Muslim Cyber Army


06 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Suatu kali, Kementerian Komunikasi dan Informatika pernah diminta untuk menutup situs penyebar hoaks. Tapi sebagaimana dikatakan menterinya, hari ini ditutup seratus, besok akan muncul seribu, bahkan puluhan  ribu. Jadi percuma menutupnya. Demikian juga situs porno yang bertebaran dengan bebas di berbagai platform. Hari ini diblokir, besok akan muncul ribuan situs lainnya. 

Apalagi bagi yang pernah mengksesnya sekali saja, maka akan muncul  berbagai situs dalam bentuk yang bermacam-macam ketika membuka platform apa saja. Itulah dunia digital yang dengan gampang merekam kebiasaan kita dalam berselancar di dunia maya. Data kita sudah masuk ke dalam suatu sistem big data yang akan merekam kebiasaan kiat berselancar di dunia maya. Kemudian mereka akan menawarkan bermacam-macam situs yang terkait dengan yang kita akses tersebut.

Baca juga MCA Sebarkan Hoaks di Medsos, MUI Minta Polisi Tangkap Otak Pelaku

Perkembangan yang pesat di dunia digital tersebut juga berimbas kepada munculnya beragam blog dan situs berita. Dengan membeli domain yang bebas dijual, kita dapat membuat blog atau situs berita apa saja sesuai dengan kehendak kita. Dalam blog ini orang bebas mengeluarkan pendapatnya, terutama pendapat pribadi tentang sesuatu hal. Ketika pendapat pribadi ini bertemu dengan kepentingan politik, maka bermunculan situs-situs berita yang tidak dapat dipertanggugjawabkan.

Karena berita sudah berubah menjadi kepentingan dan pendapat pribadi, maka jika ada berita yang muncul tidak sesuai dengan pendapatnya, meskipun berita tersebut benar, maka dia tidak akan dapat menerimanya. Maka muncullah berita tandingan sesuai dengan kepentingan yang bersangkutan. Lama-lama berita yang muncul berubah menjadi hoaks, alias berita bohong. Di samping berisi berita yang tidak benar, juga memunculkan fitnah. Di sinilah pemerintah harus berperan dalam mengawasinya. Bagaima caranya? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama menutup situs berita yang bersangkutan, kedua mencari siapa pemilik situs tersebut dan meminta pertanggungjawabannya.

Baca juga Fadli Zon: MCA Sebar Hoax, Upaya Mematikan Demokrasi

Jika cara pertama yang dilakukan oleh pemerintah, maka tidak akan menyelesaikan masalah. Seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di atas, hari ini ditutup seratus situs berita hoaks, maka besok akan muncul seribu situs yang sama, bahkan lebih lagi. Untuk itu pemerintah harus melakukan cara berikutnya, yaitu mencari siapa pemilik berita tersebut dan meminta pertanggungjawabannya. Untuk itu pemerintah melakukan patroli saiber di dunia maya. Semua harus mempertanggungjawabkan apa yang diunggah sesuai dengan undang-undang informasi dan transkasi elektronik (UU ITE). 

Tidak hanya situs dunia maya, melainkan juga media sosial. Karena kadang dari sinilah berawalnya kegaduhan tersebut. Sebenarnya berita hoaks ini sudah muncul ketika Pilres 2014 lalu. Tapi lebih banyak melalui media cetak. Masih segar dalam ingatan kita ada sekelompok orang memberitakan hal yang tidak benar terhadap salah satu calon presiden melalui suatu tabloid yang diterbitkan khusus menjelang pemilihan presiden. Mereka menyebarkannya secara masif, terutama di daerah Pulau Jawa, tapi kemudian hilang begitu saja ketika Pilpres usai. Meskipun yang membuatnya akhirnya diterungku. 

Baca juga Akui Kelompok MCA, Ada Tugasnya Masing-masing

Bukannya hilang, malah sepanjang pemerintahan Presiden terpilih berlangsung, berita hoaks semakin menjadi-jadi seiring dengan perkembangan media sosial. Mereka  kemudian mendapatkan tempatnya ketika Pilkada DKI lalu. Beragam isu dilontarkan, terutama berkaitan dengan isu agama, ras, dan antar golongan.  Sehingga isu politik identitas pun lantas mendapatkan tempatnya. Jujur saja, Pilkada DKI lalu adalah sebuah peristiwa yang memalukan untuk negara Indonesia yang sudah bertekad mengambil sistem demokrasi.

Sebaliknya, ini adalah momen awal munculnya politik identitas oleh sebagian orang yang didukung oleh beragam situs dan media sosial yang sejalan dengan kelompok tadi. Mereka mengangap berhasil dalam Pilkada DKI lalu. Nah, prinsip-prinsip inilah yang kemudian disinyalir mereka bawa ke dalam Pilkada serentak 2018. Pemerintah tidak boleh membiarkan hal ini. Pemerintah harus menyetopnya. 

Baca juga Ada Istilah Sniper di Dalam Kelompok Penyebar Hoaks MCA

Niat pemerintah untuk melakukan pengawasan sudah dimulai dengan cara meresgistrasi nomor telepon pintar berikut dengan nomor KTP dan nomor Kartu Keluarga. Dengan demikian akan terdata siapa saja pemilik nomor telpon tersebut. Bekerjasama dengan provider penyedia kartu telepon pemerintah akan dapat dengan mudah mendeteksi keberadaan pemiliknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Bukan Indonesia saja. Ini menyangkut keamanan negara dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hoaks, berita fitnah. Inilah yang dilakukan pemerintah baru-baru ini dalam melakukan penertiban terhadap beberapa situs yang mengatasnamakan Muslim Cyber Army. Siapakah mereka ini sebenarnya?

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Sejumlah tersangka ditangkap Senin (26/2) lalu.  ML (40 tahun) ditangkap di daerah Sunter, Jakarta Utara. YUS, dicokok polisi di Sumedang, Jawa Barat.  Sedangkan tersangka RSD ditangkap di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka dan Belitung. Dari Jembrana, Bali, polisi juga berhasil mengamankan seorang tersangka dengan inisial RS. Seorang lagi, RC berhasil digelandang oleh Polisi dari Palu. 

Baca juga 'Orang Penting' MCA Family Ditangkap, Ajari Bikin Akun Palsu

Polisi berharap dengan penangkapan ini ada efek jera, sehingga yang lainnya tidak melakukannya lagi. “Polisi nggak akan mampu menangkap semua penyebar hoaks di media sosial, yang kita harapkan adalah efek jeranya. Kita harapkan dengan adanya penangkapan ini, yang lainnya akan jera,” ujar Setyo Wasisto, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri.

Sementara itu Kepala Staf Presiden Muldoko mengatakan, bahwa penangkapan ini sudah tepat. “Demi mengurangi penyebaran berita dusta di media sosial,“ ujarnya.

Baca juga Ustaz Bachtiar: MCA yang Ditangkap Bukan Sebenarnya

Menarik apa yang diungkapkan oleh Damar Juniarto, Regional Koordinator SAFENet kepada Bernas kemarin (5/3) sore. "Bahwa MCA ini terdiri atas empat klaster yang berbeda, yaitu MCA yang terkait dengan GNPF MUI, MCA Al-Fath, MCA afiliasi PKS, dan MCA Ronin (yang tidak terkait dengan apapun). Tapi meskipun demikian tujuan mereka sama," ujar Damar. Tiap kelompok memiliki simbol dan kepentingan sendiri-sendiri. Namun dalam beberapa hal mereka dapat bekerja sama. “Nah yang ditangkap oleh polisi kemarin itu dari group WA yang mana?” ujarnya mempertanyakan. Damar juga mengingatkan Polisi, bahwa setiap orang memiliki kebebasan dalam berkumpul dan berserikat. Tentu dalam batas-batas yang sesuai dengan undang-undang.

Lebih jauh Damar menjelaskan, bahwa pada awalnya MCA ini timbul untuk merespon situasi internasional yang tidak menguntungkan umat Islam di dunia. Namun akhirnya secara nasional mereka menemukan lawan dengan adanya JASMEV (Jokowi Advanced Social Media Movement). Untuk merespon Jasmev maka dibangun kekuatan di media sosial yang berkelindan dengan kelompok pendukung Prabowo yang masih belum menerima kekalahan pada kontestasi Pilpres 2014 lalu. Mereka memiliki tujuan antara lain menjatuhkan Ahok di Pilkada 2017, memenangkan Pilkada serentak 2018, dan menumbangkan Jokowi pada Pilpres 2019.

Baca juga Ratusan Akun Lawan Bisa Ditutup Facebook Gara-Gara Ulah Anggota Inti MCA Ini

Dalam pantauan SAFNet, ujar Damar, kemampuan MCA ini tidak hanya dalam memroduksi konten hoaks, melainkan juga mereka memiliki kemampuan secara teknis, antara lain dalam kemampuan doxing. Melalui doxing ini mereka mampu meretas akun seseorang secara illegal dan mengetahui posisi yang bersangkutan.  Ini terbukti dengan mampunya mereka menemukan orang-orang yang melakukan tindakan yang menurut mereka tidak pantas. Sehingga mereka melakukan persekusi terhadap yang bersangkutan. Dimulai dari meretas, mem-bully, menganiaya sampai melakukan tindakan kekerasan. Selain itu, menurut Damar, mereka juga memiliki kemampuan untuk membentuk trending topic, dan akuisisi akun. (Tulisan pertama dari dua tulisan).(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Kesehatan

Sri Muslimatun: Kami Sangat Berkepentingan untuk Kesehatan Anak

Bernas.id – Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun menyatakan bahwa Kabupaten Sleman memiliki kepentingan besar terhadap kesehatan anak. Ia menegaskan deklarasi Lantera Simanja (Perlindungan Anak terhadap Gizi dan Keamanan Jajanan Anak S ...

Budaya

Mesemeleh, Tema FKY 2018. Catat Tanggalnya...

Bernas.id - Ajang seni tahunan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) siap menyapa warga Jogja pada tanggal 23 Juli hingga 9 Agustus 2018. FKY tahun ini akan diselenggarakan untuk ke-30 kalinya, dan akan diadakan kembali di Planet Pyramid yang ...

Budaya

Ini Keunikan Surjan Busana Tradisional Jawa

Bernas.id -- Surjan busana tradisional Jawa dari Yogyakarta, selain memiliki makna filosofi spitirual yang tinggi dan memiliki keunikan berupa penyebutan guntingan pola kain dalam menjahit pembuatan surjan. Proses pembuatan surjan dalam mem ...

Pendidikan

Rektor UNY: Hasil Riset PKM Dapat Digunakan Sebagai Skripsi

Bernas.id - Kasubdit Penalaran dan Kreativitas Direktorat Kemahasiswaan dan Perguruan Tinggi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Misbah Fikriyanto mengucapkan rasa terima kasihnya pada UNY yang bersedia men ...

DIY

Salahgunakan Psikotropika, 4 Orang Diamankan di Polda DIY

Bernas.id- Petugas Satresnarkoba Polda DIY meringkus 4 orang yang diduga menyalahgunakan Psikotropika. Tersangka DM (23), IN (28), ATR (18), dan AP (23) diamankan polisi pada hari Kamis (19/7/2018) sekira pukul 00.30 WIB, Daerah Istimewa Yo ...

DIY

BNNK Sleman: Gamping Rawan 1 Penyalahgunaan Narkoba

Bernas.id – Kepala BNNK, Drs Kuntadi, Msi, menyebut bahwa Kabupaten Sleman juga menjadi salah satu area peredaran narkoba dengan Depok yang menjadi barometernya. Namun, daerah pinggiran kota juga memiliki kerawanan yang hampir sama, R ...

DIY

Gelombang Tinggi di Pantai Selatan, Ini yang Dilakukan BPBD DIY

Bernas.id--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY siap melakukan penanaman bakau di Pantai Selatan. Ini untuk mencegah kerusakan saat gelombang tinggi tiba.  Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan, penanaman ...

Olahraga

Peringati HANI, BNNK Sleman Adakan Senam Massal

Bernas.id – Meningkatkan kesadaran warga Sleman tentang bahaya narkoba, BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman adakan senam massal bertajuk “Senam Sehat Anti Narkoba”, khususnya Ke ...

Pendidikan

Ratusan Penelitian Ilmiah Pelajar Jogja Ditampilkan di SRE'18. Apa Menariknya?

Bernas.id - Sagasitas Research Exhibition (SRE) 2018 dibuka mulai hari ini, Jumat (20/7/2018) hingga tanggal 21 Juli 2018 di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH), UGM. Ini adalah sebuah pameran ilmiah tahunan yang menampilkan ra ...

Budaya

Luna Maya dan Sara Wijayanto Beberkan Hal Unik Syuting Film Sabrina

Bernas.id - Sederet bintang film horor Sabrina hadir di Jogja, bertutur tentang hal mistis yang mewarnai proses syuting film tersebut. Pengalaman mistis pun dibagikan para pemain dalam acara Meet and Greet film Sabrina, di Ambarrukmo Pla ...

Olahraga

Menlu Retno dan Ribuan Siswa Kota Yogyakarta Sambut Obor Asian Games 2018

Bernas.id – Kota Yogyakarta menjadi sangat spesial karena menjadi kota pertama yang mengawali kirab obor Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 Septemebr 2018. Akan ada 54 Ko ...

DIY

ACT Ajak Masyarakat Berkurban

Bernas.id - Setiap tahunnya, perayaan Idul Adha selalu membawa serta spirit meraih takwa dan membahagiakan sesama. Ibadah kurban menjadi momen umat muslim untuk semakin mendekatkan diri pada ilahi. Untuk tahun ini, Global Qurban-Aksi Cepat ...

Pariwisata

Tour De Merapi, Kenalkan Desa Wisata dan Pasar Tradisional Sleman

Bernas.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman kembali menggelar Tour de Merapi 2018 yang sudah dilaksanakan setiap tahunnya sejak tahun 2003. Tour de Merapi kali ini mengusung tema “Jajah Deso Milang Pasar” yang a ...

DIY

Inilah 4 Titik Pelanggaran Parkir di Jogja yang Paling Sering Ditemui

Bernas.id  - Dinas Perhubungan Kota Jogja mengakui, di beberapa titik di Kota Jogja memang sering ditemukan pelanggaran parkir. Hingga kini di beberapa titik ini masih sering ditemukan banyak pelanggaran parkir meskipun sudah dilakukan ...

Olahraga

Tujuh Atlet Legendaris Beri Dukungan Asian Games 2018

Bernas.id - Sedikitnya tujuh atlet legendaris di Indonesia ikut memberikan dukungan semangat kemenangan dalam parade kirab obor Asian Games 2018. Bersama salah satu operator transportasi online yang menjadi official partner Asian Games 2 ...

DIY

Enam Parpol Daftarkan 100% Bacalegnya ke KPU Kota Yogyakarta

Bernas.id - Enam partai politik di Kota Yogyakarta mendaftarkan 100 persen bakal calon legislatif yang diusungnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta. Keenam parpol tersebut adalah Partai Nasdem, PKS, PDI Perjuangan, Gerindra ...

Pendidikan

TNI AD Berikan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Pada Peserta Didik Baru

Bernas.id - Mayor Kav Cecep Saepudin, S.Sos memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara kepada siswa SMK Sekolah Menengah Teknik Industri (SMTI) Yogyakarta, Rabu (18/07) di Aula Yonif 403, Kentungan, Sleman. Dalam paparannya May ...

DIY

PKPI Absen di Pileg Propinsi DIY

Bernas.id - Lima belas dari 16 partai politik di Propinsi DIY, sudah resmi mendaftarkan bakal calon legislatif yang diusungnya kepada komisi pemilihan umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga berakhirnya masa tahapan pendaftaran b ...

DIY

Kesundul, Oleng, Sedan Tabrak Tiang Listrik

Bernas.id – Kecelakaan sebuah mobil jenis sedan berwarna silver terjadi di depan Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta sekira pukul setengah tiga sore lebih. Mobil sedan terlihat ringsek bagian depan karena menabrak tia ...

Olahraga

Api Asian Games 2018 Singgah Sesaat di Candi Ratu Boko

Bernas.id – Sekitar pukul setengah tiga sore, api Asian Games 2018 yang dibawa langsung dari India dibawa singgah sesaat ke Candi Ratu Boko yang terletak di puncak bukit. Dengan dikawal oleh Bregodo Gotri Seloaji, api Asian Games 2018 ...

Ekonomi

Peluang Pemasaran Produk Lokal Jogja Lewat E-Commerce Masih Terbuka Lebar

Bernas.id -Pemasaran tradisional lewat ekspor dinilai bukan satu-satunya upaya untuk memperluas produk lokal hingga pasar internasional. Salah satu cara yang belum banyak dilirik adalah e-commerce, yang memiliki potensi jaringan pasar cukup ...

Pendidikan

Tindaklanjuti Aduan Warga, Forpi Temukan Hal Ini Saat Sidak di SMP 5 Jogja

Bernas.id - Forum Pemantau Independen (Forpi) Pakta Integritas Kota Yogyakarta mendatangi SMP Negeri 5 Kota Yogyakarta, Rabu (18/7), guna meminta informasi terkait dengan jumlah pasti kursi kosong di SMP tersebut. Hal ini dilakukan guna men ...

DIY

Begini Perkembangan Revitalisasi Drainase Jalan Babaran

Bernas.id - Tahapan pekerjaan fisik revitalisasi drainase di Jalan Babaran Yogyakarta berjalan lebih cepat dari perencanaan. Hingga saat ini proses sudah mencapai lebih dari 40 persen dari total pekerjaan. "Pekan lalu, pekerjaan sud ...

Pendidikan

Begini Komentar Wakil Walikota Jogja Terkait Keluhkan "Blank Spot" PPDB

Bernas.id - Beberapa orang tua siswa mengadu ke Forum Pemantau Independen (Forpi) Pemerintah Kota Yogyakarta, Selasa (17/7/2028), menyampaikan keluhan adanya “blank spot” pada penerimaan peserta didik baru jenjang SMP di Kota Yo ...

Pendidikan

Keluhkan "Blank Spot" PPDB, Orang Tua Siswa Jogja Mengadu ke Forpi

Bernas.id - Dua orang tua siswa mengadu ke Forum Pemantau Independen (Forpi) Pemerintah Kota Yogyakarta, Selasa (17/7/2028). Mereka menyampaikan keluhan adanya “blank spot” pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP d ...

Ekonomi

Harga Telur Kini Mulai Stabil

Bernas.id -Harga telur di pasar tradisional Jogja mulai stabil di kisaran Rp26.000 per kilogram dalam beberapa hari terakhir. Demikian pula dengan harga bawang putih yang juga turun ke kisaran Rp23.000 - Rp24.000 per kilogram dari sebelumny ...

DIY

Kapolda DIY Akan Ikut Pawai Obor Api Asian Games 2018

Bernas.id – Kepala Polisi Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahmad Dofiri menyebut sudah melakukan persiapan dalam rangka pengamanan pawai obor api (torch relay) Asian Games 2018. Pengamanan akan dilaksanakan pada rute-rute jalan yang ...

Olahraga

Susi Susanti Ceritakan Pengalaman Bawa Api Asian Games 2018 dari India

Bernas.id - Susi Susanti, sebagai brand ambasador untuk Asian Games 2018 mengungkapkan kebanggaannya bisa dipilih untuk mengambil api secara langsung dari India. Susi Susanti membutuhkan waktu penerbangan sekitar 8 jam ketika membawa api As ...

Olahraga

Asian Games 2018, KSAU TNI AU: Dijamin Apinya Asli dari India

Bernas.id - Pukul delapan pagi tepat, Boeing 737 TNI AU yang membawa api Asian Games 2018 melintas dengan pengawalan khusus dari 5 pesawat tempur TNI AU, T50i Golden Eagle. Setelah mendarat, dilakukan penyerahan api ASEAN Games 2018 dari Ib ...

Olahraga

Erick Tohir, Asian Games 2018 Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak

Bernas.id – Dalam rangka menyambut api Asian Games langsung dari India ke Kota Yogyakarta, penampilan Dragon Track Banner menjadi pembuka pertama prosesi serah terima api ajang olahraga internasional empat tahunan ini. Dua pesawat uda ...

DIY

Hari Ini Pendaftaran Terakhir Caleg ke KPU

Bernas.id - Hari ini, Selasa 17 Juli 2018, merupakan hari pendaftaran terakhir bagi partai politik yang ingin mendaftarkan bakal calon legislatif yang diusungnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Hari ini kami tunggu hingga pukul 24. ...

DIY

Baru 4 Parpol Mendaftar di KPU Kota Yogyakarta

Bernas.id - Hingga hari ini sejak dibukanya pendaftaran bakal calon legislatif, baru empat partai politik yang mendaftarkan bacalegnya di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta. "Sampai hari ini pukul 16.00 WIB baru ada ...

DIY

Partai Nasdem DIY Resmi Daftarkan Caleg ke KPU DIY

Bernas.id - Tepat pukul 13.00 WIB, Rombongan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta (DPW Partai Nasdem DIY) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY guna mendaftarkan bakal calon legislatif (Baca ...

DIY

KPU Jogja Antisipasi Menumpuknya Pengajuan Caleg di Hari Terakhir

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jogja melakukan langkah antisipasi penumpukan pengajuan daftar calon anggota legislatif pada hari terakhir, Selasa (17/7) besok. Instansi tersebut memperbanyak jumlah petugas untuk mengecek kelen ...

Pendidikan

Dinas Pendidikan Jogja Tak Mau Sembarangan Berikan Kursi Kosong

Bernas.id - Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Edy Heri Suasana menepis informasi yang beredar di masyarakat soal tersisanya kursi di sekolah-sekolah negeri favorit. Edy mengatakan saat ini hanya tersisa dua kursi di SMP Negeri 5 Yogyakarta ...

Budaya

Hanung Bramantyo, Studio Alam Gamplong Jadi Pusat Kebudayaan

Bernas.id – Sutradara film terkenal, Hanung Bramantyo menyebut bahwa Film "Sultan Agung" menjadi pemicu dirinya untuk menciptakan sebuah pusat kebudayaan di Yogyakarta dalam wujud set studio alam. Menurut Hanung, nantinya se ...

DIY

Bank Mata Yogyakarta Itu Masih Ada untuk Memberantas Kebutaan

Bernas.id – Masih minimnya pendonor kornea mata di Indonesia, Bank Mata Yogyakarta melakukan terobosan kerjasama melalui penandatanganan MoU dengan Nepal Eye Bank. Hasil dari kerjasama itu, Nepal Eye Bank bersedia menghibahkan 10 korn ...

Kesehatan

Minimnya Pendonor, RSUP Sardjito Datangkan Kornea Mata dari Nepal

Bernas.id – Masih minimnya pendonor kornea mata di Indonesia, Bank Mata Yogyakarta melakukan terobosan kerjasama melalui penandatanganan MoU dengan Nepal Eye Bank. Hasil dari kerjasama itu, Nepal Eye Bank bersedia menghibahkan 10 korn ...

Pendidikan

Kekurangan Siswa, Beberapa SD di Kota Jogja ini Terpaksa Digabung

Bernas.id - Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta berencana melakukan penggabungan sejumlah sekolah dasar (SD) negeri. Penyebabnya beragam di antaranya jumlah siswa baru yang mendaftar semakin berkurang dari tahun ke tahun.  "Ada du ...

Olahraga

Serunya Nonton Final Piala Dunia di Jalanan Jogja

Bernas.id -- Keseruan warga Jogja terlihat pada hari Minggu (15/7) malam. Pasalnya, di berbagai titik, digelar pemutaran pertandingan sepakbola final Piala Dunia 2018. Salah satu titik yang ramai dipadati warga adalah di kawasan depan ka ...

DIY

Gara-gara Gemplong, Jokowi Tes Nama-nama Ikan Lagi di Sleman

Bernas.id- Minggu sore, 15 Juli 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Studio Alam Sultan Agung, Desa Gamplong, Sumber Rahayu, Moyudan, Sleman, Daerah IstimewaYogyakarta. Dalam sambutannya, Dr BRA Mooryati Soedibyo, SS, Mhum meny ...

DIY

Harapan Jokowi, Desa Gamplong Menjadi Terkenal, Ekonomi Juga Hidup

Bernas.id- Minggu sore, 15 Juli 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Studio Alam Sultan Agung, Desa Gamplong, Sumber Rahayu, Moyudan, Sleman, Daerah IstimewaYogyakarta. Presiden datang ke lokasi sekira pukul 15.35 WIB dengan rombo ...

DIY

Pasar Nini Thowok Pasar Tradisional yang Berbudaya

Bernas.id -- Nini Thowok adalah nama permainan tradisional yang melegenda bagi masyarakat Jawa, khususnya usia paruh baya tentu masih banyak yang mengenalnya. Boneka yang terbuat dari siwur (gayung dari bathok kelapa) yang dibentuk seperti ...

DIY

Pohon Gayam dan Asam Ditanam di Jalan Margo Utomo Bulan Depan

Bernas.id --Pembuatan lubang tempat menanam  pohon di Jalan Margo Utomo sudah mencapai tahap akhir. Diperkirakan, semua lubang sudah rampung dikerjakan pada pekan depan. Sementara pohon, yang berupa gayam dan asam, rencananya ditanam m ...

DIY

Ini Keterangan Polda DIY Terkait Baku Tembak di Sleman

Bernas.id - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda DIY AKBP Yulianto memberikan keterangan terkait insiden baku tembak antara aparat kepolisian dengan terduga teroris di Jalan Kaliurang Km 9,5 Sleman, pada Sabtu (14/07) sore. "Ini adalah ...

DIY

Polisi Baku Tembak di Jalan Kaliurang

Bernas.id - Sejumlah polisi bersenjata lengkap terlibat baku tembak di Jalan Kaliurang Km 9,5 tepatnya didepan Kantor Kecamatan Ngaglik, Sleman, pada Sabtu (14/07) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi sementara yang berhas ...

Pendidikan

Pengenalan Lingkungan Sekolah, Siswa dan Alumni Dilarang Terlibat

Bernas.id– Sekolah diingatkan untuk tidak melibatkan siswa dan alumni selama masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dilaksanakan. Di samping bertujuan untuk memutus rekrutmen genk sekolah, upaya tersebut untuk mengantisipasi hal-hal ...

DIY

Sarasehan Pancasila : Menggali Contoh Tuladha Pengamalan Pancasila di Yogyakarta

Bernas.id - Guna membumikan nilai Pancasila, Pusat Studi Pancasila UGM, Kagama, Keluarga Alumni UII, Pramuka, Sekber Keistimewaan, APTISI, PWI DIY, Karang Taruna DIY, Kadin DIY, PKK DIY, Galang Press, dan PPPI Chapter DIY menggelar Saraseha ...

DIY

Sapi Fistula Salah Satu Unggulan Iptek BPTBA LIPI

Bernas.id - Salah satu unggulan iptek yang dilakukan Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam ( BPTBA) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah Sapi Fistula, yang merupakan proses pengambilan isi rumen pada Sapi dengan cara membuat lub ...

DIY

Menristekdikti Tetapkan BPTBA LIPI Sebagai Pusat Unggulan Iptek Pengemasan Makanan Tradisional 

Bernas.id - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir, Ph.D, AK menetapkan Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai Lembaga Pusat Ungulan Iptek (PU ...