Ingin Terkenal Saat Masih Muda? Jangan Lakukanlah Hal Ini!


29 Oktober 2017

syarat-terkenal-semangat-pemuda.jpg

Bernas.id - Salah satu fenomena anak muda yang paling menonjol dan paling menarik untuk diamati mungkin fenomena “Peng-Idola-an”, benar nggak sih, guys? Siapa sih anak muda zaman sekarang yang nggak kenal kata ini? Remaja-remaja modern pada umumnya mempunyai tokoh-tokoh atau pun grup-grup idola yang mereka kagumi, panuti, cintai, dan mereka gilai. Ngaku aja deh, pasti ada salah satu atau bahkan lebih tokoh idola, dan biasanya itu dari kalangan selebritis, pemusik, dan pesepak bola, kan? Gambar dan foto-foto mereka mungkin menghiasi dinding kamar kita. Atribut-atribut mereka kita tiru dan kita kenakan, berita-berita soal mereka kita buru, bahkan tingkah laku mereka kita ikuti.

Memangnya siapa sih, tokoh yang biasanya diidolakan anak-anak muda masa kini? Issac Newton dan Albert Einstein? Iiiihh, emangnya kita lagi belajar fisika apa? Atau barangkali Lao Tsu dan Mahatma Gandhi? Ini lagi malah belajar sejarah! Atau bagaimana dengan Nelson Mandela dan Luqman Al Hakim? Siapa lagi sih itu? Kayaknya sih pernah denger namanya, Ah nggak tahu lah! Kalau begitu, siapa dong yang biasanya dijadikan idola dan apa ciri-cirinya?

Kalau kita buat survei tentang idola, barangkali bisa dipastikan bahwa lebih dari 80% orang yang diidolakan anak-anak muda berasal dari orang-orang berprofesi sebagai penghibur, entah artis film, penyanyi, pemain sepak bola (olahragawan), dan lain-lain.

Anak-anak muda sekarang ini banyak yang mengidolakan Taylor Swift, Ariana Grande, Selena Gomez, One Direction, Justin Bieber, Zayn Malik, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau tokoh-tokoh dunia hiburan lainnya. Memang sih, ada juga anak-anak muda yang mengagumi tokoh-tokoh agama, politik, ilmu pengetahuan (contohnya kayak Albert Einstein), sejarah, dan budaya, tapi jumlahnya jelas tak seberapa jika dibandingkan dengan tokoh tadi. Lihat aja di Instagram ataupun di Twitter, Justin Bieber jelas lebih banyak followers-nya daripada Mahatma Gandhi atau pun Albert Einstein, bro (Ya iya lah, emangnya Einstein punya akun IG).

Sebenarnya apa sih, yang dikagumi anak-anak muda dari para artis dan selebritis? Apa yang membuat para selebritis menjadi begitu digandrungi dan diidolakan banyak orang? Kayaknya sih, karena mereka itu cakep dan ganteng atau cantik nan seksi. Sebagian yang lain suka pada aktor dan artis karena mereka itu kaya raya dan gaya hidup yang glamour. Ada juga yang mengidolakan penyanyi karena suara mereka bagus dan lagunya enak didengar. Yang pasti, para selebritis itu digandrungi karena popularitas. Iya nggak?

Nah, sekarang anggap aja, misalnya, anak-anak muda yang sama juga lagi jalan-jalan di pasar. Tiba-tiba ada selebritis lewat. Kemungkinan anak-anak muda tadi langsung melongo. “Itu ‘kan Steven Williams artis yang suka muncul di sinetron. Masa iya sih?. Wah, bener tuh....kita samperin yuk! Kita harus minta tanda tangannya bahkan kalau bisa kita harus foto selfie bareng buat upload di Instagram, nih! Kapan lagi coba bisa kayak gitu? Pasti banyak yang nge-love nih!”.

Di era modernisasi kayak sekarang ini, yang namanya followers di Instagram ataupun Twitter (eh, maksudnya popularitas) seolah memang segalanya. Biar jelek, kusut, dan berantakan, kagak apa-apa asal populer kayak Eza Sarap.

Banyak mantan artis cilik yang sekarang jarang lagi nongol di televisi ataupun di media sosial seperti zaman-zaman sebelumnya. Beberapa dari mereka berharap suatu saat nanti akan bisa eksis lagi.

Nah, apakah benar popularitas sering dikaitkan dengan eksistensi diri? Seolah kalau nggak populer di Instagram, kita ini nggak gaul. Ini, sih, sama kayak perkataannya Rene Descartes yang diplesetin: “Gw populer, karena followers IG gw banyak!”

Rene Descartes adalah seorang filsuf Perancis yang dipandang sebagai bapak filsafat modern. Ia pernah mengatakan cogito ergo sum, Saya berpikir, karena itu saya ada."

Masak, sih, harus kayak begitu, bro, Kasihan, dong, orang-orang yang nggak ngetop. Keberadaan mereka jadi dianggap tiada hanya karena followers IG maupun Twitternya dikit (eh, salah lagi, popularitas maksudnya).

Karena popularitas itu juga, banyak anak-anak muda yang tergila-gila dan kebelet pingin jadi terkenal atau pun banyak followersnya. Mereka berbondong-bondong ikutan audisi “X-Factor”, “The Voice” atau pun “Indonesian Idol” bahkan akademi dangdut sekalipun mereka rela ikuti, walaupun dengan ala kadarnya bahkan dengan suaranya falsnya, mereka tetep percaya diri ikutan demi menggapai popularitas. Hasrat mereka begitu besar, sampai-sampai lupa dengan kapasitas diri sendiri. Akhirnya kan cuma jadi bahan tertawaan tim penguji dan pemirsa di televisi ataupun di youtube.

Ukur dulu kemampuan diri. Pilihan profesi atau pun cara agar menjadi orang yang bermanfaat kan banyak, bukan cuma jadi artis atau tukang hibur semata, Malu atuh, malu!

Barangkali, yang membuat banyak anak muda zaman sekarang kepingin jadi artis dan idola adalah karena profesi ini dianggap enak dan menguntungkan. Kita bisa dapat duit yang banyak dalam waktu yang relatif singkat. Kita bisa menjadi terkenal serta dikenal hanya dalam sekejap mata. Dengan kata lain, itu semua merupakan cara yang instan untuk menjadi orang sukses.

Jadi orang populer itu memang asyik. Jadi idola itu memang dambaan banyak orang. Akan tetapi, pernah nggak sih kita berpikir sungguh-sungguh soal ini? Kalaupun kita berhasil jadi orang sukses dan diidolakan banyak orang, apakah kita memang layak untuk diidolakan? Seorang idola so pasti bakal dicontoh dan diikuti oleh banyak orang kan? Iya, sih, kita memang ngasih contoh karena bisa jadi orang sukses dan populer, tapi apa itu cukup? Yang dicontoh oleh para pengagum kan bukan cuma itu aja. Bagaimana dengan tingkah laku kita, tutur kata kita, juga perbuatan kita sehari-hari? Kalau itu semua masih buruk dan morat-marit, bisa gawat dong kalau diikutin jejaknya sama penggemar. Dosa si penggemar bisa ikut ditanggung tuh. Soalnya kita juga yang ngasih contohnya.

Oleh karena itu, kita harus berpikir kritis dalam masalah ini. Jika kita belum bisa  menjadi yang baik untuk diikuti, setidaknya  kita ikutilah  yang baik. Janganlah kita menjadi "perusak" generasi bangsa, tapi jadillah "pembangun" generasi  bangsa.

Salam Pemuda!


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Dua Sepeda Motor Bertabrakan di Seyegan, 1 Tewas

SLEMAN, BERNAS.ID- Dua sepeda motor bertabrakan di Jalan Seyegan-Mlati, tepatnya di Dusun Mriyan Margomulyo Seyegan Sleman pada Senin siang (23/3) sekira jam 12.15 WIB. Akibat kecelakaan ini, salah seorang pengemudi sepeda motor dinyatakan ...

DIY

Radikalisme Muncul Karena Otak Diisi, Hati Ditelantarkan

SLEMAN, BERNAS.ID-Guru Bangsa, Buya Syafii Maarif mengatakan radikalisme muncul seperti saat ini karena kurang dibendung. Ia mencontohkan sebuah ayat di Quran, yaitu Al Hujurat ayat 13 yang intinya mengatakan bahwa perbedaan atau keragaman ...

Pendidikan

Kurikulum Agama Harus Ditinjau Secara Radikal

SLEMAN, BERNAS.ID- Persoalan-persoalan intoleransi sudah diprediksi oleh para pendiri bangsa Indonesia. Jauh-jauh hari, para pendiri bangsa sudah mencari situs-situs bersejarah yang bisa monumental dijadikan pilihan pijakan. Menteri Pend ...

Pendidikan

Maarif Institute: Sekolah Garda Terdepan Sosialisasi Multikulturalisme dan Toleransi

SLEMAN, BERNAS.ID- Baru-baru ini, Jumat 15 Maret 2019, dunia dikejutkan oleh aksi teror yang menewaskan 50 orang yang tengah beribadah di masjid Al Noor Riccarton dan Linwood Islamic Center, keduanya di Kota Christchurch, Selandia Baru. Tig ...

DIY

TNI Berkomitmen Menjaga Kelestarian Alam

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Koramil 07/Umbulharjo Kodim 0734/Yogyakarta membuktikan komitmen TNI dalam menjaga kelestarian alam. Bersama sejumlah komunitas seperti FKPPI dan Anak Korps Baret Merah (AKBM) Mahasiswa serta masyarakat, personel Kor ...

DIY

Merapi Keluarkan Awan Panas Empat Kali

SLEMAN, BERNAS.ID- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan informasi terkait Gunung Merapi yang mengeluarkan awan panas guguran. Awan panas tidak teramati karena tertutup kabut. Eru ...

DIY

BPBD DIY Tutup Area Longsor di Pajimatan Imogiri dengan Terpal

BANTUL, BERNAS.ID- Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menginformasikan tentang perkembangan pemasangan terpal di Pajimatan Imogiri, Minggu 24 Maret 2019. Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biworo Yuswantono menj ...

DIY

Kunjungi Kantor DPD PDI Perjuangan DIY, Megawati Bercengkrama dengan Anak-Anak

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melakukan kunjungan ke Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) sore. Dalam kesempatan tersebut, Megawati mampir memeriksa pembangunan Gedung D ...

DIY

Lapangan Stadion Kridosono Langsung Bersih Usai Deklarasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Meski dihadiri puluhan ribu orang dengan membawa aneka bungkus makanan, minuman dan alas duduk, lapangan Stadion Kridosono Yogyakarta langsung bersih begitu acara Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia, Sabtu (23/3 ...

DIY

Santriwati : Jokowi-Ma'aruf Amin Setia pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Acara Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia yang digelar di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) sejak pagi hingga siang berlangsung aman, tertib dan lancar serta penuh kegembiraan dan kedamaian. Acara ...

DIY

Revolusi Industri 4.0 : Kesiapan Masyarakat dan Dunia Usaha

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Publik Republik Indonesia menggelar Seminar Merajut Nusantara, Kesiapan Masyarakat dan Dunia Usaha menghadapi Revol ...

DIY

Jokowi: Dari Jogja Kita Harus Berani Lawan Fitnahan dan Hoax

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saatnya kita harus berani melawan segala fitnahan, hinaan, kebencian dan kabar bohong atau hoax agar tidak semakin merusak kehidupan bermasyarakat, berbang ...

DIY

Puluhan Ribu Orang Hadiri Acara Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Puluhan ribu orang menghadiri acara Alumni Jogja SATUkan Indonesia di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) pagi. Meski acara resmi baru dimulai pukul 08.00 WIB, namun sejak pukul 05.30 WIB mereka mulai mema ...

DIY

Jokowi Naik Sepeda Onthel dari Bundaran UGM Menuju Kridosono

JOGJA, BERNAS.ID- Acara bertajuk Alumni Jogja SATUkan Indonesia yang digelar di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) mulai pukul 08.00-13.00 WIB antara lain akan diisi dengan deklarasi bertema “Mendukung Pemimpin yang ...

DIY

Inilah Agenda Acara Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia di Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Acara deklarasi bersama Paslon Capres Nomor 01 Jokowi, dengan tajuk “Alumni Jogja SATUkan Indonesia” di Stadion Kridosono, Kotabaru, Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) dimulai pukul 08:00 hingga pukul 13:00 W ...

DIY

TNI-Polri Memantapkan Kesiapan Jelang Kampanye Terbuka Pemilu 2019

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anggota TNI-POLRI beserta organisasi masyarakat (pam swakarsa) seperti KPU, Bawaslu, dan Linmas menggelar apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2019 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat 22 Maret ...

Ekonomi

Benahi Industri Tekstil dengan Undang-undang Ketahanan Tekstil

SLEMAN, BERNAS.ID - Industri tekstil Indonesia saat ini benar-benar dalam kondisi darurat. Hal ini terjadi karena belum adanya payung hukum yang melindungi industri tekstil sehingga produk impor bebas masuk ke Indonesia dan tenaga kerja asi ...

DIY

Lebih dari 45.000 Relawan Akan Hadiri Deklarasi Jokowi di Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Sudah terdaftar oleh panitia, 45.000 relawan yang akan menghadiri acara deklarasi bersama Capres Nomor 01 Jokowi, bertajuk “Alumni Jogja Satukan Indonesia”, Sabtu, 23 Maret 2019, pukul 08:00 - 13:00 WIB, ...

Pendidikan

Pakar: Penutupan Retakan dengan Material Kedap Air Cegah Longsor Susulan di Bantul

SLEMAN, BERNAS.ID- Bencana tanah longsor susulan masih mengintai warga di desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Terlebih jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. Pakar Geologi UGM, Dr Wahyu Wilopo m ...

DIY

UU Anti Terorisme untuk Pelaku Hoax, DPR : Pemerintah Jangan Offside

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menkopolhukam Wiranto menyatakan bahwa isu sebelum pemilu akan ada gerakan massa dan pemilu akan rusuh, itu hoax. Ia menyamakan pelaku hoax dengan pelaku terorisme karena sama-sama meneror masyarakat, maka pihak ...

DIY

4 Pelaku Perusak Bus yang Dibakar di Jalan Wates Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Polres Sleman berhasil meringkus 4 pelaku perusakan serta pembakaran bus di Dusun Pasekan Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman yang terjadi pada hari Rabu (14/3) beberapa waktu yang lalu. Kasat Reskrim Polr ...

DIY

Ratusan Ojek Online Kepung Asrama Mahasiswa di Condongcatur karena Kabar Penganiayaan

SLEMAN, BERNAS.ID- Sekira pukul satu siang, warga kawasan Munggur, Condongcatur, Sleman, digegerkan karena adanya pengepungan terhadap salah satu asrama khusus mahasiswa luar oleh ratusan ojek online. Pengepungan ini dipicu karena seorang w ...

DIY

Pelaku Penipuan Online Mengaku Aplikasi Ojek Online Diringkus

SLEMAN, BERNAS.ID- Dua Minggu yang lalu, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) berhasil meringkus dua pelaku tersangka penipuan online yang sudah beroperasi selama dua tahun. Pelaku berinisial N (22) warga Tulung Selapan Ilir, S ...

DIY

Warga Kampung Dukuh Sulap Selokan Jadi Destinasi Wisata Edukasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemandangan berbeda terlihat di Kampung Dukuh RW 14, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta. Warga mempercantik selokan yang dulunya kumuh menjadi kolam ikan yang indah dan menyenangkan. Kawasan yang terletak di ...

DIY

Bakti Sosial dalam Rangka HUT Persit KCK dan Dharma Pertiwi

KULONPROGO, BERNAS.ID - Dalam rangka memperingati HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) dan HUT ke-55 Dharma Pertiwi, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro menggelar bakti sosial (baksos) berupa pengobatan masal dan ...

DIY

Komsos Korem 072/Pamungkas dengan KBT

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Korem 072/Pamungkas melaksanakan Komunikasi Sosial (komsos) dengan Keluarga Besar TNI (KBT) bertempat di Pendopo Monumen Diponegoro, Jalan HOS Cokroaminoto Tegalrejo, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 213 or ...

DIY

KPU Sleman Mulai Lipat 3.950.510 Surat Suara

SLEMAN, BERNAS.ID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mulai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Untuk penyortiran dan pelipatan suara melibatkan 352 orang yang berasal dari masyarakat dengan dimulai dari  pukul 0 ...

DIY

Terlilit Utang, Oknum Perangkat Desa Cetak Uang Palsu

SLEMAN, BERNAS ID- Jajaran Unit Reskrim Polsek Godean dengan Reskrim Polres Sleman menangkap empat orang sebagai pelaku pemroduksi uang palsu dan pengedar uang palsu di wilayah Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabid Humas Pold ...

DIY

Polisi Ringkus Penjual Miras yang Menyebabkan 6 Orang Tewas

JOGJA, BERNAS.ID- Aparat Polresta Yogyakarta meringkus penjual minuman keras, biang keladi atas tewasnya tiga orang warga Purwokinanti, termasuk 3 orang warga yang tewas pasca meminum miras di wilayah Tegalrejo. Kanit reskrim Unit 4 Polr ...

DIY

Museum Komunikasi Elektronika Hadir di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, komunikasi elektronika (komlek) memiliki peranan yang sangat penting. Khusus Komlek di AURI, bukan hanya berjasa bagi kepentingan Angkatan Udara saja tapi juga kepentingan negara se ...

DIY

3 Warga Dusun Kedungbuweng Imogiri Jadi Korban Tanah Longsor, Ada Anak Kecil

BANTUL, BERNAS.ID- Tiga rumah rusak berat tertimpa tanah longsor di kawasan Dusun Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Bantul. Satu orang warga atas nama Eko Supatmi (55) telah diketemukan dalam keadaan meninggal. Sedangkan, d ...

DIY

Ratusan Anak Muda Diajak Idham Pahami Pancasila

YOGYA, BERNAS.ID - Anggota DPR RI Dapil DIY Idham Samawi mengajak generasi muda Yogyakarta untuk memahami Pancasila dengan baik dan benar. Dengan demikian, keutuhan NKRI dapat terjaga sepanjang masa. "Idham Samawi siap berdiskusi 30 ...

DIY

Polda DIY Ungkap Prostitusi Online via WA dan Twitter

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY mengungkap dua tindak pidana kasus prostitusi online via WA dan Twitter dengan pelaku yang berbeda. Kedua pelaku berinisial CK (33), karyawan swasta, warga Maguwoharjo dan HP (25), mahasiswa asal Tanjung Penyemb ...

DIY

Banjir Terjang 9 Kecamatan di Bantul, Tim Rescue ACT DIY Bantu Proses Evakuasi Warga

BANTUL, BERNAS.ID - Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi di 21 titik pada 9 kecamatan di wilayah Bantul ...

DIY

Dosen UAD yang Selamat dalam Peristiwa Penembakan di Selandia Baru Masih Trauma

YOGYA, BERNAS.ID - Salah seorang dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Irfan Yunianto, adalah salah satu yang selamat dari peristiwa penembakan massal di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) pekan lalu. Dosen tersebut berada di Masjid Al Noor d ...

Lifestyle

Luar Biasa, di Warung Ini Kamu Bisa Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

SLEMAN, BERNAS.ID - Masih banyak orang baik di dunia ini. Salah satunya adalah perempuan bernama Bu Hari, yang di masa tuanya mengabdikan diri sepenuhnya untuk berbagi dengan sesama. Bu Hari membantu sesama lewat Warung Makan Berbagi mi ...

Pariwisata

Begini Sensasinya Naik Jip Wisata di Tebing Breksi

SLEMAN, BERNAS.ID - Keberadaan jip wisata di kawawan Tebing Breksi di Desa Wisata Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, selain menambah daya tarik obyek wisata, tentunya juga mendongkrak wisatawan yang berkunjung. S ...

DIY

Siap Menangkan Pemilu, DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Rakoorda

SLEMAN, BERNAS.ID - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Daerah Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019, Minggu (17/3/2019) di Sleman City Hall. Sekjen DPP PDI P ...

DIY

IKA SKMA DIY Lakukan Kegiatan Gerbang Mas di Nglipar

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID -Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) melakukan Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak yang disingkat Gerbang Mas secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia, Sabtu (16/3/2019) ...

DIY

Hoaks Saat Ini Menjadi Bagian dari Politik

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI bekerjasama dengan Suara Muhammadiyah menggelar Forum Dialog dan Literasi Media Sosial bertajuk "Bijak di Dunia Maya, Rukun di Dunia Nyata" untuk membedah persoal ...

DIY

Buya Syafii Kutuk Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID- Guru bangsa Buya Syafii Ma'arif mengutuk aksi penembakan brutal di dua mesjid wilayah Christchurch, Selandia Baru, yakni Mesjid Al Noor dan di pinggiran Linwood yang terjadi pada hari Jumat kemarin, 15 Maret 2019. & ...

DIY

KWI mengecam Keras Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID - Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) mengecam keras aksi penembakan brutal yang terjadi di dua mesjid Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). KWI menilai tindakan keji tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan kemanu ...

Pendidikan

Golput Dipengaruhi Faktor Administrasi dan Ideologi

JOGJA, BERNAS.ID- Menurut Robert A Dahl, dalam demokrasi, selain kompetisi, kesuksesan sebuah pemilu ditandai dengan partisipasi masyarakat. Namun, fenomena golput (golongan putih) atau mereka yang tak menentukan pilihan tak dipungkiri bisa ...

Pendidikan

Lulusan Teknik Lingkungan Harus Sesuai Kebutuhan User

SLEMAN, BERNAS.ID -- Perkembangan teknologi saat ini tidak dapat terelakkan hingga dibutuhkan strategi baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di jurusan Teknik Lingkungan untuk menjawab tantangan ke depan. Hal ini dimaksudkan agar lu ...

DIY

Pria Gantung Diri di Villa Kawasan Kaliurang

SLEMAN, BERNAS.ID- Warga Pakem Sleman, kawasan wisata, Kaliurang dikejutkan dengan adanya penemuan mayat. Pasalnya, mayat tersebut ditemukan menggantung di bawah tangga vila Djembranasari RT07/RW19, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, K ...

DIY

100% Indonesia Nyoblos Segera Digelar di Jogja untuk Tangkal Golput

YOGYA, BERNAS.ID - We The Youth berkolaborasi dengan Komunitas Gayam 16 akan menggelar acara 100% Indonesia Nyoblos (IN) di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, pada 22 Maret 2019 mendatang. Ini adalah gerakan untuk mengajak generasi muda Indo ...

DIY

Polres Sleman Akan Usut Kasus Pembakaran Bus

SLEMAN, BERNAS.ID- Rabu (14/3) sore kemarin, bus Antar Jaya jurusan Solo-Purwokerto dengan nomor polisi AD1644CF dibakar massa di Jalan Wates, tepatnya di depan Kelurahan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman sehabis Maghrib sekitar pukul 18 ...

Kesehatan

Perang Terhadap TBC Berarti Perangi Kemiskinan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro, Septi M Effendi membuka acara ceramah tentang pencegahan penyakit TBC dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2019, Kamis (14/3/2019) di Aul ...

Pendidikan

Gadis TK Hidup Tak Layak Bersama Kakek di Tengah Kota

PURWOREJO, BERNAS.ID -Sungguh ironis di tengah hiruk-pikuk masyarakat perkotaan yang hidup serba wah, ada gadis kecil berusia Taman Kanak-kanak (TK) hidup bersama kakek-nenek tua renta di rumah yang sangat tak layak. Gadis kecil bernama Cin ...

DIY

Tabrak Warga, Bis Dibakar Massa di Jalan Wates

SLEMAN, BERNAS.ID- Sehabis Maghrib sekira pukul 18.00 WIB, sebuah bus AKAP dibakar massa setelah menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Wates, depan Kelurahan Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (13/3). Kapolsek Gamping, Kompol Hendri Mu ...