Waspadai Gempa Berikutnya

Penulis : Editorial Harian Bernas
Editor : Heru Catur Nugroho
31 Januari 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: istimewa)

Bernas.id - Rakyat Indonesia pasti masih mengingat gempa dahsyat yang melanda Aceh, 26 Desember 2004. Gempa berkekuatan 9,1 skala Richter itu tak hanya meratakan hampir seluruh bangunan di Aceh, namun juga menimbulkan bencana tsunami yang menewaskan lebih dari seratus ribu jiwa. Warga Jogja pasti juga masih mengingat gempa besar yang terjadi 27 Mei 2006 yang meluluhlantakkan bangunan dan merenggut ribuan nyawa. Namun, dua kejadian tersebut sebenarnya hanyalah contoh kecil dari serentetan gempa dahsyat yang pernah melanda wilayah Indonesia sejak zaman dulu. Kejadian serupa masih mungkin saja terjadi di masa mendatang mengingat posisi geografis Indonesia yang menjadi bagian dari Ring of Fire. Karena itu, menyiapkan rakyat Indonesia menghadapi bahaya gempa, menjadi pekerjaan penting yang harus dilakukan semua pihak.

Ring of Fire memiliki panjang 25.000 mil atau 40.233 km yang terbentang mulai dari Selandia Baru, Indonesia, Filipina, Jepang, melintasi Kepulauan Aleutian, pesisir Alaska, Kanada, Pantai Barat Amerika Serikat hingga ujung Amerika Selatan. Indonesia terletak di antara Cincin Api dan Sabuk Alpide yang membentang dari Nusa Tenggara, Bali, Jawa, Sumatra, terus ke Himalaya, Mediterania dan berujung di Samudera Atlantik. Karena itu, wajar jika Indonesia memiliki banyak gunung berapi aktif. Gunung-gunung berapi di Indonesia termasuk yang paling aktif pada Ring of Fire. Gunung berapi itu terbentuk dalam zona subduksi lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia.

Badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) United Nations Secretariat for International Strategy for Disaster Reduction (UNISDR) melalui Twitter-nya, Selasa (23/1), mengingatkan bahwa Ring of Fire telah aktif kembali. UNISDR mencatat aktivitas yang terjadi di Ring of Fire Pasifik, yakni erupsi Gunung Mayon di Filipina dan Gunung Kusatsu Shirane. Gempa berkekuatan 7,9 SR juga sempat menimbulkan peringatan tsunami di Alaska. Retetan bencana ini memunculkan spekulasi Ring of Fire telah aktif kembali dan perlu diwaspadai.

Lalu, bagaimana kesiapan pemerintah Indonesia? Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, Danang Samsu, mengakui bahwa gempa bumi yang terjadi Indonesia belakangan ini dan aktivitas sejumlah gunung berapi, ada kaitannya dengan Ring of Fire.

“Iya. Yang jelas ada kaitannya dengan Ring of Fire karena di Ring of Fire itu adalah pusat gempa dan gunung api. Jadi, negara yang dilewati oleh Ring of Fire itu potensi gempanya tinggi. Juga banyak gunung api, itu pun karena ada di Cincin Api itu. Indonesia yang punya 130 gunung berapi itu karena berada di Ring of Fire,” terang Danang saat dihubungi Bernas, Senin (29/1).

Peristiwa paling aktual adalah gempa berkuatan 6,1 SR (skala Ricgter) berpusat Barat Daya Kabupaten Sukabumi dan perbatasan Lebak mengguncang keras wilayah Banten, Bogor, DKI Jakarta, Bekasi, Sukabumi, Depok, hingga Cirebon, Selasa (23/1). Gempa datang lagi pada Rabu (24/1) yang dirasakan oleh warga di Jawa bagian barat berkekuatan 5,1 SR.

Dua gempa yang hanya berselang sehari itu berpusat pada tempat yang berdekatan di wilayah selatan Jawa. Gempa yang terjadi Selasa dan Rabu pekan lalu menandai aktifnya zona tektonik di kawasan tersebut. Gempa ini juga menjadi peringatan karena dampaknya bisa mencapai Jakarta.

Indonesia berulang kali dilanda gempa bumi hampir setiap tahunnya di beberapa daerah, yakni  Gempa Aceh disertai tsunami pada 2004, Gempa Nias 2005, Gempa Yogyakarta 2006, Gempa Bengkulu 2007, Gempa Padang 2009, Gempa Mentawai 2010 dan Gempa Tasik 2017. Gempa Banten, demikian sebutan untuk gempa yang terjadi pada 23 Januari 2018 ini.

Pertemuan Lempeng

Posisi georafis Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik besar, yakni Eurasia, Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Gempa bumi yang terjadi di wilayah lepas pantai Sumatera, Jawa, dan Nusa Tenggara disebabkan tumbukan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia. Sementara, gempa bumi yang terjadi di wilayah Maluku dan Irian dikarenakan tumbukan lempeng Pasifik dan Filipina.

Posisi Indonesia yang rawan bencana gempa karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik besar tersebut juga disampaikan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Mochammad Riyadi, M.Si. Ia menegaskan, tiga lempeng tektonik memang terus bergerak dan bertemu di Indonesia. Ditambah ada gesekan antarlempeng yang bisa menimbulkan energi.

"Nah, ini dipicu karena lempeng-lempeng itu tidak diam, melainkan terus bergerak sehingga ada pengumpulan energi. Ketika dia bertumbukan antara dua lempeng tadi, jadi ada ketemu kemudian saling bertumbukan, maka ada energi yang tersimpan," terang Riyadi, Rabu (24/1).

Menurutnya, jika lempeng terus bergerak dan salah satunya tidak bisa menahan energi itu maka akan terlepas dan terjadilah gempa bumi. “Itu yang di Indonesia. Jadi terlepas dari yang Cincin Api tadi. Di Indonesia seperti itu," ujarnya.

Namun, Riyadi tidak sependapat jika gempa di Lebak, Banten ada kaitannya dengan kabar dan spekulasi Cincin Api Pasifik aktif kembali. Hal ini sekaligus menanggapi kabar dari UNISDR. "Belum tentu, karena di sana belum muncul ke sini. Belum ada kaitannya," tegas Riyadi.

Gempa Megathrust

Pakar gempa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Irwan Meilano, mengungkapkan aktivitas tektonik di selatan Jawa makin memperlihatkan peningkatan. Keaktifan zona tektonik ini mengindikasikan tingginya potensi kegempaan. Peristiwa gempa yang terjadi di selatan Jawa tak lepas dari aktivitas tumbukan yang terjadi pada zona subduksi yang merupakan pertemuan dua lempeng tektonik, Eurasia dan Indo-Australia. Pergerakan lempeng Indo-Australia menekan lempeng Eurasia inilah yang biasanya memicu gempa di selatan Jawa.

Irwan Meilano mengungkapkan, dua kali gempa Banten itu dipicu karena gempa intraslab. Ada pertemuan lempeng yang patah. Bahkan, gempa intraslab berpotensi memiliki guncangan hingga 8 SR. Gempa bumi ini cenderung lebih sering terjadi. Meski kedalaman gempa sekitar 61 km dan magnitudonya kecil tapi jangkauannya luas. Dampak  gempa dapat diibaratkan seperti kerucut terbalik, sehingga semakin dalam pusat gempa, maka wilayah yang terkena dampaknya akan semakin luas. Tetapi, kekuatannya berkurang seiring cakupan wilayahnya yang luas.

Gempa itu merembet melalui kerak bumi. Hal itu pernah terjadi saat gempa Tasikmalaya pada Desember 2017. Getarannya dirasakan sampai ke Yogyakarta dan Lampung. Sementara, semakin dangkal pusat gempanya maka cakupan wilayah terdampaknya semakin sempit. Gempa ini disebut gempa megathrust.

"Beberapa gempa yang terjadi akhir-akhir ini menguatkan dugaan bahwa di bagian bawah lempeng subduksi ada yang patah di beberapa tempat," terang Irwan.

Sedangkan ahli gempa bumi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Danny Hilman Natawidjaya,mengkhawatirkan semakin aktifnya zona tektonik di selatan Jawa. ”Meskipun lokasi sumber gempanya berbeda-beda, kalau dari aspek mitigasi bencana, yang harus paling diperhitungkan yang megathrust selatan Jawa,” ungkapnya.

Gempa megathrust merupakan gempa yang terjadi pada zona subduksi di batas lempeng di mana satu lempeng tektonik mendorong lempeng lainnya. Kemudian terjadilah subduksi dan menimbulkan getaran gempa. Hal ini menyebabkan salah satu lempeng akan bergerak turun sedangkan yang lainnya bergerak naik. Gempa ini hanya terjadi di batas lempeng yang dangkal, yang dekat dengan permukaan bumi sehingga dapat menghasilkan gempa yang sangat dahsyat hingga di atas 9 SR dan berpotensi tsunami.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan tiga titik yang menjadi celah utama lokasi prediksi gempa megathrust. Tiga celah tersebut di Barat Daya Mentawai, Barat Daya Selat Sunda, dan Selatan Bali. Tahun 2010 lalu, Mentawai dilanda gempa dengan kekuatan 7,7 SR.

Mitigasi Bencana

Yogyakarta pernah dilanda gempa bumi pada Mei 2006 dan memporak-porandakan wilayah DIY hingga Jawa Tengah. Banyak rumah-rumah ambruk dan ribuan korban meninggal dunia akibat runtuhan bangunan.

Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, Danang Samsu, mengungkapkan dampak gempa memang berbeda-beda tergantung kekuatan gempa, kekuatan bangunan dan lainnya. Mengingat potensi gempa bumi di selatan Jawa bisa terjadi kapan saja, Danang mengungkapkan salah satu mitigasi yang perlu dilakukan adalah memperkuat infrastruktur. “Ya kita perkuat strukturnya menjadi struktur yang tahan gempa,” ungkap Danang saat dihubungi Bernas, Senin (29/1).

Menurutnya, pembangunan rumah ataupun gedung-gedung pasca gempa Yogyakarta harus mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan dilakukan proses pengecekan rumah tahan gempa. “Kalau rumah yang lama,bisa memperbarui IMB-nya atau mereka tanya kepada ahlinya apakah rumahnya itu tahan gempa atau tidak?,” sambung Danang.

IMB adalah produk hukum untuk mewujudkan tatanan tertentu sehingga tercipta ketertiban, keamanan, keselamatan, kenyamanan, sekaligus kepastian hukum suatu bangunan. IMB ini diberikan oleh kepala daerahkepada pemilik bangunan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku.

Kembali ke Titik Nol

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tak hanya mengejar kuantitas pembangun infrasktuktur tetapi juga memperhitungkan risiko bencana di Indonesia sehingga menghasilkan infrastruktur yang tangguh. "Kita tidak ingin hasil pembangunan yang telah susah payah kita capai, kembali ke titik nol karena terjadinya bencana," ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menjadi pembicara Talkshow Kesiapan Infrastruktur dan Transportasi dalam Menghadapi Risiko Bencana Hidrometeorologis di Gedung Auditorium BMKG, Jakarta, Jumat (26/1).

Dalam rilisnya, Basuki menyampaikan akan memperdalam kerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Informasi BMKG tentang prakiraan cuaca dan bencana alam itu bermanfaat dalam pembangunan infrastruktur tangguh bencana.

Menteri Basuki mengungkapkan, pihaknya telah memiliki MoU dengan BMKG dalam penggunaan data risiko gempa di Indonesia yang berfungsi sebagai dasar perencanaan pembangunan gedung, jembatan dan bendungan. Semua data tersebut dibutuhkan untuk memastikan keamanan infrastruktur melalui berbagai upaya meminimalkan dampak kalau terjadi gempa bumi.

Kementerian PUPR sendiri pada tahun 2017 lalu juga telah mengeluarkan peta gempa yang terbaru, sebagai pemutakhiran atas peta gempa yang dirilis tahun 2010 yang memuat 81 sesar aktif pemicu gempa. Dikutip Harian Bernas, Senin (29/1), peta gempa 2017 telah berhasil diidentifikasi sebanyak 295 sesar (retakan pada batuan yang telah mengalami pergeseran) aktif yang tentunya akan mempengaruhi parameter desain dan konstruksi infrastruktur PUPR.

Antisipasi Gempa

Indonesia sebagai wilayah rawan gempa memerlukan kesiapan khusus untuk mengantisipasi dampak gempa bumi besar dan tsunami yang tidak dapat diprediksi kedatangannya. Belajar dari gempa Banten, banyak warga di wilayah Jakarta yang beraktivitas di gedung bertingkat melakukan evakuasi dalam kepanikan. Mereka berhamburan keluar dari gedung dan berkumpul di halaman, bahkan di jalan raya, sesaat gempa terjadi.

Kepanikan warga dengan berhamburan keluar gedung tersebut mengindikasikan bahwa kesiapan menghadapi kondisi darurat akibat gempa bumi belum maksimal. Padahal, gedung perkantoran di Jakarta mencapai belasan atau puluhan lantai. Banyak orang memilih berlari turun dari lantai atas saat terjadi gempa. Tindakan ini sebenarnya justru berbahaya.

"Karena untuk lari keluar, gempa itu hanya hitungan detik untuk robohkan rumah. Kemudian gedung bertingkat, kalau ada gempa kuat, jangan turun ke lantai. Mana bisa dalam waktu 10 sampai 20 detik mencapaiground, malah kita kejebak di tangga," ungkap Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono, Sabtu (27/1).

Menurutnya, hal yang perlu dilakukan adalah segera mencari perlindungan, yakni bisa kolong meja, kolong tempat tidur atau perabotan yang kuat. Lindungi juga kepala dengan tangan.

Hal yang sama juga disampaikan Kolonel (Mar) Bambang Suryo Aji, Direktur Operasi Basarnas. Menurutnya, dalam situasi gempa, tetap harus tenang. Rasa panik justru akan membuat gaduh dan tidak sigap melakukan sesuatu, apalagi saat terjadi guncangan. Jauhi dinding kaca atau lampu agar terhindari dari pecahan.

Bambang mengimbau tidak menggunakan lift saat terjadi gempa bumi. Penggunaan lift saat terjadi gempa malah berbahaya bagi keselamatan karena kondisi darurat bisa terjadi kerusakan sistem lift dan akhirnya terjebak. (mta)

Pentingnya Pendidikan Mitigasi Bencana di Sekolah

Gempa dahsyat sempat terjadi di wilayah Yogyakarta pada 27 Mei 2006 silam. Mengingat banyaknya korban yang meninggal dunia, maka dilakukanlah berbagai upaya mitigasi. Aktivitas lempeng tektonik memang tidak bisa diperkirakan dan bisa terjadi pergeseran, patahan, tumbukan sewakt-waktu dan mengakibatkan gempa bumi.

Gempa bisa terjadi saat para siswa sedang belajar di sekolah. Padahal ada ratusan anak ada sekolah. Amankah bangunan sekolah untuk anak-anak? Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta pun merespon potensi bencana dengan membentuk Sekolah Siaga Bencana (SSB) pada 2016 silam. Pelatihan mitigasi di sekolah dilakukan untuk jenjang SD dan SMP yang fokus pada jenis bencana gempa bumi. SSB disiapkan sebagai upaya mitigasi bencana di setiap sekolah. 

Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Daerah Istimewa Yogyakarta, Danang Samsu, mengungkapkan untuk sekolah-sekolah yang hancur saat gempa Jogja 2006 silam sudah dibangun kembali dan sesuai standar IMB yang tahan gempa. “Kalau untuk sekolah-sekolah yang baru itu sudah ada IMBnya, apalagi kemarin rusak karena gempa,” ujarnya saat dihubungi Bernas, Senin (29/1).

Ada sekolah-sekolah di Jogja yang sudah melakukan sosialisasi penanganan saat terjadi gempa bumi. Menurut Kepala Sekolah SMP Budi Utama Yogyakarta, Maria Rina Kurniasari, S.Si, sekolahnya sudah rutin melakukan sosialisasi mitigasi.

“Setiap tahun di awal tahun ajaran kami bekerja sama dengan Basarnas untuk simulasi evakuasi gempa,” kata Maria kepada Bernas dalam keterangan tertulis, Selasa (30/1).

Ia mengungkapkan dalam periode tiga bulan sekali diadakan simulasi evakuasi gempa secara mandiri. Kegiatan ini sudah dikoordinasi oleh bagian kesiswaan. Menurutnya, pihak sekolah juga mensosialisasikan jalur evakuasi dan titik kumpul secara periodik.

Meski demikian, belum semua sekolah di Yogyakarta mendapat sosialisasi mitigasi gempa bumi. Seorang guru di SD BOPKRI Wirobrajan mengaku murid-murid belum pernah mendapatkan sosialisasi mitigasi bencana gempa. Diakuinya, mitigasi itu baru diterima guru-guru saja di Unit Pelaksana Teknis (UPT) setempat. “Belum. Baru gurunya di UPT,” kata Ana Tanti kepada Bernas, Selasa (30/1).

Menurutnya, sosialisasi seperti simulasi tanggap bencana di sekolah perlu dilakukan. Apalagi murid-murid saat masih belajar di kelas tentu akan panik.

Basarnas, BPBD, Dinas Pendidikan, maupun sekolah-sekolah masih memiliki “PR” untuk melakukan simulasi. Tak cukup sekali atau dua kali, evakuasi utamanya saat terjadi gempa harus cepat dan sigap. Dengan demikian, bisa saja dilakukan simulasi setiap semester.  Sudah saatnya persoalan mitigasi bencana masuk dalam kurikulum pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar hingga universitas. (mta)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Lifestyle 22 Jam lalu

6 Tipe Cowok yang Tak Suka Selingkuh. Pencinta Musik Metal Salah Satunya

Bernas.id – Kesetiaan seorang cowok pada pacarnya memang tergantung dari karakter pribadinya. Sejumlah peneliti ternyata sudah mencari tahu karakter cowok seperti apa yang berkarakter setia. Coba dicek, kalau kamu termasuk salah sa ...

Nasional 22 Jam lalu

Panglima TNI: Pesta Demokrasi Diramaikan Rakyat

MALANG, Bernas.id - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menekankan netralitas lembaganya dalam Pilkada Serentak 2018. Pilkada merupakan pesta demokrasi rakyat untuk memilih pemimpin di daerah. TNI, katanya, adalah salah satu lembaga yang b ...

Regional 23 Jam lalu

Asyik! Bandara Adi Soemarmo Tambah Penerbangan Solo-Korea Selatan

BOYOLALI, Bernas.id - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Surakarta di Boyolali, Jawa Tengah akan membuka rute penerbangan baru tujuan Solo- Korea Selatan. Pihak Bandara Adi Seomarmo pun akan berkoordinasi dengan DPD Asosia ...

Bola 23 Jam lalu

Pemain Keroyok Wasit, Polisi Bertameng Masuk ke Lapangan

Bernas.id – Jika Eropa memiliki Liga Champions sebagai kompetisi antarklub tertingginya, maka Amerika Selatan punya Copa Libertadores. Jadi bukan hal yang mengherankan jika lantas klub-klub yang bermain di Copa Libertadores senantiasa ...

Internasional 23 Jam lalu

Rakyat Venezuela Alami Penurunan Berat Badan Akibat Krisis

Bernas.id – Rakyat Venezuela harus menjadi tumbal atas krisis ekonomi yang membelit negaranya. Reuters mengabarkan kalau pada tahun lalu, rakyat Venezuela rata-rata kehilangan 11 kilogram berat badannya. Sebanyak 90 persen rakyat Vene ...

Nasional 23 Jam lalu

Penyelundupan 5 Ton Sabu, Bamsoet: Usut Sindikat Narkoba Sampai Tuntus

JAKARTA, Bernas.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo mengatakan upaya penyelundupan narkoba ke wilayah Indonesia dalam jumlah besar dan berkali-kali sangat mengkhawatirkan. Ia pun meminta polisi mengusut penyel ...

Kesehatan 23 Jam lalu

Ngeri! Tumor Otak Ini Ukurannya Sebesar Buah Kelapa

Bernas.id – Santlal Pal adalah seorang pria dari negara bagian Uttar Pradesh, India utara. Selama tiga tahun terakhir, pria ini harus hidup dengan kondisi yang sungguh menyulitkan hidupnya. Bagian belakang kepala Pal ditumbuhi oleh tu ...

Inspirasi 1 Hari lalu

Lebaran Bukan Hanya Soal Mudik, Warna pun Perlu Dipercantik

Bernas.id - Idul Fitri, atau dalam bahasa Jawa sering dikenal dengan istilah lebaran adalah momen penting yang ditunggu banyak orang. Menurut filosofi, lebaran mengandung empat arti utama, yakni lebar, lebur, luber dan labur. Lebar art ...

Nasional 1 Hari lalu

Menhub Siapkan Program Mudik Gratis Lebaran Via Tol Laut

PONTIANAK, Bernas.id – Kementerian Perhubungan akan menyelenggarakan mudik gratis pada puncak arus mudik Lebaran 2018. Wacana itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau pengerjaan kapal perintis tol laut ...

Teknologi 1 Hari lalu

Twitter Luncurkan Aturan Baru untuk Perbaiki Kualitas Trending Topic

Bernas.id – Twitter kembali melakukan perubahan terkait mekanisme pengiriman pesannya. Raksasa media sosial tersebut pada hari Rabu (21/2/2018) menyatakan kalau pengguna Twitter sekarang tidak bisa lagi memposting ulang (retweet) pesa ...

Nasional 1 Hari lalu

Hari Ini, Mediasi Kedua PBB dan KPU

JAKARTA, Bernas.id – Bawasli kembali menggelar mediasi antara Partai Bulan Bintang (PBB) denga Komisi Pemilihan Umum (KPU), Sabtu (24/2/18). Sebelumnya, keduanya sudah melakukan mediasi pertama, Jumat (23/2/18) tetapi gagal mencapai k ...

Film 1 Hari lalu

Dua Film Ini Bakal Wakili Indonesia di Osaka Asian Film Festival 2018

Bernas.id – Masih ingat kisah asmara antara Lala dan Yuda dalam film Posesif? Atau kisah Lucy dan Edy dalam film Pai Kau? Ada kabar dari kedua film tersebut. Keduanya bakal mewakili Indonesia di Osaka Asian Film Festival (OAFF) 2018. ...

Internet Marketing 1 Hari lalu

Mengambil Keuntungan dari Internet Indonesia

Bernas.id - Menarik membaca data yang baru saja dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) mengenai penggunaan Internet di Indonesia sepanjang tahun 2017. Data terbaru menunjukkan angka 143,26 juta pengguna Inte ...

Nasional 1 Hari lalu

Yusril Ihza: Kenapa PBB Terus Dizalimi KPU?

JAKARTA, Bernas.id - Mediasi antara Partai Bulan Bintang (PBB) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait peserta pemilu 2019 gagal. Ketua PBB Yusril Ihza Mahendra menyampaikan sebenarnya dirinya ingin menyelesaikan sengketa dengan damai. M ...

Nasional 1 Hari lalu

PDIP Dukung Jokowi di Pilpres 2019, #T3tapJokowi Menggema di Twitter

JAKARTA, Bernas.id - PDI Perjuangan telah menetapkan Joko Widodo sebagai calon presiden 2019-2024 dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III. Presiden Joko Widodo di sela kunjungan kerjanya ke Bali memang menyempatkan untuk hadir dalam ...

Nasional 1 Hari lalu

Ketua DPR Minta Kemensos Salurkan Dana Bantuan Bencana Alam Jateng

JAKARTA, Bernas.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo meminta Kementerian Sosial segera memberikan bantuan bagi warga yang terkena bencana alam di Jawa Tengah. Ada dua kabupaten yang mengalami tanah longsor, yakni Brebes ...

Nasional 2 Hari lalu

Wiranto: Serangan ke Pemuka Agama Picu Isu SARA di Tahun Politik

JAKARTA, Bernas.id - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyampaikan pemerintah akan bertindak tegas terhadap pelaku penyerangan tokoh agama. Pihaknya meminta agar aparat keamanan m ...

Nasional 2 Hari lalu

Wakil Ketua DPR: Kalau Pemerintah Kurang Sreg UU MD3, Keluarkan Perppu

JAKARTA, Bernas.id – Presiden Joko Widodo belum juga menandatangani revisi UU MD3 yang disahkan DPR dalam sidang paripurna. Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menyampaikan Presiden seharusnya mengeluarkan Perppu jika tidak setuju dengan ...

Lifestyle 2 Hari lalu

Sebelum Bekerja dengan Generasi Z, Pahami Dulu 7 Karakter Ini!

Bernas.id – Generasi Z adalah mereka yang lahir pada tahun 1995 – 2012. Ramai orang membicarakan generasi yang lahir ketika teknologi semakin berkembang ini. Ada banyak perbedaan mereka dengan generasi yang sudah lebih dulu dewa ...

Inspirasi 2 Hari lalu

Rahasia: Jenis Investasi yang Menjanjikan Ini Patut Menjadi Pertimbangan Anda!

Bernas.id - Investasi menurut Haming dan Basalamah adalah pengeluaran pada saat sekarang untuk membeli aktiva real (tanah, rumah, mobil, dan lain-lain) maupun aktiva keuangan, dengan tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besa ...

Kesehatan 2 Hari lalu

Enam Makanan dan Minuman Ini Kesukaan Rasulullah, Nomor 6 Mengejutkan

Bernas.id - Rasulullah Muhammad SAW adalah teladan sepanjang zaman. Kita bisa mencontoh beliau dalam banyak hal seperti dalam urusan akidah, ekonomi, politik, hukum luar negeri sampai soal makanan dan minuman. Syarat makanan dan minuman ...

Nasional 2 Hari lalu

Numerologi Partai Politik: Bukan Penentu Kemenangan Pemilu 2019

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan nomor urut dari 14 partai politik nasional dan 4 partai politik lokal Aceh yang lolos verifikasi dan akan berlaga di Pemilu 2019 nanti. Masing-masing partai politik pun dengan bersem ...

Nasional 2 Hari lalu

Menko Polhukam Batalkan Pj Gubernur dari Kalangan Pati Polri

JAKARTA, Bernas.id – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto telah membatalkan usulan penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara dan Jawa Barat dari perwira tinggi Polri. "Untuk Jabar dan Sumut set ...

Nasional 2 Hari lalu

Meski Jadi Tahanan KPK, Cagub Lampung Sempat Kampanye

JAKARTA, Bernas.id - Bupati nonaktif Lampung Tengah Mustafa menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Jumat (23/2/18). Calon gubernur Lampung itu masih menyempatkan diri berkampanye meski sudah berstat ...

Nasional 2 Hari lalu

Presiden Tak Teken UU MD3, Zulkifli Hasan: Tak Ada yang Dilanggar

JAKARTA, Bernas.id - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak mau menandatangani UU MD3. Menurutnya, penolakan terhadap UU itu seharusnya dilakukan sejak masih dalam pembah ...

Nasional 2 Hari lalu

Anies Tolak Jembatani Kepulangan Rizieq. Alumni: Ini Pengkhianatan

JAKARTA, Bernas.id - Salah satu pendiri Presidium Alumni 212 Faizal Assegaff menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengkhianati ulama dan elemen Alumni 212. Alasannya, Anies enggan membantu Rizieq Shihab pulang ke Tanah Air ...

Nasional 2 Hari lalu

Novel Baswedan: Saya Ikhlas, Cuma Kepentingan Negara Harus Diungkap

JAKARTA, Bernas.id – Penyidik senior KPK Novel Baswedan mengaku ikhlas dengan teror siraman air keras ke wajahnya. Meski demikian, pihaknya berharap kasus teror itu bisa terungkap demi kepentingan bangsa dan negara. "Pada dasa ...

Otomotif 2 Hari lalu

Cukup Rp 100 Ribu, Pengemudi Taksi Online dan Konvensional Bisa Dapatkan SIM

PONTIANAK, Bernas.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan akan memberikan kemudahan bagi pelaku transportasi online agar memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan Pemerintah. Kemenhub akan mengadakan program pemb ...

Nasional 2 Hari lalu

Jangan Pilih Koruptor

Bernas.id - Demikian juga halnya dengan masyarakat Subang. Jangan sampai memilih orang yang tercela sebagai pemimpin. Apalagi orang yang suka mencuri uang rakyat, alias koruptor. Seperti Calon Bupati Subang, misalnya. Dia tertangk ...

Selebritas 2 Hari lalu

Pernah Ditawari Narkoba, Ini Pengakuan Irish Bella

JAKARTA, Bernas.id – Artis peran Irish Bella mengakui pernah mendapat ajakan memakai narkoba. Narkoba membuat para artis Indonesia malah terkurung dalam sel. Belakangan, beberapa artis seperti Roro Fitria, Jennifer Dunn,  juga te ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Terbitkan Sukuk Ritel SR-010, Pemerintah Tetapkan Tingkat Imbalan 5,9% per Tahun

Jakarta, Bernas.id – Tingkat imbal hasil Sukuk Negara Ritel Seri SR-010 ditetapkan pemerintah sebesar 5,9% per tahun. Tingkat imbalan itu bersifat tetap (fixed) dan pembayarannya dilakukan pada tanggal 10 setiap bulan. Pembayaran pert ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Sandy Permadi Gantikan Frasetya Hutabarat sebagai Direktur Keuangan Blue Bird

Jakarta, Bernas.id – Pemegang saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (23/02/2018) menyetujui pengangkatan Sandy Permadi menjadi Direktur Keuangan perseroan yang baru menggantikan F ...

Regional 2 Hari lalu

Kementerian PUPR Prioritaskan 2 Proyek Ini di Asmat

ASMAT, Bernas.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan pembangunan jalan untuk konektivitas tiap daerah di Papua serta pembangunan akses air bersih. "Kementerian PUPR khususnya untuk Papua program ...

Nasional 2 Hari lalu

Jokowi: Bali, Provinsi Pertama yang Semuanya Pegang Sertifikat

TABANAN, Bernas.id – Presiden Joko Widodo mengungkapkan tahun depan, Bali merupakan provinsi pertama yang semua warganya menerima sertifikat tanah. Hal ini disampaikan saat Presiden Joko Widodo membagikan tanah di Kabupaten Tabanan, B ...

Selebritas 2 Hari lalu

Bukan "Lifestyle", Selebriti Deklarasikan Pemberantasan Narkoba

JAKARTA, Bernas.id – Belakangan marak selebriti Tanah Air ditangkap polisi karena perkara narkoba. Bahkan polisi bakal mencari dan menangkap puluhan artis yang sudah memanfaatkan narkoba. Jajaran artis, manajemen, dan pro ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Indeks Harga Saham Gabungan Diperkirakan Bervariasi di Kisaran 6.562-6.628

Jakarta, Bernas.id – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bervariasi pada perdagangan Jumat (23/02/2018) setelah mengalami penurunan di perdagangan pada satu hari sebelumnya. Kisaran pergerakannya berada di posisi ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Sektor Aneka Industri Angkat Indeks Harga Saham ke Posisi 6.608 di Sesi Awal Perdagangan

Jakarta, Bernas.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka pada posisi 6.608 di sesi pertama perdagangan Jumat (23/02/2018), lebih tinggi 0,23% atau 15 poin dibandingkan posisi pada akhir perdagangan seh ...

Internasional 2 Hari lalu

Nelayan di Danau Jepang Nyaris Tertimpa Tangki Bahan Bakar Pesawat AS

Bernas.id – Pesawat militer AS kembali menjadi sumber sorotan negatif di Jepang. ABC News mengabarkan kalau pesawat jet F-16 milik AS menjatuhkan dua tangki bahan bakarnya ke Danau Ogawara di Jepang utara pada hari Selasa (20/2/2018). ...

Internasional 2 Hari lalu

Pria Ini Kehilangan Bitcoin Senilai Milyaran Rupiah Usai Dikeroyok

Bernas.id – Bitcoin memang merupakan mata uang yang sifatnya virtual alias hanya dapat digunakan di dunia maya. Namun tindak kejahatan yang menargetkan bitcoin juga dapat menimpa pemilik bitcoin di dunia nyata. AFP mengabarkan kala ...

Internasional 2 Hari lalu

Demi Atasi Penembakan di Sekolah, Trump Ingin Bekali Guru dengan Senjata Api

Bernas.id – Solusi yang cukup nyeleneh diusulkan oleh Donald Trump untuk mengatasi tragedi penembakan di sekolah. BBC mengabarkan kalau presiden AS tersebut ingin mempersenjatai para guru dengan senjata api. “Jika anda memili ...

Internasional 2 Hari lalu

Foto Bangkai Paus yang Dicoret-coret Timbulkan Pro dan Kontra

Bernas.id – Sebuah objek raksasa terlihat teronggok di tepi pantai Punta Arenas, Chili. Objek tersebut kemudian diketahui sebagai bangkai paus biru sepanjang 20 m. Tidak ada luka fisik yang terlihat pada badan paus, sehingga hewan ini ...

Nasional 2 Hari lalu

Sutiyoso: Aksi Penyerangan Tokoh Agama Ada Tujuannya

JAKARTA, Bernas.id – Penyerangan orang gila kepada tokoh agama sudah berulang kali terjadi. Sutiyoso yang merupakan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tak membantah keterkaitan teror terjadi saat tahun politik. "Ya, su ...

Seni Budaya 2 Hari lalu

Horor! Mumi Ini Ekspresi Wajahnya Seperti Sedang Berteriak

Bernas.id – Mumi ini jika dilihat secara sepintas sungguh menyeramkan. Bagaimana tidak, mulutnya terlihat menganga seolah-olah sedang berteriak kesakitan. Namun selain wajahnya yang terkesan penuh penderitaan tersebut, ternyata tersim ...

Internasional 2 Hari lalu

Asyik, Rakyat Singapura Bakal Terima Bonus Uang dari Pemerintah

Bernas.id – Di saat banyak negara dilanda masalah keterbatasan anggaran, hal sebaliknya justru dialami oleh Singapura. TODAYonline mengabarkan kalau setiap warga Singapura yang sudah berusia 21 tahun ke atas bakal menerima bantuan uan ...

Seni Budaya 2 Hari lalu

Gara-Gara Jempol, Hubungan Lembaga AS dan Tiongkok Memanas

Bernas.id – Barang yang dipinjamkan selayaknya dikembalikan dalam kondisi utuh. Sayangnya hal tersebut tidak terjadi untuk kasus yang satu ini. South China Morning Post mengabarkan kalau pusat kebudayaan yang bermarkas di Tiongkok ten ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Masuk Kategori UMA, Harga dan Transaksi AGRS Kini Dipantau Ketat BEI

Jakarta, Bernas.id – Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau perkembangan harga dan kegiatan transaksi saham PT Bank Agris Tbk (AGRS). Pasalnya, saham perbankan tersebut saat ini sedang mengalami peningkatan harga dan aktivitas ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Kendati Penjualan Naik, Laba 2017 Fajar Surya Wisesa Hampir Terpangkas 25%

Jakarta, Bernas.id – Laba bersih PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW), produsen kemasan kertas yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 24,82% menjadi Rp580,85 miliar pada 2017 dibandingkan sebesar Rp772,57 miliar pada 2 ...

Ekonomi Bisnis 2 Hari lalu

Garuda Indonesia Surprise Deal Diharapkan Pacu Pendapatan Bisnis Digital GIAA Hingga Rp3,3 Triliun Tahun ini

Jakarta, Bernas.id – Pendapatan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dari bisnis digital ditargetkan mencapai US$242,4 juta atau setara Rp3,3 triliun pada 2018. Itu artinya, pendapatan tersebut ditargetkan tumbuh 8,3% dibandingkan pada tahu ...

Gadget 2 Hari lalu

Xiaomi Merilis Pencetak Foto Portable yang Harganya Tak Habis Pikir

Bernas.id – Setelah beberapa waktu lalu merilis TV Android seluas meja guru dengan harga yang murah, kini Xiaomi kembali mengagetkan jagat internet dengan merilis produk yang belum pernah mereka keluarkan. XPRINT Pocket AR Photo Pr ...

Ekonomi Bisnis 3 Hari lalu

Sektor Aneka Industri Pangkas Indeks Harga Saham Gabungan ke 6.593 di Sesi Penutupan

Jakarta, Bernas.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 0,76% atau 51 poin ke posisi 6.593 pada akhir perdagangan Kamis (22/02/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan satu hari sebelum ...