Hasil Polling pilkada.bernas.id : Suharsono - Totok Sudarto : 3514 * Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo : 3315 * Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa : 1639 * Sri Muslimatun - Amin Purnomo : 1403 * Danang Wicaksana - Agus Cholik : 544 * Sutrisno Wibowo - Mahmud Ardi Widanto : 70397 * Bambang wisnu - Benyamin Sudarmadi : 141239 * Imawan Wahyudi - Martanti Soenar Dewi : 20761 * Sunaryanto - Heri Susanto : 69641 * Sri Mulyani - Yoga Hardaya : 356 * Arif Budiyono - Harjanto : 374 * Aji Setyawan - Windarti Agustina : 109 * One Krisnata - Muhammad Fajri : 437 * Muchammad Nur Aziz - KH M Mansyur : 349 * M Said Hidayat - Wahyu Irawan : 52 * Kotak - Kosong : 195 *

Persekusi atau Perundungan dari Sudut Pandang Psikologi Sosial

Penulis : Aloysia Nindya Paramita
Editor : Paulus Yesaya Jati
07 Desember 2017

Juneman Abraham, Pakar Psikolog Sosial, Universitas Bina Nusantara (sumber foto: istimewa)


Bernas.id - Persekusi akhir-akhir ini kini menjadi kata yang identik dengan kekerasan, tak beradab, sadis, keji, dan bar-bar karena melakukan tindakan atas dasar amarah. Naluri liar tak berperikemanusiaan pun yang dikedepankan. Hukum pun menjadi tak dipedulikan. Meskipun polisi sudah berusaha keras meminimalisir, tapi tetap timbul aksi persekusi ini.  Bahkan dalam bentuk yang lebih sadis lagi. Antara lain membakar orang yang dituduh mencuri pengeras suara di salah satu mesjid di Jakarta.  Atau baru-baru ini ada persekusi yang dilakukan oleh Ketua RT dan RW karena menganggap ada orang yang melakukan perbuatan tak senonoh.

Sebelum marak persekusi akhir-akhir ini, pada Mei 2014, tindak persekusi pun juga pernah terjadi di Yogyakarta. Saat itu, sekelompok orang tidak dikenal melakukan penyerangan di rumah direktur Galang Press, Julius Felicius, Kamis (29/5/2014) malam sekitar pukul 21.30 WIB di Ngalik, Sleman, yogyakarta. Ketika itu, rumah Julius sedang mengadakan acara doa bersama, tiba-tiba 8 orang tak dikenal, datang dan mengobrak-abrik motor yang terparkir di rumah Julius dengan beringas. Julius yang sedang berada di kantor pun mendengar rumahnya diserang langsung pulang ke rumah. "Saat itu saya sedang ada di kantor dan langsung pulang ke rumah," ujar Julius.

Setiba di rumahnya, Julius pun langsung di keroyok oleh 8 orang tersebut dan dipukul menggunakan besi panjang di bagian bahunya. Akibatnya, Julius menderita luka di bagian bahu hingga berdarah. Selain melakukan pengrusakan rumah, para pelaku juga menganiaya Michael Aryawan wartawan Kompas TV yang sedang meliput kejadian tersebut.

Ketika dihubungi Bernas, Senin (20/11), Juneman Abraham, Pakar Psikolog Sosial, Universitas Bina Nusantara menyebut perundungan (persekusi-red) sebenarnya sudah berlangsung lama. "Marak"-nya perundungan lebih merupakan fakta statistik berkat kesadaran yang meninggi pada masyarakat, yakni kesadaran untuk mengenali, mendeteksi, mencegah, melaporkan, dan menangani perundungan.

Simak Uraiannya:

Penyebab terjadinya perundungan ada bermacam-macam. Misalnya, dalam penelitian saya bersama Mutiara Pertiwi yang diterbitkan di Jurnal Sosiokonsepsia (2012) milik Kementerian Sosial, kami menemukan bahwa pola asuh berhubungan dengan kecenderungan seseorang menjadi pelaku dan/atau korban perundungan. Pola asuh otoriter membentuk kecenderungan anak menjadi pelaku pembulian, sedangkan pola asuh otoritatif membawa anak untuk tidak terlibat baik sebagai pelaku maupun korban perundungan. Masih banyak faktor lain, seperti faktor psikologis (misal, rendahnya empati, sejarah diri sebagai korban/pelaku kekerasan, humor yang abusive, kepribadian yang tidak adaptif), dan faktor psikososial (misal, saksi/penonton perundungan yang tidak asertif atau bahkan tidak peduli akan menyuburkan perundungan, pengentalan identitas sosial tanpa dibarengi berpikir-kritis).

Struktur dan sistem sosial secara luas juga dapat berperan. Sebagai contoh adalah "kultur perundungan" atau pun "kultur yang mengarah pada perundungan" dengan berbagai bentuknya. Saat saya menjawab wawancara ini, belakangan ini dalam beberapa WhatsApp group yang saya ikuti, saya memperoleh sebuah meme yang bunyinya sebagai berikut: "Untuk Bapak/Ibu 'Guru' yang sedang membuat soal UAS, 'Barangsiapa yang mempersulit orang lain, maka Allah akan mempersulitnya pada hari kiamat'" 

Meme tersebut menceritakan pada kita tiga buah hal sehubungan dengan perundungan. Pertama, adanya persepsi di kalangan siswa bahwa mereka 'dirundung' oleh gurunya melalui soal ujian. Kedua, meme itu sendiri merupakan wujud 'perlawanan' siswa/mahasiswa terhadap otoritas (guru/dosen) yang disebarluaskan secara masif, dibuat anonim, dan menyerang secara tidak langsung (tidak menyebut nama tertentu). Ketiga, media sosial sebagai saluran penyebaran meme telah menjadi wilayah "penempatan dan pertarungan kekuasaan/kekuatan" tersendiri, yang khususnya dimanfaatkan oleh generasi milenial dan melek-teknologi dengan berbagai kreativitasnya. Memang, tidak sedikit kita membaca berita tentang hubungan antara guru/dosen dan mahasiswa yang diwarnai oleh "adu kekuatan" semacam ini, bahkan ada yang berujung pada pembunuhan (terhadap dosen) dan juga bunuh diri (oleh siswa/mahasiswa). Inilah sesungguhnya dinamika perundungan masa kini.

Kultur perundungan juga terjadi saat warga merasa dipesulit saat mengurus surat-surat di kantor-kantor administrasi Pemerintah. Ada sebuah ungkapan di masa lalu ketika istilah KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) semakin populer, yakni "Jika bisa dipersulit, mengapa harus dipermudah? Kita saja dulu sulit, mengapa sekarang mereka harus mudah?". Kita melihat juga melalui media sosial betapa marahnya Ibu Risma, Walikota Surabaya, mendapati kenyataan bahwa warganya kesulitan mengurus KTP elektronik di sebuah kantor pemerintah di wilayahnya. Saya menyebut ini sebagai sebuah contoh dari perundungan birokratik, yang harus dijawab secara tuntas dan tandas oleh reformasi birokrasi.

Jelas akibatnya bagi korban perundungan yaitu penderitaan fisik, batin, dan sosial. Secara psikologis, harga diri dan perasaan kontrol diri mengalami gangguan yang serius. Secara sosial, ada kerentanan untuk dikucilkan dan melakukan balas dendam namun bersifat pemindahan (displacement), yakni merundung orang lain lagi yang lebih lemah. Semuanya berujung pada ketidakbahagiaan sebagai manusia dan pengosongan potensi manusia. Sementara itu, pelaku perundungan rentan untuk terus-menerus melestarikan perilakunya dengan peningkatan kadar yang semakin serius. Intinya adalah pelaku ingin terus meningkatkan kekuasaan dan kenikmatan (termasuk popularitas di kalangan sebaya) yang diperoleh dari perundungan demi perundungan. "Mabuk kekuasaan" dalam sejumlah studi juga berhubungan dengan penyalahgunaan miras dan perilaku seksual eksesif.

Kasus-kasus negatif di atas dipelajari oleh generasi berikutnya. Menurut hemat saya, ada tiga pangkal masalah di sini, yakni: Pertama, penggunaan kekuatan/kekuasaan yang tidak bijaksana. Kedua, ketidakterampilan menyelesaikan masalah secara beradab. Ketiga, penggunaan media sosial yang tidak dilandasi dengan kesadaran tanggung-gugat.

Dengan mewabahnya penggunaan media sosial, saya menduga bahwa perundungan maya dan perundungan yang berlanjut dari situasi dunia maya akan menjadi dominan pada zaman ini. Kesadaran tanggung-gugat, yang berarti siap menghadapi gugatan baik perdata maupun pidana, perlu dibangun sebagai salah satu solusi untuk meminimalisasikan perundungan. Yang harus siap menghadapi gugatan bukan hanya pelaku tetapi juga orang-orang terkait di sekitar pelaku (misalnya, admin serta komunitas dari Group WhatsApp/Telegram). Jangan sampai terjadi orang yang merundung melalui media sosial malah mendapat 'reward' (berupa 'like', teks sorakan, dan sejenisnya). Instrumen dan penegakan hukum yang bersifat anti-perundungan merupakan bagian dari membangun kesadaran tanggung-gugat. Media sosial juga perlu memperlengkapi teknologinya untuk mendeteksi dan mencegah perundungan melalui teks, gambar, maupun video.

Hal di atas tidak berdiri sendiri karena harus dibarengi dengan kebijaksanaan ketika seseorang atau sekelompok orang sedang memiliki kekuatan atau berada di posisi yang berkuasa. Harus disadari bahwa kekuatan/kekuasaan ada di mana-mana sekalipun di media sosial yang tampaknya egaliter dan demokratis. Kebijaksanaan yang saya sebut itu tidak bisa ada dengan sendirinya, melainkan memerlukan edukasi atau pendidikan mengenai hakikat kekuasaan/kekuatan. Kuat dan/atau berkuasa dalam hal ini bukan hanya berarti kuat secara fisik atau banyak secara jumlah (mayoritas) atau memiliki follower lebih besar. Posisi-posisi dan peran-peran sebagai pejabat publik, orangtua, manajer, guru besar, ketua kelompok, dokter, psikolog, pemuka agama, dan sebagainya, adalah kental dengan kekuatan/kekuasaan. Banyak profesi dan peran yang memuat kekuasaan. Dalam hal ini, terminologi demokrasi yakni "check and balances" terhadap kekuasaan wajib diterapkan pada berbagai tingkat, baik struktural, kultural, maupun antarpribadi. "Audit kekuasaan" baik terhadap pejabat publik, orangtua, guru/dosen, pemuka masyarakat, ketua kelompok, dan sebagainya, merupakan usulan dari saya yang perlu dipikirkan mekanismenya untuk diimplementasikan di berbagai lini. Bagaimana kita mengaudit ketua kelompok? Siapa auditornya? Apa saja ukuran auditnya? Dan sebagainya. Saya berpendapat bahwa apabila kekuasaan tidak diaudit dan direfleksikan serta dikembalikan ke makna asalinya, yaitu pengembangan potensi menjadi aktualitas, maka kekuasaan akan cenderung korup dan disalahgunakan untuk merendahkan, menekan, dan mengecilkan orang atau pihak lain, sebagaimana terjadi pada perundungan, terlebih pihak lain yang berbeda identitas sosialnya, seperti terjadi pada persekusi.

Tetapi jika kekuasaan diperlakukan sebagai alat untuk mempengaruhi berbagai hal yang perlu agar orang lain dan masyarakat menjadi semakin sempurna (memenuhi potensi dirinya, secara eksistensial maupun secara etis), maka perundungan tidak akan mendapat tempat yang subur. Yang menjadi fokus adalah pertumbuhan dan perkembangan bersama, sehingga menginspirasikan cara-cara atau keterampilan menyelesaikan masalah yang menusiawi, bukan menuruti insting primitif/hewaninya, termasuk di dalamnya buka ruang untuk saling memaafkan dan rekonsiliasi. Mengapa hal yang terakhir itu penting? Pengkajian saya terhadap konsep Yurisprudensi Terapeutik di Jurnal Kajian Ilmiah Bhayangkara Jakarta Raya menunjukkan bahwa proses hukum dapat menghadirkan ekses penderitaan psikologis yang tidak perlu bagi pihak-pihak yang terlibat. Lagi-lagi, dalam menyelenggarakan sebuah prosedur keadilan, dibutuhkan kebijaksanaan. Kita tidak hendak mempertentangkan hukum dengan psikologi dalam menangani perundungan.



Ingin menjadi Sarjana Pengusaha atau Pengusaha yang Sarjana? Kuliah saja di Jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia www.mahakarya.bernas.id

Simak terus Bernas TV


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Pariwisata

Libur Akhir Tahun, Dispar DIY Ingatkan Destinasi Wisata Cek Sarana Prokes

SLEMAN, BERNAS.ID - Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menjadikan pengalaman di libur dua longweekend sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Evaluasi ini pen ...

DIY

Penerapan 4M di Tempat Wisata Jogja Digencarkan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta kini tengah berupaya memulihkan perekonomian di masa pandemi COVID-19. Ini dibarengi dengan menggencarkan penerapan protokol kesehatan 4M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak ...

Pilkada

Di Depan KWT, Muslimatun Sebut Memakai Masker Sangat Penting Saat Ini

SLEMAN, BERNAS.ID - Dalam sosialisasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Wonorejo Pakem Sleman, Sri Muslimatun menyampaikan pentingnya pemakaian masker di masa pandemi Covid-19. Ia mengajarkan cara pemakaian masker yang menutup rapat hidu ...

Analisa Pilkada

Terkait Pilkada 2020, Begini Pesan PP Muhammadiyah

JAKARTA, BERNAS.ID – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengimbau agar masyarakat berpartisipasi aktif dan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani dalam pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar ...

Internasional

WHO Meluncurkan Dewan Pemuda Sebagai Pemberi Saran Mengenai Masalah Kesehatan dan Pembangunan Global

Bernas.id - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan Dewan Pemuda pada Jumat (4/12) di Jenewa, Swiss. Dewan ini merupakan wadah penyedia saran serta masukan mengenai masalah kesehatan dan pembangunan yang memengaruhi a ...

Bernaswara

Keizo Awali Karir di Dunia Tarik Suara Sejak SMP dengan Gaji 75 Ribu

Bernas.id – Keizo salah satu artis Nagaswara memulai karirnya di bidang tarik suara sejak ia duduk di kelas 9 SMP. Bermula dari panggung-panggung kecil semacam hajatan antar kampung dan kota sejak tahun 2000. Terlahir dar ...

Ekonomi

Pasar Prawirotaman, Pasar Rakyat yang Moderen

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Setelah beberapa bulan dilakukan revitalisasi, akhirnya pasar Prawirotaman diresmikan. Peresmian wajah baru pasar Prawirotaman ini dilakukan oleh Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Pada kesempatan tersebut Waliko ...

Hukum dan Kriminal

Polda Aceh Ungkap Dua Kasus Penipuan Berkedok Umrah

BANDA ACEH, BERNAS.ID - Kepolisian Daerah Aceh, Jumat (04/12/2020) menggelar konferensi pers tentang pengungkapan dua kasus penipuan berkedok Umrah di Aula Rapat Direktorat Reserse Kriminal Umum, Mapolda Aceh. Kabid Humas Polda Aceh Komb ...

Event

Telah Diresmikan Kerja Sama Universitas Mahakarya Asia dengan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Bernas.id – Telah diresmikan kerjasama antara Institut Teknologi Nasional Yogyakarta yang berkantor pusat di Jalan Babarsari, Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta, dengan Universitas Mahakarya Asia yang berkantor pusat di Jalan Magela ...

Analisa Pilkada

KPU Demak Optimis Pandemi Tak Pengaruhi Partisipasi Pemilih

DEMAK, BERNAS.ID – Meski penyelenggaraan pesta demokrasi Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19, tidak mengurangi antusiasme masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) ...

DIY

Dokumentasi 65 Tahun Kerja Sama Indonesia-Vietnam Siap Dipamerkan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sebagai salah satu upaya menggali potensi daerah dalam rangka pemulihan ekonomi, Pemda DIY bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Sosialis Vietnam siap menggelar Pameran Foto 65 Tahun Kerja Sama Diplomatik Indon ...

Pilkada

Guru-Guru Madrasah Inginkan Nuansa Kepemimpinan yang Baru di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Persatuan Wiyata Bhakti Madrasah (PWBM) se-Kabupaten Sleman menyatakan dukungannya untuk pasangan calon (paslon) nomor satu, Danang Wicaksana-Agus Cholid (DWS-ACH). Para guru madrasah ini menginginkan nuansa baru untuk k ...

Hukum dan Kriminal

Kapolri : Penanganan Kejahatan Transnasional Perlu Keterlibatkan Seluruh Aparatur Penegak Hukum

JAKARTA, BERNAS.ID - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyatakan kejahatan transnasional merupakan kejahatan komprehensif yang memerlukan penanganan yang tepat, cepat, dan sinergis.  Sehingga diperlukan upaya optimal dan keterlibatan ...

DIY

Pilkades Dipastikan Aman Karena Terapkan Prokes Secara Ketat

SLEMAN, BERNAS.ID - Dalam rangkaian tahapan Pilkades (Pemilihan Kepala Desa), mulai tahap persiapan, pencalonan, pemungutan suara, dan penetapan sangat potensial mengandung unsur kerawanan penyebaran Covid-19. Untuk itu, Kementerian Dalam N ...

DIY

Ini yang Dilakukan Agar Proyek Fisik di Kota Jogja Tak Menumpuk di Akhir Tahun

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta mengagendakan cukup banyak pekerjaan fisik pada tahun anggaran 2021. Ditargetkan, lelang seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan triw ...

Inspirasi

Sosok Cantik di Balik Inem Jogja yang Buruk Rupa (Inem Jogja Bagian 2)

Bernas.id - Apa yang terlintas saat mendengar nama Inem? Tepat sekali. Inem identik dengan pembantu rumah tangga yang cantik, seksi, bahkan terkesan genit. Tak salah, sosok Inem seperti ini yang terpatri di benak sebagian besar masyara ...

Bernas TV

Ustadz Yusuf Mansur Berikan Motivasi untuk Wisudawan UNMAHA

YOGYAKARTA, BERNASTV - Ustadz Yusuf Mansur (UYM) selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Cendekia Indonesia Sleman yang secara virtual ikut memberikan sambutan dan memotivasi kepada para wisudawan mengatakan bahwa keyakinan untuk bisa sukses itu ...

Bernas TV

Dengan Protokol Ketat, UNMAHA Gelar Wisuda Serentak di Dua Kota

YOGYAKARTA, BERNASTV - Pada hari Kamis (3/12/2020) bertempat di Sheraton Mustika Hotel Yogyakarta dan BIL Hotel Baturaja Sumatera Selatan, Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) menggelar wisuda sarjana dan diploma.  Kampus utama UNMAH ...

Nasional

Profesor Riset KLHK Bertambah 5 Orang

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Kamis, 3 Desember 2020 mengukuhkan 5 (lima) Peneliti dari Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI) KLHK sebagai Profesor Riset di lingkup KLHK bidang kepaka ...

DIY

Penyaluran ZIS Baznas Kota Yogyakarta Bantu Penanggulangan Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan dana yang berasal dari Zakat, Infaq dan Sodaqoh (ZIS) sebesar Rp 704.550.000 pada triwulan empat tahun 2020. Penyerahan bantuan secara simbolis d ...

DIY

Cegah Kluster Covid-19, Rizieq Shihab Ditolak Datang ke Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Aliansi masyarakat Kawula Ngayogyakarta Peduli Bangsa menggelar aksi menolak kedatangan Rizieq Shihab di Titik Nol Yogyakarta. Kedatangannya akan berpotensi menimbulkan kerumunan atau kluster Corona baru di Yogyakart ...

Pariwisata

Pemkot Terus Genjot Sektor Pariwisata di Kota Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berusaha menggenjot sektor pariwisata di Kota Jogja dalam masa pandemi. Hal tersebut dibuktikan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta dengan menggelar travel dialog/table top ...

Analisa Pilkada

Tak Hanya Jalani Rapid Tes, Anggota Polri Akan Ingatkan Prokes di TPS

SLEMAN, BERNAS.ID - Menjelang Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) melakukan rapid tes bagi seluruh personel yang ditugaskan untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ada sebany ...

Ekonomi

Inilah Kunci Penting Kebangkitan Ekonomi DIY Menurut BI

SLEMAN, BERNAS.ID - Sinergi dan kolaborasi merupakan kunci untuk dapat bangkit dari merosotnya ekonomi DIY sepanjang tahun 2020 ini. Hal itu menjadi kesimpulan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia terkait tantangan perekonomian terkini da ...

Nasional

Kapolri Beri Pengarahan Pati dan Kombes yang Tugas di Luar Struktur

JAKARTA, BERNAS.ID - Kapolri Jenderal Idham Azis yang diwakili oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono memberikan pengarahan kepada seluruh Perwira Tinggi (Pati) dan Kombes yang bertugas di luar struktur Polri di Rupatama Mabes Polri, Jaka ...

Musik

Hedi Yunus dan Rita Effendy Ajak Ronni Waluya dan Netta Kusumah Membuat Grup NiTaTaDi

JAKARTA, BERNASTV - Empat penyanyi kondang asal Bandung; Ronni Waluya, Rita Effendy, Netta Kusumah Dewi dan Hedi Yunus, yang sudah bersahabat sejak lama sepakat untuk bersama kembali menyanyi dalam satu grup yang mereka beri nama NiTaTadi, ...

Politik

Ketum SAMIL Indonesia: Pengepungan Rumah Ibu Mahfud MD Tidak Beradab

JAKARTA, BERNAS.ID - Memperhatikan situasi politik terkini, khususnya peristiwa pengepungan kediaman Menkopolhukam, Mahfud MD di Pamekasan Madura, Jawa Timur pada Selasa (01/12/2020), komunitas dan jejaring dari pergerakan kaum muda dan san ...

Sintesa

Pembicaraan Ringan di Desa Pinggir Kota tentang Corona

Oleh: Profesor Sudjarwadi        Mbak Terdaco, sebelum pandemi biasa berjualan teh poci di dekat universitas swasta di Yogyakarta. Akan tetapi, selama pandemi Covid-19 kegiatan belajar mengajar dilakukan secara virtua ...

Pilkada

Komunitas dari Berbagai Profesi Yakin Beri 32 Persen Suara untuk Kemenangan Mulia

SLEMAN, BERNAS.ID - Sebanyak 24 komunitas masyarakat dari berbagai kalangan di Sleman mendeklarasikan dukungan untuk Pasangan Calon (paslon) No.2 Muslimatun - Amin (Mulia). Deklarasi ketiga ini bertujuan untuk semakin menguatkan gerakan pem ...

Hukum dan Kriminal

Kejari Sleman Gelar Pemusnahan Barang Bukti Akhir Tahun 2020

SLEMAN, BERNAS.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Pemusnahan barang bukti dilakukan di halaman depan Kejaksaan Negeri Sleman. Kepala Keja ...

Desa

Bamsoet Ajak Pertahankan Desa Sebagai Lumbung Pangan

CIANJUR, BERNAS.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan selama ini sektor pertanian selalu diidentikkan dengan kehidupan desa yang tak jarang dipandang ‘sebelah mata’. Padahal, sektor pertanianlah yang m ...

Nasional

Begini Tanggapan PP Muhammadiyah Terkait Video Viral Adzan Ajak Jihad

JAKARTA, BERNAS.ID - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan viral video adzan berlafadz “hayya alal jihad” yang merupakan ajakan jihad. Terdapat beberapa versi orang yang melantunkan adzan tersebut, namun yang membuat heb ...

Kesehatan

Jelang Akhir Tahun, Warga Kota Jogja Kembali Diingatkan untuk Taati Protokol Kesehatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta kembali mengingatkan seluruh masyarakat, termasuk di lingkungan perkantoran, untuk tidak kendor menjalankan protokol kesehatan. Ini untuk mengantisipasi penularan viru ...

Nasional

Didukung Tim Terbaik TNI dan Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT

JAKARTA, BERNAS.ID - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso. Hal ini dimaksudkan guna memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan ...

Kesehatan

Pasien Covid-19 di Magelang Bertambah 180 Orang dan Sembuh 100 Orang

MAGELANG, BERNAS.ID - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, Selasa (1/12/2020) bertambah 180 orang. Dari jumlah itu, 131 diantaranya berasal dari program swab masif dan 49 kontak erat. Dengan tambahan tersebut, ...

Pendidikan

Pembelajaran Tatap Muka akan Dilakukan Bertahap di Kabupaten Kendal

KENDAL, BERNAS.ID – Menindaklanjuti surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal akan memberlakukan sekolah tatap muka secara bertahap pada Januari 2021. Kepala Disdikbud ...

Kesehatan

Delapan ASN Pemda DIY Terkonfirmasi Positif Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sebanyak delapan ASN Pemda DIY terkonfirmasi positif Covid-19. Rinciannya, lima dari delapan ASN tersebut sehari-harinya bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) ...

Pilkada

Situasi Pandemi Memerlukan Program Pemberdayaan Tepat Guna yang Hasilkan Profit

SLEMAN, BERNAS.ID - Program yang nyata dari pemimpin menjadi penting untuk pemberdayaan UMKM masyarakat seperti yang dirasakan kelompok-kelompok warga di Kecamatan Tempel, Turi, dan Seyegan, Kabupaten Sleman. Mereka diajari memproduksi dete ...

Nasional

Setelah Wagub DKI, Kini Anies Baswedan Terkonfirmasi Positif COVID-19

JAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa dirinya terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa (1/12/2020). Hal itu diungkapkan Anies Baswedan melalui video yang diunggah di media sosial.  Pantauan Be ...

DIY

Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Meninggal Dunia Positif Covid-19, Pemkot Berduka

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta telah kehilangan besar, salah satu putera terbaik Pemkot, Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat meninggal dunia pada hari Selasa (1/12/2020) dalam usia 55 tahun dikarenakan ter ...

Ekonomi

Festival UMKM Ini Terjunkan Sekuriti untuk Penerapan Prokes

SLEMAN, BERNAS.ID - Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman tetap menyelenggarakan Festival UMKM Sembada di tengah pandemi Covid-19. Pameran yang diikuti 143 UMKM ini akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat kepada pengunjung ...

Ekonomi

Penggunaan Dana BPUM untuk UMKM Tetap Diawasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) telah disalurkan ke sejumlah pelaku usaha mikro di Kota Jogja. Dalam pemanfaatannya para pelaku usaha wajib melaporkan alokasi pengguna hibah yang diberikan.  Kepala Bidan ...

UMKM

Kepala Disperinaker Klaten : Rintangan dan Tantangan Merupakan Peluang Kekuatan bagi IKM untuk Terus Maju

KLATEN, BERNAS.ID - Bagi pelaku Industri Kecil Menengah, kemasan merupakan faktor penting dalam perkembangan usahanya.  Selain kualitas, tampilan produk, dan harga, kemasan juga sering menjadi alasan bagi konsumen untuk membeli. Kem ...

Bernas TV

Gugus Tugas Papua UGM: Pendekatan Dialogis Ala Gus Dur Perlu dicontoh Jokowi

YOGYAKARTA, BERNASTV - Pola pendekatan komunikasi dialogis untuk masyarakat Papua seperti yang pernah dilakukan mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sangat penting untuk dilakukan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini presiden Joko ...

UMKM

Marketing Digital Mutlak Dimanfaatkan Para Pelaku UMKM

SLEMAN, BERNAS.ID - Lokasi yang pasti sebuah usaha sangat penting untuk mempermudah konsumen menemukan barang atau jasa yang dicari. Untuk itu, pemanfaatan aplikasi pemetaan Google Maps sangat dibutuhkan bagi pelaku usaha karena banyak dipa ...

DIY

Masbehi Beraksi di Titik Nol, Dukung Persatuan NKRI Lewat Budaya

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Massa yang tergabung dalam Masyarakat Bela Keutuhan NKRI Yogyakarta (Masbehi) menggelar aksi budaya di kawasan Titik Nol Km Yogyakarta, Senin (30/11/2020). Aksi dengan peserta sekitar 100 orang ini berasal dari berba ...

Desa

Dody Usodo : Dibutuhkan Intervensi untuk Percepat Pengembangan Desa Wisata dan Desa Digital

Jakarta, Bernas.id - Pemerintah lintas kementerian/ lembaga (K/L) dan daerah terus melakukan kolaborasi dan sinergi guna mengembangkan potensi desa wisata. Demikian pula dengan desa digital yang dibangun seiring perkembangan teknologi. ...

Ekonomi

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

JAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah menegaskan, fundamental perekonomian Indonesia selama ini belum kokoh dan krisis berlarut  akibat pandemi Covid-19 membuatnya semakin terpur ...

DIY

Selama Pandemi, 98 Anggota Korpri Sleman Terpapar Covid-19

SLEMAN, BERNAS.ID - Selama Pandemi dari bulan Maret sampai November 2020, tercatat 98 anggota Korpri Kabupaten Sleman terpapar Covid-19. Dominasi terbanyak dari para petugas tenaga kesehatan. Plt Ketua Korpri Sleman, Pustopo menjelaskan, ...

DIY

Walikota Dorong PDAM Tirtamarta Susun Rencana Pengamanan Air Minum

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mendorong Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtamarta agar membentuk tim Rencana Pengamanan Air minum (RPAM) untuk mengidentifikasi masyarakat guna menyusun pemetaan sistem air m ...