Muslim Cyber Army


06 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Suatu kali, Kementerian Komunikasi dan Informatika pernah diminta untuk menutup situs penyebar hoaks. Tapi sebagaimana dikatakan menterinya, hari ini ditutup seratus, besok akan muncul seribu, bahkan puluhan  ribu. Jadi percuma menutupnya. Demikian juga situs porno yang bertebaran dengan bebas di berbagai platform. Hari ini diblokir, besok akan muncul ribuan situs lainnya. 

Apalagi bagi yang pernah mengksesnya sekali saja, maka akan muncul  berbagai situs dalam bentuk yang bermacam-macam ketika membuka platform apa saja. Itulah dunia digital yang dengan gampang merekam kebiasaan kita dalam berselancar di dunia maya. Data kita sudah masuk ke dalam suatu sistem big data yang akan merekam kebiasaan kiat berselancar di dunia maya. Kemudian mereka akan menawarkan bermacam-macam situs yang terkait dengan yang kita akses tersebut.

Baca juga MCA Sebarkan Hoaks di Medsos, MUI Minta Polisi Tangkap Otak Pelaku

Perkembangan yang pesat di dunia digital tersebut juga berimbas kepada munculnya beragam blog dan situs berita. Dengan membeli domain yang bebas dijual, kita dapat membuat blog atau situs berita apa saja sesuai dengan kehendak kita. Dalam blog ini orang bebas mengeluarkan pendapatnya, terutama pendapat pribadi tentang sesuatu hal. Ketika pendapat pribadi ini bertemu dengan kepentingan politik, maka bermunculan situs-situs berita yang tidak dapat dipertanggugjawabkan.

Karena berita sudah berubah menjadi kepentingan dan pendapat pribadi, maka jika ada berita yang muncul tidak sesuai dengan pendapatnya, meskipun berita tersebut benar, maka dia tidak akan dapat menerimanya. Maka muncullah berita tandingan sesuai dengan kepentingan yang bersangkutan. Lama-lama berita yang muncul berubah menjadi hoaks, alias berita bohong. Di samping berisi berita yang tidak benar, juga memunculkan fitnah. Di sinilah pemerintah harus berperan dalam mengawasinya. Bagaima caranya? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama menutup situs berita yang bersangkutan, kedua mencari siapa pemilik situs tersebut dan meminta pertanggungjawabannya.

Baca juga Fadli Zon: MCA Sebar Hoax, Upaya Mematikan Demokrasi

Jika cara pertama yang dilakukan oleh pemerintah, maka tidak akan menyelesaikan masalah. Seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di atas, hari ini ditutup seratus situs berita hoaks, maka besok akan muncul seribu situs yang sama, bahkan lebih lagi. Untuk itu pemerintah harus melakukan cara berikutnya, yaitu mencari siapa pemilik berita tersebut dan meminta pertanggungjawabannya. Untuk itu pemerintah melakukan patroli saiber di dunia maya. Semua harus mempertanggungjawabkan apa yang diunggah sesuai dengan undang-undang informasi dan transkasi elektronik (UU ITE). 

Tidak hanya situs dunia maya, melainkan juga media sosial. Karena kadang dari sinilah berawalnya kegaduhan tersebut. Sebenarnya berita hoaks ini sudah muncul ketika Pilres 2014 lalu. Tapi lebih banyak melalui media cetak. Masih segar dalam ingatan kita ada sekelompok orang memberitakan hal yang tidak benar terhadap salah satu calon presiden melalui suatu tabloid yang diterbitkan khusus menjelang pemilihan presiden. Mereka menyebarkannya secara masif, terutama di daerah Pulau Jawa, tapi kemudian hilang begitu saja ketika Pilpres usai. Meskipun yang membuatnya akhirnya diterungku. 

Baca juga Akui Kelompok MCA, Ada Tugasnya Masing-masing

Bukannya hilang, malah sepanjang pemerintahan Presiden terpilih berlangsung, berita hoaks semakin menjadi-jadi seiring dengan perkembangan media sosial. Mereka  kemudian mendapatkan tempatnya ketika Pilkada DKI lalu. Beragam isu dilontarkan, terutama berkaitan dengan isu agama, ras, dan antar golongan.  Sehingga isu politik identitas pun lantas mendapatkan tempatnya. Jujur saja, Pilkada DKI lalu adalah sebuah peristiwa yang memalukan untuk negara Indonesia yang sudah bertekad mengambil sistem demokrasi.

Sebaliknya, ini adalah momen awal munculnya politik identitas oleh sebagian orang yang didukung oleh beragam situs dan media sosial yang sejalan dengan kelompok tadi. Mereka mengangap berhasil dalam Pilkada DKI lalu. Nah, prinsip-prinsip inilah yang kemudian disinyalir mereka bawa ke dalam Pilkada serentak 2018. Pemerintah tidak boleh membiarkan hal ini. Pemerintah harus menyetopnya. 

Baca juga Ada Istilah Sniper di Dalam Kelompok Penyebar Hoaks MCA

Niat pemerintah untuk melakukan pengawasan sudah dimulai dengan cara meresgistrasi nomor telepon pintar berikut dengan nomor KTP dan nomor Kartu Keluarga. Dengan demikian akan terdata siapa saja pemilik nomor telpon tersebut. Bekerjasama dengan provider penyedia kartu telepon pemerintah akan dapat dengan mudah mendeteksi keberadaan pemiliknya. Hal yang sama juga dilakukan oleh beberapa negara di dunia. Bukan Indonesia saja. Ini menyangkut keamanan negara dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hoaks, berita fitnah. Inilah yang dilakukan pemerintah baru-baru ini dalam melakukan penertiban terhadap beberapa situs yang mengatasnamakan Muslim Cyber Army. Siapakah mereka ini sebenarnya?

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Sejumlah tersangka ditangkap Senin (26/2) lalu.  ML (40 tahun) ditangkap di daerah Sunter, Jakarta Utara. YUS, dicokok polisi di Sumedang, Jawa Barat.  Sedangkan tersangka RSD ditangkap di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka dan Belitung. Dari Jembrana, Bali, polisi juga berhasil mengamankan seorang tersangka dengan inisial RS. Seorang lagi, RC berhasil digelandang oleh Polisi dari Palu. 

Baca juga 'Orang Penting' MCA Family Ditangkap, Ajari Bikin Akun Palsu

Polisi berharap dengan penangkapan ini ada efek jera, sehingga yang lainnya tidak melakukannya lagi. “Polisi nggak akan mampu menangkap semua penyebar hoaks di media sosial, yang kita harapkan adalah efek jeranya. Kita harapkan dengan adanya penangkapan ini, yang lainnya akan jera,” ujar Setyo Wasisto, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri.

Sementara itu Kepala Staf Presiden Muldoko mengatakan, bahwa penangkapan ini sudah tepat. “Demi mengurangi penyebaran berita dusta di media sosial,“ ujarnya.

Baca juga Ustaz Bachtiar: MCA yang Ditangkap Bukan Sebenarnya

Menarik apa yang diungkapkan oleh Damar Juniarto, Regional Koordinator SAFENet kepada Bernas kemarin (5/3) sore. "Bahwa MCA ini terdiri atas empat klaster yang berbeda, yaitu MCA yang terkait dengan GNPF MUI, MCA Al-Fath, MCA afiliasi PKS, dan MCA Ronin (yang tidak terkait dengan apapun). Tapi meskipun demikian tujuan mereka sama," ujar Damar. Tiap kelompok memiliki simbol dan kepentingan sendiri-sendiri. Namun dalam beberapa hal mereka dapat bekerja sama. “Nah yang ditangkap oleh polisi kemarin itu dari group WA yang mana?” ujarnya mempertanyakan. Damar juga mengingatkan Polisi, bahwa setiap orang memiliki kebebasan dalam berkumpul dan berserikat. Tentu dalam batas-batas yang sesuai dengan undang-undang.

Lebih jauh Damar menjelaskan, bahwa pada awalnya MCA ini timbul untuk merespon situasi internasional yang tidak menguntungkan umat Islam di dunia. Namun akhirnya secara nasional mereka menemukan lawan dengan adanya JASMEV (Jokowi Advanced Social Media Movement). Untuk merespon Jasmev maka dibangun kekuatan di media sosial yang berkelindan dengan kelompok pendukung Prabowo yang masih belum menerima kekalahan pada kontestasi Pilpres 2014 lalu. Mereka memiliki tujuan antara lain menjatuhkan Ahok di Pilkada 2017, memenangkan Pilkada serentak 2018, dan menumbangkan Jokowi pada Pilpres 2019.

Baca juga Ratusan Akun Lawan Bisa Ditutup Facebook Gara-Gara Ulah Anggota Inti MCA Ini

Dalam pantauan SAFNet, ujar Damar, kemampuan MCA ini tidak hanya dalam memroduksi konten hoaks, melainkan juga mereka memiliki kemampuan secara teknis, antara lain dalam kemampuan doxing. Melalui doxing ini mereka mampu meretas akun seseorang secara illegal dan mengetahui posisi yang bersangkutan.  Ini terbukti dengan mampunya mereka menemukan orang-orang yang melakukan tindakan yang menurut mereka tidak pantas. Sehingga mereka melakukan persekusi terhadap yang bersangkutan. Dimulai dari meretas, mem-bully, menganiaya sampai melakukan tindakan kekerasan. Selain itu, menurut Damar, mereka juga memiliki kemampuan untuk membentuk trending topic, dan akuisisi akun. (Tulisan pertama dari dua tulisan).(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Pariwisata

Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah Acara ICBM Tahun 2019

SLEMAN, BERNAS.ID - Untuk kesepuluh kalinya, Indonesia Corporate Business Meeting (ICBM) yang merupakan kerja bareng Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Proevent, digelar di Yogyakarta pad ...

DIY

Karhutla, KSAD: Semua Berusaha Keras, Tidak Ada yang Enak-enakan

JOGJA, BERNAS.ID- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa mengatakan saat ini semua pihak sedang bahu-membahu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan. Ia menegaskan tidak ada yang enak-en ...

Budaya

7th ASEAN Traditional Textile Symposium Siap Digelar di Jogja Bulan November

YOGYA, BERNAS.ID - Tanggal 4-8 November mendatang akan digelar agenda besar 7th ASEAN Traditional Textile Symposium (ATTS), atau Simposium Tekstil Tradisional ASEAN Ketujuh. Tahun ini, Yogyakarta sebagai Kota Budaya di ASEAN mendapat kehorm ...

DIY

Panglima TNI Ziarah ke TMP Kusumanegara Yogyakarta

JOGJA, BERNAS.ID- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Yogyakarta dalam rangka HUT TNI ke-74, Kamis siang 19 September 2019. Panglima TNI dan rombongan datang ke kompleks TMP Kusumaneg ...

Hukum dan Kriminal

Teror Rusak Mobil di Sleman Terekam CCTV

SLEMAN, BERNAS.ID- Enam unit mobil yang terparkir di halaman rumah kos milik Markus Hartanto di Dusun Kronggahan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, dirusak orang tak dikenal pada Selasa malam (17/9/2019) sekira pukul pukul 23.40 WI ...

DIY

Karhutla, KLHK Terjunkan Tim Penyelamat Primata

SLEMAN, BERNAS.ID- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menerjunkan tim penyelamat primata seperti orangutan di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tim penyelamat saat ini sudah berada di lokasi kebakaran Sumatra dan K ...

DIY

Nyatanya, Ada Fosil Orangutan di Jawa

SLEMAN, BERNAS.ID- Selain menemukan fosil manusia purba saat penggalian, ternyata juga banyak ditemukan fosil hewan primata, orangutan Jawa. Hal ini diungkapkan peneliti Paleoantropologi FIB UGM, Drs Rusyad Adi Suriyanto, MHum dalam simposi ...

Ekonomi

Jogja Kiblat Ekonomi Kreatif, Benarkah?

SLEMAN, BERNAS.ID- Tantangan dan peluang dalam sektor ekonomi kreatif Yogyakarta semakin tinggi apalagi Kota Budaya ini sering dijuluki kiblat ekonomi kreatif Indonesia. Namun, benarkah anggapan itu atau citra tersebut hanya isapan jempol b ...

DIY

Aktivis Perempuan Jogja Tuntut RUU PKS Segera Disahkan

YOGYA, BERNAS.ID- Aturan untuk melindungi korban kekerasan seksual saat ini dinilai masih sangat lemah dan tidak komprehensif. Oleh sebab itu sejumlah aktivis perempuan di Jogja mendesak DPR dan Pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Pengh ...

Hukum dan Kriminal

Baru Disahkan, UU KPK yang Baru Akan Dilaporkan ke PBB

JAKARTA, BERNAS.ID - Baru saja disahkan DPR RI Undang-undang KPK yang baru atau hasil revisi akan digugat. Koalisi Masyarakat Sipil berencana akan menyiapkan materi judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan melaporkan upaya pelemahan ...

DIY

Soal Karhutla, Menteri Desa PDTT: Ini Tanggungjawab Bersama Negara Kawasan

JOGJA, BERNAS.ID- Saat ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di kawasan Sumatera dan Kalimantan dengan polusi asap yang berdampak pada kesehatan. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sun ...

DIY

Seminar Draf Rencana Aksi Daerah sebagai Implementasi SDG's Berperspektif Disabilitas Tingkat Kabupaten di DIY

BANTUL, BERNAS.ID - Forum Penguatan Hak Penyandang Disabilitas (FPHPD) bersama CIQAL, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, dan ILAI menggelar Seminar Draf Rencana Aksi Daerah sebagai Implementasi SDG's Berperspektif Di ...

DIY

Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Kereta, Pelanggar Ditindak dan Diminta Menyanyi

YOGYA, BERNAS.ID - Selama ini perlintasan sebidang merupakan salah satu titik terjadinya kecelakaan, karena banyak pengendara menerobos, meski palang pintu kereta api sudah tertutup. Melihat fakta tersebut, Daop 6 Yogyakarta bersama instans ...

Pendidikan

Kini Kuliah di UNY Lebih Fleksibel

SLEMAN, BERNAS.ID - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) tidak kehilangan khittah sebagai universitas dimana prioritas utama pendidikan khususnya guru dan pengembangan ilmu pendidi ...

Ekonomi

Kurangi Backlog, Presiden Jokowi Diskusi dengan Asosiasi Profesi Pengembang Perumahan

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan pengurus dan anggota Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), dan Himpunan Pengembang Permukiman dan ...

Lingkungan

Gubernur Diminta Evaluasi Penyerapan Anggaran di Dinas Perumahan DKI Jakarta

JAKARTA, BERNAS.ID - Memiliki Rumah merupakan kebutuhan mendasar bagi semua orang. Namun, tidak semua kalangan mampu membeli, dan memilikinya. Terlebih di kota Jakarta dengan harga yang sudah selangit ini menjadi salah satu permasalahan unt ...

Politik

Mantab Jadi Calon Walikota, Putri Ma'ruf Amin Sambangi Kediaman Bachtiar Chamsyah

TANGSEL, BERNAS.ID - Putri Wakil Presiden (Wapres) terpilih 2019-2024 KH. Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah dengan ditemani Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) HM Darmizal menggelar silaturrahmi dengan tokoh nasional asal Minang, Buya Dr. ...

Politik

Presiden Jokowi : Saya Tidak Pernah Ragukan Pimpinan KPK

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meragukan kiprah dan kinerja para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi juga menilai bahwa kinerja lembaga antirasuah tersebut sudah sang ...

Politik

Spanduk Putih Misterius Nampang di Depan Kantor Golkar DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Sebuah spanduk kain putih dipasang di Kantor DPD Partai Golkar DIY Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta, Senin (16/9/2019) dini hari. Di spanduk yang terdapat di pagar kantor terdapat tulisan yang dibuat menggunakan cat sem ...

Hukum dan Kriminal

Ribut RUU KPK, Mahfud MD Sarankan Presiden Jokowi Ini

JOGJA, BERNAS.ID- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menyerahkan mandat KPK ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertanyaannya, apakah benar dari sisi hukum? Ahli hukum tata negara, Mahfud MD  menegaskan secara yur ...

Hukum dan Kriminal

Pembuat Keributan di Alun-alun Selatan Diamankan

YOGYA, BERNAS.ID-Polsek Kraton mengamankan seorang pelaku yang mengancam akan membuat kerusuhan di kawasan parkir Kandang Gajah, Alun-alun Kidul, Kecamatan Kraton, Minggu (15/9) dini hari. Pelaku mengancam juru parkir menggunakan senjata ta ...

Pendidikan

Akademisi UGM Tuntut DPR Hentikan Pembahasan RUU KPK

SLEMAN, BERNAS.ID- Akademisi UGM yang terdiri para Guru Besar, Dosen dan Mahasiswa menuntut DPR dan Pemerintah untuk menghentikan pembahasan RUU KPK. Alasannnya, pengajuan RUU KPK dianggap tidak mengikuti prosedur legislasi, lalu proses pem ...

Budaya

Perayaan Zhong Qiu Jie 2019 di Kelenteng Tjen Ling Kiong

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan Tiong Ciu atau Zhong Qiu Jie yang dalam bahasa Indonesia akrab dengan sebutan Festival Kue Bulan, serta juga dikenal dengan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan yang di tunggu-tunggu warga Tiongk ...

Budaya

Pertama Kalinya, FKUB Yogyakarta Siap Gelar Pentas Seni Budaya untuk Perkuat Kerukunan

YOGYA, BERNAS.ID - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Yogyakarta akan menggelar pentas seni dan budaya melibatkan pemeluk enam agama yang diakui di Indonesia sebagai upaya untuk terus memupuk toleransi sekaligus memperkuat kerukunan ...

Olahraga

Timnas dan 5 Tim IBL Bakal Meriahkan Piala Raja-Jogja Istimewa 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Turnamen basket pra musim bertajuk Piala Raja -Jogja Istimewa Cup bakal digelar kembali 1-6 Oktober 2019 di GOR Amongraga Yogyakarta. Timnas proyeksi Sea Games 2019 dan lima tim IBL dipastikan ikut serta dalam turnamen ya ...

Hukum dan Kriminal

Tembakau Gorilla dan Sabu-sabu Masih Beredar di Condongcatur Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan obat-obatan terlarang seperti tembakau gorilla dan pil trihexyphenidy tak ada habisnya di wilayah Yogyakarta. Penjualannya pun mengikuti perkembangan teknologi melalui media sosial ...

Politik

Puluhan Mahasiswa Jogja Demo Tolak Revisi RUU KPK

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan mahasiswa dari beberapa kampus yang tergabung dalam Gerakan Anti Korupsi Yogyakarta melakukan unjuk rasa di kantor DPRD DIY, Kamis (12/9/2019) siang. Massa aksi menolak dengan tegas Rancangan Revisi Undang-undang ...

Budaya

Zhong Qiu Jie 2019 Bakal Digelar di Kelenteng Poncowinatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan Tiong Ciu atau Zhong Qiu Jie yang dalam bahasa Indonesia akrab dengan sebutan Festival Kue Bulan, serta juga dikenal dengan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan yang di tunggu-tunggu warga Tiongkok ...

Politik

Indonesia Berduka, BJ Habibie Wafat

JAKARTA,BERNAS.ID - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Indonesia berduka telah kehilangan putra terbaiknya. Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie  menghembuskan nafas terakhirny, pada pukul 18.05 WIB, Rabu ( ...

DIY

Jokowi Dikirimi Nota Keberatan dari Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Santer kabar revisi UU KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di DPR RI dianggap banyak pihak melemahkan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Untuk itu, jejaring pusat kajian hukum dan antikorupsi perguruan tinggi seluru ...

Ekonomi

Bayar PBB di DIY Kini Bisa Lewat GoPay

YOGYA, BERNAS.ID - Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di DIY kini bisa dilakukan lewat e-wallet GoPay. Ini usai dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Bank BPD DIY dengan PT Tokopedia, dan PT Dompet Anak Bangsa (GoP ...

DIY

Tahun 2020, Masyarakat Diajak Sensus Penduduk Secara Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Menyikapi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Rapat Teknis Nasional untu ...

Lifestyle

Promosikan Pameran KriyaNusa 2019, Kominfo Ajak Netizen

JAKARTA, BERNAS.ID -  Guna mempromosikan gelaran Pameran KriyaNusa 2019 yang akan berlangsung pada tanggal 11 sampai dengan 15 September 2019 di Balai Kartini Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Temu Netize ...

Ekonomi

Mengenal Produk Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur yang Programnya Pakai Danais

YOGYA, BERNAS.ID - Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur merupakan program ekonomi pertama di DIY yang memakai dana keistimewaan (Danais). Program ini merupakan bentuk usaha Pemda DIY dalam mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan sosial d ...

DIY

Kapolda DIY Menari Tarian Sajojo Bersama Pelajar Papua

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejumlah siswa Papua menari Tarian Sajojo bersama Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri di perayaan Peringatan HUT Polisi Wanita (Polwan) ke-71 berlangsung meriah di halaman Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa ...

DIY

Hari Polwan ke-71, Polda DIY Sajikan Cerita Kolosal Cikal Bakal Polwan

SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan HUT Polisi Wanita (Polwan) ke-71 berlangsung meriah di halaman Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peringatan HUT Polwan kali ini mengangkat tema, "Dengan Semangat Promoter Pengabdian Polwan untuk Ma ...

Ekonomi

Fesyen Ramah Lingkungan, Potensial Dikembangkan di Jogja

JOGJA, BERNAS.ID- Kesadaran penggunaan bahan-bahan yang ramah terhadap lingkungan (environmental friendly) mulai banyak digaungkan di berbagai belahan dunia. Untuk itu, serat viscose (rayon) menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi bahan ba ...

Politik

Sukamta : Revisi PP PSTE Berpotensi Mengancam Digital Sovereignty

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah berencana merevisi PP No. 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) yang tidak mewajibkan data center terkait data swasta ditempatkan di dalam negeri.  Anggota ...

Hukum dan Kriminal

Untuk Bayar Karaoke dan Hutang, Nekat Gelapkan Mobil Rental

SLEMAN, BERNAS.ID- Pura-pura menyewa mobil pada sebuah rentalan di daerah Pangukan Tridadi Sleman, dua pemuda bernama Abdi (25), warga Temanggung, dan Mamat (22) warga Kebumen harus berurusan dengan kepolisian karena menggadaikan mobil sewa ...

Pendidikan

STMIK Mahakarya Menggelar PKKMB

 JAKARTA, BERNAS.ID - Dalam memperkenalkan Mahasiswa dan Mahasiswinya kepada lingkungan Kampus, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Mahakarya, Program Studi Informatika dan Sistem Informasi, mewajibkan seluru ...

Pendidikan

Pertama Kali, Sekolah Air Hujan Dibuka di Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Unik, nantinya, para siswanya tidak akan belajar tentang pelajaran-pelajaran yang biasa didapatkan di bangku sekolah, tapi di Sekolah Air Hujan ini nanti akan belajar tentang bagaimana memanen air hujan untuk memperoleh a ...

DIY

Rumah Data Sebagai Intervensi Pembangunan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Keberadaan Rumah Data Kependudukan seharusnya benar-benar menjadi sumber data yang valid. Karena dengan data yang akurat itulah diharapkan akan mampu memberikan arah kebijakan pemerintah dalam melakukan intervensi pe ...

DIY

Festival TIK Digelar di Yogyakarta untuk Angkat Potensi Industri Kreatif

YOGYA, BERNAS.ID – Festival Teknologi Infomatika dan Komunikasi (TIK) digelar pada tanggal 7-12 September di Loop Station Telkom Yogyakarta. Ini adalah acara yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Y ...

Pendidikan

Diskusi Fisipol UGM, Persoalan Papua Tak Sederhana, Banyak Kerepotan

SLEMAN, BERNAS.ID- Persoalan di Papua nyatanya tidak mudah untuk disederhanakan karena memiliki banyak kerepotannya tersendiri. Mulai dari urusan listrik, indeks kemajuan manusia yang rendah, tingginya kematian anak, dan penduduk asli yang ...

Budaya

Pertukaran Edukasi Musik Asia Tenggara Digelar di SEAMEX 2019

YOGYA, BERNAS.ID – Southeast Asia Music EducatIon Exchange (SEAMEX) yang ketiga, hari ini Jumat (6/9/2019) memulai kegiatannya di Jogja National Museum, Wirobrajan, Yogyakarta. Ini adalah kegiatan pertukaran edukasi musik kelas A ...

DIY

Di Jogja, Ibu Negara Bertanya Ini Kepada Para Taruna AAU

SLEMAN, BERNAS.ID- Jumat pagi (6/9), Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan ke Kota Gudeg ini untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba, hoaks, bullying, dan pornografi kepada taruna akademi TNI/Po ...

DIY

Ibu Negara Iriana Jokowi Pilih Kaos di Pasar Beringharjo

YOGYA, BERNAS.ID - Ibu Negara Iriana Joko Widodo, beserta istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, menyambangi Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Jumat (6/9/2019) pagi. Dengan berjalan kaki dari Kompleks Gedung Agung Yogyakarta ...

Daerah

Pangdam I/BB Sambut Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC

BELAWAN, BERNAS.ID - Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah memimpin upacara penyambutan purna tugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC di Dermaga Pelabuhan Pelindo I Belawan, Jalan Serma Hanafiah Belawan, Kamis (5/9/2019). Acara penyambuta ...

Hukum dan Kriminal

Modal Slip Transfer Palsu, Sukses Tipu 107 Juta

SLEMAN, BERNAS.ID- Bermodal slip transfer bank palsu, tiga teman sekampung, seluruhnya warga Bojong, Jawa Barat sukses menipu korbannya yang bernama Ho Min Lol (65), laki-laki, pemilik CV Karya Utama di Kasihan, Bantul hingga ratusan juta r ...

Pendidikan

Mahfud MD Tegaskan Disertasi Syahrur, Mahasiswa S3 UIN Meresahkan

SLEMAN, BERNAS.ID- Mahfud MD menganggap disertasi mahasiswa S2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bertajuk “Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital" tidak memiliki nilai moral dan meres ...