Siapa Pendamping Jokowi di Pilpres 2019?


02 Maret 2018

Joko Widodo (Sumber Foto: Biro Pers Setpres)

Bernas.id - Pemilihan Presiden masih lebih dari setahun lagi, namun partai politik sudah getol mengelus jagonya. PDI-P secara resmi sudah mendeklarasikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden untuk periode mendatang.

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto juga mendapat dukungan untuk maju sebagai capres di Pilpres 2019. Tapi Prabowo sendiri sepertinya masih setengah hati. Ada dugaan Prabowo enggan untuk dicalonkan kembali mengingat usianya pada Oktober 2019 nanti menginjak 68 tahun. Fisiknya diduga juga kurang prima untuk menjabat lagi sebagai presiden.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah tokoh yang dinilai paling kuat untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 sebagai calon presiden (capres). Nama Wapres Jusuf Kalla (JK) kembali masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) pendamping Jokowi pada Pilpres 2019. Namun, duet Jokowi-JK ini terbentur aturan UUD 1945 dan UU Pemilu.

Menurut lembagai survei Alvara, JK masuk dalam tokoh yang diinginkan publik mendampingi Jokowi. Selain JK ada Gatot Nurmantyo, Agus Harimurti Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Muhaimin Iskandar.

Kemungkinan duet Jokowi-JK jilid 2 ini muncul setelah Ketua Dewan Pimpinan Pusat nonaktif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Puan Maharani, mengatakan partainya mengkaji kemungkinan Jusuf Kalla menjadi cawapres mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019. Puan mengaku pihaknya masih akan mengkaji peraturan tersebut dengan melihat UUD dan UU tentang Pemilihan Umum.

 “Ini kan menjadi satu kajian karena kalau UU Pemilu yang juga menjadi pembahasan KPU walau sudah ada hitam di atas putih, implementasinya berubah-ubah,” ungkap Puan seusai penutupan Rapat Kerja Nasional III PDIP di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Minggu (25/2).

“Kita lihat nanti di Komisi II dan Mahkamah Konstitusi,” sambungnya.

Selain itu, wartawan senior terkemuka, John McBeth dalam tulisannya di situs Asia Times beberapa waktu lalu menyebutkan Jokowi dan JK berpeluang kembali bersama di Pilpres 2019.

“Untuk saat ini, JK adalah pilihan paling aman,” ungkap sumber yang merupakan salah satu anggota tim informal kampanye Pilpres Jokowi seperti dikutip McBeth.

JK dinilai tepat jadi pendamping Jokowi karena dekat dengan umat Muslim. Hal ini bisa membantu untuk mengamankan pemilih tradisional Muslim.

Terbentur Aturan

Di usianya yang tak lagi muda, ia masih bekerja untuk rakyat. Namanya masuk bursa cawapres  untuk Jokowi pada Pilpres 2019. Namun, kemungkinan tersebut terbentur dengan Pasal 7 UUD 1945. Memilih JK kembali menjadi cawapres Jokowi maka bertentangan dengan Pasal 7 UUD 1945 yang mengatur “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan”.

Lebih jelas bahwa masa jabatan lembaga kepresidenan tidak boleh lebih dua kali dapat dibaca dalam undang-undang terkait pemilihan presiden. Dalam peraturan pilpres terbaru, yakni Undang-Undang No 17 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ada aturan syarat calon presiden dan wakil presiden. Pada pasal 169 UU No 17 Tahun 2017 huruf n mengatur “Persyaratan menjadi calon Presiden dan calon Wakil Presiden adalah: belum pernah menjabat sebagai presiden atau wakil presiden, selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama”.

Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Denny Indrayana mengungkapkan bahwa berdasarkan aturan yang sudah ada, JK memang tidak mungkin lagi mendampingi Jokowi.

“Dengan segala hormat, Pak JK dan Bu Mega dan PDIP ya, masalahnya bukan pada kapasitas dan kompetensi Pak JK. Tapi memang baik Undang-Undang Dasar maupun Undang-Undang Pemilu, tidak memungkinkan Pak JK diajukan lagi sebagai calon wakil presiden,” ungkap Denny saat dihubungi Bernas, Selasa (27/2).

Jika melihat persyaratan sesuai UU Pemilu Pasal 169 huruf n, Denny menegaskan JK tidak bisa diusung lagi. Jika mengikuti aturan tersebut, maka JK tidak bisa lagi menjadi pendamping Jokowi. Sebab, JK juga pernah menjadi wakil presiden pada periode 2004-2009. Saat itu, ia menjadi wakil presiden dari Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia juga sudah menjadi wapres periode 2014-2019 mendampingi Jokowi.

“Pak JK tidak memenuhi syarat ini. Syarat untuk menjadi calon wakil presiden. Karena Pak JK sudah dua kali masa jabatan dengan jabatan yang sama,” tegasnya.

Pasal 7 UUD 1945 maupun UU Pemilu Pasal 169 huruf n tidak disebutkan untuk jabatan yang sama dengan periode berturut-turut, Denny menjelaskan kalau dipilih untuk jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Menurutnya, yang dimaksud dengan ‘belum pernah menjabat 2 kali masa jabatan dalam jabatan yang sama’ adalah yang bersangkutan belum pernah menjabat dalam jabatan yang sama selama dua kali masa jabatan, baik berturut-turut maupun tidak berturut. Bahkan, meski masa jabatan tersebut kurang dari lima tahun.

“Pak JK meski pun sudah dua kali meski tidak berturut-turut tidak boleh menjadi cawapres lagi,” ungkap Denny.

Ketentuan ini semakin menegaskan bahwa maksimal seseorang bisa menjabat sebagai presiden atau wakil presiden adalah dua kali periode jabatan. Hal ini disampaikan oleh Sekjen PPP Arsul Sani, Senin (26/2).

"Sekaligus menegaskan bahwa Penjelasan Pasal 169 huruf n tersebut selanjutnya menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan 'belum pernah menjabat 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama' adalah yang bersangkutan belum pernah menjabat dalam jabatan yang sama selama dua kali masa jabatan. Baik berturut-turut maupun tidak berturut-turut, walaupun masa jabatan tersebut kurang dari 5 (lima) tahun," terang Arsul Sani.

Denny kembali menyampaikan agar wacana JK kembali diusung menjadi cawapres tidak diwujudkan karena bertentangan dengan UUD 1945 dan melanggar aturan syarat pencalonan wakil presiden. Berdasarkan aturan tersebut peluang JK kembali berduet dengan Jokowi kandas.

Kriteria pendamping Jokowi

Wapres JK menyampaikan terima kasih karena ada yang mengusulkan dirinya pada Pilpres 2019. Namun, ia menolak dukungan dan usulan tersebut, mengingat aturan yang sudah ada.

"Bahwa ada yang mengusulkan saya untuk ikut lagi, tentu saya berterima kasih, tetapi kita harus mengkaji dengan baik undang-undang kita, undang-undang dasar," tuturnya seusai membuka Rapimnas Institut Lembang 9 di Hotel Arya Duta, Senin (26/2).

Di lain sisi, JK sendiri sudah berulang kali mengatakan tidak akan bertarung lagi pada Pilpres 2019. JK menyadari usianya yang tak lagi muda. "Saya sudah katakan, saya ini mempertimbangkan juga segi umur, biarkan yang lebih muda," kata pria kelahiran 15 Mei 1942 itu.

JK merasa lelah dan ingin pensiun saja. Menginjak usia ke 76, ia memilih beristirahat. JK malah mengungkapkan sosok kriteria yang dinilai pantas mendampingi Jokowi dalam bursa Pilpres 2019 mendatang. Menurutnya, sosok calon wakil presiden di era mendatang harus dapat menambah elektabilitas presiden. "Artinya, tidak mengikuti elektabilitas Jokowi, tapi menambah konstituen," ungkap JK.

Ia menilai calon pendamping Jokowi harus dikenal baik oleh masyarakat dan memiliki suara cukup besar. Dikatakan JK, sosok pendamping Jokowi juga harus memiliki kemampuan dan pengalaman pemerintahan sehingga siap kalau sewaktu-waktu diminta menggantikan posisi sebagai presiden. Lebih lanjut, JK akan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Ia tak mempermasalahkan sosok pendamping Jokowi dari politisi atau kalangan birokrat. Siapa yang akan menjadi pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 nanti? 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Duplikat Kunci Laci Kasir, Dua Karyawan Curi Uang

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit Reskrim Polsek Bulaksumur berhasil mengungkap kasus tindak pencurian di Warung Ketoprak Bang Rudi, Jl Kolombo No.3 Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin 11 Februari 2019 sekira jam 08.00 WIB. Total kerugia ...

DIY

Kondisi Pers di Era Reformasi Memprihatinkan

JOGJA, BERNAS.ID - Pada era reformasi kondisi pers Indonesia sangat memprihatinkan. Pers tidak lagi sebagai pilar demokrasi yang menjunjung tnggi idealisme tapi justru bergeser menjadi pers kapitalis dan liberalis. "Pers di era refo ...

Budaya

Penyusunan Perda Bahasa Jawa Dianggap Penting untuk Persatuan Bangsa

YOGYA, BERNAS.ID - Pembangun budaya nasional dilakukan dengan mengambil budaya daerah. Sayang sekarang budaya daerah termasuk Bahasa Jawa semakin dilupakan. Karena itu, adanya Perda Bahasa Jawa perlu ada di Yogyakarta.  Hal tersebut ...

DIY

Mahfud MD: Patriotisme Berarti Mau Mengorbankan Kemesraan Dengan Pacar

YOGYA, BERNAS.ID - Setiap warga negara harus memiliki patriotisme. Sebab NKRI hanya bisa bertahan kalau warga negaranya patriotik dan nasionalis. Hal tersebut disampaikan mantan Ketua MK Mahfud MD dalam Dialog Kebangsaan V yang dilaksana ...

DIY

Generasi Milenial Menentukan Kualitas Pemilu

JOGJA, BERNAS.ID --Kualitas Pemilu 2019 harus lebih baik dari pemilu-pemilu sebelumnya. Dan salah satu tolak ukur keberhasilan pemilu adalah bila menghasilkan figur pemimpin yang berkualitas yakni cerdas, jujur, berani dan bertanggungjawab. ...

DIY

Dua Pencuri Motor di Bawah Umur Diringkus Polisi

SLEMAN,BERNAS.ID- Unit Reskrim Polsek Pakem meringkus dua pelaku pencurian di bawah umur, AA (16), warga Sidorejo Hargobinangun Pakem, Sleman yang berprofesi sebagai buruh dan YC (16) warga Ponggol Hargobinangun Pakem, Sleman yang masih ber ...

DIY

KI Berharap Raperda Keterbukaan Informasi Publik DIY Bisa Segera Disahkan

YOGYA, BERNAS.ID - Komisi Informasi RI menyambut baik adanya Raperda Keterbukaan Informasi Publik yang digagas DPRD DIY. Komisi Informasi berharap Raperda bisa sesegera mungkin disahkan. Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat Gede Narayana be ...

Pendidikan

Semangat Literasi Bisa Dimulai dari Mewarnai dan Mendongeng

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anak-anak tingkat Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Sleman begitu antusias mengikuti lomba mewarnai dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sleman. Jari tangan-tangan mungil mereka begitu terampil menggerakk ...

DIY

Jembatan Gantung Kalijogo Berbah Mulai Dievakuasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Jembatan gantung Kalijogo yang terpuntir derasnya arus sungai karena hujan lebat pada Rabu malam (30/1) di Karangwetan, Tegaltirto, Berbah, Sleman, mulai dievakuasi. Sekitar 15 petugas diterjunkan untuk proses evakuasi ba ...

DIY

Ladang Ganja 1,5 Hektare Ditemukan, Penanamnya Terancam Hukuman Seumur Hidup

YOGYA, BERNAS.ID - Seorang pria berinisial EY (42) asal Purwakarta Jawa Barat terancam hukuman seumur hidup karena tertangkap basah tengah menanam tanaman ganja yang masuk dalam kategori zat terlarang. Pria yang mengaku sebagai petani ini k ...

DIY

Paguyuban Dukuh Sleman Desak Realisasi Janji Jokowi

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anggota Paguyuban Dukuh Cokro Pamungkas mendatangi DPRD Kabupaten Sleman untuk mendesak agar segera merealisasikan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No.43 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah (PP) No 47 tahun 2015. ...

Wacana

Memaknai Konsep Dasar Kewirausahaan

KEWIRAUSAHAAN atau kewiraswastaan merupakan ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidupnya. Kewiraswastaan merupakan disiplin ilmu tersendiri karena berisi body of knowledge yang ut ...

DIY

Operasional April, NYIA Gandeng DAMRI untuk Akses

SLEMAN, BERNAS.ID- Kurang lebih enam penerbangan internasional dari Bandara Internasional Adisutjipto dari Maskapai Air Asia dan Silk Air segera dipindahkan operasionalnya pada minggu pertama bulan April di New Yogyakarta Internasional Airp ...

Budaya

Naga PBTY Semangat Menari di Bawah Guyuran Hujan

YOGYA, BERNAS.ID -Hujan deras mengguyur Alun-Alun Utara saat penyelenggaraan Malioboro Imlek Carnival yang merupakan rangkaian acara dari Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY), Sabtu (16/2/2019). Namun sebanyak 31 kontingen tetap berseman ...

Budaya

Fashion on the Street Digelar di Jalanan Prawirotaman

YOGYA, BERNAS.ID - Rangkaian acara event Jogja Heboh masih terus bergulir dan semakin semarak. Prawirotaman Festival menggelar Fashion on the Street di Jalan Prawirotaman yang menampilkan karya desainer muda dari Jogja. Prawirotaman Fest ...

Budaya

Dua Vokalis Dewa 19 Beraksi Sepanggung di Jogja Demi Anak Penderita Kanker

YOGYA, BERNAS.ID - Dua eks vokalis Dewa 19 yakni Ari Lasso dan Elfonda Mekel (Once) tampil memikat dalam Intimate Concert Valentine Edition, Jumat (15/2/2019) malam di Hotel Tentrem Yogyakarta. Ini adalah konser yang digelar Yayasan Pita da ...

DIY

Pulang Mencari Rumput, Temukan Mayat di Bulak Sembung Gamping

SLEMAN, BERNAS.ID- Jumat siang (15/2) sekira pukul 10.30 WIB, di bulak sawah Sembung, Balecatur, Gamping, Sleman, ditemukan mayat dengan memakai celana pendek warna hitam dan kaos warna putih dalam posisi terlentang membujur ke arah utara. ...

DIY

KH Said Agil Ucap Kualat ke Dua Tokoh Ini

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam sebuah video viral, Ahmad Dhani berbicara soal potensi munculnya Nasakom baru di Indonesia. Diketahui bersama, Nasakom adalah ajaran dari Presiden Indonesia pertama, Bung Karno yang merupakan gabungan dari tiga alir ...

DIY

Mantan Karyawan Gondol 19 HP Baru di Konter HP Majikan

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit reskrim Polsek Depok Barat berhasil meringkus pelaku pencurian 19 handphone baru di konter HP yang ada di ruko depan Kampus UIN Yogyakarta hari Kamis pagi, tanggal 24 Januari 2019 sekira pukul 10.00 WIB. Tersangka be ...

Ekonomi

Pendukung Jokowi Diminta Hentikan Boikot Bukalapak

JAKARTA, BERNAS.ID - Masyarakat Indonesia dan para pendukung Jokowi diminta untuk menghentikan ajakan boikot platform Bukalapak. Sebab kematian Bukalapak akibat serangan politik dalam negeri yang trengginas bisa saja tidak menghasilkan apa- ...

Pariwisata

Menpar: Narasi Imajinatif Diperlukan Borobudur

SLEMAN, BERNAS.ID- Narasi imajinatif untuk Candi Borobudur sangat diperlukan untuk menambah kunjungan karena hanya akademisi dan arkeologis yang tertarik. Narasi imajinatif ini ternyata sukses dilakukan untuk menarik pengunjung seperti yang ...

Pariwisata

Legenda Dibutuhkan Untuk Mempopulerkan Borobudur

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui, Candi Borobudur masih kalah populer dibandingkan Angkot Wat di Kamboja. Salah satu yang membuat Angkor Wat lebih populer menurutnya adalah adanya legenda Angkor Wat sebagai " ...

Budaya

Para Ojol Dibekali Sejarah Berdirinya Kota Yogyakarta

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID- Berpijak dari sejarah berdirinya,  Yogyakarta merupakan satu-satunya kota istimewa yang ada di Indonesia. Sejarah yang sangat panjang mengiringi Kota Pelajar hingga saat ini. Untuk itu, dalam kegiatan Pamo ...

DIY

Jelang Pemilu, Wabup Himbau Pemuda Jaga Situasi Tetap Kondusif

SLEMAN, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan pembinaan tokoh-tokoh pemuda Islam, Rabu (13/2/19) bertempat di Aula lantai III Kantor Setda Kabupaten Sleman. Pembinaan ini dalam ran ...

DIY

Bupati Bantul Membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Piyungan

BANTUL, BERNAS.ID - Bupati Bantul Drs. H. Suharsono membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020 Tingkat Kecamatan Piyungan di Aula kecamatan setempat, Kamis (14/2/2019). Kegiatan ini bertemakan "Meningkatkan ...

DIY

Wawali Kota Yogyakarta Minta Tiap Kampung Budidaya Lele Cendol

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, terus menggencarkan gerakan budidaya lele dengan buis beton sebagai media kolam atau sering disebut dengan budidaya lele cendol pada setiap kelurahan di Kota Yogyakarta ...

Ekonomi

Bidik Wisatawan Domestik, 120 Buyer Serbu Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam upaya menyiasati low season, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata menggelar table top Jogjavaganza, Kamis (14/2/2019) di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Sebanyak 120 buyer travel agen yang ber ...

Budaya

Sarkem Fest, Upaya Ubah Image Kawasan Pasar Kembang

YOGYA, BERNAS.ID - Pasar Kembang, atau yang akrab di telinga dengan sebutan Sarkem, terkenal sebagai tempat prostitusi. Letaknya di salah satu gang kecil di Jl Pasar Kembang, masuk wilayah kecamatan Gedong Tengen, Jogja. Namun kini masya ...

DIY

Rekonstruksi Kasus Pelemparan Batu Diprotes Ibu Tersangka

SLEMAN, BERNAS.ID - Kepolisian Resor (Polres) Sleman merekonstruksi peristiwa pelemparan batu yang menewaskan salah seorang suporter bernama Muhammad Asadulloh Alkhoiri asal Klaten setelah menonton laga PSS Sleman melawan Persis Solo, di se ...

DIY

KAI Tanggapi Keluhan Penumpang KA Prameks di Medsos

YOGYA, BERNAS.ID - Belum lama ini, seorang pengguna KA Lokal Prameks mengeluhkan pelayanan terkait tiket kereta yang ia pesan lewat aplikasi tiket online. Keluhan itu kemudian ia unggah melalui sosial media Facebook dengan nama akun Citty S ...

DIY

Partisipasi Warga Ceme Terhadap Kebersihan Lingkungan Mengesankan

BANTUL, BERNAS.ID --Partisipasi masyarakat Dusun Ceme, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, dalam kebersihan lingkungan, khususnya sampah, sangat mengesankan. Mereka sangat memahami dan menyadari bahwa sampah memiliki nilai j ...

Ekonomi

Kini Pedagang Pasar Demangan Bisa Bayar Retribusi dengan Kartu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam rangka mengimplementasikan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Pemkot Yogyakarta bekerjasama dengan Bank BTN meluncurkan retribusi non tunai atau e-retribusi di Pasar Demangan, Rabu (13/2/2019). Tak hanya a ...

Budaya

Pekan Budaya Tionghoa Membangun Semangat Ke-lndonesiaan

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID-Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-14 Tahun 2019 telah dibuka, dimulai dari tanggal 13 Februari sampai 19 Februari 2019. PBTY menandai betapa kayanya keragaman suku-suku bangsa yang hidup di taman sarinya l ...

Budaya

PBTY 2019 Dibuka, Sajikan Ratusan Kuliner dan Festival Budaya

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) yang ke-14 kembali digelar mulai Rabu (13/2/2019) malam. Berpusat di Kampung Ketandan Malioboro Kota Yogyakarta, hajatan dalam rangka menyemarakkan tahun baru Imlek 2570 ini akan be ...

DIY

Memanfaatkan Anggaran dalam Musrenbang Kecamatan Umbulharjo

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Renja RKPD) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2019 dilaksanakan di Aula Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta, ...

DIY

Welcome Dinner Jogjavaganza #2

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta bersama pelaku pariwisata Kota Yogyakarta menggelar Welcome Dinner dalam Rangkaian Acara “Jogjavaganza” di Grand Aston Hotel, Yogyakarta Selasa (12/2/2019). Dikata ...

DIY

Dicari 100 Mata untuk Dioperasi Katarak Gratis

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Widjanarko Center yang merupakan lembaga sosial bersama PT Sido Muncul akan melaksanakan operasi katarak gratis pada hari Jumat, 15 Maret 2019 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Dr S Hardjolukito Yogyak ...

DIY

Jaring Aspirasi, AY Sudarma Akan Mengawal Segala Permasalahan yang Ada

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Drs AY Sudarma melakukan temu warga dan jaring aspirasi (Reses), Senin (11/2/2019) malam di Balai Serbaguna RW 4 Mertolulutan, Ngampilan, Yogyakarta. "Jaring aspira ...

DIY

Pelaku Pelemparan Kaca Mobil Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Jajaran unit reskrim Polsek Mlati berhasil meringkus tiga pelaku pelemparan batu kepada kaca mobil pikap hitam yang terjadi pada malam Minggu (3/2) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Gadjah Mada, Dusun Sendari. Diketahui pe ...

Kesehatan

Kaki Gadis Cantik asal Manggarai Itu pun Harus Diamputasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Raut wajahnya selalu tampak ceria dan gaya bicaranya ceplas ceplos khas anak-anak. Tak sedikit pun terlihat kalau gadis cilik nan cantik asal Labuanbajo, Manggarai Barat, NTT itu baru saja kehilangan salah satu bagia ...

DIY

Keterbukaan Informasi Publik di DIY Masih Belum Terlalu Baik

YOGYA, BERNAS.ID - Badan Publik di DIY masih belum banyak yang menyediakan informasi publik, sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi. Badan Publik di DIY masih sedikit menyedi ...

DIY

KPU Sleman Mulai Merakit 16.995 Kotak Suara

SLEMAN, BERNAS.ID- KPU (Komisi Pemilihan Umum) mulai merakit kotak suara yang berjumlah 16.955 buah berdasarkan jumlah TPS yang dibutuhkan di Sleman. KPU mengerahkan 8 orang tenaga buruh harian lepas untuk merakit kotak KPU yang berbahan da ...

DIY

Lampu Penerangan di Jalur Evakuasi Merapi Terbatas

SLEMAN,BERNAS.ID- Gunung Merapi tengah rutin menunjukkan aktivitasnya. Dilansir dari akun Twitter @BPPTKG, pada Selasa (12/2) dini hari pukul 00.00-06.00 WIB, berdasarkan data seismik, terjadi jumlah guguran 17 kali dengan durasi 10-60 deti ...

DIY

Intensitas Merapi Tinggi, Warga Dihimbau Waspada

SLEMAN, BERNAS.ID- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terus mengeluarkan informasi terkait Gunung Merapi yang sering memuntahkan lava pijar. Meski aktivitasnya cukup tinggi, status Merapi masih pada l ...

Ekonomi

FPPR Ancam Tutup Toko Modern Tak Berijin di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Forum Peduli Pasar Rakyat (FPPR) mendesak DPRD Kabupaten Sleman menertibkan toko modern yang tidak berijin. Forum ini juga menuntut agar memasang label berijin dan tidak berijin kepada toko modern. Ditemui setelah mela ...

Pendidikan

Situasi Politik Saat Ini Membelah, Potensial Rasa Permusuhan

BANTUL, BERNAS.ID- Di tengah kondisi politik praktis yang mengejar kekuasaan dengan fanatisme yang luar biasa, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menjelaskan tentang tema Tanwir Muhammadiyah yang akan diselenggarakan di Bengkulu pada ...

Budaya

PBTY 2019 Dibuka Dua Hari Lagi, Bakal ada Tiga Naga Raksasa

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) memasuki penyelenggaraan tahun ke-14 pada 2019 ini. Rangkaian acara siap digelar tanggal 13-19 Februari 2019. "Tahun ini PBTY tembus menjadi event terbesar di Indonesia, mas ...

Pariwisata

Bendungan Kamijoro yang Viral di Medsos Ternyata Dahulu Bikinan Belanda

KULONPROGO, BERNAS.ID - Jembatan Bendungan Kamijoro yang membentang di Sungai Progo yang menghubungkan dua wilayah kabupaten, yaitu sebelah timur sungai merupakan wilayah Desa Kamijoro, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dan sebelah barat ...

DIY

Saat Ini, Politik Praktis yang Hanya Mengejar Kekuasaan

BANTUL, BERNAS.ID-  Kondisi politik saat ini hanya menawarkan kebenaran politik berdasarkan kelompoknya. Politik terkesan politik praktis yang mengejar kekuasaan dengan fanatisme yang luar biasa. Berdasar teori Edmund Husserl, Rekto ...

DIY

Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Resmi Ditutup

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Latihan pengamanan pemilihan umum legislatif dan presiden tahun 2019 resmi ditutup dengan menampilkan simulasi aksi demo massa yang tidak puas dengan hasil pemilu serta diakhiri dengan Apel penutupan latihan pen ...