Inilah Pengakuan Dwi Hartanto ‘The Next Habibie’, Mahasiswa Indonesia Tentang (Kebohongan) Prestasinya


09 Oktober 2017

Dwi Hartanto dan BJ Habibie (sumber foto: cozer[dot]co[dot]id)

Bernas.id – Dwi Hartanto yang mendapat julukan The Next Habibie telah mencoreng nama baik mahasiswa Indonesia setelah belum lama ini ia dipuja karena prestasinya yang ternyata kebohongan belaka.

Mahasiswa Doktoral di Technische Universiteit Delft Belanda tersebut dipuja banyak orang karena kehebatannya di bidang antariksa. Bahkan ia ‘mengklaim’ jika mempunyai banyak prestasi di bidang antariksa. Tak pelak jika Dwi pun dicari banyak media tentang kepintarannya tersebut.

Kenyataanya ternyata berbeda, melalui dokumen klarifikasi sebanyak 5 halaman yang ditampilkan pada situs ppidelft.net, Dwi khilaf memberikan informasi yang salah baik itu di media sosial dan media massa.

Dwi ternyata memberikan informasi yang tak akurat bahkan cenderung lebay (berlebihan) dan tidak sesegera mungkin memberikan verifikasi, koreksi dan klarifikasi tentang informasi yang salah itu sehingga menjadi besar seperti sekarang ini.

Rincian Klarifikasi PPI Belanda tentang Dwi Hartanto

Inilah rincian klarifikasi PPI Belanda tentang Dwi Hartanto yang dilansir dari merdeka.com (9/10/2017):

1. Publikasi poster dan jarkom proker Scientific Writing Workshop (SWW) 2017

Scientific Writing Workshop (SWW) merupakan pelatihan intensif penulisan artikel ilmiah. Pelatihan ini terbagi menjadi tiga sesi. Pemilihan para pemateri berdasarkan rekomendasi dari beberapa teman dan kolega.

Satu dari ketiga pembicara tersebut adalah Dwi Hartanto. Pada media publikasi poster dan jarkom, PPI Belanda mencantumkan label 'Dr. Dwi Hartanto' dengan titel 'Ilmuwan Roket Indonesia' dan 'Associate Professor, Aerospace Engineering, Delft University of Technology'.

Namun, Dwi Hartanto pada akhirnya tidak menjadi pemateri dan digantikan oleh pemateri lain.

 

2. Lingkar Inspirasi bersama BJ Habibie

Pada Rabu, 7 Desember 2016, PPI Belanda menyelenggarakan diskusi bertajuk Lingkar Inspirasi bersama Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. Di akhir acara, Dwi Hartanto dipanggil ke panggung tanpa sepengetahuan PPI Belanda.

Momen ini pun ikut tercatat di siaran pers Lingkar Inspirasi PPI Belanda. Berkenaan dengan adanya beberapa tautan yang mencantumkan nama Dwi Hartanto pada siaran pers itu, PPI Belanda telah mengedit konten dengan menghapus tautan-tautan yang berkaitan dengan pemberitaan Dwi Hartanto.

 

3. Artikel pada web PPI Belanda tahun 2015

 

Pada artikel tanggal 13 Juni 2015, PPI Belanda kepengurusan 2015/2016 menerbitkan laman mengenai prestasi Dwi Hartanto. Menyadari kekeliruan yang telah dibuat terkait dengan pemberitaan tersebut, PPI Belanda telah menghapus tautan di atas dari laman PPI Belanda.

"Demikian pernyataan klarifikasi ini kami buat sebagai bentuk permohonan maaf kami atas kekeliruan dalam menyampaikan publikasi dan pemberitaan yang berkaitan dengan Saudara DH," tulis PPI Belanda.

 

Klarifikasi Dwi Hartanto tentang Latar Belakang Pendidikannya

Sedangkan untuk latar belakang pendidikannya sendiri, Dwi menyelesaikan studi S1-nya di AKPRIND Yogyakarta dengan Proram Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri dan lulus tanggal 15 November 2005 dan bukan lulusan Tokyo Institute of Technology di Jepang seperti yang selama ini beredar.

Dwi pun mengambil program S2 di Belanda, tepatnya di TU Delft, Faculty of Electrical Engineering, Mathematics, and Computer Science. Tesis yang dilakukan mengambil judul Reliable Ground Segment Data Handling System for Delfi-n3Xt Satellite Mission. Meski tesis ini sedikit berhubungan dengan sistem satelit, namun memang dikhususkan tentang satellite data telemetri dan ground segment network platform-nya.

Saat ini Dwi sedang mengambil program S3 di Universitas yang sama dengan program S2 yang telah diambil sebelumnya, yakni TU Deft. Untuk program S3, ia menjalani program dalam grup riset Interactive Intelligence, Departement of Intelligent Systems, Faculty of Electrical Engineering, Mathematics, and Computer Science.

Dwi pun melakukan pembenaran dengan ucapan,

“Informasi mengenai posisi saya sebagai post-doctoral apalagi assistant professor di TU Delft adalah tidak benar.”

Selain itu, Dwi telah membantah tentang pemberitaan yang beredar di media online. Pria ini mengatakan jika Ia dan timnya sedang merancang bangun Satellitte Launch Vehicle. Padahal faktanya, ia merupakan bagian dari tim mahasiswa yang bertugas merancang subsistem embedded flight computer untuk roket Cansat V7s milik DARE. Selain itu ia pun melakukan pembantahan adanya sebuah roket dengan nama TARAV7s.

Klarifikasi yang dilakukan sebuah program televisi pun tak jauh berbeda. Dwi pun menambahkan jika dirinya bukan satu-satunya orang di luar Eropa yang pernah memasuki ring satu ESA (Teknologi Badan Antariksa Eropa).

Kebohongan Dwi Hartanto Selama Ini

Meskipun melakukan bantahan, Dwi pun mengakui kebohongan yang dilakukan. Ia telah mengakui jika dirinya telah memalsukan kabar tentang kemenangannya dalam kompetisi antarbadan antariksa di Jerman di tahun 2017 ini.

Bukan hanya itu saja, Dwi pun telah memanipulasi ceh hadiah. Ada juga kebohongan lainnya tentang teknologi Lethal Weapon in the Sky serta beberapa paten yang diklaim sebagai miliknya yang ternyata tak ada sama sekali. Kabar tentang kesibukan dirinya dan tim yang membuat teknologi pesawat tempur generasi keenam pun hanya kepalsuan belaka.

Perihal pertemuan Dwi dengan B.J. Habibie yang pernah ditulisnya dalam akun Facebook pribadinya pun berbeda dengan kenyataanya. Jika di dalam tulisannya, Dwi menyebutkan bila Mantan Presiden ke-3 Indonesia tersebut yang ingin bertemu dengannya. Padahal kenyataanya, dialah yang meminta pihak KBRI Den Haag untuk bisa bertemu dengan B.J. Habibie.

Berbagai kebohongan yang ditulisnya lewat akun media sosialnya, seperti Facebook telah diakui Dwi sebagai kebohongan belaka dan mengaku telah menutup akun tersebut.

Kemudian tentang dirinya yang diundang dalam Visiting World Class Professor yang ada di Jakarta karena kompetensi yang dimilikinya pun adalah kebohongan yang sekian kali dilakukannya.

Kemudian di bagian akhir, dokumen klarifikasi Dwi Hartanto mengatakan jika saat ini dirinya sedang melakukan serangkaian sidang tentang kode etik di TU Delft yang dimulai pada 25 September 2017. Hingga saat ini, sidang tersebut masih berlangsung dan belum menentukan masa depan Dwi.

Selanjutnya di atas surat bermaterai 6.000, Dwi pun berjanji tak akan melakukan kesalahannya dan mau tetap berkarya di bidang yang sesuai dengan kompetensi sebenarnya yakni sistem komputasi. Selain itu ia berjanji tak akan mau menerima pemberitaan atau undangan untuk berbicara yang ada di luar kompetensi yang dimilikinya.

“Perbuatan tidak terpuji/kekhilafan saya, seperti yang tertulis di dokumen ini adalah murni perbuatan saya secara individu yang tidak menggambarkan perilaku pelajar maupun alumni Indonesia di TU Delft secara umum,” kata Dwi untuk mengakhiri dokumennya.

 

Keprihatinan Ilmuwan Indonesia yang Berkiprah di Luar Negeri Terhadap Kasus Dwi Hartanto

Kebohongan besar yang dilakukan Dwi Hartanto pun mengambil banyak perhatian terlebih dari para ilmuwan Indonesia. Salah satunya, Professor dan Koordinator program Urban Studies and Planning dari Savannah State University, Amerika Serikat, Deden Rukmana. Ia mengakui sangat prihatin dengan fakta yang ada.

Dilansir dari viva.co.id (09/10/2017), Deden mengaku bila dirinya sempat bertemu dengan sosok Dwi melalui acara Visiting World Class Professor yang diadakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada 17-24 Desember 2016 yang lalu.

Di dalam forum tersebut, Deden dan Dwi adalah bagian lebih dari 40 ilmuwan diaspora Indonesia yang meneliti serta mengajar di banyak negara. Pada awalnya ia sangat mengagumi apa yang telah dilakukan Dwi. Tetapi belakangan ini, dirinya juga ikut menaruh curiga dengan prestasi yang pernah dilakukan oleh pria 35 tahun itu.

"Kebohongan yang dilakukan oleh Dwi Hartanto juga merusak nama baik ilmuwan secara umum. Ilmuwan adalah suatu profesi yang memerlukan integritas dan kode etik yang tinggi," tutur Deden dalam postingan di Facebooknya, yang dikutip Minggu 8 Oktober 2017.

Deden pun menulis jika ilmuwan merupakan profesi yang mempunyai nilai luhur serta bertanggung jawab dengan peradaban manusia. Pastinya ilmuwan harus berintegritas serta memiliki kode etik tinggi. Deden kembali menambahkan jika keilmuwan tak akan dapat berkembang jika pelakunya tak mempunyai integritas dalam menjaga obyektivitas ilmunya dan kejujuran.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Politik

HUT RI ke-74, Jokowi: NKRI Jangan Dikorbankan Karena Beda Pilihan Politik

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo berpesan agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dijaga dan jangan sampai dikorbankan. Ia tidak ingin adanya konflik karena perbedaan pilihan politik. “Keutuhan Negara Kesat ...

DIY

PKL Gelar Upacara HUT RI di Malioboro

YOGYA, BERNAS.ID - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima di Kawasan Malioboro mengadakan upacara bendera peringatan detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 di depan gerbang Kantor Gubernu ...

Pariwisata

Warga Sleman Senang Alat Pertahanan Utama TNI Digeser ke JCM

SLEMAN, BERNAS.ID- Ada yang berbeda di halaman Jogja City Mall (JCM), siang ini, Sabtu tangal 17 Agustus 2019. Deretan alat utama sistem pertahanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tampak dipajang di jalan masuk utama mall dalam rangka memp ...

DIY

Unik, Seluruh Petugas dan Peserta Upacara Bernama Agus

JOGJA, BERNAS.ID- Upacara 17 Agustus 2019 di halaman Museum TNI AD Dharma Wiratama Yogyakarta kali ini sungguh unik. Istimewanya, para peserta dan petugasnya bernama Agus semua. Agus Raka, Ketua Komunitas Agus Bumi Indonesia mengatakan b ...

Politik

Bocoran dari Seorang Sahabat, Kaltim Jadi Ibu Kota RI yang Baru

JAKARTA, BERNAS.ID - Seorang sahabat yang berprofesi sebagai konsultan lingkungan hidup mendadak diperintahkan untuk ‘terbang’ ke Kalimantan Timur. Awalnya dia tidak tahu untuk kepentingan apa diperintahkan datang ke salah satu ...

Hukum dan Kriminal

Gara-gara Kasus Suap Impor Bawang Putih, Pejabat Kementan Dicopot

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Pertanian (Kementan) mencopot sejumlah pejabat di Ditjen Holtikultra yang diduga terkait kasus suap impor bawang putih. Pencopotan para pejabat itu bagian dari langkah mitigasi risiko. Kementan membantah ...

Ekonomi

Bekraf Siapkan Pelaku Startup Pemula agar Berdaya Saing dan Inovatif

SLEMAN, BERNAS.ID- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan Bekraf for Pre-Startup (BEKUP) 2019 di Convention Hall Fisipol, UGM, 16-17 Agustus 2019. Kegiatan ini diikuti sekitar 110 peserta dari penjaringan. Program BEKUP 2019 mer ...

Ekonomi

Wakil Walikota Minta Warga Jogja Manfaatkan Bulan Bebas Denda Tunggakan PBB

YOGYA, BERNAS.ID- Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi meminta wajib pajak yang masih memiliki tunggakan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk memanfaatkan program Bulan Bebas Denda yang hanya berlaku selama Agustus 2019. &l ...

Lifestyle

Ribuan Motor Antik Siap Kumpul di Djogjantique Day 2019

YOGYA, BERNAS.ID- Komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI) Yogyakarta kembali menghadirkan event nasional bertajuk Djogjantique Day 2019. Ajang ini  akan berlangsung di Stadion Mandala Krida Yogyakarta pada 23-25 Agustus mendatang ...

Kesehatan

Fasilitas Olah Terbatas, Limbah Medis yang Menumpuk Ancam Kesehatan Masyarakat

SLEMAN, BERNAS.ID- Kuliah perdana Prodi Magister Ilmu Kemasyarakatan (IKM), FK-KMK UGM mengajak mahasiswa untuk membahas kebijakan pengolahan limbah medis dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan masyarakat seperti puskesmas dan klinik. Par ...

Politik

Pancasila Sudah Tegas dan Final, Jangan Keseringan Dibahas Lagi

SLEMAN, BERNAS.ID - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meminta Pancasila tidak dijadikan tujuan, melainkan sebuah dasar yang perlu dipahami dan dihayati. Menurutnya, Pancasila sudah sangat tegas, tapi masih saja ada menafsirkannya berbeda s ...

DIY

Naik KA Prameks dan Batara Kresna Gratis saat HUT RI

YOGYA, BERNAS.ID - PT KAI siap menggratiskan tiket untuk sejumlah kereta lokal dan perintis selama satu hari bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus. Di Daerah Operasi 6 Yogyakarta ada dua kereta yang digratiskan, yakni ...

Politik

Pesan dari Buya Syafii untuk Jokowi: Cari Menteri yang Petarung

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertamu ke kediaman tokoh nasional, Syafii Maarif di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (15/8/2019) pagi. Dalam kesempatan itu, Buya Syafii menitipkan pesan ke JK untuk disampai ...

Pendidikan

JK Ingin Pembahasan Pancasila Tidak Dipersulit Agar Mudah Dipahami

SLEMAN, BERNAS.ID- UGM melalui Pusat Studi Pancasila kembali mengadakan Kongres Pancasila XI bertajuk "Aktualisasi Pancasila dalam Merajut Kembali Persatuan Bangsa" di Balai Senat, Kamis 15 Agustus 2019. Dalam Kongres Pancasila ...

Pendidikan

Menkominfo Gelorakan Perlawanan Terhadap Hoaks

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menggelorakan perlawanan terhadap hoaks (berita palsu) kepada masyarakat Indonesia karena berbahaya. Ia mencontohkan, Polsek di Madura yang dibakar massa gara-gara ...

DIY

BMKG Yogyakarta Sosialisasi Agroklimat untuk Ketahanan Pangan

JOGJA, BERNAS.ID- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengadakan sosialisasi Agroklimat kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kabupaten Kulonprogo dengan total pe ...

Olahraga

Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional, Kodim 0912/Kutai Barat Gelar Lomba Panahan Sumpit

KUTAI BARAT, BERNAS.ID - Kian memudarnya olahraga panahan sumpit di masyarakat menjadi perhatian tersendiri bagi Kodim 0912/ Kutai Barat. Guna melestarikan kembali budaya asli Kalimantan ini dan dalam rangka memperingati HUT RI ke 74, Kodim ...

Hukum dan Kriminal

Kemampuan Jenderal Polisi Bintang 2 Ini Dibutuhkan Pimpin KPK

JAKARTA,BERNAS.ID - Wakil Kepala Badan Reaerse dan kriminal Mabes Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Antam Novambar menjadi salah satu perwira aktif Polri yang sejauh ini lolos tahapan seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pember ...

Pendidikan

Di UPN, Menhan Ingin Ada Kurikulum Pancasila

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa sudah menjadi tugas kita bersama untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa, terutama kalangan mahasiswa. Untuk itu, ia member ...

Budaya

Film "Bumi Manusia" Banyak Dikritik, Hanung Bramantyo Cuek Bebek

SLEMAN, BERNAS.ID - Hanung Bramantyo, sutradara film "Bumi Manusia" mengakui, sejak pemutaran perdana film "Bumi Manusia" di Surabaya, Jumat (9/8/2019) lalu, banyak kritik ditujukan kepadanya. Namun ia merasa cuek, karen ...

Politik

Demokrat Merapat Ke Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf ?

JAKARTA,BERNAS.ID - Partai Demokrat membuka diri masuk dalam Kabinet Kerja jilid II yang akan segera dibentuk Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan, setelah dilakukan pembicara ...

Politik

Waketum Gerindra Sebut Penumpang Gelap Isapan Jempol

JAKARTA,BERNAS.ID - Kabar adanya penumpang gelap di kubu Prabowo kembali dibantah. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyatakan, tidak ada penumpang gelap yang selama ini berkembang. "Nggak ada, wong merek ...

DIY

Legislator PKB: Petani di Sleman Barat Sering Tidak Panen, Menderita

SLEMAN, BERNAS.ID- Wawan Prasetya, legislator dari PKB yang dilantik hari ini, Senin (12/8) di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman mengatakan petani di Sleman sering tidak bisa panen, khususnya di daerah Sleman barat karena serangan hama ti ...

Politik

Pembentukan Fraksi Jadi Agenda Awal DPRD Kota Jogja Usai Dilantik

YOGYA, BERNAS.ID - Sebanyak 40 Caleg Terpilih DPRD Kota Yogyakarta dilantik dalam rapat paripurna pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kota Yogyakarta masa jabatan tahun 2019-2024, Senin (12/8/2019). Para anggota dewan yang baru menjadikan ...

Hukum dan Kriminal

Ibu Beranak 1 Raup Rp22 Juta dengan Modal Screenshot Transfer Palsu

SLEMAN, BERNAS.ID- Ibu beranak satu berinisial KH (23), warga Tegal Jawa Tengah harus berurusan dengan berwajib karena melakukan penipuan secara online melalui aplikasi Line terkait pembelian barang alat-alat rumah tangga, kosmetik, atau sp ...

Hukum dan Kriminal

Ngaku-ngaku Pemilik Galeri Batik Ternama, Warga Kalasan Tipu Korbannya Ratusan Juta

SLEMAN, BERNAS.ID- Seorang pria berinisial DH (41), warga Kalasan, Sleman, harus berurusan dengan hukum setelah melakukan penipuan melalui aplikasi chatting WhatsApp dengan mengaku sebagai pemilik usaha batik Hamzah Batik dengan total kerug ...

Pendidikan

Mahasiswa KKN UGM Hilang di Sungai Rungan Kalteng

JOGJA, BERNAS.ID- Humas Protokol Universitas Gadjah Mada (UGM) mengabarkan adanya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gajah Mada (UGM) yang hanyut di Teluk Pulau Kaja atau Pelabuhan Sei Gohong, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Mi ...

Budaya

Joko Anwar Angkat Superhero Lokal Gundala ke Kancah Internasional

SLEMAN, BERNAS.ID - Film terbaru karya sutradara Joko Anwar,Gundala siap tayang pada 29 Agustus 2019 mendatang. Meskipun baru akan ditayangkan pada akhir bulan ini, film yang diangkat dari cerita karakter pahlawan super Indonesia gubahan ...

DIY

KAI ESPORT EXHIBITION Goes to Jogja 2019 Dibuka di JEC

BANTUL, BERNAS.ID - Gelaran KAI ESPORT EXHIBITION Goes to Jogja resmi dibuka pada Sabtu (10/8/2019) di Jogja Expo Center (JEC). Gelaran yang menjadi gelaran esport pertama yang diselenggarakan PT KAI ini merupakan perwujudan nyata o ...

Ekonomi

Ignite The Nation, Mesin Lokomotif Penciptaan Kreator Lokal dengan Karya Inovatif

SLEMAN, BERNAS.ID- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ignite The Nation, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di GRHA Saba Pramana, Sabtu 10 Agustus 2019. Ignite ...

Lifestyle

Game Online Bisa Memberikan Hidup yang Lebih Menjanjikan bagi Milenial

SLEMAN, BERNAS.ID- Dulu bermain game identik dengan hal negatif bagi anak-anak karena membuat malas belajar. Kini, hal itu sudah berbalik 180 derajad karena semakin diapresiasinya para pemain setelah menorehkan prestasi di turnamen e-sport ...

Politik

Waspada Poros Baru, Rusak Poros Teuku Umar-Kertanegara

JAKARTA,BERNAS.ID - Berkembang wacana terbentuknya poros Kartanegara (kediaman Prabowo Subianto) dan Teuku Umar (kediaman Megawati), pasca pertemuan Prabowo dan Megawati. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyatakan,&n ...

Politik

Ada Nama Risma, Ini Daftar Pengurus DPP PDIP 2019-2024

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan dan melantik pengurus DPP PDIP Periode 2019-2024. Struktur pengurus tetap berjumlah 27 posisi. Pelantikan dilakukan di Grand Inna Bali Beach ...

Budaya

Ustadz Yusuf Mansur, Khatib Pada Sholat Idul Adha Di Masjid Istiqlal

JAKARTA,BERNAS.ID - Pemerintah resmi menetapkan perayaan Idul Adha jatuh pada Minggu (11/8/2019). Pada sholat Idul Adha yang digelar di Masjid Istiqlal, Ustadz Yusuf Mansur dijadwalkan menjadi khatib pada salat Idul Adha 1440 H ...

Politik

Survey Cyrus Network: 58% Responden Survei Setuju Ormas Anti Pancasila Dibubarkan

JAKARTA, BERNAS.ID - Cyrus Network merilis hasil survei nasional mengenai pendapat publik terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa. Dari hasil survei menyatakan 47% publik menilai Pancasila sebagai alat perekat dan pemersat ...

Pendidikan

KSAD Saksikan 10 Formasi Simbol Persatuan Indonesia di UGM

SLEMAN, BERNAS.ID- Ribuan mahasiswa baru (maba), Universitas Gadjah Mada (UGM), membentuk formasi simbol persatuan setiap sila Pancasila dengan ukuran besar di Lapangan Pancasila, Grha Sabha Pramana. Sebanyak 8.408 maba UGM berkreasi membua ...

Politik

Prabowo Ikut Rapat dengan Parpol Pendukung Jokowi?

BALI, BERNAS.ID - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengikuti pertemuan antara Jokowi dengan partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Apa yang dibicarakan? Hal itu terungkap dari akun Facebook Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono ta ...

Daerah

Gara-gara Beda Pilihan Politik, Makam Dipindahkan

PALEMBANG, BERNAS.ID - Sebuah makam di Serigeni Lama, Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dipindahkan keluarga karena alasan beda pilihan calon Kepala Desa (Kades). Camat Kayuagung Dedy Kurniawan mengatakan m ...

DIY

Mesjid Nur Maunah Gunungkidul Dapat Bantuan Sapi Berbobot 1 Ton dari Jokowi

JOGJA, BERNAS.ID- Mesjid Nur Maunah, Gunungkidul, Yogyakarta, mendapat kesempatan yang istimewa di hari Idul Adha nanti karena menerima bantuan sapi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) berupa seekor sapi gemuk berwarna hitam jenis Simmetal s ...

Hukum dan Kriminal

KPK Tetapkan Anak Buah Mega Sebagai Tersangka Suap Impor Bawang

JAKARTA, BERNAS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Dhamantra sebagai tersangka kasus dugaan suap impor bawang putih. Selain Nyoman Dhamantra, KPK juga menetap ...

Politik

Sah, Megawati Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

DENPASAR, BERNAS.ID - Megawati Soekarnoputri secara resmi dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan periode 2019-2024. Prosesi pengukuhan Megawati dilakukan tertutup dalam acara Kongres V PDI Perjuangan di Hotel Inna Grand Bal ...

Hukum dan Kriminal

Suap Proyek Meikarta, Eks Presdir Lippo Cikarang Jadi Tersangka

JAKARTA, BERNAS.ID - Mantan Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto, ditetapkan sebagai tersangka kasus suap perizinan proyek Meikarta. Bartholomeus ditetapkan sebagai tersangka usai diperiksa KPK, namun tidak ditahan. Bar ...

Kesehatan

Perlu Deteksi Dini, Angka Autisme Meningkat Secara Global

SLEMAN, BERNAS.ID- Di Indonesia diperkirakan ada sekitar 4 juta orang menderita austisme. Autisme merupakan gangguan perkembangan otak yang ditandai dengan adanya gangguan dan kesulitan kepada penderita untuk berinteraksi sosial, kesulitan ...

Ekonomi

Wakil Walikota Yogyakarta : Gandeng Gendong bukan Program Belas Kasihan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema Peran Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) dan Lembaga Agama Islam dalam ...

DIY

Rangkaian Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Sorosutan Diakhiri

YOGYA, BERNAS.ID - Komando Distrik Militer (Kodim) 0734/Jogja mengadakan upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Lapangan Sidokabul, Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kamis (8/8/2019). Upacara d ...

Politik

Prabowo Hadiri Kongres V PDI P, Fadli Anggap Biasa Saja

JAKARTA,BERNAS.ID - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menghadiri Kongres V PDI Perjuangan di Bali.  Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, diundang dalam sebuah perhelatan internal partai itu hal bia ...

Hukum dan Kriminal

Titik Terang Viral Video Penjambretan Emak-emak

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejak hari Selasa (6/8) lalu, masyarakat Yogyakarta dibuat penasaran terkait tempat, waktu, dan identitas emak-emak yang menjadi korban penjambretan dalam sebuah rekaman CCTV yang viral di akun Instagram Ndorobeii. Namun, ...

Hukum dan Kriminal

Pura-pura Akan Sedekah Anak Yatim, Kuras Isi ATM Korban

SLEMAN, BERNAS.ID- AB (56), warga Rungkut Kidul Surabaya dan AW (50), warga Sawahan Surabaya harus berurusan dengan hukum karena melakukan pencurian dengan pemberatan, menukar kartu ATM, lalu menguras isi saldo rekening korbannya. Kedua pel ...

Pendidikan

Menteri PPN/Bappenas Resmikan Peluncuran Sekolah Terintegrasi Berpola Asrama dan Demontrasi Telemedicine

JAYAPURA, BERNAS.ID – Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Seluruh penjuru Indonesia, termasuk Papua, menjadikan kesejahteraan manusia sebagai fok ...

Politik

Sepertinya Megawati Bersedia Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

DENPASAR, BERNAS.ID - Megawati Soekarnoputri mengisyaratkan dirinya bersedia memimpin kembali PDI Perjuangan selama lima tahun ke depan. Sikapnya ini sesuai dengan aspirasi dari seluruh DPD dan DPC PDIP. "Apakah Ibu Megawa ...