Sering Dianggap Penyakit Ringan, Ini Fakta Seramnya Penyakit Cacingan Anak


27 Januari 2018

Seringkali cacingan dianggap penyakit yang sepele padahal jika dibiarkan penyakit ini sangat berbahaya. (sumber: pixabay)

Bernas.id – Gizi buruk menjadi masalah pada anak yang sering kita dengar, tak hanya karena kurangnya asupan makanan bergizi. Orangtua yang tak memahami perihal gizi seimbang sampai kemiskinan pun bisa menjadi penyebab dari masalah gizi itu sendiri. Bukan hanya itu saja, terdapat masalah lain yang juga kerap diabaikan, yakni masalah gizi dikarenakan masalah gizi yang dapat dipengaruhi oleh penyakit cacingan.

Anak-anak harus mengonsumsi obat cacing supaya ratusan cacing di dalam perut mereka dapat hancur. Tentu saja karena anak-anak sangat mudah mengalami masalah ini, terlebih untuk mereka yang sering bermain tanah bersama teman-temannya.

Menurut Fasli Jalal selaku Dewan Pembina Perhimpunan DOkter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), “Pokoknya kalau melihat anak-anak sering bermain dengan teman-temannya di tanah, mereka wajib diberikan obat cacing.”

Fasli pun menambahkan jika cacingan dapat juga menjadi faktor penyebab munculnya balita sunting dan gizi buruk. Penyebabnya karena asupan berbagai sari makanan yang dikonsumsi oleh tubuh juga dimangsa oleh cacing. Sanitasi yang tak baik pun membuat si kecil rentan terkena cacingan. Maka dari itu, setiap ibu wajib memberikan sang anak obat cacing.

Terdapat fakta yang mengerikan perihal jumlah cacing di dalam perut. Fasli pun berkisah jika pengalamannya dalam meneliti cacing pada perut anak-anak ketika Ia berada di daerah pelosok dengan sanitasi yang kurang baik.

Pada malam hari, anak-anak pun sengaja meminum obat cacing. Di saat pagi hari ketika anak-anak hendak buang air besar, cacing pun akan lebih gampang terjaring. Bila dihitung, Fasli menyebutkan terdapat ratusan cacing dari seluruh anak yang telah diberi obat tersebut.

Jenis cacing yang bertengger di perut anak pun bervariasi, sebut saja cacing gelang, cacing kremi, hingga cacing tambang. Untuk lebih jelasnya, inilah jenis-jenis cacing perut pada anak yang wajib diwaspadai oleh para orangtua sesuai dengan lansiran dari hellosehat.

1. Infeksi cacing pita (Taenia sp.)

Biasanya anak yang terkena cacing pita tak mengalami gejala apapun. Hal itu karena tanda-tanda yang diperlihatkan tidak mudah untuk dideteksi. Tetapi bagi anak yang mengalami infeksi usus karena cacing pita, umumnya kepala cacing pita menempel di dinding usus. Sedangkan tubuh si cacing akan selalu bertambah panjang sehingga Ia dapat memproduksi telur di dalam ususnya.

Inilah tanda-tanda anak-anak yang terinfeksi cacing pita:

  • Sakit perut
  • Terlihat lemah dan lemas
  • Mual
  • Mengalami penurunan berat badan
  • Kerusakan organ dan jaringan yang disebabkan infeksi cacing pita yang sudah menyebar.
  •  
  • 2. Cacing gelang (Ascariasis lumbricoides)

Pada umumnya cacing gelang menyebar lewat makanan serta minuman sebelum akhirnya terkontaminasi oleh cacing gelang. Namun tak ada tanda khusus yang disebabkan oleh cacing ini. Kita akan mengetahui adanya cacing gelang jika hewan ini keluar bersamaan dengan tinja.

Jika berbicara tentang cara hidupnya di dalam usus halus, cacing gelang sama dengan parasite. Cacing ini hidup dengan cara menyedot nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh, namun tak menyebabkan rusaknya lapisan usus. Bukan hanya di usus, cacing gelang pun dapat hinggap di paru-paru yang membuat anak menjadi batuk-batuk.

Tanda anak yang terinfeksi cacing gelang:

  • Nyeri perut
  • Batuk
  • Mual hingga muntah
  • Penurunan berat badan
  • Cacing yang terlihat bersama dengan tinja
  • Lesu

3. Cacing tambang (Necator americanus dan Acylostoma duodenale)

Cacing tambang seringkali melekat di usus memakai mulut mereka. Kemudian mereka akan menghisap darah anak kita. Setelah itu, cacing akan memasuki tubuh lainnya dengan cara melewati kulit kaki yang paa akhirnya menginfeksi bagian dalam tubuh, layaknya paru-paru serta jantung melalui aliran darah.

Cacing tambang menyebabkan anemia pada anak, sehingga menyebabkan daya tahan tubuh menurun serta mempengaruhi kecerdasan mereka. Adanya kontaminasi cacing ini pun membuat anak sulit makan hingga menyebabkan gizi buruk. Tentu saja karena nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh telah diserap oleh cacing tambang.

Bisa dibilang cacing tambang adalah jenis cacing yang sangat menakutkan karena suka mengisap darah. Cacing ini pun dapat menimbulkan luka di area permukaan usus.

Tanda-tanda anak yang terinfeksi cacing tambang:

  • Diare
  • Demam
  • Mual
  • Anemia
  • Tidak mempunyai nafsu makan
  • Terdapat darah pada feses yang disebabkan usus yang mengalami infeksi karena cacing
  • Gatal di lokasi larva memasuki kulit

4. Cacing kremi (Enterobius vermicularis)

Cacing ini memang paling sering menjangkiti anak-anak. Penyebabnya karena anak-anak gemar bermain kotor, contohnya saja bermain tanah. Seringkali setelah bermain kotor, anak-anak tak langsung mencuci tangan mereka dan langsung mengonsumsi makanan ke dalam mulut mereka.

Kemungkinan besar terdapat telur cacing yang menempel di jari tangan mereka yang ikut masuk ke dalam mulut. Tak berlangsung lama, telur pun menetas di usus keci yang kemudian memasuki usus besar. Nantinya di dalam usus besar, cacing kremi akan menempel dan mengambil nutrisi tubuh.

Kejaduan selanjutnya ialah cacing kremi betina menjadi dewasa dan memasuki anus untuk dapat bertelur. Karena itulah, tak sedikit anak-anak yang terinfeksi cacing kremi akan mengalami gatal-gatal di area anus. Caing ini bentuknya sangat kecil serta berwarna putih.

Tanda-tanda anak yang mengalami cacing kremi:

  • Mengalami kesulitan tidur karena mengalami gatal di area anus
  • Gatal terus menerus di area anus
  • Anus terasa nyeri dan terdapat iritasi
  • Adanya cacing kremi di tinja

Lantas bagaimana caranya mencegah anak terkena cacingan?

Setelah para orangtua memahami tanda cacingan anak, inilah beberapa cara yang dapat dikerjakan supaya bisa mencegaj mereka terkena cacingan.

  • Memberikan kebiasaan mencuci tangan dengan cara yang baik sesudah dan sebelum beraktifitas.
  • Gantilah pakaian dalam anak-anak setiap hari.
  • Mencuci seprai, boneka, serta selimut sang anak paling lama sepekan sekali.
  • Mengajak sang anak bermain di daerah yang kering dan hindarilah bermain di tepat berlumpur dan genangan air.  
  • Memastikan daging serta sayuran yang dimasak dengan matang sebelum diberikan pada sang anak.
  • Mengajarkan anak dapat memelihara kebersihan kuku serta kebersihan area genital.
  • Jagalah kebersihan rumah, lingkungan sekitar dan bahkan seluruh mainan anak.
  • Jika anak terlihat tanda-tanda yang ada di atas, maka sebaiknya untuk segera berkonsultasi ke dokter supaya Ia dapat segera memperoleh tindakan yang tepat.

 

Cara Mengobati Penyakit Cacingan Secara Alami

Sebelum penyakit ini semakin menyebar pada anak Anda, tak ada salahnya untuk mencoba berbagai jenis obat cacingan yang alami supaya bisa cepat sembuh.

1. Biji Pepaya Matang

Biji pepaya merupakan salah satu obat alami yang efektif mengobati cacing gelang dan cacing kremi. Biji pepaya mempunyai kandungan jenis bahan alami yang baik untuk mengenyahkan telur sekaligus cacingnya dalam saluran pencernaan.

Beberapa senyawa yang ada di dalamnya seperti caricin, carpaine, hentriacontane, benzylisothiocyanate, sitosterol serta glucotropacolin. Seluruh bahan tersebut dapat membunuh parasite penyebab cacingan. Manfaat lainnya adalah mendukung penyembuhan peradangan di bagian usus karena cacing dan telur cacing.  

Cara pemakaian: lembutkan biji pepaya yang telah dikeringkan. Setelah itu campurkan dengan air atau susu hangat. Kemudian saringlah campuran itu dan minum kala perut masih kosong di pagi hari. Bila terlalu pahit ada baiknya ditambah dengan madu.

2. Jus Nanas

Nanas ialah buah yang mempunyai kandungan vitamin C yang tinggi dan kaya akan serat sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan fungsi pencernaan. Minuman ini mempunyai senyawa bromelain yakni enzim yang bekerja untuk melenyapkan cacing gelang, cacing kremi dan cacing pita.

Cara pemakaian: haluskan nanas bersama dengan air, sebaiknya jangan tambahkan gula untuk menjaga kadar gula di dalam darah.

Itulah berbagai informasi tentang penyakit cacingan pada anak. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda. Selalu jaga kebersihan dan sensitiflah terhadap perubahan anak. 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Hukum dan Kriminal

Walikota Jogja Tak Mau Komentari Temuan Uang oleh KPK di Rumah Kabid SDA

YOGYA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti enggan memberikan komentar terkait temuan uang sekitar Rp130 juta saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Kabid SDA DPUPKP Aki Lukman terkait dugaan kasu ...

Hukum dan Kriminal

Sudah Video Call Sex Gratis Malah Diperas Uang

SLEMAN, BERNAS.ID- Pengangguran mesum berinisial WSP (26), warga Jurang Ombo, Magelang Jawa Tengah harus berurusan dengan pihak berwajib karena memeras dan mengancam akan menyebarkan video call sex korbannya berinisial HN (26), warga Jombor ...

Hukum dan Kriminal

Ke Balaikota, KPK Geledah Ruang Dinas PUPKP Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (22/8/2019) siang menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) dan kantor Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Kota Yogyakarta. Penggeledahan it ...

Pendidikan

Agama Itu Harus Memberi Rahmat, Tidak Boleh Menakutkan

SLEMAN, BERNAS.ID- Lustrum ke-14, Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan buku "Kata Bersama Antara Muslim dan Kristen" terbitan UGM Press pada Agustus 2019. Buku ini ingin menegaskan bahwa Islam dan Kristen memiliki dasar funda ...

DIY

Puluhan Mahasiswa Jogja Suarakan Tolak Rasisme

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan orang yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) Cabang Yogyakarta menggelar unjuk rasa di halaman DPRD DIY, Kamis (22/8/2019). Mereka mengajukan sejumlah tuntutan pada pemerintah, termasuk menolak tin ...

DIY

Pemkot Jogja Diminta Segera Selesaikan Proyek yang Tersandung OTT

YOGYA, BERNAS.ID - Paket pengerjaan Perbaikan Saluran Air di kawasan Kampung Celeban Umbulharjo Jogja yang tersandung Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/8) lalu, sejak Selasa (20/8) sore telah dih ...

Hukum dan Kriminal

Tim Sepakbola Kesayangan Kalah, Lakukan Kekerasan dengan Pencurian

SLEMAN, BERNAS.ID- Tim sepakbola kesayangan kalah, dalam keadaan mabuk, 5 lima pemuda nekad menganiaya AG (23), warga Sendangadi Mlati Sleman di pertigaan jalan masuk Dusun Salakan Gamping Sleman pada hari Jumat, tanggal 21 Juni 2019 lalu, ...

DIY

Hanya di Daop 6 Jogja, Ada Lomba Tarik Lokomotif 84 Ton

YOGYA, BERNAS.ID - Memperingati HUT RI ke 74, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menggelar perlombaan yang unik, yakni menarik lokomotif. Lomba digelar Rabu (21/8/2019) di Dipo Lokomotif Yogyakarta. Manager Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budi ...

DIY

DPD PDI Perjuangan DIY Menolak Penistaan Agama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Munculnya video di Youtube yang kemudian menjadi viral, tentang khotbah seorang pendeta yang sampai hari Selasa 19 Agustus 2019 lalu telah ditonton sekitar 157 ribu kali, yang diduga terjadi di wilayah Jawa Tim ...

Pendidikan

Modul Anti Kekerasan dan Intoleransi Diluncurkan di Yogyakarta

JOGJA, BERNAS.ID- Kalijaga Institute for Justice (KIJ) Universitas Islam Negeri (UIN Sunan Kalijaga (Suka) meluncurkan modul "Integrasi Nilai-nilai Keren Berkarakter Nir Kekerasan dalam Pembelajaran dan Budaya Sekolah". Modul ini ...

Hukum dan Kriminal

OTT KPK, Kejari Yogyakarta: Ini Murni Perbuatan Pribadi

JOGJA, BERNAS.ID- Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan barang bukti uang senilai 100 juta rupiah, Kepala Seksi (Kasie) Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi DIY Ninik Rahma Dwihastuti memberika ...

DIY

Aturan Sensor Film yang Baru Disosialisasikan di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Lembaga Sensor Film menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud)  RI Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pedoman dan Kriteria Penyensoran, Penggolongan Usia Penonton, dan Penarikan Film d ...

Budaya

Didi Kempot Bakal Kenalkan Budaya Jawa ke Mahasiswa Baru Jogja

YOGYA, BERNAS ID - Paniradya Kaistimewan berkolaborasi bersama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM bakal menggelar kegiatan bertema Jogja Menyapa, Selasa (20/8/2019) petang. Dengan mengundang 1000 mahasiswa baru, acara tersebut bakal menghadirka ...

Hukum dan Kriminal

Mahasiswa PTN Jogja Sebarkan Video Porno Pacarnya

SLEMAN, BERNAS.ID-Laki-laki berinisial JAZ (26), warga Kudus, Jawa Tengah harus berurusan dengan hukum karena menyebarkan foto dan video hubungan badan mantan kekasihnya melalui media sosial Line dan WhatsApp. JAZ merupakan pacar dari korba ...

DIY

Lembaga Keumatan Kristen DIY Ingin Ustadz Abdul Somad Diberi Pelajaran

YOGYA, BERNAS.ID - Merespons viralnya video ceramah Ustadz Abdul Somad terkait ujaran penghinaan terhadap salib, Lembaga Keumatan Kristen DIY memiliki sikap tersendiri. Lembaga yang terdiri dari PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia), ...

Lingkungan

Rayakan HUT RI dan Bebasnya Limbah di Karangnongko, Warga Menggelar Mancing Bersama

BANTUL, BERNAS.ID - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Warga Karangnongko, Panggungharjo, Sewon, Bantul menyelenggarakan mancing bersama, Minggu (18/8/2019) bertempat di RT 09 Karangnongko. Ketua Panit ...

Lingkungan

Tidak Mau Orangutan Punah, MOFOMOFA Ajak Semua Masyarakat Sayang Orangutan Asli Indonesia

JAKARTA, BERNAS.ID - MOFOMOFA komunitas yang terdiri dari volunteer pecinta Orangutan menggelar kegiatan Sayang Orangutan Festival 2019 berlangsung di Veneu Sarinah Thamrin, Jakarta, Minggu (18/8/2019). Dalam acara Sayang Orangutan Festi ...

DIY

Mafindo Sosialisasikan Stop Hoax di Car Free Day

YOGYA, BERNAS.ID - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melakukan upaya kampanye publik terkait Hoaks kepada masyarakat di ajang Car Free Day Sudirman Jogja, Minggu (18/8/2019). Dalam kesempatan ini, masyarakat diminta untuk mengunduh ...

Politik

HUT RI ke-74, Jokowi: NKRI Jangan Dikorbankan Karena Beda Pilihan Politik

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo berpesan agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dijaga dan jangan sampai dikorbankan. Ia tidak ingin adanya konflik karena perbedaan pilihan politik. “Keutuhan Negara Kesat ...

DIY

PKL Gelar Upacara HUT RI di Malioboro

YOGYA, BERNAS.ID - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Kaki Lima di Kawasan Malioboro mengadakan upacara bendera peringatan detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 di depan gerbang Kantor Gubernu ...

Pariwisata

Warga Sleman Senang Alat Pertahanan Utama TNI Digeser ke JCM

SLEMAN, BERNAS.ID- Ada yang berbeda di halaman Jogja City Mall (JCM), siang ini, Sabtu tangal 17 Agustus 2019. Deretan alat utama sistem pertahanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tampak dipajang di jalan masuk utama mall dalam rangka memp ...

DIY

Unik, Seluruh Petugas dan Peserta Upacara Bernama Agus

JOGJA, BERNAS.ID- Upacara 17 Agustus 2019 di halaman Museum TNI AD Dharma Wiratama Yogyakarta kali ini sungguh unik. Istimewanya, para peserta dan petugasnya bernama Agus semua. Agus Raka, Ketua Komunitas Agus Bumi Indonesia mengatakan b ...

Politik

Bocoran dari Seorang Sahabat, Kaltim Jadi Ibu Kota RI yang Baru

JAKARTA, BERNAS.ID - Seorang sahabat yang berprofesi sebagai konsultan lingkungan hidup mendadak diperintahkan untuk ‘terbang’ ke Kalimantan Timur. Awalnya dia tidak tahu untuk kepentingan apa diperintahkan datang ke salah satu ...

Hukum dan Kriminal

Gara-gara Kasus Suap Impor Bawang Putih, Pejabat Kementan Dicopot

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Pertanian (Kementan) mencopot sejumlah pejabat di Ditjen Holtikultra yang diduga terkait kasus suap impor bawang putih. Pencopotan para pejabat itu bagian dari langkah mitigasi risiko. Kementan membantah ...

Ekonomi

Bekraf Siapkan Pelaku Startup Pemula agar Berdaya Saing dan Inovatif

SLEMAN, BERNAS.ID- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan Bekraf for Pre-Startup (BEKUP) 2019 di Convention Hall Fisipol, UGM, 16-17 Agustus 2019. Kegiatan ini diikuti sekitar 110 peserta dari penjaringan. Program BEKUP 2019 mer ...

Ekonomi

Wakil Walikota Minta Warga Jogja Manfaatkan Bulan Bebas Denda Tunggakan PBB

YOGYA, BERNAS.ID- Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi meminta wajib pajak yang masih memiliki tunggakan pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk memanfaatkan program Bulan Bebas Denda yang hanya berlaku selama Agustus 2019. &l ...

Lifestyle

Ribuan Motor Antik Siap Kumpul di Djogjantique Day 2019

YOGYA, BERNAS.ID- Komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI) Yogyakarta kembali menghadirkan event nasional bertajuk Djogjantique Day 2019. Ajang ini  akan berlangsung di Stadion Mandala Krida Yogyakarta pada 23-25 Agustus mendatang ...

Kesehatan

Fasilitas Olah Terbatas, Limbah Medis yang Menumpuk Ancam Kesehatan Masyarakat

SLEMAN, BERNAS.ID- Kuliah perdana Prodi Magister Ilmu Kemasyarakatan (IKM), FK-KMK UGM mengajak mahasiswa untuk membahas kebijakan pengolahan limbah medis dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan masyarakat seperti puskesmas dan klinik. Par ...

Politik

Pancasila Sudah Tegas dan Final, Jangan Keseringan Dibahas Lagi

SLEMAN, BERNAS.ID - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) meminta Pancasila tidak dijadikan tujuan, melainkan sebuah dasar yang perlu dipahami dan dihayati. Menurutnya, Pancasila sudah sangat tegas, tapi masih saja ada menafsirkannya berbeda s ...

DIY

Naik KA Prameks dan Batara Kresna Gratis saat HUT RI

YOGYA, BERNAS.ID - PT KAI siap menggratiskan tiket untuk sejumlah kereta lokal dan perintis selama satu hari bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus. Di Daerah Operasi 6 Yogyakarta ada dua kereta yang digratiskan, yakni ...

Politik

Pesan dari Buya Syafii untuk Jokowi: Cari Menteri yang Petarung

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bertamu ke kediaman tokoh nasional, Syafii Maarif di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (15/8/2019) pagi. Dalam kesempatan itu, Buya Syafii menitipkan pesan ke JK untuk disampai ...

Pendidikan

JK Ingin Pembahasan Pancasila Tidak Dipersulit Agar Mudah Dipahami

SLEMAN, BERNAS.ID- UGM melalui Pusat Studi Pancasila kembali mengadakan Kongres Pancasila XI bertajuk "Aktualisasi Pancasila dalam Merajut Kembali Persatuan Bangsa" di Balai Senat, Kamis 15 Agustus 2019. Dalam Kongres Pancasila ...

Pendidikan

Menkominfo Gelorakan Perlawanan Terhadap Hoaks

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menggelorakan perlawanan terhadap hoaks (berita palsu) kepada masyarakat Indonesia karena berbahaya. Ia mencontohkan, Polsek di Madura yang dibakar massa gara-gara ...

DIY

BMKG Yogyakarta Sosialisasi Agroklimat untuk Ketahanan Pangan

JOGJA, BERNAS.ID- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengadakan sosialisasi Agroklimat kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kabupaten Kulonprogo dengan total pe ...

Olahraga

Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional, Kodim 0912/Kutai Barat Gelar Lomba Panahan Sumpit

KUTAI BARAT, BERNAS.ID - Kian memudarnya olahraga panahan sumpit di masyarakat menjadi perhatian tersendiri bagi Kodim 0912/ Kutai Barat. Guna melestarikan kembali budaya asli Kalimantan ini dan dalam rangka memperingati HUT RI ke 74, Kodim ...

Hukum dan Kriminal

Kemampuan Jenderal Polisi Bintang 2 Ini Dibutuhkan Pimpin KPK

JAKARTA,BERNAS.ID - Wakil Kepala Badan Reaerse dan kriminal Mabes Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Antam Novambar menjadi salah satu perwira aktif Polri yang sejauh ini lolos tahapan seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pember ...

Pendidikan

Di UPN, Menhan Ingin Ada Kurikulum Pancasila

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa sudah menjadi tugas kita bersama untuk mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa, terutama kalangan mahasiswa. Untuk itu, ia member ...

Budaya

Film "Bumi Manusia" Banyak Dikritik, Hanung Bramantyo Cuek Bebek

SLEMAN, BERNAS.ID - Hanung Bramantyo, sutradara film "Bumi Manusia" mengakui, sejak pemutaran perdana film "Bumi Manusia" di Surabaya, Jumat (9/8/2019) lalu, banyak kritik ditujukan kepadanya. Namun ia merasa cuek, karen ...

Politik

Demokrat Merapat Ke Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf ?

JAKARTA,BERNAS.ID - Partai Demokrat membuka diri masuk dalam Kabinet Kerja jilid II yang akan segera dibentuk Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan, setelah dilakukan pembicara ...

Politik

Waketum Gerindra Sebut Penumpang Gelap Isapan Jempol

JAKARTA,BERNAS.ID - Kabar adanya penumpang gelap di kubu Prabowo kembali dibantah. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyatakan, tidak ada penumpang gelap yang selama ini berkembang. "Nggak ada, wong merek ...

DIY

Legislator PKB: Petani di Sleman Barat Sering Tidak Panen, Menderita

SLEMAN, BERNAS.ID- Wawan Prasetya, legislator dari PKB yang dilantik hari ini, Senin (12/8) di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman mengatakan petani di Sleman sering tidak bisa panen, khususnya di daerah Sleman barat karena serangan hama ti ...

Politik

Pembentukan Fraksi Jadi Agenda Awal DPRD Kota Jogja Usai Dilantik

YOGYA, BERNAS.ID - Sebanyak 40 Caleg Terpilih DPRD Kota Yogyakarta dilantik dalam rapat paripurna pengucapan sumpah janji anggota DPRD Kota Yogyakarta masa jabatan tahun 2019-2024, Senin (12/8/2019). Para anggota dewan yang baru menjadikan ...

Hukum dan Kriminal

Ibu Beranak 1 Raup Rp22 Juta dengan Modal Screenshot Transfer Palsu

SLEMAN, BERNAS.ID- Ibu beranak satu berinisial KH (23), warga Tegal Jawa Tengah harus berurusan dengan berwajib karena melakukan penipuan secara online melalui aplikasi Line terkait pembelian barang alat-alat rumah tangga, kosmetik, atau sp ...

Hukum dan Kriminal

Ngaku-ngaku Pemilik Galeri Batik Ternama, Warga Kalasan Tipu Korbannya Ratusan Juta

SLEMAN, BERNAS.ID- Seorang pria berinisial DH (41), warga Kalasan, Sleman, harus berurusan dengan hukum setelah melakukan penipuan melalui aplikasi chatting WhatsApp dengan mengaku sebagai pemilik usaha batik Hamzah Batik dengan total kerug ...

Pendidikan

Mahasiswa KKN UGM Hilang di Sungai Rungan Kalteng

JOGJA, BERNAS.ID- Humas Protokol Universitas Gadjah Mada (UGM) mengabarkan adanya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gajah Mada (UGM) yang hanyut di Teluk Pulau Kaja atau Pelabuhan Sei Gohong, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Mi ...

Budaya

Joko Anwar Angkat Superhero Lokal Gundala ke Kancah Internasional

SLEMAN, BERNAS.ID - Film terbaru karya sutradara Joko Anwar,Gundala siap tayang pada 29 Agustus 2019 mendatang. Meskipun baru akan ditayangkan pada akhir bulan ini, film yang diangkat dari cerita karakter pahlawan super Indonesia gubahan ...

DIY

KAI ESPORT EXHIBITION Goes to Jogja 2019 Dibuka di JEC

BANTUL, BERNAS.ID - Gelaran KAI ESPORT EXHIBITION Goes to Jogja resmi dibuka pada Sabtu (10/8/2019) di Jogja Expo Center (JEC). Gelaran yang menjadi gelaran esport pertama yang diselenggarakan PT KAI ini merupakan perwujudan nyata o ...

Ekonomi

Ignite The Nation, Mesin Lokomotif Penciptaan Kreator Lokal dengan Karya Inovatif

SLEMAN, BERNAS.ID- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ignite The Nation, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di GRHA Saba Pramana, Sabtu 10 Agustus 2019. Ignite ...

Lifestyle

Game Online Bisa Memberikan Hidup yang Lebih Menjanjikan bagi Milenial

SLEMAN, BERNAS.ID- Dulu bermain game identik dengan hal negatif bagi anak-anak karena membuat malas belajar. Kini, hal itu sudah berbalik 180 derajad karena semakin diapresiasinya para pemain setelah menorehkan prestasi di turnamen e-sport ...

Politik

Waspada Poros Baru, Rusak Poros Teuku Umar-Kertanegara

JAKARTA,BERNAS.ID - Berkembang wacana terbentuknya poros Kartanegara (kediaman Prabowo Subianto) dan Teuku Umar (kediaman Megawati), pasca pertemuan Prabowo dan Megawati. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyatakan,&n ...