Korupsi Dipandang dari Sisi Psikologi Sosial


22 November 2017

Juneman Abraham, Pakar Psikologi Sosial


Bernas.id - Melenceng dari tujuan pembuatan, mega proyek E-KTP malah berujung pada perkara. Kasus e-KTP pun telah bergulir selama hampir 6 tahun sejak tahun 2011 hingga akhirnya disidangkan PN Tipikor.

Tahun 2016, KPK baru mengumumkan total kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 2,3 triliun. Dari 2,3 trilyun, sebanyak Rp 250 miliar dikembalikan kepada negara oleh 5 korporasi, 1 konsorsium, dan 14 orang.

Total ada 280 saksi yang dipanggil KPK sebagai saksi terkait dengan skandal e-KTP ini. KPK lalu menetapkan 1 orang lagi sebagai tersangka, yaitu eks Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman pada 30 September 2016. Kasus ini dilimpahkan oleh KPK ke PN Tipikor pada 1 Maret 2017. Ada 24 ribu lembar berkas kasus dan 122 halaman dakwaan dalam kasus ini.

Nama-nama terkenal pun mulai bermunculan, mulai dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang saat itu menjabat anggota Komisi II DPR, hingga Menkumham Yasonna Laoly, yang dulu juga duduk di komisi sama. Keduanya disebut juga ikut menerima suap dalam kasus dugaan korupsi e-KTP ini. Dugaan keterlibatan itu menjadi lebih terang setelah jaksa KPK, pada sidang hari Kamis (09/03/2017) saat itu, mengumumkan nama-nama yang diduga menerima aliran dana korupsi, baik Ganjar maupun Yasonna termasuk di dalamnya.

Selain dua terdakwa, KPK juga telah memeriksa 19 politikus yang menjabat sebagai wakil rakyat di DPR pada tahun 2011-2012 seperti Chairuman Harahap yang kala itu menjabat ketua komisi II (komisi pemerintahan DPR) dan Setya Novanto, yang saat itu menduduki posisi ketua fraksi Partai Golkar. Kini, menduduki Ketua DPR.

Ketika dihubungi Bernas, Senin (20/11), Juneman Abraham, SPSI, MSI, Pakar Psikolog Sosial, Universitas Bina Nusantara pun memberikan pandangannya terkait maraknya dan tak habis-habisnya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, khususnya pejabat negara. “Korupsi adalah gejala kompleks. Terdapat sejumlah sudut pandang untuk membedahnya. Salah satunya adalah sudut pandang psikologis, yaitu psikologi orang yang takut mati. Apakah ada manusia yang tidak takut mati? Saya akan jelaskan. Kita semua menyimpan ketakutan akan kematian, setiap hari. Ketakutan itu kita simpan diam-diam, walau sesekali kita ungkapkan juga secara terbuka,” katanya.

Simak uraiannya:

Bagaimanapun, rasa cemas akan kematian itu menyiksa batin seseorang. Orang merasa tidak berdaya di hadapan fakta kematian. Fakta itu berpotensi membawa kehampaan atau perasaan bahwa "saya dan hubungan-hubungan saya tidak akan berlanjut", "saya akan menjadi nihil". Nah, supaya pikiran seseorang tidak dibalut dengan rasa cemas akan kematian, orang membangun cara hidup. Tujuannya satu, yakni untuk melindungi diri dari kecemasan akan kematian itu, bahkan bila dapat, mengatasi kematian itu. Orang ingin "mengabadikan" hidupnya. Apakah mungkin? Bagaimana caranya?

Manusia adalah makhluk yang kreatif. Ia tidak mau dibatasi oleh kematian. Oleh karena itu "keabadian" dibangunnya secara psiko-simbolik karena badan pasti hancur. Dia membangun makna hidup, dia memeluk atau menganut pandangan hidup tertentu. Dengan cara tersebut, harga diri seseorang yang tadinya jatuh di hadapan fakta kematian yang tak terhindarkan dan tidak bisa dia kendalikan itu, kemudian ditegakkan kembali.

Persis di sinilah titik kritisnya. Pandangan hidup semacam apa yang bisa sukses mengatasi perasaan diri kecil, "bodoh", dan tak berarti di hadapan fakta kematian? Ada orang-orang yang menyerahkan dirinya pada pandangan hidup yang menekankan penguasaan terhadap lingkungan. Dengan berkuasa dia merasa diri bermakna. Kekuasaan dipandang sebagai rantai yang menghubungkan segala macam hal, orang, dan peristiwa, yang membuat dia tidak gamang lagi. Dengan itu, dia merasa---sekali lagi: merasa---bahwa dia telah menggengam sesuatu yang tidak dapat dicuri atau diambil oleh kematian. Eksistensi dirinya merasa diteguhkan.

Hasrat berkuasa itu biasanya beriringan dengan hasrat akan materi. Bila kita cermati, materialisme dan konsumtivisme telah menjadi semangat zaman ‘now’, sayangnya, sebagai cara paling dangkal dan banal yang dipilih manusia untuk memulihkan dan meningkatkan makna dan harga diri yang dirusak oleh fakta tentang ancaman kematian. Dengan uang, kekuasaan, dan kepemilikan, kebanyakan orang merasa aman bahkan bahagia secara biologis, psikologis, dan kultural. Tidak heran bahwa orang-orang seolah sedang berlomba-lomba untuk secepat mungkin meraih hal-hal tersebut, dengan berbuat korupsi, supaya kecemasan akan kematian berhenti mengejarnya. Apakah kecemasan itu benar-benar berhenti, katakanlah jika orang mencapai puncak kekuasaan dan kepemilikan; itu persoalan yang lain lagi.

Oleh kreativitasnya itu, perasaan akan keabadian juga diciptakan manusia melalui pemikiran bahwa walaupun tubuh fisik ini hancur, namun gen yang dia warisi melalui putra-putri dan cucu-cicitnya akan melambangkan bahwa keberadaan dirinya berlanjut walau dia sudah mati. Secara kultural, gen itu berkorespondensi dengan nama keluarga. Itu sebabnya korupsi itu sangat egois. Pusat sebenarnya adalah diri sendiri, tetapi seolah-olah diabdikan untuk kepentingan orang lain.

Kenyataannya, kreativitas manusia membuat perhatiannya tentang untung-rugi material menggunakan sarana yang disebut atau dianggapnya sebagai "keadilan sosial". Dikaitkan dengan ungkapan sebelumnya, mengenai "kekuasaan sebagai rantai penghubung" untuk "mengatasi" kematian, akan sangat sulit rantai itu terbentuk dan terpelihara jika manusia tidak memperhatikan apa yang adil dan apa yang membahagiakan buat relasi-relasinya. Relasi atau hubungan itu justru penting untuk mengukuhkan identitas dan status seseorang. Oleh karenanya, membela harga diri kelompok dianggap sama pentingnya dengan membela harga diri orang per orang yang terancam oleh fakta tentang kematian. Ini menjadi pendorong "korupsi berjamaah". Hal ini karena kelompok ikut menghadirkan kebanggaan dan kehormatan diri bagi seseorang yang bisa membuat orang tidak melulu terbalut oleh kecemasan akan kematian.

Kendati demikian, hal-hal di atas hanya segelintir dari sekian banyak pandangan hidup. Ada pandangan hidup yang jelas-jelas menilai bahwa perasaan abadi yang dihasilkan oleh materi dan kekuasaan yang dijustifikasi dengan persepsi "keadilan sosial" adalah sebuah ilusi psikologis. Kalaupun di atas disebut-sebut tentang adanya kebahagiaan, kebahagiaan itu dicurigai sebagai semu.

Ilusi itu berarti bahwa orang menghargai terhadap sesuatu yang sejatinya tidak berharga. Orang memberikan nilai tinggi akan sesuatu yang tidak setinggi itu nilainya. Sebagai contoh, orang yang menjalani gaya hidup "tampil" dengan segala fashion dan motif untuk dikagumi secara sosial (dan dengan demikian "sejenak" melupakan kematian), pada sejumlah momen dalam hidupnya akan mengirimkan sinyal kepada diri sendiri, dan mengatakan bahwa ada aspek diri yang lebih hakiki daripada sekadar impresi yang ada di permukaan itu. Diri yang 'tampil' itu ternyata bukan diri yang otentik, bukan diri yang sejatinya diinginkannya, dan dia harus membayar dengan memburuknya pandangan terhadap moralnya sendiri.

Terhadap sinyal itu, orang dapat berulang-ulang menyerahkan dirinya pada sesuatu yang dianggap sebagai "tekanan" semangat zaman yang tak terhindarkan. Dengan demikian, korupsi pun dibenarkan, bahkan diberikan kerangka makna sesukanya sendiri, misalnya "korupsi itu pelicin pembangunan dan untuk kepentingan kita yang lebih besar". Sampai pada taraf psikologis ekstrim, emosi moral---yaitu rasa malu dan rasa bersalah---yang seharusnya fungsional untuk mengantisipasikan dan mengerem perilaku koruptif menjadi kendur dan mengalami erosi. Orang bahkan tidak segan untuk melakukan apa yang dalam masyarakat kita digambarkan sebagai "maling teriak (orang lain) maling" atau mengorbankan orang lain demi citra dirinya yang dibangun dengan mental korup.

Oleh karena itu, dinamika "psikologi orang yang takut mati" ini mesti dipahami dan diberikan implikasi sosial kalau kita ingin mencegah dan memberantas korupsi. Bukan dengan serta-merta menganjurkan dan menerapkan hukuman mati, apalagi jika kita belum mampu menjamin juga bahwa sistem hukum kita sudah bebas dari korupsi. Sekarang memang ada gejala yang namanya anti-intelektualisme, sederhananya: kemalasan berpikir, sehingga solusi-solusi yang bersifat simplistik, seperti hukuman mati, pun ditelurkan.

Saya mengajak kita semua untuk memeriksa pandangan-pandangan hidup apakah yang bekerja dalam diri dan masyarakat kita yang berguna untuk mengatasi kecemasan akan kematian. Kematian ternyata secara paradoksikal merupakan etos pertumbuhan karakter hidup seseorang, apakah ke arah yang lebih baik atau lebih buruk. Tetapi, pandangan-pandangan itu perlu disadari saling berkompetisi dan menciptakan apa yang oleh sosiolog disebut situasi anomik atau kesimpangsiuran norma. Mana sajakah yang berpotensi membungkam, atau sebaliknya, memfasilitasi moralitas positif? Persepsi tentang keadilan sosial seperti yang dipaparkan sebelumnya perlu dipikirkan ulang.

Wajib juga jujur dengan bahasa kita sendiri. Kalau pelicin sejatinya adalah pemorakporanda, apakah akan bertahan dengan sebutan pelicin? Contoh lain, dalam dunia Perguruan Tinggi (yang kata orang, disanalah "nurani masyarakat" terletak), praktik "bagi-bagi nama" (gift authorship) dalam penulisan artikel jurnal ilmiah tidak sedikit terjadi. Seorang guru/dosen yang disebut "pembimbing" namun tidak signifikan menyumbangkan gagasan maupun tulisan atas karya ilmiah bimbingannya tetapi menghasut siswa/mahasiswanya untuk mencantumkan namanya sebagai salah seorang penulis artikel jurnal/prosiding konferensi demi untuk memperoleh angka kredit kenaikan jabatan. Demikian juga terjadi di antara sesama sejawat dan hubungan atasan-bawahan di kampus. Bukankah ini wajah korupsi akademik yang dipoles dengan bahasa "gotong royong", "kolaborasi", dan "supervisi"? Apakah istilah "rasuah" yang digunakan oleh media massa mengecilkan pemahaman kita tentang "korupsi"?

Selanjutnya, mana yang bernilai dan mana yang tidak bermakna bagi kemanusiaan kita perlu dirumuskan sungguh-sungguh. Saya dengar, sedang direncanakan perumusan 25 butir Pancasila oleh Unit Kerja Presiden. Ini merupakan inisiasi yang bagus. Hanya saja problem "verbalisme Pancasila" selama ini perlu melibatkan studi-studi yang kreatif, supaya anti-intelektualisme tidak terjadi. Ada perbedaan yang jelas antara "kepatuhan (di mata) publik" (public compliance) dan "penerimaan batin" (private acceptance). Kalau suatu saat lahir "Indeks Keber-Pancasila-an", apakah perbedaan tersebut telah diperhitungkan, supaya jangan sampai terjadi korupsi dalam makna dan pengamatan? Jawab atas pertanyaan-pertanyaan ini diharapkan mendekatkan kita pada pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Akhirnya, sama halnya bahwa pengatasan terhadap tendensi korup seseorang dimediasikan secara jelas oleh pandangan hidup dan bahasa, maka pencegahan dan pemberantasan kecenderungan korup secara sosial/institusional seharusnya dimediasikan secara tegas oleh perangkat sosial/institusional yang secara sengaja diciptakan untuk itu. Penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi sentral dalam hal ini.



SPP Mulai 200rb! Jadilah Bagian dari Kisah Suksesnya! Sejuta Sarjana Pengusaha Untuk Merah Putih
https://bernas.info/SejutaPengusahaSarjana

WA Group 34 Propinsi #ViralDesa https://bernas.info/WAgroup34propinsi


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Sintesa

Dua Teman Lama Bicara tentang Produksi Unggul di Desa

Oleh:  Tri Budi Utama ST MT dan Prof. Sudjarwadi Situtena  teringat judul  pidato “ASAS KESEDERHANAAN TEKNIK PENGAIRAN KONTEKSTUAL”. Ingatan tersebut ada dalam pikirannya, sampai beberapa hari, suatu saat&nbs ...

Hukum dan Kriminal

Oknum Kepala Mandor Otaki Pencurian Besi di Proyek Pembangunan

SLEMAN, BERNAS.ID - Bukannya memberikan contoh yang baik kepada bawahannya, AF, warga Pogung Kidul Sinduadi Mlati Sleman justru mengajak keenam rekannya EP, THY, NE, AS, AR dan RK untuk mencuri besi ulir beton di proyek pembangunan di Jalan ...

Hukum dan Kriminal

Komplotan Ini Belajar Bobol ATM dari Tayangan YouTube

SLEMAN, BERNAS.ID -  Pembobol mesin ATM di toko modern wilayah Gamping Sleman dapat digagalkan warga karena aksi yang dilakukan komplotan sekitar pukul setengah empat pagi, Minggu (5/7/2020) begitu berisik. Ada orang yang melihat, lima ...

Ekonomi

Profesor Sudjarwadi: Pentingnya Koordinasi dan Sinergi Lintas Generasi untuk Bangkit di Masa Pandemi

Bernas.id - Agar perekonomian bangsa Indonesia dapat bangkit di masa pandemi ini, maka penting sekali mewujudkan koordinasi dan sinergi lintas generasi. Hal ini ditegaskan oleh Prof. Dr. Ir. Sudjarwadi, M.Eng, Guru Besar UGM sekaligus penga ...

Lingkungan

Ledakan Dahsyat Meluluhlantakkan Kota Beirut

Sebuah ledakan yang sangat dahsyat terjadi di Beirut pada hari Selasa (04/08/2020) petang waktu setempat. Ledakan terjadi dua kali, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters. Ledakan pertama menyebabkan asap pekat membumbung tinggi disertai letup ...

DIY

DIY: 12 Kasus Konfirmasi dan 14 Pasien Sembuh dari Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 12 kasus konfirmasi yang terinfeksi virus corona, Selasa (4/8/2020). Total keseluruhan pasien positif Covid-19 di DIY mencapai 784 orang.  " ...

Hukum dan Kriminal

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Hotel Kawasan Ringroad Utara

SLEMAN, BERNAS.ID - Iming-iming fasilitas tempat tinggal dan handphone, SF (23), pemudi asal Kulonprogo berhasil menggaet sejumlah pemudi asal Yogyakarta untuk direkrut sebagai pelacur. Sekali booking untuk esek-esek, SF mematok harga ...

Nasional

5 Tips Jadi Influencer Terkenal dan Bertanggung Jawab, Prosesnya Tidak Instan

Bernas.id – Belakangan ini dunia maya dihebohkan dengan beberapa influencer yang menarik perhatian tapi dengan cara kontroversi. Sebut saja Anji yang mengundang seseorang yang disebut-sebut sebagai penemu obat corona. Tentu saja dalam ...

Hukum dan Kriminal

Begini Respons UNU Terkait Pencatutan Nama Universitas oleh Pelaku Pelecehan Seksual

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Setelah mencermati perkembangan informasi dari berbagai pihak baik dari daring maupun langsung, terkait dengan pengakuan seseorang (BA) yang sering mengatasnamakan diri sebagai dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) ...

Hukum dan Kriminal

Buka Jasa Penggandaan Uang Palsu, Tiga Orang Diringkus Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID - Ingin mendapat uang secara instan, Jimmi alias Pak Tua (44) warga Riau bersama kedua rekannya Arif (26) warga Klaten dan Agung (42) warga Gunungkidul berencana melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang palsu ...

Pendidikan

Pembelajaran Daring di Kota Jogja Hanya Targetkan Capaian 60 Persen Kurikulum

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kebijakan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh secara daring di Kota Jogja yang digelar selama pandemi COVID-19 diikuti dengan perubahan target pencapaian kurikulum pada tahun ajaran 2020/2021. Dinas Pendidikan K ...

Lifestyle

Agus Supriyo: Transformasi AELI dengan Program Blended di Masa Pandemi

Bernas.id - Dampak pandemi Covid-19 yang merugikan dunia pariwisata, tidak membuat para penggiat outbound atau experiential learning berhenti dan berpangku tangan. Diawali terselenggaranya Musyawarah Daerah 2020 oleh DPD Asosiasi Exper ...

Nasional

Pandemi Covid-19 Jadi Pemicu Perluasan Akses Internet, Jokowi Perintahkan Sampai ke Desa

BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo kembali menyentil para menteri agar bergerak cepat lagi di tengah pandemi Covid-19. Salah satu yang dibutuhkan saat ini akses internet untuk mendukung anak-anak yang harus sekolah. Tak sedikit anak seko ...

DIY

DIY Laporkan Penambahan Pasien Sembuh Lebih Tinggi Dibandingkan Kasus Konfirmasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 12 kasus konfirmasi positif Covid-19. Sehingga total kasus konfirmasi di DIY menjadi 772 pada Senin (3/8/2020).  "Hasil pemeriksaan la ...

Pendidikan

Sultan Ingin Pembukaan Pendidikan Tatap Muka Dimulai dari Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap pembukaan kegiatan pendidikan tatap muka akan dilakukan secara bertahap dimulai dari perguruan tinggi kemudian diikuti jenjang di bawahnya. ...

Kesehatan

Ramai Wawancara Anji dengan Profesor yang Temukan Antibodi Covid-19, Jubir Satgas Angkat Bicara

BERNAS.ID - Nama Anji kembali menjadi trending topic Twitter pada Minggu (2/8/2020). Hal ini karena video perbincangan musisi Anji dan Hadi Pranoto yang diunggah melalui kanal Youtube milik Anji. Saat diwawancarai Anji, Hadi memperkena ...

DIY

Menurun! Kasus Konfirmasi di DIY Hari Ini 19 Orang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 19 kasus konfirmasi pada Minggu (2/8/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-1 ...

Lifestyle

5 Tips Jitu Bangkitkan Semangat Setelah Santai Libur Akhir Pekan

Bernas.id – Jeda akhir pekan selalu dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu untuk diri sendiri, teman-teman, dan keluarga. Berbagai aktivitas dilakukan dari mulai liburan ringan atau sekadar istirahat sambil melakukan hobi di rumah. Ter ...

DIY

Capai 92 Persen, Dinkes Bantul: Kasus Konfirmasi Mayoritas OTG

BANTUL, BERNAS.ID - Penularan virus corona dari orang tanpa gejala (OTG) terus terjadi di tengah masyarakat. Dinas Kesehatan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat 92 persen dari total kasus konfirmasi positif Covid-19 di da ...

DIY

Meroket Tembus 741 Kasus! DIY Laporkan Ada 67 Kasus Konfirmasi Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan. Pada Sabtu (1/8/2020) dilaporkan ada penambahan 67 kasus konfirmasi Covid-19 di DIY. Dengan demikian, total keselu ...

Nasional

Dari Musik Klasik Hingga Rock, Favorit K.H. Hasyim Wahid Semasa Hidup

Bernas.id - Mengawali bulan Agustus ini, sebuah berita duka datang dari sosok pemuka tanah air K.H. Hasyim Wahid atau yang akrab disapa Gus Im. Tokoh yang merupakan adik dari K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini, wafat saat dirawat di RS ...

DIY

Dianggap Berhasil Berdayakan Masyarakat, Kepala BKKBN Terima Gelar Doktor dari UNY

SLEMAN, BERNAS.ID - Kepala BKKBN, dr Hasto Wardoyo, SpOG(K) menerima anugerah gelar Doktor Kehormatan "Honoris Causa" bidang Teknologi dan Pemberdayaan Masyarakat Vokasional dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Hasto dianggap ...

DIY

Jumlah Positif Naik Drastis, Elemen Masyarakat Pasang Banner Imbauan di Tugu Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi yang hingga kini dinilai lebih berhasil meredam dampak pandemi COVID-19, bahkan memperoleh penghargaan dari Pemerintah Pusat. Dengan partisipasi publik dan kepatuha ...

Nasional

Kabar Duka! Adik Bungsu Gus Dur Meninggal Dunia

BERNAS.ID - Adik Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yakni KH. Hasyim Wahid meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan oleh mantan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin melalui akun twitter resminya.  "MOHO ...

DIY

Rekor Tertinggi! Kasus Konfirmasi di DIY Bertambah 64 Orang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kali pertamanya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan penambahan kasus konfirmasi sebanyak 64 orang, Jumat (31/7/2020). Sehingga total keseluruhannya mencapai 674 orang. Penambahan kasus baru hari ini meru ...

Budaya

Keraton Jogja Bagikan Ubarampe Gunungan di Hari Raya Idul Adha

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Keraton Yogyakarta membagikan ubarampe atau kelengkapan gunungan berupa 2.700 tangkai rengginang kepada para abdi dalem pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7/2020). Putri pertama Raja ...

Nasional

Selamat Idul Adha, Jokowi: Berkorban dengan Mengurangi Pertemuan Fisik

BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo melaksanakan salat Idul Adha 1441 H di kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/7/2020). Selain Presiden, ada pula Ibu Negara Iriana dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep.  Sala ...

Nasional

Djoko Tjandra, Buronan Korupsi Kelas Kakap Ditangkap

Djoko Tjandra, pelarian terpidana kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali Djoko Tjandra akhirnya tertangkap. Penangkapan buronan selama 11 tahun ini dipimpin oleh Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. "Ka ...

DIY

Kasus Konfirmasi Covid-19 di DIY Capai 610

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 23 kasus konfirmasi, Kamis (30/7/2020). Sehingga total kasus konfirmasi yan ...

DIY

DIY Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Covid-19, Ini Alasannya

BERNAS.ID - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperpanjang status tanggap darurat pandemi Covid-19 mulai 1-31 Agustus 2020. Sebelumnya, masa tanggap darurat telah diperpanjang selama sebulan dan berakhir pada 31 Juli 2020. D ...

DIY

Tanggap Darurat DIY Diperpanjang Kembali, Dua Hal Menjadi Prioritas

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana (TDB) DIY sampai 31 Agustus 2020. Perpanjangan TDB diputuskan melalui SK Gubernur Nomor 227/KEP/2020 tentang penetapan perpanjanga ...

Ekonomi

Sleman Launching Gedung Dekranasda untuk Bantu UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

SLEMAN, BERNAS.ID - Pandemi Covid-19 membuat sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengalami penurunan, baik dari penjualan maupun produksi. Kondisi tersebut pun menjadi perhatian Pemerintah baik di pusat maupun daerah. Pemerintah ...

DIY

Perkenalkan Gombloh, Sapi Kurban Sumbangan Presiden Jokowi untuk Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Inilah Gombloh, nama seekor sapi jenis Simmental dengan bobot lebih dari satu ton. Ia adalah salah satu dari dua ekor sapi sumbangan Presiden Jokowi yang akan dikurbankan pada Hari Raya Iduladha, Jumat (31/7/2020) be ...

DIY

Layanan Rapid Test Mulai Tersedia di Stasiun Tugu Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Mulai Kamis, 30 Juli 2020 PT KAI Daop 6 Yogyakarta menghadirkan layanan Rapid Test seharga Rp 85.000 di Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Yogyakarta. Jam pelayanan Rapid Test di kedua stasiun adalah pukul 07.00 - 19.00 ...

Inovasi

Andi Kristianto: Ada Employability Gap Tenaga IT Indonesia Tidak Mudah Terserap di Perusahaan

Bernas.id - Para mahasiswa yang bergelut di bidang IT saat ini harus banyak bergaul dan memperluas wawasan. Mimpi ingin mendirikan perusahaan start-up Unicorn atau menjadi profesional di perusahaan multinasional di bidang IT tidak akan mung ...

Sintesa

Penciptaan Ilmu di Desa-Desa dan Sumber Kebahagiaan

Oleh:  Prof. Sudjarwadi Tadi pagi, renungan kakek tentang teknologi masuk ke desa dihentikan dahulu dan akan dilanjutkan malam harinya. Situtena membuat satu kalimat catatan kecil yang berupa kalimat pertanyaan “Kenapa rakyat ...

DIY

Kabar Baik! Hari Ini DIY Laporkan 12 Orang Sembuh dari Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 12 orang yang sembuh dari Covid-19. Kabar baiknya, total ada 368 orang yang telah sembuh pada ...

DIY

Cegah Kluster Baru, Sleman Swab Test Pondok Pesantren

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Kesehatan Sleman melakukan swab test terhadap ustadz dan ustadzah di Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman, Rabu (29/7/2020). Total keseluruhan yang menjalani swab test sejumlah 100 orang. Wakil Bupati Sle ...

Lingkungan

Pakar Iklim: Cuaca Dingin Jelang Kemarau Itu Normal

SLEMAN, BERNAS.ID- Kondisi cuaca dingin akhir-akhir ini merupakan hal yang biasa menjelang puncak musim kemarau. Hal ini disebabkan posisi dari gerak semu matahari di belahan bumi utara, sementara kita berada di belahan bumi selatan. Akibat ...

Kesehatan

Angka Kesembuhan Covid-19 Secara Nasional Dekati 60 Persen

BERNAS.ID - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 1.748 orang per Selasa (28/7/2020). Total ada 102.051 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sejak 2 Maret 2020 lalu.  Dikutip Bernas.Id dari laman ...

Ekonomi

Cara Youtuber Mendapatkan Penghasilan, Ini 3 Sumber Gajinya

Bernas.id – Youtube yang semula untuk nonton video dan mendengarkan musik sekarang ini bisa sebagai sarana untuk menghasilkan uang. Siapa sangka, menjadi pembuat video dan diuploud di Youtube alias jadi Youtuber bisa dijadikan alterna ...

DIY

Hari Ini, Kasus Konfirmasi Covid-19 di DIY Bertambah 15 Orang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan kasus konfirmasi sebanyak 15 orang, Selasa (28/7/2020). Dengan demikian total kasus k ...

Pendidikan

Nadiem Sebut Putera Sampoerna Foundation dan Tanoto Foundation Tak Pakai APBN di Program Organisasi Penggerak

 JAKARTA, BERNAS.ID- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyatakan Putera Sampoerna Foundation bersama Tanoto Foundation dipastikan menggunakan skema pembiayaan mandiri untuk mendukung Program Organisasi ...

DIY

Ini Alasan Sri Sultan Belum Ingin Buka Sektor Pariwisata Yogyakarta Secara Penuh

YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan sektor pariwisata DIY belum akan dibuka secara penuh saat Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pembangunan Daerah Triwulan II Tahun 2020 yang digelar secara vi ...

DIY

Pedagang Hewan Kurban Keluhkan Penurunan Omset 30 Persen

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pedagang hewan kurban keluhkan menurunnya omset penjualan mereka sebanyak 30% pada Idul Adha 1441 Hijriyah kali ini. Hal itu terjadi karena perekonomian yang belum stabil ditengah pandemi covid-19. Diakui Penjual ...

Kesehatan

Klaster Penyumbang Kenaikan Kasus Konfirmasi Covid-19, Ini Penjelasan Jubir Satgas

BERNAS.ID - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai100.303 orang per Senin (27/7/2020). Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan sejumlah tempat yang menjadi klaster penyebaran ...

DIY

DIY Laporkan 15 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 dan 0 Positif Meninggal

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan. Hari ini, Senin (27/7/2020) ada penambahan kasus konfirmasi sebanyak 15 orang. Dengan demikian, totalnya ada 558 pasie ...

DIY

Memasuki Era Baru, Hotel harus Menerapkan Protokol Kesehatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kecamatan Mantrijeron Kota Yogyakarta bersama BPD PHRI DIY melakukan pemantauan di sejumlah hotel di wilayahnya. Pemantauan ini sekaligus melihat kesiapan hotel-hotel dalam menerima tamu ditengah pandemi d ...

DIY

Jual Hewan Kurban di Kota Jogja Harus Seijin Camat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengeluarkan aturan penyelenggaraan ibadah Idul Adha 1441 Hijriyah yang tertuang dalam Surat Edaran Walikota bernomor 451/921/SE/2020 tentang panduan penyelenggaraan ibadah Idul Ad ...

Editorial

JANGAN PANIK DENGAN RESESI

Tidak perlu panik berlebihan dengan ancaman resesi. Setelah Menteri Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Chan Chun Sing, pada hari Selasa 14 Juli 2020 lalu menyatakan bahwa Singapura telah jatuh dalam resesi, ini menjadi al ...