Memutus Lingkaran Kebencian: Catatan Atas Novel "Ayahku Bukan Pembohong" Karya Tere Liye

Paulus Yesaya Jati - Paulus Yesaya Jati
15 November 2017

Aldhi Anarta,Farmasi Universitas Indonesia (sumber foto: istimewa)

Bernas.id - “Hari ini umurku empat puluh. Sudah dua puluh tahun aku berhenti mempercayai cerita Ayah. Bukan karena kehilangan semangat untuk mendengarkan kisah-kisah itu, bukan karena aku tidak bisa menghargai seorang ayah, tapi karena aku tahu persis, ayahku seorang pembohong. Dan di rumah ini, aku tidak akan membesarkan Zas dan Qon dengan dusta seperti yang dilakukan Ayah dahulu kepadaku. Mereka akan dibesarkan dengan kerja keras, bukan dongeng-dongeng palsu.” (Tere-Liye, 2011:7) 

Kutipan di atas merupakan bagian dari novel karangan Tere-Liye, Ayahku Bukan Pembohong. Dalam kutipan ini terlihat jelas rasa jengkel dan kesal dari tokoh Dam terhadap ayahnya. Kebencian yang sudah disimpannya selama dua puluh tahun seakan menyeruak keluar manakala sang Ayah mulai menceritakan kisah-kisahnya kepada Zas dan Qon, anak-anak Dam, seolah tidak rela anak-anaknya ikut merasakan kebohongan-kebohongan sang Ayah, yang sebenarnya belum pernah dibuktikan.

Menurut Edward De Bono, dalam bukunya Teach Your Child How to Think, ada lima tingkat kebenaran nyata yang digunakan seseorang apabila tidak ada kebenaran absolut yang dapat diambilnya, meliputi kebenaran yang bisa diperiksa, kebenaran berdasar pengalaman pribadi,kebenaran berdasar pengalaman orang lain, kebenaran yang diterima secara umum, dan kebenaran karena otoritas. Kelima kebenaran nyata ini memiliki persamaan, sama-sama berkesempatan besar untuk salah. Dalam hal ini, Dam mengambil kebenaran berdasarkan pengalaman diri sendiri, meyakini bukti yang dilihat oleh mata sendiri. Menyimpulkan sesuatu sebagai suatu kebenaran berdasarkan sudut pandang dan pengertian diri sendiri tentunya memiliki kemungkinan yang besar bahwa kebenaran yang didapat belum tentu benar.

Kebenaran yang Rapuh

Ketika kebenaran yang masih rapuh tersebut digunakan sebagai sebuah dasar dalam menilai seseorang, tentu penilaian yang diberikan akan sangatlah keliru dan akan menimbulkan permasalahan-permasalahan baru. Terlebih ketika penilaian yang salah tersebut menjadi alasan dalam membenci seseorang. Kebencian yang timbul karena alasan yang salah, akan menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan dan rasa sakit hati yang salah sasaran. Dalam tokoh Dam sendiri, terlihat betapa kehidupannya menjadi tidak tenang dan penuh pergumulan, yang muncul akibat kebenciannya terhadap ayahnya. Bukan sang Ayah yang justru merasa tesakiti dari kesalahpahaman yang timbul ini, namun dampaknya jelas signifikan terasa pada diri Dam sendiri, akibat dari penarikan kesimpulan atas sikap ayahnya tanpa alasan yang mendukung dan cenderung subjektif.

Kebencian Dam terhadap sang Ayah tidak berhenti di situ. Dam seolah ingin membawa rasa benci itu dalam keluarganya, dalam diri anak-anaknya, padahal keluarga sebagai wadah pendidikan pertama anak-anak memiliki beberapa fungsi esensial bagi perkembangan fisik dan mental anak, terutama fungsi sosialisasi nilai-nilai sebelum anak-anak masuk ke kehidupan social sebenarnya di lingkungannya (Friedman, 1998). Penanaman nilai yang salah dapat menimbulkan dampak negatif bagi perkembangan anak. Dam seperti ingin menurunkan rasa benci yang ia miliki kepada diri anak-anaknya, Zas dan Qon. Ternyata, tanpa sadar, Dam sendirilah yang berputar-putar dalam jalinan panjang kebencian dan kesalahpahaman ciptaannya sendiri.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kebencian adalah perasaan sangat tidak suka terhadap sesuatu, suatu benda, suatu pemikiran, atau suatu tindakan. Dalam kasus ini, Dam menaruh benci kepada ayahnya karena perilaku ayahnya yang suka menceritakan kebohongan-kebohongan kepada Dam dan anak-anaknya. Terlepas dari benar atau tidaknya cerita-cerita yang disampaikan sang Ayah, Dam telah berupaya untuk membuat anak-anaknya ikut membenci kakeknya melalui tindakannya yang selalu melarang kakeknya bercerita dan menyebutnya pembohong, padahal menurut Maria Ulfah Anshor dalam buku Parenting with love: Panduan Islami Mendidik Anak, disebutkan bahwa dalam proses pendidikan anak-anak usia dini, salah satu cara anak memilah nilai-nilai yang baik dan buruk, adalah dengan mencontoh perilaku dan kebiasaan-kebiasaan orangtuanya. Anak-anak tentu menganggap apa yang dilakukan orangtuanya sebagai sesuatu yang baik dan wajar dilakukan. Padahal sikap Dam yang terang-terangan menunjukkan rasa benci kepada ayahnya, merupakan sebuah sikap yang menunjukkan kurangnya rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Secara tidak langsung Dam juga memberi konsep bahwa membenci orangtua itu tidaklah salah, padahal membenci orangtua merupakan sikap yang dipandang salah dalam masyarakat.

Seharusnya Dam sebagai orangtua tidak bisa mengajarkan anaknya sebuah nilai konkrit yang merupakan hasil pemikirannya sendiri, tetapi memberikan nilai-nilai dasar yang benar kepada anaknya, yang lebih lanjut akan dikembangkan sendiri oleh mereka. Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan diri mereka dan membuka pikiran mereka, melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Sehingga kebencian Dam terhadap sang Ayah tidak perlu diteruskan, bahkan harusnya dapat dihilangkan dengan pandangan-pandangan baru yang dikemukakan oleh Zas dan Qon, bukannya justru memperpanjang tali kebencian yang sebenarnya berwujud seperti sebuah lingkaran yang tidak putus, akan kembali terulang dan terulang pada generasi-generasi selanjutnya, yang mungkin akan berubah bentuknya serta objek kebenciannya.

Kebencian dan Prasangka SARA

Dalam novel "Ayahku Bukan Pembohong", diceritakan dengan jelas bagaimana sikap Dam yang ingin menanamkan rasa benci terhadap sang Kakek kepada anak-anaknya. Ia tidak ingin anaknya menjalani hidup yang penuh kebohongan, maka ia sekuat tenaga berusaha menghentikan cerita-cerita ayahnya, meskipun itu harus melukai perasaan sang Ayah. Dalam kehidupan ini, juga banyak perseteruan antar golongan yang sudah berlangsung selama berpuluh-puluh generasi, dengan alasan-alasan yang mungkin sudah tidak relevan lagi, atau lebih buruk, berseteru tanpa mengerti duduk permasalahan sebenarnya. Hal ini dapat terjadi akibat suatu tradisi, dimana masing-masing pihak yang berseteru terus menanamkan kebencian kepada generasi-generasi berikutnya, menyebabkan suatu konflik berkepanjangan dan lingkaran kebencian.

Salah satu topik sensitif yang juga menjadi kebencian yang berkepanjangan adalah konfik berbau sara. Stigma buruk antar agama atau etnis dan golongan tetap dipertahankan, membuat massa semakin mudah terprovokasi bahkan oleh hal-hal kecil sekalipun. Konflik antara agama Kristen dan Islam, antar negara barat dan timur, merupakan suatu perseteruan yang sudah berlangsung semenjak lama sekali, tanpa bisa menjelaskan kesalahan dari masing-masing pihak. Pandangan bahwa agama Islam adalah agama teroris terus digaungkan tanpa ada dasar yang jelas, padahal tidak semua orang Islam adalah teroris. Menurut Afadlal dalam bukunya Islam dan Radikalisme di Indonesia, menyatakan bahwa salah satu faktor terbesar munculnya stereotip teroris pada Islam adalah ajaran dagi golongan fundamentalis dan fanatic, dan bukan dari agama Islam secara keseluruhan. Kelompok politik Islam radikal seperti Hamas juga mengambil sikap moderat dalam mempertahankan cita-cita politiknya. Sementara pihak lain yang bersengketa terus merasa paling benar, bersembunyi dibalik stigma negatif yang tidak diusahakan untuk diklarifikasi, tetapi terus dipublikasi. Dari generasi yang satu ke generasi lainnya.

Demikian yang terjadi dalam konflik antara warga keturunan pendatang dan warga pribumi di Indonesia, perpindahan dan pertemuan dua buah kelompok penduduk berbeda latar belakang dan kebudayaan, bukannya tidak membawa dampak buruk, terlebih apabila salah satu kelompok yang bersengketa merupakan penduduk asli dan merasa memiliki hak atas wilayah tersebut. Menurut Koetjaranigrat dalam Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat (2007:111), menyatakan bahwa salah satu alasan munculnya potensi konflik sosial dalam dua etnik yang berbeda adalah sikap prasangka etnik, sesama etnik saling memberi cap negatif berdasarkan kebenaran versi masing-masing kelompok, yang tentu saja mungkin salah. Selain itu, keterikatan pada folkways dan indentitas diri memperkuat rasa in group yang meremehkan kelompok luar. Potensi konflik yang ada juga diperkuat oleh kristalisasi etnis yang semakin memperjelas batas-batas kekitaan dan kemerekaan, yang terus ditanamkan kepada anak-anak penerus etnis mereka berikutnya.

Penutup

Seharusnya Dam lebih bijaksana dalam menyikapi perasaan benci kepada ayahnya. Jika ia merasa cerita-cerita ayahnya memberi dampak buruk, ia dapat melakukan cara-cara lain ketimbang harus memberi mindset yang negatif kepada Zas dan Qon. Ia dapat membicarakannya secara baik-baik kepada sang Ayah, atau ia dapat memberi pengertian kepada anak-anaknya bahwa cerita-cerita tersebut tidaklah benar. Namun, cara yang paling bijak adalah dengan mengecek kebenaran dari cerita-cerita tersebut, tidak hanya bermodalkan pemikirannya dan pengalamannya sendiri. Di lain pihak, baik cerita tersebut nyata ataupun bohong, tentu ada nilai-nilai positif yang dapat ia ambil dan ajarkan  kepada anak-anaknya, jauh lebih menbangun dan postif daripada hanya berfokus pada sisi buruk cerita tersebut dan terpaku pada kebencian Dam kepada sang Ayah. Yang terutama, Dam seharusnya tidak boleh menurunkan rasa bencinya terhadap ayahnya kepada siapapun juga, terutama anak-anaknya. (*Penulis: Aldhi Anarta, Mahasiswa Farmasi Universitas Indonesia)

 

Daftar Pustaka

Afadlal. 2004. Islam dan Radikalisme di Indonesia. Jakarta: LIPI.

De Bono, Edward. 1993. Teach. Your Child How to Think. Bandung: Khaifa.

Liye, Tere. 2011. Ayahku Bukan Pembohong. Jakarta: Gramedia.

Suprajitno. 2003. Asuhan Keperawatan Keluarga: Aplikasi Dalam Praktik. Jakarta: Buku Kedokteran ECG.

Ulfah Anshor, Maria. 2010. Parenting with love: Panduan Islami Mendidik Anak. Bandung: Mizania.

Waluya, Bagja. 2007. Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat. Bandung: PT Setia Purna Inves.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Inspirasi 40 Menit lalu

Jangan Ngaku Kekinian, Kalau Belum Pernah Foto di Spot OOTD Ini!

Bernas.id - Kids zaman now, sebutan untuk generasi millenial saat ini pastinya telah menjajal segala hal terbaru yang kekinian dan antimainstream. Dan mereka pastinya juga memiliki akun instagram masing-masing. Nah, di Instagram, ada s ...

Kecantikan 55 Menit lalu

Selain Bermanfaat Untuk Kesehatan, Madu Juga Mempunyai Segudang Manfaat Untuk Kecantikan, Lho!

Bernas.id - Madu memang dikenal sebagai obat yang kaya khasiat. Cairan kental manis yang diproduksi oleh lebah ini tidak hanya memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, lho, namun madu juga bermanfaat untuk kecantikan.&nbs ...

Home Living 1 Jam lalu

Inikah Penyebab Rumah Anda Selalu Berantakan? Segera Atasi Dengan Tips Berikut!

Bernas.id - Setiap orang normal tentunya menyukai kerapihan. Apalagi berkaitan dengan tempat tinggal mereka. Rumah bersih dan rapi adalah satu obsesi dari orang-orang berpikiran sehat. Namun adakalanya, keinginan dan harapan tidak ...

Lifestyle 1 Jam lalu

Girls, Merasa Tak Terlalu Cantik? Ini Nih yang Patut Kamu Lakukan!

Bernas.id - Setiap wanita pasti akan melakukan segala cara untuk menjadi cantik. Mulai dari melakukan perawatan wajah, pergi ke salon, hingga diet ketat, mereka rela melakukan apa saja demi terlihat cantik.  Ada mereka yang dar ...

Internasional 5 Jam lalu

Presiden Iran Mau Pulihkan Hubungan dengan Saudi Asalkan…

Bernas.id – Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan, Iran bersedia memulihkan hubungan dengan Arab Saudi apabila negara itu bersedia menghentikan serangan ke Yaman. Dirinya juga menduga Saudi memiliki hubungan rahasia dengan Israel ...

Kesehatan 5 Jam lalu

Menkes Ingatkan Agar Teliti Sebelum Divaksin Difteri

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengharapkan agar tidak ada oknum nakal yang memalsukan vaksin difteri untuk  mendapat keuntungan semata. Hal ini ditekankan Menkes Nila berkaca dari kasus penyeba ...

Regional 5 Jam lalu

Sandiaga Pastikan Pemprov DKI Bisa Mencukupi 1,7 Juta Vaksin Difteri

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memastikan dana di bidang kesehatan masih cukup untuk membeli 1,7 juta vaksin difteri. Vaksin ini dibutuhkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menangani wabah difteri ya ...

Nasional 5 Jam lalu

Ketua KPK: UU Pemberantasan Korupsi Kuno, Hanya Menyentuh Uang Negara

JAKARTA, Bernas.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengungkapkan bahwa Undang-Undang Pemberantasan Korupsi di Indonesia tergolong kuno. Menurutnya, tidak ada aturan soal korupsi di sektor swasta. "Unda ...

Inspirasi 5 Jam lalu

Beratnya Kehidupan Paikem, Penjual Ketupat dan Tempe Bacem di Pasar Ambal, Kebumen

Bernas.id - Paikem (74) asal Desa Ambalresmi, Ambal, Kebumen. Ia memiliki suami bernama Sarno (77) dan lima orang anak, tiga perempuan dan dua laki-laki. Kelima anaknya sudah menikah dan sudah tidak serumah lagi dengannya. Di sebuah  r ...

Selebritas 5 Jam lalu

Bintang Porno Terkenal August Ames Tewas Gantung Diri

Bernas.id – Bintang film porno terkenal asal AS August Ames tewas bunuh diri di kediamannya di California, Selasa (5/12/2017). Kabarnya, bintang film porno 23 tahun itu memilih bunuh diri karena tak kuat mendapat bully di media sosial ...

Nasional 5 Jam lalu

Menhub Mau LRT di Palembang Bisa Jadi Lifestyle Masa Depan

PALEMBANG, Bernas.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengharapkan kehadiran Light Rail Transit (LRT) di Palembang bisa menjadi gaya hidup masyarakat. Budi yakin dengan mengarahkan masyarakat ke LRT bisa mengurangi kem ...

Pendidikan 6 Jam lalu

Saat Anak Tidak Mau Masuk Sekolah, Apa yang Harus Dilakukan?

Bernas.id - Tidak hanya dialami oleh pelajar sekolah dasar yang baru masuk sekolah, saat ini sering anak minta untuk tidak pergi ke sekolah dengan berbagai alasan. Ada yang bilang malas, atau ada yang pura-pura sakit. Padahal, saat dicek ko ...

Properti 7 Jam lalu

Tahun Depan Perumahan Senilai Rp3,5 Triliun Diincar Perumnas

JAKARTA, Bernas.id - Tren positif di industri properti banyak diprediksi akan mengalami peningkatan. Untuk itu banyak pengembang yang mulai berbenah untuk menyongsong pergolakan industri perumahan di tahun depan. Terkait dengan itu, Peru ...

Internasional 7 Jam lalu

Peraih Nobel Perdamaian Bahas Akhir Peradaban Manusia

Bernas.id – Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini, International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN), menganggap bahwa munculnya senjata nuklir akhir-akhir ini hanyalah luapan amarah yang tergesa-gesa. Itu artinya, piha ...

Properti 7 Jam lalu

Proses Pembelian Properti, Konsumen Banyak Keluhkan Soal Ini

JAKARTA, Bernas.id - Hingga kini konsumen masih saja ada yang kesulitan dalam melakukan proses pembelian sebuah properti. Kebanyakan konsumen sulit dalam mengurus pembelian properti yang sudah dibelinya Hal tersebut berdasarkan banyak la ...

Nasional 7 Jam lalu

Soal Polemik Penunjukkan Ketua DPR, Ini Komentar Mendagri

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menanggapi soal pergantian pucuk pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Mendagri mengungkapkan pergantian Ketua DPR itu ada mekanismenya sendiri. "Pemerint ...

Nasional 7 Jam lalu

Kasus Novel Baswedan, Mendagri: Sketsa Wajah Memang Sulit

JAKARTA, Bernas.id - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku siap membantu Kepolisian RI untuk mengungkap peneror penyidik senior KPK Novel Baswedan. Bantuan yang dimaksud berupa pencocokan sketsa wajah dengan data kependudukan. " ...

Nasional 7 Jam lalu

Keseriusan Jokowi Tutup Celah Korupsi Pejabat Daerah, Ini Rencananya

JAKARTA, Bernas.id – Presiden Joko Widodo menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk memperkecil celah korupsi. Pria yang akrab disapa Jokowi itu serius ingin memberantas dan mencegah tindak pidana korupsi yang sudah seperti penyak ...

Nasional 9 Jam lalu

Menkes Minta Produksi Vaksin Diperbanyak

JAKARTA, Bernas.id-Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek meminta PT Biofarma mempercepat produksi vaksin (DPT-HB-Hib, DT, Td-red), karena stok vaksin saat ini hanya cukup untuk Outbreak Response Immunization (ORI) pada 2017. '' ...

Nasional 9 Jam lalu

Wasekjen Golkar: Penunjukkan Ketua DPR Itu Cacat Prosedur

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengungkapkan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Golkar Aziz Syamsuddin oleh Setya Novanto sebagai calon Ketua DPR RI cacat prosedur. ...

Nasional 9 Jam lalu

Soal Kesehatan Setnov Jelang Sidang, KPK Siap Berkoordinasi dengan IDI

JAKARTA, Bernas.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan Setya Novanto yang mendekam di rumah tahanan KPK dalam kondisi sehat. Kesehatan tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP itu masih terus akan dipantau ...

Olahraga 9 Jam lalu

Legenda BMX, Kevin Robinson Meninggal di Usia 45, Ini 4 Fakta tentang Dirinya

Bernas.id – Dunia olahraga BMX kini sedang berduka yang sedalam-dalamnya. Sang legenda BMX, Kevin Robinson, meninggal dunia pada hari Sabtu (10/12) lalu di usia 45 tahun akibat penyakit stroke. Robinson, yang sudah melegenda di kal ...

Nasional 9 Jam lalu

Tidak Usah Buru-Buru, Pengganti Ketua DPR Setelah Munaslub

JAKARTA, Bernas.id - Setya Novanto telah menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai Ketua DPR RI. Penunjukkan itu melalui surat Novanto ke pimpinan DPR lewat kesetjenan dewan sejak awal Desember.  Anggota Dewan Pembina DPP Partai Golkar Fadel ...

Tokoh 9 Jam lalu

Berpikir Besar, Jangan Takut untuk Bermimpi

Bernas.id - Ryo Juara menceritakan kegemarannya membaca buku-buku biografi yang berisi cerita perjalanan hidup tokoh-tokoh besar. Dari kisah-kisah tokoh besar ini, ia pun memetik nilai-nilai hidup dan terinspirasi untuk menulis alur cerita ...

Inspirasi 10 Jam lalu

Punya Sahabat? Begini Cara Menakar Kualitas Persahabatan Anda!

Barnes.id - Menurut anda apa yang menjadi penguat jalinan persahabatan? Tentunya ada banyak hal yang bisa kita sebutkan. Mulai dari hal yang paling mendasar hingga paling sepele, masing-masing memiliki peran. Persahabatan sejatinya ada ...

Lifestyle 10 Jam lalu

Inilah Indikasi Teman yang Patut Dipertahankan, Jangan Sia-siakan!

Bernas.id - Sebagai makhluk sosial, manusia tidak hidup sendirian. Manusia membutuhkankan satu sama lain untuk hidup. Karena manusia adalah makhluk sosial, setiap manusia pasti memiliki teman. Meskipun hanya satu orang, teman yang baik sang ...

Ragam 10 Jam lalu

Semakin Tinggi Gedungnya, Semakin Besar Kemungkinan Kucing yang Jatuh Bisa Selamat. Benar-benar Punya Sembilan Nyawa?

Bernas.id - Pernahkah mendengar istilah 'kucing memiliki sembilan nyawa?' Istilah itu telah familier di telinga kita. Kucing disebut memiliki sembilan nyawa, karena kemampuan bertahan hidupnya yang sangat tinggi.  Salah ...

Sudut Pandang 10 Jam lalu

Lihatlah Sekelilingmu, Penyedap Rasa Yang Satu Ini Bertebaran Di Mana-mana!

Hidup tanpa cinta, bagai taman tak berbunga Bernas.id - Masih ingatkah lagu yang dinyanyikan raja dangdut kita, Rhoma Irama? Apa sebenarnya makna dari lirik tersebut? Taman tak berbunga, berarti hampa, tanpa warna, dan kosong, k ...

Sudut Pandang 10 Jam lalu

Hai Cowok, Tanpa Kalian Sadari 5 Kontak Fisik yang Kalian Lakukan Ini Sukses Membuat Cewek Baper, Lho!

 Bernas.id - 'Baper' adalah penyakit anak muda saat ini. Kebanyakan korban baper adalah para cewek. Karena para cewek memang makhluk yang lebih banyak menggunakan perasaan daripada logika, wajar saja kami mu ...

Film 10 Jam lalu

Di Film ini Peter Parker Tewas dan Spider-Man Jadi Banyak!

Bernas.id – Hari Sabtu (9/12) lalu, Sony Pictures Entertaiment mengejutkan para fans Marvel dengan meluncurkan trailer perdana dari Spider-Man: Into The Spider-Verse pada kanal resmi mereka di Youtube. Yang membuat beberapa fans Sp ...

Menulis 10 Jam lalu

Mau Jadi Penulis? 3 Buku Ini Wajib Kamu Baca!

Bernas.id - Banyak orang yang ingin menjadi penulis, tetapi merasa kesulitan untuk memulai. Mereka tertarik dengan literasi, tetapi tidak paham langkah-langkah yang diperlukan untuk menulis. Banyak yang masih bertanya-tanya tentang ber ...

Properti 11 Jam lalu

Kejar Target Pasar Rumah Subsidi, Tiga Jalur KRL Ini Dilirik Ciputra

TANGERANG, Bernas.id - Berencana meluncurkan 1.000 unit rumah bersubsidi dengan harga Rp 140 jutaan di kawasan Maja, Lebak, Banten, pengembang Ciputra melirik 3 (tiga) stasiun kereta rel listrik untuk menggaet target pasar masyarakat. Ti ...

Properti 11 Jam lalu

Rumah Subsidi Seharga Rp 140 Jutaan Akan Diluncurkan Tahun Depan

TANGERANG, Bernas.id - Tahun depan sebuah pengembang properti ternama akan meluncurkan rumah bersubsidi seharga Rp 140 jutaan. Perumahan subsidi tersebut rencananya akan di bangun sebanyak 1.000 unit di wilayah Banten. Ciputra Group mela ...

Properti 11 Jam lalu

Lahan Meikarta yang Direkomendasikan Pemprov Jawa Barat Hanya 84,6 Hektar

BANDUNG, Bernas.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, merekomendasikan lahan untuk mega proyek Kota Baru Meikarta hanya 84,6 hektar. Padahal, rencananya kota baru Meikarta tersebut akan digarap dilahan seluas 500 hektar, oleh Lippo ...

Nasional 11 Jam lalu

Wakil Ketua MKD Angkat Bicara Soal 2 Surat Kiriman Setya Novanto

JAKARTA, Bernas.id – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI sudah menerima surat pengunduran diri Setya Novanto dari kursi Ketua DPR. Namun, ada dua surat yang dikirim oleh tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP itu. Wakil Ketua MKD ...

Nasional 12 Jam lalu

Jelang Munaslub, Titiek Soeharto Siap Bertarung dengan Kader Golkar

YOGYAKARTA, Bernas.id – Wakil Ketua Dewan Pakar Golongan Karya (Golkar) Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto maju dalam pencalonan ketua umum Golkar. Titiek akan bertarung dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan nama ...

Nasional 13 Jam lalu

Pengacara Setnov: Kami Mohon Diselesaikan Apapun Keputusannya

JAKARTA, Bernas.id – Pengacara Setya Novanto, Ketut Mulya Arsana mengaku tidak akan mundur sampai praperadilan kliennya selesai. "Kami mohon diselesaikan, apapun keputusannya," ungkap Ketut, Senin (11/12/17). Pada sida ...

Nasional 13 Jam lalu

Sudirman Said: Saktinya Orang Bernama SN, Kejahatan Berumur Pendek

JAKARTA, Bernas.id – Sudirman Said ikut menanggapi soal kasus pengadaan e-KTP yang menjerat Setya Novanto. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyambut positif kabar mundurnya Setya Novanto dari kursi K ...

Nasional 13 Jam lalu

KPK Berharap Setya Novanto Sehat Hadapi Sidang Perdana

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengharapkan tersangka kasus dugaan korups e-KTP, Setya Novanto dalam keadaan sehat  menjelang sidang perdana pada Rabu (13/12/17). Ia mengungkapk ...

Regional 13 Jam lalu

Lions Club "Puspita Mataram" Gelar Baksos

KULON PROGO, Bernas.id – Lions Club Yogyakarta “Puspita Mataram” mengadakan bakti sosial (baksos) di Posko Bencana Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (10/12/17). Baksos kali ini ...

Pendidikan 22 Jam lalu

Perlukah Office Boy Di Sekolah? Ini Jawabannya

Bernas.id - Office boy merupakan pekerjaan yang mulia, ketika orang lain mulai mengotori maka mereka siap untuk membersihkan. Terkadang banyak sekali yang tidak memerhatikan pekerjaan mereka, bahkan tidak sedikit yang merendahkan merek ...

Mutiara Iman 22 Jam lalu

Awas, Ini Bahayanya Menyebutkan Binatang Saat Marah

Bernas.id - Anjing merupakan mamalia yang sering kita jumpai di mana-mana, hewan ini merupakan jenis karnivora yang tidak memilih milih, asalkan itu daging dia pasti memakannya. Untuk umat muslim memelihara anjing itu tidak boleh bahka ...

Umum 22 Jam lalu

Korupsi Menjadi Salah Satu Alasan Generasi Milenial Apatis Terhadap Politik

Bernas.id - Penyakit para pelaku politik yang belum juga bisa disembuhkan dari Indonesia hingga saat ini adalah korupsi. Sebelum akhirnya para koruptor ditetapkan menjadi tersangka, mereka pada awalnya adalah orang-orang terdidik ...

Pendidikan 22 Jam lalu

Para Guru, Perlukah Diadakan Monev Kurikulum 2013?

Bernas.id - Monev kurikulum terhadap guru sasaran kegiatan yang luar biasa dilakukan oleh guru-guru yang sudah berkompeten, tugas yang berat untuk meluruskan kesalahan yang diperbuat pada masa lalu. Segala yang diberikan baik ilmu ...

Pendidikan 22 Jam lalu

6 Cara Menyikapi Kegagalan Pelajar. Nomor 3 Sering Dilupakan!

Bernas.id – Semua orang pasti pernah mengalam kegagalan. Tidak terkecuali para pelajar. Mereka sudah berikhtiar keras dengan cara giat belajar, mengikuti bimbingan belajar baik secara langsung maupun bimbingan belajar online, meningka ...

Inspirasi 1 Hari lalu

Ini Dia Fakta-Fakta Generasi Milenial. Fakta Nomor 8 Harus Dihindari!

Bernas.id - Generasi milineal adalah seseorang yang lahir pada tahun 1981 sampai 2000. Generasi ketika dilahirkan sudah bisa merasakan TV berwarna, handphone, dan internet di mana-mana. Nah, kamu termasuk generasi Y atau X? Usia g ...

Games 1 Hari lalu

Bermain, Belajar, dan Menjadi Kaya Melalui Cashflow Game. Seru!

Bernas.id – Dunia bermain selalu banyak diminati anak-anak dari zaman dahulu hingga masa kini. Seperti kita zaman kecil dulu. Ketika sudah asik berada dalam permainan selalu saja kita lupa waktu, lupa makan, dan lupa belajar. Masih sa ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Waspada! Biduran Bukan Masalah Sepele

Bernas.id - Dari sekian banyak orang, pasti diantaranya pernah mengalami biduran. Tiba-tiba muncul merah, bentol-bentol dan gatal di kulit. Tentunya sangat gatal dan kadang terasa panas. Berlangsung beberapa jam sampai beberapa hari. Keingi ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Benarkah Jatuh di Kamar Mandi Berakibat Stroke? Begini Jawabannya

Bernas.id – Seorang bapak bernama AA tiba-tiba jatuh di kamar mandi dan terkena serangan stroke. Kejadian ini sering sekali terjadi di sekitar kita. Pertanyaannya, benarkah jatuh di kamar mandi mengakibatkan stroke? Jawabannya akan An ...

Kesehatan 1 Hari lalu

Waspada, Ternyata Begini Tanda-Tanda Penyakit Difteri yang Mencemaskan! Adakah Resep Pengobatan Herbalnya?

Bernas.id - Tahukah anda, baru-baru ini masyarakat Indonesia sempat dibuat cemas dengan pemberitaan kasus luar biasa Difteri? Bahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pun telah menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ter ...