Waspada! Ini Daftar Daerah Rawan Pilkada Serentak 2018


08 Desember 2017

Ilustrasi (Sumber Foto: setara[dot]net)

Bernas.id - Indonesia akan segera melangsungkan pesta demokrasi setelah Pilkada serentak 2017. Tahun depan, pilkada serentak kembali digelar di 171 daerah di seluruh Indonesia. Setiap orang punya hak untuk memberikan suaranya menentukan siapa pemimpin daerahnya. Jelang memasuki tahun politik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah menyiapkan data seputar daerah yang rawan dalam Pilkada serentak 2018. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pun ikut bersiap diri mengamankan pesta demokrasi 2018.

Bawaslu merilis Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) Pilkada 2018 pada 28 November 2017. Bawaslu telah memetakan daerah yang dinilai rawan.  Adapun, sebuah provinsi dikategorikan tinggi kerawanannya jika nilainya antara 3,00 hingga 5,00. Provinsi yang mendapat nilai antara 2,00 dan 2,99, masuk kategori sedang. Sementara daerah dengan tingkat kerawanan rendah jika skornya antara 0-1,99.

Dalam keterangan yang diterima Bernas, Senin (4/12), IKP Pilkada 2018 tingkat provinsi ini diukur dari dimensi penyelenggaraan, kontestasi, dan partisipasi.  Hasilnya menunjukkan Papua, Maluku, dan Kalimantan Barat sebagai provinsi dengan tingkat kerawanan paling tinggi.

Data itu diperoleh setelah Bawaslu melakukan riset terhadap 171 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2018. Penyelenggara Pilkada serentan 2018 itu terdiri dari 17 tingkat provinsi dan 154 tingkat kabupaten/kota. Adapun hasil pengamatan dan riset Bawaslu, Papua berada diposisi teratas dengan skor 3,41. Disusul Maluku dengan skor 3,25; dan Kalimantan Barat dengan skor 3,04. Ketiga daerah itu menimpati peringkat teratas dari 17 provinsi yang dinilai dalam IKP. Adapun, 14 provinsi sisanya masuk ke dalam kategori kerawanan sedang.

Sedangkan, menurut pemetaan Kepolisian RI, ada lima daerah rawan konflik dalam Pilkada 2018. Lima daerah itu adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Papua. Pilkada serentak 2018 akan diikuti 17 provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Sementara, Pilkada serentak 2018 tingkat kabupaten/kota digelar di 154 daerah. Ada 6 daerah yang masuk dalam kategori kerawanan tinggi atau dengan skor di atas 3,00. Keenam kabupaten/kota itu adalah Kabupaten Mimika (3,43), Kabupaten Paniai (3,41), Kabupaten Jayawijaya (3,40), Kabupaten Puncak (3,28), Kabupaten Konawe (3,07) dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (3,05).

Koordinator Divisi Pencegahan dan Sosialisasi Mochammad Afifuddin dalam pengantarnya menyampaikan dengan mengacu IKP ini, Bawaslu bisa menjalankan tugas pencegahan dalam pengawasan Pilkada serentak 2018.

Adapun tujuan penyusunan IKP Pilkada 2018 untuk menyediakan data, analisis, dan rekomendasi bagi jajaran pengawas pemilu sebagai bahan menyusun strategi pencegahan pelanggaran pemilu. IKP adalah salah satu alat pemetaan akan adanya potensi kerawanan politik dan deteksi dini untuk menentukan wilayah-wilayah prioritas yang diidentifikasi sebagai wilayah rawan dalam proses pemilu yang demokratis. IKP disusun sebagai alat untuk mengetahui dan mengidentifikasi ciri, karakteristik, dan kategori kerawanan dari berbagai wilayah yang akan melangsungkan pemilu; dan terakhir sebagai sumber data rujukan, informasi, dan pengetahuan serta rekomendasi dalam mengambil keputusan.

Kerawanan dan kekhawatiran

Masing-masing daerah memiliki kerawanan berbeda-beda. Hal itu dilihat dari tiga dimensi. Dimensi penyelenggaraan adalah penyelenggara pemilu yang bertanggungjawab terhadap proses penyelenggaraan pemilu. Dimensi ini terkait bagaimana integritas dan profesionalitas penyelenggara dalam menjamin pemilu berjalan jujur, adil, dan demokratis.

Dimensi partisipasi menyangkut subyek masyarakat sebagai pemilih yang memiliki hak pilih. Dimensi ini melihat bagaimana hak masyarakat dijamin serta diberi ruang berpartisipasi untuk mengawasi dan memengaruhi proses pemilihan umum.

Ketiga adalah dimensi kontestasi yang meliputi subyek peserta pemilu, yakni kandidat dan partai politik yang saling berkompetisi dalam meraih posisi politik tertentu. Dalam dimensi kontestasi dilihat seberapa adil dan setara proses kompetisi berlangsung di antara para kontestan.

Masing-masing daerah memiliki kerawanan dilihat dari dimensi-dimensi tersebut. Ada daerah dengan potensi kerawanan tinggi, sedang, dan rendah. Peta yang berhasil diluncurkan Bawaslu ini menjadi acuan pemerintah maupun penyelenggara pemilu agar bisa mencegah dan mengurangi kerawanan di daerah-daerah. Misalnya di Papua, partisipasi pemantau pemilu dan perlindungan terhadap hak pilih begitu minim. Selain itu, penyebab kerawanan tinggi pada Pilgub Kalimantan Barat ada pada dimensi kontestasi, di antaranya disebabkan oleh maraknya politik identitas, penggunaan isu SARA, dan politisasi birokrasi.

“Kerawanan tinggi pada Pemilihan Gubernur Papua ditentukan oleh dimensi partisipasi. Hal itu disebabkan, partisipasi pemantau pemilu dan perlindungan terhadap hak pilih yang minim. Sedangkan, kerawanan tinggi Pilgub Maluku ditentukan dimensi penyelenggaraan, terutama berkaitan dengan integritas dan profesionalitas penyelenggara,” dikutip Bernas dari situs resmi Bawaslu, Selasa (5/12).

Di Papua, partisipasi pemantau pemilu dan perlindungan terhadap hak pilih yang minim. Sedangkan, kerawanan tinggi Pilgub Maluku ditentukan dimensi penyelenggaraan, terutama berkaitan dengan integritas dan profesionalitas penyelenggara. Hal itu dibenarkan oleh Dr. rer. pol. Mada Sukmajati, S.IP, MPP seorang pengajar Jurusan Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

“Yang Jelas soal politik identitas itu menjadi penting untuk daerah Papua, karena mau tidak mau politik identitas akan menjadi instrumen dukungan di Pilkada Papua tahun depan. Ini menjadi sangat penting karena belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, memang isu ini sangat rawan,” ujarnya dihubungi Bernas, Senin (4/12).

Menurut Mada, pada Pilkada 2017, salah satunya di Kabupaten Maybrat, Papua Barat, terjadi konflik kekerasan fisik. “Saya kira kita perlu antisipasi ini dan juga nanti hal yang sama tidak terulang-ulang kembali di Pilkada tahun depan,” sambungnya.

Contoh politik identitas jelang Pilkada 2018 adalah hubungan kekerabatan calon kepala daerah dengan kepala daerah lainnya. Pengaruh pemuka agama atau adat untuk memaksakan pilihan atau aspirasinya kepada publik. Menurut Bawaslu, kerawanan ini bisa terjadi Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, dan Sumatera Selatan.

Kekhawatiran lainnya, adalah politik uang. Seseorang bisa mendapat Rp 100.000 hingga Rp 3 juta per orang. Praktik politik uang ini terjadi di Maluku Utara. Polri pun siap menindaktegas jika ada yang tertangkap basah melakukan politik uang.

“Ya itu kan sebetulnya tidak boleh. Kita tekan semaksimal mungkin supaya tidak terjadi politik identitas maupun politik uang,” ujar Kabid Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dihubungi Bernas, Selasa (5/12).

“Kita tangkap, kalau memang ada kita tangkap,” tegasnya.

Dari hasil IKP Pilkada Serentak 2018, Bawaslu menginstruksikan kepada jajaran pengawas pemilu untuk melakukan optimalisasi pencegahan, pengawasan, penindakan pelanggaran, dan penyelesaian sengketa.

Mada menambahkan, politik identitas itu menjadi salah satu penyebab munculnya kerawanan Pilkada 2018 selain politik uang. Tak hanya di Kalbar, politik identitas juga terjadi di Papua. “Politik identitas di Papua memang tidak bisa dihilangkan, ya kita tidak bisa cara berpikirnya menghilangkan politik identitas,” kata dia.

Menurutnya, yang perlu dipikirkan adalah bagaimana mengelola politik identitas agar bisa terlembaga dan tidak disalurkan menjadi akar kekerasan fisik yang frontal antar kelompok di daerah.

Rekomendasi dan PR besar

Bawaslu mengharapkan peserta Pilkada tahun depan bisa melakukan kampanye bersih dengan tidak menggunakan isu SARA, politik uang, menghindari penggunaan fasilitas negara dan pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Salah satu solusinya adalah mendorong penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan sekaligus pemilu yang berkeadilan, sehingga kemudian kita berharap dengan dua konsep ini, terutama konflik kekerasan fisik itu kemudian bisa kita minimalisir di Pilkada tahun depan terutama memang di daerah-daerah yang memang rawan konflik,” kata Mada.

Selain itu, Bawaslu juga menyampaikan rekomendasi kepada semua pihak terkait penyelenggaraan Pilkada. Kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu merekomendasikan agar menjaga integritas dan profesionalitas jajaran penyelenggara Pilkada. KPU pusat dan daerah punya peran penting saat penyelenggaraan Pilkada. Oleh karenanya, KPU perlu meningkatkan kualitas daftar pemilih, bersikap cermat dan tegas dalam rangka meminimalisasi munculnya dukungan ganda dalam mengusung pasangan calon.

Masalah administrasi undangan bagi pemilih menjadi perhatian di seluruh daerah agar tidak ada warga yang kehilangan hak suaranya atau malah ada yang terdaftar di dua tempat. KPU perlu memastikan aksesibilitas Tempat Pemungutan Suara (TPS) bagi pemilih. Kondisi geografis di Papua menyebabkan para pemilih kesulitan menuju TPS. Kesulitan akses menuju TPS terjadi di Kabupaten Asmat, Mamberamo Tengah, dan enam daerah pegunangan lainnya. Pada akhirnya, mereka enggan untuk datang ke TPS. Artinya, tingkat partisipasi pemilih rendah.

“Saya kira Bawaslu dan KPU sudah memikirkan hal ini terutama setidaknya jika tidak terdaftar, tidak mendapat surat undangan bisa menggunakan KTP dan seterusnya. Ini juga penting untuk nanti diantisipasi dan saya kira keterlibatan masyarakat sipil juga di tingkat lokal mengawal proses penyelenggaraan Pilkada,” terangnya.

Kerawanan administrasi, kata Mada, perlu dipikirkan terobosan atau inovasi yang baik. Sehingga, administrasi itu tidak menganggu politik warga negara. Masyarakat bisa dipermudah untuk memilih dan memberikan hak suaranya. Masyarakat sipil perlu mengawasi proses penyelenggaraan Pilkada di daerahnya masing-masing.

 “Ya memang ini sebenarnya tidak hanya berlaku di daerah-daerah yang rawan konflik tapi juga di semua daerah di Indonesia soal DPT (Daftar Pemilih Tetap) ini, soal masalah klise daftar pemilih tetap. Itu sebenarnya merupakan jaminan hak politik,” ujar Mada.

“Saya kira penyelenggara pemilu perlu serius memikirkan hal ini sehingga kalaupun terulang itu skalanya tidak luas dan semakin kecil,” sambungnya.

Kekerasan pernah terjadi di Kabupaten Mamberamo Tengah karena disebabkan oleh penyelenggara Pilkada. Pada Pilkada sebelumnya, terjadi perusakan fasilitas pemilu seperti pembakaran kantor KPU dan Panwaslu karena keterlambatan penetapan pasangan calon terpilih.

Netralitas ASN ini memang rawan jika ada calon kepala daerah adalah seorang petahana. Penggunaan APBD untuk kampanye dan berbagai fasilitas. Tak hanya petahana calon kepala daerah bisa melakukan penyalahgunaan dana dan fasilitas. Luput dari perhatian adalah anggaran Pilkada dari Kemendagri juga menghambat sejumlah KPU di daerah. Ada daerah yang tidak menganggarkan dana pilkada dalam APBD.

Adapun kepada Kementerian Dalam Negeri, Bawaslu merekomendasikan untuk memastikan kelancaran dukungan anggaran Pilkada, menjaga netralitas ASN, serta menindaklanjuti setiap rekomendasi Pengawas Pemilu terkait pelanggaran yang dilakukan oleh ASN dan pemerintah daerah. Dana memengaruhi terselenggaranya suatu kegiatan utamanya pesta demokrasi. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Kemendagri untuk mengecek dan memastikan kelancaran anggaran Pilkada agar rakyat tak kehilangan hak pilihnya.

Rekomendasi dari Bawaslu masih menjadi pekerjaan rumah dan menjadi arahan untuk menjalani tahun politik. Sebab setelah Pilkada serentak akan dilanjutkan dengan Pilpres 2019 yang sudah mulai diperbincangkan. 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Sultan: Pemda Selalu Fasilitasi Pengungsi Merapi

Bernas.id -Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan pemerintah daerah akan selalu memfasilitasi warga di sekitar Gunung Merapi yang mengungsi saat terjadi peningkatan aktivitas gunung api tersebut. "Warga yang turun tentu akan difasi ...

DIY

Polemik Bentor, Ini Solusi Dari Wakil Ketua DPRD DIY

Bernas.id - Pelarangan terhadap keberadaan becak motor (bentor) untuk mangkal di Malioboro mulai disosialisasikan sejak 8 Februari 2018. Namun faktanya hingga saat ini masih ada saja bentor di kawasan Malioboro. Surat Edaran Gubernur DIY ...

Pendidikan

Dinas Pendidikan Minta Sekolah Tetap Laksanakan Kegiatan

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta meminta seluruh sekolah dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga SMP negeri maupun swasta di Kota Yogyakarta untuk tetap melaksanakan kegiatan usai penilaian akhir tahun berakhir. "Kami suda ...

DIY

Forum TSLP DIY Dilantik, BPD DIY Beri Bantuan 7 Miliar

Bernas.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2018-2020 di kompleks kantor Gubernur DIY, Kamis (24/5/2018). Sultan men ...

DIY

Dampak Letusan Merapi Kamis Pagi Sebabkan Hujan Abu dan Pasir di Wilayah Ini

Bernas.id - Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 08.58 WIB terkait erupsi Merapi, Kamis 24 Mei 2018. Diinformasik ...

DIY

Merapi Erupsi Lagi Pada Kamis Pagi

Bernas.id- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan telah terjadi letusan di Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/5) pukul 02.56 WIB dengan tinggi k ...

DIY

Residivis Kambuhan Tipu Teman Sendiri Untuk Modal Judi

Bernas.id--Seorang residivis kambuhan melakukan aksi pengelapan dan penipuan terhadap temannya sendiri. Sepeda motor milik temannya dipinjam lalu digadaikan untuk modal main judi online. Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto meng ...

DIY

BPPTKG: Belum Ada Erupsi Magmatik Merapi

Bernas.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan hingga saat ini belum menemukan indikasi erupsi magmatik dari rangkaian erupsi Gunung Merapi beberapa hati ini. "Letusan ma ...

DIY

BPBD DIY Kirim Bantuan Tambahan ke Posko Pakem

Bernas.id - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menambah bantuan berupa sembako dan family kit untuk posko pengungsian utama di Pakem, Sleman. Bantuan tambahan ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila war ...

DIY

Balai Taman Nasional Tutup Lima Objek Wisata Sekitar Gunung Merapi

Bernas.id – Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) kembali mengeluarkan surat edaran resminya yang dikeluarkan pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2018 terkait penutupan penutupan sejumlah obyek wisata di Kawasan Taman Nasional Gunung M ...

DIY

Erupsi Rabu Pagi, BPPTKG Sebut Ada Aktvitas Gempa Vulkanik dan Tremor di dalam Merapi

Bernas.id – Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 10.22 WIB pada hari Rabu, 23 Mei 2018. Dalam rilis tersebu ...

DIY

Puluhan Warga Masih Mengungsi Pasca Erupsi Freatik Dini Hari

Bernas.id--Merapi kembali mengalami erupsi freatik,  yang terjadi Rabu pukul 03.31 WIB (23/5/2018). Ini mengakibatkan sebagian warga lereng Merapi berinisiatif mengungsi. Sekitar 55 warga terdiri dari usia rentan kini masih menempati t ...

Pendidikan

Prof Noorhaidi Beberkan Doktrin Sentral Kaum Jihadis di UNU Yogyakarta

Bernas.id - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar ilmiah “Menyorot Teror Lanjutan Pasca Bom Surabaya”. Prof Noorhaidi Hasan dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga turut diund ...

Budaya

Kepompong Besi, Hasil Pencarian Jati Diri Pelukis Afganishtan Amin Taasha

Bernas.id - Iron Cocoon, atau Kepompong Besi, itulah judul pameran seni lukis yang digelar oleh Amin Taasha, seorang mahasiswa ISI Jogja yang berasal dari Afganishtan. Pameran yang diadakan di Gallery Fadjar Sidik ISI Jogja ini tergolong un ...

DIY

Status Merapi Naik, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat di daerah setempat tetap tenang meski status Gunung Merapi telah dinaikkan dari normal menjadi waspada. "Tapi kan (aktivitas) lavanya te ...

DIY

Status Waspada Merapi Bisa Meningkat Karena Parameter Ini

Bernas.id- Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Merapi menjadi Waspada sejak semalam karena meningkatnya aktivitas kegempaan dalam Gunung Merapi. Kepala Seksi Gunung Merapi B ...

DIY

Erupsi Merapi Dini Hari Tadi Masih Dikategorikan Freatik

Bernas.id - Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan keputusan menaikkan status Gunung Merapi dari Normal menjadi Waspada muncul usai ada erupsi freatik pada Senin sore yang diikuti oleh gempa vulkano-tektonik dan gempa tremor. Ia memastikan, ...

DIY

Naik ke Status Waspada, Merapi Erupsi Selasa Dini Hari

Bernas.id - Gunung Merapi mengeluarkan erupsi pertama usai statusnya naik dari Normal menjadi Waspada. Erupsi tersebut terjadi pada pukul 01.47 WIB, Selasa dini hari, 22 Mei 2018.  Erupsi itu berlangsung 3 menit dengan amplitudo mak ...

Pariwisata

Bangun Pariwisata DIY Perlu Kerjasama Stakeholder

Bernas.id--Pembangunan bidang pariwisata di DIY tidak cukup hanya dilakukan oleh Dinas Pariwisata, namun perlu ada kerjasama yang sinergis semua stakeholder. Hal ini penting dilakukan agar bidang pariwisata benar-benar mampu menjadi penopan ...

Ekonomi

Buka Puasa Bersama, Forum Perbankan BMPD Jalin Keakraban dengan Para Wartawan

Bernas.id - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkatkan jalinan silahturahmi dengan para wartawan dari berbagai media massa dalam acara buka bersama. Selain itu, juga dilakukan pengenalan kiprah BM ...

Pendidikan

Joki Ujian Masuk PTN Jogja Tertangkap Basah

Bernas.id--Polsek Bulaksumur, Depok, Sleman berhasil menangkap joki ujian Tes Potensi Akademik (TPA) Pascasarjana di sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY. Pelaku tertangkap basah karena identitasnya tidak sesuai dengan aslinya. Ka ...

Ekonomi

Bulan Ramadan dan Jelang Lebaran, Instansi Pemerintah DIY Jaga Stabilitas Stok Pangan

Bernas.id - Perum BULOG menyelenggarakan pasar murah dalam rangka HUT BULOG ke-51. Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian dari BUMN yang peduli dengan masyarakat dan lingkungan khususnya Kecamatan Gondokusuman, Kotabaru, Perum Bulog Dr ...

Pendidikan

Perguruan Tinggi Dituntut Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Ali Ghufron Mukti, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti dalam Dies Natalis UNY menyebut bahwa perubahan di era revolusi industri 4.0 ditandai dengan berbagai hal yang s ...

DIY

Kemenkominfo Sudah Blokir 3.000 Akun Provokatif

Bernas.id--Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kini sedang menggodok regulasi untuk menindak perusahaan media sosial yang melakukan pembiaran terhadap penyebaran hoaks. Langkah ini sejalan dengan upaya menangkal radikalism ...

Ekonomi

BULOG DIY Pastikan Stok Beras Sangat Cukup dan Aman untuk Bulan Puasa dan Lebaran

Bernas.id- Dalam rangkaian HUT Perum BULOG ke-51, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diselenggarakan pasar murah di 5 kabupaten/kota sebanyak 1000 paket sembako murah, Kotabaru, Perum Bu ...

Ekonomi

Ramadan, Tempat Ibadah Gratis Sambung Listrik

Bernas.id--Menyambut bulan Ramadan, PLN memberikan Promo Gemerlap Lebaran 2018, berupa diskon Biaya Penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50% dengan maksimum potongan Rp10 juta. Bahkan khusus tempat ibadah, potongan yang diberikan s ...

DIY

Gunung Merapi Alami Erupsi Lagi

Bernas.id -Gunung Merapi mengalami erupsi freatik lagi pada Senin (21/5/2018) dini hari. Erupsi freatik tersebut lebih kecil dibanding erupsi freatik yang terjadi pada Jumat (11/5/2018). Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliuran ...

DIY

Dengan Semangat Kebangkitan Nasional, Sukamta Ajak Berantas Terorisme

Bernas.id - Anggota Komisi I DPR RI Dr Sukamta menggelar bincang santai dan buka puasa bersama awak media se-DIY dan relawan komunitas digital, beserta para humas PKS se-DIY, Minggu (20/05) bertempat di Bale Timoho Resto Yogyakarta. Sekr ...

Budaya

3 Band Blues Beraksi di Wisdom Park UGM

Bernas.id-- Tiga grup band blues Jogja, yakni 3/4 Keriting, Bolokosonom, dan Semendelic tampil memikat di kawasan Wisdom Park UGM, Minggu (20/5) malam. Ketiganya tampil dalam acara "Bluesukan Ning Kampus" yang digelar oleh Teater ...

DIY

Dua Persimpangan Jogja Bakal Dipasangi "Area Traffic Control System"

Bernas.id - Kota Yogyakarta akan menambah dua fasilitas "area traffic control system" yang akan dipasang di lampu lalu lintas. Ini guna membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas. "Kami akan pasang di simpang Jalan Ibu ...

Budaya

Semaraknya Dhammasanti Waisak Kamadhis UGM 2018

Bernas.id - Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) UGM menggelar Dhammasanti Trisuci Waisak 2562 BE /2018, Sabtu (19/5) di kompleks Fakultas Kedokteran. Peringatan tahun ini mengambil tema "Symphony of Dhamma in Diversity". Dire ...

DIY

Jumlah Andong dan Becak di Malioboro Bakal Dibatasi

Bernas.id - Dinas Perhubungan Kota Jogja akan membatasi jumlah andong dan becak yang masuk ke area Malioboro untuk mengurangi kemacetan pasca revitalisasi kawasan itu. Pengurangan jumlah juga disertai dengan perencanaan pembangunan "ce ...

DIY

Semua RW dan SD Negeri Jogja Sudah Miliki Pemadam Api

Bernas.id - Setiap RW di Kota Yogyakarta yang berjumlah 616 RW sudah dibagikan satu alat pemadam api ringan (APAR) yang ditempatkan di lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh warga. Pembagian juga telah dilakukandil seluruh sekolah negeri ...

DIY

Peringati Waisak, Mahasiswa UGM Lepas Ratusan Burung

Bernas.id - Memperingati Trisuci Waisak 2562 Buddhis Era atau 2018 Masehi, Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan ritual pelepasan burung di Hutan Biologi UGM, Sabtu (19/5/2018). Ritual pelepasan satwa ...

Budaya

Uniknya Kisah Cinta Pungdong dalam Teater Tradisional Korea

Bernas.id -- Goryeong Culture Center dan Kedutaan Besar Korea Selatan Indonesia menggelar pertunjukan teater yang unik dan menarik, di Kampus UKDW, Jumat (18/5/2018). Pertunjukan tersebut ditampilkan oleh  Goryeongto, sebuah tim teater ...

DIY

Lebaran, Sisi Barat Malioboro Sudah Bisa untuk Jalan-Jalan

Bernas.id--Cor beton induk di sepanjang sisi barat Malioboro, yang saat ini tengah dipugar, sudah selesai dikerjakan. Bahkan, di beberapa lokasi, lantai beton sudah dilapisi teraso. Dengan demikian, pada libur Lebaran nanti, wisatawan yang ...

Pendidikan

Advisor Kantor Staf Presiden RI Sebut Data Digital Menjadi Komoditi Baru

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

2500 Pemilih Pemula Jogja Belum Punya E KTP

Bernas.id- Saat ini ada 1,7% warga Kota Jogja yang belum melakukan perekaman E KTP. Separuh dari persentase itu merupakan pemula yang harus "dijemput bola" proses perekamannya demi mempersiapkan Pemilu. Kepala Dinas Kependuduka ...

Pendidikan

Penulis Diaz Radityo, Kita Tidak Mungkin Menulis Tanpa Membaca

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

Kemenag DIY Dorong Disahkannya Perda ini Untuk Tangkal Terorisme

Bernas.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY mendorong Rancangan Peraturan Daerah tentang Ketahanan Keluarga segera disahkan. Ini penting guna mencegah penanaman paham radikalisme di lingkungan keluarga. "Kami bersyukur dalam wa ...

DIY

Quick Truck Hadir untuk Tingkatkan Produktivitas dan Lebih Efisien

Bernas.id - Sering terkendala dengan alat angkut sawit atau hasil panen pertanian? Solusi terkini disediakan oleh CV Karya Hidup Sentosa. Perusahaan nasional yang berkantor pusat di Yogyakarta ini memroduksi alat transportasi panen sawit be ...

Budaya

Rengkuh Kembali Masa Era Kolonial Belanda dari Papan Iklan Enamel,s di Bentara Budaya Yogyakarta

Bernas.id - Bentara Budaya mengadakan Enamel’s Exhibition Indie, sebuah pameran yang mengangkat ragam iklan era zaman Kolonial Belanda. Papan-papan iklan era Kolonial Belanda memiliki ciri-ciri dan corak yang khas, khususnya penggunaa ...

DIY

Bagaimana Kondisi Stok Darah PMI DIY Selama Ramadan?

Bernas.id -- Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menjamin stok darah di lima kabupaten/kotandi DIY selama Bulan Ramadan tahun ini aman. "Penurunan stok darah biasanya terjadi saat bulan puasa, minggu k ...

Budaya

Hidangan Kuliner Berbuka Khas Ramadhan dari 8 Negara

Bernas.id - Setiap negara pasti punya hidangan kuliner khas Ramadhan yang biasa dinikmati untuk berbuka puasa. Makanan tersebut sudah ada sejak lama sehingga menjadi menu wajib untuk berbuka.  Simak makanan khas buka puasa dari berb ...

DIY

KPU Kota Jogja Pastikan Seluruh Data Pemilih Terverifikasi

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta memastikan seluruh data pemilih yang masuk dalam daftar pencocokan dan penelitian sudah menjalani proses verifikasi di lapangan oleh panitia pemutakhiran daftar pemilih "Seluruh data ...

DIY

Pasokan Listrik DIY Surplus Selama Ramadan

Bernas.id - PLN Area Yogyakarta memastikan saat ini pasokan listrik DIY masih terhitung suplus. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya gangguan listrik selama bulan Ramadan. Terlebih PLN juga menyiagakan penjaga keanda ...

Pendidikan

Calon Siswa SD Jogja Peroleh Keuntungan Usia

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Jogja akan memberikan keuntungan dari aspek usia kepada calon siswa SD yang penduduk setempat ketika pendaftaran peserta didik baru dibandingkan dengan calon siswa dari luar kota itu. "Prioritas pen ...

Pendidikan

Aktif Kegiatan Ekstrakurikuler Membawa Tita Dapat Beasiswa ke Taiwan

Bernas.id-Mendapatkan nilai tinggi di sekolah tidak menjamin seorang siswa mendapat beasiswa di perguruan tinggi terkemuka, apalagi di luar negeri. Namun, dengan aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah (intrakurikuler) maupun di luar sekol ...

DIY

Akses Jalan Bus Trans Jogja Dikeluhkan, Apa Solusinya?

Bernas.id - Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto mengakui, ada usulan dari masyarakat supaya akses jalan untuk bus Trans Jogja diperlebar. Sebab saat ini jalur bus yang sempit dan kemacetan yang ada ...

Pariwisata

Ketua PHRI Sleman Terpilih Ingin Kembangkan Wisata Alam Sleman yang Ramah Lingkungan

Bernas.id - Pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman periode 2018-2023 resmi dilantik dan dikukuhkan. Dalam pelantikan  PHRI Sleman ini juga dihadiri Bupati Sleman, Sri Purnomo, Pendopo ...