Muslim Cyber Army


06 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Suatu kali, Kementerian Komunikasi dan Informatika pernah diminta untuk menutup situs penyebar hoaks. Tapi sebagaimana dikatakan menterinya, hari ini ditutup seratus, besok akan muncul seribu, bahkan puluhan  ribu. Jadi percuma menutupnya. Demikian juga situs porno yang bertebaran dengan bebas di berbagai platform. Hari ini diblokir, besok akan muncul ribuan situs lainnya. 

Apalagi bagi yang pernah mengksesnya sekali saja, maka akan muncul  berbagai situs dalam bentuk yang bermacam-macam ketika membuka platform apa saja. Itulah dunia digital yang dengan gampang merekam kebiasaan kita dalam berselancar di dunia maya. Data kita sudah masuk ke dalam suatu sistem big data yang akan merekam kebiasaan kiat berselancar di dunia maya. Kemudian mereka akan menawarkan bermacam-macam situs yang terkait dengan yang kita akses tersebut.

Baca juga MCA Sebarkan Hoaks di Medsos, MUI Minta Polisi Tangkap Otak Pelaku

Perkembangan yang pesat di dunia digital tersebut juga berimbas kepada munculnya beragam blog dan situs berita. Dengan membeli domain yang bebas dijual, kita dapat membuat blog atau situs berita apa saja sesuai dengan kehendak kita. Dalam blog ini orang bebas mengeluarkan pendapatnya, terutama pendapat pribadi tentang sesuatu hal. Ketika pendapat pribadi ini bertemu dengan kepentingan politik, maka bermunculan situs-situs berita yang tidak dapat dipertanggugjawabkan.

Karena berita sudah berubah menjadi kepentingan dan pendapat pribadi, maka jika ada berita yang muncul tidak sesuai dengan pendapatnya, meskipun berita tersebut benar, maka dia tidak akan dapat menerimanya. Maka muncullah berita tandingan sesuai dengan kepentingan yang bersangkutan. Lama-lama berita yang muncul berubah menjadi hoaks, alias berita bohong. Di samping berisi berita yang tidak benar, juga memunculkan fitnah. Di sinilah pemerintah harus berperan dalam mengawasinya. Bagaima caranya? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama menutup situs berita yang bersangkutan, kedua mencari siapa pemilik situs tersebut dan meminta pertanggungjawabannya.

Baca juga Fadli Zon: MCA Sebar Hoax, Upaya Mematikan Demokrasi

Jika cara pertama yang dilakukan oleh pemerintah, maka tidak akan menyelesaikan masalah. Seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di atas, hari ini ditutup seratus situs berita hoaks, maka besok akan muncul seribu situs yang sama, bahkan lebih lagi. Untuk itu pemerintah harus melakukan cara berikutnya, yaitu mencari siapa pemilik berita tersebut dan meminta pertanggungjawabannya. Untuk itu pemerintah melakukan patroli saiber di dunia maya. Semua harus mempertanggungjawabkan apa yang diunggah sesuai dengan undang-undang informasi dan transkasi elektronik (UU ITE). 

Tidak hanya situs dunia maya, melainkan juga media sosial. Karena kadang dari sinilah berawalnya kegaduhan tersebut. Sebenarnya berita hoaks ini sudah muncul ketika Pilres 2014 lalu. Tapi lebih banyak melalui media cetak. Masih segar dalam ingatan kita ada sekelompok orang memberitakan hal yang tidak benar terhadap salah satu calon presiden melalui suatu tabloid yang diterbitkan khusus menjelang pemilihan presiden. Mereka menyebarkannya secara masif, terutama di daerah Pulau Jawa, tapi kemudian hilang begitu saja ketika Pilpres usai. Meskipun yang membuatnya akhirnya diterungku. 

Baca juga Akui Kelompok MCA, Ada Tugasnya Masing-masing

Bukannya hilang, malah sepanjang pemerintahan Presiden terpilih berlangsung, berita hoaks semakin menjadi-jadi seiring dengan perkembangan media sosial. Mereka  kemudian mendapatkan tempatnya ketika Pilkada DKI lalu. Beragam isu dilontarkan, terutama berkaitan dengan isu agama, ras, dan antar golongan.  Sehingga isu politik identitas pun lantas mendapatkan tempatnya. Jujur saja, Pilkada DKI lalu adalah sebuah peristiwa yang memalukan untuk negara Indonesia yang sudah bertekad mengambil sistem demokrasi.

Sebaliknya, ini adalah momen awal munculnya politik identitas oleh sebagian orang yang didukung oleh beragam situs dan media sosial yang sejalan dengan kelompok tadi. Mereka mengangap berhasil dalam Pilkada DKI lalu. Nah, prinsip-prinsip inilah yang kemudian disinyalir mereka bawa ke dalam Pilkada serentak 2018. Pemerintah tidak boleh membiarkan hal ini. Pemerintah harus menyetopnya. 

Baca juga Ada Istilah Sniper di Dalam Kelompok Penyebar Hoaks MCA

Niat pemerintah untuk melakukan pengawasan sudah dimulai dengan cara meresgistrasi nomor telepon pintar berikut dengan nomor KTP dan nomor Kartu Keluarga. Dengan demikian akan terdata siapa saja pemilik nomor telpon tersebut. Bekerjasama dengan provider penyedia kartu telepon pemerintah akan dapat dengan mudah mendeteksi keberadaan pemiliknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Bukan Indonesia saja. Ini menyangkut keamanan negara dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hoaks, berita fitnah. Inilah yang dilakukan pemerintah baru-baru ini dalam melakukan penertiban terhadap beberapa situs yang mengatasnamakan Muslim Cyber Army. Siapakah mereka ini sebenarnya?

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Sejumlah tersangka ditangkap Senin (26/2) lalu.  ML (40 tahun) ditangkap di daerah Sunter, Jakarta Utara. YUS, dicokok polisi di Sumedang, Jawa Barat.  Sedangkan tersangka RSD ditangkap di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka dan Belitung. Dari Jembrana, Bali, polisi juga berhasil mengamankan seorang tersangka dengan inisial RS. Seorang lagi, RC berhasil digelandang oleh Polisi dari Palu. 

Baca juga 'Orang Penting' MCA Family Ditangkap, Ajari Bikin Akun Palsu

Polisi berharap dengan penangkapan ini ada efek jera, sehingga yang lainnya tidak melakukannya lagi. “Polisi nggak akan mampu menangkap semua penyebar hoaks di media sosial, yang kita harapkan adalah efek jeranya. Kita harapkan dengan adanya penangkapan ini, yang lainnya akan jera,” ujar Setyo Wasisto, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri.

Sementara itu Kepala Staf Presiden Muldoko mengatakan, bahwa penangkapan ini sudah tepat. “Demi mengurangi penyebaran berita dusta di media sosial,“ ujarnya.

Baca juga Ustaz Bachtiar: MCA yang Ditangkap Bukan Sebenarnya

Menarik apa yang diungkapkan oleh Damar Juniarto, Regional Koordinator SAFENet kepada Bernas kemarin (5/3) sore. "Bahwa MCA ini terdiri atas empat klaster yang berbeda, yaitu MCA yang terkait dengan GNPF MUI, MCA Al-Fath, MCA afiliasi PKS, dan MCA Ronin (yang tidak terkait dengan apapun). Tapi meskipun demikian tujuan mereka sama," ujar Damar. Tiap kelompok memiliki simbol dan kepentingan sendiri-sendiri. Namun dalam beberapa hal mereka dapat bekerja sama. “Nah yang ditangkap oleh polisi kemarin itu dari group WA yang mana?” ujarnya mempertanyakan. Damar juga mengingatkan Polisi, bahwa setiap orang memiliki kebebasan dalam berkumpul dan berserikat. Tentu dalam batas-batas yang sesuai dengan undang-undang.

Lebih jauh Damar menjelaskan, bahwa pada awalnya MCA ini timbul untuk merespon situasi internasional yang tidak menguntungkan umat Islam di dunia. Namun akhirnya secara nasional mereka menemukan lawan dengan adanya JASMEV (Jokowi Advanced Social Media Movement). Untuk merespon Jasmev maka dibangun kekuatan di media sosial yang berkelindan dengan kelompok pendukung Prabowo yang masih belum menerima kekalahan pada kontestasi Pilpres 2014 lalu. Mereka memiliki tujuan antara lain menjatuhkan Ahok di Pilkada 2017, memenangkan Pilkada serentak 2018, dan menumbangkan Jokowi pada Pilpres 2019.

Baca juga Ratusan Akun Lawan Bisa Ditutup Facebook Gara-Gara Ulah Anggota Inti MCA Ini

Dalam pantauan SAFNet, ujar Damar, kemampuan MCA ini tidak hanya dalam memroduksi konten hoaks, melainkan juga mereka memiliki kemampuan secara teknis, antara lain dalam kemampuan doxing. Melalui doxing ini mereka mampu meretas akun seseorang secara illegal dan mengetahui posisi yang bersangkutan.  Ini terbukti dengan mampunya mereka menemukan orang-orang yang melakukan tindakan yang menurut mereka tidak pantas. Sehingga mereka melakukan persekusi terhadap yang bersangkutan. Dimulai dari meretas, mem-bully, menganiaya sampai melakukan tindakan kekerasan. Selain itu, menurut Damar, mereka juga memiliki kemampuan untuk membentuk trending topic, dan akuisisi akun. (Tulisan pertama dari dua tulisan).(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Terlilit Hutang, Oknum Perangkat Desa Cetak Uang Palsu

SLEMAN, BERNAS ID- Jajaran Unit Reskrim Polsek Godean dengan Reskrim Polres Sleman menangkap empat orang sebagai pelaku pemroduksi uang palsu dan pengedar uang palsu di wilayah Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabid Humas Pold ...

DIY

Polisi Ringkus Penjual Miras yang Menyebabkan 6 Orang Tewas

JOGJA, BERNAS.ID- Aparat Polresta Yogyakarta meringkus penjual minuman keras, biang keladi atas tewasnya tiga orang warga Purwokinanti, termasuk 3 orang warga yang tewas pasca meminum miras di wilayah Tegalrejo. Kanit reskrim Unit 4 Polr ...

DIY

Museum Komunikasi Elektronika Hadir di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, komunikasi elektronika (komlek) memiliki peranan yang sangat penting. Khusus Komlek di AURI, bukan hanya berjasa bagi kepentingan Angkatan Udara saja tapi juga kepentingan negara se ...

DIY

3 Warga Dusun Kedungbuweng Imogiri Jadi Korban Tanah Longsor, Ada Anak Kecil

BANTUL, BERNAS.ID- Tiga rumah rusak berat tertimpa tanah longsor di kawasan Dusun Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Bantul. Satu orang warga atas nama Eko Supatmi (55) telah diketemukan dalam keadaan meninggal. Sedangkan, d ...

DIY

Ratusan Anak Muda Diajak Idham Pahami Pancasila

YOGYA, BERNAS.ID - Anggota DPR RI Dapil DIY Idham Samawi mengajak generasi muda Yogyakarta untuk memahami Pancasila dengan baik dan benar. Dengan demikian, keutuhan NKRI dapat terjaga sepanjang masa. "Idham Samawi siap berdiskusi 30 ...

DIY

Polda DIY Ungkap Prostitusi Online via WA dan Twitter

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY mengungkap dua tindak pidana kasus prostitusi online via WA dan Twitter dengan pelaku yang berbeda. Kedua pelaku berinisial CK (33), karyawan swasta, warga Maguwoharjo dan HP (25), mahasiswa asal Tanjung Penyemb ...

DIY

Banjir Terjang 9 Kecamatan di Bantul, Tim Rescue ACT DIY Bantu Proses Evakuasi Warga

BANTUL, BERNAS.ID - Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi di 21 titik pada 9 kecamatan di wilayah Bantul ...

DIY

Dosen UAD yang Selamat dalam Peristiwa Penembakan di Selandia Baru Masih Trauma

YOGYA, BERNAS.ID - Salah seorang dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Irfan Yunianto, adalah salah satu yang selamat dari peristiwa penembakan massal di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) pekan lalu. Dosen tersebut berada di Masjid Al Noor d ...

Lifestyle

Luar Biasa, di Warung Ini Kamu Bisa Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

SLEMAN, BERNAS.ID - Masih banyak orang baik di dunia ini. Salah satunya adalah perempuan bernama Bu Hari, yang di masa tuanya mengabdikan diri sepenuhnya untuk berbagi dengan sesama. Bu Hari membantu sesama lewat Warung Makan Berbagi mi ...

Pariwisata

Begini Sensasinya Naik Jip Wisata di Tebing Breksi

SLEMAN, BERNAS.ID - Keberadaan jip wisata di kawawan Tebing Breksi di Desa Wisata Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, selain menambah daya tarik obyek wisata, tentunya juga mendongkrak wisatawan yang berkunjung. S ...

DIY

Siap Menangkan Pemilu, DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Rakoorda

SLEMAN, BERNAS.ID - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Daerah Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019, Minggu (17/3/2019) di Sleman City Hall. Sekjen DPP PDI P ...

DIY

IKA SKMA DIY Lakukan Kegiatan Gerbang Mas di Nglipar

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID -Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) melakukan Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak yang disingkat Gerbang Mas secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia, Sabtu (16/3/2019) ...

DIY

Hoaks Saat Ini Menjadi Bagian dari Politik

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI bekerjasama dengan Suara Muhammadiyah menggelar Forum Dialog dan Literasi Media Sosial bertajuk "Bijak di Dunia Maya, Rukun di Dunia Nyata" untuk membedah persoal ...

DIY

Buya Syafii Kutuk Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID- Guru bangsa Buya Syafii Ma'arif mengutuk aksi penembakan brutal di dua mesjid wilayah Christchurch, Selandia Baru, yakni Mesjid Al Noor dan di pinggiran Linwood yang terjadi pada hari Jumat kemarin, 15 Maret 2019. & ...

DIY

KWI mengecam Keras Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID - Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) mengecam keras aksi penembakan brutal yang terjadi di dua mesjid Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). KWI menilai tindakan keji tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan kemanu ...

Pendidikan

Golput Dipengaruhi Faktor Administrasi dan Ideologi

JOGJA, BERNAS.ID- Menurut Robert A Dahl, dalam demokrasi, selain kompetisi, kesuksesan sebuah pemilu ditandai dengan partisipasi masyarakat. Namun, fenomena golput (golongan putih) atau mereka yang tak menentukan pilihan tak dipungkiri bisa ...

Pendidikan

Lulusan Teknik Lingkungan Harus Sesuai Kebutuhan User

SLEMAN, BERNAS.ID -- Perkembangan teknologi saat ini tidak dapat terelakkan hingga dibutuhkan strategi baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di jurusan Teknik Lingkungan untuk menjawab tantangan ke depan. Hal ini dimaksudkan agar lu ...

DIY

Pria Gantung Diri di Villa Kawasan Kaliurang

SLEMAN, BERNAS.ID- Warga Pakem Sleman, kawasan wisata, Kaliurang dikejutkan dengan adanya penemuan mayat. Pasalnya, mayat tersebut ditemukan menggantung di bawah tangga vila Djembranasari RT07/RW19, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, K ...

DIY

100% Indonesia Nyoblos Segera Digelar di Jogja untuk Tangkal Golput

YOGYA, BERNAS.ID - We The Youth berkolaborasi dengan Komunitas Gayam 16 akan menggelar acara 100% Indonesia Nyoblos (IN) di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, pada 22 Maret 2019 mendatang. Ini adalah gerakan untuk mengajak generasi muda Indo ...

DIY

Polres Sleman Akan Usut Kasus Pembakaran Bus

SLEMAN, BERNAS.ID- Rabu (14/3) sore kemarin, bus Antar Jaya jurusan Solo-Purwokerto dengan nomor polisi AD1644CF dibakar massa di Jalan Wates, tepatnya di depan Kelurahan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman sehabis Maghrib sekitar pukul 18 ...

Kesehatan

Perang Terhadap TBC Berarti Perangi Kemiskinan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro, Septi M Effendi membuka acara ceramah tentang pencegahan penyakit TBC dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2019, Kamis (14/3/2019) di Aul ...

Pendidikan

Gadis TK Hidup Tak Layak Bersama Kakek di Tengah Kota

PURWOREJO, BERNAS.ID -Sungguh ironis di tengah hiruk-pikuk masyarakat perkotaan yang hidup serba wah, ada gadis kecil berusia Taman Kanak-kanak (TK) hidup bersama kakek-nenek tua renta di rumah yang sangat tak layak. Gadis kecil bernama Cin ...

DIY

Tabrak Warga, Bis Dibakar Massa di Jalan Wates

SLEMAN, BERNAS.ID- Sehabis Maghrib sekira pukul 18.00 WIB, sebuah bus AKAP dibakar massa setelah menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Wates, depan Kelurahan Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (13/3). Kapolsek Gamping, Kompol Hendri Mu ...

Ekonomi

Pindah Tugas, Kepala Kantor Perwakilan BI Yogyakarta Pamitan ke Insan Media

SLEMAN, BERNAS.ID- Di hadapan perwakilan media massa, baik cetak maupun online di Yogyakarta, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Budi Hanoto menyampaikan permohonan pamit karena per tanggal 1 Maret 2019,  dipercaya men ...

Pendidikan

WeKode Akan Jadi Sekolah Coding RI-Singapura Pertama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyaksikan sekaligus penandatangan 3 Memorandum of Understanding (MOU) kerjasama RI-Singapura di bidang ekonomi digital, di ...

DIY

Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945?

SLEMAN, BERNAS.ID- Dewan Guru Besar UGM bekerjasama dengan Gerakan Kebangkitan Indonesia mengadakan bedah buku "Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945" di Balai Senat UGM, Rabu 14 Maret 2019. Prof Koentjoro, Ketua Dewan Guru Be ...

DIY

Dwi Fungsi ABRI Sebagai Amanat Penderitaan Rakyat

SLEMAN, BERNAS.ID- Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono menjelaskan tentang latar belakang munculnya Dwi Fungsi ABRI. Ia menyebut pertama, menyangkut keamanan dan pertahanan keselamatan rakyat dan perjuangan rakyat. "Kami dapat amana ...

DIY

Bawa Bahan Peledak ke Mako Brimob DIY, RD Diringkus

JOGJA, BERNAS.ID- Hari Selasa 12 Maret 2019, sekira pukul 09.30 WIB, seorang pria berinisial RD mendatangi Pos Penjagaan Selatan Mako Sat Brimobda DIY yang ketika diperiksa isi tasnya terdapat 35 peluru aktif dan peluru hampa 9 peluru. Dike ...

Pendidikan

Institut Kopi Indonesia Hadir di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Indonesia dikenal sebagai negara produsen kopi ketiga terbesar di dunia setelah Brazil dan Kolumbia dengan menyumbang sekitar 7 persen kebutuhan kopi di dunia. Rata-rata produksi kopi Indonesia sebesar 600 ribu ton per ta ...

DIY

Hubungan 70 Tahun Indonesia-Australia

SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia, Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (DIHI-UGM) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra, bekerja sama dengan Kemendikbud RI ...

Pariwisata

ASPPI DPD DIY Gelar Jitex 2019, Dongkrak Kunjungan Wisatawan

SLEMAN, BERNAS.ID- Untuk meningkatkan kunjungan jumlah wisatawan ke Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Sleman, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Yogyakarta menggelar Jogja Istimewa Travel Exchange (Jitex) di Ball Room Lantai ...

Ekonomi

Ribuan Pembeli Furniture dan Craft dari 48 Negara Berkumpul di JIFFINA 2019

BANTUL, BERNAS.ID- Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (JIFFINA) 2019 akan digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada tanggal 13-16 Maret mendatang. Rencananya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Wakil Gubernur ...

DIY

Bea Cukai Musnahkan 247 Barang Ilegal

SLEMAN, BERNAS.ID- Kantor Bea Cukai Yogyakarta melakukan pemusnahan barang dari hasil penindakan sejak awal tahun 2018 dan telah dinyatakan sebagai barang milik negara (BMN). Ada sekitar 247 item barang sudah dimusnahkan di Halaman Kantor B ...

Ekonomi

Kebun Soka Samigaluh Gelar Bursa Sayur Organik Setiap Sabtu Minggu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Bicara soal menu empat sehat lima sempurna, dua diantaranya adalah ketersediaan sayur-sayuran dan buah-buahan. Sedangkan untuk memperoleh sayur maupun buah yang benar-benar sehat pun kini  bisa dikatakan semaki ...

Olahraga

Ribuan Goweser Tour De Sleman Tebar Benih Ikan di Embung Kaliaji

SLEMAN, BERNAS.ID- Pemerintah Kabupaten Sleman bersama komunitas goweser Antar Lintas Gowes Jogja (Algojo) selenggarakan Tour De Sleman 2019. Kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Jadi Algojo yang kedua ini mengawali rangkaian ...

Olahraga

Tim Sinduadi Sleman Juara Danrem Pamungkas Cup 2019

JOGJA, BERNAS.ID- Korem 072 Pamungkas Yogyakarta menggelar kejuaraan tenis antarinstansi Danrem Pamungkas Cup 2019 di lapangan DKT, Kotabaru, Yogyakarta, selama tiga hari, Jumat-Minggu (8-10/3/2019). 16 tim instansi, baik pemerintah dan ...

Olahraga

Bupati Sleman Ikut Lari di Vulcano Run 2019

SLEMAN, BERNAS.ID- Selain membuka event lari di lereng Merapi bertajuk “Volcano Run 2019”, Bupati Sleman Sri Purnomo juga turut berpartisipasi menjadi peserta. Setelah menempuh jarak 5 kilometer, ia berhasil finish di Museum ...

Budaya

Dalang Cilik Berbakat Ini Ingin jadi Profesor

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID --Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Begitu kata sebuah peribahasa untuk memacu semangat dalam belajar. Dan mungkin peribahasa itu yang menjadi pegangan bagi Daneswara Satya Swandaru, seorang dalang cilik berbaka ...

Pariwisata

Dinas Pariwisata DIY Promosikan NYIA

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Jumlah kunjungan wisatawan dari Eropa ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),  khususnya Belanda selalu menempati urutan yang pertama,  berdasarkan data statistik 2015 - 2018.  Hal ini menjadikan pematik ...

DIY

Di Titik Nol, Polisi Ajak Millenial Tertib Lalu-lintas

JOGJA, BERNAS.ID- Ribuan masyarakat Yogyakarta ikut berpartisipasi memeriahkan puncak acara Millenial  Safety di Titik Nol Malioboro, Minggu pagi 10 Maret  2019. Program nasional dari Polri ini digelar untuk mengajak generasi m ...

DIY

Tingkatkan Kesadaran Pemilu, PKS Menggelar Sarasehan bersama Dai dan Tokoh Muda

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menggugah kesadaran masyarakat jelang pemilihan umum (Pemilu), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Yogyakarta menggelar sarasehan dan silaturahmi Dai dan tokoh muda se Kota Yogyakarta, Minggu (10/3/2019) bertem ...

DIY

Masyarakat Antusias Mengikuti Cukur Gratis yang Diadakan Seknas Jokowi DIY

SLEMAN, BERNAS.ID - Masyarakat sangat antusias mengikuti cukur rambut gratis yang diadakan Seknas Jokowi DIY dalam acara Ngopi Gratis Markijo (Mari Kita Jokowi) yang diadakan di Jalan Nologaten Dusun Nologaten, Desa Caturtunggal, Kecamatan ...

Pendidikan

Universitas Widya Mataram Yogyakarta Mewisuda 339 Mahasiswa

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -  Universitas Widya Mataram (UWM) mewisuda 339 mahasiswa sarjana (S1), Sabtu (9/3/2019). Dari 339 mahasiswa, Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi diraih oleh Gini Halimah dari Program Studi Ilmu Hukum dengan angka ...

DIY

Ribuan Alumni SMA Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

SLEMAN, BERNAS.ID- Ribuan orang yang mengatasanamkan Alumni SMA Yogyakarta Bersatu (ASYB) menggelar deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Mengusung tema "N ...

DIY

PWNU DIY Dukung Pemilu Damai 2019

BANTUL, BERNAS.ID- Pengurus Wilayah NU DIY mengadakan rapat pleno untuk menyosialisasikan hasil musyawarah nasional (munas) alim ulama dan konferensi besar (konbes) NU di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat bebe ...

DIY

Ribuan Pengemudi Gojek Tuntut Kesejahteraan

JOGJA, BERNAS.ID- Ribuan driver Gojek yang tergabung dalam Paguyuban Gojek Djogja (Pagodja) turun ke jalan untuk melakukan aksi protes guna menuntut kepada PT Gojek Indonesia (PT GI) agar mengubah kebijakan yang dinilai merugikan para penge ...

Pendidikan

Kini Belanja ke Pasar Tradisional Bisa Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Kini belanja sayur dan kebutuhan dapur, tidak harus harus datang ke pasar, tetapi bisa dilakukan secara online melalui aplikasi OkeSayur. Aplikasi belanja online ini besutan sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada An ...

Pendidikan

Smart Bottle Cegah Penyakit Diabetes

SLEMAN, BERNAS.ID - Semakin meningkatnya jumlah penderita diabetes di Indonesia dari tahun ke tahun mendorong mahasiswa FTI UII untuk menciptakan alat pengukur kadar gula dengan smartphone. Alat yang diberi nama Innovation of Automatic Suga ...

Budaya

Pertama Kali, Naskah Kraton Jogja Dipamerkan, Tandai 30 Tahun Sultan Bertahta

YOGYA, BERNAS.ID - Puncak kegiatan peringatan 30 tahun Masehi Sri Sultan Hamengku Buwono X Bertakhta ditandai dengan Pameran Naskah Kraton Yogyakarta, Kamis (7/3/2019) malam. Pameran yang berlangsung di Kagungan Dalem Bangsal Pagelaran Krat ...

Olahraga

2500 Slot Volcano Run Ludes Terjual

SLEMAN, BERNAS.ID- Untuk meningkatkam kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pariwisata mengadakannya Volcano Run 2019 yang akan digelar pada hari Minggu, 10 Maret 2019 nanti. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sle ...