Mereka Secara Terbuka Mengaku Murtad dan Jadi Ateis. Apa Risikonya?


05 Desember 2017

Muhammad Syed dan Sarah Haider (foto:Youtube)

Bernas.id  - Sepuluh tahun lalu, Muhammad Syed memutuskan murtad, keluar dari Islam. Padahal, pria kelahiran Amerika Serikat itu besar di Pakistan dan awalnya beriman pada Islam.

Namun pada tahun 2007, dia menyadari sesuatu. Ini membuatnya menjadi tidak percaya sama sekali terhadap Islam. Ia menjadi seorang eks-Muslim dan ateis.

Saat masih bocah, Muhammad tertarik pada astronomi, dan film ruang angkasa seperti Star Trek dan Star Wars.

Memasuki usia awal 20-an, dia kembali ke Amerika Serikat, hanya beberapa bulan menjelang serangan 11 September 2001. Saat Amerika Serikat melancarkan perang, dia bergabung dengan kelompok pengunjuk rasa antiperang.

Pada saat yang sama, beberapa kawannya yang keturunan Pakistan menjadi sangat konservatif.

"Ada seorang yang saya kenal waktu di sekolah menengah. Kami bersekolah di tempat yang sama. Kami orang yang serupa, dia juga liberal seperti saya waktu itu. Suatu waktu dia memanjangkan janggut hingga hampir setengah meter," kenang Muhammad, seperti dikutip dari BBC, Selasa (12/5/2017).

"Dia berbicara tentang siksa kubur. Dan dia mengatakan bahwa itu hal nyata yang sudah disaksikan langsung oleh orang-orang -sebuah cara berpikir yang bersifat takhayul."

"Sebagai orang yang memiliki latar belakang akademis dan menjalaninya, hal itu agak aneh. Maka selama sekitar setahun saya mempelajari agama."

Muhammad belajar Al-Quran, Hadis, dan naskah-naskah lain tentang Islam seperti Sirah Nabawiyah.

"Persepektif saya waktu itu, Islam itu humanis dan ilmiah -seperti yang disampaikan kepada kita semua," kata Muhammad Syed.

"Saya ingin memperlihatkan kepada teman saya bahwa perspektif dia adalah salah. Namun ketika saya menelusurinya, menjadi amat jelas bahwa cara pandangnya itu justru yang merupakan perspektif Islam yang sebenarnya. Dia benar dan saya salah," tambahnya.

Pada masa sekitar itu, Muhammad sempat makan malam bersama teman-temannya dan salah seorang di antaranya berhasil sembuh dari leukemia.

"Dia bersyukur pada Allah untuk pemulihannya. Namun benak saya berpikir tentang tingkat kemungkinan orang yang pulih dari leukemia, dan ada persentase pasti tentang itu."

"Saya pikir, 'bagaimana kita tahu pasti: apakah Tuhan yang menyelamatkan kita atau apakah kita masuk dalam persentase yang selamat secara umum?"

"Pada saat itulah saya tahu bahwa yang dikatakannya itu khayalan. Itu bukan hal yang nyata. Itu soal probabilitas."

"Dari sana saya berpikir, 'Saya menyadari bahwa semua itu tidak benar dan saya sudah menyadarinya sejak lama, dan saya sekadar tidak mengakuinya saja."

Lantas mengapa Muhammad memilih untuk tidak percaya?

"Itu bukan soal kita ingin atau tidak ingin beriman," kata Muhammad.

"Seperti Anda memahami persamaan Newton untuk gravitasi, jika Anda memahaminya maka Anda memahaminya. Sesudahnya, Anda tidak bisa lagi tidak memahaminya."

Muhammad menyebut keluarganya 'relatif liberal', khususnya ibunya, yang pikirannya sangat terbuka.

Jadi dia memutuskan untuk menyampaikan kepada keluarga bahwa dia sudah menjadi seorang mantan-Muslim. Tidak seketika, namun sekitar satu atau dua bulan kemudian.

"Mereka jelas terkejut dan terguncang," kenang Muhammad.

Baca juga Heboh, Beredarnya Foto Pertemuan Klub Ateis di Malaysia

Bagi sejumlah umat Muslim, keluar dari agama adalah kejahatan. Sebuah laporan tahun 2016 menyebutkan menjadi murtad, ateis atau tidak beragama -pada prinsipnya- diancam dengan hukuman mati di 13 negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Setelah menyadari dia tidak lagi beriman, Muhammad bersikap terbuka dengan mengatakan kepada teman-temannya tentang keyakinannya yang baru.

Dia akhirnya berkenal dengan mantan-Muslim lainnya, Sarah Haider.

Dalam sebuah acara, Muhammad berjumpa dengan Sarah Haider, seorang perempuan yang lahir di Pakistan dan dibesarkan di Texas. Dia menanggalkan Islam ketika berusia '15 atau 16 tahun.'

Sarah waktu itu juga belum pernah bertemu dengan mantan-Muslim yang lain.

"Ketika saya mengetahui Muhammad adalah ateis, saya tidak percaya."

"Saya pikir itu cuma bercanda. Ketika saya tahu bahwa memang dia ateis, saya sangat tercengang."

Sarah menggambarkan orang tuanya sebagai 'konservatif jika dibanding dengan orang tua Barat umumnya', namun tergolong liberal dibanding orang tua Muslim.

"Mereka tidak pernah menzalimi saya. Namun mereka juga tidak pernah gembira dengan pilihan saya ini. Saya ditekan dalam setiap langkah," kenangnya.

"Prosesnya panjang bagi mereka untuk memahami bahwa ini merupakan pilihan intelektual dan bahwa mereka perlu sedikit menghormati hal itu. Namun mereka akhirnya memahami -sementara banyak orang tua mantan-Muslim yang tidak begitu."

"Saya tahu ada mantan-Muslim yang sama sekali tidak berhubungan lagi dengan keluarganya, baik karena ketakutan akan mendpat kekerasan fisik maupun hukuman atau karena keluarga sudah membuang mereka."

Setelah saling bertemu, Muhammad dan Sarah memutuskan untuk berkenalan dengan mantan-Muslim lainnya.

"Sarah pikir tadinya dia hanya satu-satunya," kata Muhammad. "Kami berpikir mungkin ada yang lain lagi seperti kami."

Di beberapa negara, menjadi ateis atau tidak beragama, tergolong sebagai pelanggaran hukum.

Lewat obrolan sana sini dan forum internet, mereka membangun satu jaringan kecil yang tidak mengikat di kalangan mantan-Muslim dan mengambil langkah lebih lanjut: bertemu langsung.

Muhammad berupaya membujuk mereka lewat telepon. Namun ia tetap berhati-hati dan khawatir jika kaum Muslim radikal akan menemukan tempat berkumpulnya mereka dan menyerang.

"Amat menakutkan," kenang Sarah.

Pertemuan lainnya berlangsung di bar, cafe, dan restoran di kawasan Kota Washington. Ada yang sampai menempuh perjalanan enam jam untuk datang lalu menempuh perjalanan pulang enam jam lagi.

Beberapa orang ternyata menghadapi pengalaman sangat buruk karena mengaku murtad, dan hampir di setiap pertemuan ada yang menangis.

"Ketika kami melihat tingginya kebutuhan pertemuan, kami pikir perlu untuk melakukan lebih jauh lagi," kata Muhammad.

Mereka lantas memutuskan untuk memperluas pertemuan ke kota-kota lain. Pada musim gugur 2013, Muhammad dan Sarah menciptakan lembaga Mantan-Muslim di Amerika Utara atau Ex-MNA, yang secara terbuka menampung orang-orang murtad.

Empat tahun berjalan dan jaringan yang dikembangkan Muhammad dan Sarah -yang dikelola para sukarelawan dengan mengandalkan sumbangan- sudah memiliki sekitar 1.000 orang mantan-Muslim di 25 kota di Amerika Utara.

Terkadang ada yang menelepon saat tengah malam, ada pula yang mengaku ingin bunuh diri.

Ada yang mengatakan setelah mengaku kepada keluarganya bahwa dia murtad, dia ditodong pistol di kepalanya. Ada pula orang yang kemudian dipaksa untuk ikut ritual ruqyah atau semacam pengusiran setan.

Kemudian ada seorang pria yang karena khawatir akan keselamatannya sampai meninggalkan keluarga, yang kemudian malah menyewa detektif swasta untuk mencarinya sehingga dia harus berpindah-pindah sampai enam kali dalam waktu 18 bulan.

Kelompok Mantan-Muslim Amerika Utara, Ex-MNA, menawarkan bantuan lewat berbagai jalan.

"Jika mereka ingin berbicara, kami biasanya menghubungkan mereka dengan seseorang, dari kelompok usia yang serupa, orang yang lebih bisa memahami mereka," kata Muhamad.

"Sering kali diperlukan etnis yang sama. Jadi misalnya, orang Saudi kan bisa memahami orang Saudi lain dengan lebih baik. Di tempat kami ada orang dari sekitar 40 latar belakang etnis berbeda."

Ex-MNA juga menawarkan bantuan yang praktis.

"Ada seorang anak perempuan, yang orangtuanya tidak membolehkan dia sekolah. Dia belajar di rumah, dan karena ditentukan akan segera menikah jadi dia tidak tidak bisa melanjutan studi ke perguruan tinggi. Dia ingin lepas dari itu semua. Dia ingin memiliki kehidupan," jelas Muhammad.

"Kami berhasil menghubungkan dia dengan orang yang punya tempat dan sofa yang bisa dia gunakan. Tidak besar, namun bagi seseorang yang tidak punya apa-apa, itu besar sekali artinya."

Mereka jelas mendapat ancaman.

"Biasanya lewat email atau media sosial," terang Muhammad.

"Orang-orang yang memaki-maki di internet. Lalu ada orang yang melontarkan ancaman yang tampak serius. Sejumlah orang memang terbukti merupakan ancaman nyata."

"Saat pertama kali menelepon polisi. Mereka tidak memahami masalahnya sama sekali. Namun polisi menghubungkan kami dengan FBI dan mereka memahaminya."

Apakah Muhammad yakin dengan pilihannya?

"Tentu saja. Anda harus mengkaji risikonya. Anda harus menghitung apakah risiko itu sepadan atau tidak," jelas Muhammad.

"Namun tidak ada jalan lain. Harus ada yang mengambil peluang itu. Harus ada yang mewujudkannya."

Lantas kenapa Muhammad melakukannya? Dia bisa saja hidup ‘biasa-biasa saja’ dan hidupnya akan lebih mudah.

"Sejujurnya saya tidak melihat jalan lain. Tidak ada orang yang melakukan hal ini, bahkan di berbagai penjuru dunia lainnya," katanya.

"Kami berada di tempat yang tepat, waktu yang tepat, dan saya punya mentalitas yang tepat."

"Bisa saya katakan, memang begitulah saya dibesarkan. Jika ada yang menghadapi masalah, kita kan berusaha membantunya," tandas Muhammad.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Ekonomi

Kurangi Backlog, Presiden Jokowi Diskusi dengan Asosiasi Profesi Pengembang Perumahan

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan pengurus dan anggota Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), dan Himpunan Pengembang Permukiman dan ...

Lingkungan

Gubernur Diminta Evaluasi Penyerapan Anggaran di Dinas Perumahan DKI Jakarta

JAKARTA, BERNAS.ID - Memiliki Rumah merupakan kebutuhan mendasar bagi semua orang. Namun, tidak semua kalangan mampu membeli, dan memilikinya. Terlebih di kota Jakarta dengan harga yang sudah selangit ini menjadi salah satu permasalahan unt ...

Politik

Mantab Jadi Calon Walikota, Putri Ma'ruf Amin Sambangi Kediaman Bachtiar Chamsyah

TANGSEL, BERNAS.ID - Putri Wakil Presiden (Wapres) terpilih 2019-2024 KH. Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah dengan ditemani Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) HM Darmizal menggelar silaturrahmi dengan tokoh nasional asal Minang, Buya Dr. ...

Politik

Presiden Jokowi : Saya Tidak Pernah Ragukan Pimpinan KPK

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meragukan kiprah dan kinerja para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi juga menilai bahwa kinerja lembaga antirasuah tersebut sudah sang ...

Politik

Spanduk Putih Misterius Nampang di Depan Kantor Golkar DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Sebuah spanduk kain putih dipasang di Kantor DPD Partai Golkar DIY Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta, Senin (16/9/2019) dini hari. Di spanduk yang terdapat di pagar kantor terdapat tulisan yang dibuat menggunakan cat sem ...

Hukum dan Kriminal

Ribut RUU KPK, Mahfud MD Sarankan Presiden Jokowi Ini

JOGJA, BERNAS.ID- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menyerahkan mandat KPK ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertanyaannya, apakah benar dari sisi hukum? Ahli hukum tata negara, Mahfud MD  menegaskan secara yur ...

Hukum dan Kriminal

Pembuat Keributan di Alun-alun Selatan Diamankan

YOGYA, BERNAS.ID-Polsek Kraton mengamankan seorang pelaku yang mengancam akan membuat kerusuhan di kawasan parkir Kandang Gajah, Alun-alun Kidul, Kecamatan Kraton, Minggu (15/9) dini hari. Pelaku mengancam juru parkir menggunakan senjata ta ...

Pendidikan

Akademisi UGM Tuntut DPR Hentikan Pembahasan RUU KPK

SLEMAN, BERNAS.ID- Akademisi UGM yang terdiri para Guru Besar, Dosen dan Mahasiswa menuntut DPR dan Pemerintah untuk menghentikan pembahasan RUU KPK. Alasannnya, pengajuan RUU KPK dianggap tidak mengikuti prosedur legislasi, lalu proses pem ...

Budaya

Perayaan Zhong Qiu Jie 2019 di Kelenteng Tjen Ling Kiong

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan Tiong Ciu atau Zhong Qiu Jie yang dalam bahasa Indonesia akrab dengan sebutan Festival Kue Bulan, serta juga dikenal dengan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan yang di tunggu-tunggu warga Tiongk ...

Budaya

Pertama Kalinya, FKUB Yogyakarta Siap Gelar Pentas Seni Budaya untuk Perkuat Kerukunan

YOGYA, BERNAS.ID - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Yogyakarta akan menggelar pentas seni dan budaya melibatkan pemeluk enam agama yang diakui di Indonesia sebagai upaya untuk terus memupuk toleransi sekaligus memperkuat kerukunan ...

Olahraga

Timnas dan 5 Tim IBL Bakal Meriahkan Piala Raja-Jogja Istimewa 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Turnamen basket pra musim bertajuk Piala Raja -Jogja Istimewa Cup bakal digelar kembali 1-6 Oktober 2019 di GOR Amongraga Yogyakarta. Timnas proyeksi Sea Games 2019 dan lima tim IBL dipastikan ikut serta dalam turnamen ya ...

Hukum dan Kriminal

Tembakau Gorilla dan Sabu-sabu Masih Beredar di Condongcatur Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan obat-obatan terlarang seperti tembakau gorilla dan pil trihexyphenidy tak ada habisnya di wilayah Yogyakarta. Penjualannya pun mengikuti perkembangan teknologi melalui media sosial ...

Politik

Puluhan Mahasiswa Jogja Demo Tolak Revisi RUU KPK

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan mahasiswa dari beberapa kampus yang tergabung dalam Gerakan Anti Korupsi Yogyakarta melakukan unjuk rasa di kantor DPRD DIY, Kamis (12/9/2019) siang. Massa aksi menolak dengan tegas Rancangan Revisi Undang-undang ...

Budaya

Zhong Qiu Jie 2019 Bakal Digelar di Kelenteng Poncowinatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan Tiong Ciu atau Zhong Qiu Jie yang dalam bahasa Indonesia akrab dengan sebutan Festival Kue Bulan, serta juga dikenal dengan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan yang di tunggu-tunggu warga Tiongkok ...

Politik

Indonesia Berduka, BJ Habibie Wafat

JAKARTA,BERNAS.ID - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Indonesia berduka telah kehilangan putra terbaiknya. Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie  menghembuskan nafas terakhirny, pada pukul 18.05 WIB, Rabu ( ...

DIY

Jokowi Dikirimi Nota Keberatan dari Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Santer kabar revisi UU KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di DPR RI dianggap banyak pihak melemahkan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Untuk itu, jejaring pusat kajian hukum dan antikorupsi perguruan tinggi seluru ...

Ekonomi

Bayar PBB di DIY Kini Bisa Lewat GoPay

YOGYA, BERNAS.ID - Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di DIY kini bisa dilakukan lewat e-wallet GoPay. Ini usai dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Bank BPD DIY dengan PT Tokopedia, dan PT Dompet Anak Bangsa (GoP ...

DIY

Tahun 2020, Masyarakat Diajak Sensus Penduduk Secara Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Menyikapi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Rapat Teknis Nasional untu ...

Lifestyle

Promosikan Pameran KriyaNusa 2019, Kominfo Ajak Netizen

JAKARTA, BERNAS.ID -  Guna mempromosikan gelaran Pameran KriyaNusa 2019 yang akan berlangsung pada tanggal 11 sampai dengan 15 September 2019 di Balai Kartini Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Temu Netize ...

Ekonomi

Mengenal Produk Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur yang Programnya Pakai Danais

YOGYA, BERNAS.ID - Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur merupakan program ekonomi pertama di DIY yang memakai dana keistimewaan (Danais). Program ini merupakan bentuk usaha Pemda DIY dalam mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan sosial d ...

DIY

Kapolda DIY Menari Tarian Sajojo Bersama Pelajar Papua

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejumlah siswa Papua menari Tarian Sajojo bersama Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri di perayaan Peringatan HUT Polisi Wanita (Polwan) ke-71 berlangsung meriah di halaman Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa ...

DIY

Hari Polwan ke-71, Polda DIY Sajikan Cerita Kolosal Cikal Bakal Polwan

SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan HUT Polisi Wanita (Polwan) ke-71 berlangsung meriah di halaman Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peringatan HUT Polwan kali ini mengangkat tema, "Dengan Semangat Promoter Pengabdian Polwan untuk Ma ...

Ekonomi

Fesyen Ramah Lingkungan, Potensial Dikembangkan di Jogja

JOGJA, BERNAS.ID- Kesadaran penggunaan bahan-bahan yang ramah terhadap lingkungan (environmental friendly) mulai banyak digaungkan di berbagai belahan dunia. Untuk itu, serat viscose (rayon) menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi bahan ba ...

Politik

Sukamta : Revisi PP PSTE Berpotensi Mengancam Digital Sovereignty

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah berencana merevisi PP No. 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) yang tidak mewajibkan data center terkait data swasta ditempatkan di dalam negeri.  Anggota ...

Hukum dan Kriminal

Untuk Bayar Karaoke dan Hutang, Nekat Gelapkan Mobil Rental

SLEMAN, BERNAS.ID- Pura-pura menyewa mobil pada sebuah rentalan di daerah Pangukan Tridadi Sleman, dua pemuda bernama Abdi (25), warga Temanggung, dan Mamat (22) warga Kebumen harus berurusan dengan kepolisian karena menggadaikan mobil sewa ...

Pendidikan

STMIK Mahakarya Menggelar PKKMB

 JAKARTA, BERNAS.ID - Dalam memperkenalkan Mahasiswa dan Mahasiswinya kepada lingkungan Kampus, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Mahakarya, Program Studi Informatika dan Sistem Informasi, mewajibkan seluru ...

Pendidikan

Pertama Kali, Sekolah Air Hujan Dibuka di Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Unik, nantinya, para siswanya tidak akan belajar tentang pelajaran-pelajaran yang biasa didapatkan di bangku sekolah, tapi di Sekolah Air Hujan ini nanti akan belajar tentang bagaimana memanen air hujan untuk memperoleh a ...

DIY

Rumah Data Sebagai Intervensi Pembangunan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Keberadaan Rumah Data Kependudukan seharusnya benar-benar menjadi sumber data yang valid. Karena dengan data yang akurat itulah diharapkan akan mampu memberikan arah kebijakan pemerintah dalam melakukan intervensi pe ...

DIY

Festival TIK Digelar di Yogyakarta untuk Angkat Potensi Industri Kreatif

YOGYA, BERNAS.ID – Festival Teknologi Infomatika dan Komunikasi (TIK) digelar pada tanggal 7-12 September di Loop Station Telkom Yogyakarta. Ini adalah acara yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Y ...

Pendidikan

Diskusi Fisipol UGM, Persoalan Papua Tak Sederhana, Banyak Kerepotan

SLEMAN, BERNAS.ID- Persoalan di Papua nyatanya tidak mudah untuk disederhanakan karena memiliki banyak kerepotannya tersendiri. Mulai dari urusan listrik, indeks kemajuan manusia yang rendah, tingginya kematian anak, dan penduduk asli yang ...

Budaya

Pertukaran Edukasi Musik Asia Tenggara Digelar di SEAMEX 2019

YOGYA, BERNAS.ID – Southeast Asia Music EducatIon Exchange (SEAMEX) yang ketiga, hari ini Jumat (6/9/2019) memulai kegiatannya di Jogja National Museum, Wirobrajan, Yogyakarta. Ini adalah kegiatan pertukaran edukasi musik kelas A ...

DIY

Di Jogja, Ibu Negara Bertanya Ini Kepada Para Taruna AAU

SLEMAN, BERNAS.ID- Jumat pagi (6/9), Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan ke Kota Gudeg ini untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba, hoaks, bullying, dan pornografi kepada taruna akademi TNI/Po ...

DIY

Ibu Negara Iriana Jokowi Pilih Kaos di Pasar Beringharjo

YOGYA, BERNAS.ID - Ibu Negara Iriana Joko Widodo, beserta istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, menyambangi Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Jumat (6/9/2019) pagi. Dengan berjalan kaki dari Kompleks Gedung Agung Yogyakarta ...

Daerah

Pangdam I/BB Sambut Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC

BELAWAN, BERNAS.ID - Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah memimpin upacara penyambutan purna tugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC di Dermaga Pelabuhan Pelindo I Belawan, Jalan Serma Hanafiah Belawan, Kamis (5/9/2019). Acara penyambuta ...

Hukum dan Kriminal

Modal Slip Transfer Palsu, Sukses Tipu 107 Juta

SLEMAN, BERNAS.ID- Bermodal slip transfer bank palsu, tiga teman sekampung, seluruhnya warga Bojong, Jawa Barat sukses menipu korbannya yang bernama Ho Min Lol (65), laki-laki, pemilik CV Karya Utama di Kasihan, Bantul hingga ratusan juta r ...

Pendidikan

Mahfud MD Tegaskan Disertasi Syahrur, Mahasiswa S3 UIN Meresahkan

SLEMAN, BERNAS.ID- Mahfud MD menganggap disertasi mahasiswa S2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bertajuk “Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital" tidak memiliki nilai moral dan meres ...

Pendidikan

Sri Sultan Hamengkubuwono X Dianugerahi Doktor Honoris Causa oleh UNY

SLEMAN, BERNAS.ID- Setelah satu setengah tahun persiapan, hari ini Kamis pagi (5/9), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menganugerahan gelar Doktor Honoris Causa pada Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam bidang Pendidikan Karakter di Auditori ...

Pendidikan

Industri Kuliner Penopang Terbesar Ekonomi Kreatif Indonesia

SLEMAN, BERNAS.ID- Tak dipungkiri, industri kuliner di Indonesia terus berkembang dengan bukti kontribusinya yang besar terhadap PDB ekenomi kreatif. Subsektor kuliner nyatanya telah memberikan kontribusi sebesar 41 persen dari total pendap ...

DIY

Hari Pelanggan Nasional, Adisutjipto Fasilitasi Penumpang dengan Lukis Karikatur

SLEMAN, BERNAS.ID- Ada yang berbeda di ruang Keberangkatan Bandara Internasional Adisutjipto. Beberapa penumpang tampak memadati stand yang hanya ada khususnya hari ini, Rabu 4 September 2019 dalam rangka Hari Pelanggan Nasional bertema, &q ...

Budaya

SEAMEX 2019 Digelar di Jogja Sebentar Lagi. Catat Tanggalnya!

YOGYA, BERNAS.ID - SEAMEX (Southeast Asia Music Education Exchange) kembali digelar untuk yang ketiga kalinya. Setelah di Malaysia dan Thailand pada tahun sebelumnya, kini giliran Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah. Event tahunan yang m ...

Hukum dan Kriminal

Tanah Rampasan Rp 19,95 M Diberikan KPK ke Pemda DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan barang rampasan negara pada Pemda DIY Rabu (4/9/2019). Dua bidang tanah dan bangunan di Langenastran dan Patehan Kraton Yogyakarta sitaan dari terpidana kasus Simulator SIM Ma ...

DIY

Sri Sultan Akan Dianugerahi Doktor Honoris Causa

SLEMAN, BERNAS.ID- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan menganugerahan gelar Doktor Honoris Causa pada Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam bidang pendidikan karakter. Pemberian gelar Doktor Honoris Causa ini akan digelar di Auditorium UNY ...

DIY

Warga Binaan Nikmati Konser Dangdut di Lapas Pakem

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74, Lapas Khusus Narkotika (Lapasustik) Kelas II A Pakem Sleman menggelar konser dangdut bersama warga binaan di lapangan upacara Lapas, Selasa siang 3 September 2019. Se ...

Politik

Sukamta : Wacana Sanksi Sri Mulyani, Tidak Tepat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menanggapi wacana sanksi dari Kemenkeu Sri Mulyani bagi peserta BPJS Kesehatan tidak bisa melakukan perpanjangan SIM maupun pendaftaran sekolah untuk anaknya, Anggota Banggar DPR RI Sukamta menganggap usulan ini tida ...

DIY

Korem 072 Yogyakarta Serahterima 8 Jabatan Baru

JOGJA, BERNAS.ID- Korem 072 Pamungkas Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan serah terima jabatan di Aula Korem. Ada delapan serah terima jabatan yang dilaksanakan di jajaran Korem 072, Selasa pagi 3 September 2019. Komandan Korem 072 P ...

Politik

Nuryadi Dari PDIP Ketua Sementara DPRD DIY 2019-2024

YOGYA, BERNAS.ID - Nuryadi dari PDI Perjuangan dan Huda Tri Yudiana dari PKS ditetapkan sebagai ketua dan wakil ketua sementara DPRD DIY periode 2019-2024. Beberapa tugas langsung menjadi tanggung jawabnya diantaranya memimpin rapat, mengin ...

Politik

55 Anggota DPRD DIY Dilantik, Tanpa Anggaran Jas Baru

YOGYA, BERNAS.ID - Sebanyak 55 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY periode 2019-2023 dilantik Senin (2/9/2019) pagi. Mereka dilantik tidak memperoleh seragam Pakaian Sipil Lengkap (PSL) berupa jas baru, karena Sekreta ...

DIY

Penambang Pasir, Warga Temanggung Tewas Tertimbun di Pakem

SLEMAN, BERNAS.ID- Nasib tragis dialami seseorang pekerja tambang pasir Jumarno (70), warga Ngadisepi, Kalipahing Temanggung, Jawa Tengah karena harus meregang nyawa dalam galian tambangnya di Kali Boyong, Dusun Kalireso, Candibinangun, Pak ...

Olahraga

Lari Halang Rintang Lanud Adisutjipto Diikuti Ribuan Pelari

SLEMAN, BERNAS.ID-Untuk yang kedua kalinya, Lanud Adisutjipto kembali menggelar lari halang rintang, Adisutjipto Urban Obstacle Run (AUOR) 2019 dengan total pelari sebanyak 2357 orang, Minggu pagi 1 September 2019. Mengusung tema "Go G ...

Budaya

Bawakan Lagu-lagu Queen, Westlife Tampil Maksimal di Borobudur

MAGELANG, BERNAS.ID -  Westlife Tampil maksimal dalam rangkaian tur konser dunia bertajuk "The Twenty Tour Westlife" di Candi Borobudur, Sabtu (31/8/2019) malam. Yang membuat Westlife tampil memikat salah satunya adalah karen ...