Empu yang Kian Langka

Editorial Harian Bernas - Thia Destiani
21 Agustus 2017

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Sejarah mencatat, negeri nusantara ini pernah memiliki banyak empu sakti. Kerajaan-kerajaan besar yang pernah ada di negeri nusantara ini pasti memiliki empu yang diandalkan untuk membuat keris. Sejarah juga mencatat, keris buatan seorang empu bahkan bisa mengubah sejarah sebuah kerajaan. Namun, sejarah telah berubah. Meski keris masih menjadi benda yang banyak diminati dan bahkan dinyatakan sebagai warisan dunia oleh Unesco, namun keberadaan seorang empu pembuat keris justru kian langka.

Salah satu diantara yang langka tersebut adalah Ki Empu Sungkowo Harumbrodjo, seorang pembuat keris di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia sudah membuat keris sejak tahun 1997.

“Saya merupakan generasi ketujuhbelas dari Empu zaman kerajaan Majapahit. Saya mewarisi keahlian ayah saya, Ki Empu Djeno Harumbrodjo,” kata Empu Sungkowo Harumbrodjo saat ditemui Bernas di kediamannya, beberapa waktu lalu.

Ki Empu Djeno Harumbrodjo adalah putra dari Ki Supowinangun yang merupakan Empu Keris abdi dalem Kepatihan Kraton Yogyakarta. Melihat silsilahnya, Ki Djeno termasuk pewaris keluarga empu secara turun-temurun, mulai empu Ki Supodriyo jaman Majapahit.

Sejak berumur 15 tahun Ki Empu Djeno Harumbrodjo mulai membantu ayahnya Ki Supowinangun membuat keris. Setelah Ki Supowinangun meninggal dunia, Empu Djeno bertekad meneruskan warisan pembuatan keris dari ayahnya. Setelah Empu Djeno wafat pada tahun 2005, ketrampilan membuat keris itu diwariskan kepada anaknya, Ki Empu Sungkowo Harumbrodjo.

Empu yang tinggal di Desa Gatak, Sumberagung, Moyudan, Sleman, Yogyakarta tersebut mengerjakan pembuatan keris berbagai macam pamor (corak). Semuanya dikerjakan di bengkel kerja peninggalan ayahnya dengan peralatan yang sangat tradisional, mulai dari prapen (perapian), ububan (alat untuk mengalirkan udara agar bara api tetap menyala stabil), dan berbagai alat tempa.

Membuat sebilah keris dengan kualitas baik, bukanlah pekerjaan mudah. Selain butuh kecakapan yang dilatih bertahun-tahun, seorang empu harus melakukan olah batin yang tidak ringan. Itu sebabnya, tidak banyak orang yang sanggup menyandang predikat sebagai empu pembuat keris.

Sebagai seorang empu, Sungkowo tidak pernah membuat keris secara massal. Satu bilah keris adalah satu karya spesial yang dikerjakan dengan sepenuh jiwa raga.

Sebelum mengerjakan pembuatan sebuah keris, Sungkowo selalu bertanya banyak hal tentang data diri pemesan. Data yang diperlukan itu meliputi weton (hari pasaran kelahiran) serta tujuan pemesanan keris tersebut. Data tentang weton pemesan akan sangat menentukan motif keris yang akan dibuat

Tujuan tentang pemesanan keris juga sangat penting. Hal ini berkaitan dengan pamor (corak pada bilah keris). Pamor sebilah keris menunjukkan manfaat keris tersebut. "Keris itu punya daya sendiri-sendiri," kata Empu Sungkowo.

Setelah semua data pemesan terkumpul, barulah Empu Sungkowo memulai pengerjaan pembuatan kerisnya. Ia selalu mengawali pekerjaan membuat keris pesanan dengan puasa selama tiga hari. Tujuan puasa ini agar batinnya bersih dan menjiwai proses pembuatan keris yang akan dibuatnya.

Tak hanya berpuasa, seorang empu ketika mengawali pembuatan sebilah keris juga melengkapi dengan aneka sesajian. Tak lupa, memanjatkan doa khusus yang diwariskan leluhurnya. Sungkowo tentu tak ingin membeberkan doa khusus itu."Yang jelas, campuran bacaan Jawa dan bahasa Arab," ujarnya.

Setelah melakukan olah batin dengan berpuasa, melengkapi sesajian dan memanjatkan doa khusus, barulah Empu Sungkowo memasuki ruang pembuatan keris. Ruang tersebut berada di sisi paling barat rumah Sungkowo. Ruang itu berukuran 4 x 6 meter. Tak ada perubahan berarti sejak Empu Djeno, ayah Sungkowo, berkarya di ruang tempa tersebut.

Ruang itu memang sangat sederhana. Ada luweng (lobang perapian), ububan (alat untuk meniupkan aliran udara agar bara api stabil), serta alat untuk menempa logam.

Meski terkesan sederhana, api yang dihasilkan dari peralatan itu bisa mencapai suhu hingga 1.300 derajat celcius. Jangankan besi atau baja, logam Nikel hingga batu meteor bisa melunak untuk ditempa.

Batu meteor yang berasal dari mineral luar angkasa tersebut memang salah satu unsur penting pembuatan keris. Meteor inilah yang digunakan untuk membuat pamor sebilah keris. Karena itu, meteor atau watu lintang (batu bintang) juga kerap disebut watu pamor (batu pamor).

“Sekarang batu meteor sudah sulit ditemukan. Biasanya para pemesan membawanya sendiri. Namun, sebagai penggantinya, biasanya digunakan logam Nikel sebagai bahan pamor,” kata Sungkowo.

Pamor adalah tekstur di badan keris. Warnanya, biasanya kontras hitam-putih. Corak bilah keris yang dihasilkan dari meteor atau Nikel inilah yang kemudian disebut pamor. Ada ratusan jenis pamor keris, yang masing-masing dipercaya memiliki tujuan dan kegunaannya.

Pamor tersebut sejatinya tercipta karena perbedaan titik lebur mineral-mineral pembuat keris. Guratan itu lahir dari teknik yang sangat rumit. Bahan dicampur, dileburkan, ditempa, dilipat, ditempa lagi, dilapisi, dilipat lagi, ditempa lagi, begitu seterusnya. Pamor bisa muncul tanpa direkayasa (pamor tiban), juga bisa direncanakan (pamor rekan).

Selain ditentukan oleh dapur dan pamor, tingkat kesulitan pembuatan dipengaruhi tangguh (spesifikasi atau gaya pembuatan) keris. Misalnya, tangguh Majapahit yang terdiri atas 2.048 lapis. Artinya, besi ditempa dan dilipat hingga lebih dari dua ribu kali. Yang paling banyak adalah tangguh gaya Sendang Sedayu yang mencapai4.096 lapis.

"Kalau keris jenis itu, untuk pamor saja dibutuhkan besi 16 kilogram," kata Empu Sungkowo.

Bisa dibayangkan betapa rumitnya proses pembuatan sebilah keris yang berkualitas baik. Sebilah keris dengan panjang sekitar 40 centimeter, membutuhkan bahan-bahan sekitar 30 kilogram. Setelah melalui proses pemanasan, penempaan, pelipatan yang berulang-ulang, hasil akhirnya adalah sebilah keris yang bobotnya tak lebih dari satu kilogram.

Untuk mengerjakan pembuatan sebilah keris, Sungkowo punya sejumlah pantangan. Melakukan hal-hal yang tidak baik akan bisa mengeruhkan batin dalam membuat keris. Selain itu, ada hari-hari tertentu yang dianggap sebagai pantangan, yakniKamis Wage, Jumat Kliwon, Sabtu Legi, dan Rabu Pon. Bila melanggar, menurut Empu Sungkowo, ada saja halangannya.

"Misalnya, keris yang sudah hampir jadi tiba-tiba patah menjadi dua atau menempa tapi tidak bisa panas-panas. Pokoknya, ada-ada saja," ujarnya.

Artinya, sebilah keris berkualitas adalah hasil sebuah ketrampilan, olah batin dan kebersihan hati. “Jika pikiran sedang tidak tenang, ya harus berhenti karena akan memberikan dampak buruk bagi keris yang sedang dibuat. Itulah mengapa membuat keris itu tidak bisa diberi deadline,” katanya.

Meski proses panjang sudah dilalui dan keris jadi secara fisik, tidak berarti prosesnya usai. Ada satu tahap finishing yang hanya bisa dilakukan oleh seorangempu keris. Proses penting itu yakni "merasakan" keris tersebut. Bentuk, luk, simetris tidaknya keris, semuanya diperiksa. Kalaupun secara estetis sudah oke, bila si empu kurang sreg, tetap saja keris itu belum dianggap sempurna. "Kalau perlu saya tempa lagi untuk mencari apa yang kurang," ucapnya.

Setelah bilah keris dianggap telah sempurna, masih harus melalui banyak tahapan sebelum diserahkan ke pemesannya. Langkah awal adalah membuat sesajen, kemudian  memandikannya (menyiram/mengoleskan cairan warang), mengoleskan minyak cendana, kemudian membuat warangka (wadah). Setelah semuanya itu dilakukan, barulah sebilah keris itu diserahkan kepada pemesannya.

Berapa ongkos pembuatan satu keris? Untuk yang satu ini, Sungkowo tak bisa memberikan jawaban lugas. Penyebabnya, selain itu dianggap sebagai rahasia dapur, juga tidak ada standar pasti. "Bergantung habis berapa banyak bahannya, tingkat kesulitannya, dan bahan warangkanya," ucapnya.

Soal gagang dan warangka keris, harganya variatif, tergantung bahannya. Ada yang berasal dari kayu murahan berharga ratusan ribu rupiah hingga kayu tertentu yang berharga belasan juta rupiah.

"Itu murni bergantung pemesan. Mau cari bahan yang bagus atau tidak. Lagi pula di luar sana banyak yang menjual warangkanya," ujarnya.

Meski menjadi empu keris satu-satunya di DIY, Sungkowo tak mengarahkan anak-anaknya menjadi empu juga. "Membuat keris tak bisa dipaksakan. Sebab, lebih menggunakan rasa. Kalau tidak cinta, ya tidak bakal bisa," ujarnya.

Bahkan, ketika ditanya soal penerus, dirinya masih belum bisa menjawab secara jelas. Apalagi kini putera sulungnya sudah menjadi seorang polisi. “Ya, lihat nanti saja,” katanya.

Daftar pesanan yang nyaris tak pernah berhenti menunjukkan kualitas Empu Sungkowo. Kebanyakan pemesan bukanlah orang sembarangan, mulai mantan Dirjen Otda Ryaas Rasyid, sejumlah kepala daerah, pihak keraton, hingga orang asing.

“Ya harus menunggu. Jeda tunggunya bisa sampai setahun, Sebab, membuat keris memang tak instan. Tak ada alat cetak besi untuk keris. Paling cepet, saya buat 40 hari," tutur Sungkowo.

Dari bentuknya, ada dua macam keris yakni keris lurus dan keris ber-luk (lekuk-red). Sebagai senjata fisik, keris lurus berfungsi murni sebagai senjata tusuk dan sabet, menjadi senjata yang diandalkan untuk menusuk dan merobek tubuh lawannya. Seperti kebanyakan senjata tarung lainnya, racun pada keris (warangan) akan sangat menyakiti lawan dan bahkan bisa membunuhnya, walaupun hanya tergores sedikit saja.

Tidak demikian dengan keris ber-luk. Keris ber-luk, selain sebagai senjata tusuk dan sabet, bentuk luk-nya juga berguna dalam menahan dan menangkis senjata lawan, tidak mudah patah bila berbenturan menangkis senjata lawan, dan menghasilkan luka yang lebih lebar dan lebih parah bila berhasil menusuk lawan. Yang terakhir ini sering tidak disadari oleh kebanyakan orang, karena secara filosofis jawa, hal demikian memang tidak pantas diutarakan.

Selain itu, bentuk luk keris juga menjadi pakem untuk menunjukkan makna spiritual kerisnya. Menurut Sungkowo, bentuk luk keris memang sengaja dibuat dengan tujuan lain yang tersembunyi, bukan hanya sebagai bentuk pemanis.

“Keris yang pada dasarnya merupakan senjata yang bersifat pusaka, kini sudah bergeser maknanya. Lebih kearah spiritual atau budaya. Itulah mengapa membuatnya pun tidak sembarangan,” ujarnya.



Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Nasional 27 Detik lalu

Ini 3 Pertimbangan dan Catatan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

JAKARTA, Bernas.id – Proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya akan dimulai tahun depan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan awal 2018 pemerintah akan melakukan pembebasan jalur-jalur kereta dari perlintasan sebidang. Pasalnya ...

Properti 15 Menit lalu

Jokowi Resmikan Tol Bawen-Salatiga

JAKARTA, Bernas.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Ruas Tol Bawen-Salatiga Senin (25/7/2017) yang ditandai dengan penekanan tombol sirine. Ruas Tol Bawen-Salatiga yang disebut memiliki panorama terindah se-Indonesia dengan lat ...

Nasional 1 Jam lalu

10 Tahun Mengabdi, PTT Satpol PP Belum Diangkat Jadi PNS

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Hidayatullah menyampaikan ada 1.000 pegawai tidak tetap (PTT) dari 5.000 anggota Satpol PP yang belum diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). ...

Kecantikan 3 Jam lalu

Cantik Tak Cuma Wajah,Tapi Juga yang Satu Ini...

Bernas.id - Biasanya orang akan lebih memperhatikan wajah dibandingkan tubuh, sebab wajah dapat dikatakan sebuah etalase tubuh. Wajah cantik merona dan segar pasti akan menarik perhatian walaupun tubuh tak proporsional. Hal ini juga terjadi ...

Kecantikan 4 Jam lalu

5 Langkah Mudah Perawatan Wajah di Pagi Hari

Bernas.id - Perawatan wajah rutin secara harian memang sangat penting untuk dilakukan terlebih di pagi dan malam hari.Untuk perawatan kulit wajah pagi hari dapat dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: Gunakan Susu Pembersih Susu ...

Nasional 14 Jam lalu

Cara Kemenhub Kumpulkan Investasi Asing

JAKARTA, Bernas.id – Pemerintah terus menggenjot infrastruktur transportasi di berbagai daerah. Salah satu yang dimanfaatkan pemerintah untuk mencari dana adalah menawarkan investasi di Indonesia. Pertemuan Menteri Transportasi Asi ...

Kesehatan 15 Jam lalu

Waspada 6 Makanan Ini Jadi Berbahaya Jika Dipanaskan

Bernas.id - Biasanya, ketika memasak terlalu banyak di pagi hari dan tidak bisa langsung menghabiskannya, orang Indonesia memiliki kebiasaan tersendiri untuk memanaskan makanan di sore harinya. Alhasil, masakan di pagi hari bisa dijadikan m ...

Internasional 16 Jam lalu

Tangkal Radikalisme, Pakistan Akan Pantau Khotbah Jumat

Bernas.id –  Pakistan berencana mengatur khotbah Jumat di berbagai masjid di negara tersebut. Tujuannya supaya para ulama dapat menyampaikan topik keagamaan yang sebelumnya sudah disetujui oleh pemerintah. Prakarsa itu dicanan ...

Wisata 16 Jam lalu

5 Makanan Ini Dibawa Orang Indonesia Ketika Pelesir ke Luar Negeri

Bernas.id - Sekarang ini tidak sedikit orang Indonesia yang mampu melakukan travelling ke berbagai negara yang memiliki empat musim seperti di Belanda, Inggris, Jerman, Jepang, dan berbagai negara empat musim lainnya. Walaupun memiliki hobi ...

Kesehatan 16 Jam lalu

Tak Banyak Dipahami, Ini 4 Fakta Dibalik Tanggal Kadaluwarsa Makanan

Bernas.id – Sebagai konsumen, tentu wajib selalu waspada dengan memeriksa tanggal kadaluarsa dari makanan atau minuman kemasan yang akan dibeli. Misalnya saja, ketika akan membeli keripik kemasan, cek dulu tanggal kadaluwarsanya. Bias ...

Umum 18 Jam lalu

Begini Travel Advice AS Terkait Potensi Erupsi Gunung Agung

Bernas.id –  Gunung Agung di Bali kini memiliki Level IV atau Awas. Ini adalah tingkatan paling tinggi dan dipastikan gunung itu akan erupsi. Namun, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tidak bisa memastikan ...

Nasional 18 Jam lalu

Kata Mendagri Soal Maraknya OTT Kepala Daerah oleh KPK

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku prihatin dengan rentetan kepala daerah yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Terbaru, KPK menangkap Wali Ko ...

Nasional 18 Jam lalu

PT Pindad: Ada Kontrak Pembelian Senjata dengan BIN dan Polri

JAKARTA, Bernas.id – PT Pindad pun angkat bicara terkait pemesanan senjata oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Menurut Sekretaris Perusahaan PT Pindad Bayu A. Fiantori, BIN telah memesan 517 pucuk senjata. "Benar, ada kontrak d ...

Nasional 18 Jam lalu

Korban Kecelakaan Usia Muda, Menhub Ingatkan Peduli Keselamatan Berkendara

MEDAN, Bernas.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara. Hal ini mengingat jumlah korban kecelakaan lalu lintas adalah masyarakat yang masih berusia muda. Pernyataan ini disampa ...

Kecantikan 19 Jam lalu

Tak Cuma Enak, 3 Bahan Alami Ini Percantik Kulit Wajah Kamu

Bernas.id - Biasanya, pemakaian masker wajah dilakukan setelah melakukan proses peeling. Memang antara peeling dan masker selalu berkaitan. Dua aktivitas ini merupakan satu rangkaian dan umumnya menjadi satu paket ketika berada di salon mau ...

Regional 19 Jam lalu

Kepala PVMBG: Tanda-Tanda Gunung Agung akan Meletus

BALI, Bernas.id - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani menyampaikan tanda-tanda terjadinya letusan Gunung Agung di Karangasem, Bali. Ia menyebutkan sudah terjadi gempa yang dirasakan sampai ke pos pantau. ...

Teknologi 19 Jam lalu

Makin Diminati Pasar, Ini Keunggulan Furukawa Battery yang Tak Dimiliki Aki Lain

Bernas.id - Penjualan aki motor dan mobil milik Furukawa Battery tumbuh secara drastis. Bahkan, pada semester I/Tahun 2017 lalu, DIY-Jateng  mencatat penjualan sebesar 5 ribu unit bulannya. Menurut Assistance Departement Head P ...

UMKM 20 Jam lalu

Capai Kemenangan Persaingan, Pebisnis Wajib Perhatikan 5 Tips Ini

Bernas.id - Semua pebisnis tentunya ingin agar bisnis yang dimilikinya mampu berkompetisi dan tetap eksis dalam jangka waktu yang panjang. Tapi kenyataannya tidak semua pebisnis mampu untuk mempertahankan bisnisnya karena salah mengelola da ...

Nasional 21 Jam lalu

Tarif Isi Ulang Antarbank Bisa Beratkan Masyarakat, Ini Usulan DPR

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bidang ekonomi dan keuangan, Taufik Kurniawan mengingatkan agar pemerintah memerhatikan kebijakan tambahan biaya saat isi ulang atau top up uang elektronik sebesar Rp 1 ...

Wisata 21 Jam lalu

Mulai Bandara, Sinergi 7 Pemkab Harus Kompak Promosi Danau Toba

TAPANULI UTARA, Bernas.id – Pemerintah memprioritaskan promosi 10 destinasi wisata baru selain Bali. Salah satunya adalah Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun mengecek langsung akses transpo ...

Internasional 21 Jam lalu

Angela Merkel Terpilih Lagi Jadi Kanselir Jerman, Partai Anti Imigran Masuk Parlemen

Bernas.id –   Hasil penghitungan suara pemilu Jerman menunjukkan, Angela Merkel (63), terpilih untuk keempat kalinya sebagai Kanselir Jerman. Hasil jajak pendapat dpa-infocom, menyebut Persatuan Demokratik Kristen Jerman (CD ...

Nasional 21 Jam lalu

Ketua MPR: Situs Nikah Siri Coreng Keadaban Bangsa Indonesia

JAKARTA, Bernas.id – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan menyesalkan adanya situs nikahsirri[dot]com) yang diduga melelang keperawanan dan unsur pornografi. Situs itu dinilainya sangat memalukan dan merusak ni ...

Nasional 21 Jam lalu

Satpol PP dan PTT Unjuk Rasa di Kementerian PAN-RB Tuntut Ini

JAKARTA, Bernas.id – Pegawai tidak tetap (PTT) Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta akan menggelar aksi unjuk rasa agar diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Aksi PTT dan Satpol PP itu rencananya berlang ...

Kuliner 23 Jam lalu

Ingin Mengempukkan Daging dengan Mudah? Lakukan 4 Hal Ini

Bernas.id - Selain bubuk pengempuk daging yang telah dijual di pasaran, beberapa bahan alami di bawah ini dapat anda pakai untuk mudah membuat daging menjadi empuk. Tujuannya tentu supaya daging yang dimasak pun semakin mudah dikunyah. Lalu ...

Kesehatan 23 Jam lalu

Tragis, Ingin Cantik Miss USA ini Kena Kanker Kulit Akibat Tanning

Bernas.id - Salah satu peserta Miss USA membeberkan fakta mengejutkan, ia terdiagnosa mengalami penyakit kanker kulit yang diperolehnya karena sering tanning. Dilansir dari dailymail.co.uk, tanning merupakan proses mencokelatkan kulit tu ...

Kuliner 23 Jam lalu

Steak Semakin Lezat dengan 4 Ragam Saus Ini, Sudah Mencobanya?

Bernas.id - Kurang mantap jika steak disajikan tanpa saus atau gravy-nya. Beda saus maka beda pula rasanya. Yuk, mana saus yang sesuai dengan selera Anda. 1. Barbeque sauce Selain dipakai untuk bumbu daging sebelum dimasak, barbeque s ...

Kecantikan 23 Jam lalu

Wow, Biji Adas Bisa Bikin Wajah Bebas Jerawat!

Bernas.id - Biji adas atau fennel Seeds mempunyai bentuk hampir sama dengan jintan putih yakni lonjong dan panjang. Tetapi biji adas mempunyai ukuran yang lebih besar. Kulitnya pun beralur dan warnanya coklat muda. Sedangkan aromanya manis ...

Tokoh 23 Jam lalu

Sukses Itu Dimulai dari Sebuah Keputusan

Bernas.id - Irene Corry memutuskan untuk sukses ketika umur 13 tahun ketika sosok ayahnya meninggal dunia. Karena kondisi ekonomi, ia pun bertekad untuk rajin belajar cepat lulus kuliah agar bisa  bekerja mendapat penghasilan. &ldqu ...

Kesehatan 24 Jam lalu

Tambah Tua Kok Jadi Susah Kurus? Ini Sebabnya

Bernas.id - Pada saat remaja tubuh kita sangat mudah untuk kurusnya, hanya karena puasa 2 hari saja bobot badan akan turun 1 kg.  Namun di saat bertambah dewasa jadi makin susah menguruskan badan? Dilansir dari Brightside, penyebab ...

Nasional 1 Hari lalu

Dorong Pariwisata, Bandara Silangit Bertaraf Internasional

TAPANULI UTARA, Bernas.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Minggu (24/9/17). Hal ini terkait rencana peresmian menjadi bandara internasional pada 28 Oktober ...

Nasional 1 Hari lalu

Mentan: Petani dan Peternak Gagal Panen Ditanggung Asuransi

CIBUBUR, Bernas.id – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyampaian asuransi pertanian pada komoditas padi sudah mulai berjalan efektif. Menurutnya, kerugian saat panen gagal akan digantikan asuransi. "Baru-baru ini kekeringan d ...

Nasional 1 Hari lalu

Wiranto Luruskan Isu Penyelundupan Ratusan Senjata

JAKARTA, Bernas.id - Menkopolhukam Wiranto membantah isu penyelundupan senjata ke Indonesia. Ia menegaskan bahwa pengadaan senjata sebanyak 500 senjata oleh Badan Intelijen Negara (BIN). "Ini berhubungan dengan pembelian 500 senjata ...

Nasional 1 Hari lalu

Soal Situs Nikah Siri, KPAI Sebut 3 Indikasi Ini

JAKARTA, Bernas.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau masyarakat agar tak terjebak dalam kejahatan yang mengatasnamakan agama. Hal ini disampaikan Ketua KPAI, Susanto menyusul terungkapnya situs nikah sirih nikahsir ...

Gadget 1 Hari lalu

Makin Canggih, Sekarang Dengerin Lagu Cukup Pakai Topi

Bernas.id - Untuk pecinta games pasti mengenal Atari. Yup, perusahaan game legendaris tersebut kini mempunyai produk yang asik, topi bisbol yang memiliki teknologi tinggi dengan ditambah speaker bluetooth yang bisa ditanam. Kini, memang ...

Kecantikan 1 Hari lalu

Ingin Wajah Awet Muda Seperti Usia 18 Tahun? Ini Cara Mudahnya

Bernas.id - Kulit awet muda tentu jadi idaman setiap wanita, tak sedikit uang dikeluarkan supaya tampil menawan. Padahal ada cara  alami yang  sangat mudah dilakukan supaya membuat kulit wajah bagai remaja 18 tahun. Dilansir da ...

Kesehatan 2 Hari lalu

Minum Dingin Bikin Kanker, Fakta atau Hoax?

Bernas.id – Apakah kamu percaya bila air dingin bisa membuat seseorang mudah terkena kanker? Bisa jadi karena suhu dingin dapat membuat makanan berminyak jadi semakin membeku dan bisa menyulut kanker bila ada di tubuh. Benarkah? Di ...

Kesehatan 2 Hari lalu

Ngeri, Jangan Makan Kentang Goreng Malam-Malam Kalo Gak Mau Jadi Gini!

Bernas.id - Apakah kamu termasuk penggemar makanan enak layaknya French Fries (kentang goreng) atau Steak. Namun tahukah kamu jika mengonsumsinya di malam hari malah menjadi hal yang buruk? Inilah penjelasan ilmiah. Dilansir dari Huffing ...

Otomotif 2 Hari lalu

Jangan Tinggalkan 5 Benda Ini di Dalam Mobil untuk Cegah Kebakaran

Bernas.id - Belakangan ini, kasus mobil terbakar kerap terjadi. Bahkan, saat diparkir pun mobil juga berresiko terbakar. Banyak hal yang menjadi penyebab kenapa mobil yang posisinya sedang diam dan tak menyala pun juga bisa terbakar. Ter ...

Otomotif 2 Hari lalu

Tips Simpel Merawat Mobil Berwarna Putih Supaya Catnya Tak Menguning

Bernas.id - Mobil adalah kendaraan beroda empat yang menjadi kebanggan tersendiri bagi pemiliknya, sebab mobil merupakan benda yang berguna untuk menunjang keperluan kita jika akan melakukan suatu perjalanan. Dengan makin berkembangnya indu ...

Nasional 2 Hari lalu

Berturut-turut OTT KPK di Daerah, Ini Usulan Anggota Komisi II DPR

JAKARTA, Bernas.id – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyayangkan fenomena kepala daerah yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini dinilai adanya korupsi yang makin akut di Indone ...

Otomotif 2 Hari lalu

Supaya Pakem, Penting untuk Merawat Master Rem. Ini Caranya

Bernas.id - Perkembangan sepeda motor di Indonesia dewasa ini sangat luar biasa dengan keragaman tipe, varian, inovasi teknologi, hingga kuantitasnya yang sangat banyak. Seiring dengan kemajuan teknologi itu, kebutuhan akan mekanik dan tekn ...

Kesehatan 2 Hari lalu

Penjualan Mobil Berbahan Bakar Fosil, Akan Dilarang di Negara Ini

Bernas.id - Di Negara Tiongkok, tingkat polusi saat ini kian mengkhawatirkan. Meski tidak termasuk ke dalam 10 negara dengan polusi paling parah, Tiongkok menempati urutan kelima untuk jumlah kematian yang disebabkan polusi udara. Sebena ...

Gadget 2 Hari lalu

Mau Internet Lancar Ngebut, Instal 7 Software Ampuh Ini di Gawaimu

Bernas.id - Ada banyak hal yang harus kamu ketahui untuk dapat menikmati internet. Tidak hanya hardware saja, software juga menjadi sebuah komponen yang wajib harus ada dan diketahui kegunaanya. Secara perkembangannya, software tidak kalah ...

Nasional 2 Hari lalu

PIA Minta Jokowi Dukung KPK Tuntaskan Kasus Megakorupsi E-KTP

JAKARTA, Bernas.id – Komunitas Perempuan Anti Korupsi (PIA) menggalang dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Acara itu digelar saat Car Free Day di Jakarta, Minggu (24/9/17). PIA pun meminta dukungan Presiden Joko W ...

Kuliner 2 Hari lalu

Bahayanya Daging Merah Jika Tak Sesuai Aturan. Ikut Cara Ini!

Bernas.id - Penganut diet Hi protein atau tinggi protein yang mengandalkan daging merah memang semakin hari semakin banyak saja. Itu karena jenis diet ini dikenal sangat efektif untuk dapat menguruskan pinggang serta meratakan perut. Apakah ...

Kesehatan 2 Hari lalu

Gak Kurus Meski Diet? Bisa Jadi Karena 3 Masalah Ini

Bernas.id – Berat badan yang enggan menyusut menandakan ada yang salah dengan metabolisme tubuhnya. Dilansir dari Brightside.me, inilah beberapa hal yang bisa menjadi pengganggu metabolism kamu. 1. Diet yang Salah Pada saat usia ...

Kecantikan 2 Hari lalu

Sering Ada di Dapur, Herbal ini Bisa Menghaluskan Wajah Kamu

Bernas.id - Seringkali kita melakukan perawatan kecantikan di salon maupun di klinik kecantikan yang terbilang menghabiskan banyak uang. Padahal dengan membuat sendiri berbagai produk kecantikan tentu akan lebih menghemat. Salah satunya ada ...

Highlight 2 Hari lalu

Waduh! Banyak Aplikasi Google Play Berbuat Curang

Bernas.id - Dilansir dari androidauthority.com, kecurangan yang terdapat di Google Play bukan masalah besar tapi hal tersebut dapat dirasakan langsung oleh pemakainya. Dua masalah langsung yang dirasakan pemakainya adala ...

Properti 2 Hari lalu

Generasi Milenial Senang Jalan-jalan, tapi Ingin KPR Tetap Aman. Ini Tipsnya

JAKARTA, Bernas.id - Setiap orang butuh hiburan sewaktu-waktu, terutama bagi generasi milenial yang sehari-harinya berkutat dengan pekerjaan. Alasannya, tak jarang di hari libur pun mereka masih sibuk dengan pekerjaan. Anda pastinya tidak m ...

Properti 2 Hari lalu

Benda-benda Ini Dianggap Membawa Sial untuk Rumah. Ini Alasannya

JAKARTA, Bernas.id - Terkadang, menempati sebuah hunian baru atau lama, sebagian orang masih percaya akan mitos dan feng shui. Feng shui sendiri merupakan ilmu Tiongkok yang mempelajari tentang keseimbangan antara manusia dengan alam, yang ...