Persekusi atau Perundungan dari Sudut Pandang Psikologi Sosial


07 Desember 2017

Juneman Abraham, Pakar Psikolog Sosial, Universitas Bina Nusantara (sumber foto: istimewa)

Bernas.id - Persekusi akhir-akhir ini kini menjadi kata yang identik dengan kekerasan, tak beradab, sadis, keji, dan bar-bar karena melakukan tindakan atas dasar amarah. Naluri liar tak berperikemanusiaan pun yang dikedepankan. Hukum pun menjadi tak dipedulikan. Meskipun polisi sudah berusaha keras meminimalisir, tapi tetap timbul aksi persekusi ini.  Bahkan dalam bentuk yang lebih sadis lagi. Antara lain membakar orang yang dituduh mencuri pengeras suara di salah satu mesjid di Jakarta.  Atau baru-baru ini ada persekusi yang dilakukan oleh Ketua RT dan RW karena menganggap ada orang yang melakukan perbuatan tak senonoh.

Sebelum marak persekusi akhir-akhir ini, pada Mei 2014, tindak persekusi pun juga pernah terjadi di Yogyakarta. Saat itu, sekelompok orang tidak dikenal melakukan penyerangan di rumah direktur Galang Press, Julius Felicius, Kamis (29/5/2014) malam sekitar pukul 21.30 WIB di Ngalik, Sleman, yogyakarta. Ketika itu, rumah Julius sedang mengadakan acara doa bersama, tiba-tiba 8 orang tak dikenal, datang dan mengobrak-abrik motor yang terparkir di rumah Julius dengan beringas. Julius yang sedang berada di kantor pun mendengar rumahnya diserang langsung pulang ke rumah. "Saat itu saya sedang ada di kantor dan langsung pulang ke rumah," ujar Julius.

Setiba di rumahnya, Julius pun langsung di keroyok oleh 8 orang tersebut dan dipukul menggunakan besi panjang di bagian bahunya. Akibatnya, Julius menderita luka di bagian bahu hingga berdarah. Selain melakukan pengrusakan rumah, para pelaku juga menganiaya Michael Aryawan wartawan Kompas TV yang sedang meliput kejadian tersebut.

Ketika dihubungi Bernas, Senin (20/11), Juneman Abraham, Pakar Psikolog Sosial, Universitas Bina Nusantara menyebut perundungan (persekusi-red) sebenarnya sudah berlangsung lama. "Marak"-nya perundungan lebih merupakan fakta statistik berkat kesadaran yang meninggi pada masyarakat, yakni kesadaran untuk mengenali, mendeteksi, mencegah, melaporkan, dan menangani perundungan.

Simak Uraiannya:

Penyebab terjadinya perundungan ada bermacam-macam. Misalnya, dalam penelitian saya bersama Mutiara Pertiwi yang diterbitkan di Jurnal Sosiokonsepsia (2012) milik Kementerian Sosial, kami menemukan bahwa pola asuh berhubungan dengan kecenderungan seseorang menjadi pelaku dan/atau korban perundungan. Pola asuh otoriter membentuk kecenderungan anak menjadi pelaku pembulian, sedangkan pola asuh otoritatif membawa anak untuk tidak terlibat baik sebagai pelaku maupun korban perundungan. Masih banyak faktor lain, seperti faktor psikologis (misal, rendahnya empati, sejarah diri sebagai korban/pelaku kekerasan, humor yang abusive, kepribadian yang tidak adaptif), dan faktor psikososial (misal, saksi/penonton perundungan yang tidak asertif atau bahkan tidak peduli akan menyuburkan perundungan, pengentalan identitas sosial tanpa dibarengi berpikir-kritis).

Struktur dan sistem sosial secara luas juga dapat berperan. Sebagai contoh adalah "kultur perundungan" atau pun "kultur yang mengarah pada perundungan" dengan berbagai bentuknya. Saat saya menjawab wawancara ini, belakangan ini dalam beberapa WhatsApp group yang saya ikuti, saya memperoleh sebuah meme yang bunyinya sebagai berikut: "Untuk Bapak/Ibu 'Guru' yang sedang membuat soal UAS, 'Barangsiapa yang mempersulit orang lain, maka Allah akan mempersulitnya pada hari kiamat'" 

Meme tersebut menceritakan pada kita tiga buah hal sehubungan dengan perundungan. Pertama, adanya persepsi di kalangan siswa bahwa mereka 'dirundung' oleh gurunya melalui soal ujian. Kedua, meme itu sendiri merupakan wujud 'perlawanan' siswa/mahasiswa terhadap otoritas (guru/dosen) yang disebarluaskan secara masif, dibuat anonim, dan menyerang secara tidak langsung (tidak menyebut nama tertentu). Ketiga, media sosial sebagai saluran penyebaran meme telah menjadi wilayah "penempatan dan pertarungan kekuasaan/kekuatan" tersendiri, yang khususnya dimanfaatkan oleh generasi milenial dan melek-teknologi dengan berbagai kreativitasnya. Memang, tidak sedikit kita membaca berita tentang hubungan antara guru/dosen dan mahasiswa yang diwarnai oleh "adu kekuatan" semacam ini, bahkan ada yang berujung pada pembunuhan (terhadap dosen) dan juga bunuh diri (oleh siswa/mahasiswa). Inilah sesungguhnya dinamika perundungan masa kini.

Kultur perundungan juga terjadi saat warga merasa dipesulit saat mengurus surat-surat di kantor-kantor administrasi Pemerintah. Ada sebuah ungkapan di masa lalu ketika istilah KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) semakin populer, yakni "Jika bisa dipersulit, mengapa harus dipermudah? Kita saja dulu sulit, mengapa sekarang mereka harus mudah?". Kita melihat juga melalui media sosial betapa marahnya Ibu Risma, Walikota Surabaya, mendapati kenyataan bahwa warganya kesulitan mengurus KTP elektronik di sebuah kantor pemerintah di wilayahnya. Saya menyebut ini sebagai sebuah contoh dari perundungan birokratik, yang harus dijawab secara tuntas dan tandas oleh reformasi birokrasi.

Jelas akibatnya bagi korban perundungan yaitu penderitaan fisik, batin, dan sosial. Secara psikologis, harga diri dan perasaan kontrol diri mengalami gangguan yang serius. Secara sosial, ada kerentanan untuk dikucilkan dan melakukan balas dendam namun bersifat pemindahan (displacement), yakni merundung orang lain lagi yang lebih lemah. Semuanya berujung pada ketidakbahagiaan sebagai manusia dan pengosongan potensi manusia. Sementara itu, pelaku perundungan rentan untuk terus-menerus melestarikan perilakunya dengan peningkatan kadar yang semakin serius. Intinya adalah pelaku ingin terus meningkatkan kekuasaan dan kenikmatan (termasuk popularitas di kalangan sebaya) yang diperoleh dari perundungan demi perundungan. "Mabuk kekuasaan" dalam sejumlah studi juga berhubungan dengan penyalahgunaan miras dan perilaku seksual eksesif.

Kasus-kasus negatif di atas dipelajari oleh generasi berikutnya. Menurut hemat saya, ada tiga pangkal masalah di sini, yakni: Pertama, penggunaan kekuatan/kekuasaan yang tidak bijaksana. Kedua, ketidakterampilan menyelesaikan masalah secara beradab. Ketiga, penggunaan media sosial yang tidak dilandasi dengan kesadaran tanggung-gugat.

Dengan mewabahnya penggunaan media sosial, saya menduga bahwa perundungan maya dan perundungan yang berlanjut dari situasi dunia maya akan menjadi dominan pada zaman ini. Kesadaran tanggung-gugat, yang berarti siap menghadapi gugatan baik perdata maupun pidana, perlu dibangun sebagai salah satu solusi untuk meminimalisasikan perundungan. Yang harus siap menghadapi gugatan bukan hanya pelaku tetapi juga orang-orang terkait di sekitar pelaku (misalnya, admin serta komunitas dari Group WhatsApp/Telegram). Jangan sampai terjadi orang yang merundung melalui media sosial malah mendapat 'reward' (berupa 'like', teks sorakan, dan sejenisnya). Instrumen dan penegakan hukum yang bersifat anti-perundungan merupakan bagian dari membangun kesadaran tanggung-gugat. Media sosial juga perlu memperlengkapi teknologinya untuk mendeteksi dan mencegah perundungan melalui teks, gambar, maupun video.

Hal di atas tidak berdiri sendiri karena harus dibarengi dengan kebijaksanaan ketika seseorang atau sekelompok orang sedang memiliki kekuatan atau berada di posisi yang berkuasa. Harus disadari bahwa kekuatan/kekuasaan ada di mana-mana sekalipun di media sosial yang tampaknya egaliter dan demokratis. Kebijaksanaan yang saya sebut itu tidak bisa ada dengan sendirinya, melainkan memerlukan edukasi atau pendidikan mengenai hakikat kekuasaan/kekuatan. Kuat dan/atau berkuasa dalam hal ini bukan hanya berarti kuat secara fisik atau banyak secara jumlah (mayoritas) atau memiliki follower lebih besar. Posisi-posisi dan peran-peran sebagai pejabat publik, orangtua, manajer, guru besar, ketua kelompok, dokter, psikolog, pemuka agama, dan sebagainya, adalah kental dengan kekuatan/kekuasaan. Banyak profesi dan peran yang memuat kekuasaan. Dalam hal ini, terminologi demokrasi yakni "check and balances" terhadap kekuasaan wajib diterapkan pada berbagai tingkat, baik struktural, kultural, maupun antarpribadi. "Audit kekuasaan" baik terhadap pejabat publik, orangtua, guru/dosen, pemuka masyarakat, ketua kelompok, dan sebagainya, merupakan usulan dari saya yang perlu dipikirkan mekanismenya untuk diimplementasikan di berbagai lini. Bagaimana kita mengaudit ketua kelompok? Siapa auditornya? Apa saja ukuran auditnya? Dan sebagainya. Saya berpendapat bahwa apabila kekuasaan tidak diaudit dan direfleksikan serta dikembalikan ke makna asalinya, yaitu pengembangan potensi menjadi aktualitas, maka kekuasaan akan cenderung korup dan disalahgunakan untuk merendahkan, menekan, dan mengecilkan orang atau pihak lain, sebagaimana terjadi pada perundungan, terlebih pihak lain yang berbeda identitas sosialnya, seperti terjadi pada persekusi.

Tetapi jika kekuasaan diperlakukan sebagai alat untuk mempengaruhi berbagai hal yang perlu agar orang lain dan masyarakat menjadi semakin sempurna (memenuhi potensi dirinya, secara eksistensial maupun secara etis), maka perundungan tidak akan mendapat tempat yang subur. Yang menjadi fokus adalah pertumbuhan dan perkembangan bersama, sehingga menginspirasikan cara-cara atau keterampilan menyelesaikan masalah yang menusiawi, bukan menuruti insting primitif/hewaninya, termasuk di dalamnya buka ruang untuk saling memaafkan dan rekonsiliasi. Mengapa hal yang terakhir itu penting? Pengkajian saya terhadap konsep Yurisprudensi Terapeutik di Jurnal Kajian Ilmiah Bhayangkara Jakarta Raya menunjukkan bahwa proses hukum dapat menghadirkan ekses penderitaan psikologis yang tidak perlu bagi pihak-pihak yang terlibat. Lagi-lagi, dalam menyelenggarakan sebuah prosedur keadilan, dibutuhkan kebijaksanaan. Kita tidak hendak mempertentangkan hukum dengan psikologi dalam menangani perundungan.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Lilik Gantikan Nazar Amien Rais untuk Jalan Kaki Jogja-Jakarta

JOGJA, BERNAS.ID- Alih-alih menggantikan nazar Amien Rais, pemuda asal Blora bernama Lilik Yuliantoro (29) nekat berjalan kaki dari Yogyakarta menuju Jakarta mulai hari ini, Senin (22/7). Ia mengaku mengetahui nazar Amien Rais yang akan ber ...

Kesehatan

Menkes Sepakat Jogja Sebagai Model untuk Pelayanan Lansia

SLEMAN, BERNAS.ID-Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Moeloek mengatakan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki lanjut usia (lansia) dengan harapan hidup tertinggi. Untuk itu, ia mengunjungi pelayanan geriatri dan poliklinik khusus lansia d ...

Lingkungan

Gempa 6,5 SR Warga Kampung Jagalan Beji Berhamburan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Warga Kampung Jagalan Beji, Kelurahan Purwokinanti, Kecamatan Pakualaman, Kota Yogyakarta berhamburan lari keluar rumah, ketika gempa bumi berkekuatan 6,5 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer dibawah permukaan ...

Budaya

Pameran Matahari3, Hadirkan Karya 3 Maestro Perempuan Indonesia

SLEMAN, BERNAS.ID - Tiga perempuan seniman perupa Indonesia yang mewakili tiga generasi, Kartika Affandi, Dyan Anggraini dan Nunung WS memamerkan karya-karya mereka di Museum Seni Rupa Affandi, Jalan Laksda Adisutjipto, Depok, Kabupaten Sle ...

Pendidikan

Para Pencari UFO Indonesia Siap Canangkan Hari UFO Nasional di Yogyakarta

YOGYA, BERNAS.ID - Konferensi Internasional Search for Extra-Terrestrial Intelligence (SETI) tahun ke – 4 bakal digelar pada Sabtu (20/7) dan Minggu 21 (21/7) di dua tempat di Yogyakarta yakni Lembaga Indonesia Perancis IFI – LI ...

Hukum dan Kriminal

Gara-gara Ngumpet di Sawah, Dua Pencuri Ketangkap Warga

SLEMAN, BERNAS.ID- Kedua pencuri ini menemui nasib sial ketika berhasil ditangkap warga Dusun Tanjung, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan setelah terlebih dahulu terjadi kejar-kejaran dengan korban pencuriannya Arif Rahmad Romadhon (34) ...

Hukum dan Kriminal

Polda DIY Sebut 3 Hari ke Depan, Bisa Tangkap Pelaku Pembunuhan Warga Timor Leste

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY menyatakan kebenaran data bahwa identitas mayat laki-laki yang terbungkus selimut di jurang, Jalur Cemoro Sewu, Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Jumat, 14 Juli 2019 lalu merupakan Joao Bosco Baptista Colo Batan, wa ...

Hukum dan Kriminal

KPK Gandeng Muhammadiyah untuk Berantas Korupsi

YOGYA, BERNAS.ID - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengadakan acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara diselenggarakan pada Kamis (18/7/2019) di Kantor PP Muhamma ...

Hukum dan Kriminal

Di Sukamiskin, Setnov Diawasi CCTV 24 Jam

JOGJA, BERNAS.ID- Dikabarkan terpidana korupsi Setya Novanto (Setnov) kembali menempati selnya di Rutan Khusus Koruptor Sukamiskin setelah mendapat sanksi dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, sejak Jumat malam 14 Juni 2019 lantaran ke ...

Hukum dan Kriminal

Pakai Mesin Sedot, 10 Penambang Pasir Ilegal Ditahan Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID-Polda DIY menangkap 9 warga Kulonprogo dan 1 warga Bantul karena melakukan praktek penambangan pasir dengan mesin sedot di Sungai Progo, wilayah Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta. Kesepuluh orang tersebut diamankan aparat ...

Hukum dan Kriminal

Remas Payudara, Pedagang Cilok Ditahan Polisi

JOGJA, BERNAS ID- Gara-gara dikejar dan diteriaki korbannya, pemuda yang bekerja sebagai pedagang cilok keliling berinisial US (29) warga Jember, Jawa Timur harus mendekam di Polsek Kraton Yogyakarta. US digelandang ke kantor polisi lant ...

DIY

Kekayaan Intelektual Perlu Didaftarkan Agar Tak Diakui Pihak Lain

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Pemerintah Daerah lstimewa Yogyakarta dalam mensinergikan potensi dan tugas pokok untuk melaksanakan Sistem Kekayaan I ...

DIY

Gempa Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Jawa

YOGYA, BERNAS.ID - Pakar Tsunami dari Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko menyebut, gempa megathrust dengan magnitudo 8,8 berpotensi terjadi di selatan Pulau Jawa dan bisa menyebabkan timbulnya gelombang tsunami dengan ...

Ekonomi

Menteri Bambang Berbagi Strategi Indonesia Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

NEW YORK, BERNAS.ID -  Pemerintah Indonesia telah berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi satu digit, dari 15,4 persen populasi yang hidup di bawah garis kemiskinan pada 2008, menjadi 9,66 persen pada September 2018. Indeks Jurang ...

Hukum dan Kriminal

Gelapkan 20 Mobil, Pria Pandowoharjo Sleman Ini Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit Reskrim Polres Sleman berhasil menangkap pelaku tindak pidana penggelapan 20 unit mobil rental berinisial YW (32) warga Pandowoharjo Sleman. YW menggelapkan puluhan mobil rental dalam kurun waktu 4 bulan terakhir. ...

Olahraga

Lari Halang Rintang AUOR 2019 Lanud Adisutjipto Siap Digelar

SLEMAN, BERNAS.ID - Lanud Adisutjipto kembali menggelar lari halang rintang, Adisutjipto Urban Obstacle Run (AUOR) 2019 pada tanggal 1 September 2019 nanti. Event olahraga halang rintang ini diselenggarakan untuk yang kedua kalinya setelah ...

Ekonomi

Belum Banyak Koperasi di Jogja yang Manfaatkan Teknologi Informasi

YOGYA, BERNAS.ID - Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta memaparkan bahwa belum banyak koperasi di kota tersebut yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung manajemen pengelolaan sehari-hari. “M ...

Olahraga

Peserta Sleman Temple Run Antusias Ikuti Lari Lintas Candi

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman sukses menyelenggarakan salah satu event lari terbesar Sleman Temple Run (STR) 2019. Event lari yang diikuti 808 peserta ini dipusatkan di Kawasan Wisata Candi Banyunibo pada har ...

Politik

Prabowo dan Jokowi Bertemu, Dua Tokoh Nasional Angkat Bicara

SLEMAN, BERNAS.ID- Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais belum bisa memberikan komentarnya terkait pertemuan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi di Stasiun MRT tadi siang, Sabtu siang 13 Juli 2019. Terkait p ...

Politik

Bertemu Prabowo, Presiden Jokowi: Tidak Ada Lagi "Cebong" dan "Kampret"

JAKARTA, BERNAS.ID - Kontestasi pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden 2019 telah berakhir. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah resmi menetapkan pasangan Joko Widodo-K.H. Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pe ...

DIY

Pemprov DIY Dukung Raperda Inisiatif Pengelolaan Sumber Daya Air

YOGYA, BERNAS.ID - Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X  membacakan pendapat dari Gubernur DIY atas Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air di Gedung DPRD DIY, Jumat (12/7/2019). Ia menegaskan dukungan akan inisiatif DPRD dalam menyu ...

Lifestyle

Pejabat Pemkot Jogja Ber-fashion Show di Pameran Gaya Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta terus berkomitmen dalam memajukan dan mengembangkan berbagai potensi industri kreatif khususnya dari pelaku usaha kecil mikro di Kota Yogyakarta. Hal ini dibuktikan Pemkot Yogyakarta den ...

Daerah

354 Jemaah Calon Haji Asal Kota Yogyakarta Diberangkatkan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sebanyak 354 calon jemaah haji Kota Yogyakarta yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 21 SOC diberangkatkan dari Balaikota Yogyakarta menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jum’at (13/7/2019). Kepala ...

DIY

Pemkot Jogja Siapkan Aturan Pengurangan Penggunaan Plastik

YOGYA, BERNAS.ID- Pemerintah Kota Yogyakarta sedang menggodok aturan terkait gerakan pengurangan penggunaan plastik. Ini akan dimulai di seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah termasuk kelurahan dan kecamatan. ...

Hukum dan Kriminal

Residivis Bambung Tak Kapok untuk Mencuri

SLEMAN, BERNAS.ID- Sedang menjalani cuti bersyarat dari Rutan Wirogunan, Bambang Suradi (41) alias Bambung tidak kapok lagi untuk melakukan tindak pidana pencurian. Sebelumnya, residivis ini pada tahun 2014 dan 2016, juga pernah dipenjara d ...

Hukum dan Kriminal

Produsen dan Penjual Mihol Merek Palsu Tanpa Izin Edar Diringkus

SLEMAN, BERNAS.ID- Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY meringkus pria berinisial RD (31) warga Caturtunggal, Depok, Rabu (3/7) karena menjadi produsen sekaligus penjual minuman beralkohol (mihol) tanpa izin ...

DIY

BBLM Yogyakarta Tutup Pelatihan 68 Catran untuk Dikirim ke Kalimantan

SLEMAN, BERNAS.ID- Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan penutupan kegiatan pelatihan berbasis kompetensi untuk 68 calon transmigran (catran), sekaligus pengarahan dan perkenalan kepala ...

Pariwisata

Yogyakarta Akan Menjadi Tuan Rumah ICBM

BANTUL, BERNAS.ID - Untuk kesepuluh kalinya, Indonesia Corporate Business Meeting (ICBM) yang merupakan kerja bareng Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Proevent, akan digelar di Yogyakart ...

Politik

Presiden Jokowi Minta Polri Tingkatkan Profesionalitas

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo bertindak selaku inspektur upacara dalam Peringatan ke-73 Hari Bhayangkara yang digelar di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2019). Ribuan personel gabungan dari TNI dan Polri, se ...

DIY

Hari Bhayangkara ke-73, Sultan Harap Polri Tingkatkan Prestasi

SLEMAN, BERNAS.ID -Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono  (HB) X menjadi inspektur upacara dalam upacara hari Bhayangkara ke-73. Upacara diikuti jajaran TNI Polri dan instansi lainnya di halaman Mapolda DIY, Condongcatur, Depok, Slema ...

Ekonomi

Ada 6.645 Lowongan Kerja di Job Fair Pemkot Jogja 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Dinas Koperasi, UKM dan Nakertrans Kota Jogja membuka kesempatan kerja pencari kerja dengan menggelar Job Fair. Acara digelar Rabu (10/7) sampai Jumat (12/7/2019) di LPP Jogja, Jalan Urip Sumoharjo. "Semoga bisa m ...

DIY

BBM Solar Bersubsidi Diselundupkan dengan Dokumen Palsu

SLEMAN, BERNAS.ID- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY mengungkap tindak pidana penyalahgunaan peredaran bahan bakar minyak (BBM) solar subsidi dengan dokumen palsu untuk dijual ke perusahaan. Pengungkapan tersebut ...

Hukum dan Kriminal

Mahasiswi 22 Tahun Jalani Praktek Prostitusi Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Sleman membongkar praktek prostitusi online yang melibatkan seorang mahasiswi berinisial AA yang masih berumur 22 tahun, warga Jambi. Humas Polres Sleman, Iptu Edy Widaryant ...

Hukum dan Kriminal

Operasi Pekat, 90 Tersangka Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Selama melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Progo 2019 dari tanggal 24 Juni sampai 3 Juli 2019 lalu, Polda DIY bersama Polres jajarannya berhasil mengungkap 46 kasus dengan 90 tersangka. Dari jumlah itu, di ...

Politik

Fadli Zon Tolak Rekonsiliasi

YOGYA, BERNAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai tidak perlu dilakukan rekonsiliasi usai pemilu 2019. Dirinya berharap kasus-kasus beraroma politik yang menimpa beberapa tokoh dihentikan. “Menurut saya re ...

Kesehatan

Ratusan Anak di Sleman Bersatu Lawan DBD

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anak SD se-Kecamatan Sleman mengikuti Jambore Tanggap Bocah (TABO) yang diadakan Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan di Lapangan Pemda Sleman, Senin 8 Juli 2019. TABO (Tanggap Bocah) merupakan juru pemanta ...

Budaya

Konser di Prambanan, Yanni Sebut Orang Indonesia yang Termanis

KLATEN, BERNAS.ID - Komposer, musisi, sekaligus produser musik asal Yunani, Yanni, melangsungkan tur konser “25th Anniversary Acropolis” pada even musik Prambanan Jazz Festival 2019 di Komplek Taman Wisata Candi Prambanan, Sabtu ...

Budaya

Alex Mercado Pamer Kelincahan Jari di Prambanan Jazz 2019

KLATEN, BERNAS.ID - Pianis asal Meksiko Alex Mercado berhasil tampil memukau dalam perhelatan hari pertama Prambanan Jazz 2019, Jumat (5/7/2019) petang. Meski tampil seorang diri, ia berhasil membuat semarak suasana memasuki malam di Candi ...

DIY

Warga Desa Jurangjero Sambut Gembira Bantuan Air Bersih

JOGJA, BERNAS.ID- Bencana kekeringan yang melanda Gunungkidul tengah memasuki bulan ketiga. Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, memasuki bulan Juni 2019 tercatat sebanyak 14 kecamatan sedang mengalami keker ...

Pendidikan

Simpangsiur Pengumuman PPDB, Disdik Sleman Verifikasi Ulang Data

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman mengakui adanya kendala pada sistem perangkingan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMP sehingga ada nama calon siswa yang seharusnya diterima, tapi tidak m ...

Budaya

Alex Mecardo Siap Tampil dengan Aransemen Bernuansa Meksiko di Prambanan Jazz 2019

YOGYA, BERNAS.ID -- Konser Prambanan Jazz 2019 dijadikan media diplomasi budaya antara Indonesia dan Meksiko. Alex Mecardo, musisi dunia asal Meksiko, akan tampil dalam Special Show di event tersebut, membawa penonton terpesona dengan arans ...

DIY

Antisipasi Kekeringan, Sleman Lakukan 3 Hal

SLEMAN, BERNAS.ID- Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan sudah menyiapkan antisipasi siklus kekeringan yang kerap terjadi di daerah Prambanan bagian atas. Saat ini sedang diupayakan inventarisasi sumber-sumber mata air dan penanaman bibit- ...

DIY

Kapolda DIY Menilai Aiptu Ifanudin Layak Menjadi Perwira

SLEMAN, BERNAS.ID-Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun bersama dengan Kapolda DIY, Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri melakukan silaturahmi di Balai Desa Ambarketawang Kecamatan Gamping, Sleman. Tujuannya, meninjau langsung potensi masyarakat dan ko ...

Hukum dan Kriminal

Komplotan Spesialis Minimarket Diringkus

SLEMAN, BERNAS.ID- Tiga pencuri spesialis minimarket lintas provinsi berinisial NK (38) warga Banten, AS (43) warga Tangerang, dan HS (31) warga Bekasi ditangkap petugas Satreskrim Polres Sleman. Komplotan ini mengaku telah beraksi di 18 TK ...

DIY

Dirut KAI Lepas Puluhan Peserta Fun Bike di Sarkem

YOGYA, BERNAS.ID  - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro melepas puluhan peserta acara fun bike di area Loko Coffee Jalan Pasar Kembang (Sarkem) Kota Yogyakarta , Selasa (2/7/2019). Fun bike ini merupakan rangka ...

DIY

Seminar Pendidikan Kedinasan Tingkatkan Sumber Daya Manusia

SLEMAN, BERNAS.ID - Pusat Pendidikan dan Pelatihan Jalan, Perumahan, Permukiman, dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan seminar ...

Pariwisata

JITM 2019, Industri Pariwisata DIY Tawarkan Paket Wisata Budaya

SLEMAN, BERNAS.ID - Dalam ajang Jogja Internasional Travel Mart (JITM) 2019, sebanyak 70 stan seller akan mempromosikan paket wisata beserta produk dan jasanya kepada 123 buyer dari 27 negara dalam agenda table top atau tatap muka bisnis to ...

DIY

344 Personil Polda DIY Naik Pangkat

SLEMAN, BERNAS.ID- Bertepatan dengan Hari Bhayangkara ke-73, sebanyak 344 personel Polri  yang bertugas di kepolisian daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Terdiri& ...

DIY

Dandim 0729/Bantul Geruduk Mapolres Bantul

BANTUL, BERNAS.ID - Komandan Kodim (Dandim) 0729/Bantul, Letkol Kav Didi Carsidi bersama beberapa Perwira Seksi Kodim 0729/Bantul menggeruduk Mapolres Bantul, Senin (1/7/2019). Kunjungan Dandim dan staf kali ini bukan dalam urusan pekerj ...

Hukum dan Kriminal

Langgar Wasiat Ayah, Apes Ditangkap Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Tak mematuhi wasiat Almarhum Ayahnya agar tak melakukan aksi pencopetan di Daerah Istimewa Yogyakarta, nasib apes dialami perempuan berinisial DP (26), warga Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Menurut pengakuan DP, i ...