Pilkada Serentak 2018, Ini yang Jadi Kekhawatiran


11 Januari 2018

Ilustrasi (Sumber Foto: okezone)

Bernas.id - Pilkada serentak 2018 baru saja dimulai, namun suasana panas sudah mulai terasa. Praktik kampanye hitam sudah menerpa kader PDIP yang membuat Sekjen PDID Hasto Kristiyanto, menangis. Partai Demokrat bahkan perlu menggelar rapat darurat karena merasa kadernya yang akan maju sebagai kandidat kepala daerah  dikriminalisasi.

Tidak hanya kampanye hitam dan ancaman kriminalisasi, Pilkada serentak 2018 juga dibayangi kekhawatiran munculnya kembali politik identitas yang mengusung isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), serta politik uang.

Salah satu fenomena yang juga menjadi sorotan pada Pilkada serentak kali ini adalah tampilnya pada jenderal polisi. Banyak pihak mengkhawatirkan mereka akan menggunakan pengaruhnya pada pelaksanaan pilkada nanti.

Untuk mengantisipasi kekhawatiran tersebut, Kapolri Tito Karnavian telah memutasi jabatan tiga jenderal polisi yang akan mengikuti Pilkada 2018. Berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/16/I/2018 tertanggal 5 Januari 2018, Kapolri Tito Karnavian memutasi 113 personel Polri.

Tiga nama jenderal yang dinonaktifkan itu karena akan ikut pada Pilkada Serentak 2018. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal membenarkan ada surat telegram itu untuk menindaklanjuti beberapa personel Polri yang ikut dalam kontestasi Pilkada 2018 sehingga dimutasi dari jabatan sebelumnya menjelang proses pengunduran diri.

Ketiga jenderal itu adalah Kepala Polda Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Safaruddin yang dimutasi sebagai perwira tinggi di Badan Intelijen dan Keamanan Polri.  Safaruddin sudah dideklarasikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai calon gubernur Kalimantan Timur. Kedua, Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Kepolisian Indonesia Inspektur Jenderal Anton Charliyan. Anton dicalonkan PDIP sebagai wakil gubernur bersama TB Hasanuddin di Pilkada Jabar.

Komandan Korps Brigade Mobil Polri Inspektur Jenderal Murad Ismail dimutasi sebagai analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korps Brigade Mobil Polri. Adapun Murad Ismail juga diusung PDIP sebagai cagub di Pilkada Maluku.

Kegagalan Parpol

Menurut pakar hukum dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) B. Hestu Cipto Handoyo, SH.,M.Hum, perwira aktif TNI-Polri yang dicalonkan menjadi cagub atau cawagub pada hakikatnya disebabkan oleh beberapa faktor.

“Pertama, kegagalan parpol dalam melakukan proses pengkaderan. Hal ini menunjukkan masih banyak parpol yang belum mampu menjadi parpol modern karena hanya disibukkan dengan isu-isu sektarian dan perebutan kekuasaan semata,” terang Hestu saat dihubungi Bernas.id, Selasa (9/1).

Ia menilai pendidikan politik bagi kader parpol sangat rendah. Oleh sebab itu, kalangan militer yang memiliki model pengaderan solid menjadi pilihan parpol untuk disasar dalam perhelatan pilkada. Kedua, dalam konteks militer yang harus netral maka pencalonan periwira aktif secara normatif tidak dibenarkan karena setelah reformasi ada Ketetapan MPR tentang Reposisi TNI/Polri.

“Jika perwira aktif itu mengundurkan diri, maka hal itu tentu saja secara normatif dapat dibenarkan. Mereka ini setelah mundur posisinya civilian alias warga negara biasa yang memiliki hak politik yang sama dengan warga negara yang lain,” kata Hestu.

Sesuai ketentuan, pengunduran diri bagi anggota Polri yang akan maju dalam Pilkada dilakukan ketika sudah ditetapkan sebagai pasangan calon oleh KPU. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018, tahapan pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada 2018 pada 8-10 Januari 2018 dan penetapan pasangan calon 12 Februari 2018. 

Daerah rawan konflik

Tiga provinsi dengan jumlah penduduk ”gemuk”, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, termasuk daerah yang mengikuti Pilkada serentak 2018. Wakapolri Jenderal Syafruddin menyampaikan daerah yang dianggap Polri rawan pada Pilkada 2018 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Papua, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara.

"Kenapa demikian? karena dari aspek pemilih yang begitu besar, terus tentu kontestasi juga (rawan) akan resisten karena perebutan suara. Kan 45 persen penduduk Indonesia ada di Jawa," ujarnya, Senin (8/1).

"Kemudian Papua. Karena aspek letak geografis dan aspek lain yang bisa terjadi di sana. Sulawesi Selatan karena melihat pasangan yang akan berkontestasi politik. Sumatera Utara juga demikian cukup rawan karena dari aspek kontestasi," terangnya.

Polri pun menaruh perhatian khusus terhadap ancaman kabar bohong yang beredar di Pilkada serentak 2018. Polri tak hanya menyiapkan pengamanan fisik saja tetapi membentuk tim khusus. Menurut Syafruddin, potensi hoaks di Pilkada bisa sangat mungkin dimunculkan demi menjatuhkan lawan atau kampanye hitam. Bahkan, saat ini isu hoaks mudah dimanfaatkan untuk menggerakkan massa dalam jumlah yang besar.

"Sekarang lagi zaman milenial, zaman now. Jadi itu perlu diperhatikan menjadi fokus kita. Isu-isu hoaks bisa saja menggerakkan massa," ungkapnya. 

Sementara, Ketua Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Zainudin Amali mensinyalir tiga provinsi di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur rentan akan konflik dalam Pilkada Serentak 2018. Adapun tiga konflik yang rentan terjadi, lanjut Amali, adalah maraknya politik uang, isu SARA, serta penyebaran fitnah atau hoaks di media sosial. Konflik tersebut rentan terjadi di daerah berpenduduk banyak seperti tiga provinsi tersebut.

Dosen di Fakultas Hukum UAJY B. Hestu Cipto Handoyo menyebutkan keberadaan patroli cyber cukup responsif bagi penanggulangan terhadap maraknya ujaran yang kebencian yang bernada SARA.

“Politik aliran dan sektarian memang paling mudah dilakukan oleh tokoh-tokoh politik yang kesulitan dalam merumuskan program dan akhirnya sentimen SARA yang dipergunakan sebagai basis untuk mencari simpatisan dan dukungan,” ungkapnya saat dihubungi Bernas, Selasa (9/1).

Namun, persoalan yang klasik adalah bagaimana penegakan hukum dan proses selanjutnya yg dilakukan oleh patroli cyber itu. “Masihkah berparadigma hukum tajam ke minoritas dan tumpul di mayoritas? Kalau prinsip equality before the law dan hukum gamang dengan kekuatan massa maka tak ada artinya patroli cyber tersebut,” lanjut Hestu.

Gerak Bawaslu dan KPU

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama KPU dan Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar pertemuan di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (9/1) malam. Pertemuan ini membahas persoalan potensi pelanggaran kampanye hitam melalui media sosial.  Dalam rilisnya, Rabu (10/1), Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan intinya kerja sama ini untuk mengantisipasi adanya kampanye hitam di media sosial. Dalam pengawasan kampanye di media sosial akan dilakukan dengan dua metode yakni bisa dari laporan masyarakat maupun dari hasil pengawasan aktif Bawaslu.

"Jadi seandainya dari penilaian bahwa konten ini melanggar, kami akan minta pada Kominfo untuk platform yang bersangkutan untuk di takedown. Dan kalau unsur pidananya ada, kami akan tindaklanjuti lewat proses hukum," ungkap Abhan sebagaimana dikutip Bernas, Rabu (10/1).

Selain itu, Bawaslu sudah memetakan sejumlah daerah yang rawan konflik pada Pilkada serentak 2018. Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengungkapkan politik uang dan penggunaan isu SARA adalah hal yang dikhawatirkan terjadi pada pemilihan-pemilihan mendatang. Konsentrasi Bawaslu adalah bagaimana membendung politik uang dan isu SARA.  

"Orientasi kami (Pengawas Pemilu) tentu ingin melalukan pencegahan lebih maksimal sebelum melakukan penindakan," ujar Afifuddin sebagaimana dikutip dari laman resmi bawaslu.go.id, Rabu (10/1).

Bawaslu, sambungnya, terus menggencarkan upaya untuk mengingatkan semua orang terkait hal tersebut. Bawaslu menurutnya juga akan segera melaksanakan sebuah gerakan bersama dengan masyarakat sipil dengan fokus terhadap dua isu tersebut. Termasuk, membuat jambore lintas iman yang akan menghadirkan aktor-aktor yang peduli terkait pengawasan.

"Ke depan kita berharap di Pilkada 2018 dan Pemilu 2019, orang akan malu untuk memberikan atau menerima uang untuk memilih serta malu berkampanye menggunakan isu SARA," ungkap mantan Kordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) itu.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta para kandidat yang bertarung dalam Pilkada serentak 2018 menghindari kampanye hitam. Ditegaskan Presiden, persaingan antarkandidat harus dilakukan secara sehat dan nantinya menciptakan prestasi.

"Antarkandidat jangan sampai saling mencela, jangan saling menjelekkan. Apalagi memakai black campaign, kampanye hitam harus betul-betul kita hilangkan dari proses-proses demokrasi kita," ungkap pria yang akrab disapa Jokowi dalam siaran persnya, Senin (8/1).

Presiden menegaskan bahwa demokrasi di Indonesia harus mencerminkan karakter-karakter keindonesiaan, yakni penuh kesantunan, tidak saling menjelekkan, dan tidak saling mencela. Jokowi mempersilakan kepada para kandidat untuk bersaing secara sehat agar pilkada berlangsung aman dan damai.

Antisipasi perlu dilakukan karena daya rusak politik uang dan politik identitas yang begitu tinggi. Isu SARA sangat berbahaya kalau dimanfaatkan untuk meluluhlantakkan hubungan baik antarmasyarakat yang selama ini harmonis tanpa masalah.

"Tetangga yang selama ini biasa saja, meskipun berbeda agama, suku, identitas sekarang menjadi masalah dan mengkhawatirkan semua pihak. Ujaran kebencian jika berkaloborasi dengan percepatan media sosial akan sangat membahayakan, belum sempat diklarifikasi sudah terprovokasi," tegas Afif.

Hal lain yang perlu diingat bersama adalah saat ini organisasi atau lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang fokus atau untuk melakukan kerja-kerja pengawasan pemilu sudah sangat jarang. Sesuai tagline Bawaslu “Bersama Rakyat Awasi Pemilu”, penyelenggara pemilu tanpa sosial kebersamaan dengan rakyat tidak akan bisa bekerja. Afif menegaskan jika kedaulatan itu berada di tangan rakyat maka kedaulatan untuk memilih dan mengawasi sejatinya berada di tangan rakyat.

Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI resmi meluncurkan gerakan Pencocokan dan Penelitian (Mencoklit) di Aula Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada Jumat (5/1). Peresmian gerakan coklit serentak ini dilaksanakan bersamaan dengan bimbingan teknis Sistem Informasi Data Pemilih (sidalih) Pilkada 2018 yang diikuti oleh pranata komputer dari masing-masing KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan pilkada serentak Tahun 2018. 

Tujuannya, agar masyarakat pemilih tergerak, sejak hari pertama dilakukannya coklit dia sudah mulai mengecek, nama sudah masuk belum, sudah benar belum catatan namanya.

Ketua KPU RI Arief Budiman menyampaikan dalam satu bulan kedepan, ketiga lembaga ini bersama beberapa platform media sosial, akan menandatangani kerja sama untuk menciptakan pemilu yang menarik sekaligus melindungi pemilh dari berita palsu dan fitnah.

"Tujuan kami kerjasama untuk memastikan hak pemilih terlindungi untuk mendapatkan informasi yg benar tentang pasangan calon dan proses pemilu. Jadi semua aktivitas informasi akan didukung penyebarannya oleh berbagai macam sarana teknologi informasi sehingga lebih cepat sampai ke masyarakat dan terjaga keakuratannya," terangnya dalam siaran pers, Rabu (10/1).

Soal Hak Suara

Pesta demokrasi yang menggembirakan adalah keadilan bagi semua warga yang berhak memberikan hak suaranya. Salah satunya adalah masalah e-KTP. Kemendagri telah mengingatkan agar masyarakat yang belum memiliki e-KTP bisa segera mengurusnya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sebenarnya, sudah ada surat undangan memilih ataupun formulir C6 maka tak akan kehilangan hak pilihnya. Apabila seseorang telah memiliki hak pilih, datanya termuat menurut lokasi domisili atau tempat tinggal. Data tersebut tertera di daftar pemilih dan dapat dicocokkan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kemendagri meminta warga yang belum memiliki E-KTP lekas melakukan perekaman data. E-KTP bisa segera dimiliki warga dan bisa mencoblos pada 27 Juni mendatang. 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Sultan: Pemda Selalu Fasilitasi Pengungsi Merapi

Bernas.id -Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan pemerintah daerah akan selalu memfasilitasi warga di sekitar Gunung Merapi yang mengungsi saat terjadi peningkatan aktivitas gunung api tersebut. "Warga yang turun tentu akan difasi ...

DIY

Polemik Bentor, Ini Solusi Dari Wakil Ketua DPRD DIY

Bernas.id - Pelarangan terhadap keberadaan becak motor (bentor) untuk mangkal di Malioboro mulai disosialisasikan sejak 8 Februari 2018. Namun faktanya hingga saat ini masih ada saja bentor di kawasan Malioboro. Surat Edaran Gubernur DIY ...

Pendidikan

Dinas Pendidikan Minta Sekolah Tetap Laksanakan Kegiatan

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta meminta seluruh sekolah dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga SMP negeri maupun swasta di Kota Yogyakarta untuk tetap melaksanakan kegiatan usai penilaian akhir tahun berakhir. "Kami suda ...

DIY

Forum TSLP DIY Dilantik, BPD DIY Beri Bantuan 7 Miliar

Bernas.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2018-2020 di kompleks kantor Gubernur DIY, Kamis (24/5/2018). Sultan men ...

DIY

Dampak Letusan Merapi Kamis Pagi Sebabkan Hujan Abu dan Pasir di Wilayah Ini

Bernas.id - Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 08.58 WIB terkait erupsi Merapi, Kamis 24 Mei 2018. Diinformasik ...

DIY

Merapi Erupsi Lagi Pada Kamis Pagi

Bernas.id- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan telah terjadi letusan di Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (24/5) pukul 02.56 WIB dengan tinggi k ...

DIY

Residivis Kambuhan Tipu Teman Sendiri Untuk Modal Judi

Bernas.id--Seorang residivis kambuhan melakukan aksi pengelapan dan penipuan terhadap temannya sendiri. Sepeda motor milik temannya dipinjam lalu digadaikan untuk modal main judi online. Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto meng ...

DIY

BPPTKG: Belum Ada Erupsi Magmatik Merapi

Bernas.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan hingga saat ini belum menemukan indikasi erupsi magmatik dari rangkaian erupsi Gunung Merapi beberapa hati ini. "Letusan ma ...

DIY

BPBD DIY Kirim Bantuan Tambahan ke Posko Pakem

Bernas.id - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menambah bantuan berupa sembako dan family kit untuk posko pengungsian utama di Pakem, Sleman. Bantuan tambahan ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila war ...

DIY

Balai Taman Nasional Tutup Lima Objek Wisata Sekitar Gunung Merapi

Bernas.id – Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) kembali mengeluarkan surat edaran resminya yang dikeluarkan pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2018 terkait penutupan penutupan sejumlah obyek wisata di Kawasan Taman Nasional Gunung M ...

DIY

Erupsi Rabu Pagi, BPPTKG Sebut Ada Aktvitas Gempa Vulkanik dan Tremor di dalam Merapi

Bernas.id – Dari akun media sosialnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali mengeluarkan rilis siaran pers resminya pada pukul 10.22 WIB pada hari Rabu, 23 Mei 2018. Dalam rilis tersebu ...

DIY

Puluhan Warga Masih Mengungsi Pasca Erupsi Freatik Dini Hari

Bernas.id--Merapi kembali mengalami erupsi freatik,  yang terjadi Rabu pukul 03.31 WIB (23/5/2018). Ini mengakibatkan sebagian warga lereng Merapi berinisiatif mengungsi. Sekitar 55 warga terdiri dari usia rentan kini masih menempati t ...

Pendidikan

Prof Noorhaidi Beberkan Doktrin Sentral Kaum Jihadis di UNU Yogyakarta

Bernas.id - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan seminar ilmiah “Menyorot Teror Lanjutan Pasca Bom Surabaya”. Prof Noorhaidi Hasan dari Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga turut diund ...

Budaya

Kepompong Besi, Hasil Pencarian Jati Diri Pelukis Afganishtan Amin Taasha

Bernas.id - Iron Cocoon, atau Kepompong Besi, itulah judul pameran seni lukis yang digelar oleh Amin Taasha, seorang mahasiswa ISI Jogja yang berasal dari Afganishtan. Pameran yang diadakan di Gallery Fadjar Sidik ISI Jogja ini tergolong un ...

DIY

Status Merapi Naik, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat di daerah setempat tetap tenang meski status Gunung Merapi telah dinaikkan dari normal menjadi waspada. "Tapi kan (aktivitas) lavanya te ...

DIY

Status Waspada Merapi Bisa Meningkat Karena Parameter Ini

Bernas.id- Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Merapi menjadi Waspada sejak semalam karena meningkatnya aktivitas kegempaan dalam Gunung Merapi. Kepala Seksi Gunung Merapi B ...

DIY

Erupsi Merapi Dini Hari Tadi Masih Dikategorikan Freatik

Bernas.id - Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan keputusan menaikkan status Gunung Merapi dari Normal menjadi Waspada muncul usai ada erupsi freatik pada Senin sore yang diikuti oleh gempa vulkano-tektonik dan gempa tremor. Ia memastikan, ...

DIY

Naik ke Status Waspada, Merapi Erupsi Selasa Dini Hari

Bernas.id - Gunung Merapi mengeluarkan erupsi pertama usai statusnya naik dari Normal menjadi Waspada. Erupsi tersebut terjadi pada pukul 01.47 WIB, Selasa dini hari, 22 Mei 2018.  Erupsi itu berlangsung 3 menit dengan amplitudo mak ...

Pariwisata

Bangun Pariwisata DIY Perlu Kerjasama Stakeholder

Bernas.id--Pembangunan bidang pariwisata di DIY tidak cukup hanya dilakukan oleh Dinas Pariwisata, namun perlu ada kerjasama yang sinergis semua stakeholder. Hal ini penting dilakukan agar bidang pariwisata benar-benar mampu menjadi penopan ...

Ekonomi

Buka Puasa Bersama, Forum Perbankan BMPD Jalin Keakraban dengan Para Wartawan

Bernas.id - Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkatkan jalinan silahturahmi dengan para wartawan dari berbagai media massa dalam acara buka bersama. Selain itu, juga dilakukan pengenalan kiprah BM ...

Pendidikan

Joki Ujian Masuk PTN Jogja Tertangkap Basah

Bernas.id--Polsek Bulaksumur, Depok, Sleman berhasil menangkap joki ujian Tes Potensi Akademik (TPA) Pascasarjana di sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY. Pelaku tertangkap basah karena identitasnya tidak sesuai dengan aslinya. Ka ...

Ekonomi

Bulan Ramadan dan Jelang Lebaran, Instansi Pemerintah DIY Jaga Stabilitas Stok Pangan

Bernas.id - Perum BULOG menyelenggarakan pasar murah dalam rangka HUT BULOG ke-51. Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian dari BUMN yang peduli dengan masyarakat dan lingkungan khususnya Kecamatan Gondokusuman, Kotabaru, Perum Bulog Dr ...

Pendidikan

Perguruan Tinggi Dituntut Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Ali Ghufron Mukti, Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti dalam Dies Natalis UNY menyebut bahwa perubahan di era revolusi industri 4.0 ditandai dengan berbagai hal yang s ...

DIY

Kemenkominfo Sudah Blokir 3.000 Akun Provokatif

Bernas.id--Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kini sedang menggodok regulasi untuk menindak perusahaan media sosial yang melakukan pembiaran terhadap penyebaran hoaks. Langkah ini sejalan dengan upaya menangkal radikalism ...

Ekonomi

BULOG DIY Pastikan Stok Beras Sangat Cukup dan Aman untuk Bulan Puasa dan Lebaran

Bernas.id- Dalam rangkaian HUT Perum BULOG ke-51, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diselenggarakan pasar murah di 5 kabupaten/kota sebanyak 1000 paket sembako murah, Kotabaru, Perum Bu ...

Ekonomi

Ramadan, Tempat Ibadah Gratis Sambung Listrik

Bernas.id--Menyambut bulan Ramadan, PLN memberikan Promo Gemerlap Lebaran 2018, berupa diskon Biaya Penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50% dengan maksimum potongan Rp10 juta. Bahkan khusus tempat ibadah, potongan yang diberikan s ...

DIY

Gunung Merapi Alami Erupsi Lagi

Bernas.id -Gunung Merapi mengalami erupsi freatik lagi pada Senin (21/5/2018) dini hari. Erupsi freatik tersebut lebih kecil dibanding erupsi freatik yang terjadi pada Jumat (11/5/2018). Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliuran ...

DIY

Dengan Semangat Kebangkitan Nasional, Sukamta Ajak Berantas Terorisme

Bernas.id - Anggota Komisi I DPR RI Dr Sukamta menggelar bincang santai dan buka puasa bersama awak media se-DIY dan relawan komunitas digital, beserta para humas PKS se-DIY, Minggu (20/05) bertempat di Bale Timoho Resto Yogyakarta. Sekr ...

Budaya

3 Band Blues Beraksi di Wisdom Park UGM

Bernas.id-- Tiga grup band blues Jogja, yakni 3/4 Keriting, Bolokosonom, dan Semendelic tampil memikat di kawasan Wisdom Park UGM, Minggu (20/5) malam. Ketiganya tampil dalam acara "Bluesukan Ning Kampus" yang digelar oleh Teater ...

DIY

Dua Persimpangan Jogja Bakal Dipasangi "Area Traffic Control System"

Bernas.id - Kota Yogyakarta akan menambah dua fasilitas "area traffic control system" yang akan dipasang di lampu lalu lintas. Ini guna membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas. "Kami akan pasang di simpang Jalan Ibu ...

Budaya

Semaraknya Dhammasanti Waisak Kamadhis UGM 2018

Bernas.id - Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) UGM menggelar Dhammasanti Trisuci Waisak 2562 BE /2018, Sabtu (19/5) di kompleks Fakultas Kedokteran. Peringatan tahun ini mengambil tema "Symphony of Dhamma in Diversity". Dire ...

DIY

Jumlah Andong dan Becak di Malioboro Bakal Dibatasi

Bernas.id - Dinas Perhubungan Kota Jogja akan membatasi jumlah andong dan becak yang masuk ke area Malioboro untuk mengurangi kemacetan pasca revitalisasi kawasan itu. Pengurangan jumlah juga disertai dengan perencanaan pembangunan "ce ...

DIY

Semua RW dan SD Negeri Jogja Sudah Miliki Pemadam Api

Bernas.id - Setiap RW di Kota Yogyakarta yang berjumlah 616 RW sudah dibagikan satu alat pemadam api ringan (APAR) yang ditempatkan di lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh warga. Pembagian juga telah dilakukandil seluruh sekolah negeri ...

DIY

Peringati Waisak, Mahasiswa UGM Lepas Ratusan Burung

Bernas.id - Memperingati Trisuci Waisak 2562 Buddhis Era atau 2018 Masehi, Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan ritual pelepasan burung di Hutan Biologi UGM, Sabtu (19/5/2018). Ritual pelepasan satwa ...

Budaya

Uniknya Kisah Cinta Pungdong dalam Teater Tradisional Korea

Bernas.id -- Goryeong Culture Center dan Kedutaan Besar Korea Selatan Indonesia menggelar pertunjukan teater yang unik dan menarik, di Kampus UKDW, Jumat (18/5/2018). Pertunjukan tersebut ditampilkan oleh  Goryeongto, sebuah tim teater ...

DIY

Lebaran, Sisi Barat Malioboro Sudah Bisa untuk Jalan-Jalan

Bernas.id--Cor beton induk di sepanjang sisi barat Malioboro, yang saat ini tengah dipugar, sudah selesai dikerjakan. Bahkan, di beberapa lokasi, lantai beton sudah dilapisi teraso. Dengan demikian, pada libur Lebaran nanti, wisatawan yang ...

Pendidikan

Advisor Kantor Staf Presiden RI Sebut Data Digital Menjadi Komoditi Baru

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

2500 Pemilih Pemula Jogja Belum Punya E KTP

Bernas.id- Saat ini ada 1,7% warga Kota Jogja yang belum melakukan perekaman E KTP. Separuh dari persentase itu merupakan pemula yang harus "dijemput bola" proses perekamannya demi mempersiapkan Pemilu. Kepala Dinas Kependuduka ...

Pendidikan

Penulis Diaz Radityo, Kita Tidak Mungkin Menulis Tanpa Membaca

Bernas.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi Sosiologi (HMPSSos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar seminar nasional dengan tema “Generation of Digital Media: The Creators ...

DIY

Kemenag DIY Dorong Disahkannya Perda ini Untuk Tangkal Terorisme

Bernas.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY mendorong Rancangan Peraturan Daerah tentang Ketahanan Keluarga segera disahkan. Ini penting guna mencegah penanaman paham radikalisme di lingkungan keluarga. "Kami bersyukur dalam wa ...

DIY

Quick Truck Hadir untuk Tingkatkan Produktivitas dan Lebih Efisien

Bernas.id - Sering terkendala dengan alat angkut sawit atau hasil panen pertanian? Solusi terkini disediakan oleh CV Karya Hidup Sentosa. Perusahaan nasional yang berkantor pusat di Yogyakarta ini memroduksi alat transportasi panen sawit be ...

Budaya

Rengkuh Kembali Masa Era Kolonial Belanda dari Papan Iklan Enamel,s di Bentara Budaya Yogyakarta

Bernas.id - Bentara Budaya mengadakan Enamel’s Exhibition Indie, sebuah pameran yang mengangkat ragam iklan era zaman Kolonial Belanda. Papan-papan iklan era Kolonial Belanda memiliki ciri-ciri dan corak yang khas, khususnya penggunaa ...

DIY

Bagaimana Kondisi Stok Darah PMI DIY Selama Ramadan?

Bernas.id -- Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menjamin stok darah di lima kabupaten/kotandi DIY selama Bulan Ramadan tahun ini aman. "Penurunan stok darah biasanya terjadi saat bulan puasa, minggu k ...

Budaya

Hidangan Kuliner Berbuka Khas Ramadhan dari 8 Negara

Bernas.id - Setiap negara pasti punya hidangan kuliner khas Ramadhan yang biasa dinikmati untuk berbuka puasa. Makanan tersebut sudah ada sejak lama sehingga menjadi menu wajib untuk berbuka.  Simak makanan khas buka puasa dari berb ...

DIY

KPU Kota Jogja Pastikan Seluruh Data Pemilih Terverifikasi

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta memastikan seluruh data pemilih yang masuk dalam daftar pencocokan dan penelitian sudah menjalani proses verifikasi di lapangan oleh panitia pemutakhiran daftar pemilih "Seluruh data ...

DIY

Pasokan Listrik DIY Surplus Selama Ramadan

Bernas.id - PLN Area Yogyakarta memastikan saat ini pasokan listrik DIY masih terhitung suplus. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya gangguan listrik selama bulan Ramadan. Terlebih PLN juga menyiagakan penjaga keanda ...

Pendidikan

Calon Siswa SD Jogja Peroleh Keuntungan Usia

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Jogja akan memberikan keuntungan dari aspek usia kepada calon siswa SD yang penduduk setempat ketika pendaftaran peserta didik baru dibandingkan dengan calon siswa dari luar kota itu. "Prioritas pen ...

Pendidikan

Aktif Kegiatan Ekstrakurikuler Membawa Tita Dapat Beasiswa ke Taiwan

Bernas.id-Mendapatkan nilai tinggi di sekolah tidak menjamin seorang siswa mendapat beasiswa di perguruan tinggi terkemuka, apalagi di luar negeri. Namun, dengan aktif dalam berbagai kegiatan di sekolah (intrakurikuler) maupun di luar sekol ...

DIY

Akses Jalan Bus Trans Jogja Dikeluhkan, Apa Solusinya?

Bernas.id - Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja, Golkari Made Yulianto mengakui, ada usulan dari masyarakat supaya akses jalan untuk bus Trans Jogja diperlebar. Sebab saat ini jalur bus yang sempit dan kemacetan yang ada ...

Pariwisata

Ketua PHRI Sleman Terpilih Ingin Kembangkan Wisata Alam Sleman yang Ramah Lingkungan

Bernas.id - Pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman periode 2018-2023 resmi dilantik dan dikukuhkan. Dalam pelantikan  PHRI Sleman ini juga dihadiri Bupati Sleman, Sri Purnomo, Pendopo ...