Empu yang Kian Langka

Penulis : Editorial Harian Bernas
Editor : Thia Destiani
21 Agustus 2017

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Sejarah mencatat, negeri nusantara ini pernah memiliki banyak empu sakti. Kerajaan-kerajaan besar yang pernah ada di negeri nusantara ini pasti memiliki empu yang diandalkan untuk membuat keris. Sejarah juga mencatat, keris buatan seorang empu bahkan bisa mengubah sejarah sebuah kerajaan. Namun, sejarah telah berubah. Meski keris masih menjadi benda yang banyak diminati dan bahkan dinyatakan sebagai warisan dunia oleh Unesco, namun keberadaan seorang empu pembuat keris justru kian langka.

Salah satu diantara yang langka tersebut adalah Ki Empu Sungkowo Harumbrodjo, seorang pembuat keris di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia sudah membuat keris sejak tahun 1997.

“Saya merupakan generasi ketujuhbelas dari Empu zaman kerajaan Majapahit. Saya mewarisi keahlian ayah saya, Ki Empu Djeno Harumbrodjo,” kata Empu Sungkowo Harumbrodjo saat ditemui Bernas di kediamannya, beberapa waktu lalu.

Ki Empu Djeno Harumbrodjo adalah putra dari Ki Supowinangun yang merupakan Empu Keris abdi dalem Kepatihan Kraton Yogyakarta. Melihat silsilahnya, Ki Djeno termasuk pewaris keluarga empu secara turun-temurun, mulai empu Ki Supodriyo jaman Majapahit.

Sejak berumur 15 tahun Ki Empu Djeno Harumbrodjo mulai membantu ayahnya Ki Supowinangun membuat keris. Setelah Ki Supowinangun meninggal dunia, Empu Djeno bertekad meneruskan warisan pembuatan keris dari ayahnya. Setelah Empu Djeno wafat pada tahun 2005, ketrampilan membuat keris itu diwariskan kepada anaknya, Ki Empu Sungkowo Harumbrodjo.

Empu yang tinggal di Desa Gatak, Sumberagung, Moyudan, Sleman, Yogyakarta tersebut mengerjakan pembuatan keris berbagai macam pamor (corak). Semuanya dikerjakan di bengkel kerja peninggalan ayahnya dengan peralatan yang sangat tradisional, mulai dari prapen (perapian), ububan (alat untuk mengalirkan udara agar bara api tetap menyala stabil), dan berbagai alat tempa.

Membuat sebilah keris dengan kualitas baik, bukanlah pekerjaan mudah. Selain butuh kecakapan yang dilatih bertahun-tahun, seorang empu harus melakukan olah batin yang tidak ringan. Itu sebabnya, tidak banyak orang yang sanggup menyandang predikat sebagai empu pembuat keris.

Sebagai seorang empu, Sungkowo tidak pernah membuat keris secara massal. Satu bilah keris adalah satu karya spesial yang dikerjakan dengan sepenuh jiwa raga.

Sebelum mengerjakan pembuatan sebuah keris, Sungkowo selalu bertanya banyak hal tentang data diri pemesan. Data yang diperlukan itu meliputi weton (hari pasaran kelahiran) serta tujuan pemesanan keris tersebut. Data tentang weton pemesan akan sangat menentukan motif keris yang akan dibuat

Tujuan tentang pemesanan keris juga sangat penting. Hal ini berkaitan dengan pamor (corak pada bilah keris). Pamor sebilah keris menunjukkan manfaat keris tersebut. "Keris itu punya daya sendiri-sendiri," kata Empu Sungkowo.

Setelah semua data pemesan terkumpul, barulah Empu Sungkowo memulai pengerjaan pembuatan kerisnya. Ia selalu mengawali pekerjaan membuat keris pesanan dengan puasa selama tiga hari. Tujuan puasa ini agar batinnya bersih dan menjiwai proses pembuatan keris yang akan dibuatnya.

Tak hanya berpuasa, seorang empu ketika mengawali pembuatan sebilah keris juga melengkapi dengan aneka sesajian. Tak lupa, memanjatkan doa khusus yang diwariskan leluhurnya. Sungkowo tentu tak ingin membeberkan doa khusus itu."Yang jelas, campuran bacaan Jawa dan bahasa Arab," ujarnya.

Setelah melakukan olah batin dengan berpuasa, melengkapi sesajian dan memanjatkan doa khusus, barulah Empu Sungkowo memasuki ruang pembuatan keris. Ruang tersebut berada di sisi paling barat rumah Sungkowo. Ruang itu berukuran 4 x 6 meter. Tak ada perubahan berarti sejak Empu Djeno, ayah Sungkowo, berkarya di ruang tempa tersebut.

Ruang itu memang sangat sederhana. Ada luweng (lobang perapian), ububan (alat untuk meniupkan aliran udara agar bara api stabil), serta alat untuk menempa logam.

Meski terkesan sederhana, api yang dihasilkan dari peralatan itu bisa mencapai suhu hingga 1.300 derajat celcius. Jangankan besi atau baja, logam Nikel hingga batu meteor bisa melunak untuk ditempa.

Batu meteor yang berasal dari mineral luar angkasa tersebut memang salah satu unsur penting pembuatan keris. Meteor inilah yang digunakan untuk membuat pamor sebilah keris. Karena itu, meteor atau watu lintang (batu bintang) juga kerap disebut watu pamor (batu pamor).

“Sekarang batu meteor sudah sulit ditemukan. Biasanya para pemesan membawanya sendiri. Namun, sebagai penggantinya, biasanya digunakan logam Nikel sebagai bahan pamor,” kata Sungkowo.

Pamor adalah tekstur di badan keris. Warnanya, biasanya kontras hitam-putih. Corak bilah keris yang dihasilkan dari meteor atau Nikel inilah yang kemudian disebut pamor. Ada ratusan jenis pamor keris, yang masing-masing dipercaya memiliki tujuan dan kegunaannya.

Pamor tersebut sejatinya tercipta karena perbedaan titik lebur mineral-mineral pembuat keris. Guratan itu lahir dari teknik yang sangat rumit. Bahan dicampur, dileburkan, ditempa, dilipat, ditempa lagi, dilapisi, dilipat lagi, ditempa lagi, begitu seterusnya. Pamor bisa muncul tanpa direkayasa (pamor tiban), juga bisa direncanakan (pamor rekan).

Selain ditentukan oleh dapur dan pamor, tingkat kesulitan pembuatan dipengaruhi tangguh (spesifikasi atau gaya pembuatan) keris. Misalnya, tangguh Majapahit yang terdiri atas 2.048 lapis. Artinya, besi ditempa dan dilipat hingga lebih dari dua ribu kali. Yang paling banyak adalah tangguh gaya Sendang Sedayu yang mencapai4.096 lapis.

"Kalau keris jenis itu, untuk pamor saja dibutuhkan besi 16 kilogram," kata Empu Sungkowo.

Bisa dibayangkan betapa rumitnya proses pembuatan sebilah keris yang berkualitas baik. Sebilah keris dengan panjang sekitar 40 centimeter, membutuhkan bahan-bahan sekitar 30 kilogram. Setelah melalui proses pemanasan, penempaan, pelipatan yang berulang-ulang, hasil akhirnya adalah sebilah keris yang bobotnya tak lebih dari satu kilogram.

Untuk mengerjakan pembuatan sebilah keris, Sungkowo punya sejumlah pantangan. Melakukan hal-hal yang tidak baik akan bisa mengeruhkan batin dalam membuat keris. Selain itu, ada hari-hari tertentu yang dianggap sebagai pantangan, yakniKamis Wage, Jumat Kliwon, Sabtu Legi, dan Rabu Pon. Bila melanggar, menurut Empu Sungkowo, ada saja halangannya.

"Misalnya, keris yang sudah hampir jadi tiba-tiba patah menjadi dua atau menempa tapi tidak bisa panas-panas. Pokoknya, ada-ada saja," ujarnya.

Artinya, sebilah keris berkualitas adalah hasil sebuah ketrampilan, olah batin dan kebersihan hati. “Jika pikiran sedang tidak tenang, ya harus berhenti karena akan memberikan dampak buruk bagi keris yang sedang dibuat. Itulah mengapa membuat keris itu tidak bisa diberi deadline,” katanya.

Meski proses panjang sudah dilalui dan keris jadi secara fisik, tidak berarti prosesnya usai. Ada satu tahap finishing yang hanya bisa dilakukan oleh seorangempu keris. Proses penting itu yakni "merasakan" keris tersebut. Bentuk, luk, simetris tidaknya keris, semuanya diperiksa. Kalaupun secara estetis sudah oke, bila si empu kurang sreg, tetap saja keris itu belum dianggap sempurna. "Kalau perlu saya tempa lagi untuk mencari apa yang kurang," ucapnya.

Setelah bilah keris dianggap telah sempurna, masih harus melalui banyak tahapan sebelum diserahkan ke pemesannya. Langkah awal adalah membuat sesajen, kemudian  memandikannya (menyiram/mengoleskan cairan warang), mengoleskan minyak cendana, kemudian membuat warangka (wadah). Setelah semuanya itu dilakukan, barulah sebilah keris itu diserahkan kepada pemesannya.

Berapa ongkos pembuatan satu keris? Untuk yang satu ini, Sungkowo tak bisa memberikan jawaban lugas. Penyebabnya, selain itu dianggap sebagai rahasia dapur, juga tidak ada standar pasti. "Bergantung habis berapa banyak bahannya, tingkat kesulitannya, dan bahan warangkanya," ucapnya.

Soal gagang dan warangka keris, harganya variatif, tergantung bahannya. Ada yang berasal dari kayu murahan berharga ratusan ribu rupiah hingga kayu tertentu yang berharga belasan juta rupiah.

"Itu murni bergantung pemesan. Mau cari bahan yang bagus atau tidak. Lagi pula di luar sana banyak yang menjual warangkanya," ujarnya.

Meski menjadi empu keris satu-satunya di DIY, Sungkowo tak mengarahkan anak-anaknya menjadi empu juga. "Membuat keris tak bisa dipaksakan. Sebab, lebih menggunakan rasa. Kalau tidak cinta, ya tidak bakal bisa," ujarnya.

Bahkan, ketika ditanya soal penerus, dirinya masih belum bisa menjawab secara jelas. Apalagi kini putera sulungnya sudah menjadi seorang polisi. “Ya, lihat nanti saja,” katanya.

Daftar pesanan yang nyaris tak pernah berhenti menunjukkan kualitas Empu Sungkowo. Kebanyakan pemesan bukanlah orang sembarangan, mulai mantan Dirjen Otda Ryaas Rasyid, sejumlah kepala daerah, pihak keraton, hingga orang asing.

“Ya harus menunggu. Jeda tunggunya bisa sampai setahun, Sebab, membuat keris memang tak instan. Tak ada alat cetak besi untuk keris. Paling cepet, saya buat 40 hari," tutur Sungkowo.

Dari bentuknya, ada dua macam keris yakni keris lurus dan keris ber-luk (lekuk-red). Sebagai senjata fisik, keris lurus berfungsi murni sebagai senjata tusuk dan sabet, menjadi senjata yang diandalkan untuk menusuk dan merobek tubuh lawannya. Seperti kebanyakan senjata tarung lainnya, racun pada keris (warangan) akan sangat menyakiti lawan dan bahkan bisa membunuhnya, walaupun hanya tergores sedikit saja.

Tidak demikian dengan keris ber-luk. Keris ber-luk, selain sebagai senjata tusuk dan sabet, bentuk luk-nya juga berguna dalam menahan dan menangkis senjata lawan, tidak mudah patah bila berbenturan menangkis senjata lawan, dan menghasilkan luka yang lebih lebar dan lebih parah bila berhasil menusuk lawan. Yang terakhir ini sering tidak disadari oleh kebanyakan orang, karena secara filosofis jawa, hal demikian memang tidak pantas diutarakan.

Selain itu, bentuk luk keris juga menjadi pakem untuk menunjukkan makna spiritual kerisnya. Menurut Sungkowo, bentuk luk keris memang sengaja dibuat dengan tujuan lain yang tersembunyi, bukan hanya sebagai bentuk pemanis.

“Keris yang pada dasarnya merupakan senjata yang bersifat pusaka, kini sudah bergeser maknanya. Lebih kearah spiritual atau budaya. Itulah mengapa membuatnya pun tidak sembarangan,” ujarnya.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Lifestyle 15 Jam lalu

6 Tipe Cowok yang Tak Suka Selingkuh. Pencinta Musik Metal Salah Satunya

Bernas.id – Kesetiaan seorang cowok pada pacarnya memang tergantung dari karakter pribadinya. Sejumlah peneliti ternyata sudah mencari tahu karakter cowok seperti apa yang berkarakter setia. Coba dicek, kalau kamu termasuk salah sa ...

Nasional 15 Jam lalu

Panglima TNI: Pesta Demokrasi Diramaikan Rakyat

MALANG, Bernas.id - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan netralitas lembaganya dalam Pilkada Serentak 2018. Pilkada merupakan pesta demokrasi rakyat untuk memilih pemimpin di daerah. TNI, katanya, adalah salah satu lembaga yang b ...

Regional 15 Jam lalu

Asyik! Bandara Adi Soemarmo Tambah Penerbangan Solo-Korea Selatan

BOYOLALI, Bernas.id - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Surakarta di Boyolali, Jawa Tengah akan membuka rute penerbangan baru tujuan Solo- Korea Selatan. Pihak Bandara Adi Seomarmo pun akan berkoordinasi dengan DPD Asosia ...

Bola 15 Jam lalu

Pemain Keroyok Wasit, Polisi Bertameng Masuk ke Lapangan

Bernas.id – Jika Eropa memiliki Liga Champions sebagai kompetisi antarklub tertingginya, maka Amerika Selatan punya Copa Libertadores. Jadi bukan hal yang mengherankan jika lantas klub-klub yang bermain di Copa Libertadores senantiasa ...

Internasional 15 Jam lalu

Rakyat Venezuela Alami Penurunan Berat Badan Akibat Krisis

Bernas.id – Rakyat Venezuela harus menjadi tumbal atas krisis ekonomi yang membelit negaranya. Reuters mengabarkan kalau pada tahun lalu, rakyat Venezuela rata-rata kehilangan 11 kilogram berat badannya. Sebanyak 90 persen rakyat Vene ...

Nasional 16 Jam lalu

Penyelundupan 5 Ton Sabu, Bamsoet: Usut Sindikat Narkoba Sampai Tuntus

JAKARTA, Bernas.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo mengatakan upaya penyelundupan narkoba ke wilayah Indonesia dalam jumlah besar dan berkali-kali sangat mengkhawatirkan. Ia pun meminta polisi mengusut penyel ...

Kesehatan 16 Jam lalu

Ngeri! Tumor Otak Ini Ukurannya Sebesar Buah Kelapa

Bernas.id – Santlal Pal adalah seorang pria dari negara bagian Uttar Pradesh, India utara. Selama tiga tahun terakhir, pria ini harus hidup dengan kondisi yang sungguh menyulitkan hidupnya. Bagian belakang kepala Pal ditumbuhi oleh tu ...

Inspirasi 17 Jam lalu

Lebaran Bukan Hanya Soal Mudik, Warna pun Perlu Dipercantik

Bernas.id - Idul Fitri, atau dalam bahasa Jawa sering dikenal dengan istilah lebaran adalah momen penting yang ditunggu banyak orang. Menurut filosofi, lebaran mengandung empat arti utama, yakni lebar, lebur, luber dan labur. Lebar art ...

Nasional 19 Jam lalu

Menhub Siapkan Program Mudik Gratis Lebaran Via Tol Laut

PONTIANAK, Bernas.id – Kementerian Perhubungan akan menyelenggarakan mudik gratis pada puncak arus mudik Lebaran 2018. Wacana itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau pengerjaan kapal perintis tol laut ...

Teknologi 23 Jam lalu

Twitter Luncurkan Aturan Baru untuk Perbaiki Kualitas Trending Topic

Bernas.id – Twitter kembali melakukan perubahan terkait mekanisme pengiriman pesannya. Raksasa media sosial tersebut pada hari Rabu (21/2/2018) menyatakan kalau pengguna Twitter sekarang tidak bisa lagi memposting ulang (retweet) pesa ...

Nasional 23 Jam lalu

Hari Ini, Mediasi Kedua PBB dan KPU

JAKARTA, Bernas.id – Bawasli kembali menggelar mediasi antara Partai Bulan Bintang (PBB) denga Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (24/2/18). Sebelumnya, keduanya sudah melakukan mediasi pertama, Jumat (23/2/18) tetapi gagal mencapai k ...

Film 23 Jam lalu

Dua Film Ini Bakal Wakili Indonesia di Osaka Asian Film Festival 2018

Bernas.id – Masih ingat kisah asmara antara Lala dan Yuda dalam film Posesif? Atau kisah Lucy dan Edy dalam film Pai Kau? Ada kabar dari kedua film tersebut. Keduanya bakal mewakili Indonesia di Osaka Asian Film Festival (OAFF) 2018. ...

Internet Marketing 23 Jam lalu

Mengambil Keuntungan dari Internet Indonesia

Bernas.id - Menarik membaca data yang baru saja dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) mengenai penggunaan Internet di Indonesia sepanjang tahun 2017. Data terbaru menunjukkan angka 143,26 juta pengguna Inte ...

Nasional 23 Jam lalu

Yusril Ihza: Kenapa PBB Terus Dizalimi KPU?

JAKARTA, Bernas.id - Mediasi antara Partai Bulan Bintang (PBB) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait peserta pemilu 2019 gagal. Ketua PBB Yusril Ihza Mahendra menyampaikan sebenarnya dirinya ingin menyelesaikan sengketa dengan damai. M ...

Nasional 24 Jam lalu

PDIP Dukung Jokowi di Pilpres 2019, #T3tapJokowi Menggema di Twitter

JAKARTA, Bernas.id - PDI Perjuangan telah menetapkan Joko Widodo sebagai calon presiden 2019-2024 dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III. Presiden Joko Widodo di sela kunjungan kerjanya ke Bali memang menyempatkan untuk hadir dalam ...

Nasional 24 Jam lalu

Ketua DPR Minta Kemensos Salurkan Dana Bantuan Bencana Alam Jateng

JAKARTA, Bernas.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo meminta Kementerian Sosial segera memberikan bantuan bagi warga yang terkena bencana alam di Jawa Tengah. Ada dua kabupaten yang mengalami tanah longsor, yakni Brebes ...

Nasional 1 Hari lalu

Wiranto: Serangan ke Pemuka Agama Picu Isu SARA di Tahun Politik

JAKARTA, Bernas.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyampaikan pemerintah akan bertindak tegas terhadap pelaku penyerangan tokoh agama. Pihaknya meminta agar aparat keamanan m ...

Nasional 1 Hari lalu

Wakil Ketua DPR: Kalau Pemerintah Kurang Sreg UU MD3, Keluarkan Perppu

JAKARTA, Bernas.id – Presiden Joko Widodo belum juga menandatangani revisi UU MD3 yang disahkan DPR dalam sidang paripurna. Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menyampaikan Presiden seharusnya mengeluarkan Perppu jika tidak setuju dengan ...

Lifestyle 1 Hari lalu

Sebelum Bekerja dengan Generasi Z, Pahami Dulu 7 Karakter Ini!

Bernas.id – Generasi Z adalah mereka yang lahir pada tahun 1995 – 2012. Ramai orang membicarakan generasi yang lahir ketika teknologi semakin berkembang ini. Ada banyak perbedaan mereka dengan generasi yang sudah lebih dulu dewa ...

Inspirasi 1 Hari lalu

Rahasia: Jenis Investasi yang Menjanjikan Ini Patut Menjadi Pertimbangan Anda!

Bernas.id - Investasi menurut Haming dan Basalamah adalah pengeluaran pada saat sekarang untuk membeli aktiva real (tanah, rumah, mobil, dan lain-lain) maupun aktiva keuangan, dengan tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besa ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Enam Makanan dan Minuman Ini Kesukaan Rasulullah, Nomor 6 Mengejutkan

Bernas.id - Rasulullah Muhammad SAW adalah teladan sepanjang zaman. Kita bisa mencontoh beliau dalam banyak hal seperti dalam urusan akidah, ekonomi, politik, hukum luar negeri sampai soal makanan dan minuman. Syarat makanan dan minuman ...

Nasional 1 Hari lalu

Numerologi Partai Politik: Bukan Penentu Kemenangan Pemilu 2019

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan nomor urut dari 14 partai politik nasional dan 4 partai politik lokal Aceh yang lolos verifikasi dan akan berlaga di Pemilu 2019 nanti. Masing-masing partai politik pun dengan bersem ...

Nasional 2 Hari lalu

Menko Polhukam Batalkan Pj Gubernur dari Kalangan Pati Polri

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto telah membatalkan usulan penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara dan Jawa Barat dari perwira tinggi Polri. "Untuk Jabar dan Sumut set ...

Nasional 2 Hari lalu

Meski Jadi Tahanan KPK, Cagub Lampung Sempat Kampanye

JAKARTA, Bernas.id - Bupati nonaktif Lampung Tengah Mustafa menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Jumat (23/2/18). Calon gubernur Lampung itu masih menyempatkan diri berkampanye meski sudah berstat ...

Nasional 2 Hari lalu

Presiden Tak Teken UU MD3, Zulkifli Hasan: Tak Ada yang Dilanggar

JAKARTA, Bernas.id - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak mau menandatangani UU MD3. Menurutnya, penolakan terhadap UU itu seharusnya dilakukan sejak masih dalam pembah ...

Nasional 2 Hari lalu

Anies Tolak Jembatani Kepulangan Rizieq. Alumni: Ini Pengkhianatan

JAKARTA, Bernas.id - Salah satu pendiri Presidium Alumni 212 Faizal Assegaff menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengkhianati ulama dan elemen Alumni 212. Alasannya, Anies enggan membantu Rizieq Shihab pulang ke Tanah Air ...

Nasional 2 Hari lalu

Novel Baswedan: Saya Ikhlas, Cuma Kepentingan Negara Harus Diungkap

JAKARTA, Bernas.id – Penyidik senior KPK Novel Baswedan mengaku ikhlas dengan teror siraman air keras ke wajahnya. Meski demikian, pihaknya berharap kasus teror itu bisa terungkap demi kepentingan bangsa dan negara. "Pada dasa ...

Otomotif 2 Hari lalu

Cukup Rp 100 Ribu, Pengemudi Taksi Online dan Konvensional Bisa Dapatkan SIM

PONTIANAK, Bernas.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan akan memberikan kemudahan bagi pelaku transportasi online agar memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan Pemerintah. Kemenhub akan mengadakan program pemb ...

Nasional 2 Hari lalu

Jangan Pilih Koruptor

Bernas.id - Demikian juga halnya dengan masyarakat Subang. Jangan sampai memilih orang yang tercela sebagai pemimpin. Apalagi orang yang suka mencuri uang rakyat, alias koruptor. Seperti Calon Bupati Subang, misalnya. Dia tertangk ...

Selebritas 2 Hari lalu

Pernah Ditawari Narkoba, Ini Pengakuan Irish Bella

JAKARTA, Bernas.id – Artis peran Irish Bella mengakui pernah mendapat ajakan memakai narkoba. Narkoba membuat para artis Indonesia malah terkurung dalam sel. Belakangan, beberapa artis seperti Roro Fitria, Jennifer Dunn,  juga te ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Terbitkan Sukuk Ritel SR-010, Pemerintah Tetapkan Tingkat Imbalan 5,9% per Tahun

Jakarta, Bernas.id – Tingkat imbal hasil Sukuk Negara Ritel Seri SR-010 ditetapkan pemerintah sebesar 5,9% per tahun. Tingkat imbalan itu bersifat tetap (fixed) dan pembayarannya dilakukan pada tanggal 10 setiap bulan. Pembayaran pert ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Sandy Permadi Gantikan Frasetya Hutabarat sebagai Direktur Keuangan Blue Bird

Jakarta, Bernas.id – Pemegang saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (23/02/2018) menyetujui pengangkatan Sandy Permadi menjadi Direktur Keuangan perseroan yang baru menggantikan F ...

Regional 2 Hari lalu

Kementerian PUPR Prioritaskan 2 Proyek Ini di Asmat

ASMAT, Bernas.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan pembangunan jalan untuk konektivitas tiap daerah di Papua serta pembangunan akses air bersih. "Kementerian PUPR khususnya untuk Papua program ...

Nasional 2 Hari lalu

Jokowi: Bali, Provinsi Pertama yang Semuanya Pegang Sertifikat

TABANAN, Bernas.id – Presiden Joko Widodo mengungkapkan tahun depan, Bali merupakan provinsi pertama yang semua warganya menerima sertifikat tanah. Hal ini disampaikan saat Presiden Joko Widodo membagikan tanah di Kabupaten Tabanan, B ...

Selebritas 2 Hari lalu

Bukan "Lifestyle", Selebriti Deklarasikan Pemberantasan Narkoba

JAKARTA, Bernas.id – Belakangan marak selebriti Tanah Air ditangkap polisi karena perkara narkoba. Bahkan polisi bakal mencari dan menangkap puluhan artis yang sudah memanfaatkan narkoba. Jajaran artis, manajemen, dan pro ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Indeks Harga Saham Gabungan Diperkirakan Bervariasi di Kisaran 6.562-6.628

Jakarta, Bernas.id – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bervariasi pada perdagangan Jumat (23/02/2018) setelah mengalami penurunan di perdagangan pada satu hari sebelumnya. Kisaran pergerakannya berada di posisi ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Sektor Aneka Industri Angkat Indeks Harga Saham ke Posisi 6.608 di Sesi Awal Perdagangan

Jakarta, Bernas.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada posisi 6.608 di sesi pertama perdagangan Jumat (23/02/2018), lebih tinggi 0,23% atau 15 poin dibandingkan posisi pada akhir perdagangan seh ...

Internasional 2 Hari lalu

Nelayan di Danau Jepang Nyaris Tertimpa Tangki Bahan Bakar Pesawat AS

Bernas.id – Pesawat militer AS kembali menjadi sumber sorotan negatif di Jepang. ABC News mengabarkan kalau pesawat jet F-16 milik AS menjatuhkan dua tangki bahan bakarnya ke Danau Ogawara di Jepang utara pada hari Selasa (20/2/2018). ...

Internasional 2 Hari lalu

Pria Ini Kehilangan Bitcoin Senilai Milyaran Rupiah Usai Dikeroyok

Bernas.id – Bitcoin memang merupakan mata uang yang sifatnya virtual alias hanya dapat digunakan di dunia maya. Namun tindak kejahatan yang menargetkan bitcoin juga dapat menimpa pemilik bitcoin di dunia nyata. AFP mengabarkan kala ...

Internasional 2 Hari lalu

Demi Atasi Penembakan di Sekolah, Trump Ingin Bekali Guru dengan Senjata Api

Bernas.id – Solusi yang cukup nyeleneh diusulkan oleh Donald Trump untuk mengatasi tragedi penembakan di sekolah. BBC mengabarkan kalau presiden AS tersebut ingin mempersenjatai para guru dengan senjata api. “Jika anda memili ...

Internasional 2 Hari lalu

Foto Bangkai Paus yang Dicoret-coret Timbulkan Pro dan Kontra

Bernas.id – Sebuah objek raksasa terlihat teronggok di tepi pantai Punta Arenas, Chili. Objek tersebut kemudian diketahui sebagai bangkai paus biru sepanjang 20 m. Tidak ada luka fisik yang terlihat pada badan paus, sehingga hewan ini ...

Nasional 2 Hari lalu

Sutiyoso: Aksi Penyerangan Tokoh Agama Ada Tujuannya

JAKARTA, Bernas.id – Penyerangan orang gila kepada tokoh agama sudah berulang kali terjadi. Sutiyoso yang merupakan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tak membantah keterkaitan teror terjadi saat tahun politik. "Ya, su ...

Seni Budaya 2 Hari lalu

Horor! Mumi Ini Ekspresi Wajahnya Seperti Sedang Berteriak

Bernas.id – Mumi ini jika dilihat secara sepintas sungguh menyeramkan. Bagaimana tidak, mulutnya terlihat menganga seolah-olah sedang berteriak kesakitan. Namun selain wajahnya yang terkesan penuh penderitaan tersebut, ternyata tersim ...

Internasional 2 Hari lalu

Asyik, Rakyat Singapura Bakal Terima Bonus Uang dari Pemerintah

Bernas.id – Di saat banyak negara dilanda masalah keterbatasan anggaran, hal sebaliknya justru dialami oleh Singapura. TODAYonline mengabarkan kalau setiap warga Singapura yang sudah berusia 21 tahun ke atas bakal menerima bantuan uan ...

Seni Budaya 2 Hari lalu

Gara-Gara Jempol, Hubungan Lembaga AS dan Tiongkok Memanas

Bernas.id – Barang yang dipinjamkan selayaknya dikembalikan dalam kondisi utuh. Sayangnya hal tersebut tidak terjadi untuk kasus yang satu ini. South China Morning Post mengabarkan kalau pusat kebudayaan yang bermarkas di Tiongkok ten ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Masuk Kategori UMA, Harga dan Transaksi AGRS Kini Dipantau Ketat BEI

Jakarta, Bernas.id – Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau perkembangan harga dan kegiatan transaksi saham PT Bank Agris Tbk (AGRS). Pasalnya, saham perbankan tersebut saat ini sedang mengalami peningkatan harga dan aktivitas ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Kendati Penjualan Naik, Laba 2017 Fajar Surya Wisesa Hampir Terpangkas 25%

Jakarta, Bernas.id – Laba bersih PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW), produsen kemasan kertas yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 24,82% menjadi Rp580,85 miliar pada 2017 dibandingkan sebesar Rp772,57 miliar pada 2 ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Garuda Indonesia Surprise Deal Diharapkan Pacu Pendapatan Bisnis Digital GIAA Hingga Rp3,3 Triliun Tahun ini

Jakarta, Bernas.id – Pendapatan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dari bisnis digital ditargetkan mencapai US$242,4 juta atau setara Rp3,3 triliun pada 2018. Itu artinya, pendapatan tersebut ditargetkan tumbuh 8,3% dibandingkan pada tahu ...

Gadget 2 Hari lalu

Xiaomi Merilis Pencetak Foto Portable yang Harganya Tak Habis Pikir

Bernas.id – Setelah beberapa waktu lalu merilis TV Android seluas meja guru dengan harga yang murah, kini Xiaomi kembali mengagetkan jagat internet dengan merilis produk yang belum pernah mereka keluarkan. XPRINT Pocket AR Photo Pr ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Sektor Aneka Industri Pangkas Indeks Harga Saham Gabungan ke 6.593 di Sesi Penutupan

Jakarta, Bernas.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,76% atau 51 poin ke posisi 6.593 pada akhir perdagangan Kamis (22/02/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan satu hari sebelum ...