Siapa Pendamping Jokowi di Pilpres 2019?


02 Maret 2018

Joko Widodo (Sumber Foto: Biro Pers Setpres)

Bernas.id - Pemilihan Presiden masih lebih dari setahun lagi, namun partai politik sudah getol mengelus jagonya. PDI-P secara resmi sudah mendeklarasikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden untuk periode mendatang.

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto juga mendapat dukungan untuk maju sebagai capres di Pilpres 2019. Tapi Prabowo sendiri sepertinya masih setengah hati. Ada dugaan Prabowo enggan untuk dicalonkan kembali mengingat usianya pada Oktober 2019 nanti menginjak 68 tahun. Fisiknya diduga juga kurang prima untuk menjabat lagi sebagai presiden.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah tokoh yang dinilai paling kuat untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 sebagai calon presiden (capres). Nama Wapres Jusuf Kalla (JK) kembali masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) pendamping Jokowi pada Pilpres 2019. Namun, duet Jokowi-JK ini terbentur aturan UUD 1945 dan UU Pemilu.

Menurut lembagai survei Alvara, JK masuk dalam tokoh yang diinginkan publik mendampingi Jokowi. Selain JK ada Gatot Nurmantyo, Agus Harimurti Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Muhaimin Iskandar.

Kemungkinan duet Jokowi-JK jilid 2 ini muncul setelah Ketua Dewan Pimpinan Pusat nonaktif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Puan Maharani, mengatakan partainya mengkaji kemungkinan Jusuf Kalla menjadi cawapres mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019. Puan mengaku pihaknya masih akan mengkaji peraturan tersebut dengan melihat UUD dan UU tentang Pemilihan Umum.

 “Ini kan menjadi satu kajian karena kalau UU Pemilu yang juga menjadi pembahasan KPU walau sudah ada hitam di atas putih, implementasinya berubah-ubah,” ungkap Puan seusai penutupan Rapat Kerja Nasional III PDIP di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Minggu (25/2).

“Kita lihat nanti di Komisi II dan Mahkamah Konstitusi,” sambungnya.

Selain itu, wartawan senior terkemuka, John McBeth dalam tulisannya di situs Asia Times beberapa waktu lalu menyebutkan Jokowi dan JK berpeluang kembali bersama di Pilpres 2019.

“Untuk saat ini, JK adalah pilihan paling aman,” ungkap sumber yang merupakan salah satu anggota tim informal kampanye Pilpres Jokowi seperti dikutip McBeth.

JK dinilai tepat jadi pendamping Jokowi karena dekat dengan umat Muslim. Hal ini bisa membantu untuk mengamankan pemilih tradisional Muslim.

Terbentur Aturan

Di usianya yang tak lagi muda, ia masih bekerja untuk rakyat. Namanya masuk bursa cawapres  untuk Jokowi pada Pilpres 2019. Namun, kemungkinan tersebut terbentur dengan Pasal 7 UUD 1945. Memilih JK kembali menjadi cawapres Jokowi maka bertentangan dengan Pasal 7 UUD 1945 yang mengatur “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan”.

Lebih jelas bahwa masa jabatan lembaga kepresidenan tidak boleh lebih dua kali dapat dibaca dalam undang-undang terkait pemilihan presiden. Dalam peraturan pilpres terbaru, yakni Undang-Undang No 17 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ada aturan syarat calon presiden dan wakil presiden. Pada pasal 169 UU No 17 Tahun 2017 huruf n mengatur “Persyaratan menjadi calon Presiden dan calon Wakil Presiden adalah: belum pernah menjabat sebagai presiden atau wakil presiden, selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama”.

Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Denny Indrayana mengungkapkan bahwa berdasarkan aturan yang sudah ada, JK memang tidak mungkin lagi mendampingi Jokowi.

“Dengan segala hormat, Pak JK dan Bu Mega dan PDIP ya, masalahnya bukan pada kapasitas dan kompetensi Pak JK. Tapi memang baik Undang-Undang Dasar maupun Undang-Undang Pemilu, tidak memungkinkan Pak JK diajukan lagi sebagai calon wakil presiden,” ungkap Denny saat dihubungi Bernas, Selasa (27/2).

Jika melihat persyaratan sesuai UU Pemilu Pasal 169 huruf n, Denny menegaskan JK tidak bisa diusung lagi. Jika mengikuti aturan tersebut, maka JK tidak bisa lagi menjadi pendamping Jokowi. Sebab, JK juga pernah menjadi wakil presiden pada periode 2004-2009. Saat itu, ia menjadi wakil presiden dari Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ia juga sudah menjadi wapres periode 2014-2019 mendampingi Jokowi.

“Pak JK tidak memenuhi syarat ini. Syarat untuk menjadi calon wakil presiden. Karena Pak JK sudah dua kali masa jabatan dengan jabatan yang sama,” tegasnya.

Pasal 7 UUD 1945 maupun UU Pemilu Pasal 169 huruf n tidak disebutkan untuk jabatan yang sama dengan periode berturut-turut, Denny menjelaskan kalau dipilih untuk jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan. Menurutnya, yang dimaksud dengan ‘belum pernah menjabat 2 kali masa jabatan dalam jabatan yang sama’ adalah yang bersangkutan belum pernah menjabat dalam jabatan yang sama selama dua kali masa jabatan, baik berturut-turut maupun tidak berturut. Bahkan, meski masa jabatan tersebut kurang dari lima tahun.

“Pak JK meski pun sudah dua kali meski tidak berturut-turut tidak boleh menjadi cawapres lagi,” ungkap Denny.

Ketentuan ini semakin menegaskan bahwa maksimal seseorang bisa menjabat sebagai presiden atau wakil presiden adalah dua kali periode jabatan. Hal ini disampaikan oleh Sekjen PPP Arsul Sani, Senin (26/2).

"Sekaligus menegaskan bahwa Penjelasan Pasal 169 huruf n tersebut selanjutnya menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan 'belum pernah menjabat 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama' adalah yang bersangkutan belum pernah menjabat dalam jabatan yang sama selama dua kali masa jabatan. Baik berturut-turut maupun tidak berturut-turut, walaupun masa jabatan tersebut kurang dari 5 (lima) tahun," terang Arsul Sani.

Denny kembali menyampaikan agar wacana JK kembali diusung menjadi cawapres tidak diwujudkan karena bertentangan dengan UUD 1945 dan melanggar aturan syarat pencalonan wakil presiden. Berdasarkan aturan tersebut peluang JK kembali berduet dengan Jokowi kandas.

Kriteria pendamping Jokowi

Wapres JK menyampaikan terima kasih karena ada yang mengusulkan dirinya pada Pilpres 2019. Namun, ia menolak dukungan dan usulan tersebut, mengingat aturan yang sudah ada.

"Bahwa ada yang mengusulkan saya untuk ikut lagi, tentu saya berterima kasih, tetapi kita harus mengkaji dengan baik undang-undang kita, undang-undang dasar," tuturnya seusai membuka Rapimnas Institut Lembang 9 di Hotel Arya Duta, Senin (26/2).

Di lain sisi, JK sendiri sudah berulang kali mengatakan tidak akan bertarung lagi pada Pilpres 2019. JK menyadari usianya yang tak lagi muda. "Saya sudah katakan, saya ini mempertimbangkan juga segi umur, biarkan yang lebih muda," kata pria kelahiran 15 Mei 1942 itu.

JK merasa lelah dan ingin pensiun saja. Menginjak usia ke 76, ia memilih beristirahat. JK malah mengungkapkan sosok kriteria yang dinilai pantas mendampingi Jokowi dalam bursa Pilpres 2019 mendatang. Menurutnya, sosok calon wakil presiden di era mendatang harus dapat menambah elektabilitas presiden. "Artinya, tidak mengikuti elektabilitas Jokowi, tapi menambah konstituen," ungkap JK.

Ia menilai calon pendamping Jokowi harus dikenal baik oleh masyarakat dan memiliki suara cukup besar. Dikatakan JK, sosok pendamping Jokowi juga harus memiliki kemampuan dan pengalaman pemerintahan sehingga siap kalau sewaktu-waktu diminta menggantikan posisi sebagai presiden. Lebih lanjut, JK akan mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Ia tak mempermasalahkan sosok pendamping Jokowi dari politisi atau kalangan birokrat. Siapa yang akan menjadi pendamping Jokowi pada Pilpres 2019 nanti? 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

3000 Orang Jogja Siap Rayakan Kemenangan Jokowi

YOGYA, BERNAS.ID - Alumni Jogja SATUkan Indonesia yang mendukung pasangan capres Jokowi - Ma'ruf Amin menyatakan hasil quick count oleh lembaga survei kredibel dan terpercaya menunjukkan bahwa pasangan 01 menjadi pemenang pilpres 2019. ...

DIY

Belum Komplitnya Daftar Nama, Jadi Kendala Pencairan Honor KPPS Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Forum Peduli Penyelenggara Pemungutan Suara (FPPPS) Kabupaten Sleman mendatangi KPUD Sleman untuk menanyakan terkait pencairan honor sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS). Silahturahmi dilakukan karena sampai hari Senin ...

DIY

Repnas DIY Gelar Syukuran atas Kemenangan Jokowi-Ma'aruf Amin

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) DIY mengadakan syukuran atas kemenangan pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden  Ir H Joko Widodo-KH Ma'aruf Amin di RM Bilik Kayu Jalan Timoho Yogyakarta, Minggu (21/4 ...

Kesehatan

Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tertinggi di ASEAN

SLEMAN, BERNAS.ID- Saat menjadi keynote speaker dalam seminar nasional “Penguatan Peran Bidan dalam Akselerasi Penurunan AKI dan AKB”, Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan angka Kematian lbu (AKI) dan Angka Kematian Ba ...

DIY

Salinan C1 Wajib Ditempel di Area TPS

SLEMAN, BERNAS.ID- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman memberikan surat imbauan  kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) KPU Kabupaten Sleman agar penyelenggara pemilu di bawah, PPK dan PPS untuk menempelkan formulir s ...

DIY

36 TPS di Sleman Berpotensi Coblos Ulang

SLEMAN, BERNAS ID- Setelah melakukan klarifikasi dari tanggal 18- 20 April 2019 terhadap 36 TPS yang berpotensi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL), Bawaslu Kabupaten Sleman merekomendasikan kepada KPU Sleman un ...

Lifestyle

Asyiknya ke Rumah Tiup, Bisa Belajar Musik, Nyeduh Kopi, dan Sepeda

YOGYA, BERNAS.ID - Siapa saja yang belajar di Rumah Tiup Tina, bisa belajar mendalam sekaligus menguji berbagai alat musik tiup. Dari sosok Risma, sang pemilik, siapa saja bisa belajar saksofon. Tak hanya itu, masalah kopi dan sepeda, ...

DIY

KPU Kulon Progo Sarankan Pemungutan Suara Ulang di 2 TPS

KULON PROGO, BERNAS.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo, menyarankan diadakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 2 TPS yang ada di Kulon Progo. Kedua TPS itu adalah TPS 2 Desa Margosari (Kecamatan Pengasih) dan TPS 31 Kelurahan ...

DIY

Ini Pesan Sultan HB X untuk Masyarakat Pasca Pemilu 2019

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pesta demokrasi usai dilakukan pada Rabu (17/4/2019) lalu. Walaupun begitu, suhu politik masih hangat lantaran masyarakat masih menunggu hasil final perhitungan surat suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kar ...

DIY

Hari Jadi Ke-66, Disjarah AD Gelar Donor Darah

JOGJA, BERNAS.ID- Dalam rangka ulang tahun yang ke-66 tanggal 15 April kemarin, Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarah AD) bekerjasama dengan PMI Yogyakarta mengadakan bakti sosial donor darah yang diikuti anggota TNI dan masyarakat umum di ...

DIY

Pak Jenderal Unggul di Kandang Sendiri

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Marsda TNI (Purn) Dr Benedictus Widjanarko, M.Si (Han) atau yang akrab disapa Pak Jenderal, caleg DPR RI dapil DIY dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, sementara unggul di kandang sendiri. Dari pantaua ...

DIY

Di Kampung Jokowi, Prabowo Raih 293 Suara dan Jokowi 1.870 Suara

KLATEN, BERNAS.ID - Namanya Kampung Jokowi, namun tidak berarti semua warga di kampung itu mendukung atau memilih calon Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setidaknya hal itu terlihat dari hasil penghitungan suara Pemilihan Calon Presiden dan Ca ...

DIY

Tidak Bisa Mencoblos dengan E-KTP, Warga Protes ke KPPS

SLEMAN, BERNAS.ID-Warga luar Yogyakarta yang tinggal di wilayah Sleman tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu karena terganjal administrasi. Hal seperti itu di antaranya terjadi di TPS 126 Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman ...

DIY

Amien Rais Imbau Dokumen C1 Difoto untuk Tangkal Kecurangan

SLEMAN, BERNAS.ID- Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Amien Rais menggunakan hak pilihnya di TPS 123 Gondang Raya, Condongcatur, Sleman, Rabu 17 April 2019. Amien Rais berhar ...

DIY

Ada Kecurangan, Mahfud MD: Bawa Sengketanya ke MK

SLEMAN, BERNAS.ID- Mahfud MD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi bersama keluarga menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 di TPS 105, RT 1/ RW 53, Sambilegi Baru, Maguwoharjo, Depok Sleman, Rabu pagi, 17 April 2019. Sekitar pukul 9.15 WI ...

DIY

Terkait Pilihan Keluarga di Pemilu 2019, Mahfud MD Tak Ikut Campur

SLEMAN, BERNAS.ID- Mahfud MD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi bersama keluarga menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 di TPS 105, RT 1/ RW 53, Sambilegi Baru, Maguwoharjo, Depok Sleman, Rabu pagi, 17 April 2019. Mahfud mendatangi TPS ...

DIY

Mahfud MD Nyoblos di TPS 105 Sambilegi Baru, Depok, Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Mahfud MD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi bersama keluarga menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 di TPS 105, RT 1/ RW 53, Sambilegi Baru, Maguwoharjo, Depok Sleman, Rabu pagi, 17 April 2019 sekitar pukul 9.24 WIB. ...

Ekonomi

Di Era Orba, Menteri Ini Pernah Bertugas Tanpa Kantor dan Staf

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam kuliah umum di UGM, Mantan Menteri Pendayagunaan Era Orde Baru (Orba), Dr Tanri Abeng, MBA yang saat ini sebagai Komisaris Utama PT Pertamina menceritakan ketika dirinya ditunjuk sebagai Menteri Pendayagunaan BUMN s ...

DIY

Polri-TNI Lakukan Pergeseran Pasukan untuk Pengamanan TPS

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) melakukan apel pergeseran pasukan untuk melakukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari Rabu 17 April 2019 saat Pemilu 2019. Tak hanya personil dari kepolisia ...

DIY

WNA, Kekasih dari ASN Kemenag Sleman, Biang Penyebar Video Porno

SLEMAN, BERNAS.ID-Seorang wanita anggota Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah berdinas lama di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman tersandung perkara asusila setelah video pornonya disebar oleh selingkuhannya yang ternyata ...

DIY

Perjuangan yang Tak Mudah untuk Masuk ke Dalam Stadion Gelora Bung Karno

JAKARTA, BERNAS.ID --Meski tiba lebih awal di depan gerbang utama Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta untuk mengikuti Konser untuk Rakyat sekaligus kampanye terakhir calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'aruf Amin, Sabtu (13/4/2019 ...

Pendidikan

5 Juta Masyarakat Adat Kehilangan Hak Pilihnya di Pemilu 2019

JOGJA, BERNAS.ID- Masyarakat hukum adat memiliki kontribusi besar dalam terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, saat ini, Republik Indonesia justru terkesan meminggirkan masyarakat hukum adat meski ada jaminan konstitusi, ta ...

DIY

10 Menteri Hukum dari Negara ASEAN Akan Berkumpul di Jogja

BANTUL, BERNAS.ID- Sepuluh menteri hukum dari negara ASEAN akan datang ke Daerah Istimewa Yogyakarta dalam agenda internasional bernama SOMMLAT yang ke-9 (Senior Official on the Treaty on Mutual Legal Assintance in Criminal Matter) pada tan ...

DIY

Bupati Sleman Terjun Langsung Bersihkan Selokan Mataram

SLEMAN, BERNAS.ID- Bupati Sleman, Sri Purnomo terjun langsung membersihkan sampah di tepi Selokan Mataram dalam pencanangan Gerakan Indonesia Bersih yang berlokasi di sepanjang Selokan Mataram, Sleman. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kejaksaan ...

DIY

Dra Hj Sri Haryani M.Si, Caleg dari PDI Perjuangan untuk DPRD Kabupaten Sleman : Ingin Bermanfaat bagi Banyak Orang

SLEMAN, BERNAS.ID - BAGI Dra Hj Sri Haryani M.Si, calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sleman, terjun ke dunia politik bukan untuk mencari penghidupan dan kepentingan pribadi. Posisi anggota dewan/legislatif d ...

DIY

Dr Ir H Bambang Soepijanto, Calon Anggota DPD RI : Mewakafkan Hidup untuk Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Secara ekonomi, Dr Ir Bambang Soepijanto MM, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI nomor urut 24 dari Daerah Pemilihan (Dapil) DIY, sudah tak ada masalah. Sebab selain mendapat penghasilan sebagai dosen, komi ...

DIY

345 Warga Binaan Lapas Narkotika Pakem Peroleh Sosialisasi Pemilu

SLEMAN, BERNAS.ID- 345 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Narkotika Kelas II A Pakem mengikuti sosialisasi dan simulasi pemungutan suara Pemilu 2019 yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Kamis pagi 11 A ...

Pendidikan

Medsos Bisa Picu Perilaku Bullying

SLEMAN, BERNAS.ID- Persoalan perundungan ataubullying pada anak kembali menjadi sorotan publik setelah kasus pengeroyokan sekelompok siswa SMA terhadap siswi SMP di Pontianak. Psikolog Sosial dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Drs ...

Pendidikan

Dalam Demokrasi, Sipil dan Tentara Saling Kontrol dengan Aturan Tertulis

SLEMAN, BERNAS.ID- Hubungan sipil dan tentara dalam demokrasi rupanya menuntut aturan tertulis yang kokoh agar adanya saling kontrol sehingga tidak ada yang kebablasan. Untuk itu, pasca 1999, Indonesia memiliki demokrasi tanpa tentara setel ...

Ekonomi

Partai Berkarya Buka Peluang Kerja bagi Kaum Difabel Lewat Toko Grosir GORO

JAKARTA, BERNAS.ID – Membawa kesejahteraan kepada rakyat banyak dan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya, termasuk bagi kaum difabel, menjadi salah satu program unggulan Partai Berkarya. Melalui jaringan toko grosir GORO, Partai ...

DIY

Presiden dan Wapres Mogok Makan Tuntut Perbaikan Kesejahteraan

JOGJA, BERNAS.ID- Sabar Gimbal selaku Presiden Front Independent Driver Online Indonesia (Front Indonesia) dan Andi Kartala sebagai Wakil Presiden melakukan aksi nekat untuk mogok makan karena beberapa kali melakukan tuntutan guna perbaikan ...

DIY

PMKRI Yogyakarta Dukung Pemilu Damai dan Aman

SLEMAN, BERNAS.ID-Persatuan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyikapi situasi-situasi yang berkembang dalam proses Pemilu 2019 dewasa ini. PMKRI cabang Yogyakarta pun menganggap perlu menyataka ...

DIY

Ratusan Perempuan Jogja Demo Tolak Politik Uang

YOGYA, BERNAS.ID - Sekitar 100-an perempuan turun jalan menggelar aksi demo, Selasa (9/4/2019). Wanita-wanita yang berasal dari berbagai kalangan dan profesi mulai dari ibu rumah tangga hingga pekerja profesional itu berjalan kaki di Jalan ...

Ekonomi

Tahun ke Tahun, Penanaman Modal di Sleman Terus Naik

SLEMAN, BERNAS.ID- Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan, baik jumlah unit, investasi, dan penyerapan tenaga kerja. Penanaman modal di Sleman dalam bentuk industri konv ...

DIY

1.500 Pelari Ramaikan Malioboro KulineRUN 2019

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Sebanyak 1.500 peserta mengikuti lomba lari "Malioboro KulineRUN 2019" yang diadakan PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN di hotel Grand Inna Malioboro, Minggu (7/4/2019). Sebelum berlari peserta berkumpu ...

Pendidikan

Audit Mutu Perguruan Tinggi Jangan Hanya Basa-basi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Perguruan tinggi harus secara serius dan rutin melakukan audit mutu internal guna menghadapi persaingan global yang kian ketat dan menyiapkan lulusan yang kreatif-inovatif serta melek teknologi. Untuk itu, setiap per ...

Ekonomi

Massa Kampanye Akbar Prabowo Sambut Kehadiran Ketiga Putri Soeharto

JAKARTA, BERNAS.ID -  Tiga putri almarhum Presiden Soeharto mendapat sambutan istimewa ratusan ribu pendukung dan simpatisan capres/cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang memadati Kampanye Akbar di Stadion Utama GBK Jakar ...

DIY

Kota Jogja Mampu Kurangi 21 persen Sampah Rumah Tangga

YOGYA, BERNAS.ID- Kota Yogyakarta sudah mampu mengurangi sekitar 21 persen sampah rumah tangga dan menurunkan volume sampah yang dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Piyungan. Ini data menurut Dinas Lingkungan Hidup setempat. ...

Budaya

Kraton Yogyakarta Serahkan Ubo Rampe Labuhan Merapi

SLEMAN,BERNAS.ID-Kraton Yogyakarta menyerahkan ubo rampe (perlengkapan) untuk prosesi labuhan Merapi kepada juru kunci Merapi Mas Kliwon Surakso Hargo atau akrab dipanggil Mas Asih, Sabtu pagi 6 April 2019. Secara simbolis, ubo rampe ter ...

DIY

Residivis Spesialis Pencuri Isi Mobil Diringkus

SLEMAN, BERNAS.ID- Pernah di penjara karena kasus mencuri dengan cara memecah kaca mobil, tidak membuat warga Semarang inisial NA (40) kapok. Nyatanya,  setelah keluar dari lembaga pemayarakatan (Lapas) Semarang tahun 2018 lalu, NA kem ...

Pariwisata

Dinpar DIY Peroleh Award Wisata Extreme dan Bahari DXI 2019

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Dinas Pariwisata (Dinpar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mengikuti pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2019, tanggal 4 - 7 April 2019, di Hall B, Jakarta Convention Center, Jakarta.   Kepala B ...

DIY

PT KAI Daop 6 Gelar Pasar Murah 3.000 Paket Sembako

YOGYA, BERNAS.ID - Dalam rangka memperingati HUT Kementerian BUMN ke-21, PT KAI sebagai salah satu BUMN yang mempunyai peran sebagai Agen Pembangunan, menggelar kegiatan Pasar Murah KAI yang bertajuk "Paket Pangan Murah". Program ...

DIY

Resmi Menjadi Anggota PDI Perjuangan, Marsda TNI (Purn) Benedictus Widjanarko Siap Membangun Partai

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sejumlah Purnawirawan TNI-Polri, beserta Habaib dan Ulama beberapa waktu lalu secara resmi dilantik dan menerima Kartu Tanda Anggota Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang diserahkan langsung oleh Ketu ...

DIY

'Emak-emak' Ingin Prabowo-Titiek Soeharto Rujuk

JAKARTA, Bernas.id - Kalangan ibu-ibu simpatisan Prabowo-Sandi yang saat ini dikenal sebagai ‘emak-emak militan’, mengaku mendambakan rujuknya kembali calon presiden Prabowo Subianto dengan mantan istrinya,  Siti ...

DIY

Tommy Soeharto: Gerobak Sembako Berkarya Jamin Kepastian Pangan Rakyat

CIMAHI, Bernas.id  - Hutomo Mandala Putra (HMP), ketua umum Partai Berkarya, berjanji secepatnya mewujudkan program gerobak sembako secara nasional. Program tersebut merupakan program Partai Berkarya  bekerja sama dengan Toko GORO sebaga ...

DIY

Komplotan Pencuri Motor Lintas Provinsi Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit Reskrim Polsek Depok Barat berhasil mengungkap komplotan residivis pencuri sepeda motor lintas provinsi yang beraksi di wilayah hukum Depok Barat. Diamankan 4 pelaku pencuri asal Lampung Timur di daerah Kalasan dan 2 ...

DIY

Karyawan PT BPR Danagung Grup dan BPR Arta Agung Yogyakarta Siap Dukung Bambang Soepijanto

SLEMAN, BERNAS.ID --Sekitar 1.000 karyawan PT Danagung Grup bersama keluarga siap mendukung Dr Ir Bambang Soepijanto MM menjadi Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) DIY pada Pemilu 17 April 2019. Dukungan y ...

Pendidikan

Anak Muda Desa di Gunungkidul Jadi Youtuber

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - Puluhan anak muda di Kabupaten Gunungkidul yang berkeinginan menjadi seorang youtuber, berkesempatan untuk belajar membuat foto dan video untuk content video di Pulenpari, Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunun ...

Budaya

Diwarnai Lupa Chord, Konser Jikustik Reunian Berlangsung Hangat

SLEMAN, BERNAS.ID--Band pop asal Jogja Jikustik kembali berkiprah dengan menggelar Konser Jikustik Reunian, di Grand Pacific Hall, Sleman, Jumat (29/3/2019) malam. Konser musik yang dipromotori Rajawali Indonesia ini menjadi momen besar, ...

DIY

Kegiatan March Macro #4 Usung Tema "The Unity"

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pada tahun politik yang penuh dengan polarisasi perbedaan yang begitu tajam di antara teman-teman sendiri, silaturahmi dan toleransi menjadi sebuah keharusan. Karena itu, kegiatan March Macro #4 tahun 2019 ini mengus ...