Muslim Cyber Army


06 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Suatu kali, Kementerian Komunikasi dan Informatika pernah diminta untuk menutup situs penyebar hoaks. Tapi sebagaimana dikatakan menterinya, hari ini ditutup seratus, besok akan muncul seribu, bahkan puluhan  ribu. Jadi percuma menutupnya. Demikian juga situs porno yang bertebaran dengan bebas di berbagai platform. Hari ini diblokir, besok akan muncul ribuan situs lainnya. 

Apalagi bagi yang pernah mengksesnya sekali saja, maka akan muncul  berbagai situs dalam bentuk yang bermacam-macam ketika membuka platform apa saja. Itulah dunia digital yang dengan gampang merekam kebiasaan kita dalam berselancar di dunia maya. Data kita sudah masuk ke dalam suatu sistem big data yang akan merekam kebiasaan kiat berselancar di dunia maya. Kemudian mereka akan menawarkan bermacam-macam situs yang terkait dengan yang kita akses tersebut.

Baca juga MCA Sebarkan Hoaks di Medsos, MUI Minta Polisi Tangkap Otak Pelaku

Perkembangan yang pesat di dunia digital tersebut juga berimbas kepada munculnya beragam blog dan situs berita. Dengan membeli domain yang bebas dijual, kita dapat membuat blog atau situs berita apa saja sesuai dengan kehendak kita. Dalam blog ini orang bebas mengeluarkan pendapatnya, terutama pendapat pribadi tentang sesuatu hal. Ketika pendapat pribadi ini bertemu dengan kepentingan politik, maka bermunculan situs-situs berita yang tidak dapat dipertanggugjawabkan.

Karena berita sudah berubah menjadi kepentingan dan pendapat pribadi, maka jika ada berita yang muncul tidak sesuai dengan pendapatnya, meskipun berita tersebut benar, maka dia tidak akan dapat menerimanya. Maka muncullah berita tandingan sesuai dengan kepentingan yang bersangkutan. Lama-lama berita yang muncul berubah menjadi hoaks, alias berita bohong. Di samping berisi berita yang tidak benar, juga memunculkan fitnah. Di sinilah pemerintah harus berperan dalam mengawasinya. Bagaima caranya? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama menutup situs berita yang bersangkutan, kedua mencari siapa pemilik situs tersebut dan meminta pertanggungjawabannya.

Baca juga Fadli Zon: MCA Sebar Hoax, Upaya Mematikan Demokrasi

Jika cara pertama yang dilakukan oleh pemerintah, maka tidak akan menyelesaikan masalah. Seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di atas, hari ini ditutup seratus situs berita hoaks, maka besok akan muncul seribu situs yang sama, bahkan lebih lagi. Untuk itu pemerintah harus melakukan cara berikutnya, yaitu mencari siapa pemilik berita tersebut dan meminta pertanggungjawabannya. Untuk itu pemerintah melakukan patroli saiber di dunia maya. Semua harus mempertanggungjawabkan apa yang diunggah sesuai dengan undang-undang informasi dan transkasi elektronik (UU ITE). 

Tidak hanya situs dunia maya, melainkan juga media sosial. Karena kadang dari sinilah berawalnya kegaduhan tersebut. Sebenarnya berita hoaks ini sudah muncul ketika Pilres 2014 lalu. Tapi lebih banyak melalui media cetak. Masih segar dalam ingatan kita ada sekelompok orang memberitakan hal yang tidak benar terhadap salah satu calon presiden melalui suatu tabloid yang diterbitkan khusus menjelang pemilihan presiden. Mereka menyebarkannya secara masif, terutama di daerah Pulau Jawa, tapi kemudian hilang begitu saja ketika Pilpres usai. Meskipun yang membuatnya akhirnya diterungku. 

Baca juga Akui Kelompok MCA, Ada Tugasnya Masing-masing

Bukannya hilang, malah sepanjang pemerintahan Presiden terpilih berlangsung, berita hoaks semakin menjadi-jadi seiring dengan perkembangan media sosial. Mereka  kemudian mendapatkan tempatnya ketika Pilkada DKI lalu. Beragam isu dilontarkan, terutama berkaitan dengan isu agama, ras, dan antar golongan.  Sehingga isu politik identitas pun lantas mendapatkan tempatnya. Jujur saja, Pilkada DKI lalu adalah sebuah peristiwa yang memalukan untuk negara Indonesia yang sudah bertekad mengambil sistem demokrasi.

Sebaliknya, ini adalah momen awal munculnya politik identitas oleh sebagian orang yang didukung oleh beragam situs dan media sosial yang sejalan dengan kelompok tadi. Mereka mengangap berhasil dalam Pilkada DKI lalu. Nah, prinsip-prinsip inilah yang kemudian disinyalir mereka bawa ke dalam Pilkada serentak 2018. Pemerintah tidak boleh membiarkan hal ini. Pemerintah harus menyetopnya. 

Baca juga Ada Istilah Sniper di Dalam Kelompok Penyebar Hoaks MCA

Niat pemerintah untuk melakukan pengawasan sudah dimulai dengan cara meresgistrasi nomor telepon pintar berikut dengan nomor KTP dan nomor Kartu Keluarga. Dengan demikian akan terdata siapa saja pemilik nomor telpon tersebut. Bekerjasama dengan provider penyedia kartu telepon pemerintah akan dapat dengan mudah mendeteksi keberadaan pemiliknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Bukan Indonesia saja. Ini menyangkut keamanan negara dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hoaks, berita fitnah. Inilah yang dilakukan pemerintah baru-baru ini dalam melakukan penertiban terhadap beberapa situs yang mengatasnamakan Muslim Cyber Army. Siapakah mereka ini sebenarnya?

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Sejumlah tersangka ditangkap Senin (26/2) lalu.  ML (40 tahun) ditangkap di daerah Sunter, Jakarta Utara. YUS, dicokok polisi di Sumedang, Jawa Barat.  Sedangkan tersangka RSD ditangkap di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka dan Belitung. Dari Jembrana, Bali, polisi juga berhasil mengamankan seorang tersangka dengan inisial RS. Seorang lagi, RC berhasil digelandang oleh Polisi dari Palu. 

Baca juga 'Orang Penting' MCA Family Ditangkap, Ajari Bikin Akun Palsu

Polisi berharap dengan penangkapan ini ada efek jera, sehingga yang lainnya tidak melakukannya lagi. “Polisi nggak akan mampu menangkap semua penyebar hoaks di media sosial, yang kita harapkan adalah efek jeranya. Kita harapkan dengan adanya penangkapan ini, yang lainnya akan jera,” ujar Setyo Wasisto, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri.

Sementara itu Kepala Staf Presiden Muldoko mengatakan, bahwa penangkapan ini sudah tepat. “Demi mengurangi penyebaran berita dusta di media sosial,“ ujarnya.

Baca juga Ustaz Bachtiar: MCA yang Ditangkap Bukan Sebenarnya

Menarik apa yang diungkapkan oleh Damar Juniarto, Regional Koordinator SAFENet kepada Bernas kemarin (5/3) sore. "Bahwa MCA ini terdiri atas empat klaster yang berbeda, yaitu MCA yang terkait dengan GNPF MUI, MCA Al-Fath, MCA afiliasi PKS, dan MCA Ronin (yang tidak terkait dengan apapun). Tapi meskipun demikian tujuan mereka sama," ujar Damar. Tiap kelompok memiliki simbol dan kepentingan sendiri-sendiri. Namun dalam beberapa hal mereka dapat bekerja sama. “Nah yang ditangkap oleh polisi kemarin itu dari group WA yang mana?” ujarnya mempertanyakan. Damar juga mengingatkan Polisi, bahwa setiap orang memiliki kebebasan dalam berkumpul dan berserikat. Tentu dalam batas-batas yang sesuai dengan undang-undang.

Lebih jauh Damar menjelaskan, bahwa pada awalnya MCA ini timbul untuk merespon situasi internasional yang tidak menguntungkan umat Islam di dunia. Namun akhirnya secara nasional mereka menemukan lawan dengan adanya JASMEV (Jokowi Advanced Social Media Movement). Untuk merespon Jasmev maka dibangun kekuatan di media sosial yang berkelindan dengan kelompok pendukung Prabowo yang masih belum menerima kekalahan pada kontestasi Pilpres 2014 lalu. Mereka memiliki tujuan antara lain menjatuhkan Ahok di Pilkada 2017, memenangkan Pilkada serentak 2018, dan menumbangkan Jokowi pada Pilpres 2019.

Baca juga Ratusan Akun Lawan Bisa Ditutup Facebook Gara-Gara Ulah Anggota Inti MCA Ini

Dalam pantauan SAFNet, ujar Damar, kemampuan MCA ini tidak hanya dalam memroduksi konten hoaks, melainkan juga mereka memiliki kemampuan secara teknis, antara lain dalam kemampuan doxing. Melalui doxing ini mereka mampu meretas akun seseorang secara illegal dan mengetahui posisi yang bersangkutan.  Ini terbukti dengan mampunya mereka menemukan orang-orang yang melakukan tindakan yang menurut mereka tidak pantas. Sehingga mereka melakukan persekusi terhadap yang bersangkutan. Dimulai dari meretas, mem-bully, menganiaya sampai melakukan tindakan kekerasan. Selain itu, menurut Damar, mereka juga memiliki kemampuan untuk membentuk trending topic, dan akuisisi akun. (Tulisan pertama dari dua tulisan).(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Ekonomi

Ingkar Janji, Warga Silawan Usir Kepala PLBN Motaain

ATAMBUA, Bernas.id - Masyarakat Desa Silawan melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kantor PLBN Motaain, guna meminta pertanggungjawaban atas kesepatakan dan janji yang telah dilanggar oleh Tiolan Hutagalu, Kepala Pas Lintas Batas ...

Pendidikan

Keponakan Tuturkan Almarhum Sempat Sakit di Belanda

SLEMAN, BERNAS.ID- Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali berduka, Ekonom Dr A Tony Prasetiantono meninggal dunia di Jakarta Rabu, pukul 23.30 WIB. Jenazah telah dibawa ke Yogyakarta pada hari Kamis sore (17/1) sekitar pukul 14.15 WIB ke rum ...

DIY

Widjanarko Center bersama Relawan Kunjungi Mbah Sokiyem

BANTUL, BERNAS.ID - Widjanarko Center yang merupakan sebuah lembaga organisasi berfokus pada kegiatan sosial bersama Relawan Senaputra mendatangi kediaman Mbah Sokiyem, di Dusun Nogosari I, RT 01 Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul pada ha ...

DIY

Pembangunan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana DIY Perlu Dipercepat

YOGYA, BERNAS.ID - Pembangunan desa/kelurahan tangguh bencana di DIY perlu dipercepat. Sebab sejak 2013 hingga 2018 , total desa dan kelurahan tangguh bencana yang sudah dibangun baru 218 dari 301 desa/kelurahan rawan bencana di DIY.  ...

DIY

Mulai 17 Januari Penumpang Kereta Dapat Check In di Seluruh Stasiun Online

YOGYA, BERNAS.ID - Mulai 17 Januari 2019 pukul 15.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan aturan baru terkait Check-in. Bagi penumpang yang telah mendapatkan bukti pembelian tiket kereta api (blanko tiket putih, email notifi ...

Pariwisata

Tidak dalam Masa Liburan, Sejumlah Balita Penuhi Gerbong KA Bengawan

SOLO, Bernas.id - Animo masyarakat pengguna jasa layanan Perseroan Terbatas (PT) Kereta Api Indonesia (KAI) makin membludak belakangan ini, walau pun tidak sedang dalam liburan. Tak ketinggalan para bayi dan anak-anak di bawah lima tahun ik ...

DIY

Ribuan Warga Kulonprogo Dilatih untuk Bekerja di NYIA

SLEMAN, BERNAS.ID- Pernyataan PT Angkasa Pura I akan lebih mengutamakan warga terdampak dan warga Kulonprogo untuk bekerja di New Yogyakarta International Airport (NYIA) nanti bukan sekedar omong kosong. Selepas mengisi acara di UGM, Rab ...

DIY

Tiang Listrik Lokasi Favorit Pemasangan APK Caleg

SLEMAN, BERNAS.ID- Bawaslu Kabupaten Sleman menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang tidak sesuai aturan (sembarangan) di wilayah Kecamatan Depok, Sleman. Dari 8 titik lokasi sasaran penertiban, banyak APK yang dipasang menempel ...

DIY

Forum Wartawan Yogyakarta Laporkan Pemilik Akun FB Yanto Sumantri ke Polisi

SLEMAN,BERNAS.ID -Puluhan awak media yang tergabung dalam forum wartawan DIY melaporkan pemilik akun facebook (FB) Yanto Sumantri ke Polda DIY, Selasa (15/1/2019). Latar belakang laporan ke polisi terkait dengan postingan Yanto Sumantri ...

DIY

Dijadikan Lagu Kampanye, Pencipta Lagu Jogja Istimewa Geram

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Rapper Marzuki Mohamad atau juga dikenal dengan nama Kill The DJ keberatan lirik lagu 'Jogja Istimewa' diganti menjadi dukungan ke capres Prabowo Subianto.  Hal itu diketahui dari sebuah video ya ...

DIY

KPID Tegaskan, Tudingan ICJ Tentang Berita Hoaks Keliru

YOGYA, BERNAS.ID - Polemik grup publik facebook 'info cegatan jogja' yang ramai mempersoalkan pemberitaan MNC TV Biro Yogyakarta direspons oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). KPID DIY mene ...

DIY

Lapor ke Polda DIY, Marzuki Mohamad Tak Terima Lagunya untuk Politik

SLEMAN, BERNAS.ID- Marzuki Mohamad atau yang dikenal Kill the DJ, pencipta lagu Jogja Istimewa melaporkan akun Twitter @Cakhum karena lagu ciptaannya dicatut untuk mengkampanyekan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Polda DIY. Terkait k ...

DIY

Tolak Pembangunan Apartemen, Para Ketua RT Muja-Muju Kembalikan SK

YOGYA, BERNAS.ID-Sejumlah ketua RT yang berada di bawah RW 05 Balirejo, Muja-Muju, Umbulharjo mengembalikan surat keputusan (SK) kepemimpinan mereka, di kantor kelurahan Muja-muju, Selasa (15/1/2019). Pengembalian SK dilakukan karena para p ...

Pariwisata

Data Arkeologis: Sendratari Dyah Bhumijaya di Situs Ratu Boko

SLEMAN, BERNAS.ID -- PT Taman Wisata Candi (TWC) Unit Ratu Boko bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Minggu (13/01/2019), menggelar Sendratari Dyah Bumijaya, ...

DIY

Satpol PP Tertibkan Empat PKL Jogja di Awal Tahun Ini

YOGYA, BERNAS.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Jogja telah menertibkan sedikitnya empat pedagang kaki lima (PKL) di awal tahun ini. Selain itu, petugas juga menertibkan satu parkir liar di wilayah Kota Jogja.  Kepal ...

Ekonomi

Pelaku Ekonomi Sekitar Proyek Underpass Kentungan Khawatir

SLEMAN, BERNAS.ID- Senin, 14 Januari 2019 menjadi awal dimulainya pembangunan underpass di Simpang Empat Kentungan, Jalan Kaliurang, Ringroad Utara Sleman. Selain akan memberikan dampak yang cukup siginifikan terhadap laju arus lalu-lintas ...

DIY

Bobol Toko, Residivis Kuras Belasan HP dan Puluhan Kartu Perdana

SLEMAN,BERNAS.ID- Jajaran Unit Reskrim Polsek Ngaglik berhasil meringkus dua pelaku pencurian berinisial DK (20) warga Pakem dan RY (18) warga Ngemplak pada Minggu (13/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Keduanya ditangkap setelah melakukan tindak ...

DIY

UWMY Gelar Widya Mataram Got Talent

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) yang telah berdiri sejak 1982, saat ini memiliki 2 kampus yaitu di nDalem Mangkubumen dan di dalam Jogja City Mall Lantai 1. UWMY memiliki 10 Program Studi yaitu Manaj ...

Budaya

Kemeriahan Wayangan Merti Desa Ringinsari

SLEMAN, BERNAS.ID - Merti Desa di Padukuhan Ringinsari, Maguwoharjo, Depok, Sleman dimeriahkan dengan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, Sabtu malam (12/01/2019) di lapangan Ringinsari. Pagelaran wayang kulit ini menampilkan lak ...

Budaya

Pameran Nusantara, Hadirkan Puluhan Karya Visual Perupa Anak dan Dewasa

YOGYA, BERNAS.ID - Pameran seni rupa keluarga Nusantara dihadirkan di Jogja Gallery, Mulai 12 – 21 Januari 2019. Ini adalah pameran gabungan antara puluhan seniman cilik dan dewasa. "Hari ini saya merasa bangga karena seniman- ...

DIY

HS Merasakan AL Merespon Ciumannya

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID- Kasus dugaan perkosaan dan pencabulan terhadap AL, mahasiswi UGM ketika KKN di Pulau Seram semakin terbuka fakta-faktanya. Polda DIY pun berkomitmen untuk mengungkap kasus ini seterang-terangnya. Tommy Susanto, ...

DIY

Polisi Komitmen Selesaikan Kasus AL, Mahasiswi UGM, Seterang-terangnya

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami AL, mahasiswi Fisipol UGM yang selama ini disamarkan Agni dengan seterang-terangnya. Untuk perkembangan terakhir, Kombes ...

Pendidikan

Nanokitosan dari Cangkang Kepiting, Anti Hama Ramah Lingkungan

SLEMAN, BERNAS.ID- Peneliti UGM, Dr Ronny Martien, berhasil mengolah limbah cangkang kepiting dan udang menjadi nanokitosan untuk menekan hama pertanian yang ramah lingkungan. Ronny mengungkapkan pengembangan formula nanokitosan bermula dar ...

DIY

10 Ribu Warga Sleman Belum e-KTP

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman melakukan perekaman e-KTP di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Yogyakarta, Pakem, pada Kamis 10 Januari 2019. Kabid Pelayanan Pen ...

DIY

Polsek Depok Timur Ungkap 4 Kasus Curanmor

SLEMAN, BERNAS.ID- Selama Operasi Curanmor Progo 2018, Unit Reskrim Polsek Depok Timur Polres Sleman berhasil mengungkap 4 kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dengan mengamankan 4 tersangka berinisial MS, AMP, MN, dan M dengan bar ...

DIY

Ngopi atau Ngolah Pikir di Angkringan, Ini Manfaatnya.

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Ngobrol untuk membahas permasalahan lingkungan atau berkenaan dengan isu-isu kewilayahan bahkan sampai isu negara di angkringan bisa lebih cair daripada diskusi resmi ala akademisi. Dalam menyampaikan pendapat maupu ...

Olahraga

Kejuaraan Atletik Tandai Peresmian Stadion Mandala Krida Baru

YOGYA, BERNAS.ID - Event BPD Championship 2019, kejuaraan atletik yang digelar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY, menandai peresmian Stadion Mandala Krida usai renovasi, Kamis 10 Januari 2019. Event ini diikuti oleh r ...

Olahraga

Gubernur Resmikan Stadion Mandala Krida Baru

YOGYA, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Stadion Mandala Krida baru yang sudah direvitalisasi sejak 2012, pada Kamis (10/1/2019) pagi. Peresmian ditandai dengan pemotongan buntal dan penandatanganan prasasti. ...

DIY

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkot Yogyakarta Teken MoU dengan Kemenag

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan publik di Kota Yogyakarta, komitmen ini dibuktikan dengan penandatangan Mou antara Pemkot Yogyakarta dengan Kantor Kementrian Agam ...

Ekonomi

Budidaya Ikan Lele dengan Sistem Bioflok, Ramah Lingkungan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menyaksikan pelatihan budidaya lele sistem bioflok menggunakan drum di Masjid Al Ikhwan, Dukuh, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta. Pelatihan ini digelar oleh Majelis ...

DIY

Gubernur DIY Resmi Membuka Sarasehan Kebangsaan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gerakan Suluh Kebangsaan pada hari Rabu (9/1/2019) di Bale Raos, Yogyakarta. Acara Sarasehan Keban ...

DIY

Gubernur Optimis Pembangunan NYIA Sesuai Target

KULONPROGO, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X beserta rombongan melakukan kunjungan kerja guna meninjau progres New Yogyakarta International Airport (NYIA), Senin (8/1/2019) di Temon, Kulonprogo, tak hanya sebatas me ...

DIY

Gubernur Tinjau Langsung Progres NYIA

KULONPROGO, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengadakan kunjungan kerja guna meninjau progress pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada Senin (8/1/2019) di Temon, Kulonprogo. Hal ini terkait den ...

DIY

Pencoretan OSO, Mahfud MD Anggap KPU Sudah Benar Ikuti Putusan MK

YOGYA, BERNAS.ID - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai sikap Komisi Pemilihan Umum mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi yang melarang pengurus partai politik menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sudah benar. ...

DIY

Kajari Sleman : Terdakwa Jootje Sudah Masuk DPO

SLEMAN, BERNAS.ID - Persidangan kasus aduan palsu dengan terdakwa Jootje Max Sondakh memasuki babak akhir. Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Jootje. Namun sejak putusan ditandat ...

Olahraga

Krishna Murti Dapatkan Gambaran Kecil Pengaturan Skor dari Krisna Adi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kasus pengaturan skor masih menjadi perhatian yang hangat bagi masyarakat, khususnya para pecinta bola. Satgas Anti Mafia Bola masih terus bekerja untuk membongkar selubung permainan skor guna memperbaiki dunia persepakbo ...

DIY

Tolak Klitih, Massa 9119 Minta Perda Khusus 

YOGYA, BERNAS.ID - Sejumlah elemen masyarakat Yogya yang tergabung dalam gerakan 9119 merekomendasikan pemerintah provinsi DIY untuk membuat peraturan daerah (Perda) khusus untuk aksi kriminal jalanan, khususnya bagi pelaku di bawah um ...

DIY

Romo Benny: Jangan Pilih Pemimpin Seperti Hitler!

YOGYA, BERNAS.ID - Pastor dan aktivis Romo Benny Susetyo mengingatkan masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang memiliki keutamaan. Pemimpin yang bisa mengaktualisasikan ideologi Pancasila menjadi praksis, dan mewujudkan keadilan men ...

DIY

Syafii Maarif: Waspadai Kebangsaan Indonesia yang Belum Kokoh

YOGYA, BERNAS.ID - Buya Syafii Maarif mengingatkan, saat ini kebangsaan Indonesia belum kokoh. Bisa saja ke depan Indonesia "bercerai', ada wilayah yang memisahkan diri. "Mudah-mudahan tidak terjadi. Ini tergantung kebijaka ...

DIY

Mahfud MD dan Tokoh Nasional Lain Bentuk Suluh Kebangsaan di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Mahfud MD dan beberapa tokoh nasional lain seperti Sri Sultan HB X, Syafii Maarif, dan Benny Susetyo berkumpul di Bale Raos Yogyakarta, mendeklarasikan gerakan Suluh Kebangsaan, Rabu (9/1/2019). Deklarasi ditandai dengan ...

Budaya

Diangkat Jadi Abdi Dalem, Wawali Dapat Gelar dari Keraton Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Setelah lama mengajukan diri untuk diwisuda menjadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, disusul kemudian mengikuti pelatihan selama tiga hari untuk mendalami filosofi Keraton hingga tata cara berpakaia ...

Ekonomi

Dugaan Korupsi, Kadis PUPR-Bupati Banjar Digugat ke Pengadilan

MARTAPURA, BERNAS.ID - Dugaan korupsi menyeruak di tengah proyek pembebasan lahan di Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Melalui pengacara Mahyuddin, dua orang pemilik lahan yang terimbas p ...

Pendidikan

Rektor UGM Jelaskan Kronologi Penanganan Kasus di ORI DIY

SLEMAN, BERNAS.ID- Terkait pemanggilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI), pihak UGM mendatangi kantor ORI DIY yang beralamat di Jl Waltermongosidi No.20, Jetis, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan Rektor UGM untuk memberikan keterang ...

DIY

Dewan Awasi Penyaluran Dana Kelurahan di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Komisi A DPRD DIY melakukan pemantauan ke kantor Kelurahan Suryatmajan Yogyakarta,  Selasa  (8/1/2019).  Pemantauan dilakukan terkait pemberian dana kelurahan dari pusat yang turun mulai tahun anggaran 2019 ...

Budaya

Film Jogja "Kembalilah dengan Tenang" Melenggang ke Prancis

YOGYA, BERNAS.ID- Film Kembalilah dengan Tenang (2018) yang disutradarai oleh Reza Fahriyansyah masuk dalam seleksi Clermont-Ferrand International Short Film Festival ke-41. Festival tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 1-9 Febru ...

DIY

ORI Layangkan Pemanggilan Pertama Rektor UGM

SLEMAN, BERNAS.ID- Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengunjungi Polda DIY yang diterima langsung Kapolda DIY, Irjen Ahmad Dofiri dan jajaran, Senin 7 Januari 2019. Ketika dikonfirmasi kedatan ...

Ekonomi

Angkasa Pura I Utamakan Warga Terdampak untuk Bekerja di NYIA

SLEMAN, BERNAS.ID- PT Angkasa Pura I akan lebih mengutamakan warga terdampak untuk menjadi karyawan di New Yogyakarta International Airport. Hal tersebut dikatakan Agus Pandu Purnama, General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yog ...

DIY

Kebakaran Hanguskan Puluhan Kios di Seberang Taman Pintar

YOGYA, BERNAS.ID - Kebakaran terjadi kompleks Taman Parkir Jalan Senopati, Yogyakarta, Minggu (6/1/2019) pukul 22.30 WIB. Laporan BPBD Kota Yogyakarta menyebutkan, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, dan tak ada korban jiwa pada p ...

Budaya

Hokya Traditional Dance Meriahkan Pasar Nini Thowok

KULONPROGO, BERNAS.ID -- Kelompok Tari Hokya Traditional Dance dari Nagan Kulon, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, Minggu (06/01/2019), ikut memeriahkan parade tari di Pasar Nini Thowok, Dusun Bendung Khayangan, Desa Pendow ...

DIY

FMKI Ajak Umat Menjadi Pemilih yang Cerdas dan Beriman

BANTUL, BERNAS.ID - Forum Masyarakat Katolik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (FMKI DIY) bersama Dewan Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Bidang Pelayanan dan Kemasyarakatan menyelenggarakan Sarasehan dengan mengangkat tema Men ...