 Jam lalu

Malam Ini, Serbu Festival Nasi Goreng di Pekalongan

Bernas.id – Nasi goreng, makanan khas Indonesia yang sudah tak asing lagi. Apalagi masyarakat di Pulau Jawa sangat mengenalnya. Menariknya, ada Festival Nasi Goreng di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Setidaknya ada 1.000 porsi n ...

Gadget 1 Hari lalu

Agar Penjualan Onlinemu Meroket, Ketahui Dulu Karakter Pengguna dari Masing-masing Media Sosial

Bernas.id - Saat ini, sudah bukan hal yang baru lagi jika media sosial difungsikan sebagai media promosi atau tempat menjual produk. Media sosial mampu mempromosikan bisnis secara efisien tanpa dipungut biaya alias gratis. Itulah yang menja ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Ini Waktu yang Penting untuk Memeriksakan Kesehatan Jantung

Bernas.id – Supaya bisa mendapatkan jantung yang mempunyai kinerja baik, Anda tentu perlu memiliki gaya hidup sehat. Seperti halnya berolahraga dengan rutin, baik itu jalan kaki maupun bersepeda. Kedua aktivitas tersebut bis ...

Nasional 1 Hari lalu

Sarjana Psikologi UGM Ini Pilih Jadi Pengusaha Bisnis Jamu

Bernas.id - Hidup sehat tentu idaman bagi semua orang. Namun, di era serba instan ini belum banyak orang yang ingin meluangkan waktunya untuk rutin mengonsumsi makanan dan minuman sehat. Fakta tersebut telah menginspirasi Made Ayu Ariyani u ...

Internasional 1 Hari lalu

Dianggap Punya Nama Memalukan, Sekolah Ini Bakal Ganti Nama

Bernas.id – Daebyun merupakan nama dari sebuah sekolah dasar yang terletak di kota Busan, Korea Selatan. Bagi kita yang tinggal di Indonesia, nama Daebyun terdengar biasa saja. Namun, tidak demikian halnya bagi para staf dan murid sek ...

Internasional 1 Hari lalu

Lewat Sampul Edisi Terbaru, Majalah-majalah Amerika Serikat Ramai Sindir Donald Trump

HarianBernas.com – Sorotan terhadap Donald Trump seolah tidak pernah habis. Kali ini presiden baru AS tersebut disorot karena membela golongan supremasi kulit putih dan neo-Nazi yang menggelar demonstrasi di Charlottsville, Virginia. ...

Internasional 1 Hari lalu

Anjing Warna Biru Berkeliaran di Jalanan Kota India

Bernas.id – Anjing liar yang berkeliaran di jalanan kota besar bukanlah hal yang aneh. Namun, tidak demikian halnya dengan anjing-anjing di Navi Mumbai. Live Science mengabarkan kalau jalanan di kota yang terletak di India barat terse ...

Internasional 1 Hari lalu

Baru Injak Usia 10 Tahun, Gadis Ini Sudah Punya Bayi

Bernas.id – Berita mengenai pemerkosaan kembali datang dari India. Tidak tanggung-tanggung, yang menjadi korban adalah seorang gadis berusia 10 tahun. Gadis tersebut bahkan sampai hamil dan melahirkan bayinya pada hari Kamis (17/8/201 ...

Nasional 1 Hari lalu

Kendala Pengembang Perumahan

Bernas.id - Rumah menjadi salah satu kebutuhan penting manusia. Pemerintahan saat ini sebenarnya sangat memberi ruang kemudahan pembangunan rumah bagi rakyat. Program rumah murah bersubsidi, salah satu contohnya. Namun, kemudahan yang ...

Bola 1 Hari lalu

Fantastis, Orang Terkaya di Afrika Ingin Beli Arsenal

Bernas.id – Liga Premier sekarang bak gula yang dirubungi oleh semut. Popularitasnya yang luar biasa menarik banyak pebisnis asing untuk membeli klub yang berkiprah di sana. Arsenal adalah salah satu klub Liga Premier yang sekarang me ...

Internasional 1 Hari lalu

Pria Bersenjatakan Samurai Serang Penjaga Istana Kepresidenan Taiwan

Bernas.id – Insiden berbahaya terjadi di depan Istana Presiden Taiwan. Seorang pria yang membawa bendera Tiongkok di dalam tasnya menyerang seorang polisi militer di tempat tersebut dengan memakai pedang samurai atau katana. Insiden t ...

Nasional 1 Hari lalu

Polisi Bakal Periksa Artis yang Diberangkatkan Umrah First Travel, Siapa Saja?

JAKARTA, Bernas.id – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri berencana memeriksa sejumlah artis terkait pengusutan kasus agen umrah First Travel. Kepala Bareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto menyampaikan pemeriksaan terhadap ...

Nasional 1 Hari lalu

Pilpres 2019, PAN Isyaratkan Usung Tiga Capres Ini

JAKARTA, Bernas.id - Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Bandung pada 21-23 Agustus 2017. Salah satu yang dibahas adalah soal pencalonan presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu disampaikan ...

Nasional 1 Hari lalu

Terungkap, Begini Hubungan Rizieq Shihab dan Firza Husein

JAKARTA, Bernas.id – Polri telah memeriksa pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Arab Saudi beberapa waktu lalu. Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro membenarkan informasi tersebut. Sugito menyampaikan pemeriksaan ber ...

Internasional 1 Hari lalu

Ibu Negara Zimbabwe Beli Rumah Seharga Milyaran Rupiah

HarianBernas.com – Grace Mugabe tengah tersandung masalah. Penyebabnya adalah istri presiden Zimbabwe tersebut ketahuan membeli rumah mewah kendati perekonomian Zimbabwe sendiri masih berada dalam kondisi terpuruk. Nilainya pun tidak ...

Internasional 1 Hari lalu

Pemuda Tiongkok Tewas Mengenaskan di Pusat Rehabilitasi Internet

Bernas.id – Seorang pemuda Tiongkok kehilangan nyawanya saat ia sedang berada di pusat rehabilitasi kecanduan internet. Kasus tewasnya pemuda tersebut menuai kecurigaan karena ia tewas hanya dalam kurun waktu 48 jam setelah pertama ka ...

Internasional 1 Hari lalu

Di Tengah Krisis, Hewan di Kebun Binatang Venezuela Hilang Dicuri

Bernas.id – Dampak dari krisis ekonomi yang tengah menjerat Venezuela bukan hanya dirasakan oleh manusia. Hewan-hewan yang ada di negara tersebut juga turut menerima dampaknya. Sky News mengabarkan kalau dua ekor hewan yang dipelihara ...

Nasional 1 Hari lalu

Tak Kunjung Pulang, Rizieq Sudah Diperiksa di Arab Saudi

JAKARTA, Bernas.id – Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sudah menjalani pemeriksaan terkait kasus percakapan WhatsApp berkonten pornografi. Rizieq diperiksa sebagai saksi dan tersangka sekaligus dalam kasus tersebut. ...

Nasional 1 Hari lalu

Antisipasi Perang Harga, Kemenag Bakal Patok Tarif Perjalanan Umrah

JAKARTA, Bernas.id – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama tengah mengkaji penetapan batas minimal biaya umrah. Langkah ini perlu dilakukan agar kasus First Travel tak terulang lagi. Sejumlah anggota DPR juga menilai batas mim ...

Nasional 1 Hari lalu

Beralasan Ibadah Haji, Rizieq Tak Hadiri Milad FPI Ke-19

JAKARTA, Bernas.id - Front Pembela Islam (FPI) akan menggelar HUT ke-19 pada hari ini, Sabtu (19/8/17). Sayangnya, Imam Besar FPI Rizieq Shihab dipastikan tak dapat mengikuti acara tersebut. Sugito Atmo Prawiro selaku pengacara Rizi ...

Nasional 1 Hari lalu

Hitung Mundur Asian Games Dimulai, Jokowi Lepaskan Anak Panah

JAKARTA, Bernas.id – Presiden Joko Widodo melepaskan busur panah tanda diresmikannya hitung mundur menuju Asian Games 2018 dimulai, Jumat (18/8/17). Countdown Asian Games 2018 dilangsungkan di Silang Monas, Jakarta Pusat. Pria yang ...

Wisata 2 Hari lalu

Kota Semarang Punya Bus Tingkat Wisata Gratis, Ini Rutenya

SEMARANG, Bernas.id – Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan transportasi kepada masyarakat dan wisatawan. Salah satu inovasinya adalah menyediakan transportasi khusus berupa bus tingkat wis ...

Regional 2 Hari lalu

Aksi Diam Peringati 21 Tahun Kasus Kematian Udin

Bernas.id - Bertepatan dengan peringatan kasus kematian Wartawan Harian Bernas Jogja, yaitu Fuad Muhammad Syafruddin atau yang biasa dikenal Udin, pada Rabu (16/08), sejumlah masyarakat dan jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat U ...

Internasional 2 Hari lalu

Sesudah Kering Selama Berbulan-Bulan, Negara Gurun Ini Diterpa Hujan

HarianBernas.com – Qatar memiliki iklim yang kering sebagai akibat dari daratannya yang berupa gurun. Akibatnya negara kaya minyak itupun jarang diterpa oleh hujan. Maka ketika hujan deras akhirnya turun di Qatar, warga setempat pun m ...