Budaya Literasi Tanamkan Budi Pekerti Anak


23 November 2017

Wahyu Busro Hartono, Guru SMAN 1 Dlingo (sumber foto: istimewa)


Bernas.id - Kata literasi, akhir-akhir ini sedang hangat menjadi bahan pembicaraan, khususnya di lingkungan pendidikan. Bahkan telah menjadi pembicaraan luas  para pemangku kepentingan, para pegamat, serta pemerhati masalah peendidikan, baik lokal maupun nasional. Literasi menjadi topik hangat sejak Menteri  Pendidikan, yang kala itu dijabat Anies Baswedan melucurkan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Bagi sebagian kalangan, adaya GLS merupakan seberkas cahaya untuk membantu meningkatkan minat baca, khususnya di kalangan para pelajar, sehingga pada akhirnya membantu para pelajar mampu memilih dan memilah informasi, untuk dikelola  sebagai dasar berpikir dan bertindak dalam menyelesaikan permasalahan yang dihapinya. Dengan kata lain, para pelajar diajak untuk berpikir dan bertindak secara kritis dan cerdas dalam menyelesaikan pemasalahannya.

Setelah beberapa waktu program GLS ini berjalan, banyak pengamat mengatakan bahwa tingkat keberhasilannya belum sesuai harapan. Hal ini terlihat dari fakta menurunnnya intensitas pembicaraan literasi di kalangan  guru, baik di internal sekolah, maupun dalam pertemuan guru antarsekolah. Pembicaraan literasi sekarang ini hanya terbatas pada pertemuan formal seperti sosialisasi, pengimbasan dan sebagai materi dalam kegiatan pelatihan guru, tanpa ada tindak lanjut seperti yang diharapkan. Dari keyataan yang ada, maka timbullah pertanyaan  Mengapa Gerakan Literasi Sekolah belum berhasil? Padahal, kegiatan Literasi dapat membantu meningkatkan minat baca siswa, membantu guru dalam proses penanaman dan pemahaman kompetensi kepada para siswa sesuai tuntutan kurikulum. Inilah yang menjadi permasalahan mendasar yang perlu kita bahas bersama demi keberhasilan program GLS.

 Bila kita memaknai  literasi  adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis, maka menurut hemat saya ada tiga permasalahan yang tantangan  suksesnya kegiatan literasi di sekolah. Adapun ketiga tantangan  tersebut adalah Budaya Literasi, Bahan Literasi, dan Tindak Lanjut Kegiatan Literasi.

Budaya Literasi

Banyak kalangan yang mengatakan budaya literasi masyarakat kita rendah, masyarakat kita masih kental dengan budaya mendengar dalam memperoleh informasi. Menurut saya pendapat ini tidak seluruhnya benar, karena saya sering melihat banyak orang yang mencari informasi di papan-papan baca umum, siswa kita mencari informasi melalui internet untuk menyelesaikan tugasnya dan para mahasiswa mahasiswa membaca buku rujukan untuk menyelesaikan tugas akhir kuliahnya, serta masyarakat sekarang sedang demam media soasial. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat dikatakan sebagai kegiatan membaca dan menulis.  Dengan demikian, kegiatan membaca dan menuklis sebenarnya masih berlangsung dalam kehidupan masyarakat, Namun demikian bila kita merujuk pada pengertian literasi di atas, kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat belum sepenuhnya memenuhi sasaran kegiatan literasi. Mereka masih mengelola informasi untuk kepentingan sesaat, belum tumbuh kesadaran untuk mengelola informasi atau pengetahuan secara berkesinambungan. Maka tidak mengherankan bila hasil riset yang dilakukan PIRLS tahun 2011, Indonesia menenpati urutan keempat dari bawah dari 48 negera dan riset PISA tahun 2012, Indonesia menempati urutan kedua dari bawah  dari 65 negera dalam kegiatan berliterasi

Menurut pengamatan dan pengalaman saya, Budaya Lisan yang telah mengakar di masyarakat kita akibat dari faktor ekonomi. Waktu dan tenaga masyarakat lebih terfokus untuk bekerja. Sehingga mereka lebih memilih memperoleh informasi melalui media audio maupun audio visual. Hal ini dikarenakan mereka  bisa memperoleh informasi sambil bekerja. Maka tak mengherankan bila  informasi yang mereka pilih pun sesuai kebutuhan sesaat atau sedang aktual dan menghibur. Tujuan lain, dalam memilik topik informasi adalah  bila peramasalahan atau topik  aktual tersebut menjadi topik pembicaraan baik secara langsung maupun di media sosial, meereka dapat dengan bangga mengambil bagian, walau dengan keterbatasan pengetahuan dan informasi yang dimilikinya.  

Di samping itu, masyakarat masih menganggap membaca buku atau berliterasi merupakan kegiatan yang membuang-buang waktu, atau membaca buku merupakan pekerjaan orang yang mempunyai banyak waktu luang. Sehingga mereka lebih suka mendengarkan atau mendiakusikan topik dengan segala keterbatasannya. Karakter inilah yang dimanfaatkan oleh media sosial dan media lain untuk menyebarkan berita- atau informasi berdasar pandangan meraka, guna mancari dukungan kebenaran yang sebenarnya semu. Tidak mengherankan bila sekarang ini informasi abu-abu atau bahkan menyesatkan yang sering di sebut Hoax tumbuh dengan suburnya dalam berbagaai bidang kehidupan.

Bahan Literasi

Berbicara tentang bahan literasi, semua sepakat menyebut buku atau bahan bacaan. Hal ini dikarenakan buku atau bahan bacaan merupakan materi yang relatif paling mudah didapatkan dalam melaksanakan kegiatan literasi. Benarkah demikian ? Pertanyaan ini memang terasa aneh bagi siswa  yang tinggal di perkotaan atau yang mudah mengakses kedua materi literasi. Bagi siswa di sekolah perkotaan buku di perpustakaan atau bahan bacaan dapat diakses dengan mudah, bahkan berlebih. Namun bagai mana dengan sekolah di daerah pinggiran atau bahkan di daerah pedalaman ? Saya yakin rasio ketersediaan buku atau bahan bacaan tidaklah memadahi. Inilah salah satu kendala dalam program GLS.

Bila kita merunut pada tujuan umum literasi untuk menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat. Maka menurut hemat saya isi bahan bacaan harus dipilih, tidak hanya sekedar buku atau bahan bacaan. Dari tujuan umum, terdapat dua hal pokok yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menyediakan materi literasi, yaitu bahan bacaan yang dapat menumbuhkan budi pekerti dan bahan bacaan yang dapat merangsang siswa untuk terus belajar. Inilah yang menyulitkan, bahan bacaan yang dapat menumbuhkan nilai-nilai budi pekerti menutrut pengetaahuan saya,  adalah bahan bacaan sastra. Berbicara tentang buku sastra,   pertanyaan yang muncul adalah Sudah memadahikah Buku atau Bahan bacaan Sastra untuk mendukung GLS ?  dan Siapkan para siswa kita membaca buku satra ? Kedua pertanyaan di atas memang sulit dijawab dalam relita. Saya  khawatir,  kecemasan Taufiq Ismail dalam penelitiannya yang mewajibkan siswa membaca buku satra,  beberapa tahun yang lalu terulang kembali.

Bila kita mendasarkan pemilihan bahan bacaan yang dapat merangsang siswa untuk terus belajar, kita harus menyediakan materi literasi berdasarkan minat siswa atau hobi siswa. Saya yakin, siawa akan terus mencari informasi yang berkaitan dengan minat, hobi atau cita-cita mereka. Kita dapat melihat munculnya beberapa komunitas di lingkungan kita, yang dibentuk berdasarkan kesamaan hobi, cita-cita dan minat meraka. Dapat dibayangkan betapa sulit dan rumit untuk menyediakan materi seperti ini. Belum tentu buku atau bahan bacaan yang kita sediakan akan menarik minat mereka, dan selanjutnya mereka hanya menjalankan tugas yang dibebankan tanpa ada perubahan perilaku. Jika hal ini yang terjadi, maka saya cemas,  program literasi ini tidak jauh berbeda dengan program Pemberantasan Buta Akasara yang diselenggarakan pada masa Orde Baru, pada tahun 70-an hingga 90-an.

Tindak Lanjut Kegiatan Literasi

Esensi dari literasi itu sendiri yaitu memperoleh informasi inspriratif, yang mampu mengubah pandangan dan perilaku kita untuk menjadi lebih baik dalam menjalani kehidupan. Hal ini sejalan dengan pendapat Education Development Center bahwaLiterasi lebih sekedar kemampuan baca tulis, literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan ketrampilan (skill) yang dimiliki dalam hidupnya.dengan  pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia. Pendapat tersebut sejalan dengan tujuan umum literasi, dimana muara dari kegitan ini menjadikan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat.  mengingat besatya cakupan yang harus ditangani dalam GLS, diperlukan pengelolaan yang cermat dan berkesinambungan. Di sinilah tantangan yang harus dihadapi sekolah. Memang pada tahap awal pelaksanaan GLS permasalahan pengelolaan pengelolaan belum memerlukan pengelolaan yang rumit. Karena saya yakin para guru mampu mendapingi siswa dalam menjalankan kuajiban membaca 15 menit beserta administrasinya. Di samping itu guru juga masih saya pandang mampu memberikan masukan dan revisi, ketika siswa mengkomunikasikan hasil membacanya.

Pemasalahan pengelolaan baru akan timbul manakala siswa mulai menghasilkan karya. Tidak semua guru mempunyai kemampuan untuk menilai karya ilmiah secara tepat dan cermat. Hal ini dikarenakan tidak semua guru pernah menghasilkan karya, sehingga akan mempengaruhi dalam menentukan dalam menentukan kelayakan karya siswa sebagai karya yang layak didokumentasikan. Di samping itu, pendokumentasian karya siswa juga menjadikan permasalahan tersendiri. Akan dikemakan karya siswa yang dianggap baik ?  Apakah apresiasi kita terhadap karya siswa yang dianggap baik cukup dengan memberikan sertifikat atau piagam penghargaan, bahwa siswa telah tuntas dalam melaksanakan tugas literasi selama menjadi siswa ? saya rasa kedua persoalan tersebut tidak mampu dipikul oleh sekolah dan perlu uluran pihak lain dalam menyelesaikan permasalahan pengelolaan hasil atau karya siswa.

Akhirnya, tak ada gading yang tak retak, demikian pula dengan GLS banyak tantangan yang harus dihadapi. Untuk menghidupkan GLS secara layak, kita harus meminimalisir tantanngannya.  Bahkan jika mungkin, kita  menjadikan tantangan budaya literasi, bahan literasi, dan tindak lanjut kegiatan literasi di sekolah menjadi peluang untuk menggerakkan semua lini kehidupan untuk secara suka rela mendukung GLS. Dengan demikian kita dapat menempatkan Gerakan Literasi Sekolah  menjadi pangeran cahaya yang menerangi Pembudayaan Literasi yang berujung pada penanaman budi pekerti pada siswa. Pada akhirnya siswa kita mampu menunjukan pada dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar berbasis budaya literasi, yang termanifestasi melalui perkataan, perilaku dan tindakan dalam semua aspek kehidupan. (*Penulis: Wahyu Busro Hartono, Guru SMAN 1 Dlingo)


SPP Mulai 200rb! Jadilah Bagian dari Kisah Suksesnya! Sejuta Sarjana Pengusaha Untuk Merah Putih
https://bernas.info/SejutaPengusahaSarjana

WA Group 34 Propinsi #ViralDesa https://bernas.info/WAgroup34propinsi


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Politik

Sidang Tahunan MPR RI (2) Bamsoet Apresiasi Lembaga Negara Serahkan Laporan Kinerja ke MPR RI

JAKARTA, BERNAS.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi lembaga tinggi negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ketua Mahkamah Agung (MA), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), dan Ketua Komisi Yudisial (KY), yang telah membe ...

Politik

Sidang Tahunan MPR RI (1) Ketua MPR Ingatkan Dampak Ekonomi Akibat Virus Corona

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 sangat buruk sekali. Pemulihan ekonomi akan lambat dan krisis akan bertahan lama terutama mempengaruhi golongan masyarakat yang paling ...

DIY

Tolak Omnibus Law, BEM DIY Sambangi Kantor Gubernur

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Guna memperjuangkan penolakan omnibus law dan komersialisasi Pendidikan, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIY beraudiensi dengan Pemerintah Daerah DIY, di Kantor Gube ...

Politik

Tukang Kritik Diberi Bintang Jasa, Anis Matta: Kita Harus Belajar Pisahkan Kehidupan Bernegara dan Berpolitik

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Muhammad Anis Matta menyampaikan, ucapan selamat secara khusus kepada Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora dan Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ya ...

Politik

53 Tokoh Dapat Anugerah Tanda Jasa dan Kehormatan dari Presiden Jokowi

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan Republik Indonesia kepada 53 orang penerima dalam upacara Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke ...

Hukum dan Kriminal

Sopir Serabutan Cekoki Sopir Rental Kopi Kecubung, Lalu Dirampok

SLEMAN, BERNAS.ID - Nasib sial menimpa Yusak, seorang sopir mobil rental jenis Alphard dari PT Griya Damai Kita. Ia menjadi korban tipu daya kliennya sendiri, Albert (33), warga Semarang, Jawa Tengah yang mengaku Bos Kontraktor, tapi hanya ...

Hukum dan Kriminal

Lelaki Bergolok Diringkus Polsek Wirobrajan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Seorang pria bernama Arfi Nugroho alias Wowo (26), warga Pakuncen, Wirobrajan, Jogja terpaksa diringkus jajaran Satreskrim Polsek Wirobrajan. Sebab pria yang kebetulan berprofesi sebagai tukang gali kubur i ...

Olahraga

PSS Target 5 Besar Musim Ini, 2023 Juara Liga 1

SLEMAN, BERNAS.ID - Liga 1 musim 2020 di tengah pandemi COVID-19 akan berlangsung pada 1 Oktober 2020 hingga 28 Februari 2021. Manajemen PT PSS Sleman menyebut telah menyiapkan sejumlah persiapan dan target.  Direktur Utama PT PSS S ...

Ekonomi

Mendag Dorong Konsumsi Dalam Negeri Agar Ekonomi Kembali Berdenyut

JAKARTA, BERNAS.ID - Pandemi Covid-18 membuat konsumsi rumah tangga tercatat hanya tumbuh 2,84 persen yoy di kuartal I-2020. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhannya menurun dari pertumbuhan di kuartal I-2019 yang menca ...

Wacana

Kampus Merdeka, Berpikir Merdeka

Untuk mewujudkan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memfasilitasi perguruan tinggi melalui kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Ada empat kebijakan terkait Merdeka ...

Sintesa

Teknologi Modern dan Asas Kesederhanaan di Desa

Oleh:  Prof. Sudjarwadi Pertemuan Situtena dengan sahabat mudanya minggu lalu memperkokoh keingintahuannya tentang dinamika perubahan gaya hidup setelah terjadinya pandemi Covid-19 dan sekaligus keinginan mengajak teman-teman di des ...

Pariwisata

Sektor Pariwisata Bali Mulai Bangkit Lagi

BALI, BERNAS.ID - Sektor pariwisata di Bali yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19, kini mulai bangkit lagi. Terlebih dengan telah dibukanya akses wisatawan domestik ke Bali, sejak 31 Juli 2020. "Sejak dibuka, sudah mulai rama ...

Ekonomi

Situasi Pandemi, Pedagang Diimbau Maksimalkan Teknologi untuk Survive

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi menghimbau masyarakat Jogja terutama pedagang memanfaatkan teknologi digital untuk melakukan transaksi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Hal tersebut disampaikan He ...

Nasional

Menpan RB : Seleksi CPNS 2020 Ditiadakan, Tahun Depan Diperketat

JAKARTA, BERNAS.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, kalau seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2020 ditiadakan, sementara 2021 akan diperketat. ...

DIY

Pedagang Jamu Pun Harus Disertifikasi dan Mampu Jualan Online

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI melakukan stikerisasi dan penyerahan sertifikat keikutsertaan dalam bimtek kepada 30 usaha jamu gendong di DIY, Rabu (12/8/2020) di salah satu hotel di Kota Jogja. Kegiatan i ...

DIY

Pilkades Sleman E-voting Ditunda Lagi Hingga Pilkada Usai

SLEMAN, BERNAS.ID - Rencana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara e-voting se-Kabupaten Sleman akhir Agustus nanti ditunda lagi. Hal tersebut dipertegas dengan turunnya Surat Edaran Mendagri No.141/- 4528/SJ tertanggal 10 Agustus 2020 ten ...

DIY

Sultan Tidak Larang Masyarakat Adakan Tirakatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Beberapa hari lagi bangsa Indonesia memperingati hari kemerdekaan RI atau yang kerap disebut Agustusan. Gubernur DIY, Sri Sultan HB X berpesan kepada masyarakat yang memperingatinya agar tetap mematuhi protokol keseha ...

DIY

Terkait Benda Diduga Bom, Rektor UNY Akan Perbanyak CCTV

SLEMAN, BERNAS.ID- Merespon dugaan ditemukannya benda diduga bom, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa mengimbau masyarakat, khususnya masyarakat kampus dan aktivis masjid kampus agar tetap tenang. Sebelumnya, takm ...

Hukum dan Kriminal

Disinyalir Bom dengan Tulisan Bernada Terorisme di UNY, Ini Penjelasan Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Geger ditemukan benda mencurigakan diduga bom di salah satu kompleks kampus UNY, tepatnya di loker nomor 108 Masjid Kampus Al Mujahidin. Dalam benda mencurigakan yang terbungkus plastik kresek hitam itu terdapat rangkaian ...

DIY

Protokol Kesehatan Ketat untuk Sekolah Tatap Muka di Zona Hijau dan Kuning

JAKARTA, BERNAS.ID - Penyesuaian SKB Empat Menteri memberikan penyesuaian bagi daerah di zona kuning untuk membuka kembali satuan pendidikan. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud, Ainun Na’im dalam pertemuan telekonferensi mengung ...

DIY

Inilah Bakal Calon Wakil Bupati yang Dampingi Danang Wicaksana dalam Pilkada Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Akhirnya terjawab sudah siapa bakal calon wakil bupati yang akan mendampingi Danang Wicaksana Sulistyawan (DWS) dalam Pilkada Sleman, DIY. Sebagaimana disampaikan 'sumber yang dapat dipercaya' kepada bernas.i ...

Pendidikan

Tak Hanya Riset dan Inovasi Iptek, Mendikbud Tuntut Kampus Hasilkan Dua Hal Ini

JAKARTA, BERNAS.ID - Bicara tentang teknologi, di dalamnya tidak hanya terkandung aktivitas riset dan inovasi, tetapi juga menjadi tempat manusia-manusia berkreasi dalam mengeksplorasi batas pengetahuan untuk menghasilkan temuan-temuan baru ...

Nasional

KBRI Fasilitasi Kepulangan 147 WNI Melalui Penerbangan Khusus

BANDAR SERI BEGAWAN, BERNAS.ID - Pada hari Minggu, 9 Agustus 2020, KBRI Bandar Seri Begawan kembali memfasilitasi kepulangan WNI/PMI (Pekerja Migran Indonesia) melalui penerbangan khusus ke-7. Kali ini, sebanyak 147 WNI/PMI yang kembali dar ...

DIY

Inilah Peran BAZNAS DIY untuk Memulihkan Perekonomian di Masa Pandemi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2020 setelah adanya pandemi Covid-19 angka kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami kenaikan dari awalnya 11,7% pada tahun 2019 menjadi 12,28%. Karena ...

DIY

Selain Lokasi TPS Jauh, Bawaslu Sleman Juga Dapatkan 165 Data Pemilih Bermasalah

SLEMAN, BERNAS.ID - Sejak tanggal 15 Juli sampai dengan 7 Agustus 2020,  Bawaslu Kabupaten Sleman melakukan pengawasan proses pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap kualitas form A-KWK (daftar pemilih) untuk Pemilihan Bupati dan W ...

DIY

Akhirnya DIY Laporkan Kasus Konfirmasi di Bawah 10 dan Pasien Sembuh 18 Orang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami penurunan. Dilaporkan ada tambahan kasus konfirmasi di bawah 10 kasus tepatnya 8 kasus baru, Minggu (9/8/2020). Berdasarkan hasil pemerik ...

Ekonomi

Pengamat : Pemerintah Jangan Meniru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

JAKARTA, BERNAS.ID - Pandemi Covid-19 saat ini telah menyebabkan krisis global berlarut di dunia, termasuk di Indonesia sehingga menimbulkan jurang resesi ekonomi. Berbagai negara menggunakan berbagai cara untuk mempertahankan ketahanan eko ...

Wiradesa Seri 2

Balada Manusia yang Meneteskan Air Mata untuk Bangsanya

Bernas.id - Hormat setinggi-tingginya untuk Darpo, Karta, dan Bapa Biyung Mbah Soma.   Setiap kali bulan Agustus datang, ketika para pamong Desa Kedung Pingit memerintahkan semua warga memasang bendera Merah Putih di depan rumah, ...

DIY

KSPSI Menilai Program Bantuan Pekerja Rp 600 Ribu Diskriminatif

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Komite Penanganan Covid-19 nasional merencanakan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) senilai total Rp 600.000 bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta dengan sejumlah persyaratan, yang bertujuan untuk pemuliha ...

Pendidikan

Pemerintah Umumkan Penyesuaian Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

JAKARTA, BERNAS.ID - Mempertimbangkan kebutuhan pembelajaran, berbagai masukan dari para ahli dan organisasi serta mempertimbangkan evaluasi implementasi SKB Empat Menteri, Pemerintah melakukan penyesuaian keputusan bersama Empat Menteri te ...

DIY

Peralatan Penunjang Parkir Progresif di Jogja Dikaji

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta terus melakukan kajian mengenai peralatan pendukung yang dinilai paling tepat digunakan guna menunjang pemberlakuan tarif parkir progresif di sejumlah ruas jalan dan di tempat khusus ...

Lifestyle

Idola Baru Anak Muda Indonesia, UN1TY

Pernah menjadi trending musik, banyaknya boy group di Indonesia perlahan mulai menghilang. Setelah lama tak terdengar, istilah boy group di Indonesia kembali  dimunculkan dengan hadirnya sebuah grup dengan nama UN1TY. Grup yang memi ...

Ekonomi

Peringatan Hari UMKM 2020 ABDSI Selenggarakan Indonesia SME Festival secara Virtual Selama 12 Jam

BERNAS.ID - Tidak hanya Koperasi yang memiliki hari khusus. Saat ini ada juga Hari UMKM atau yang lebih dikenal dengan Hari Nasional UMKM.  Situasi dan kondisi saat ini memang membutuhkan UMKM yang Kuat dan Tangguh, untuk beradaptas ...

DIY

Danang Wicaksana Resmi Maju dalam Pilkada Sleman Diusung Oleh 4 Parpol

BERNAS.ID - Dinamika kontestasi politik dalam Pemilihan kepala daerah di Sleman, DIY semakin menarik dengan munculnya Danang Wicaksana Sulistya (DWS) menjadi bakal calon bupati Sleman selain dua nama yang sudah santer disebut sebelumny ...

Ekonomi

Kemenparekraf Dukung HBDI 2020 Sebagai Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung penyelenggaraan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) 2020 sebagai momentum pemulihan ekonomi nasional, peningkatan tingkat konsum ...

Pendidikan

Kemendikbud Terbitkan Kurikulum Darurat pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi ...

Ekonomi

Sleman Bagikan Masker di Pasar untuk Menjaga Sektor Ekonomi

SLEMAN, BERNAS.ID - Kabupaten Sleman melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membagi-bagikan 1000 masker kepada warga yang sedang berbelanja di Pasar Tanjung dan Pasar Kliwon, Kecamatan Berbah, Sleman, Jumat (8/8/2020). Kegiatan ters ...

DIY

Warga Jogja Diimbau Tak Gelar Malam Tirakatan di Hari Kemerdekaan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta meminta warga setempat untuk tahun ini tidak menggelar acara malam tirakatan sebagai wujud syukur pada peringatanHari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini untuk mencegah penularan Covid-19. ...

DIY

Sultan Ingatkan Wisatawan Berhati-hati di Pantai Selatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Peristiwa tujuh wisatawan yang terseret arus di Pantai Goa Cemara Kamis (6/8/2020) membuat Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengingatkan wisatawan baik dari dalam maupun luar Jogja agar berhati-hati. Terutama saat ...

DIY

DIY: Pasien Sembuh Capai 497 Orang, Kasus Konfirmasi 819

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kasus konfirmasi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah 18 orang. Sehingga total pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 819 kasus per Kamis (6/8/2020).  "Hasil pemeriksaa ...

DIY

Sejumlah Persoalan Mengemuka dalam Kunjungan DPD RI di Cangkringan Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) melakukan sosialisasi lembaga dan penyerapan aspirasi sebagai masukan pada pemerintah pusat di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan pada Kamis (6/8/2020). Rombongan anggota DPD RI dipim ...

DIY

Mobil Dinas Bekas Walikota Jogja HZ Tak Laku Dilelang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Mobil dinas bekas jabatan yang pernah digunakan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto (HZ) kembali tidak laku saat lelang kendaraan dinas pada tahun anggaran 2020 meski nilai limit untuk kendaraan tersebut sudah diturun ...

DIY

Menteri Teten: Keju Sleman Tidak Kalah dengan Keju Impor

SLEMAN, BERNAS. ID - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki melakukan kunjungan ke Kecamatan Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (6/8/2020). Kegiatan ini merupakan rangkaian acara kunjungan Menteri Koperasi dan UKM ...

Ekonomi

Pelaku Usaha Mikro Bakal Dapat Bantuan Modal Rp 2,4 Juta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID-Pemerintah Pusat tengah menyiapkan program pemulihan ekonomi berupa bantuan sosial produktif senilai Rp2,4 juta untuk 12 juta usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia, termasuk DIY. Ini khususnya bagi pelaku usah ...

DIY

PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Serahkan Bantuan Kursi Taman ke Pantai Timang

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) menyerahkan bantuan kursi taman untuk objek wisata Pantai Timang di Dusun Danggolo, Kel ...

Nasional

PMI Kirim 1.000 Kantong Darah ke Lebanon, Masyarakat Bisa Berkontribusi

BERNAS.ID - Pemerintah Lebanon meminta bantuan kepada seluruh Palang Merah Internasional, yakni menyediakan darah bagi para korban leadakan di Kota Beirut Lebanon. Palang Merah Indonesia (PMI) pun turut mengambil bagian untuk membantu ...

Sintesa

Dua Teman Lama Bicara tentang Produksi Unggul di Desa

Oleh:  Tri Budi Utama ST MT dan Prof. Sudjarwadi Situtena  teringat judul  pidato “ASAS KESEDERHANAAN TEKNIK PENGAIRAN KONTEKSTUAL”. Ingatan tersebut ada dalam pikirannya, sampai beberapa hari, suatu saat&nbs ...

Hukum dan Kriminal

Oknum Kepala Mandor Otaki Pencurian Besi di Proyek Pembangunan

SLEMAN, BERNAS.ID - Bukannya memberikan contoh yang baik kepada bawahannya, AF, warga Pogung Kidul Sinduadi Mlati Sleman justru mengajak keenam rekannya EP, THY, NE, AS, AR dan RK untuk mencuri besi ulir beton di proyek pembangunan di Jalan ...

Hukum dan Kriminal

Komplotan Ini Belajar Bobol ATM dari Tayangan YouTube

SLEMAN, BERNAS.ID -  Pembobol mesin ATM di toko modern wilayah Gamping Sleman dapat digagalkan warga karena aksi yang dilakukan komplotan sekitar pukul setengah empat pagi, Minggu (5/7/2020) begitu berisik. Ada orang yang melihat, lima ...

Ekonomi

Profesor Sudjarwadi: Pentingnya Koordinasi dan Sinergi Lintas Generasi untuk Bangkit di Masa Pandemi

Bernas.id - Agar perekonomian bangsa Indonesia dapat bangkit di masa pandemi ini, maka penting sekali mewujudkan koordinasi dan sinergi lintas generasi. Hal ini ditegaskan oleh Prof. Dr. Ir. Sudjarwadi, M.Eng, Guru Besar UGM sekaligus penga ...