Ajari Anak Hadapi Kegagalan


07 Februari 2018

gagal-mengerjakan-tugas-soal (sumber: kidcaremy.wordpress.com)

Bernas.id - Beberapa saat yang lalu, pernah ramai di berita dan media sosial, seorang mahasiswa sebuah universitas ternama di negeri ini ditemukan tewas bunuh diri. Sebuah koran berita online membahas ternyata sang mahasiswa mendapatkan nilai kurang memuaskan pada satu mata kuliah. Ini adalah kegagalan pertama yang dialaminya selama 17 tahun hidupnya. Ada lagi berita, seorang murid membacok gurunya hingga tewas. Setelah dirunut ke belakang, ternyata semuanya berujung pada ketidakpuasan anak terhadap nilai yang diberikan sang guru. Hanya karena tidak mendapatkan nilai yang diharapkan, berujung pada kehilangan nyawa. Semurah dan semudah itukah nyawa dinilai?

Pada sebagian dari kita, mungkin alasan menghilangkan nyawa hanya karena nilai mungkin terasa janggal. Tapi mereka menganggap hal ini sedemikian serius, hingga akhirnya gelap mata. Ketidakmampuan diri untuk menerima kegagalan, itulah yang terjadi. Walaupun tidak bisa secara naif menyalahkan sistem pendidikan dan pola asuh orang tua, namun ada kesalahan yang terjadi di sini. Mari kita bahas satu per satu.

Sistem Pendidikan di Indonesia

Tidak menutup mata bahwa sistem pendidikan di negeri ini masih mengelu-elukan keunggulan akademis. Sejak dini, orang tua sudah mulai menetapkan target-target akademis yang perlu dilalui oleh anak-anak mereka. Yang paling sederhana adalah berlomba-lomba membuat anak pandai membaca, menulis, dan berhitung (calistung), jauh sebelum perkembangan psikologis anak siap untuk menerima hal-hal tersebut. Sekolah-sekolah pun tak kalah menekan, mereka menyediakan syarat bisa calistung untuk anak bisa lolos menjadi siswa mereka. Pendidikan model apa ini? Anak dipaksa dewasa sebelum waktunya dengan diminta mahir melakukan hal-hal yang belum perlu dikuasai.

Yang menyedihkan, pemerintah seperti menutup mata akan hal ini. Walaupun menyatakan calistung bukan syarat anak diterima di sekolah dasar, namun aturan tinggal aturan. Sekolah berburu murid-murid ‘pintar’ untuk memudahkan guru-guru mengajarkan berbagai pelajaran yang belum perlu dilakukan. Seingat saya, ketika duduk di bangku kelas satu sekolah dasar, pelajaran bahasa Indonesia yang saya terima masih seputar:

i-ni bu-di
ini budi

i-ni i-bu bu-di
ini ibu budi

Coba saja, saat ini kita periksa materi pelajaran anak kelas satu SD, bukan lagi mengajarkan hal-hal sederhana seperti itu. Anak sudah dipaksa untuk mengerjakan soal seperti ini: ‘Setiap bangun tidur, kita harus ________________’.  Hal ini membuat guru dan orang tua bekerja keras untuk memacu anak bisa sampai ke tingkat kemahiran berbahasa yang tidak sesuai dengan usianya.  

Belum lagi sekolah-sekolah yang menyediakan kelas akselerasi bagi siswanya yang dianggap mampu. Anak pada dasarnya adalah pembelajar yang cerdas, sehingga ia bisa menyesuaikan diri saat diajak masuk ke lingkungan yang paling kompetitif sekalipun. Secara kemampuan berlogika, anak memang dipersiapkan khusus di kelas akselerasi. Namun apakah perkembangan psikologisnya juga diperhatikan seperti halnya kemampuan akademiknya? Pada banyak kasus, justru perkembangan psikologis anak kurang mendapatkan perhatian. Padahal dengan perbedaan usia 1-2 tahun di bawah teman-teman sekelasnya, anak akan mengalami kesenjangan psikologis. Dampak ini tidak dapat dilihat langsung, baru akan dirasakan beberapa tahun ke depan, karena anak melompati beberapa tahap perkembangan psikologis.

Pola Asuh Orang Tua

Ini juga memainkan peranan penting dalam pendidikan anak. Berapa banyak orang tua yang sering memuji dengan kalimat seperti ini, “Nah, gini dong. Ini baru anak pinter, anak Mama Papa.” Lalu, kalau anak mendapatkan nilai kurang memuaskan, si anak bukan lagi anak mama dan papanya? Terus jadi anak siapa? Anak kucing? Secara tidak langsung ini mengancam anak, ‘Awas ya, kalau nilainya jelek, mama papa gak menganggapmu anak’.  

Di sisi lain, orang tua menuntut kesempurnaan yang berlebihan pada anak. Sehingga saking takutnya anak mendapatkan nilai jelek, orang tuapun turun tangan membantu bahkan secara sukarela mengerjakan tugas anak. Anak diajarkan untuk mendapatkan nilai sempurna, anak dituntut mendapatkan nilai yang terbaik. Apa kompensasi dari kondisi ini? Anak selalu mengandalkan bantuan orang lain untuk mengerjakan tugasnya. Yang lain adalah orang tua lupa mengajarkan anak bagaimana cara menghadapi kegagalan.

Kalau boleh jujur, gagal merupakan bagian dari proses belajar. Mengajarkan anak kegagalan, sama halnya dengan mengajarkan anak proses kehidupan. Dalam hidupnya, anak akan mengalami aneka peristiwa yang merupakan rangkaian dari kegagalan, keberhasilan, kegagalan, keberhasilan, dan begitu seterusnya. Melindungi anak dari kegagalan, karena takut anak kecewa sebenarnya telah mengambil hak belajar anak untuk mengenali sebuah peristiwa penting dalam hidup dan kehidupannya.

Kegagalan bukanlah suatu yang harus dihindari, namun bisa diantisipasi kedatangannya. Bukannya kita mengharapkan datangnya kegagalan, namun gagal adalah bagian dari proses belajar. Bayi yang belajar berjalan pun, mengalami banyak kegagalan sebelum akhirnya bisa melangkah dengan sempurna.

Kembali kepada dua peristiwa di atas, hal ini kemungkinan besar terjadi karena anak tidak mengerti bagaimana cara menghadapi kegagalan. Saat mengalami kegagalan, respon pertama yang akan muncul pasti kekecewaan. Kecewa karena tidak dapat memenuhi ekpektasi pribadi. Kecewa karena takut dimarahi dan tidak disayang orang tua. Kecewa karena mungkin mendapat hinaan dari teman atau guru.

Yang pasti saat mengalami kegagalan, hati dan pikiran dipenuhi oleh berbagai emosi yang perlu diurai dan diakui keberadaannya. Dengan mengakui keberadaan emosi, artinya kita sudah masuk ke tahap awal memahami emosi tersebut. Langkah selanjutnya adalah menyelami dan memberi nama emosi yang sedang dirasakan. Kemudian mulai merasakan emosi tersebut dan belajar menghadapinya. Tahap-tahap ini perlu diajarkan pada anak agar mereka mengetahui cara menghadapi kegagalan.

Apakah dengan mengajarkan saja sudah cukup? Tentunya mendampingi anak menghadapi kekecewaan dan menuntun mereka untuk keluar dari emosi yang dirasakannya, kemudian menyusun kembali rencana hidup selanjutnya. Pendampingan adalah faktor paling penting dalam mengajarkan anak menghadapi berbagai emosi yang dirasakannya. Dengan memberikan pendampingan, secara tidak langsung anak teryakinkan bahwa kegagalan adalah sebuah proses biasa dalam kehidupan. Yang paling penting dari kegagalan adalah pelajaran untuk bangkit dan mencoba kembali.

Mengajarkan kegagalan pada anak, bukanlah menjerumuskan anak ke jurang terdalam. Namun mengajarkan kegagalan pada anak, juga berarti mengajarkan sebuah proses belajar dalam kehidupan. Membangun kepercayaan diri pada anak, bahwa kegagalan itu bukan berarti pecundang. Gagal hanya berarti Anda menemukan cara lain yang belum memberikan hasil sesuai harapan. Pelajaran tentang bagaimana menghadapi kegagalan, tidak akan didapat di sekolah formal manapun. Ini adalah tugas kita sebagai orang tua.  

Dengan mengajarkan anak arti sebuah kegagalan, artinya kita sedang membangun kemandirian, kepercayaan diri, dan mengenalkan anak bahwa yang paling penting adalah bangkit dan mencoba kembali. Inilah hakikat kehidupan.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

3 Warga Dusun Kedungbuweng Imogiri Jadi Korban Tanah Longsor, Ada Anak Kecil

BANTUL, BERNAS.ID- Tiga rumah rusak berat tertimpa tanah longsor di kawasan Dusun Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Bantul. Satu orang warga atas nama Eko Supatmi (55) telah diketemukan dalam keadaan meninggal. Sedangkan, d ...

DIY

Ratusan Anak Muda Diajak Idham Pahami Pancasila

YOGYA, BERNAS.ID - Anggota DPR RI Dapil DIY Idham Samawi mengajak generasi muda Yogyakarta untuk memahami Pancasila dengan baik dan benar. Dengan demikian, keutuhan NKRI dapat terjaga sepanjang masa. "Idham Samawi siap berdiskusi 30 ...

DIY

Polda DIY Ungkap Prostitusi Online via WA dan Twitter

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY mengungkap dua tindak pidana kasus prostitusi online via WA dan Twitter dengan pelaku yang berbeda. Kedua pelaku berinisial CK (33), karyawan swasta, warga Maguwoharjo dan HP (25), mahasiswa asal Tanjung Penyemb ...

DIY

Banjir Terjang 9 Kecamatan di Bantul, Tim Rescue ACT DIY Bantu Proses Evakuasi Warga

BANTUL, BERNAS.ID - Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi di 21 titik pada 9 kecamatan di wilayah Bantul ...

DIY

Dosen UAD yang Selamat dalam Peristiwa Penembakan di Selandia Baru Masih Trauma

YOGYA, BERNAS.ID - Salah seorang dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Irfan Yunianto, adalah salah satu yang selamat dari peristiwa penembakan massal di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) pekan lalu. Dosen tersebut berada di Masjid Al Noor d ...

Lifestyle

Luar Biasa, di Warung Ini Kamu Bisa Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

SLEMAN, BERNAS.ID - Masih banyak orang baik di dunia ini. Salah satunya adalah perempuan bernama Bu Hari, yang di masa tuanya mengabdikan diri sepenuhnya untuk berbagi dengan sesama. Bu Hari membantu sesama lewat Warung Makan Berbagi mi ...

Pariwisata

Begini Sensasinya Naik Jip Wisata di Tebing Breksi

SLEMAN, BERNAS.ID - Keberadaan jip wisata di kawawan Tebing Breksi di Desa Wisata Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, selain menambah daya tarik obyek wisata, tentunya juga mendongkrak wisatawan yang berkunjung. S ...

DIY

Siap Menangkan Pemilu, DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Rakoorda

SLEMAN, BERNAS.ID - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Daerah Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019, Minggu (17/3/2019) di Sleman City Hall. Sekjen DPP PDI P ...

DIY

IKA SKMA DIY Lakukan Kegiatan Gerbang Mas di Nglipar

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID -Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) melakukan Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak yang disingkat Gerbang Mas secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia, Sabtu (16/3/2019) ...

DIY

Hoaks Saat Ini Menjadi Bagian dari Politik

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI bekerjasama dengan Suara Muhammadiyah menggelar Forum Dialog dan Literasi Media Sosial bertajuk "Bijak di Dunia Maya, Rukun di Dunia Nyata" untuk membedah persoal ...

DIY

Buya Syafii Kutuk Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID- Guru bangsa Buya Syafii Ma'arif mengutuk aksi penembakan brutal di dua mesjid wilayah Christchurch, Selandia Baru, yakni Mesjid Al Noor dan di pinggiran Linwood yang terjadi pada hari Jumat kemarin, 15 Maret 2019. & ...

DIY

KWI mengecam Keras Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID - Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) mengecam keras aksi penembakan brutal yang terjadi di dua mesjid Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). KWI menilai tindakan keji tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan kemanu ...

Pendidikan

Golput Dipengaruhi Faktor Administrasi dan Ideologi

JOGJA, BERNAS.ID- Menurut Robert A Dahl, dalam demokrasi, selain kompetisi, kesuksesan sebuah pemilu ditandai dengan partisipasi masyarakat. Namun, fenomena golput (golongan putih) atau mereka yang tak menentukan pilihan tak dipungkiri bisa ...

Pendidikan

Lulusan Teknik Lingkungan Harus Sesuai Kebutuhan User

SLEMAN, BERNAS.ID -- Perkembangan teknologi saat ini tidak dapat terelakkan hingga dibutuhkan strategi baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di jurusan Teknik Lingkungan untuk menjawab tantangan ke depan. Hal ini dimaksudkan agar lu ...

DIY

Pria Gantung Diri di Villa Kawasan Kaliurang

SLEMAN, BERNAS.ID- Warga Pakem Sleman, kawasan wisata, Kaliurang dikejutkan dengan adanya penemuan mayat. Pasalnya, mayat tersebut ditemukan menggantung di bawah tangga vila Djembranasari RT07/RW19, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, K ...

DIY

100% Indonesia Nyoblos Segera Digelar di Jogja untuk Tangkal Golput

YOGYA, BERNAS.ID - We The Youth berkolaborasi dengan Komunitas Gayam 16 akan menggelar acara 100% Indonesia Nyoblos (IN) di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, pada 22 Maret 2019 mendatang. Ini adalah gerakan untuk mengajak generasi muda Indo ...

DIY

Polres Sleman Akan Usut Kasus Pembakaran Bus

SLEMAN, BERNAS.ID- Rabu (14/3) sore kemarin, bus Antar Jaya jurusan Solo-Purwokerto dengan nomor polisi AD1644CF dibakar massa di Jalan Wates, tepatnya di depan Kelurahan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman sehabis Maghrib sekitar pukul 18 ...

Kesehatan

Perang Terhadap TBC Berarti Perangi Kemiskinan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro, Septi M Effendi membuka acara ceramah tentang pencegahan penyakit TBC dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2019, Kamis (14/3/2019) di Aul ...

Pendidikan

Gadis TK Hidup Tak Layak Bersama Kakek di Tengah Kota

PURWOREJO, BERNAS.ID -Sungguh ironis di tengah hiruk-pikuk masyarakat perkotaan yang hidup serba wah, ada gadis kecil berusia Taman Kanak-kanak (TK) hidup bersama kakek-nenek tua renta di rumah yang sangat tak layak. Gadis kecil bernama Cin ...

DIY

Tabrak Warga, Bis Dibakar Massa di Jalan Wates

SLEMAN, BERNAS.ID- Sehabis Maghrib sekira pukul 18.00 WIB, sebuah bus AKAP dibakar massa setelah menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Wates, depan Kelurahan Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (13/3). Kapolsek Gamping, Kompol Hendri Mu ...

Ekonomi

Pindah Tugas, Kepala Kantor Perwakilan BI Yogyakarta Pamitan ke Insan Media

SLEMAN, BERNAS.ID- Di hadapan perwakilan media massa, baik cetak maupun online di Yogyakarta, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Budi Hanoto menyampaikan permohonan pamit karena per tanggal 1 Maret 2019,  dipercaya men ...

Pendidikan

WeKode Akan Jadi Sekolah Coding RI-Singapura Pertama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyaksikan sekaligus penandatangan 3 Memorandum of Understanding (MOU) kerjasama RI-Singapura di bidang ekonomi digital, di ...

DIY

Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945?

SLEMAN, BERNAS.ID- Dewan Guru Besar UGM bekerjasama dengan Gerakan Kebangkitan Indonesia mengadakan bedah buku "Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945" di Balai Senat UGM, Rabu 14 Maret 2019. Prof Koentjoro, Ketua Dewan Guru Be ...

DIY

Dwi Fungsi ABRI Sebagai Amanat Penderitaan Rakyat

SLEMAN, BERNAS.ID- Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono menjelaskan tentang latar belakang munculnya Dwi Fungsi ABRI. Ia menyebut pertama, menyangkut keamanan dan pertahanan keselamatan rakyat dan perjuangan rakyat. "Kami dapat amana ...

DIY

Bawa Bahan Peledak ke Mako Brimob DIY, RD Diringkus

JOGJA, BERNAS.ID- Hari Selasa 12 Maret 2019, sekira pukul 09.30 WIB, seorang pria berinisial RD mendatangi Pos Penjagaan Selatan Mako Sat Brimobda DIY yang ketika diperiksa isi tasnya terdapat 35 peluru aktif dan peluru hampa 9 peluru. Dike ...

Pendidikan

Institut Kopi Indonesia Hadir di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Indonesia dikenal sebagai negara produsen kopi ketiga terbesar di dunia setelah Brazil dan Kolumbia dengan menyumbang sekitar 7 persen kebutuhan kopi di dunia. Rata-rata produksi kopi Indonesia sebesar 600 ribu ton per ta ...

DIY

Hubungan 70 Tahun Indonesia-Australia

SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia, Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (DIHI-UGM) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra, bekerja sama dengan Kemendikbud RI ...

Pariwisata

ASPPI DPD DIY Gelar Jitex 2019, Dongkrak Kunjungan Wisatawan

SLEMAN, BERNAS.ID- Untuk meningkatkan kunjungan jumlah wisatawan ke Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Sleman, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Yogyakarta menggelar Jogja Istimewa Travel Exchange (Jitex) di Ball Room Lantai ...

Ekonomi

Ribuan Pembeli Furniture dan Craft dari 48 Negara Berkumpul di JIFFINA 2019

BANTUL, BERNAS.ID- Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (JIFFINA) 2019 akan digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada tanggal 13-16 Maret mendatang. Rencananya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Wakil Gubernur ...

DIY

Bea Cukai Musnahkan 247 Barang Ilegal

SLEMAN, BERNAS.ID- Kantor Bea Cukai Yogyakarta melakukan pemusnahan barang dari hasil penindakan sejak awal tahun 2018 dan telah dinyatakan sebagai barang milik negara (BMN). Ada sekitar 247 item barang sudah dimusnahkan di Halaman Kantor B ...

Ekonomi

Kebun Soka Samigaluh Gelar Bursa Sayur Organik Setiap Sabtu Minggu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Bicara soal menu empat sehat lima sempurna, dua diantaranya adalah ketersediaan sayur-sayuran dan buah-buahan. Sedangkan untuk memperoleh sayur maupun buah yang benar-benar sehat pun kini  bisa dikatakan semaki ...

Olahraga

Ribuan Goweser Tour De Sleman Tebar Benih Ikan di Embung Kaliaji

SLEMAN, BERNAS.ID- Pemerintah Kabupaten Sleman bersama komunitas goweser Antar Lintas Gowes Jogja (Algojo) selenggarakan Tour De Sleman 2019. Kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Jadi Algojo yang kedua ini mengawali rangkaian ...

Olahraga

Tim Sinduadi Sleman Juara Danrem Pamungkas Cup 2019

JOGJA, BERNAS.ID- Korem 072 Pamungkas Yogyakarta menggelar kejuaraan tenis antarinstansi Danrem Pamungkas Cup 2019 di lapangan DKT, Kotabaru, Yogyakarta, selama tiga hari, Jumat-Minggu (8-10/3/2019). 16 tim instansi, baik pemerintah dan ...

Olahraga

Bupati Sleman Ikut Lari di Vulcano Run 2019

SLEMAN, BERNAS.ID- Selain membuka event lari di lereng Merapi bertajuk “Volcano Run 2019”, Bupati Sleman Sri Purnomo juga turut berpartisipasi menjadi peserta. Setelah menempuh jarak 5 kilometer, ia berhasil finish di Museum ...

Budaya

Dalang Cilik Berbakat Ini Ingin jadi Profesor

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID --Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Begitu kata sebuah peribahasa untuk memacu semangat dalam belajar. Dan mungkin peribahasa itu yang menjadi pegangan bagi Daneswara Satya Swandaru, seorang dalang cilik berbaka ...

Pariwisata

Dinas Pariwisata DIY Promosikan NYIA

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Jumlah kunjungan wisatawan dari Eropa ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),  khususnya Belanda selalu menempati urutan yang pertama,  berdasarkan data statistik 2015 - 2018.  Hal ini menjadikan pematik ...

DIY

Di Titik Nol, Polisi Ajak Millenial Tertib Lalu-lintas

JOGJA, BERNAS.ID- Ribuan masyarakat Yogyakarta ikut berpartisipasi memeriahkan puncak acara Millenial  Safety di Titik Nol Malioboro, Minggu pagi 10 Maret  2019. Program nasional dari Polri ini digelar untuk mengajak generasi m ...

DIY

Tingkatkan Kesadaran Pemilu, PKS Menggelar Sarasehan bersama Dai dan Tokoh Muda

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menggugah kesadaran masyarakat jelang pemilihan umum (Pemilu), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Yogyakarta menggelar sarasehan dan silaturahmi Dai dan tokoh muda se Kota Yogyakarta, Minggu (10/3/2019) bertem ...

DIY

Masyarakat Antusias Mengikuti Cukur Gratis yang Diadakan Seknas Jokowi DIY

SLEMAN, BERNAS.ID - Masyarakat sangat antusias mengikuti cukur rambut gratis yang diadakan Seknas Jokowi DIY dalam acara Ngopi Gratis Markijo (Mari Kita Jokowi) yang diadakan di Jalan Nologaten Dusun Nologaten, Desa Caturtunggal, Kecamatan ...

Pendidikan

Universitas Widya Mataram Yogyakarta Mewisuda 339 Mahasiswa

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -  Universitas Widya Mataram (UWM) mewisuda 339 mahasiswa sarjana (S1), Sabtu (9/3/2019). Dari 339 mahasiswa, Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi diraih oleh Gini Halimah dari Program Studi Ilmu Hukum dengan angka ...

DIY

Ribuan Alumni SMA Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

SLEMAN, BERNAS.ID- Ribuan orang yang mengatasanamkan Alumni SMA Yogyakarta Bersatu (ASYB) menggelar deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Mengusung tema "N ...

DIY

PWNU DIY Dukung Pemilu Damai 2019

BANTUL, BERNAS.ID- Pengurus Wilayah NU DIY mengadakan rapat pleno untuk menyosialisasikan hasil musyawarah nasional (munas) alim ulama dan konferensi besar (konbes) NU di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat bebe ...

DIY

Ribuan Pengemudi Gojek Tuntut Kesejahteraan

JOGJA, BERNAS.ID- Ribuan driver Gojek yang tergabung dalam Paguyuban Gojek Djogja (Pagodja) turun ke jalan untuk melakukan aksi protes guna menuntut kepada PT Gojek Indonesia (PT GI) agar mengubah kebijakan yang dinilai merugikan para penge ...

Pendidikan

Kini Belanja ke Pasar Tradisional Bisa Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Kini belanja sayur dan kebutuhan dapur, tidak harus harus datang ke pasar, tetapi bisa dilakukan secara online melalui aplikasi OkeSayur. Aplikasi belanja online ini besutan sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada An ...

Pendidikan

Smart Bottle Cegah Penyakit Diabetes

SLEMAN, BERNAS.ID - Semakin meningkatnya jumlah penderita diabetes di Indonesia dari tahun ke tahun mendorong mahasiswa FTI UII untuk menciptakan alat pengukur kadar gula dengan smartphone. Alat yang diberi nama Innovation of Automatic Suga ...

Budaya

Pertama Kali, Naskah Kraton Jogja Dipamerkan, Tandai 30 Tahun Sultan Bertahta

YOGYA, BERNAS.ID - Puncak kegiatan peringatan 30 tahun Masehi Sri Sultan Hamengku Buwono X Bertakhta ditandai dengan Pameran Naskah Kraton Yogyakarta, Kamis (7/3/2019) malam. Pameran yang berlangsung di Kagungan Dalem Bangsal Pagelaran Krat ...

Olahraga

2500 Slot Volcano Run Ludes Terjual

SLEMAN, BERNAS.ID- Untuk meningkatkam kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pariwisata mengadakannya Volcano Run 2019 yang akan digelar pada hari Minggu, 10 Maret 2019 nanti. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sle ...

Budaya

Di Candi Prambanan, Ribuan Umat Hindu Prosesi Tawur Agung

SLEMAN, BERNAS.ID- Ribuan umat Hindu di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan prosesi Tawur Agung Kesanga yang dilaksanakan sehari sebelum pelaksanaan hari raya Nyepi Tahun Baru Saka 194 di Candi Prambanan, Sleman, Rabu ...

DIY

Siap Operasional, Jungar Menjadi Agenda Rutin Prajurit Paskhas

SLEMAN, BERNAS.ID- Pagi dini hari sebanyak 100 penerjun Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas 474 menggelar latihan terjun penyegaran dan pendaratan dengan mengambil titik Runway Grass Trip Lanud Adisutjipto, Selasa 5 Maret 2019. ...

Budaya

75 Manuskrip Keraton Yogyakarta Versi Digital Pulang dari Inggris Setelah 207 Tahun

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam peringatan 30 Tahun Sri Sultan Hamengku Buwono X bertakhta pada tanggal 7 Maret 2019, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar simposium Internasional bertema ”Budaya Jawa dan Naskah Keraton Yogyakarta" ...