Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Hai, Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Apakah Kalian Bersedia Jadi Penggiat UMKM?

Hai, Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Apakah Kalian Bersedia Jadi Penggiat UMKM?

Bernas.id - Belum ada data yang resmi berapa presentase lulusan baru perguruan tinggi (PT) yang berani  terjun langsung membuka usaha sendiri. Apalagi untuk lulusan perguruan negeri yang notabene adalah mahasiswa yang sudah terseleksi atas kepintarannya.

Oleh karena itu, apabila ada mahasiswa lulusan perguruan tinggi negeri dan  terkenal, kemudian membuka usaha dengan modalnya sendiri, maka ia sudah berani melanggar pakemnya. Dia berani mengambil risiko untuk tidak memperoleh gaji yang menggiurkan. Menjadi wirausaha berarti berani berkorban untuk berjuang di awal bisnis. Teman seangkatan lulus sudah memperoleh gaji di atas 3 jutaan rupiah, namun ia harus menahan diri untuk dapat menabung untuk keberlanjutan bisnisnya.

 

Mental Baja

Ia pun harus mempunyai mental baja.  Karena ia harus siap menerima pertanyaan, kerja di mana?  Gajinya berapa? Lho kok, gajinya cuma sekian. Walaupun begitu, ada saja pemuda yang bermental baja dan mempunyai prinsip untuk membuka peluang usaha. Mereka berkeyakinan bahwa ia akan berhasil dalam berusaha. Seperti lulusan mahasiswa perguruan tinggi negeri dan terkenal di Bandung yaitu Luthfi Ahmad Fikri dan Muhammad Risfan.

Kedua sahabat ini sudah bergelut dalam usaha sebelum mereka lulus kuliah. Mereka berdua menjalankan bisnisnya berupa produk tas dan merchandise. Lulusan desain produk tersebut berpikiran bahwa tas adalah barang yang wajib dibawa oleh orang seperti halnya baju, celana dan sepatu. Produk tas mereka telah digulirkan sejak tahun 2015. Saat mereka melanjutkan kuliah S-2 nya di perguruan tinggi yang sama. Kelihaian dalam mendesain serta memproduk tas sudah tidak diragukan lagi.

 

Eksplorasi Desain, Material dan Fungsi

“Kekuatan kami dalam mendesain suatu tas, tidak hanya mengeksplorasi indahnya suatu desain saja tetapi kami memikirkan material dan warna apa yang cocok dengan desain tersebut dan  fungsi apa saja yang bisa ditawarkan agar konsep tas tersebut terakomodasi dengan konsep kami ” jelas mereka.

Kedua anak muda ini, mengusung konsep produk yang sesuai keinginan pasar, sehingga mereka mempertimbangkan feedback dari calon pengguna untuk pengembangan produk selanjutnya. Material yang berkualitas menjadi salah satu poin penting pertimbangan mereka dalam memproduksi sebuah produk

Tambah Luthfi ,kelahiran Bogor tanggal 24 Desember 1992 , “Kreativitas menjadi andalan produk kami . Dan kami menargetkan, minimal dua bulan sekali ada desain yang siap dijadikan untuk produk”.

 

Hit and Run

Kedua sahabat yang mempunyai umur yang sama, sekitar 24-an, dalam menjalankan bisnis UMKM nya,  mempunyai strategi bahwa untuk poduk tas akan memerlukan waktu branding sekitar lima tahunan. Dalam membentuk branding tersebut maka dilakukan usaha hit and run yang berguna untuk memperkenalkan merek dan melatih tenaga kerja sehingga dapat lebih optimal di ke depannya. Mereka menerima proyek seperti halnya tas untuk souvenir, training dan sebagainya

Pertimbangan dalam merancang tas bagi mereka adalah sebagai berikut :

1. Manfaat atau Fungsi

Untuk membuat tas, yang dipikirkan awal, fungsi apa saja yang akan disinergikan dalam tas tersebut. Walaupun tas tersebut terlihat sederhana, namun fungsi  yang ada optimal. Sebagai contoh, untuk membuat tas jenis ransel perlu diperhitungkan barang apa saja yang dapat dimasukan ke dalam ransel tersebut. Kemudian dibuatkan penempatan atas barang tersebut.

2. Keindahan

Dalam mendesain, keindahan merupakan faktor yang akan dilihat terlebih dahulu. Oleh karenanya, warna, bentuk, mood, pola, grafis, desain dan semua yang berhubungan dengan penampilan produk merupakan pertimbangan yang penting.

3. Harga

Dalam menetapkan harga, disesuaikan dengan segmen pasar yang akan disasar. Sehingga pemilihan material sejak awal perlu mulai diperhitungkan.

4. Service

Sebagai merek baru, maka jangan sungkan-sungkan memberi layanan pasca jual yang berbeda dibandingkan dengan merk yang sudah terkenal. Sentuhan anak muda melalui media sosialnya serta layanan perbaikan hingga kapanpun menjadi modal yang bagus.

Dalam melakukan usaha ini, para pemuda ini memahami bahwa semakin banyak bibit-bibit yang akan memulai kelanjutan proses produksi sebuah negara, akan memberikan timbal balik yang positif baik itu secara langsung dan tidak langsung.

Ayo anak muda, buat peluang kerja buat diri sendiri dan orang lain. Jadilah pionir tiang-tiang ekonomi negara!


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Rumah Minimalis Mewah Diskon 20 Juta di Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jogja

Rumah Minimalis Mewah Diskon 20 Juta di Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jogja


Lebih Lengkap

Trending

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Rumah Minimalis Mewah Diskon 20 Juta di Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jogja

Rumah Minimalis Mewah Diskon 20 Juta di Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jogja


Investasi Tanah Terbaik di Jonggol Rp 60 Juta Bisa Diangsur 12 Kali

Investasi Tanah Terbaik di Jonggol Rp 60 Juta Bisa Diangsur 12 Kali


Tanah Kavling 100 m2 Murah di Bogor Hanya 60 Juta Gratis Pondasi

Tanah Kavling 100 m2 Murah di Bogor Hanya 60 Juta Gratis Pondasi


Rumah di Jogja Murah Angsuran Cukup 1 Jutaan

Rumah di Jogja Murah Angsuran Cukup 1 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru