Mengapa Difteri Merajalela?

Aloysia Nindya Paramita - Sunti Melati
14 Desember 2017

Ilustrasi (Sumber Foto: tribunnews[dot]com)

Bernas.id – Masyarakat Indonesia tiba-tiba saja dikejutkan oleh merajalelanya penyakit Difteri. Mengejutkan karena sejak dulu pemerintah sebenarnya sudah secara rutin melakukan imunisasi DPT bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Itu sebabnya, Kementerian Kesehatan RI kemudian menyikapi merebaknya penyakit Difteri ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Pertanyaannya, mengapa penyakit menular berbahaya ini bisa merebak di sejumlah daerah di Indonesia belakangan ini?

Difteri sebenarnya disebabkan oleh infeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae. Berdasarkan data Kemenkes sepanjang Januari hingga November 2017 ada 95 kabupaten/kota yang melaporkan adanya 593 kasus dengan 32 kematian.

Dalam kurun waktu bulan Oktober dan November 2017, terdapat 11 provinsi di Indonesia yang mengabarkan terjadinya KLB difteri di wilayahnya. Daerah-daerah itu antara lain 1) Sumatera Barat, 2) Jawa Tengah, 3) Aceh, 4) Sumatera Selatan, 5) Sulawesi Selatan, 6) Kalimantan Timur, 7) Riau, 8) Banten, 9) DKI Jakarta, 10) Jawa Barat, dan 11) Jawa Timur. Menurut World Health Organization (WHO), tercatat ada 7.097 kasus difteri yang dilaporkan di seluruh dunia pada tahun 2016. 

Penyebab karena imunisasi

Pada dasarnya penyakit difteri ini sudah ada vaksinnya. Bahkan vaksin yang diberikan pun secara bertahap sejak bayi hingga anak sekolah. Nyatanya saat ini malah muncul KLB difteri yang sudah memakan korban jiwa. Artinya, ada imunisasi yang bisa saja sengaja ditolak atau malah tidak lengkap. Dalam rilis Kemenkes disebutkan adanya immunity gap, yakni kesenjangan atau kekosongan kekebalan di kalangan penduduk di suatu daerah.

Kekosongan kekebalan ini akibat adanya akumulasi kelompok yang rentan terhadap difteri. Kelompok ini diduga tidak mendapat imunisasi atau tidak lengkap imunisasinya. Memang ada daerah-daerah yang menolak adanya imunisasi dengan berbagai alasan.

Dikatakan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Oscar Primadi, dalam menyikapi terjadinya peningkatan kasus difteri, masyarakat diingatkan dan dianjurkan untuk memeriksa status imunisasi putra-putrinya. Hal ini guna memastikan apakah status imunisasinya sudah lengkap sesuai jadwal.

''Penolakan ini merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya cakupan imunisasi. Cakupan imunisasi yang tinggi dan kualitas layanan imunisasi yang baik sangat menentukan keberhasilan pencegahan berbagai penyakit menular, termasuk difteri,” ungkap Oscar dikutip Bernas, Selasa (12/12).

Difteri adalah penyakit lama yang sudah ada vaksin penangkalnya. Difteri pun kini muncul kembali tidak hanya menyerang anak-anak melainkan orang dewasa. Orang dewasa terjangkit difteri karena saat mereka masih bayi atau balita tidak mendapatkan imunisasi difteri.

''Keadaan ini terjadi karena ada kelompok yang tidak mendapatkan imunisasi atau status imunisasinya tidak lengkap sehingga tidak terbentuk kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri difteri, sehingga mudah tertular difteri,” ungkap Menkes Nila, Senin (11/12).

Penyakit difteri pernah menyerang dua warga di Jawa Tengah. Mereka berasal dari Semarang dan Karanganyar. Penyebabnya ada yang menolak imunisasi dan imunisasi yang tidak lengkap. Pasien di Karanganyar terjangkit difteri karena saat kecil menolak imunisasi. Sementara, pasien di Kota Semarang imunisasi DPT-nya tidak lengkap. Seperti fenomena gunung es, lama-kelamaan orangtua yang terjangkit difteri bisa menular ke anak. Hal ini mengingat cara penularannya yang mudah dan cepat. Padahal Indonesia sudah melakukan program imunisasi bertahap termasuk imunisasi difteri. Program ini sudah berlangsung selama lima dasawarsa.

“Ini sesuatu yang luar biasa karena pada kasus difteri 2017 tidak ada batasan umur. Umur yang termuda itu 3,5 tahun dan yang tertua adalah 45 tahun,” terang Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Mohamad Subuh, Rabu (6/12).

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ikut memberikan pendapatnya tentang KLB difteri ini. Merebaknya difteri di beberapa daerah ini menimbulkan beberapa pertanyaan bagi klinisi yang harus dikaji mengampa sampai wabah ini bisa terjadi. Pertama soal cakupan imunisasi difteri dari pemerintah yang gagal mencapai target.

Menurut keterangan IDAI, data cakupan imunisasi di Indonesia itu beragam. Salah satu penyebabnya adalah pencatatan yang dilaksanakan tidak rutin dan jelas sehingga menghasilkan data yang kurang akurat. Misalnya, catatan pada Buku Catatan Kesehatan Anak tidak diisi dengan baik oleh petugas kesehatan yang melakukan imunisasi. Sementara, orangtua tidak menyimpan buku dengan baik dan rusak. Sehingga sulit ditelusuri imunisasi apa saja yang sudah diberikan.

Di lain sisi, ada pula gerakan anti imunisasi. Penolakan imunisasi itu dengan berbagai alasan. Salah satunya vaksin dianggap haram. Kalau di sisi medis, imunisasi perlu dilakukan untuk mencegah penularan penyakit berbahaya dan mematikan. Tak hanya kelompok, tapi ada sekolah-sekolah yang menolak adanya program imunisasi dari pemerintah.

“Program imunisasi sebagai program nasional seharusnya diikuti dan dilaksanakan oleh semua masyarakat. Maka kelompok anti vaksinasi perlu diatasi dengan cara pendekatan tersendiri dan terencana,” demikian keterangan tertulis IDAI, Selasa (12/12).

Gejala

Anak-anak yang terserang difteri awalnya akan mengalami demam sekitar 38 derajat celcius. Demam ini tidak separah saat anak terkena flu. Sehingga anak pun tidak merasa sedang sakit. Ada rasa sakit saat menelan makanan. Kadang-kadang disertai pembesaran kelenjar getah bening leher dan pembengkakan jaringan lunak leher yang disebut bullneck.

Gejala berikutnya, muncul pseudomembran/selaput di tenggorokan yang berwarna putih keabu-abuan. Selaput putih ini muncul sekitar dua hari sesudah tertular kuman Corynebacterium diphtheriae. Jika sang anak tak segera ditolong, maka selaput putih tersebut membuat saluran napas anak jadi terhambat. Tanda-tanda lain adalah sesak napas dan suara mengorok. Jika sudah parah, difteri ini berujung pada kematian.

Bakteri dapat menempel pada bagian mukosa tenggorokan dan dapat mengeluarkan toksin sehingga terjadi reaksi inflamasi lokal yang dapat diikuti dengan kematian sel dan kerusakan jaringan. Kerusakan jaringan menyebabkan toksin terbawa dalam darah atau cairan limfa dan sampai ke organ lain seperti paru-paru, jantung, hingga sistem saraf. Apalagi anak-anak yang sama sekali belum mendapatkan imunisasi. Sistem kekebalan tubuhnya pun tidak terbentuk sehingga rentan terserang penyakit. Apalagi difteri adalah penyakit menular.

Langkah cepat

Tiga provinsi yang melaporkan adanya KLB Difteri, yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat mulai melaksanakan Outbreak Response Imunizazation (ORI). Imunisasi ulang ini merupakan respon cepat terhadap berkembangnya kasus difteri di sejumlah daerah yang dimulai Senin (11/12).

Berdasarkan keterangan tertulis dari Kemenkes sebagaimana dikutip Bernas, Selasa (12/12), dipilihnya tiga daerah tersebut mengingat potensi transmisi penyakit menular masih tinggi. Transmisi itu didorong oleh padatnya jumlah penduduk, jumlah dan tingginya mobilisasi di tiga daerah itu. Ketiga daerah itu memiliki kasus yang banyak dan dilaporkan usia dewasa juga terkena difteri.  Ibu Kota negara pun masuk dalam daftar daerah yang warganya terkena difteri. Di DKI Jakarta terdapat 22 kasus yang sudah dilaporkan. Sementara, di Jawa Barat terdapat 123 kasus dengan 13 kematian yang tersebar di 18 kabupaten/kota. Di Banten terdapat 63 kasus dengan 9 kematian.

Jawa Timur juga memiliki kasus difteri, namun sudah dilakukan ORI lebih cepat dibanding daerah lain. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Mohamad Subuh. Menurutnya, tingkat penularan difteri sangat cepat dan tinggi karena penularan bakteri melalui percikan ludah saat bersin dan batuk.

Tingkat penularan difteri, lanjut Subuh, sangat tinggi karena penularan bakteri melalui percikan ludah saat bersin atau batuk, itu sangat mudah menular. Kemenkes pun bekerja cepat untuk melakukan pemberian imunisasi ulang secara massal kepada seluruh wilayah yang terdapat kasus difteri.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan untuk menghadapi merebaknya wabah penyakit difteri, Jakarta membutuhkan 2,9 juta vaksin. Kemenkes memberikan bantuan atau menyediakan sekitar 1,2 juta vaksin difteri. Pemprov DKI Jakarta pun berupaya memenuhi sisa kebutuhan vaksin difteri.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menjenguk pasien difteri di RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (11/12) lalu. Ada 33 pasien yang terjangkit difteri. 22 pasien di antaranya adalah anak-naka usia 1-4 tahun dan 11 orang dewasa.

''33 pasien secara klinis dicurigai dengan difteri. 33 ini (pasien) masih dalam pemeriksaan lab tapi kita sudah mengobati sebagai penderita difteri dan diisolasi,'' ungkap Menkes Nila dalam rilisnya, Senin (11/12).

Kemenkes pun melakukan imunisasi ulang untuk sejumlah daerah guna menekan risiko merebaknya Difteri. 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Selebritas 1 Jam lalu

Bikin Iri Netizen, Inul Daratista Unggah Harta Kekayaannya yang Paling Berharga

JAKARTA, Bernas.id - Pedangdut Inul Daratista dikenal sebagai salah satu selebriti Indonesia yang cukup kaya. Kekayaan Inul ini tak hanya bersumber dari penghasilannya sebagai penyanyi dangdut saja, namun ia memiliki bisnis karoke dimana-ma ...

Lifestyle 2 Jam lalu

Wah, Dampak Positif Ini Dapat Dirasakan Oleh Korban Bullying!

Bernas.id - Dalam hubungan sosial sesama manusia, tidak semua orang bisa menyesuaikan diri dengan baik dan beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya. Ada beberapa orang yang gagal dalam bersosialisasi sehingga mereka tidak memiliki t ...

Selebritas 2 Jam lalu

Wow, Foto Anak Ketiga Kanye West dan Kim Kardashian Ditawar Rp66 Miliar

LOS ANGELES, Bernas.id - Kabar bahagia datang dari keluarga Kanye West dan Kim Kardashian. Pasalnya Senin kemarin, telah lahir anak ketiga yang hingga saat ini belum diumumkan nama bayi tersebut. Pasangan Kim dan Kanye masih belum membag ...

Selebritas 3 Jam lalu

Ini Penyebab Film Star Wars: The Last Jedi Ditarik dari Bioskop China

LOS ANGELES, Bernas.id - Pendapatan yang semakin merosot membuat Disney memutuskan untuk menarik Star Wars dari peredaran di China. Padahal Star Wars: The Last Jedi terbilang sangat laku di pasar luar lainnya. Sejak dirilis pada tanggal ...

Nasional 5 Jam lalu

Pemerintah Upayakan Tarif Kereta Bandara Medan-Kualanamu di Bawah Rp 100 Ribu

MEDAN, Bernas.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengupayakan tarif kereta Bandara Medan-Kualanamu agar lebih murah. Saat ini tarif sekali perjalanan dipatok Rp 100.000. Pemerintah pusat meminta bantuan pemerintah dae ...

Nasional 5 Jam lalu

Kata Mendagri Soal Polisi yang Maju Pilkada Boleh Kembali Kalau Gagal

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengungkapkan bisa saja anggota TNI dan Polri yang gagal ditetapkan sebagai calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa kembali aktif di institusinya. ...

Nasional 5 Jam lalu

Ini Cita-cita Novanto yang Terkabul Meski Sudah Mantan Ketum Golkar

JAKARTA, Bernas.id – Dilantiknya Idrus Marham menjadi Menteri Sosial di Kabinet Kerja maka menambah jumlah kader Golkar di Kabiner Kerja Jokowi-JK. Alhasil cita-cita mantan Ketum Golkar Setya Novanto pun terkabul. "Tentunya ki ...

Nasional 5 Jam lalu

Masih Perbolehkan Pakai Cantrang, Ini Catatan Menteri Susi

JAKARTA, Bernas.id – Pemerintah akhirnya memberikan kesempatan lebih lama lagi kepada nelayan cantrang yang sebelumnya diberi batas waktu per 1 Januari 2018 lalu. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi para nelayan dalam masa tran ...

Nasional 5 Jam lalu

Fredrich Yunadi Ajukan Gugatan Praperadilan

JAKARTA, Bernas.id – Fredrich Yunadi mendaftarkan gugatan praperadilan atas penetapannya sebagai tersangka dugaan merintangi penyelidikan kasus yang menjerat Setya Novanto. Pihaknya mendaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. S ...

Selebritas 5 Jam lalu

Berkas Jennifer Dunn Sudah P21, Sarita Abdul Mukti: Selamat Tinggal Kemewahan!

JAKARTA, Bernas.id - Kasus pemilikan dan penggunaan narkoba oleh aktris Jennifer Dunn tetap berlanjut. Saat ini, berkas kasus wanita 28 tahun sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi. "Sudah P19, dan kemarin kita limpahkan ke Kejati. A ...

Nasional 5 Jam lalu

Menteri Susi: Tak Boleh Ditenggelamkan Ya Diterbangkan

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku tidak mempermasalahkan penghentian aksi penenggelaman kapal pencuri ikan di wilayah Indonesia. Namun, Susi menegaskan bahwa pencurian ikan adalah tindakan kr ...

Nasional 6 Jam lalu

Demi Catatan Sipil, Pemerintah Didesak PGI Konkretkan Penghayat Kepercayaan

JAKARTA, Bernas.id – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mendorong pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi soal penghayat kepercayaan yang dicantumkan dalam kartu keluarga dan kartu tanda penduduk elektr ...

Film 6 Jam lalu

Yuk, Belajar Dari Karakter Film "Dilan 1990" dan Ambil Ibrahnya

Bernas.id - Diangkat dari kisah nyata pada awal tahun 90-an, Film “Dilan 1990” nampaknya akan menjadi satu batu locatan bagi perfilman Indonesia saat ini. Film dengan genre drama romance pun mampu diambil ibrahnya lho. Kesan rom ...

Bola 7 Jam lalu

Lionell Messi Gagal Penalti, Penyebab Kekalahan Barcelona

Bernas.id – Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti saat Espanyol meraih kemenangan 1-0. Perempat final leg pertama atas rival sengit Barcelona, pada hari Rabu. Espanyol 1 Barcelona 0. Messi melihat penalti pada menit ke-62 berhasil m ...

Selebritas 7 Jam lalu

Milendaru Akui Sudah Blok Kontak dan Medsos Aurel Hermansyah

Jakarta, Bernas.id - Milendaru yang merupakan keponakan Ashanty diketahui hubungannya tidak akur dengan keluarga Ashanty, termasuk dengan Aurel. Bahkan Milendaru akui jika dirinya dengan Aurel sudah saling mem-block baik itu kontak telephon ...

Nasional 7 Jam lalu

Kasus Serupa First Travel Masih Terulang, Kemenag Masih Punya PR

JAKARTA, Bernas.id – Kementerian Agama (Kemenag) masih mendapat kritik soal pengawasan urusan umrah. Sebab kasus seperti First Travel masih saja terulang. Ombudsman menemukan fakta bahwa kasus travel yang belum bisa memberangkatkan je ...

Internasional 7 Jam lalu

Gunung Berapi di Filipina Semburkan Lahar dan Abu Panas

Bernas.id – Bukan hanya Pulau Bali yang tengah dipusingkan dengan masalah gunung berapi. Filipina selaku negara tetangga Indonesia kini juga sedang menghadapi masalah serupa. Reuters pada hari Selasa (16/1/2018) memberitakan kalau Gun ...

Umum 8 Jam lalu

Ditemukan 'Surga Prasejarah' di Israel yang Usianya 500.000 tahun

Bernas.id – Situs prasejarah yang sangat langka telah ditemukan para arkeolog di dekat Tel Aviv, Israel. Temuan ini digambarkan sebagai surga bagi nenek moyang manusia yang hidup 500.000 tahun yang lalu. Di situs yang terletak di s ...

Properti 9 Jam lalu

Anies: Janji Rumah DP Rp 0 yang Paling Diingat Warga Mulai Dilunasi

JAKARTA, Bernas.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan peletakkan batu pertama pembangunan rumah dengan down payment Rp 0,- pada Kamis (18/1/18). DP Rp 0 merupakan janji kampanye Anies-Sandi yang baru mulai direal ...

Teknologi 9 Jam lalu

Batu 'Alien' yang Jatuh di Mesir Ini Berisi Silsilah Alam Semesta?

Bernas.id – Bebatuan 'alien' antariksa telah jatuh ke Bumi dan ditemukan di padang pasir barat daya Mesir pada tahun 1996. Kini batu tersebut digadang-gadang bisa membuka misteri mengenai bagaimana terbentuknya Tata Surya kita ...

Fotografi 9 Jam lalu

Inilah Foto Bakar Diri Paling Terkenal di Dunia. Bagaimana Kisahnya?

Bernas.id – Foto di atas mungkin bisa dikatakan sebagai foto protes paling terkenal dan paling bersejarah di dunia yg berjudul. "Self-Immolation" (Bakar Diri) judulnya, merupakan foto yang memenangkan penghargaan jurnalistik ...

Nasional 9 Jam lalu

Kubu 'Ambhara' Resmi Pecat OSO, Ini yang Bikin Geger

JAKARTA, Bernas.id - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura kubu Sarifuddin Sudding ‘Ambhara’ resmi memberhentikan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO). Ketua DPP Hanura Rufinus Hotmaul ...

Selebritas 9 Jam lalu

Barang Branded Sering Dipinjam, Penyanyi Syahrini Sindir Seseorang!

JAKARTA, Bernas.id -  Saling sindir antara Syahrini dengan Inul Daratista, ternyata sindiran Syahrini dan sang manager tertuju untuk seseorang, bukan Inul. Rumor semakin panas ketika Syahrini menuliskan sindiran untuk seseorang yang ...

Properti 9 Jam lalu

Pertumbuhan Rumah Tipe Kecil dan Menengah di Daerah Ini Signifikan

JAKARTA, Bernas.id - Program pembangunan sejuta rumah yang dilakukan pemerintah kian mulai terasa. Pasalnya di daerah Banten, Jawa Barat ini, sejumlah rumah tipe kecil dan menengah pertumbuhannya semakin signifikan sejak triwulan IV tahun 2 ...

Nasional 10 Jam lalu

Setnov: Terima Kasih Pak Jokowi Percaya pada Partai Golkar

JAKARTA, Bernas.id – Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo. Hal ini terkait terpilihnya politikus Golkar Idrus Marham sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Par ...

Selebritas 10 Jam lalu

Dulu Aktor Laga Ini Dikenal Gagah, Sekarang Kondisi Advent Bangun Gagal Ginjal

JAKARTA, Bernas.id - Siapa yang tak mengenal actor laga Advent Bangun. Ya bagi kalian anak 80-an pasti mengenal aktor yang satu ini. Kini kabarnya Advent masih harus dirawat di Rumah Sakit Fatmawati. Ia pun belum diperbolehkan untuk kembali ...

Ragam 11 Jam lalu

Semakin Cerdas Dengan Permainan Sederhana Ini, Anak Zaman Now Harus Coba!

Bernas.id - Banyak anak anak zaman now yang kurang berminat dengan Teka Teki Silang. Bosanlah, capek mikirlah, betelah, tidak menariklah, bikin pusing lah, dan segudang alasan yang dikemukakan mereka. Itu semua dikemukakan karena mereka ban ...

Pendidikan 12 Jam lalu

Persaingan Ketat! Yuk Jajal Tryout SBMPTN Kampus STIEBBANK

SLEMAN, Bernas.id - Saat ini pendidikan strata 1 menjadi pilihan para mayoritas lulusan siswa SMA/SMK dan sederajat. Hal ini dikarenakan pendidikan S1 menjadi syarat umum untuk memasuki dunia kerja. Dewasa kini calon mahasiswa/i pergurua ...

Selebritas 12 Jam lalu

Beredar Design Busana Pengantin Untuk Ayu Ting Ting yang Dibuat Ivan Gunawan

JAKARTA, Bernas.id - Desainer Tanah Air Ivan Gunawan memang keahliannya dalam design busana tak perlu diragukan lagi bakatnya. Ia pun sering menelurkan karya-karya fashion yang memukau. Hasil karyanya pun sering ia pamerkan di media sosial. ...

Nasional 13 Jam lalu

2/3 DPD Provinsi Hadiri Munaslub Kubu 'Ambhara'

JAKARTA, Bernas.id – Pengurus Hanura kubu ‘Ambhara’ menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) di DPP Bambu Apus, Jakarta Timur, Kamis (18/1/18). Munaslub kali ini beragendakan pemilihan ketua umum pascapemecatan ...

Nasional 13 Jam lalu

Jadi Mensos, Idrus Lanjutkan Kerja Khofifah Turunkan Angka Kemiskinan

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Sosial Idrus Marham mengapresiasi capaian yang sudah dihasilkan oleh Khofifah Indar Parawansa. Salah satunya adalah upaya menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. "Memang satu prestasi yang sudah ...

Nasional 13 Jam lalu

OSO Kantongi SK Kepengurusan Hanura yang Sah dari Kemenkumham

JAKARTA, Bernas.id – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku sudah mengantongi surat keputusan (SK) kepengurusan partai dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). SK bernomor M.HH-01.AH.11.01 tahun 2018 tersebu ...

Pilkada 14 Jam lalu

Pilkada Serentak, Zulkifli Hasan: Nggak Ada Suap Politik di PAN

KARAWANG, Bernas.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengungkapkan tidak ada suap politik di PAN bukan berarti pilkada itu tanpa biaya. Zulkifli yang juga Ketua MPR RI itu menyatakan lebih ‘sreg’ ...

Internasional 15 Jam lalu

Singapura Bakal Gunakan ‘Angsa’ untuk Periksa Kualitas Air

Bernas.id – Tempat penampungan air minum idealnya dipelihara supaya berada dalam kondisi sebersih mungkin. Namun di Singapura, pemerintah setempat justru berencana menaruh angsa di waduk yang selama ini menjadi sumber air minum wargan ...

Pendidikan 19 Jam lalu

3 Alasan Mahasiswa Bertahan, Meski Awalnya Salah Jurusan

Bernas.id – Salah jurusan menjadi sebuah momok yang sangat menakutkan. Banyak dari mahasiswa baru ataupun yang sudah berjalan beberapa semester, namun masih merasa salah jurusan. Akhirnya muncul kebimbangan antara tetap bertahan atau ...

Destinasi 20 Jam lalu

Lagi Galau? Yuk Berwisata Religi ke Masjid Dr. H. Moeldoko

Bernas.id – Di kalangan TNI, Bapak Moeldoko merupakan sosok yang kharismatik dan berwibawa. Purnawirawan Jenderal kelahiran desa Pesing, kecamatan Purwoasri, kabupaten Kediri tahun 1957 silam ini, juga terkenal sederhana dan rajin ber ...

Kesehatan 20 Jam lalu

Sikapi dengan Realistis Penyakit Psikosomatis, Tanpa Menggunakan Obat Penenang

Bernas.id - Penyakit psikosomatis adalah gangguan mental, sehingga berpengaruh pada fisik tubuh seseorang. Anda penderita penyakit psikosomatis? Penyakit ini, diakibatkan karena stres, banyaknya pikiran, sehingga menyebabkan penderitanya me ...

Highlight 21 Jam lalu

Bukan Hanya Kebutuhan Pokok, Pulau Juga Bisa Dijual, Lho!

Bernas.id - Kehidupan teknologi semakin canggih dan mencuri perhatian dunia. Saat ini segala sesuatu bisa di dapatkan dengan cara mudah. Kita tentu tidak asing lagi dengan dunia online shop, gojek, go car, atau jasa jual beli lainnya yang m ...

Inspirasi 1 Hari lalu

Pentingnya Membangun Personal Branding Bagi Penulis Pemula, Mau Tahu Caranya?

Bernas.id - Dapatkah kamu bayangkan jika nama yang selama ini hanya sebagai panggilan sehari-hari, ternyata menjadi sebuah identitas penting kamu di dunia kepenulisan? Tak hanya sekedar 'penulis' yang menempel pada namamu, namun jug ...

Menulis 1 Hari lalu

Terkuak, Kamu Wajib Mencobanya! Inilah Rahasia Menulis Lebih Dari Satu Artikel

Bernas.id - Dalam sehari biasanya kalian menghasilkan berapa tulisan? Satu? Dua? Atau bahkan sampai lebih dari lima? Wow! Menulis adalah aktivitas yang menyenangkan karena setelah selesai akan membuat perasaan menjadi lega. Tidak hanya itu ...

Properti 1 Hari lalu

Ini Kontraktor Ambrolnya Selasar Gedung BEI

JAKARTA, Bernas.id - Ambrolnya selasar lantai I tower II Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), yang terjadi Senin (15/1/2018) siang, menimbulkan pertanyaan siapa kontraktor yang membangun konstruksi gedung BEI tersebut. Gedung Bursa Efek In ...

Properti 1 Hari lalu

Selasar Ambrol, Namun Dipastikan Struktur Utama Gedung BEI Masih Kuat

JAKARTA, Bernas.id - Kendati selasar lantai I tower II gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) ambrol hari Senin (15/1/2018) kemarin, namun dipastikan bahwa struktur utama gedung BEI tersebut masih kuat dan kokoh. Seperti diketahui, bahwa gedu ...

Nasional 1 Hari lalu

Kemenkes Libatkan TNI dan Polda Papua Bantu KLB Gizi Buruk dan Campak

JAKARTA, Bernas.id - Untuk mengendalikan gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat, Papua yang sudah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerjasama dengan TNI dan Polda Papua. Menkes Nila Moeloek mengat ...

Inovasi 1 Hari lalu

Siswi India Kembangkan Cawat Anti Perkosaan Lengkap dengan Kamera dan Pelacak GPS

Bernas.id – Celana dalam yang satu ini istimewa. Bisa terkunci, dan saat pemerkosa mencoba membukanya, peringatan GPS akan dikirim ke polisi dan sebuah kamera video yang tersemat langsung merekam wajah si penyerang. Itu adalah cawa ...

Nasional 1 Hari lalu

Polemik Usulan Ketua Umum Hanura, Ini Jawaban Wiranto

JAKARTA, Bernas.id – Muncul dukungan dari kubu ‘Ambhara’ agar Wiranto yang kini menjabat sebagai Menko Polhukam menjadi ketua umum setelah memecat Oesman Sapta Odang (OSO). Namun, Wiranto menolak usulan itu karena tidak ma ...

Highlight 1 Hari lalu

Begini Aksi Lucu Waria Tangkap Jambret Sampai Nangis!

Bernas.id – Jangan sekali-kali menyepelekan waria. Sebab walaupun penampilan mereka lebih menyerupai wanita, tetap saja tenaganya adalah tenaga pria. Buktinya adalah video yang viral belakangan ini. Seorang pengguna Facebook bernam ...

Nasional 1 Hari lalu

JK dan Wasekjen Golkar Bela Jokowi Soal Airlangga Rangkap Jabatan

JAKARTA, Bernas.id – Wakil Sekjen Partai Golkar M Sarmuji mengaku tidak mempermasalahkan sikap Presiden Joko Widodo yang tetap mempertahankan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian. Airlangga pun merangkap ...

Film 1 Hari lalu

Begini Sinopsis Resmi dari Solo: A Star Wars Story

Bernas.id – Disney baru saja telah merilis sebuah sinopsis resmi dari film Han solo yang berjudul Solo: A Star Wars Story. Namun sayangnya mereka tidak menyertakan gambar ataupun foto resmi dari film ini. Baca juga Bukan Nama ...

Nasional 1 Hari lalu

KPK Periksa 3 Dokter Jadi Saksi Kasus Dugaan Merintangi Perkara E-KTP

JAKARTA, Bernas.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi terkait dugaan menghalangi dan merintangi penyidikan kasus e-KTP yang menyeret Setya Novanto, Rabu (17/1/18). Saksi yang diperiksa KPK ...

Highlight 1 Hari lalu

Demi Menggalang Dana , YouTuber Ini Ucapkan 'Gucci Gang' Sebanyak 1 Juta Kali

Bernas.id – Kalu kamu suka dengan musik hip hop pasti tahu, dong, rapper viral bernama Lil Pump dengan lagunya berjudul "Gucci Gang".  Memang, lagu itu sangat terkenal di kalangan anak muda dunia. Bahkan, saking terk ...