Menggila Menjelang Pilkada


07 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Selasa lalu dalam sidang kabinet yang juga dihadiri oleh Kapolri dan Panglima TNI, Presiden menekankan pentingnya rasa aman dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 pada bulan Juni nanti, yang sekarang sedang memasuki tahap kampanye. Presiden memerintahkan kepada Kapolri dan Paglima TNI agar bersiap-siap dari sekarang untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. 

Adakah ini kaitannya dengan orang gila yang tiba-tiba saja bermunculan dari berbagai daerah dengan niat untuk membunuh ulama? Mengapa hingga kini polisi belum terang benar menyelesaikannya? Atau ini ada sangkut pautnya dengan merajalelanya secara masif ujaran kebencian dan kabar bohong (hoaks) menjelang Pilkada serentak 2018?

Baca juga BIN: Penyerangan Pemuka Agama Diprediksi Kampanye Hitam

Apapun itu, Presiden berkewajiban memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan agar Pilkada serentak 2018 dapat berjalan dengan tenang. Ini sekaligus ujian awal bagi pemerintah untuk melaksanakan Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang lebih besar dan banyak pihak yang terlibat. Baik dari segi jumlah pemilih, maupun daerah pemilihan.

Dalam instruksinya Presiden mengatakan, bahwa polisi harus sedini mungkin mengantisipasi berbagai gerakan yang akan menimbulkan kekecauan. Jika kita lihat lebih jauh, fenomena kemunculan orang gila secara serentak dengan tujuan yang sama baru-baru ini memang mengherankan, yakni memburu dan membunuh para ulama. Bermula pada tanggal 27 Januari lalu, dimana pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka Bandung, Umar Basri diserang oleh orang yang tidak dikenal pada saat sholat Shubuh. Padahal penyerang tersebut (Asep, 50 tahun) ikut sholat sebagai makmum. Akibat serangan itu kepala Umar Basri bocor. Pasca  kejadian tersebut secara beruntun terjadi pula penyerangan terhadap ulama lainnya di daerah yang berbeda. 

Baca juga Isu Penyerangan Tokoh Agama, Ini Temuan Bareskrim Polri

Seperti di Cigondewah Kidul, Kabupaten Bandung, korbannya Prawoto dari Komando Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis). Prawoto diserang hingga meninggal di depan rumahnya sendiri oleh orang yang juga “miring”, Asep Maftuh. Tidak berapa lama kemudian terjadi pula penyerangan terhadap Sulaiman yang dilakukan oleh Jamhari di Cigudeg, Kabupaten Bogor. Selang 10 hari kemudian, tepatnya 10 Februari juga terjadi penyerangan terhadap ulama setempat, Encep Muhaimin, di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Pandeglang  Banten. Demikian juga yang terjadi dibeberapa daerah, dengan modus yang sama. Bahkan di Jogja orang yang disangka gila menyerang gereja, dimana ummatnya sedang beribadah, pendetanya mengalami luka serius.

Penyerangan yang terjadi berturut-turut tersebut tentu sukar kita memisahkan satu dengan lainnya. Modusnya sama, yaitu orang gila yang menyerang pemuka agama. Dulu di zaman Orba, menjelang pemilu terakhir yang diikuti oleh Soeharto, juga terjadi peristiwa serupa. Saat itu yang dibunuh adalah seseorang yang diduga sebagai dukun santet. Entah dari mana awalnya isu tersebut, maka kemudian menyebar hingga sempat terjadi beberapa kejadian serupa di daerah yang berbeda. Seolah-olah mengabarkan bahwa situasi tidak aman dan perlu penanganan yang serius, bahkan ada dugan mencoreng pemerintahan. Karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan.

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Atas peristiwa di atas, menurut Budi Gunawan, Kepala BIN, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa PKI kembali bangkit. Karena peristiwa serupa pernah terjadi dimana PKI menyerang ulama. Hingga kini persoalan di atas belum jelas duduk pangkalnya. Polisi masih belum berhasil mengungkap motif sebenarnya yang terjadi. Sehingga Menhan, Ryamhoaksizard Ryacudu sempat mengucapkan, “Ya harus diungkap, pelakunya harus ditangkap. Sekarang masih menjadi kewenangan polisi. Tapi kalau memang kepolisian tidak mampu menangani kasus tersebut, sebaiknya serahkan saja kepada tentara,” ujarnya. Nah…

Demikian juga halnya dengan kasus penyebaran berita bohong. Sungguh sudah sangat meresahkan. Menarik apa yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Polri Brigjen Pol. Fadil Imran di gedung Rupatama, Mabes Polri Senin (5/3), bahwa ternyata ada keterkaitan antara Saracen yang sudah ditangkap polri belum lama ini dengan kelompok MCA (Muslim Cyber Army), “Pelaku yang tergabung dengan MCA juga tergabung dengan kluster X, yaitu eks kelompok Saracen,” jelasnya. Apakah juga ada keterkaitan antara berita hoaks yang timbul sebelum penyerangan ulama oleh sekelompok orang gila dalam waktu berurutan tersebut dengan kluster X? Fadil menegaskan, bahwa mereka terhubung satu sama lain.

Baca juga Agus Tak Melihat Hubungan Penyerangan Pemuka Agama Dan Pilpres 2019

Siapa sajakah mereka yang ditangkap oleh Polisi yang disebut dari group MCA tersebut? Sumber Bernas yang dekat dengan Mabes Polri menyebutkan bahwa pada hari yang sama telah dilakukan penangkapan sebagai berikut:

Pukul 06.00 WIB

Nama: Muhammad Luth (laki-laki, 13 September 1978)

Agama: Islam

Pekerjaan: Karyawan

Alamat: Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Barang Bukti: 3 telepon seluler beserta simcard, dua flashdisk, fotocopy KTP atas nama Muhammad Luth. Satu fotocopy kartu keluarga

Baca juga Diduga Ada Skenario Jahat, MUI Minta Polri Usut Penyerangan Tokoh Agama

Pukul 09.15

Nama: M. Rizky Surya Dharma (Laki-laki, 17 Februari 1983)

Agama: Islam

Pekerjaan: PNS

Alamat: Pangkal Pinang, Bangka Belitung

Barang bukti: Laptop merk Deel (1), HP Samsung J Prime (1), CD GT Pro (1), Ipad (1)

Baca juga Polisi: Anggota MCA Diisi Mantan Saracen

Pukul 12.20

Nama: Ramdani Saputra (laki-laki, 3 Agustus 1979)

Agama: Islam

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jembrana, Bali

Barang bukti: telepon seluler Sonny Experia ZR hitam (1), simcard (1)

Baca juga Aksi Anggota Inti MCA Ini Bisa Lakukan Pelaporan Seperti Ini Setiap Bulannya

Pukul 13.00

Nama; Yuspiadin (laki-laki, 5 Mei 1993)

Agama: Islam

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Dusun Cilanggok, Kecamatan Jatinunggal, Sumedang

Barang bukti: telepon seluler Andromax A (1), HP I-Cherry (1)

Baca juga Kunci Menghentikan Hoaks, Ini Kata Mahfud MD

Mereka dijerat dengan sangkaan sengaja menunjukan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis. Juga dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik atau membuat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mereka akan dijerat dengan Undang-undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau pasal 33 UU ITE.

Sumber tersebut juga mengatakan, akan mendalami pelaku lain dari grup medsos yang mereka ikuti. Antara lain dari grup, Akademi tempur MCA, Pojok MCA, The United MCA, The Legend MCA, Muslim Coming, MCA News Legend, Special Force MCA, Srikandi Muslim Ciber, dan Muslim Sniper.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Politik

Gerimdra Dan Demokrat Masuk Kabinet ? Ini Kata Sedulur Jokowi

JAKARTA,BERNAS.ID - Partai Gerindra dan Partai Demokrat dikabarkan masuk ke Kabinet Jokowi-Amin. Masuknya kedua parpol yang sebelumnya berseberang di pilpres 2019 tersebut menimbulkan polemik. Sekjen Sedulur Jokowi, Bambang ...

Budaya

Tak di Depan Pasar, 3 Panggung di Pasar Keroncong Kotagede 2019 Tetap Ramai

YOGYA, BERNAS.ID - Event Pasar Keroncong Kotagede sukses digelar Sabtu (19/10/2019) malam. Yang berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini panggung tak digelar di depan Pasar Kotagede. "Pasar Keroncong Kotagede tahun ini membawa nuans ...

DIY

88 Mahasiswa ASMI Santa Maria Diwisuda

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Akademi Sekretari dan Manajemen Marsudirini  (ASMI) Santa Maria Yogyakarta menggelar Wisuda Diploma Tiga Tahun 2019, Sabtu (19/10/2019) di Auditorium ASMI Santa Maria Jl. Bener No. 14, Yogyakarta. Adapun mahasis ...

Politik

Walikota Ajak Warga Kota Yogyakarta Menolak Mobilisasi Massa

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, pada besok ini, hari Minggu 20 Oktober 2019, Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti melalui akun instagram @pemkotjogja mengimbau kepada masyarakat Kota ...

Budaya

Grebeg Pasar Jogja Digelar, 2.500 Pedagang Arak Gunungan

YOGYA, BERNAS.ID—Sebanyak 30 pasar tradisional di Kota Jogja meramaikan Grebeg Pasar, Sabtu (19/10/2019) siang. Acara yang kali ini bertajuk Drop-Dropan Bakul Pasar tersebut digelar dalam rangka meramaikan HUT ke-273 Kota Jogja. Se ...

DIY

Pembayaran Retribusi Pasar Jogja Kini Bisa Lewat LinkAja

YOGYA, BERNAS.ID - Pembayaran retribusi pelayanan pasar di Kota Jogja kini bisa dilakukan lewat LinkAja. Ini setelah dilakukan penandatanganan kerjasama antara Pemkot Yogyakarta dengan LinkAja, Sabtu (19/10/2019) di Mal Galeria Yogyakarta. ...

Politik

Jadi Anggota Dewan HAM PBB, DPR : Ini Momentum Indonesia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Hari ini, untuk ke-5 kalinya, Indonesia berhasil menjadi anggota Dewan HAM PBB 2020-2022 dengan perolehan suara terbanyak di Asia Pacific group dengan perolehan suara 174 dukungan. Sedangkan Jepang 165, korsel 165, M ...

Olahraga

Walikota Jogja: Hasil Porda Jadi Cambuk

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV dan Peparda atau Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) II DIY 2019 resmi ditutup. Upacara penutupan berlangsung semarak Jumat (18/10/2019) malam di Halaman Balaikota Yogyakarta. Kabupaten S ...

Politik

Bambang Praswanto : Pelantikan Presiden Puncak Proses Panjang yang Diamanatkan Konstitusi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menjelang Pelantikan Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2019 mendatang, Ketua Forkom Masyarakat Madani DIY, Bambang Praswanto angkat bicara tentang hal itu, baginya proses  konstitusional Pemilihan Pres ...

Hukum dan Kriminal

Pemprov DKI Diminta Segel Gedung Lumina Tower The Kuningan Place

JAKARTA, BERNAS.ID - Kuasa hukum PT Brahma Adhiwidia (BA) Andreas FK meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar melalukan penyegelan terhadap gedung Lumina Tower, The Kuningan Place, Jakarta Selatan. Permintaan tersebut disampaikan And ...

Politik

Bawaslu RI Waspadai Permainan Mahar Jelang Pilkada 2020

SLEMAN, BERNAS.ID- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mewaspadai mahar yang diminta partai politik kepada pasangan calon (paslon) yang akan maju jelang Pilkada 2020. Sebab, pemberian mahar tidak diperbolehkan dalam undang-undang dal ...

Lingkungan

TGB Raih Penghargaan dari Grand Shaikh Al-Azhar Mesir

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menerima penghargaan dari Grand Shaikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed El-Tayeb, Kamis (17/10/2019) di ruang uta ...

Wacana

Wayan Supadno : Bisa Bikin Pesantren Bebas Biaya dengan Cara Ini

"Yang saya tahu bahwa dahan jika sudah berbuah lebat dibanding dahan yang lainnya, tapi masih dipaksa agar lebih lebat lagi, biasanya dahan tersebut akan patah sekalipun tanpa terhempas angin. Begitu juga jika seseorang larinya kelilin ...

Hukum dan Kriminal

KPK Vakum, Ray : Selamat Datang Masa Gelap Pemberantasan Korupsi

JAKARTA,BERNAS.ID - Undang-undang KPK yang baru hasil revisi sudah mulai berlaku sejak 17 Oktober 2019. Banyak kalangan yang mempertanyakan komitmen Presiden Jokowi dalam pemberantasan korupsi dan penguatan KPK. "Sulit menyatak ...

Politik

Panglima TNI : Marwah dan Nama Baik NKRI Dipertaruhkan dalam Pelantikan Presiden RI

JAKARTA, BERNAS.ID - Marwah dan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipertaruhkan dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Dengan demikian, seluruh komponen bangsa harus turut serta dalam menjamin keberhasilan pelant ...

Hukum dan Kriminal

Di Gorong-gorong Ngampilan Kota Yogyakarta, 119 Peluru Aktif Ditemukan

JOGJA, BERNAS.ID- Seorang karyawan proyek, sekira pukul 09.30 WIB, menemukan ratusan peluru aktif di sebuah gorong -gorong sisi barat RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Kamis 17 Oktober 2019. Karyawan proyek menemukan ratusan peluru-pe ...

Budaya

Ajak Masyarakat Peduli Alam Melalui Pameran

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Bumi yang saat ini kita tinggali bukanlah milik manusia saja. Banyak makhluk hidup seperti tumbuhan dan binatang yang hidup bersama manusia sejak jutaan tahun lalu. Semua makhluk hidup tersebut terus berevolusi mengi ...

Politik

Effendi Sianipar : Masyarakat Punya Peran Jaga Kondusifitas Jelang Pelantikan Presiden

JAKARTA, BERNAS.ID - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Effendi Sianipar berharap, seluruh komponen bangsa bisa menjaga suasana yang kondusif serta keamanan menjelang pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma ...

Pendidikan

Hormat Bendera dalam Upacara, Simbol Penghargaan terhadap NKRI

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam rangka peringatan hari Santri, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta menggelar lomba pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat nasional untuk SLTA di kampus UIN Suka Yogyakarta s ...

Politik

Terima Pimpinan MPR, Presiden Jokowi Ingin Pelantikan Khidmat dan Sederhana

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Kesepuluh pimpinan MPR dipimpin oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Dalam per ...

Daerah

KPU dan Pemkab OKU Tandatangani NPHD

OKU, BERNAS.ID - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKU menandatangani Naskah Perjanjian  Hibah Daerah (NPHD) bertempat di Ruang Rapat Bina Praja Komplek Pemkab OKU, Senin (14/10/2019). Diungkap ...

Budaya

Ucap Syukur, 1000 Jeep Kenduri di Bunker Kali Adem

SLEMAN, BERNAS.ID- Sebagai bentuk rasa syukur, 1000 sopir jeep wisata Merapi menggelar Kenduri Raya Sewu Jeep Merayap Merapi di Lapangan Boyong Kaliurang Sleman, Senin pagi 14 Oktober 2019. Kenduri syukur ini dilakukan sebab pasca erupsi ...

Politik

Diperkarakan Soal Cuitan, Hanum Rais Bolos Rapat Paripurna DPRD DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Anggota DPRD DIY dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hanum Salsabiela Rais, hari ini (14/10/2019) mangkir dalam rapat paripurna ke-54 masa persidangan III tahun 2019. Berdasarkan pantauan Bernas.id, rap ...

DIY

KPK Akan Lumpuh dalam Tiga Hari ke Depan

SLEMAN, BERNAS.ID- Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM menyakini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan lumpuh dalam tiga hari ke depan jika pemerintah tidak melakukan intervensi dengan mengeluarkan Perppu KPK agar Undang-undang (UU) KPK ...

Daerah

Gowes Bersama Memeriahkan HUT TNI ke 74

OKU, BERNAS.ID - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) didampingi Dandim 0403/ OKU dan Kapolres OKU melepas ratusan peserta Gowes HUT TNI ke 74 dengan tema "Gowes Sehat Bersama TNI Profesional Kebanggaan Rakyat", di halaman Rumah Dinas B ...

Politik

Gabung di Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Pengamat: Prabowo Capek Jadi Oposisi

JAKARTA,BERNAS.ID - Kuat kemungkinan Partai Gerindra akan masuk ke dalam Pemerintahan Jokowi-Maruf. Setelah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu empat mata dengan Presiden Joko Widodo. Pengamat Politik, Hendri Satrio ...

Politik

Prabowo Dipastikan Hadir di Pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dipastikan akan hadir di acara pelantikan Presiden-Wakil Presiden periode 2019-2024 terpilih, Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2019 mendatang. “Ya kalau ...

Hukum dan Kriminal

Abu Rara Mengaku Tidak Tahu Yang Ditusuknya Adalah Wiranto

JAKARTA, BERNAS.ID - Kepada polisi, Syahril Alamsyah alias Abu Rara mengaku dirinya tidak tahu kalau yang ditusuknya adalah Menko Polhukam Wiranto. Abu Rara menceritakan begitu melihat kapal dirinya secara spontan ke alun-alun. &ldquo ...

Pendidikan

STIEBBANK Tandatangani Kerjasama dengan Organisasi Pelaku Wisata

SLEMAN, BERNAS.ID- Kampus STIEBBANK Yogyakarta melakukan penandatanganan kerjasama dengan Badan Promosi dan Pariwisata Sleman (BPPS), Omah Bahasa, dan Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI) di Gelanggang Kampus STIEBBANK, Jumat 11 Oktober 2019 ...

Budaya

Tepis Kesan Ekslusif, Sejumlah Model Fashion Show Batik di Bandara Adisutjipto

SLEMAN, BERNAS.ID- Ada yang menarik di area ruang tunggu Terminal A Bandara Internasional Adisutjipto. Sejumlah model berbusana batik berlenggak-lenggok memperagakan 28 rancangan busana milik Yunet Wahyuningsih, sekaligus menyapa secara la ...

DIY

Alumni UGM Setia Pancasila, Menolak Politisasi Agama di Kampus

SLEMAN, BERNAS.ID- Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Forum Madani menolak politisasi agama di kampus. Untuk itu, Alumni UGM Setia Pancasila mengeluarkan pernyataan sikap menyikapi perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini seperti kul ...

DIY

Muslim United Ngotot Diadakan Walau Tak Dapat Izin Kraton Jogja

YOGYA, BERNAS.ID -- Meskipun tidak diberi izin oleh Kraton Yogyakarta, acara Muslim United 2019 tetap nekat digelar di Masjid Gedhe Kauman, kompleks Kraton Yogyakarta. Ribuan orang tampak memadati tempat penyelenggaraan acara hari pertama, ...

DIY

Alumni Terusik dengan Sikap dan Ucapan Takmir Masjid UGM

SLEMAN, BERNAS.ID- Alumni Universitas Gadjah Mada dan Forum Madani menolak politisasi agama di kampus. Hal ini dilontarkan terkait adanya rencana kuliah umum Ustad Abdul Somad bertema "Integrasi Islam dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ...

Hukum dan Kriminal

Kondisi Terkini Wiranto, Sudah Bisa Bicara dengan Jelas

JAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Agum Gumelar, menjenguk Menko Polhukam di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Dia menyebut kondisi Wiranto yang ditusuk saat berkunjung ke Pandeglang, Banten, semakin membaik. &ld ...

Politik

Wiranto Ditusuk, Arnold Thenu Minta Kepala BIN Dicopot

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua FORMAMA (Forum Masyarakat Maluku) Arnold Thenu, meminta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan dicopot dari jabatannya atas rentetan peristiwa seperti kerusuhan Mei di Jakarta, kerusuhan Papua, aksi unju ...

Politik

Presiden Jokowi Jenguk Menkopolhukam di RSPAD Gatot Subroto

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Wiranto diketahui tengah menjalani penangan ...

Olahraga

Semaraknya Pembukaan Porda DIY 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Ratusan penari  menyemarakkan pesta pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2019 yang  berlangsung di Stadion Mandala Krida, Kamis (10/10/2019) malam. Lewat seni gerak dan tari, ratusan pen ...

Politik

Presiden Jokowi : Usut dan Tindak Tegas Pelaku Serangan Terhadap Menkopolhukam

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Polri untuk mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku penusukan beserta jaringannya terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto ...

DIY

Proyek Apartemen Barsa City Diprotes Warga Sekitar

SLEMAN, BERNAS.ID- Proses pembangunan proyek konstruksi gedung bertingkat yang berdekatan dengan pemukiman padat penduduk acapkali menimbulkan persoalan sosial di masyarakat sekitar. Kamis siang (10/10), warga Padukuhan Ngentak Depok Caturt ...

Hukum dan Kriminal

Wiranto Ditikam, Pengamat Teroris: JAD Berafiliasi dengan ISIS Incar Pejabat Negara

JAKARTA, BERNAS.ID - Pelaku penikaman terhadap Menko Polhukam Wiranto disebut merupakan bagian dari kelompok teroris lama, yakni Jamaah Anshorud Daulah (JAD). Demikian dikatakan pengamat teroris, Al Chaidar saat dimintai t ...

DIY

Kebakaran Hanguskan Sebuah Rumah di Kemetiran

YOGYA, BERNAS.ID - Kebakaran telah menghanguskan rumah milik Mirianto, warga Kemetiran Kidul, Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen Yogyakarta, Rabu (9/10/2019) malam. Diduga, penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Nugroho, salah ...

Olahraga

Obor Timoho Siap Kobarkan Semangat Atlet Porda XV dan Peparda II DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Obor Timoho telah tiba di halaman Balaikota Jogja, Rabu (9/10/2019) malam, dalam Welcome Dinner Kontingen Pekan Olahraga Daerah (Porda) XV dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) II Tingkat DIY Tahun 2019. Obor karya pemaha ...

DIY

Tiba-tiba Ambrol, Dua Pekerja Tertimpa Reruntuhan Talud RSUD Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Tak dipungkiri, evakuasi salah satu korban yang tertimpa material talud sisi timur RSUD Sleman pada pukul 10.15 WIB membutuhkan waktu yang lama. Talud yang ambrol memiliki tinggi 3 meter dengan panjang 6 meter. Salah s ...

Daerah

Kesbangpol Sleman dan FKUB Sleman Lakukan Kunker ke Kota Pontianak

PONTIANAK, BERNAS.ID - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sleman melalukan kunjungan kerja (kunker) dalam bentuk studi orientasi ke Kantor Kesbangpol Kota Pontianak, ...

Olahraga

Kota Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Porda 2019

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kota Yogyakarta menjadi tuan rumah penyelenggaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Pekan Olahraga Paralympic Daerah (Peparda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2019 yang akan resmi dibuka besok Kamis 10 Oktober ...

DIY

UGM Meminta Kuliah Umum Ustad Abdul Somad Dibatalkan

SLEMAN, BERNAS.ID- Universitas Gadjah Mada (UGM) meminta rencana kuliah umum bersama Ustad Abdul Somad dan Profesor Dr Heddy Shri Ahimsa Putra, MBA, PhD pada hari  Sabtu, 12 Oktober 2019 jam 12.45 - 14.30 WIB bertema "Integrasi Is ...

Hukum dan Kriminal

BNNP DIY Musnahkan Sabu Sebanyak 5 Ribu Gram

YOGYA, BERNAS.ID - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis metafetamin (sabu) sebanyak 5.465 gram. Barang bukti narkoba tersebut dimusnahkan dengan cara diarutkan dalam  air dan d ...

DIY

Sertijab, KSAU: AAU Berperan Strategis bagi Masa Depan TNI AU

SLEMAN, BERNAS.ID- Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) melakukan serah terima jabatan (sertijab) Gubernur Akademi Angkatan Udara dari Marsda TNI Tatang Harlyansyah kepada Marsda TNI Nanang Santoso dan penandatanganan pakta ...

Kesehatan

Ironi BPJS, Anggaran untuk Orang Miskin Dipakai Menalangi Orang Kaya

SLEMAN, BERNAS.ID- Perkiraan Defisit BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) saat ini sekitar 18 trilyun rupiah lebih. Untuk menalangi defisit BPJS itu, dana untuk orang miskin PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang bersumber dari APBN dipakai ...

Politik

BUMN Watch: Jangan Kasih Ruang Paham Radikal Menjalar di BUMN

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Koordinator BUMN Watch Naldi Haroen, SH., meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengangkat menteri yang diduga terpapar radikal. "Saat mengangkat menteri tahun 2019-2024 ini Presiden Jokowi harus ber ...