Calon Legislatif Usia Muda, Indikator Bahwa Kaum Muda Kembali Melek Politik

Bernas.id - Tahun 2018 diidentikkan dengan tahun politik. Banyak daerah di Indonesia yang mengadakan pemilihan kepala daerah (pilkada) baik di tingkat kabupaten/kota hingga di tingkat provinsi. Selain identik dengan kampanye, pilkada juga identik dengan calon legislatif. Kampanye dan calon legislatif juga merupakan hal yang sangat berkaitan karena sebagus apapun calon legislatif yang diusung, jika kampanye yang dilakukan tidak bagus maka hampir dapat dipastikan calon legislatif tersebut bisa kalah dalam pemilihan. Sebaliknya, kampanye yang bagus sekalipun akan sulit mencapai hasil jika calon legislatif yang diusung merupakan sosok yang tidak kredibel dan kompeten.

Terkait dengan calon legislatif, tahun 2018 ini banyak calon yang berusia muda. Hal ini merupakan fenomena yang sangat perlu untuk diamati karena pada beberapa tahun sebelumnya, kancah perpolitikan di Indonesia didominasi oleh calon yang notabene berusia tua dan dewasa. Calon usia muda ini kemudian dapat diterjemahkan sebagai sebuah tanda bahwa kaum muda sudah mulai kembali melek politik. Pemilihan diksi kembali ini juga bukan tanpa alasan yang jelas. Jika diamati, Indonesia juga sempat merasakan dinamika kaum muda di kancah perpolitikan pada fase-fase awal pasca kemerdekaan. Namun sayang, gairah tersebut menghilang tanpa jejak hingga kemudian akhir-akhir ini gairah untuk berpolitik ini muncul kembali.

Calon legislatif berusia muda ini muncul juga bukan tanpa alasan. Beberapa dari calon ini muncul karena memang mereka ingin mencoba meramaikan kancah perpolitikan dengan jiwa muda dan semangat yang membara. Beberapa dari mereka juga kemudian maju ke ranah politik karena hati mereka yang tergugah melihat fenomena dan keadaan di sekitar mereka. Meski begitu, apapun alasan calon ini maju ke ranah politik, mereka tetap harus diapresiasi. Hal ini karena mereka sudah melakukan hal yang berbeda diantara kaum muda lain dan mereka berani masuk ke ranah politik yang bisa dibilang sebagai ranah yang sangat kompetitif.

Ranah yang sangat kompetitif bahkan cenderung keras kemudian seakan memaksa para calon legislatif muda ini untuk memutar otak agar tetap bisa bertahan dan tidak tersingkir oleh ‘para pemain lama’ di ranah politik tersebut. Terlebih lagi saat kampanye, para calon legislatif seakan melakukan pertarungan bebas untuk merebut hati rakyat. Menyikapi persaingan ini, calon legislatif muda juga melakukan beragam cara. Salah satu cara yang paling khas yang digunakan oleh calon legislatif usia muda ini adalah dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti media sosial. Banyak calon legislatif muda yang berkampanye lewat media ini baik untuk menyebarkan visi dan misi maupun untuk mengumpulkan massa.

Tren calon legislatif muda ini harus terus dijaga mengingat tren ini merupakan sebuah hal yang positif. Bukan hanya karena calon ini menambah warna dalam ranah perpolitikan namun calon legislatif usia muda ini kemudian juga menjadi satu dari sekian banyak cara bagi kaum muda untuk berekspresi dan mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapatkan. Selain itu, calon legislatif muda ini juga kemudian harus terus didukung karena dengan melakukan hal ini, para kaum muda juga bisa mengabdi kepada rakyat dengan cara terus menyuarakan kepentingan rakyat. Namun, pengawasan tetap harus dilakukan terkait dengan calon legislatif usia muda ini. Pengawasan ini dilakukan agar ke depan, semangat jiwa muda yang ada pada diri mereka tidak disalahgunakan dan bisa bermanfaat bagi khalayak ramai.


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul

Rumah Cantik 300 Jutaan - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Mewah di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Cantik di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Jalur Bandara NYIA

Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up