UMKM Masuk E-Commerce


21 Desember 2017

Ilustrasi (Sumber Foto: thebalance[dot]com)

Bernas.id - Ada fenomena menarik dalam beberapa tahun terakhir ini. Sejumlah industri ritel modern di Indonesia menutup gerainya di pusat-pusat perbelanjaan. Fenomena ini merupakan dampak berkembangnya teknologi, khususnya teknologi internet, yang mengubah perilaku sebagian masyarakat dari transaksi konvensional (offline) ke cara online.

Pergeseran perilaku ini memaksa para pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk ikut masuk ke perdagangan digital (e-commerce) jika tidak ingin tertinggal oleh perkembangan zaman.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mencatat volume transaksi "e-commerce" atau perdagangan barang/jasa secara elektronik di Indonesia diprediksi terus meningkat seiring pemanfaatan teknologi informasi oleh pelaku usaha kecil dan menengah. Tercatat, hingga saat ini sudah ada beberapa pelaku usaha ritel yang menutup gerai usahanya akibat dari sisi pendapatan tak sesuai target perusahaan, diantaranya 7-Eleven, PT Matahari Department Store. Kemudian, Lotus Department Store dan Debenhams yang telah ditutup oleh PT Mitra Adi Perkasa Tbk pada akhir bulan Oktober lalu dan akhir tahun 2017.

Model jual beli konvensional mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya, penjual dan pembeli lebih suka memanfaatkan internet untuk bertransaksi. Lantas bagaimana dengan kesiapan UMKM di Indonesia agar tak sekadar tembus pasar internasional tetapi bisa bertahan saat mengikuti tren e-commerce?

Presiden Joko Widodo pernah menyampaikan saat ini kecenderungan yang terjadi adalah masyarakat tidak perlu jauh-jauh pergi ke toko atau mall untuk membeli barang. Masalah jarak untuk menjangkau pusat perbelanjaan, kemacetan lalu lintas menghadang dan antre panjang saat akan membayar barang pun menjadi faktor masyarakat enggan belanja langsung ke toko atau mal.

Ketimbang menghadapi kesulitan tersebut, masyarakat cukup menggunakan ponsel mereka untuk membeli barang, termasuk melakukan pembayarannya pula. Belanja pun dapat diperoleh dengan mudah dan cukup menunggu di rumah pesanan sudah datang. Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami petumbuhan cepat dalam pemanfaatan dunia internet. Dia menilai sejak masyarakat Indonesia melek akan internet dan manfaat penggunaanya, mulai banyak yang memakai internet untuk menjual barang dan jasa. 

Perkembangan sektor e-commerce (perdagangan elektronik) bahkan menjadi sektor yang tumbuh paling cepat. Pria yang akrab disapa Jokowi itu menjelaskan, inovasi lokal dari Indonesia memang belum sehebat perusahaan dunia seperti Alibaba atau Amazon.  Bukan berarti produk lokal tidak memiliki daya saing.

Jokowi menambahkan, di India terdapat perusahaan lokal bernama Flipkart. Perusahaan e-commerce ini mampu mendominasi perdagangan elektronik di India. Di Indonesia, lanjutnya, banyak perusahaan yang berkembang pesat dan mampu menggaet minat masyarakat untuk menggunakan aplikasi perusahaan tersebut misalnya Lazada, Tokopedia. Perusahaan dengan konten lokal jika terus dikembangkan bisa menjadi perusahaan besar yang mengglobal. Presiden yakin perusahaan yang awalnya hanya bermain di tingkat regional ujung-ujungnya bisa mendunia.

"Jangan coba-coba kita membikin Alibaba tandingan atau bikin Google tandingan. Buat apa bikin Alibaba lagi, Google lagi. Menurut saya itu buang waktu, uang dan tenaga. Manfaatkan saja, pakai saja, yang sudah saja. Manfaatkan saja platform tersebut untuk fokus membuat inovasi yang benar-benar unik dan lokal," terang Jokowi dalam pembukaan acara Idbyte 2017, Kamis (28/9) lalu.

Oleh karenanya, perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara berkomunikasi melainkan menjadi sebuah metode perdagangan. Mulai banyak bermunculan e-commerce yang berguna sebagai tempat jual-beli barang secara online. UMKM pun sepertinya harus menanggapi kemunculan e-commerce.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan dalam berbisnis. Inovasi bisnis itu harus didukung dengan kemampuan informasi teknologi (IT) sehingga bisa memasarkan produk mereka secara digital. Siapa pun yang tidak mengikuti arus digital ini dipastikan bakal tertinggal. Keberadaan e-commerce bisa jadi angin segar tetapi kalau tidak segera dikejar maka industri UMKM malah melorot. Sebab, salah satu masalah UMKM adalah pemasaran.

Pemerintah mendukung para pengusaha untuk mulai merambah ke dunia digital dengan mengadakan beberapa program yang akan melancarkan langkah pengusaha. Pemerintah telah menyiapkan berbagai program yang bisa digunakan baik untuk pengusaha baru, UMKM, maupun pebisnis yang sudah menjalankan usaha secara konvensional. Pemerintah ikut mendorong pemasaran para pelaku UMKM. Pertumbuhan perdagangan e-commerce menunjukkan tren meningkat dari tahun ke tahun. Pertumbuhan industri e-commerce ini sejalan dengan target pemerintah yang memperkirakan nilai transaksi perdagangan berbasis digital bisa mencapai USD130 miliar pada 2020. Selain itu, Indonesia juga memiliki visi menjadi digital nation pada dua tahun ke depan melalui 1.000 startup dari berbagai skala.

Anggota Dewan Penasihat Asosiasi e-Commerce Indonesia Daniel Tumiwa menyampaikan industri e-commerce di Tanah Air akan menopang pertumbuhan ekonomi pada 2018. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pelaku UMKM yang berpindah ke sistem online.

”UKM yang go e-commerce akan berkembang cepat, ini akan mempekerjakan tambahan orang, mereka juga akan mendapatkan tambahan uang penghasilan,” ungkap Daniel di Jakarta, Jumat (17/11), sebagaimana dikutip Bernas.

Bertambahnya jumlah pelaku UKM yang berjualan di lapak-lapak e-commerce diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayahnya masing-masing. Selain itu, juga akan menciptakan lowongan pekerjaan sehingga mendorong daya beli masyarakat di daerah.  

Keuntungan e-commerce

Adanya internet, produk UMKM yang dijual tak lagi terbatas geografis. Muncul e-commerce seperti Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Shoope, Blili dan banyak lainnya. Namun, sebagian banyak dimanfaatkan oleh pengusaha besar tetapi pengusaha UMKM yang menggunakan layanan e-commerce masih sedikit.  

Sebenarnya sudah ada marketplace yang dikhususkan untuk para pengusaha UMKM. Misalnya, UKMMarket.co.id yang diperkenalkan sejak tahun 2014. Adalah sebuah layanan perdagangan berbasis elektronik yang memberikan kenyamanan dan kemudahan jual-beli barang. Toko online ini merupakan bentuk kerjasama Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Lebih dari 600 produk UMKM dengan berbagai jenis kategori dari berbagai wilayah di Indonesia mulai dipasarkan melalui e-commerce ini. Seperti pada umumnya, pemesanan barang pun dengan beberapa langkah singkat. Soal transaksi pembayaran dilakukan dengan beberapa metode, yakni internet banking, layanan mobile money, dan melalui transfer antar rekening.

Selanjutnya, ada Kriya Indonesia kriya.co.id. Layanan ini untuk UKM usaha kreatif. Layanan yang diluncurkan ini sebagai jembatan pelaku UKM untuk mendapatkan konsumen yang lebih luas. Hadir dengan konsep ‘Everthing You Need”, Kriya Indonesia menyediakan kebutuhan costumer mulai dari fesyen, handicraft, furniture agrikultur yang merupakan karya anak bangsa.

Kriya berhasil menjalin kerjasama dengan bank-bank di Indonesia. Kerjasama ini agar UMKM bisa mendapatkan dana pinjaman untuk modal usaha. Kalau usaha lokal berkualitas maka bisa menembus pasar internasional.

Banyuwangi-mall.com dirancang oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan menggandeng Bank Negara Indonesia (BNI).  Pemkab Banyuwangi sengaja meluncurkan digital market untuk memperkuat daya saing pelaku UMKM. Dikatakan Ir. Prasetyo Atmosutidjo MM selaku Ketua Umum Komunitas UMKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkapkan di Jogja sebenarnya banyak pelaku UMKM tetapi masih sulit untuk menjalankannya karena keterbatasan waktu dan lebih fokus menggarap produknya. Meski produk lokal tapi sudah diekspor ke luar negeri.

“Lokal tapi sebagian teman-teman kita itu sudah ekspor lho. Sudah ada yang lebih sepuluh tahun ekspor. Iya, kualitas juga bagus mereka. Cuma mereka itu kan pekerja keras ya, biasanya bekerja, dia kan ditangani sendiri. Jadi, yang bapak-bapaknya atau ibunya ini kan nggak sempat belajar e-commerce gitu ya,” lanjut Prasetyo saat dihubungi Bernas, Selasa (19/12).

Kepada Bernas, Prasetyo mengaku senang jika UMKM bisa fokus menuju e-commerce. Diakuinya produk-produk UMKM memang bagus dan berkualiatas karena bisa menembus pasar internasional, ke Eropa, Amerika, Jepang, Tiongkok dan wilayah lainnya. Meski sudah ada internet, pemasaran produk secara online seperti e-commerce, lanjutnya, belum bisa dilaksanakan dengan baik.

“Sudah ada beberapa tapi terus terang masih sangat minim, minimal sekali. Pada posisi yang ini memang perlu digarap kan? Kalau mereka suruh belajar sendiri saya kira susah karena mereka kan waktunya habis untuk menangani (produksi) itu kan,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan, Pakar Ekonomi Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Dr. Jumadi, SE., MM menyampaikan pelaku UMKM butuh edukasi dan didampingi agar digarap maksimal.

“Yang pertama mungkin perlu adanya edukasi. Jadi, bahwa dunia ini kan sekarang lebih dekat ya dengan IT termasuk  apa namanya e-commerce di UMKM. Sebenarnya kami tahun 2006 itu sudah mewacakan untuk mengarah ke situ, namun ada beberapa kendala yang ada di lapangan,” jelas Jumadi saat dihubungi Bernas, Selasa (19/12).

Data yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, tahun 2016 menyebutkan bahwa terdapat lebih dari 132,7 juta pengguna internet di Indonesia. Hal ini merupakan peluang bagi para pelakus bisnis, khususnya koperasi dan UMKM untuk memasarkan barang jasa melalui dunia maya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah dari total pelaku bisnis tersebut, tercatat 3,79 juta pelaku UMKM sudah memanfaatkan e-commerce, yang memanfaatkan platform marketplace di Indonesia, seperti Lazada, Bukalapak, Blibli, dan Tokopedia. Kementerian Koperasi dan UKM pun terus mendorong upaya pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku bisnis koperasi dan UMKM.

Dalam rilis yang diterima Bernas, Selasa (19/12), Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyampaikan berbagai kebijakan dan program dalam mengembangkan koperasi dan UMKM menuju digital economy, antara lain: pendaftaran Badan Hukum Koperasi dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi Online; Peningkatan kapasitas SDM KUMKM dan mahasiswa (vocational training) sebagai Techno-preneur; pengembangan PLUT melalui Kampung UKM Digital yang bekerjasama dengan PT. Telkom Tbk. Selanjutnya, pendaftaran UMKM sebagai merchant di marketplace SMESCO, www.smescotrade.com serta kerjasama dengan berbagai marketplace lainnya.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo mengeluarkan roadmap e-commerce yang menjamin hidupnya e-commerce di Tanah Air. Hal ini berkaitan dengan pendanaan. Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tentunya memudahkan e-commerce untuk mendapatkan pinjaman dana. Dalam peraturan pemerintah (permen) pemerintah akan memberikan insentif dan penjaminan kepada lembaga penyalur pinjaman utnuk mendukung pertumbuhan bisnis e-commerce.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Sultan: Pemda Selalu Fasilitasi Pengungsi Merapi

Bernas.id -Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan pemerintah daerah akan selalu memfasilitasi warga di sekitar Gunung Merapi yang mengungsi saat terjadi peningkatan aktivitas gunung api tersebut. "Warga yang turun tentu akan difasi ...

DIY

Polemik Bentor, Ini Solusi Dari Wakil Ketua DPRD DIY

Bernas.id - Pelarangan terhadap keberadaan becak motor (bentor) untuk mangkal di Malioboro mulai disosialisasikan sejak 8 Februari 2018. Namun faktanya hingga saat ini masih ada saja bentor di kawasan Malioboro. Surat Edaran Gubernur DIY ...

Pendidikan

Dinas Pendidikan Minta Sekolah Tetap Laksanakan Kegiatan

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta meminta seluruh sekolah dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga SMP negeri maupun swasta di Kota Yogyakarta untuk tetap melaksanakan kegiatan usai penilaian akhir tahun berakhir. "Kami suda ...

DIY

Forum TSLP DIY Dilantik, BPD DIY Beri Bantuan 7 Miliar

Bernas.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2018-2020 di kompleks kantor Gubernur DIY, Kamis (24/5/2018). Sultan men ...

DIY

Dampak Letusan Merapi Kamis Pagi Sebabkan Hujan Abu dan Pasir di Wilayah Ini

Bernas.id - Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 08.58 WIB terkait erupsi Merapi, Kamis 24 Mei 2018. Diinformasik ...

DIY

Merapi Erupsi Lagi Pada Kamis Pagi

Bernas.id- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan telah terjadi letusan di Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/5) pukul 02.56 WIB dengan tinggi k ...

DIY

Residivis Kambuhan Tipu Teman Sendiri Untuk Modal Judi

Bernas.id--Seorang residivis kambuhan melakukan aksi pengelapan dan penipuan terhadap temannya sendiri. Sepeda motor milik temannya dipinjam lalu digadaikan untuk modal main judi online. Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto meng ...

DIY

BPPTKG: Belum Ada Erupsi Magmatik Merapi

Bernas.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan hingga saat ini belum menemukan indikasi erupsi magmatik dari rangkaian erupsi Gunung Merapi beberapa hati ini. "Letusan ma ...

DIY

BPBD DIY Kirim Bantuan Tambahan ke Posko Pakem

Bernas.id - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menambah bantuan berupa sembako dan family kit untuk posko pengungsian utama di Pakem, Sleman. Bantuan tambahan ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila war ...

DIY

Balai Taman Nasional Tutup Lima Objek Wisata Sekitar Gunung Merapi

Bernas.id – Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) kembali mengeluarkan surat edaran resminya yang dikeluarkan pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2018 terkait penutupan penutupan sejumlah obyek wisata di Kawasan Taman Nasional Gunung M ...

DIY

Erupsi Rabu Pagi, BPPTKG Sebut Ada Aktvitas Gempa Vulkanik dan Tremor di dalam Merapi

Bernas.id – Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 10.22 WIB pada hari Rabu, 23 Mei 2018. Dalam rilis tersebu ...

DIY

Puluhan Warga Masih Mengungsi Pasca Erupsi Freatik Dini Hari

Bernas.id--Merapi kembali mengalami erupsi freatik,  yang terjadi Rabu pukul 03.31 WIB (23/5/2018). Ini mengakibatkan sebagian warga lereng Merapi berinisiatif mengungsi. Sekitar 55 warga terdiri dari usia rentan kini masih menempati t ...

Pendidikan

Prof Noorhaidi Beberkan Doktrin Sentral Kaum Jihadis di UNU Yogyakarta

Bernas.id - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar ilmiah “Menyorot Teror Lanjutan Pasca Bom Surabaya”. Prof Noorhaidi Hasan dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga turut diund ...

Budaya

Kepompong Besi, Hasil Pencarian Jati Diri Pelukis Afganishtan Amin Taasha

Bernas.id - Iron Cocoon, atau Kepompong Besi, itulah judul pameran seni lukis yang digelar oleh Amin Taasha, seorang mahasiswa ISI Jogja yang berasal dari Afganishtan. Pameran yang diadakan di Gallery Fadjar Sidik ISI Jogja ini tergolong un ...

DIY

Status Merapi Naik, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat di daerah setempat tetap tenang meski status Gunung Merapi telah dinaikkan dari normal menjadi waspada. "Tapi kan (aktivitas) lavanya te ...

DIY

Status Waspada Merapi Bisa Meningkat Karena Parameter Ini

Bernas.id- Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Merapi menjadi Waspada sejak semalam karena meningkatnya aktivitas kegempaan dalam Gunung Merapi. Kepala Seksi Gunung Merapi B ...

DIY

Erupsi Merapi Dini Hari Tadi Masih Dikategorikan Freatik

Bernas.id - Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan keputusan menaikkan status Gunung Merapi dari Normal menjadi Waspada muncul usai ada erupsi freatik pada Senin sore yang diikuti oleh gempa vulkano-tektonik dan gempa tremor. Ia memastikan, ...

DIY

Naik ke Status Waspada, Merapi Erupsi Selasa Dini Hari

Bernas.id - Gunung Merapi mengeluarkan erupsi pertama usai statusnya naik dari Normal menjadi Waspada. Erupsi tersebut terjadi pada pukul 01.47 WIB, Selasa dini hari, 22 Mei 2018.  Erupsi itu berlangsung 3 menit dengan amplitudo mak ...

Pariwisata

Bangun Pariwisata DIY Perlu Kerjasama Stakeholder

Bernas.id--Pembangunan bidang pariwisata di DIY tidak cukup hanya dilakukan oleh Dinas Pariwisata, namun perlu ada kerjasama yang sinergis semua stakeholder. Hal ini penting dilakukan agar bidang pariwisata benar-benar mampu menjadi penopan ...

Ekonomi

Buka Puasa Bersama, Forum Perbankan BMPD Jalin Keakraban dengan Para Wartawan

Bernas.id - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkatkan jalinan silahturahmi dengan para wartawan dari berbagai media massa dalam acara buka bersama. Selain itu, juga dilakukan pengenalan kiprah BM ...

Pendidikan

Joki Ujian Masuk PTN Jogja Tertangkap Basah

Bernas.id--Polsek Bulaksumur, Depok, Sleman berhasil menangkap joki ujian Tes Potensi Akademik (TPA) Pascasarjana di sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY. Pelaku tertangkap basah karena identitasnya tidak sesuai dengan aslinya. Ka ...

Ekonomi

Bulan Ramadan dan Jelang Lebaran, Instansi Pemerintah DIY Jaga Stabilitas Stok Pangan

Bernas.id - Perum BULOG menyelenggarakan pasar murah dalam rangka HUT BULOG ke-51. Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian dari BUMN yang peduli dengan masyarakat dan lingkungan khususnya Kecamatan Gondokusuman, Kotabaru, Perum Bulog Dr ...

Pendidikan

Perguruan Tinggi Dituntut Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Ali Ghufron Mukti, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti dalam Dies Natalis UNY menyebut bahwa perubahan di era revolusi industri 4.0 ditandai dengan berbagai hal yang s ...

DIY

Kemenkominfo Sudah Blokir 3.000 Akun Provokatif

Bernas.id--Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kini sedang menggodok regulasi untuk menindak perusahaan media sosial yang melakukan pembiaran terhadap penyebaran hoaks. Langkah ini sejalan dengan upaya menangkal radikalism ...

Ekonomi

BULOG DIY Pastikan Stok Beras Sangat Cukup dan Aman untuk Bulan Puasa dan Lebaran

Bernas.id- Dalam rangkaian HUT Perum BULOG ke-51, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diselenggarakan pasar murah di 5 kabupaten/kota sebanyak 1000 paket sembako murah, Kotabaru, Perum Bu ...

Ekonomi

Ramadan, Tempat Ibadah Gratis Sambung Listrik

Bernas.id--Menyambut bulan Ramadan, PLN memberikan Promo Gemerlap Lebaran 2018, berupa diskon Biaya Penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50% dengan maksimum potongan Rp10 juta. Bahkan khusus tempat ibadah, potongan yang diberikan s ...

DIY

Gunung Merapi Alami Erupsi Lagi

Bernas.id -Gunung Merapi mengalami erupsi freatik lagi pada Senin (21/5/2018) dini hari. Erupsi freatik tersebut lebih kecil dibanding erupsi freatik yang terjadi pada Jumat (11/5/2018). Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliuran ...

DIY

Dengan Semangat Kebangkitan Nasional, Sukamta Ajak Berantas Terorisme

Bernas.id - Anggota Komisi I DPR RI Dr Sukamta menggelar bincang santai dan buka puasa bersama awak media se-DIY dan relawan komunitas digital, beserta para humas PKS se-DIY, Minggu (20/05) bertempat di Bale Timoho Resto Yogyakarta. Sekr ...

Budaya

3 Band Blues Beraksi di Wisdom Park UGM

Bernas.id-- Tiga grup band blues Jogja, yakni 3/4 Keriting, Bolokosonom, dan Semendelic tampil memikat di kawasan Wisdom Park UGM, Minggu (20/5) malam. Ketiganya tampil dalam acara "Bluesukan Ning Kampus" yang digelar oleh Teater ...

DIY

Dua Persimpangan Jogja Bakal Dipasangi "Area Traffic Control System"

Bernas.id - Kota Yogyakarta akan menambah dua fasilitas "area traffic control system" yang akan dipasang di lampu lalu lintas. Ini guna membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas. "Kami akan pasang di simpang Jalan Ibu ...

Budaya

Semaraknya Dhammasanti Waisak Kamadhis UGM 2018

Bernas.id - Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) UGM menggelar Dhammasanti Trisuci Waisak 2562 BE /2018, Sabtu (19/5) di kompleks Fakultas Kedokteran. Peringatan tahun ini mengambil tema "Symphony of Dhamma in Diversity". Dire ...

DIY

Jumlah Andong dan Becak di Malioboro Bakal Dibatasi

Bernas.id - Dinas Perhubungan Kota Jogja akan membatasi jumlah andong dan becak yang masuk ke area Malioboro untuk mengurangi kemacetan pasca revitalisasi kawasan itu. Pengurangan jumlah juga disertai dengan perencanaan pembangunan "ce ...

DIY

Semua RW dan SD Negeri Jogja Sudah Miliki Pemadam Api

Bernas.id - Setiap RW di Kota Yogyakarta yang berjumlah 616 RW sudah dibagikan satu alat pemadam api ringan (APAR) yang ditempatkan di lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh warga. Pembagian juga telah dilakukandil seluruh sekolah negeri ...

DIY

Peringati Waisak, Mahasiswa UGM Lepas Ratusan Burung

Bernas.id - Memperingati Trisuci Waisak 2562 Buddhis Era atau 2018 Masehi, Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan ritual pelepasan burung di Hutan Biologi UGM, Sabtu (19/5/2018). Ritual pelepasan satwa ...

Budaya

Uniknya Kisah Cinta Pungdong dalam Teater Tradisional Korea

Bernas.id -- Goryeong Culture Center dan Kedutaan Besar Korea Selatan Indonesia menggelar pertunjukan teater yang unik dan menarik, di Kampus UKDW, Jumat (18/5/2018). Pertunjukan tersebut ditampilkan oleh  Goryeongto, sebuah tim teater ...

DIY

Lebaran, Sisi Barat Malioboro Sudah Bisa untuk Jalan-Jalan

Bernas.id--Cor beton induk di sepanjang sisi barat Malioboro, yang saat ini tengah dipugar, sudah selesai dikerjakan. Bahkan, di beberapa lokasi, lantai beton sudah dilapisi teraso. Dengan demikian, pada libur Lebaran nanti, wisatawan yang ...

Pendidikan

Advisor Kantor Staf Presiden RI Sebut Data Digital Menjadi Komoditi Baru

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

2500 Pemilih Pemula Jogja Belum Punya E KTP

Bernas.id- Saat ini ada 1,7% warga Kota Jogja yang belum melakukan perekaman E KTP. Separuh dari persentase itu merupakan pemula yang harus "dijemput bola" proses perekamannya demi mempersiapkan Pemilu. Kepala Dinas Kependuduka ...

Pendidikan

Penulis Diaz Radityo, Kita Tidak Mungkin Menulis Tanpa Membaca

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

Kemenag DIY Dorong Disahkannya Perda ini Untuk Tangkal Terorisme

Bernas.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY mendorong Rancangan Peraturan Daerah tentang Ketahanan Keluarga segera disahkan. Ini penting guna mencegah penanaman paham radikalisme di lingkungan keluarga. "Kami bersyukur dalam wa ...

DIY

Quick Truck Hadir untuk Tingkatkan Produktivitas dan Lebih Efisien

Bernas.id - Sering terkendala dengan alat angkut sawit atau hasil panen pertanian? Solusi terkini disediakan oleh CV Karya Hidup Sentosa. Perusahaan nasional yang berkantor pusat di Yogyakarta ini memroduksi alat transportasi panen sawit be ...

Budaya

Rengkuh Kembali Masa Era Kolonial Belanda dari Papan Iklan Enamel,s di Bentara Budaya Yogyakarta

Bernas.id - Bentara Budaya mengadakan Enamel’s Exhibition Indie, sebuah pameran yang mengangkat ragam iklan era zaman Kolonial Belanda. Papan-papan iklan era Kolonial Belanda memiliki ciri-ciri dan corak yang khas, khususnya penggunaa ...

DIY

Bagaimana Kondisi Stok Darah PMI DIY Selama Ramadan?

Bernas.id -- Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menjamin stok darah di lima kabupaten/kotandi DIY selama Bulan Ramadan tahun ini aman. "Penurunan stok darah biasanya terjadi saat bulan puasa, minggu k ...

Budaya

Hidangan Kuliner Berbuka Khas Ramadhan dari 8 Negara

Bernas.id - Setiap negara pasti punya hidangan kuliner khas Ramadhan yang biasa dinikmati untuk berbuka puasa. Makanan tersebut sudah ada sejak lama sehingga menjadi menu wajib untuk berbuka.  Simak makanan khas buka puasa dari berb ...

DIY

KPU Kota Jogja Pastikan Seluruh Data Pemilih Terverifikasi

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta memastikan seluruh data pemilih yang masuk dalam daftar pencocokan dan penelitian sudah menjalani proses verifikasi di lapangan oleh panitia pemutakhiran daftar pemilih "Seluruh data ...

DIY

Pasokan Listrik DIY Surplus Selama Ramadan

Bernas.id - PLN Area Yogyakarta memastikan saat ini pasokan listrik DIY masih terhitung suplus. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya gangguan listrik selama bulan Ramadan. Terlebih PLN juga menyiagakan penjaga keanda ...

Pendidikan

Calon Siswa SD Jogja Peroleh Keuntungan Usia

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Jogja akan memberikan keuntungan dari aspek usia kepada calon siswa SD yang penduduk setempat ketika pendaftaran peserta didik baru dibandingkan dengan calon siswa dari luar kota itu. "Prioritas pen ...

Pendidikan

Aktif Kegiatan Ekstrakurikuler Membawa Tita Dapat Beasiswa ke Taiwan

Bernas.id-Mendapatkan nilai tinggi di sekolah tidak menjamin seorang siswa mendapat beasiswa di perguruan tinggi terkemuka, apalagi di luar negeri. Namun, dengan aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah (intrakurikuler) maupun di luar sekol ...

DIY

Akses Jalan Bus Trans Jogja Dikeluhkan, Apa Solusinya?

Bernas.id - Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto mengakui, ada usulan dari masyarakat supaya akses jalan untuk bus Trans Jogja diperlebar. Sebab saat ini jalur bus yang sempit dan kemacetan yang ada ...

Pariwisata

Ketua PHRI Sleman Terpilih Ingin Kembangkan Wisata Alam Sleman yang Ramah Lingkungan

Bernas.id - Pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman periode 2018-2023 resmi dilantik dan dikukuhkan. Dalam pelantikan  PHRI Sleman ini juga dihadiri Bupati Sleman, Sri Purnomo, Pendopo ...