Literasi Akan Hasilkan Generasi Berprestasi


16 November 2017

Titik Andriyati Robi’ah, SPd, Guru di SMAN 1 Pundong (sumber foto: istimewa)

Bernas.id - Gerakan literasi menjadi salah satu upaya penumbuhan budi pekerti siswa. Sebagaimana telah diupayakan pemerintah melalui Kemendikbud, untuk mencetak siswa berbudaya, kegiatan membaca dan menulis merupakan proses pembelajaran sepanjang hayat. Dengan demikian,  siswa  diharapkan dapat memperoleh hasil  maksimal serta  memperoleh prestasi gemilang. Gerakan literasi sekolah wajib bagi semua warga sekolah. Tidak hanya guru atau  siswa  yang berada di kelas tetapi juga karyawan dan masyarakat  sekolah. Apabila waktu literasi dimulai, semua di lingkungan sekolah harus ikut kegiatan ini tanpa kecuali.

Karakter Budi Pekerti

Waktu pelaksanaan literasi ini ditetapkan 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Setelah bel jam pertama berbunyi semua warga sekolah siap dengan buku masing-masing. Meskipun pada awal tahap membaca masih pembiasaan namun semua harus semangat mengikuti. Hal ini tidak lepas dari kesadaran atau karakter warga sekolah sendiri. Tumbuhnya karakter budi pekerti siswa sesuai dengan harapan atau tujuan gerakan literasi. Sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri pendidikan dan kebudayaan Nomor 23 tahun 2015. Salah satu upaya penambahan pengetahuan adalah membaca buku-buku nonpelajaran.

Dengan membaca buku nonpelajaran memang berpengaruh terhadap kemampuan secara umum. Artinya siswa tidak hanya cakap dalam bidang ilmu pelajaran tetapi juga lainnya. Tidak salah jika ada istilah dengan membaca bisa menggenggam dunia. Apabila banyak waktu dihabiskan untuk membaca maka semakin banyak ilmu yang diperoleh. Sehingga tanpa membaca seseorang tidak tahu apa-apa. Akhirnya  membaca merupakan tuntutan hidup untuk melanjutkan arah  masa depannya.

Tidak Maksimal

Kegiatan literasi sekolah merupakan masalah penting dan tidak boleh ditinggalkan. Namun, pada kenyataannya masih ada sekolah yang belum bisa melaksanakan dengan maksimal. Satu contoh untuk sekolah pinggiran, di sana masih ada kendala baik dari segi fasilitas atau sumber daya  manusianya. Rendahnya minat baca dari kalangan siswa  menjadi kendala besar yang tidah mudah penanganannya. Selalu ada alasan untuk menghindari jam literasi. Misalnya masuk kelas terlambat, lupa tidak membawa buku literasi, sampai adanya lingkungan yang tidak kondusif.

Lingkungan kelas yang tidak nyaman untuk membaca menjadi faktor penting keberhasilan membaca. Misalnya saja letak kelas yang dekat dengan jalan raya sehingga bising dan mengganggu konsetrasi. Adanya kelas-kelas yang tidak ditunggui oleh guru yang mengajar jam pertama membuat siswa semaunya memperlakukan buku bacaannya. Mereka membaca sambil berbincang semaunya karena tidak ditegur guru sehingga waktu membaca habis percuma.

Kesulitan membiasakan membaca pada karyawan juga menjadi tantangan sendiri. Mengingat pekerjaan mereka tidak di kelas. Jadi, seolah-olah menjadi wajar jika kegiatan ini tidak dilakukan. Dengan demikian, mereka langsung melakukan aktifitas kerjanya sehingga menghambat keberhasilan gerakan literasi sekolah. Lain halnya dengan guru yang harus bisa menyesuaikan diri mengingat dia sebagai ujung tombak keberhasilan gerakan ini. Dikatakan demikian karena guru harus bisa memberi contoh teladan yang baik dan mengarahkan siswanya untuk maju bersama.

Alasan lain mengapa kegiatan literasi susah dilanjutkan adalah adanya sekolah tertinggal atau terpencil yang kurang memiliki fasilitas lengkap. Minimnya koleksi buku sekolah nonpelajaran menjadi masalah besar ketika semua warga harus membaca sementara buku tidak ada. Ironis sekali, tidak hanya di sekolah terpencil tetapi di Jogyakarta sebagai kota pelajar masih ditemui sekolah yang tidak memiliki fasilitas memadai.

Sejumlah masalah di atas menjadi fenomena yang tidak bisa didiamkan. Untuk menjalankan sebuah program memang dituntut kerjasama dari berbagai pihak. Apabila dalam proses perjalanannya masik terseok-seok memang perlu kesabaran yang luar biasa dan upaya untuk keluar dari permasalahan.

Keluar dari Masalah

Adanya kebijakan baru yang mendukung program GLS menjadi angin segar di dunia pendidikan. Tidak ada alasan terlambat untuk bertindak dan mengejar ketinggalan bagi sekolah yang belum bisa melaksanakan kegiatan secara maksimal. Banyak cara bisa ditempuh untuk belajar dan belajar. Sehingga kendala yang menghadang bisa disingkirkan.Uluran tangan dari berbagai pihak sebagai jalinan kerjasama saling membantu sangat dibutuhkan agar tercapai hasil maksimal.

Keberhasilan sekolah-sekolah maju dalam melaksanakan GLS ini menjadi contoh nyata untuk bisa diteladani. Di sekolah ini tidak lagi ditemukan masalah berarti yang menghambat jalannya literasi. Adanya komitmen tinggi dari warga sekolah akan keberlangsungan GLS menjadi modal utama dalam kegiatannya. Kesadaran akan kebutuhan membaca menjadi kewajiban dan rutinitas dalam kesehariannya. Membaca tidak hanya dibatasi 15 menit pada awal pelajaran saja. Namun, setiap ada waktu luang masing-masing warga sekolah selalu haus membaca.

Di sekolah maju fasilitas pendukung untuk melakukan GLS juga sungguh-sungguh diupayakan. Adanya ruang pojok untuk membaca, taman bacaan, sudut ruangan kosong dan tempat ibadah untuk memajang buku bacaan. Dengan demikian, warga sekolah tidak kesulitan mencari bahan bacaan ketika literasi. Semua warga sekolah bisa berpartisipasi tidak hanya meminjam buku untuk literasi tetapi  juga menyumbangkan buku. Jadi, buku yang dibaca tidak terbatas jumlahnya.

Penutup

Kesadaran akan GLS memang memberi manfaat bagi semua warganya. Selain itu juga mengangkat minat baca masyarakat di atas 0,001%. Hasil nyata dari kegiatan ini dibuktikan oleh sekolah yang konsisten terhadap Gerakan Literasi Sekolah. Prestasi yang diperoleh siswa tidak lepas dari kegiatan membaca. Sadar akan  pentingnya literasi telah membuka mata mereka. Bahwa dengan keyakinan serta kesungguhan hati membiasakan diri membaca telah mengubah hidup dan jalan pikirannya. Tidak ada yang tidak mungkin dalam meraih cita-cita.

Adanya kesatuan tekad dan kerjasama antar warga sekolah menjadi modal dasar dalam keberhasilan GLS. Siswa gemar membaca didukung fasilitas memadai. Bimbingan dan pendampingan guru dalam literasi. Karyawan juga tidak dibiarkan asyik dengan kerjanya sendiri. Bahu-membahu saling mengingatkan akan memberi energi positif dan kenyamanan.Kegiatan saling menguntungkan tanpa ada yang menyalahkan juga memberi motifasi untuk berprestasi. Akhirnya, dari membaca semua itu bisa diatasi dan  dinikmati hasilnya.Dengan demikian, semboyan untuk maju bersama hebat semua tidak akan sia-sia. (*Penulis: Titik Andriyati Robi’ah, SPd, Guru di SMAN 1 Pundong).    


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Budaya

Begini Efek Letusan Merapi dan Bencana Lain yang Sebabkan Peradaban Mataram Kuno Hancur

Bernas.id - Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada abad ke telah meluluhlantakkan peradaban Mataram Kuno, yang dikenal juga dengan Kerajaan Medang. Letusan tersebut, ditambah bencana lain, sangat berpengaruh pada situasi geopolitik saat itu ...

DIY

BPPTKG: Dominasi Erupsi Magma Merapi Pada 21 Mei

Bernas.id- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut material letusan Merapi pada 21 Mei 2018 adalah letusan yang paling didominasi komponen magmatik. Ini jika dibanding material letusan pada 11 Mei ...

Kesehatan

Pegagan, Ginko Bilobanya Indonesia, Efektif Kurangi Penyumbatan Pembuluh Darah

Bernas.id - Pegagan, salah satu tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia, ternyata memiliki manfaat penting untuk kesehatan. Ini diketahui berdasarkan penelitian farmasi dan kedokteran terkini. Hal tersebut disampaikan Dr. Agatha Budi ...

DIY

Sultan: Pemda Selalu Fasilitasi Pengungsi Merapi

Bernas.id -Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan pemerintah daerah akan selalu memfasilitasi warga di sekitar Gunung Merapi yang mengungsi saat terjadi peningkatan aktivitas gunung api tersebut. "Warga yang turun tentu akan difasi ...

DIY

Polemik Bentor, Ini Solusi Dari Wakil Ketua DPRD DIY

Bernas.id - Pelarangan terhadap keberadaan becak motor (bentor) untuk mangkal di Malioboro mulai disosialisasikan sejak 8 Februari 2018. Namun faktanya hingga saat ini masih ada saja bentor di kawasan Malioboro. Surat Edaran Gubernur DIY ...

Pendidikan

Dinas Pendidikan Minta Sekolah Tetap Laksanakan Kegiatan

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta meminta seluruh sekolah dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga SMP negeri maupun swasta di Kota Yogyakarta untuk tetap melaksanakan kegiatan usai penilaian akhir tahun berakhir. "Kami suda ...

DIY

Forum TSLP DIY Dilantik, BPD DIY Beri Bantuan 7 Miliar

Bernas.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2018-2020 di kompleks kantor Gubernur DIY, Kamis (24/5/2018). Sultan men ...

DIY

Dampak Letusan Merapi Kamis Pagi Sebabkan Hujan Abu dan Pasir di Wilayah Ini

Bernas.id - Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 08.58 WIB terkait erupsi Merapi, Kamis 24 Mei 2018. Diinformasik ...

DIY

Merapi Erupsi Lagi Pada Kamis Pagi

Bernas.id- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan telah terjadi letusan di Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/5) pukul 02.56 WIB dengan tinggi k ...

DIY

Residivis Kambuhan Tipu Teman Sendiri Untuk Modal Judi

Bernas.id--Seorang residivis kambuhan melakukan aksi pengelapan dan penipuan terhadap temannya sendiri. Sepeda motor milik temannya dipinjam lalu digadaikan untuk modal main judi online. Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto meng ...

DIY

BPPTKG: Belum Ada Erupsi Magmatik Merapi

Bernas.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan hingga saat ini belum menemukan indikasi erupsi magmatik dari rangkaian erupsi Gunung Merapi beberapa hati ini. "Letusan ma ...

DIY

BPBD DIY Kirim Bantuan Tambahan ke Posko Pakem

Bernas.id - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menambah bantuan berupa sembako dan family kit untuk posko pengungsian utama di Pakem, Sleman. Bantuan tambahan ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila war ...

DIY

Balai Taman Nasional Tutup Lima Objek Wisata Sekitar Gunung Merapi

Bernas.id – Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) kembali mengeluarkan surat edaran resminya yang dikeluarkan pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2018 terkait penutupan penutupan sejumlah obyek wisata di Kawasan Taman Nasional Gunung M ...

DIY

Erupsi Rabu Pagi, BPPTKG Sebut Ada Aktvitas Gempa Vulkanik dan Tremor di dalam Merapi

Bernas.id – Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 10.22 WIB pada hari Rabu, 23 Mei 2018. Dalam rilis tersebu ...

DIY

Puluhan Warga Masih Mengungsi Pasca Erupsi Freatik Dini Hari

Bernas.id--Merapi kembali mengalami erupsi freatik,  yang terjadi Rabu pukul 03.31 WIB (23/5/2018). Ini mengakibatkan sebagian warga lereng Merapi berinisiatif mengungsi. Sekitar 55 warga terdiri dari usia rentan kini masih menempati t ...

Pendidikan

Prof Noorhaidi Beberkan Doktrin Sentral Kaum Jihadis di UNU Yogyakarta

Bernas.id - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar ilmiah “Menyorot Teror Lanjutan Pasca Bom Surabaya”. Prof Noorhaidi Hasan dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga turut diund ...

Budaya

Kepompong Besi, Hasil Pencarian Jati Diri Pelukis Afganishtan Amin Taasha

Bernas.id - Iron Cocoon, atau Kepompong Besi, itulah judul pameran seni lukis yang digelar oleh Amin Taasha, seorang mahasiswa ISI Jogja yang berasal dari Afganishtan. Pameran yang diadakan di Gallery Fadjar Sidik ISI Jogja ini tergolong un ...

DIY

Status Merapi Naik, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat di daerah setempat tetap tenang meski status Gunung Merapi telah dinaikkan dari normal menjadi waspada. "Tapi kan (aktivitas) lavanya te ...

DIY

Status Waspada Merapi Bisa Meningkat Karena Parameter Ini

Bernas.id- Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Merapi menjadi Waspada sejak semalam karena meningkatnya aktivitas kegempaan dalam Gunung Merapi. Kepala Seksi Gunung Merapi B ...

DIY

Erupsi Merapi Dini Hari Tadi Masih Dikategorikan Freatik

Bernas.id - Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan keputusan menaikkan status Gunung Merapi dari Normal menjadi Waspada muncul usai ada erupsi freatik pada Senin sore yang diikuti oleh gempa vulkano-tektonik dan gempa tremor. Ia memastikan, ...

DIY

Naik ke Status Waspada, Merapi Erupsi Selasa Dini Hari

Bernas.id - Gunung Merapi mengeluarkan erupsi pertama usai statusnya naik dari Normal menjadi Waspada. Erupsi tersebut terjadi pada pukul 01.47 WIB, Selasa dini hari, 22 Mei 2018.  Erupsi itu berlangsung 3 menit dengan amplitudo mak ...

Pariwisata

Bangun Pariwisata DIY Perlu Kerjasama Stakeholder

Bernas.id--Pembangunan bidang pariwisata di DIY tidak cukup hanya dilakukan oleh Dinas Pariwisata, namun perlu ada kerjasama yang sinergis semua stakeholder. Hal ini penting dilakukan agar bidang pariwisata benar-benar mampu menjadi penopan ...

Ekonomi

Buka Puasa Bersama, Forum Perbankan BMPD Jalin Keakraban dengan Para Wartawan

Bernas.id - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkatkan jalinan silahturahmi dengan para wartawan dari berbagai media massa dalam acara buka bersama. Selain itu, juga dilakukan pengenalan kiprah BM ...

Pendidikan

Joki Ujian Masuk PTN Jogja Tertangkap Basah

Bernas.id--Polsek Bulaksumur, Depok, Sleman berhasil menangkap joki ujian Tes Potensi Akademik (TPA) Pascasarjana di sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY. Pelaku tertangkap basah karena identitasnya tidak sesuai dengan aslinya. Ka ...

Ekonomi

Bulan Ramadan dan Jelang Lebaran, Instansi Pemerintah DIY Jaga Stabilitas Stok Pangan

Bernas.id - Perum BULOG menyelenggarakan pasar murah dalam rangka HUT BULOG ke-51. Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian dari BUMN yang peduli dengan masyarakat dan lingkungan khususnya Kecamatan Gondokusuman, Kotabaru, Perum Bulog Dr ...

Pendidikan

Perguruan Tinggi Dituntut Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Ali Ghufron Mukti, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti dalam Dies Natalis UNY menyebut bahwa perubahan di era revolusi industri 4.0 ditandai dengan berbagai hal yang s ...

DIY

Kemenkominfo Sudah Blokir 3.000 Akun Provokatif

Bernas.id--Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kini sedang menggodok regulasi untuk menindak perusahaan media sosial yang melakukan pembiaran terhadap penyebaran hoaks. Langkah ini sejalan dengan upaya menangkal radikalism ...

Ekonomi

BULOG DIY Pastikan Stok Beras Sangat Cukup dan Aman untuk Bulan Puasa dan Lebaran

Bernas.id- Dalam rangkaian HUT Perum BULOG ke-51, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diselenggarakan pasar murah di 5 kabupaten/kota sebanyak 1000 paket sembako murah, Kotabaru, Perum Bu ...

Ekonomi

Ramadan, Tempat Ibadah Gratis Sambung Listrik

Bernas.id--Menyambut bulan Ramadan, PLN memberikan Promo Gemerlap Lebaran 2018, berupa diskon Biaya Penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50% dengan maksimum potongan Rp10 juta. Bahkan khusus tempat ibadah, potongan yang diberikan s ...

DIY

Gunung Merapi Alami Erupsi Lagi

Bernas.id -Gunung Merapi mengalami erupsi freatik lagi pada Senin (21/5/2018) dini hari. Erupsi freatik tersebut lebih kecil dibanding erupsi freatik yang terjadi pada Jumat (11/5/2018). Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliuran ...

DIY

Dengan Semangat Kebangkitan Nasional, Sukamta Ajak Berantas Terorisme

Bernas.id - Anggota Komisi I DPR RI Dr Sukamta menggelar bincang santai dan buka puasa bersama awak media se-DIY dan relawan komunitas digital, beserta para humas PKS se-DIY, Minggu (20/05) bertempat di Bale Timoho Resto Yogyakarta. Sekr ...

Budaya

3 Band Blues Beraksi di Wisdom Park UGM

Bernas.id-- Tiga grup band blues Jogja, yakni 3/4 Keriting, Bolokosonom, dan Semendelic tampil memikat di kawasan Wisdom Park UGM, Minggu (20/5) malam. Ketiganya tampil dalam acara "Bluesukan Ning Kampus" yang digelar oleh Teater ...

DIY

Dua Persimpangan Jogja Bakal Dipasangi "Area Traffic Control System"

Bernas.id - Kota Yogyakarta akan menambah dua fasilitas "area traffic control system" yang akan dipasang di lampu lalu lintas. Ini guna membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas. "Kami akan pasang di simpang Jalan Ibu ...

Budaya

Semaraknya Dhammasanti Waisak Kamadhis UGM 2018

Bernas.id - Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) UGM menggelar Dhammasanti Trisuci Waisak 2562 BE /2018, Sabtu (19/5) di kompleks Fakultas Kedokteran. Peringatan tahun ini mengambil tema "Symphony of Dhamma in Diversity". Dire ...

DIY

Jumlah Andong dan Becak di Malioboro Bakal Dibatasi

Bernas.id - Dinas Perhubungan Kota Jogja akan membatasi jumlah andong dan becak yang masuk ke area Malioboro untuk mengurangi kemacetan pasca revitalisasi kawasan itu. Pengurangan jumlah juga disertai dengan perencanaan pembangunan "ce ...

DIY

Semua RW dan SD Negeri Jogja Sudah Miliki Pemadam Api

Bernas.id - Setiap RW di Kota Yogyakarta yang berjumlah 616 RW sudah dibagikan satu alat pemadam api ringan (APAR) yang ditempatkan di lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh warga. Pembagian juga telah dilakukandil seluruh sekolah negeri ...

DIY

Peringati Waisak, Mahasiswa UGM Lepas Ratusan Burung

Bernas.id - Memperingati Trisuci Waisak 2562 Buddhis Era atau 2018 Masehi, Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan ritual pelepasan burung di Hutan Biologi UGM, Sabtu (19/5/2018). Ritual pelepasan satwa ...

Budaya

Uniknya Kisah Cinta Pungdong dalam Teater Tradisional Korea

Bernas.id -- Goryeong Culture Center dan Kedutaan Besar Korea Selatan Indonesia menggelar pertunjukan teater yang unik dan menarik, di Kampus UKDW, Jumat (18/5/2018). Pertunjukan tersebut ditampilkan oleh  Goryeongto, sebuah tim teater ...

DIY

Lebaran, Sisi Barat Malioboro Sudah Bisa untuk Jalan-Jalan

Bernas.id--Cor beton induk di sepanjang sisi barat Malioboro, yang saat ini tengah dipugar, sudah selesai dikerjakan. Bahkan, di beberapa lokasi, lantai beton sudah dilapisi teraso. Dengan demikian, pada libur Lebaran nanti, wisatawan yang ...

Pendidikan

Advisor Kantor Staf Presiden RI Sebut Data Digital Menjadi Komoditi Baru

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

2500 Pemilih Pemula Jogja Belum Punya E KTP

Bernas.id- Saat ini ada 1,7% warga Kota Jogja yang belum melakukan perekaman E KTP. Separuh dari persentase itu merupakan pemula yang harus "dijemput bola" proses perekamannya demi mempersiapkan Pemilu. Kepala Dinas Kependuduka ...

Pendidikan

Penulis Diaz Radityo, Kita Tidak Mungkin Menulis Tanpa Membaca

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

Kemenag DIY Dorong Disahkannya Perda ini Untuk Tangkal Terorisme

Bernas.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY mendorong Rancangan Peraturan Daerah tentang Ketahanan Keluarga segera disahkan. Ini penting guna mencegah penanaman paham radikalisme di lingkungan keluarga. "Kami bersyukur dalam wa ...

DIY

Quick Truck Hadir untuk Tingkatkan Produktivitas dan Lebih Efisien

Bernas.id - Sering terkendala dengan alat angkut sawit atau hasil panen pertanian? Solusi terkini disediakan oleh CV Karya Hidup Sentosa. Perusahaan nasional yang berkantor pusat di Yogyakarta ini memroduksi alat transportasi panen sawit be ...

Budaya

Rengkuh Kembali Masa Era Kolonial Belanda dari Papan Iklan Enamel,s di Bentara Budaya Yogyakarta

Bernas.id - Bentara Budaya mengadakan Enamel’s Exhibition Indie, sebuah pameran yang mengangkat ragam iklan era zaman Kolonial Belanda. Papan-papan iklan era Kolonial Belanda memiliki ciri-ciri dan corak yang khas, khususnya penggunaa ...

DIY

Bagaimana Kondisi Stok Darah PMI DIY Selama Ramadan?

Bernas.id -- Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menjamin stok darah di lima kabupaten/kotandi DIY selama Bulan Ramadan tahun ini aman. "Penurunan stok darah biasanya terjadi saat bulan puasa, minggu k ...

Budaya

Hidangan Kuliner Berbuka Khas Ramadhan dari 8 Negara

Bernas.id - Setiap negara pasti punya hidangan kuliner khas Ramadhan yang biasa dinikmati untuk berbuka puasa. Makanan tersebut sudah ada sejak lama sehingga menjadi menu wajib untuk berbuka.  Simak makanan khas buka puasa dari berb ...

DIY

KPU Kota Jogja Pastikan Seluruh Data Pemilih Terverifikasi

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta memastikan seluruh data pemilih yang masuk dalam daftar pencocokan dan penelitian sudah menjalani proses verifikasi di lapangan oleh panitia pemutakhiran daftar pemilih "Seluruh data ...

DIY

Pasokan Listrik DIY Surplus Selama Ramadan

Bernas.id - PLN Area Yogyakarta memastikan saat ini pasokan listrik DIY masih terhitung suplus. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya gangguan listrik selama bulan Ramadan. Terlebih PLN juga menyiagakan penjaga keanda ...

Pendidikan

Calon Siswa SD Jogja Peroleh Keuntungan Usia

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Jogja akan memberikan keuntungan dari aspek usia kepada calon siswa SD yang penduduk setempat ketika pendaftaran peserta didik baru dibandingkan dengan calon siswa dari luar kota itu. "Prioritas pen ...