Menggila Menjelang Pilkada


07 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Selasa lalu dalam sidang kabinet yang juga dihadiri oleh Kapolri dan Panglima TNI, Presiden menekankan pentingnya rasa aman dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 pada bulan Juni nanti, yang sekarang sedang memasuki tahap kampanye. Presiden memerintahkan kepada Kapolri dan Paglima TNI agar bersiap-siap dari sekarang untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. 

Adakah ini kaitannya dengan orang gila yang tiba-tiba saja bermunculan dari berbagai daerah dengan niat untuk membunuh ulama? Mengapa hingga kini polisi belum terang benar menyelesaikannya? Atau ini ada sangkut pautnya dengan merajalelanya secara masif ujaran kebencian dan kabar bohong (hoaks) menjelang Pilkada serentak 2018?

Baca juga BIN: Penyerangan Pemuka Agama Diprediksi Kampanye Hitam

Apapun itu, Presiden berkewajiban memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan agar Pilkada serentak 2018 dapat berjalan dengan tenang. Ini sekaligus ujian awal bagi pemerintah untuk melaksanakan Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang lebih besar dan banyak pihak yang terlibat. Baik dari segi jumlah pemilih, maupun daerah pemilihan.

Dalam instruksinya Presiden mengatakan, bahwa polisi harus sedini mungkin mengantisipasi berbagai gerakan yang akan menimbulkan kekecauan. Jika kita lihat lebih jauh, fenomena kemunculan orang gila secara serentak dengan tujuan yang sama baru-baru ini memang mengherankan, yakni memburu dan membunuh para ulama. Bermula pada tanggal 27 Januari lalu, dimana pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka Bandung, Umar Basri diserang oleh orang yang tidak dikenal pada saat sholat Shubuh. Padahal penyerang tersebut (Asep, 50 tahun) ikut sholat sebagai makmum. Akibat serangan itu kepala Umar Basri bocor. Pasca  kejadian tersebut secara beruntun terjadi pula penyerangan terhadap ulama lainnya di daerah yang berbeda. 

Baca juga Isu Penyerangan Tokoh Agama, Ini Temuan Bareskrim Polri

Seperti di Cigondewah Kidul, Kabupaten Bandung, korbannya Prawoto dari Komando Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis). Prawoto diserang hingga meninggal di depan rumahnya sendiri oleh orang yang juga “miring”, Asep Maftuh. Tidak berapa lama kemudian terjadi pula penyerangan terhadap Sulaiman yang dilakukan oleh Jamhari di Cigudeg, Kabupaten Bogor. Selang 10 hari kemudian, tepatnya 10 Februari juga terjadi penyerangan terhadap ulama setempat, Encep Muhaimin, di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Pandeglang  Banten. Demikian juga yang terjadi dibeberapa daerah, dengan modus yang sama. Bahkan di Jogja orang yang disangka gila menyerang gereja, dimana ummatnya sedang beribadah, pendetanya mengalami luka serius.

Penyerangan yang terjadi berturut-turut tersebut tentu sukar kita memisahkan satu dengan lainnya. Modusnya sama, yaitu orang gila yang menyerang pemuka agama. Dulu di zaman Orba, menjelang pemilu terakhir yang diikuti oleh Soeharto, juga terjadi peristiwa serupa. Saat itu yang dibunuh adalah seseorang yang diduga sebagai dukun santet. Entah dari mana awalnya isu tersebut, maka kemudian menyebar hingga sempat terjadi beberapa kejadian serupa di daerah yang berbeda. Seolah-olah mengabarkan bahwa situasi tidak aman dan perlu penanganan yang serius, bahkan ada dugan mencoreng pemerintahan. Karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan.

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Atas peristiwa di atas, menurut Budi Gunawan, Kepala BIN, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa PKI kembali bangkit. Karena peristiwa serupa pernah terjadi dimana PKI menyerang ulama. Hingga kini persoalan di atas belum jelas duduk pangkalnya. Polisi masih belum berhasil mengungkap motif sebenarnya yang terjadi. Sehingga Menhan, Ryamhoaksizard Ryacudu sempat mengucapkan, “Ya harus diungkap, pelakunya harus ditangkap. Sekarang masih menjadi kewenangan polisi. Tapi kalau memang kepolisian tidak mampu menangani kasus tersebut, sebaiknya serahkan saja kepada tentara,” ujarnya. Nah…

Demikian juga halnya dengan kasus penyebaran berita bohong. Sungguh sudah sangat meresahkan. Menarik apa yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Polri Brigjen Pol. Fadil Imran di gedung Rupatama, Mabes Polri Senin (5/3), bahwa ternyata ada keterkaitan antara Saracen yang sudah ditangkap polri belum lama ini dengan kelompok MCA (Muslim Cyber Army), “Pelaku yang tergabung dengan MCA juga tergabung dengan kluster X, yaitu eks kelompok Saracen,” jelasnya. Apakah juga ada keterkaitan antara berita hoaks yang timbul sebelum penyerangan ulama oleh sekelompok orang gila dalam waktu berurutan tersebut dengan kluster X? Fadil menegaskan, bahwa mereka terhubung satu sama lain.

Baca juga Agus Tak Melihat Hubungan Penyerangan Pemuka Agama Dan Pilpres 2019

Siapa sajakah mereka yang ditangkap oleh Polisi yang disebut dari group MCA tersebut? Sumber Bernas yang dekat dengan Mabes Polri menyebutkan bahwa pada hari yang sama telah dilakukan penangkapan sebagai berikut:

Pukul 06.00 WIB

Nama: Muhammad Luth (laki-laki, 13 September 1978)

Agama: Islam

Pekerjaan: Karyawan

Alamat: Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Barang Bukti: 3 telepon seluler beserta simcard, dua flashdisk, fotocopy KTP atas nama Muhammad Luth. Satu fotocopy kartu keluarga

Baca juga Diduga Ada Skenario Jahat, MUI Minta Polri Usut Penyerangan Tokoh Agama

Pukul 09.15

Nama: M. Rizky Surya Dharma (Laki-laki, 17 Februari 1983)

Agama: Islam

Pekerjaan: PNS

Alamat: Pangkal Pinang, Bangka Belitung

Barang bukti: Laptop merk Deel (1), HP Samsung J Prime (1), CD GT Pro (1), Ipad (1)

Baca juga Polisi: Anggota MCA Diisi Mantan Saracen

Pukul 12.20

Nama: Ramdani Saputra (laki-laki, 3 Agustus 1979)

Agama: Islam

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jembrana, Bali

Barang bukti: telepon seluler Sonny Experia ZR hitam (1), simcard (1)

Baca juga Aksi Anggota Inti MCA Ini Bisa Lakukan Pelaporan Seperti Ini Setiap Bulannya

Pukul 13.00

Nama; Yuspiadin (laki-laki, 5 Mei 1993)

Agama: Islam

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Dusun Cilanggok, Kecamatan Jatinunggal, Sumedang

Barang bukti: telepon seluler Andromax A (1), HP I-Cherry (1)

Baca juga Kunci Menghentikan Hoaks, Ini Kata Mahfud MD

Mereka dijerat dengan sangkaan sengaja menunjukan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis. Juga dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik atau membuat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mereka akan dijerat dengan Undang-undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau pasal 33 UU ITE.

Sumber tersebut juga mengatakan, akan mendalami pelaku lain dari grup medsos yang mereka ikuti. Antara lain dari grup, Akademi tempur MCA, Pojok MCA, The United MCA, The Legend MCA, Muslim Coming, MCA News Legend, Special Force MCA, Srikandi Muslim Ciber, dan Muslim Sniper.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Apel Pasukan Operasi "Mantap Brata 2018", Antisipasi Kerawanan Pemilu 2019

Bernas.id – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY)  melakukan apel Gelar Pasukan Operasi “Mantap Brata 2018” di Hanggar Shelter D, Lanud Adisutjipto. Operasi kepolisian terpusat tersebut akan dilaksanakan s ...

Budaya

Bakal ada Bregada Drone di Festival Bregada Nusantara 2018

Bernas.id - Keluarga Besar Padmanaba akan menyelenggarakan Festival Bregada Nusantara (FBN) pada Minggu 23 September 2018 pukul 07.00 WIB di sepanjang Jalan Malioboro hingga Alun-Alun Utara Kraton Yogyakarta. Festival yang akan diikuti lebi ...

Pendidikan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Terbitkan Sebuah Buku

Bernas.id - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmi Dewi Tri Astika Putri, MM mengatakan bahwa tujuan kegiatan sosialisasi literasi dari instansinya untuk mengajak  masyarakat agar mau membaca dan set ...

DIY

Ini yang Dilakukan Organda DIY untuk Bandara NYIA

Bernas.id - Organisasi Angkutan Darat DIY sedang menggodog konsep moda transportasi darat pendukung operasional Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulon Progo. "Menyambut bandara baru di Kulon Progo yang diperkirakan ak ...

Pendidikan

Gemilang Perpustakaan 2018, Giatkan Literasi Masyarakat Sleman

Bernas.id - Gemilang Perpustakaan 2018 digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman di Auditorium P4TK Kesenian Yogyakarta. Kegiatan ini dibuka dengan cerita monolog berjudul "Tumenggung Mertoloyo" yang diperankan Gad ...

Pendidikan

Wakil Ketua KPK, Harus Zero Toleran terhadap Korupsi

Bernas.id - Saut Situmorang, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan kepiawaiannya memainkan saksofon. Ia memainkan lagu berjudul "Story of My Life" dari One Direction, Gedung PKKH, UGM. "Saya mendengar ...

DIY

Dinas Perhubungan DIY Memperingati Harhubnas

Bernas.id -- Dinas Perhubungan DIY menggelar acara puncak peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di lapangan NDB, Maguwoharjo Yogyakarta, Senin (17/09/2018). Harhubnas yang ke 47 mengambil tema “Guyub Rukun untuk Mewujudkan ...

Olahraga

Mendikbud Buka O2SN Dengan Memanah

Bernas.id-Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018 dilaksakan di DIY dan resmi dibuka di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (17/9/2019). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) membuka langusung acara ter ...

DIY

Akun FB Diduga Menebar Kebencian ke Masyarakat Bengkulu Dilaporkan ke Polda DIY

Bernas.id - Dua akun FB atas nama Rory Djafar (RD) dan Ridwan Gani Tandi (RGT) dilaporkan Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa (IKPM) Provinsi Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dua akun FB RD dan RGT diduga kuat menebar ujaran kebencia ...

DIY

Sleman Sosialisasi Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental

Bernas.id - Sebagai upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Kementerian Koordinastor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia ...

DIY

Beredar Pesan Viral Paket Narkoba, Polda DIY Sebut Belum Tentu Narkoba

Bernas.id - Di Daerah Istimewa Yogyakarta, viral beredar di WAG kabar tentang peredaran narkoba melalui paket  gelap. Modusnya, paket gelap ditujukan ke toko-toko atau rumah yang menjadi sasaran, padahal yang dikirimi tidak pernah pesa ...

DIY

Gempa 6.0 SR Guncang Yogyakarta Warga Pajeksan Berhamburan

Bernas.id - Warga Kampung Pajeksan, Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta berhamburan lari keluar rumah, ketika gempa bumi berkekuatan 6.0 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer berdurasi 58 detik dibawa ...

DIY

Giwo Rubianto Wiyogo Terpilih Sebagai Wapres ICW

Bernas.id - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo terpilih sebagai salah satu Wakil Presiden Dewan Perempuan Internasional (ICW) untuk periode tiga tahun ke depan.     Dalam pemungutan suara yang berl ...

Ekonomi

UMKM Tidak Terpengaruh Melemahnya Rupiah

Bernas.id- Keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan strategis sebagai penggerak perekonomian masyarakat Indonesia. Berbagai upaya dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi para pelaku UMKM terus digalakkan pe ...

DIY

Pemda DIY Siapkan Nelayan Andal untuk Pelabuhan Tanjung Adikarto

Bernas.id - Dinas Kelautan dan Perikanan DIY menyiapkan kompetensi sumber daya manusia nelayan untuk mengoperasikan kapal berkapasitas di atas 10 gross ton. Ini dilakukan sebelum Pelabuhan Tanjung Adikarto di Glagah Kulonprogo diresmikan. ...

Ekonomi

30 Kreator Lokal Terbaik Yogyakarta Siap Menjadi Brand Nasional

Bernas.id - MAKERFEST merupakan sebuah platform independen yang memiliki misi untuk mencari, mengedukasi, dan menginspirasi kreator Indonesia. Pada hari Sabtu, 15 September 2018 ini resmi diselenggarakan di Yogyakarta. Sebanyak 30 kreato ...

DIY

Diskusi Hukum TPJ DIY : Penjara Menanti Para Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

Bernas.id - Maraknya tindakan atau sikap yang tidak terpuji dan tidak beretika dalam penyebaran informasi berita bohong (Hoax) sehingga menjurus merendahkan hak dan martabat Presiden Jokowi sebagai pemimpin bangsa belakangan ini, Tim P ...

DIY

Relawan Seknas Jokowi Sleman dan Kota Yogyakarta Resmi Dideklarasikan Hari Ini

Bernas.id - Setelah sukses mendeklarasikan Seknas Jokowi Kabupaten Bantul beberapa waktu lalu, hari ini Sabtu (15/9/2018) kembali, Seknas Jokowi DIY melantik dan mendeklarasikan Seknas Jokowi Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta serta ...

DIY

Pesan Jokowi untuk Perempuan Indonesia

Bernas.id - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk menjadi Ibu Bangsa yang menjaga persatuan karena Indonesia, negara besar dengan kekayaan budaya bangsa yang beragam. Kepala Negara menyampaikan ajakan itu saat m ...

DIY

Jokowi Setuju Sebut Wanita Sebagai Ibu Bangsa

Bernas.id - Presiden Joko Widodo sepakat penyebutan wanita sebagai ibu bangsa daripada menggunakan istilah emak-emak. Pasalnya, ibu bangsa memiliki peran penting dalam mendidik generasi penerus bangsa. Hal itu diutarakan Jokowi dalam pembuk ...

DIY

Jokowi Tak Pungkiri Banyak Kiprah Wanita untuk Bangsa Indonesia

Bernas.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan membuka Temu Nasional Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dan Sidang Umum International Council of Women (ICW) ke-35 di Daerah Istimewa Yogyakarta, 13 September 2018. Sekitar 150 orang ...

DIY

Kowani Tegaskan Peran Perempuan Sebagai Ibu Bangsa

Bernas.id - Kongres Wanita Indonesia mengadakan diskusi panel Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia, Jumat (14/9/2018) di Grand Inna Malioboro. Kongres kembali menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting yait ...

Pendidikan

Hari Kunjung Perpustakaan, Ada Hadiah Menarik Bagi Pengunjung

Bernas.id - Tiap tanggal 14 September diperingati sebagai Hari Kunjung Perpustakaan. Untuk memperingati, Perpustakaan Kota Yogyakarta turut memeriahkan dengan menggelar berbagai kegiatan untuk mendorong minat baca masyarakat Kota Yogyakarta ...

DIY

Perempuan dan Anak Masih Sering Alami Bentuk Kekerasan

Bernas.id - Yohana Susana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kongres Wanita Indonesia atas pelaksanaan Temu Nasional dan General Assembly International Council of Women ke-3 ...

DIY

Impian Terwujud, Sidang Umum ke-35 ICW Digelar di Jogja

Bernas.id - Impian Kongres Wanita Indonesia untuk memboyong dan menggelar Sidang Umum International Council of Women ke Indonesia akhirnya terwujud. Sidang Umum ke-35 ICW digelar di Jogja, Kamis (13/9/2018) di Inna Garuda. “Tiga ta ...

DIY

Menteri Rini Hadir di Sidang Umum ke-35 ICW dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia

Bernas.id - Sidang Umum ke-35 International Council of Women (ICW) dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia di Yogyakarta dimulai. Sekitar 150 orang delegasi dari 18 negara anggota ICW, organisasi perempuan dunia di bawah nau ...

DIY

Bursa Kerja Disnakertrans DIY Tawarkan 4000 Lowongan Kerja

Bernas.id - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar bursa kerja yang menawarkan sebanyak 4.000 lowongan kerja di perusahaan dari berbagai bidang usaha. Bursa kerja berlangsung 13-14 September di Gedung Amin ...

DIY

Polda DIY Bantah Adanya Bentrok Warga Papua dan Ambon

Bernas.id - Beredar video warga Papua yang melakukan aksi mencari orang Ambon di media sosial. Pihak Papua mencurigai warga Ambon yang melakukan penusukan dengan korban warga Papua tadi pagi, pukul 2.30  WIB hari Rabu tanggal 12 Septem ...

DIY

Dua Kelompok Mahasiswa Asal Papua dan Ambon Bentrok

Bernas.id - Dua kelompok orang asal Papua dan Ambon saling bertikai, salah satu kelompok turun ke jalan membawa sejumlah senjata tajam di daerah Seturan, Sleman. Hal ini dipicu keributan di sebuah cafe yang membuat dua orang terluka. Kap ...

DIY

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Sekda Sleman Terapkan Budaya Satriya

Bernas.id - Demi tercapainya keberhasilan transformasi birokrasi serta mendukung tercapainya tujuan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat yang prima, Sekertariat Daerah Kabupaten Sleman selenggarakan Sosialisasi Nilai-Nilai Budaya Peme ...

DIY

Aksi Vandalisme Masih Marak dan Belum Ada Perdanya di Sleman

Bernas.id - Aksi corat-coret atau vandalisme fasilitas umum di Wilayah Kabupaten Sleman masih marak terjadi.  Aksi vandalisme yang paling menonjol terlihat ada di kawasan jembatan layang (fly over) yang ada di wilayah Jombor, Daerah Is ...

Budaya

Festival Seni Budaya Wedangan #1 Digelar di Plaza Ngasem

Bernas.id -- Festival Seni Budaya Wedangan (FSBW)#1, dengan kegiatan utama Bazar 2018 di dalamnya berupa pameran seni rupa, kerajinan, dan kuliner, kegiatan ini kali pertamanya diselenggarakan di Plaza Ngasem, Yogyakarta. Menurut rencana ke ...

Ekonomi

Program G2R Tetrapreneur untuk Mengentaskan Kemiskinan

Bernas.id - Program Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur merupakan salah satu upaya kreatif dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan menurunkan tingkat kesenjangan yang masih cukup tinggi di DIY. Program ini merupakan salah satu program ...

Ekonomi

Harga Bawang Merah dan Cabai Sangat Murah

Bernas.id - Sampai Selasa (11/9/2018) kemarin, harga cabai rawit dan bawang merah di tingkat petani sangat murah yakni antara Rp 8.000-Rp 10.000 per kilogram. Sementara di tingkat pedagang di pasar tradisional kedua komoditas tersebut dijua ...

DIY

Paku Alam: Pengembangan Peternakan Harus Perhatikan Kearifan Lokal

Bernas.id - Tim Manajemen Investasi dan Tim Asosiasi Peternak Sapi Indonesia melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur (wagub) DIY Sri Paduka Paku Alam X di Gedung Pare Anom, Kepatihan, Yogyakarta, Senin (10/09). Bersama Wagub, tim membahas ...

DIY

Sri Muslimatun Bantah Adanya Upah Biaya Pemandu Sebesar Rp 60 Ribu

Bernas.id – Dalam akun Facebook Info Cegatan Jogja, seorang netizen Ridwan Syahriel mengeluarkan uneg-unegnya terhadap kejadian yang menimpanya ketika akan berwisata di Bunker Kali Adem, hari Minggu (9/9) kemarin siang. Begini uneg ...

Olahraga

HAORNAS Sleman Ajak Masyarakat Olahraga, Bangun Indonesia

Bernas.id- Pemerintah Kabupaten Sleman melaksanakan Upacara Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) pada hari Senin (10/9), bertempat di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman. Peringatan Hari Olahraga yang jatuh pada tanggal 9 September 2017 ini mengamb ...

Olahraga

Atlet dan Pelatih Asian Games Asal DIY Terima Bonus

Bernas.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan penghargaan pada atlet dan pelatih berprestasi Asian Games 2018 yang berasal dari DIY. Tiga atlet dan dua pelatih secara simbolis menerima penghargaan dalam Apel Hari Olahrag ...

DIY

Paska Rakerda, Seknas Jokowi DIY Rapatkan Barisan

Bernas.id - Paska Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Sekretariat Nasional Joko Widodo (Seknas Jokowi) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa pekan lalu, kini para relawan yang siap memenangkan pasangan calon Presiden Joko Widodo dan calon ...

Pariwisata

Gelar Potensi Wisata dan Jelajah Kampung Wisata Sosromenduran

Bernas.id - Dinas Pariwisata DIY memfasilitasi Gelar Potensi Wisata dan Jelajah Kampung Wisata Sosromenduran, pada hari Minggu (9/9/2018) di sepanjang Jalan Sosromenduran, Gedongtengen, Yogyakarta. Kasie Kelembagaan Dinas Pariwisata ...

Olahraga

Event Olahraga Lari Angkat Pariwisata Sleman

Bernas.id - Penyelenggaraan event olahraga lari di Kabupaten Sleman dinilai mampu mendongkrak sektor pariwisata yang berada di Kabupaten Sleman. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dalam kegiatan Alana Jogja Ru ...

Pariwisata

Ribuan Warga Padati Sepanjang Selokan Mataram

Bernas.id --Seperti diperkirakan sebelumnya, ribuan warga memadati sepanjang Selokan Mataram mulai dari Banyurejo, Tempel hingga Sanggrahan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Minggu (9/9/2018). Mereka mengikuti kegiatan mancing gratis yang diadak ...

DIY

Warga Jogja Mancing Kolosal 10 Ton Ikan Lele di Selokan Mataram

Bernas.id- Ada pemandangan yang tak biasa di sepanjang Selokan Mataram Minggu pagi ini (9/9/18). Banyak orang-orang berjejer antusias sambil memegang joran di sisi pinggir saluran irigasi terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah d ...

Pariwisata

Program September Ceria di The Atrium Hotel & Resort Yogyakarta

Bernas.id -- Yogyakarta merupakan daerah tujuan wisata yang sangat diminati wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Tidak hanya di akhir pekan, pada hari biasa pun kunjungan wisatawan ke Yogyakarta terbilang stabil apalagi dengan berm ...

DIY

Terletak di Jantung Pemerintahan, TTA Miris Terbelengkelai

Bernas.id - Taman Tirta Artha (TTA) merupakan sebuah kawasan wisata potensial di tengah-tengah kawasan Pemerintah Kabupaten Sleman yang dulu begitu terkenal di era tahun 96-an ke atas. Saat Bernas memantau ke lokasi Sabtu pagi (8/9), kini k ...

Ekonomi

Koperasi jadi Fondasi Ekonomi Indonesia

Bernas.id - Keberadaan koperasi di Indonesia harus diperkuat karena menjadi fondasi ekonomi nasional. Karena itu, jumlah koperasi tidak perlu banyak tapi harus berkualitas. Dan kualitas sebuah koperasi sangat tergantung dari keaktifan pengu ...

Budaya

JISP 2018, Ajang Jejogedan Seniman Indonesia dan Mancanegara

Bernas.id – Tahun 2018 ini, Jogja International Street Performance (JISP) kembali akan dilaksanakan pada tanggal 11-12 September 2018. Tema yang diambil JISP 2018 ini, yaitu "#7 Jogja The Dancing City" dengan tagline "J ...

DIY

Puluhan Truk Cakep Parade Keliling Jogja

Bernas.id - Sebanyak 30 truk dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti "Parade Truck Cakep" mengelilingi Jogja. Rombongan truk dilepas oleh Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi didampingi Kapolresta Jogja AKBP Armaini di kawasan ...

Kesehatan

Kecamatan Kraton Ikuti Lomba Bidang Kesehatan 2018 se-Kota Jogja

Bernas.id -- Dalam rangka mendukung gerakan Keluarga Berencana (KB) dan pembangunan kesehatan, pergerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), maka perlu ditingkatkan dengan bentuk intensifikasi, berupa kepesertaan dalam Lomba Keg ...

DIY

Caleg Sebar Hoaks Harus Ditangkap

Bernas.id - Ketua Komisi A DPRD Kota Jogja Eko Suwanto meminta semua pihak harus menghormati dan mentaati peraturan perundang-undangan dalam mengikuti jalannya pemilu. Ia mendukung Polri menegakkan undang-undang ITE maupun aturan lain yang ...