Mereka Secara Terbuka Mengaku Murtad dan Jadi Ateis. Apa Risikonya?

Penulis : Deny Hermawan
Editor : Paulus Yesaya Jati
05 Desember 2017

Muhammad Syed dan Sarah Haider (foto:Youtube)


Bernas.id  - Sepuluh tahun lalu, Muhammad Syed memutuskan murtad, keluar dari Islam. Padahal, pria kelahiran Amerika Serikat itu besar di Pakistan dan awalnya beriman pada Islam.

Namun pada tahun 2007, dia menyadari sesuatu. Ini membuatnya menjadi tidak percaya sama sekali terhadap Islam. Ia menjadi seorang eks-Muslim dan ateis.

Saat masih bocah, Muhammad tertarik pada astronomi, dan film ruang angkasa seperti Star Trek dan Star Wars.

Memasuki usia awal 20-an, dia kembali ke Amerika Serikat, hanya beberapa bulan menjelang serangan 11 September 2001. Saat Amerika Serikat melancarkan perang, dia bergabung dengan kelompok pengunjuk rasa antiperang.

Pada saat yang sama, beberapa kawannya yang keturunan Pakistan menjadi sangat konservatif.

"Ada seorang yang saya kenal waktu di sekolah menengah. Kami bersekolah di tempat yang sama. Kami orang yang serupa, dia juga liberal seperti saya waktu itu. Suatu waktu dia memanjangkan janggut hingga hampir setengah meter," kenang Muhammad, seperti dikutip dari BBC, Selasa (12/5/2017).

"Dia berbicara tentang siksa kubur. Dan dia mengatakan bahwa itu hal nyata yang sudah disaksikan langsung oleh orang-orang -sebuah cara berpikir yang bersifat takhayul."

"Sebagai orang yang memiliki latar belakang akademis dan menjalaninya, hal itu agak aneh. Maka selama sekitar setahun saya mempelajari agama."

Muhammad belajar Al-Quran, Hadis, dan naskah-naskah lain tentang Islam seperti Sirah Nabawiyah.

"Persepektif saya waktu itu, Islam itu humanis dan ilmiah -seperti yang disampaikan kepada kita semua," kata Muhammad Syed.

"Saya ingin memperlihatkan kepada teman saya bahwa perspektif dia adalah salah. Namun ketika saya menelusurinya, menjadi amat jelas bahwa cara pandangnya itu justru yang merupakan perspektif Islam yang sebenarnya. Dia benar dan saya salah," tambahnya.

Pada masa sekitar itu, Muhammad sempat makan malam bersama teman-temannya dan salah seorang di antaranya berhasil sembuh dari leukemia.

"Dia bersyukur pada Allah untuk pemulihannya. Namun benak saya berpikir tentang tingkat kemungkinan orang yang pulih dari leukemia, dan ada persentase pasti tentang itu."

"Saya pikir, 'bagaimana kita tahu pasti: apakah Tuhan yang menyelamatkan kita atau apakah kita masuk dalam persentase yang selamat secara umum?"

"Pada saat itulah saya tahu bahwa yang dikatakannya itu khayalan. Itu bukan hal yang nyata. Itu soal probabilitas."

"Dari sana saya berpikir, 'Saya menyadari bahwa semua itu tidak benar dan saya sudah menyadarinya sejak lama, dan saya sekadar tidak mengakuinya saja."

Lantas mengapa Muhammad memilih untuk tidak percaya?

"Itu bukan soal kita ingin atau tidak ingin beriman," kata Muhammad.

"Seperti Anda memahami persamaan Newton untuk gravitasi, jika Anda memahaminya maka Anda memahaminya. Sesudahnya, Anda tidak bisa lagi tidak memahaminya."

Muhammad menyebut keluarganya 'relatif liberal', khususnya ibunya, yang pikirannya sangat terbuka.

Jadi dia memutuskan untuk menyampaikan kepada keluarga bahwa dia sudah menjadi seorang mantan-Muslim. Tidak seketika, namun sekitar satu atau dua bulan kemudian.

"Mereka jelas terkejut dan terguncang," kenang Muhammad.

Baca juga Heboh, Beredarnya Foto Pertemuan Klub Ateis di Malaysia

Bagi sejumlah umat Muslim, keluar dari agama adalah kejahatan. Sebuah laporan tahun 2016 menyebutkan menjadi murtad, ateis atau tidak beragama -pada prinsipnya- diancam dengan hukuman mati di 13 negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Setelah menyadari dia tidak lagi beriman, Muhammad bersikap terbuka dengan mengatakan kepada teman-temannya tentang keyakinannya yang baru.

Dia akhirnya berkenal dengan mantan-Muslim lainnya, Sarah Haider.

Dalam sebuah acara, Muhammad berjumpa dengan Sarah Haider, seorang perempuan yang lahir di Pakistan dan dibesarkan di Texas. Dia menanggalkan Islam ketika berusia '15 atau 16 tahun.'

Sarah waktu itu juga belum pernah bertemu dengan mantan-Muslim yang lain.

"Ketika saya mengetahui Muhammad adalah ateis, saya tidak percaya."

"Saya pikir itu cuma bercanda. Ketika saya tahu bahwa memang dia ateis, saya sangat tercengang."

Sarah menggambarkan orang tuanya sebagai 'konservatif jika dibanding dengan orang tua Barat umumnya', namun tergolong liberal dibanding orang tua Muslim.

"Mereka tidak pernah menzalimi saya. Namun mereka juga tidak pernah gembira dengan pilihan saya ini. Saya ditekan dalam setiap langkah," kenangnya.

"Prosesnya panjang bagi mereka untuk memahami bahwa ini merupakan pilihan intelektual dan bahwa mereka perlu sedikit menghormati hal itu. Namun mereka akhirnya memahami -sementara banyak orang tua mantan-Muslim yang tidak begitu."

"Saya tahu ada mantan-Muslim yang sama sekali tidak berhubungan lagi dengan keluarganya, baik karena ketakutan akan mendpat kekerasan fisik maupun hukuman atau karena keluarga sudah membuang mereka."

Setelah saling bertemu, Muhammad dan Sarah memutuskan untuk berkenalan dengan mantan-Muslim lainnya.

"Sarah pikir tadinya dia hanya satu-satunya," kata Muhammad. "Kami berpikir mungkin ada yang lain lagi seperti kami."

Di beberapa negara, menjadi ateis atau tidak beragama, tergolong sebagai pelanggaran hukum.

Lewat obrolan sana sini dan forum internet, mereka membangun satu jaringan kecil yang tidak mengikat di kalangan mantan-Muslim dan mengambil langkah lebih lanjut: bertemu langsung.

Muhammad berupaya membujuk mereka lewat telepon. Namun ia tetap berhati-hati dan khawatir jika kaum Muslim radikal akan menemukan tempat berkumpulnya mereka dan menyerang.

"Amat menakutkan," kenang Sarah.

Pertemuan lainnya berlangsung di bar, cafe, dan restoran di kawasan Kota Washington. Ada yang sampai menempuh perjalanan enam jam untuk datang lalu menempuh perjalanan pulang enam jam lagi.

Beberapa orang ternyata menghadapi pengalaman sangat buruk karena mengaku murtad, dan hampir di setiap pertemuan ada yang menangis.

"Ketika kami melihat tingginya kebutuhan pertemuan, kami pikir perlu untuk melakukan lebih jauh lagi," kata Muhammad.

Mereka lantas memutuskan untuk memperluas pertemuan ke kota-kota lain. Pada musim gugur 2013, Muhammad dan Sarah menciptakan lembaga Mantan-Muslim di Amerika Utara atau Ex-MNA, yang secara terbuka menampung orang-orang murtad.

Empat tahun berjalan dan jaringan yang dikembangkan Muhammad dan Sarah -yang dikelola para sukarelawan dengan mengandalkan sumbangan- sudah memiliki sekitar 1.000 orang mantan-Muslim di 25 kota di Amerika Utara.

Terkadang ada yang menelepon saat tengah malam, ada pula yang mengaku ingin bunuh diri.

Ada yang mengatakan setelah mengaku kepada keluarganya bahwa dia murtad, dia ditodong pistol di kepalanya. Ada pula orang yang kemudian dipaksa untuk ikut ritual ruqyah atau semacam pengusiran setan.

Kemudian ada seorang pria yang karena khawatir akan keselamatannya sampai meninggalkan keluarga, yang kemudian malah menyewa detektif swasta untuk mencarinya sehingga dia harus berpindah-pindah sampai enam kali dalam waktu 18 bulan.

Kelompok Mantan-Muslim Amerika Utara, Ex-MNA, menawarkan bantuan lewat berbagai jalan.

"Jika mereka ingin berbicara, kami biasanya menghubungkan mereka dengan seseorang, dari kelompok usia yang serupa, orang yang lebih bisa memahami mereka," kata Muhamad.

"Sering kali diperlukan etnis yang sama. Jadi misalnya, orang Saudi kan bisa memahami orang Saudi lain dengan lebih baik. Di tempat kami ada orang dari sekitar 40 latar belakang etnis berbeda."

Ex-MNA juga menawarkan bantuan yang praktis.

"Ada seorang anak perempuan, yang orangtuanya tidak membolehkan dia sekolah. Dia belajar di rumah, dan karena ditentukan akan segera menikah jadi dia tidak tidak bisa melanjutan studi ke perguruan tinggi. Dia ingin lepas dari itu semua. Dia ingin memiliki kehidupan," jelas Muhammad.

"Kami berhasil menghubungkan dia dengan orang yang punya tempat dan sofa yang bisa dia gunakan. Tidak besar, namun bagi seseorang yang tidak punya apa-apa, itu besar sekali artinya."

Mereka jelas mendapat ancaman.

"Biasanya lewat email atau media sosial," terang Muhammad.

"Orang-orang yang memaki-maki di internet. Lalu ada orang yang melontarkan ancaman yang tampak serius. Sejumlah orang memang terbukti merupakan ancaman nyata."

"Saat pertama kali menelepon polisi. Mereka tidak memahami masalahnya sama sekali. Namun polisi menghubungkan kami dengan FBI dan mereka memahaminya."

Apakah Muhammad yakin dengan pilihannya?

"Tentu saja. Anda harus mengkaji risikonya. Anda harus menghitung apakah risiko itu sepadan atau tidak," jelas Muhammad.

"Namun tidak ada jalan lain. Harus ada yang mengambil peluang itu. Harus ada yang mewujudkannya."

Lantas kenapa Muhammad melakukannya? Dia bisa saja hidup ‘biasa-biasa saja’ dan hidupnya akan lebih mudah.

"Sejujurnya saya tidak melihat jalan lain. Tidak ada orang yang melakukan hal ini, bahkan di berbagai penjuru dunia lainnya," katanya.

"Kami berada di tempat yang tepat, waktu yang tepat, dan saya punya mentalitas yang tepat."

"Bisa saya katakan, memang begitulah saya dibesarkan. Jika ada yang menghadapi masalah, kita kan berusaha membantunya," tandas Muhammad.



SPP Mulai 200rb! Jadilah Bagian dari Kisah Suksesnya! Sejuta Sarjana Pengusaha Untuk Merah Putih
https://bernas.info/SejutaPengusahaSarjana

WA Group 34 Propinsi #ViralDesa https://bernas.info/WAgroup34propinsi


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Wacana

Polemik Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19

Oleh Wiastiningsih, WNI yang sedang kuliah di Tokyo. Sejak wabah Covid-19 terjadi akhir tahun 2019 di Wuhan dan meluas hampir ke seluruh penjuru dunia, semua lini kehidupan terdampak dan perlu beradaptasi agar kehidupan tetap berlangsung ...

UMKM

Cara Mendapatkan Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro dan Kecil

Para pengusaha mikro dan kecil akhirnya bernapas lega karena sejak 24 Agustus 2020, pemerintah sudah menyalurkan bantuan presiden (banpres) produktif bagi usaha mikro atau disebut Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM). Nilainya sebesa ...

DIY

Kini di Sleman ada Anjungan Mandiri Donor Darah

SLEMAN, BERNAS.ID - Seluruh anggota keluarga Palang Merah Indonesia Kabupaten Sleman melakukan aksi donor darah di GOR Pangukan, Tridadi, Sleman dalam memperingati HUT ke-75, Sabtu pagi (19/10/2020). Selain aksi kemanusiaan, PMI Kabupaten S ...

Kesehatan

Dilarang Dipakai, Ini Kelemahan Masker Scuba

SLEMAN, BERNAS.ID - Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher, dr Mahatma Sotya Bawono, M.Sc., Sp. THT-KL., menegaskan bahwa masker scuba tidak efektif dalam memberikan perlindungan terhadap penularan virus corona penyebab Co ...

DIY

Pemda Didesak Tingkatkan Perlindungan Dokter, Perawat dan Tenaga Kesehatan Lainnya

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Hasil kontak tracing terkini yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah DIY mendapatkan 53 kasus baru positif Covid-19 pada Jumat (19/9/2020), yang membuat total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi 2.037 kasus. ...

Nasional

Komite Penanganan Covid10 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Bahas Fokus Penanganan di 8 Propinsi Prioritas

JAKARTA, BERNAS.ID - Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mengadakan Rapat Pleno rutin mingguan pada Jumat 18 September 2020. Seperti dilansir dalam siaran pers KPC-PEN, rapat membahas tindak lanjut da ...

Ekonomi

Airlangga Hartarto Optimis Ekonomi Indonesia Akan Lebih Cepat Membaik

Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto meyakini dengan optimis bahwa ekonomi Indonesia akan semakin membaik, sejalan dengan progres optimalisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional.  Lebih detail Airlangga memaparkan i ...

DIY

Rinaldi di Mata Civitas UGM

SLEMAN, BERNAS.ID - Dosen Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Stedi Wardoyo menceritakan tentang sosok Almarhum Rinaldi Harley Wismanu yang ditemukan tewas termutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Sela ...

DIY

Satgas Covid-19: 70 Persen Kasus Positif di DIY Didominasi OTG

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 41 orang, Kamis (17/9/2020).  " ...

DIY

Pedestrian Malioboro Diharapkan Terwujud Tahun Depan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemda DIY kini sedang mematangkan dan memperkuat formulasi rencana uji coba kawasan semi pedestrian Malioboro mulai dari manajemen lalu lintas, pemenuhan kantong parkir, penataan sirip-sirip dan sebagainya pada ...

DIY

Empat Anggota Kena Covid-19, DPRD DIY Mengaku Tak Kendorkan Kinerja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Adanya kasus 4 orang positif Covid-19 di perkantoran di lingkup DPRD DIY merupakan pengingat yang penting, bahwa semua pihak harus bergerak serempak dalam menjalankan protokol kesehatan. Eko Suwanto selaku Ketua Komi ...

DIY

Kesaksian Orang-orang Dekat Rinaldi, Korban Mutilasi Kalibata City

SLEMAN, BERNAS.ID - Korban mutilasi, Rinaldi Harley Wismanu yang ditemukan di Apartemen Kalibata City Jakarta merupakan sosok pribadi yang baik dan penyayang. Hal ini diungkapkan oleh pamannya, Hutabarat yang merupakan suami dari adik Ibu A ...

Pilkada

Bawaslu Imbau Bapaslon Turunkan Alat Peraga Secara Mandiri

SLEMAN, BERNAS.ID - Bawaslu Kabupaten Sleman meminta KPU Kabupaten Sleman mengoptimalkan posko pelayanan pendaftaran pemilih selama proses pengumuman dan tanggapan masyarakat serta perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati d ...

DIY

Beras Bansos Kemensos Mulai Didistribusikan di Kota Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Bantuan beras dari Kemensos RI bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah didistribusikan di berbagai wilayah Kota Yogyakarta. Untuk mencegah kerumunan, pembagian dipecah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.& ...

DIY

DPRD DIY Konsisten Tak Mau Sebut Nama Anggota yang Positif Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana, menegaskan, sesuai aturan, DPRD DIY tidak diperkenankan menyampaikan ke publik nama empat anggota dewan yang positif Covid-19. Keterbukaan pejabat soal Covid-19 d ...

Kesehatan

Pentingnya Mengenal Kemampuan Diri Sendiri

Pada dasarnya, tidak ada manusia yang terlepas dari masalah. Baik dengan keluarga, teman kerja bahkan lawan interaksi sosial. Jika dianalisa lebih lanjut, semua masalah tersebut terkoneksi langsung dengan diri sendiri. Kebanyakan orang tida ...

Kesehatan

Hindari Penularan Covid-19 di Rumah, Luhut Minta Pemda Siapkan Ini

BERNAS.ID - Luhut Binsar Pandjaitan selaku Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu meminta pemerintah daerah (pemda) untuk membangun pusat-pusat karantina untuk isolasi kasus konfirmasi Cov ...

Gen Z

CLC disebut Anak Tiri dari Cube Entertaiment, Ini Penyebabnya.

Crystal Clear atau lebih dikenal sebagai CLC adalah sebuah girl group beranggotakan 7 orang yang berjalan di bawah naungan agensi Cube Entertaiment. CLC terbentuk dan didebutkan pada tahun 2015 dengan 5 orang anggota, hingga pada tahun 2016 ...

Gen Z

Blackpink Dituduh Meniru Lagu Legendaris Queen, Ini Fakta dan Kebenarannya.

Blackpink memang tak pernah sepi dari sensasi. Nama girl group asal Korea Selatan, Blackpink tentu tak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia, terutama para penggemar Kpop. Nama girl group yang diasuh oleh YG Entertaiment itu sendiri ...

Analisa Pilkada

Hari Ini Batas Perbaikan Berkas Bapaslon Bupati Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul meminta masing-masing tim bapaslon segera melakukan perbaikan kelengkapan dokumen bagi kandidat pilkada yang belum memenuhi syarat administratif. KPUD Gun ...

DIY

Di Sleman, Anak Ahmad Dhani Ungkap Cita-citanya Jadi Presiden di Tahun 2049

SLEMAN, BERNAS.ID - Ahmad Jalaluddin Rumi atau akrab disapa El Rumi mengatakan akan mencalonkan diri menjadi presiden di tahun 2049. Saat itu, ia mengatakan umurnya telah mencapai 50 tahun. Pernyataan ingin menjadi presiden ini, ia ungka ...

DIY

Istri Ketua DPRD DIY Meninggal Dunia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Cobaan kembali menimpa Ketua DPRD DIY Nuryadi. Sang isteri tercinta, Sulastri, meninggal dunia pada Rabu (16/9/2020) pukul 09.06 WIB, pada usia 58 tahun. Almarhumah meninggal di Rumah Sakit Bethesda akibat penyakit g ...

DIY

Empat Anggota DPRD DIY Positif Covid-19, Gedung Dewan Ditutup 3 Hari

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - DPRD DIY mengadakan tes swab kepada 32 anggotanya, Sabtu (12/9/2020) akhir pekan lalu. Hasilnya, ditemukan ada empat orang anggota dewan yang positif Covid-19. "Saya tekankan, positif Covid-19 bukanlah sebuah ...

Bernas TV

FSPRTMM : Rencana Revisi PP 109/2012 Akan Hambat Industri Tembakau

Yogyakarta, BERNAS.ID – Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM SPSI) meminta pemerintah untuk menunda penerapan regulasi terbaru pada Industri Hasil Tembakau (IH ...

Editorial

PSBB TOTAL LAGI UNTUK JAKARTA

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah mengeluarkan kebijakan untuk menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mulai 14 September 2020 untuk seluruh wilayah Jakarta, meskipun banyak pihak tidak setuju dengan keputu ...

DIY

Lift yang Dinaiki Putus Kabel, Ketua DPRD DIY Dilarikan ke Rumah Sakit

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ketua DPRD DIY Nuryadi mengalami kecelakaan saat menggunakan lift di kompleks kantornya pada Selasa (15/9/2020).  Nuryadi yang belum diketahui kondisinya akibat kecelakaan itu langsung dibawa ke rumah sakit untu ...

Lifestyle

Film Mulan Melawan Aktivis Hong Kong, Tagar #Boycott Mulan Trending Topic

Para penggemar film Disney mungkin tak akan asing dengan salah satu film dari serial Disney Princess, Mulan. Menceritakan tentang seorang perempuan muda bernama Mulan  yang tinggal bersama keluarganya di pedesaan yang indah. Semua paka ...

Ekonomi

Sri Sultan: Perekonomian Harus Tetap Bergerak Jika Tidak Ingin Alami Resesi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ekonomi global yang pada triwulan kedua 2020 telah terkontraksi cukup besar akibat pandemi Covid-19, pada triwulan ketiga juga diprediksi masih mengalami penurunan. Ditargetkan pada triwulan keempat perekonomian ...

Nasional

Presiden Lantik 20 Duta Besar

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo melantik 20 duta besar Republik Indonesia (RI) untuk sejumlah negara sahabat. Pelantikan para duta besar tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2020. Pengangkatan pa ...

Hukum dan Kriminal

Usai Layani Tamu, PSK Asal Solo Tewas di Hotel Kawasan Depok Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK), inisial DP (40) warga Solo, Jawa Tengah, ditemukan tewas usia melayani tamunya di sebuah hotel kawasan Depok Sleman sekira pukul 05.00 pagi, Minggu (13/9/2020). Pihak kepolisian masi ...

Ekonomi

Ekonomi Kota Jogja Kini Mulai Menggeliat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Aktivitas ekonomi di Kota Yogyakarta setelah sekitar satu semester terdampak pandemi COVID-19 dinilai mulai menggeliat. Meski demikian belum maksimal karena tidak terjadi secara merata di seluruh bidang usaha. &ld ...

DIY

BKKBN Ajak Keluarga di Sleman Cegah Covid-19, Dimulai dari Ketahanan Keluarga

SLEMAN, BERNAS.ID - Setiap perilaku anggota keluarga memegang peranan penting ketika beradaptasi dalam kebiasaan baru guna mencegah penularan Covid-19. Kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan akan memperkuat ketahanan keluarga.  Ke ...

DIY

Anggota DPRD DIY Agus Sumartono Meninggal Dunia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kabar duka datang dari instansi DPRD DIY. Anggota DPRD DIY dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Agus Sumartono meninggal dunia. Kabar berpulangnya tokoh yang biasa disapa Gus Ton itu disampaikan akun terkon ...

Kesehatan

Kegiatan Berkumpul Warga Picu Penyebaran Klaster Keluarga

SLEMAN, BERNAS.ID - Ancaman penyebaran Covid-19 dari klaster keluarga semakin meningkat. Munculnya klaster ini menunjukkan bahwa Covid-19 telah masuk ke satuan unit terkecil dalam masyarakat. Epidemiolog UGM, Bayu Satria Wiratama, SKed, ...

DIY

Jalan Kemasan Kotagede Ditutup Akhir Bulan Ini

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Akses Jalan Kemasan di Kota Yogyakarta akan ditutup selama pekerjaan fisik revitalisasi saluran air hujan atau drainase berlangsung. Penutupan dimulai dari sisi selatan pada akhir September 2020. “Penut ...

Pariwisata

Hotel di DIY Sudah Rasakan Imbas Rencana PSBB Jakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di DKI Jakarta mulai Senin (14/9/2020), sudah dirasakan dampaknya pada pelaku pariwisata di DIY khususnya di bidang perhotelan. Namun mereka menegaskan ...

Pariwisata

Pelaku Wisata Jogja Alami Nol Income, Perlu Bantuan Pemerintah

SLEMAN, BERNAS.ID - Pandemi Covid-19 membuat para pelaku wisata di Yogyakarta tak memiliki penghasilan (income) karena ada pembatasan-pembatasan kegiatan. Beberapa pelaku wisata pun banting stir ke pekerjaan lain untuk mengais rejeki. Mu ...

Kesehatan

MUI Sleman Periksa Kehalalan Ratusan Sampel Jajanan Sekolah, Ini Hasilnya

SLEMAN, BERNAS.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sleman dan Pusat Studi Hatren (Halalan Toyiban Riset and Education) UII Yogyakarta melakukan penelitian terhadap ratusan sampel jajanan dari sejumlah sekolah di Kabupaten Sleman. Sampel jaja ...

Analisa Pilkada

Perlu Perhatikan Perkembangan Kasus Covid-19, Jubir Satgas: Agar Tidak Terjadi Malapetaka

JAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta agar pemerintah daerah (Pemda) memperketat aktivitas politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Pilkada merupakan pesta demokrasi yang melibatkan ...

Analisa Pilkada

KPU Siapkan Peraturan Pelarangan Iklan Kampanye Melalui Media Sosial

JAKARTA, BERNAS.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini tengah mempersiapkan ketentuan yang melarang iklan kampanye pilkada pada media sosial. Hal ini terungkap dalam uji publik rancangan Peraturan KPU (PKPU) tentang perubahan a ...

Analisa Pilkada

72 Petahana Peserta Pilkada 2020 Mendapat Teguran Mendagri Karena Dinilai Langgar Protokol Kesehatan

JAKARTA, BERNAS.ID - Sebanyak 72 incumbent atau petahana dalam pilkada serentak 2020 mendapatkan teguran keras dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian karena dinilai telah melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Seb ...

DIY

Kurangi Penumpukan, Dishub Sleman Tambah Kuota 110 Kendaraan Per Hari

SLEMAN, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan menambah kuota pendaftaran uji berkala kendaraan setiap harinya untuk upaya penyelesaian uji berkala kendaraan yang tertunda akibat adanya pandemi Covid-19. Penambaha ...

Kesehatan

Tingkatkan Imunitas, Bupati Sleman Ajak Warga Giat Olahraga di Tengah Pandemi

SLEMAN, BERNAS.ID - Dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2020, Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengajak warga Sleman untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Sleman. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sl ...

DIY

Pemkot Yogyakarta Minta Kunjungan Kerja dari Wilayah Zona Merah Ditunda Dulu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemkot Yogyakarta meminta agar kunjungan kerja dari instansi lain di luar Yogyakarta khususnya yang berasal dari wilayah zona merah Covid-19 ditunda terlebih dahulu. Sebab Pemkot Yogyakarta sedang mengantis ...

DIY

Deklarasi Pemakaian dan Pembagian 300 Ribu Masker oleh Satpol PP DIY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Komisi A DPRD DIY, Satpol PP DIY dan BPBD DIY melakukan deklarasi pemakaian masker, Jumat (11/9/2020) di DPRD DIY. Usai deklarasi, sebanyak 300 ribu masker dibagikan kepada masyarakat secara bertahap oleh Satpol PP D ...

DIY

Realisasi Penyaluran Bansos Tunai di Jogja Meningkat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Realisasi penyaluran bantuan sosial tunai periode dua di Kota Yogyakarta yang dilakukan pada akhir Agustus mencapai 98 persen. Ini lebih tinggi dibanding realisasi penyaluran pada periode pertama sebanyak 95 per ...

DIY

Razia Masker, 3 Warga Diberi Sanksi Sosial

SLEMAN, BERNAS.ID - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Perijinan Modal, Dinas Sosial, dan Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) Bupati Sleman, Sri Purnomo, bersama Kasatpol PP Kabup ...

Analisa Pilkada

Banyak Bacakada Pilkada 2020 Positif Covid-19, Peneliti Perludem Beri 2 Usulan

JAKARTA,BERNAS.ID - Komisi Pemilihan Umum atau KPU menyebut sebanyak 60 bakal calon kepala daerah yang akan maju dipilkada 2020 dinyatakan positif Covid-19.  Bakal Cakada ini tersebar di 21 provinsi dari 32 Pro ...

DIY

Kasus Aktif Positif Covid-19 di DIY Tercatat 348

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penambahan kasus konfirmasi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (10/9/2020) sama seperti kemarin, yakni 50 orang. Total keseluruhan kasus konfirmasi atau kasus positif Covid-19 di DIY pun menjadi ...

Wacana

Kebijakan Minus “Penerangan”

Oleh : Sayfa Auliya Achidsti (pengamat kebijakan publik) Spekulasi perombakan (reshuffle) kabinet baru-baru ini hangat dibicarakan semua kalangan. Saking hangatnya, kini setiap kebijakan menteri, bahkan isyarat perilakunya seakan menjadi ...