Muslim Cyber Army


06 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Suatu kali, Kementerian Komunikasi dan Informatika pernah diminta untuk menutup situs penyebar hoaks. Tapi sebagaimana dikatakan menterinya, hari ini ditutup seratus, besok akan muncul seribu, bahkan puluhan  ribu. Jadi percuma menutupnya. Demikian juga situs porno yang bertebaran dengan bebas di berbagai platform. Hari ini diblokir, besok akan muncul ribuan situs lainnya. 

Apalagi bagi yang pernah mengksesnya sekali saja, maka akan muncul  berbagai situs dalam bentuk yang bermacam-macam ketika membuka platform apa saja. Itulah dunia digital yang dengan gampang merekam kebiasaan kita dalam berselancar di dunia maya. Data kita sudah masuk ke dalam suatu sistem big data yang akan merekam kebiasaan kiat berselancar di dunia maya. Kemudian mereka akan menawarkan bermacam-macam situs yang terkait dengan yang kita akses tersebut.

Baca juga MCA Sebarkan Hoaks di Medsos, MUI Minta Polisi Tangkap Otak Pelaku

Perkembangan yang pesat di dunia digital tersebut juga berimbas kepada munculnya beragam blog dan situs berita. Dengan membeli domain yang bebas dijual, kita dapat membuat blog atau situs berita apa saja sesuai dengan kehendak kita. Dalam blog ini orang bebas mengeluarkan pendapatnya, terutama pendapat pribadi tentang sesuatu hal. Ketika pendapat pribadi ini bertemu dengan kepentingan politik, maka bermunculan situs-situs berita yang tidak dapat dipertanggugjawabkan.

Karena berita sudah berubah menjadi kepentingan dan pendapat pribadi, maka jika ada berita yang muncul tidak sesuai dengan pendapatnya, meskipun berita tersebut benar, maka dia tidak akan dapat menerimanya. Maka muncullah berita tandingan sesuai dengan kepentingan yang bersangkutan. Lama-lama berita yang muncul berubah menjadi hoaks, alias berita bohong. Di samping berisi berita yang tidak benar, juga memunculkan fitnah. Di sinilah pemerintah harus berperan dalam mengawasinya. Bagaima caranya? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama menutup situs berita yang bersangkutan, kedua mencari siapa pemilik situs tersebut dan meminta pertanggungjawabannya.

Baca juga Fadli Zon: MCA Sebar Hoax, Upaya Mematikan Demokrasi

Jika cara pertama yang dilakukan oleh pemerintah, maka tidak akan menyelesaikan masalah. Seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di atas, hari ini ditutup seratus situs berita hoaks, maka besok akan muncul seribu situs yang sama, bahkan lebih lagi. Untuk itu pemerintah harus melakukan cara berikutnya, yaitu mencari siapa pemilik berita tersebut dan meminta pertanggungjawabannya. Untuk itu pemerintah melakukan patroli saiber di dunia maya. Semua harus mempertanggungjawabkan apa yang diunggah sesuai dengan undang-undang informasi dan transkasi elektronik (UU ITE). 

Tidak hanya situs dunia maya, melainkan juga media sosial. Karena kadang dari sinilah berawalnya kegaduhan tersebut. Sebenarnya berita hoaks ini sudah muncul ketika Pilres 2014 lalu. Tapi lebih banyak melalui media cetak. Masih segar dalam ingatan kita ada sekelompok orang memberitakan hal yang tidak benar terhadap salah satu calon presiden melalui suatu tabloid yang diterbitkan khusus menjelang pemilihan presiden. Mereka menyebarkannya secara masif, terutama di daerah Pulau Jawa, tapi kemudian hilang begitu saja ketika Pilpres usai. Meskipun yang membuatnya akhirnya diterungku. 

Baca juga Akui Kelompok MCA, Ada Tugasnya Masing-masing

Bukannya hilang, malah sepanjang pemerintahan Presiden terpilih berlangsung, berita hoaks semakin menjadi-jadi seiring dengan perkembangan media sosial. Mereka  kemudian mendapatkan tempatnya ketika Pilkada DKI lalu. Beragam isu dilontarkan, terutama berkaitan dengan isu agama, ras, dan antar golongan.  Sehingga isu politik identitas pun lantas mendapatkan tempatnya. Jujur saja, Pilkada DKI lalu adalah sebuah peristiwa yang memalukan untuk negara Indonesia yang sudah bertekad mengambil sistem demokrasi.

Sebaliknya, ini adalah momen awal munculnya politik identitas oleh sebagian orang yang didukung oleh beragam situs dan media sosial yang sejalan dengan kelompok tadi. Mereka mengangap berhasil dalam Pilkada DKI lalu. Nah, prinsip-prinsip inilah yang kemudian disinyalir mereka bawa ke dalam Pilkada serentak 2018. Pemerintah tidak boleh membiarkan hal ini. Pemerintah harus menyetopnya. 

Baca juga Ada Istilah Sniper di Dalam Kelompok Penyebar Hoaks MCA

Niat pemerintah untuk melakukan pengawasan sudah dimulai dengan cara meresgistrasi nomor telepon pintar berikut dengan nomor KTP dan nomor Kartu Keluarga. Dengan demikian akan terdata siapa saja pemilik nomor telpon tersebut. Bekerjasama dengan provider penyedia kartu telepon pemerintah akan dapat dengan mudah mendeteksi keberadaan pemiliknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Bukan Indonesia saja. Ini menyangkut keamanan negara dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hoaks, berita fitnah. Inilah yang dilakukan pemerintah baru-baru ini dalam melakukan penertiban terhadap beberapa situs yang mengatasnamakan Muslim Cyber Army. Siapakah mereka ini sebenarnya?

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Sejumlah tersangka ditangkap Senin (26/2) lalu.  ML (40 tahun) ditangkap di daerah Sunter, Jakarta Utara. YUS, dicokok polisi di Sumedang, Jawa Barat.  Sedangkan tersangka RSD ditangkap di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka dan Belitung. Dari Jembrana, Bali, polisi juga berhasil mengamankan seorang tersangka dengan inisial RS. Seorang lagi, RC berhasil digelandang oleh Polisi dari Palu. 

Baca juga 'Orang Penting' MCA Family Ditangkap, Ajari Bikin Akun Palsu

Polisi berharap dengan penangkapan ini ada efek jera, sehingga yang lainnya tidak melakukannya lagi. “Polisi nggak akan mampu menangkap semua penyebar hoaks di media sosial, yang kita harapkan adalah efek jeranya. Kita harapkan dengan adanya penangkapan ini, yang lainnya akan jera,” ujar Setyo Wasisto, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri.

Sementara itu Kepala Staf Presiden Muldoko mengatakan, bahwa penangkapan ini sudah tepat. “Demi mengurangi penyebaran berita dusta di media sosial,“ ujarnya.

Baca juga Ustaz Bachtiar: MCA yang Ditangkap Bukan Sebenarnya

Menarik apa yang diungkapkan oleh Damar Juniarto, Regional Koordinator SAFENet kepada Bernas kemarin (5/3) sore. "Bahwa MCA ini terdiri atas empat klaster yang berbeda, yaitu MCA yang terkait dengan GNPF MUI, MCA Al-Fath, MCA afiliasi PKS, dan MCA Ronin (yang tidak terkait dengan apapun). Tapi meskipun demikian tujuan mereka sama," ujar Damar. Tiap kelompok memiliki simbol dan kepentingan sendiri-sendiri. Namun dalam beberapa hal mereka dapat bekerja sama. “Nah yang ditangkap oleh polisi kemarin itu dari group WA yang mana?” ujarnya mempertanyakan. Damar juga mengingatkan Polisi, bahwa setiap orang memiliki kebebasan dalam berkumpul dan berserikat. Tentu dalam batas-batas yang sesuai dengan undang-undang.

Lebih jauh Damar menjelaskan, bahwa pada awalnya MCA ini timbul untuk merespon situasi internasional yang tidak menguntungkan umat Islam di dunia. Namun akhirnya secara nasional mereka menemukan lawan dengan adanya JASMEV (Jokowi Advanced Social Media Movement). Untuk merespon Jasmev maka dibangun kekuatan di media sosial yang berkelindan dengan kelompok pendukung Prabowo yang masih belum menerima kekalahan pada kontestasi Pilpres 2014 lalu. Mereka memiliki tujuan antara lain menjatuhkan Ahok di Pilkada 2017, memenangkan Pilkada serentak 2018, dan menumbangkan Jokowi pada Pilpres 2019.

Baca juga Ratusan Akun Lawan Bisa Ditutup Facebook Gara-Gara Ulah Anggota Inti MCA Ini

Dalam pantauan SAFNet, ujar Damar, kemampuan MCA ini tidak hanya dalam memroduksi konten hoaks, melainkan juga mereka memiliki kemampuan secara teknis, antara lain dalam kemampuan doxing. Melalui doxing ini mereka mampu meretas akun seseorang secara illegal dan mengetahui posisi yang bersangkutan.  Ini terbukti dengan mampunya mereka menemukan orang-orang yang melakukan tindakan yang menurut mereka tidak pantas. Sehingga mereka melakukan persekusi terhadap yang bersangkutan. Dimulai dari meretas, mem-bully, menganiaya sampai melakukan tindakan kekerasan. Selain itu, menurut Damar, mereka juga memiliki kemampuan untuk membentuk trending topic, dan akuisisi akun. (Tulisan pertama dari dua tulisan).(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Kominfo RI: Pesta Demokrasi Itu Senang-senang, Bukan Berantem

Bernas.id- Rosarita Niken Widiastuti, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian KOMINFO RI mengatakan bahwa tugas dari Kominfo itu sebagai humasnya pemerintah. "Jadi, tugas dari Kominfo itu sebagai humasnya pemerintah, gov ...

DIY

7 Hotel Berbintang Turut Mangayubagya HUT Bernas

Bernas.id -- Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Bernas (Bernas.id) diperingati dan dirayakan secara sederhana,  pada hari Kamis, 15 November 2018, bertempat di Gelanggang Mahasiswa Kampus STIEBBANK, Jalan Magelang Km 8, Mlati, Sleman - DI Yo ...

DIY

Di Jogja, Sandiaga Apresiasi Komunitas RX King

Bernas.id- Di Yogyakarta, calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Uno mengapresiasi komunitas RX King karena memiliki kegiatan yang positif untuk merekatkan masyarakat. "Saya mendukung sekali kegiatannya apalagi denga ...

DIY

Ini Cara Revitalisasi dan Gerakan Kunjung Pasar Tradisional Ala Sandiaga Uno

Bernas.id- Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno berkunjung ke Pasar Stand Tajem, Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Setelah berkunjung dari Pasar Stand Tajem dan mendengar keluhan dari sejumlah pedagang, ia mengatakan b ...

DIY

Sandiaga Uno Belanja di Pasar Stand Tajem Maguwoharjo

Bernas.id- Calon Wakil Presiden no urut 2, Sandiaga Uno berkunjung ke Pasar Stand Tajem, Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Baru saja turun dari mobil, Sandiaga diajak berfoto bersama dengan para pengunjung dan pedagang pasar. ...

Pendidikan

Perpustakaan Alternatif Jogja Diresmikan, Buka 20 Jam Sehari

Bernas.id - Kota Yogyakarta kini memiliki sebuah perpustakaan baru, yang dikelola pemerintah kota tersebut. Perpustakaan Alternatif Kota Yogyakarta atau Pevita yang berada di Jalan Mayjen Sutoyo 32 itu diresmikan Kamis (15/11/3018) pagi. ...

DIY

Segera Melakukan Evaluasi Keselamatan Bangunan Pendidikan di Yogyakarta

Bernas.id- Terkait bangunan SD dan TK di perkotaan yang mulai  bertingkat karena terbatasnya  lahan, menurut Noor Cholid Idham pakar arsitektur dari UII Yogyakarta, pengelola bangunan mulai sekarang harus memperhatikan keamanan pe ...

DIY

Inilah Komik Si Loko, Ikon PT Kereta Api Indonesia

Bernas.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan Komik Si Loko "The Origin", Rabu (14/11/2018) di Loko Coffee Shop, Stasiun Yogyakarta. Komik Si Loko “The Origin” diluncurkan oleh Vice President Marketing Passenge ...

Olahraga

Turnamen Catur Segoro Mukti Cup Siap Digelar

BANTUL, Bernas.id --Dalam rangka memupuk sportivitas dan ikut serta dalam pembinaan mental dan menyiapkan generasi yang cerdas, jujur dan sportif, Klub Kuda Kencana Srigading, Kec Sanden, Kab Bantul dengan dukungan Pemerintah Desa Srigading ...

Pariwisata

Steamboat Sehat dan Hemat di Grand Ambarrukmo Yogyakarta

JOGJA, Bernas.id -Mengawali musim hujan di bulan November ini, paling tepat jika disuguhi makanan yang berkuah yang dapat menghangatkan badan. Ditambah dengan banyaknya pilihan lauk dan sayuran yang direbus bersama dengan kuah kaldu, membua ...

DIY

15 Penerbang Baru Akan Memperkuat TNI

Bernas.id- Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE, MM, melantik 15 penerbang muda lulusan Sekbang A-94/ PSDP A-31 dalam upacara militer yang dikenal dengan Wingday dan Praspa Penerbang TNI bertempat di lapangan Jupi ...

DIY

PT KAI Daop 6 Eksekusi Lahan yang Dihuni 58 KK

Bernas.id - PT KAI Daop VI Jogja melakukan eksekusi lahan eks pabrik minyak Mataram di Jalan Zeni Tentara Pelajar, kawasan Bumijo, Yogyakarta, Rabu (14/11/2018). Lahan seluas 5.310 meter persegi yang berisi perumahan permanen maupun semi pe ...

Ekonomi

BUMDes Solusi Masyarakat Desa Tak Tergantung Pemerintah

Bernas.id- Dengan pemukulan kentongan, Wakil Bupati Sleman meresmikan Bumisadu (Badan Usaha Milik Desa Wisata Desa Terpadu) BUMDes Sambimulyo, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepala Dinas Pemberdayaan Mas ...

Pendidikan

Aplikasi Habibi Harumkan Indonesia di Singtel Group Future Makers 2018

JAKARTA, Bernas.id– Sebanyak dua penghargaan tingkat Asia Pasifik berhasil dimenangkan oleh Startup asal Indonesia, Habibi Garden, dalam ajang Singtel  Group Future Makers 2018. Dua penghargaan yang diterima ialah People Choice A ...

DIY

Rekan Satu Asrama Takut HS Akhiri Hidupnya

Bernas.id- Furqan Abdul Rais Zordi (21), mahasiswa geografi UGM yang merupakan teman satu angkatan asrama dengan terduga pelecehan seksual HS mengatakan  bahwa dirinya sudah lama tidak berkomunikasi dengan HS semenjak akhir KKN.  ...

DIY

Walikota Hentikan Operasional Wahana Bianglala dan Kora-Kora di Sekaten

Bernas.id - Walikota Jogja Haryadi Suyuti angkat bicara terkait insiden bianglala di Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS), Minggu (11/11/2018) malam. Ia menegaskan sudah menghentikan operasional wahana bianglala dan juga kora-kora di PMPS. ...

DIY

TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2018 Kodim 0734/Yogyakarta Resmi Ditutup

Bernas.id - Komando Distrik Militer (Kodim) 0734/Yogyakarta menggelar upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III 2018 di Lapangan AMC Pakuncen pada Selasa (13/11/2018). TMMD Sengkuyung kali ini menyasar Pa ...

Pendidikan

Sebelum ke Ranah Hukum, UGM Akan Bentuk Tim Etik

Bernas.id- Rektor UGM, Panut Mulyono menyambut baik kunjungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia yang diwakili Hasto Atmojo selaku Wakil Ketua LPSK RI guna ikut menyelesaikan kasus pelecehan seksual di UGM. & ...

DIY

Terlilit Hutang, Liong Nekad Jual Shabu

Bernas.id- Dari informasi tentang adanya penyalahgunaan narkoba di wilayah Sleman, Petugas Satuan Narkoba Polres Sleman melakukan penyelidikan. Selanjutnya, pada hari Rabu tanggal 31 Oktober 2018, sekitar Jam 05.00 WIB, Sat Narkoba Polre ...

Pendidikan

Perlunya Penyelesaian Kasus Pelecehan Seksual UGM ke Ranah Hukum

Bernas.id- Dr Erwan Agus Purwanto, MSi selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada (UGM) mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia dengan ...

DIY

Seluruh Kabin Bianglala Sekaten yang Mengalami Insiden Sudah Dilepas

Bernas.id- Beberapa kabin bianglala di Pasar Malam Perayaan Sekaten mengalami insiden terbalik pada Minggu (11/11) malam.  Kini seluruh kabin sudah dibongkar setelah panitia penyelenggara menghentikan operasional bianglala tersebut. ...

Kesehatan

Kolaborasi Multi-sektoral, Sebuah Keniscayaan dalam Pembangunan Kesehatan

Bernas.id- Menteri Kesehatan, Nila Farid Moeloek mengatakan tema Hari Kesehatan Nasional, "Aku Cinta Sehat", yang diperingati setiap tanggal 12 November sejalan dengan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Program&nb ...

Kesehatan

Ribuan Orang Pawai Kampanyekan Pola Hidup Sehat di Malioboro

Bernas.id - Ribuan orang mahasiswa dan karyawan di bidang kesehatan mengikuti pawai peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2018 di sepanjang Jalan Malioboro, Minggu (11/11/2018). Kegiatan itu sekaligus mengkampanyekan perilaku hidup sehat ...

Kesehatan

ODAPUS Ikuti Bincang Kesehatan tentang Reproduksi di Hi-Lab

Bernas.id - Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Komunitas Orang dengan Lupus (ODAPUS) MY LUPUS untuk kali keempat menggelar bincang kesehatan reproduksi dalam Focus Group Discussion (FGD) dan pengenalan jogjalupuscare.com, Minggu (11/11 ...

Budaya

Keira, Drama Thriller Tentang Gadis Berkepribadian 7

Bernas.id -Dengan 7 kepribadian yang berbeda, Keira (Angelica Simperler), gadis yang cantik dan cerdas, seakan tak memiliki masa depan. Pesugihan yang disepakati sang ayah dengan Ratu penghuni air terjun menjadi penyebab Keira suram menatap ...

DIY

PT KAI Luncurkan Dapur Sentral Baru

Bernas.id - Bersamaan dengan Hari Pahlawan 2018 PT Reksa Multi Usaha selaku anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan beberapa produk dan sistem aplikasi baru yang bertajuk "Reska Bersatoe Berdjoeang Bersama". Bebe ...

DIY

Bioskop Berbisik, Ketika Puluhan Siswa Tunanetra Nonton Bersama

Bernas.id - Nonton film layar lebar biasanya lengang dan hanya diisi suara para aktor dalam film. Namun kali ini berbeda. Suara bisik-bisik jelas terdengar terus menerus, walau pelan. Bukan terjadi antara dua orang saja, tapi hampir seluruh ...

DIY

Menteri Sosial: Implementasikan Nilai-nilai Kepahlawanan di Kehidupan Sehari-hari

Bernas id- Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Peringatan Hari Pahlawan bukanlah semata-mata sebuah acara, tapi harus sarat makna. Bukan hanya sebagai prosesi, tapi subtansi. "Setiap peringatan Hari Pahlawan har ...

DIY

Seknas Jokowi Siap Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Gunungkidul

Bernas.id - Setelah sukses mendeklarasikan Seknas Jokowi Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta dan Sleman beberapa waktu lalu, hari ini Jumat (9/11/2018) bertempat di Monumen Jenderal Sudirman, Karangduwet, Paliyan, Gunungkidul, kembali Se ...

DIY

LPSK RI Jemput Bola Korban Pelecehan Seksual UGM

Bernas.id- Terkait kasus pelecehan seksual yang menimpa salah satu mahasiswi UGM ketika KKN, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Republik Indonesia, Abdul Haris Semendawai berencana memberikan perlindungan kepada korban. & ...

DIY

Di Wilayah Ini, Bawaslu DIY Banyak Temukan Pelanggaran Alat Peraga Kampanye

Bernas.id - Badan Pengawas Pemilu DIY menemukan pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye terbanyak di DIY terjadi di Kota Yogyakarta. Pelanggaran mencapai 53,2 persen atau 2.341 dari total 4.400 alat peraga kampanye yang melanggar aturan ...

Pendidikan

Dekan Fisipol Ikut Aksi Kita Agni, Ini Tuntutannya

Bernas.id - Dr Erwan Agus Purwanto, MSi selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Balairung Press atas reportasenya. "Kita sangat berterima kasih ...

DIY

Gerakan Kita Agni Diwarnai dengan Aksi Tanda Tangan Dukungan

Bernas.id- Sekitar pukul setengah sepuluh, puluhan mahasiswa Fisipol UGM melakukan aksi Kita Agni atau UGM Darurat Kekerasan Seksual. Selain membawa peluit dan kentongan sebagai tanda bahaya, aksi ini diwarnai dengan penandatanganan petisi ...

DIY

Rektor UGM Beri Penjelasan Kasus Pelecehan Seksual

Bernas.id- Terkait penyelesaian kasus pelecehan seksual mahasiswi Fisipol, Rektor UGM, Panut Mulyono memberikan pernyataannya. Ia menyatakan UGM telah melakukan proses penyelesaian itu, sudah berjalan dan masih berjalan. "Perlu kami ...

DIY

Peningkatan Daya Saing dalam Menghadapi Era Digital

Bernas.id - Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI menggelar Diskusi Publik Peningkatan Daya Saing Bangsa melalui Teknologi Digital, Kamis (8/11/2018) di Hotel Sahid Jaya, Yogyakarta. Keynote Speech acara ters ...

Kesehatan

RS Bethesda Miliki Lab Kateterisasi dan Intervensi

Bernas.id - Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta kini memiliki Cath Lab, atau Laboratorium Kateterisasi dan Intervensi. Soft opening lab tersebut digelar Kamis (8/11/2018) pagi di auditorium RS tersebut. Plt. Direktur RS Bethesda dr. Sugianto ...

DIY

73 Anggota Brimob Bersepeda Tempuh 1071 Kilometer

Bernas.id- Peringati HUT ke-73, Brimob Polri gelar kembali Tour de Java (TdJ). Selama 14 hari dari tanggal 4 - 14 November 2018, 73 anggota Brimob akan bersepeda menempuh jarak sekitar 1071 kilometer yang dibagi dalam beberapa etape. Har ...

DIY

Kota Jogja Siap Hapus Iklan Rokok

Bernas.id - Kota Yogyakarta kini sudah memiliki Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok. Karena itu Pemkot Yogyakarta berencana menghapus iklan rokok di seluruh jenis media reklame. “Aturannya sedang kami rancang karena dalam Per ...

DIY

Keterangan Dekan Fisipol UGM terkait Kasus Pelecehan Seksual

Bernas.id- Dr Erwan Agus Purwanto, MSi selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan keterangannya terkait kabar adanya pelecehan seksual terhadap mahasiswanya ketika KKN di Seram, Maluku ...

DIY

UU Pesantren dan Pendidikan Nantinya Sebagai Bukti Pengakuan Negara

Bernas.id- Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan akan mendalami tentang RUU pesantren dan pendidikan keagamaan yang menuai banyak polemik. "Kami sekarang sudah mendalami tentang RUU pesantren dan pendidikan keagam ...

Budaya

Konser Mariah Carey di Borobudur Pukau Ribuan Penonton

Bernas.id - Diva pop asal AS, Mariah Carey, tampil memukau di Himbara Borobudur Symphony 2018, Selasa (6/11/2018) malam. Konser tersebut berhasil memukau ribuan penonton yang memadati lokasi pertunjukan di Taman Lumbini. Konser belum lag ...

DIY

UGM Akan Proses Hukum si Pelaku Kekerasan Seksual

Bernas.id- Santer terdengar Agni (bukan nama sebenarnya), seorang mahasiswa Fisipol UGM, angkatan 2014, saat KKN di Pulau Seram, Maluku, pada bulan Juni-Agustus 2017, dikabarkan mengalami kekerasan seksual oleh teman satu timnya sendiri. ...

Pariwisata

90 Persen Jeep Wisata Merapi Tidak Standard Offroad

Bernas.id - Santoso Kurniawan, sekretaris harian IOF (Indonesia Off-Road Federation) DIY mengatakan kapasitas IOF hanya sekedar memberikan masukan dan pembinaan dalam kegiatan pembinaan dan pelatihan driver jeep wisata lereng Merapi, Bumi P ...

Pariwisata

Jeep Wisata Lereng Merapi Terus Dibenahi

Bernas.id- Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman mengadakan kegiatan pembinaan dan pelatihan untuk para pengemudi jeep wisata lereng Merapi guna membenahi keseluruhan operasional demi keamanan dan kenyamanan pengunjung. Kepala Dinas Pariwisa ...

DIY

Jelang Pemilu 2019, JaDI Siap Berkontribusi untuk Demokrasi dan Politik DIY

Bernas.id - Sebagai bentuk penguatan lembaga demokrasi serta berkontribusi dalam pembangunan demokrasi dan politik di Yogyakarta menjelang pemilu 2019, Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) menggelar deklarasi cabang DIY. Deklarasi dilakukan ...

DIY

Keterangan Polisi dan RSUP Sardjito Terkait Kecelakaan Tunggal Paku Alam X

Bernas.id- Minggu malam (04/11/2018), Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Sri Paduka Paku Alam X alami kecelakaan lalu lintas tunggal ketika mengendarai sepeda motor di sekitar Terminal Giwangan, Kecamatan Umbulh ...

DIY

Di Ngaglik, Ditemukan Bayi dalam Kondisi Tertidur

Bernas.id- Bayi berjenis kelamin perempuan dibalut kain warna ungu ditemukan tertidur di dalam kardus di Depan Panti Asuhan Putri Nurul Yasmin (Sinar Melati 5) yang berlokasi di Kroco/Wonosalam RT02/RW08 Sukoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta, ...

Ekonomi

Festival UMKM Sembada, Tingkatkan Daya Saing

Bernas.id- Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman akan menyelenggarakan Festival UMKM Sembada di halaman Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis 8 November 2018. Ke depannya, festival ini akan dibranding dengan lebih bagus dan digelar rutin u ...

Pariwisata

Taman Bunga Puri Mataram Destinasi Wisata Baru di Sleman

Bernas.id -- Kabupaten Sleman benar-benar sembada di segala bidang, bukan hanya sebatas slogan sembada akronim dari kata, Sehat, Elok dan edi, Makmur dan merata, Bersih dan berbudaya, Aman dan adil, Damai dan dinamis, Agamais. Namun benar-b ...

Budaya

Dakon Ning Ratan Peringati Hari Anak Sedunia di Yogyakarta

Bernas.id - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) TK Negeri 2 Yogyakarta yang ke-33 sekaligus peringatan Hari Anak Sedunia, Komite TK Negeri 2 Yogyakarta pada tanggal 24 November 2018 mendatang.akan menyelenggaraka ...