Menggila Menjelang Pilkada


07 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Selasa lalu dalam sidang kabinet yang juga dihadiri oleh Kapolri dan Panglima TNI, Presiden menekankan pentingnya rasa aman dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 pada bulan Juni nanti, yang sekarang sedang memasuki tahap kampanye. Presiden memerintahkan kepada Kapolri dan Paglima TNI agar bersiap-siap dari sekarang untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. 

Adakah ini kaitannya dengan orang gila yang tiba-tiba saja bermunculan dari berbagai daerah dengan niat untuk membunuh ulama? Mengapa hingga kini polisi belum terang benar menyelesaikannya? Atau ini ada sangkut pautnya dengan merajalelanya secara masif ujaran kebencian dan kabar bohong (hoaks) menjelang Pilkada serentak 2018?

Baca juga BIN: Penyerangan Pemuka Agama Diprediksi Kampanye Hitam

Apapun itu, Presiden berkewajiban memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan agar Pilkada serentak 2018 dapat berjalan dengan tenang. Ini sekaligus ujian awal bagi pemerintah untuk melaksanakan Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang lebih besar dan banyak pihak yang terlibat. Baik dari segi jumlah pemilih, maupun daerah pemilihan.

Dalam instruksinya Presiden mengatakan, bahwa polisi harus sedini mungkin mengantisipasi berbagai gerakan yang akan menimbulkan kekecauan. Jika kita lihat lebih jauh, fenomena kemunculan orang gila secara serentak dengan tujuan yang sama baru-baru ini memang mengherankan, yakni memburu dan membunuh para ulama. Bermula pada tanggal 27 Januari lalu, dimana pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka Bandung, Umar Basri diserang oleh orang yang tidak dikenal pada saat sholat Shubuh. Padahal penyerang tersebut (Asep, 50 tahun) ikut sholat sebagai makmum. Akibat serangan itu kepala Umar Basri bocor. Pasca  kejadian tersebut secara beruntun terjadi pula penyerangan terhadap ulama lainnya di daerah yang berbeda. 

Baca juga Isu Penyerangan Tokoh Agama, Ini Temuan Bareskrim Polri

Seperti di Cigondewah Kidul, Kabupaten Bandung, korbannya Prawoto dari Komando Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis). Prawoto diserang hingga meninggal di depan rumahnya sendiri oleh orang yang juga “miring”, Asep Maftuh. Tidak berapa lama kemudian terjadi pula penyerangan terhadap Sulaiman yang dilakukan oleh Jamhari di Cigudeg, Kabupaten Bogor. Selang 10 hari kemudian, tepatnya 10 Februari juga terjadi penyerangan terhadap ulama setempat, Encep Muhaimin, di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Pandeglang  Banten. Demikian juga yang terjadi dibeberapa daerah, dengan modus yang sama. Bahkan di Jogja orang yang disangka gila menyerang gereja, dimana ummatnya sedang beribadah, pendetanya mengalami luka serius.

Penyerangan yang terjadi berturut-turut tersebut tentu sukar kita memisahkan satu dengan lainnya. Modusnya sama, yaitu orang gila yang menyerang pemuka agama. Dulu di zaman Orba, menjelang pemilu terakhir yang diikuti oleh Soeharto, juga terjadi peristiwa serupa. Saat itu yang dibunuh adalah seseorang yang diduga sebagai dukun santet. Entah dari mana awalnya isu tersebut, maka kemudian menyebar hingga sempat terjadi beberapa kejadian serupa di daerah yang berbeda. Seolah-olah mengabarkan bahwa situasi tidak aman dan perlu penanganan yang serius, bahkan ada dugan mencoreng pemerintahan. Karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan.

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Atas peristiwa di atas, menurut Budi Gunawan, Kepala BIN, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa PKI kembali bangkit. Karena peristiwa serupa pernah terjadi dimana PKI menyerang ulama. Hingga kini persoalan di atas belum jelas duduk pangkalnya. Polisi masih belum berhasil mengungkap motif sebenarnya yang terjadi. Sehingga Menhan, Ryamhoaksizard Ryacudu sempat mengucapkan, “Ya harus diungkap, pelakunya harus ditangkap. Sekarang masih menjadi kewenangan polisi. Tapi kalau memang kepolisian tidak mampu menangani kasus tersebut, sebaiknya serahkan saja kepada tentara,” ujarnya. Nah…

Demikian juga halnya dengan kasus penyebaran berita bohong. Sungguh sudah sangat meresahkan. Menarik apa yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Polri Brigjen Pol. Fadil Imran di gedung Rupatama, Mabes Polri Senin (5/3), bahwa ternyata ada keterkaitan antara Saracen yang sudah ditangkap polri belum lama ini dengan kelompok MCA (Muslim Cyber Army), “Pelaku yang tergabung dengan MCA juga tergabung dengan kluster X, yaitu eks kelompok Saracen,” jelasnya. Apakah juga ada keterkaitan antara berita hoaks yang timbul sebelum penyerangan ulama oleh sekelompok orang gila dalam waktu berurutan tersebut dengan kluster X? Fadil menegaskan, bahwa mereka terhubung satu sama lain.

Baca juga Agus Tak Melihat Hubungan Penyerangan Pemuka Agama Dan Pilpres 2019

Siapa sajakah mereka yang ditangkap oleh Polisi yang disebut dari group MCA tersebut? Sumber Bernas yang dekat dengan Mabes Polri menyebutkan bahwa pada hari yang sama telah dilakukan penangkapan sebagai berikut:

Pukul 06.00 WIB

Nama: Muhammad Luth (laki-laki, 13 September 1978)

Agama: Islam

Pekerjaan: Karyawan

Alamat: Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Barang Bukti: 3 telepon seluler beserta simcard, dua flashdisk, fotocopy KTP atas nama Muhammad Luth. Satu fotocopy kartu keluarga

Baca juga Diduga Ada Skenario Jahat, MUI Minta Polri Usut Penyerangan Tokoh Agama

Pukul 09.15

Nama: M. Rizky Surya Dharma (Laki-laki, 17 Februari 1983)

Agama: Islam

Pekerjaan: PNS

Alamat: Pangkal Pinang, Bangka Belitung

Barang bukti: Laptop merk Deel (1), HP Samsung J Prime (1), CD GT Pro (1), Ipad (1)

Baca juga Polisi: Anggota MCA Diisi Mantan Saracen

Pukul 12.20

Nama: Ramdani Saputra (laki-laki, 3 Agustus 1979)

Agama: Islam

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jembrana, Bali

Barang bukti: telepon seluler Sonny Experia ZR hitam (1), simcard (1)

Baca juga Aksi Anggota Inti MCA Ini Bisa Lakukan Pelaporan Seperti Ini Setiap Bulannya

Pukul 13.00

Nama; Yuspiadin (laki-laki, 5 Mei 1993)

Agama: Islam

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Dusun Cilanggok, Kecamatan Jatinunggal, Sumedang

Barang bukti: telepon seluler Andromax A (1), HP I-Cherry (1)

Baca juga Kunci Menghentikan Hoaks, Ini Kata Mahfud MD

Mereka dijerat dengan sangkaan sengaja menunjukan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis. Juga dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik atau membuat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mereka akan dijerat dengan Undang-undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau pasal 33 UU ITE.

Sumber tersebut juga mengatakan, akan mendalami pelaku lain dari grup medsos yang mereka ikuti. Antara lain dari grup, Akademi tempur MCA, Pojok MCA, The United MCA, The Legend MCA, Muslim Coming, MCA News Legend, Special Force MCA, Srikandi Muslim Ciber, dan Muslim Sniper.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Konsep Khilafah Versi Ahmadiyah, Beda Dengan Khilafah Islam Mainstream

SLEMAN, BERNAS.ID - Khilafah Islamiyah umumnya selalu diidentikkan dengan sistem politik. Hal ini bisa dimaklumi, karena konsep khilafah yang mencuat ke permukaan adalah model khilafah Hizbut Tahrir, ISIS, atau Al-Qaeda yang jelas-jelas ori ...

DIY

Operasi Angkutan Lebaran 2019 Sleman dengan Jalur Alternatifnya

SLEMAN, BERNAS.ID- Terkait adanya peningkatan pengendara bermotor roda dua ataupun roda empat, Kabupaten Sleman telah memiliki rencana Operasi Angkutan Lebaran tahun 2019 untuk pengendalian arus kendaraan. Operasi Angkutan Lebaran akan dila ...

DIY

PT KAI Daop 6 Gelar Posko Angkutan Lebaran 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Menyambut Lebaran 1440 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan untuk melayani pemudik yang akan menggunakan layanan kereta api. Upacara Gelar Pasuka ...

Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Virus Antraks, Pengawasan Ternak DIY Diperketat

YOGYA, BERNAS.ID- Pemda DIY mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi penyebaran virus antraks di DIY, khususnya Gunungkidul. Sebab, sampel tanah yang diteliti Balai Besar Veterine di sana dinilai positif antraks. Terkait laporan ters ...

Budaya

Usai Bertemu Presiden Jokowi, Habibie Tegaskan Persatuan Bangsa Tak Bisa Ditawar

JAKARTA, BERNAS.ID - Selepas pelaksanaan Pemilu 2019, seluruh rakyat Indonesia diharapkan dapat kembali merekatkan rasa persaudaraan dan kembali bersatu membangun bangsa. Hal itu disampaikan Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J. Habib ...

Pendidikan

Pesan Damai dari UGM kepada Indonesia untuk Persatuan

SLEMAN, BERNAS.ID- Para akademisi dan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) menyerukan pesan perdamaian dan persatuan kepada seluruh elite politik dan rakyat Indonesia di Balairung UGM, Jumat 24 Mei 2019. Seruan ini dikeluarkan untuk menyi ...

Pendidikan

Soal Matematika UN Nyatanya Bisa Diselesaikan secara Sempurna

SLEMAN, BERNAS.ID- PPPPTK Matematika Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan diskusi kelompok terpumpun bertajuk "Strategi Mencapai Keberhasilan dalam Pembelajaran Matematika" di Aula Ki Hajar Dewantoro, Kamis 23 Mei 2019. ...

DIY

Masyarakat Jogja Beri Dukungan kepada KPU dan Bawaslu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Masyarakat Jogja Dukung KPU (Masjaduk) menggelar aksi damai memberikan dukungan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang telah melaksanakan Pemilu secara damai dan aman, Selasa ...

DIY

Pemerintah dan DPR Didorong untuk Kaji Ulang Pemilu Serentak

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Pemerintah dan DPR RI didorong untuk mengkaji ulang penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) serentak. Hal ini dimaksudkan agar menjadi panduan bagi revisi UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum untuk mencapai p ...

Pendidikan

Perpusdes Sumber Ilmu Balecatur Fokus Pemberdayaan Perempuan dan Difabilitas

SLEMAN, BERNAS.ID-Menanggapi tuntutan zaman, perpustakaan tidak boleh hanya sebagai pusat informasi saja, tetapi juga sebagai tempat untuk ruang beraktivitas yang kreatif (experience center). Merespon tuntutan tersebut, Perpustakaan Desa (p ...

DIY

Audit Medik dan Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Penyelenggara Pemilu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Hingga kini penyebab pasti sakit maupun kematian ratusan penyelenggara Pemilu 2019 belum diketahui. Hal ini terjadi karena sampai saat ini belum dilakukan audit medik dan otopsi bagi penyelenggara pemilu yang sakit m ...

DIY

Angkasa Pura I Musnahkan 2.779 Barang yang Dilarang dalam Penerbangan

SLEMAN, BERNAS.ID- Di lapangan NDB Angkasa Pura I, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta melakukan kegiatan pemusnahan barang dilarang (prohibited items) yang ditemukan setelah melalui pemenuhan prosedur pemeriksaan dalam keaman ...

DIY

Foreder Adakan Bakti Sosial dan Buka Bersama Anak-anak Yapitu Piyungan

BANTUL, BERNAS.ID -- Forum Relawan Demokrasi (Foreder), salah satu organ relawan pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'aruf Amin, tetap aktif dalam kegiatan sosial meski pemilihan umum, baik pemilihan presiden-w ...

Budaya

Didik Nini Thowok Semarakkan Waisak 2019 di Candi Sewu

KLATEN, BERNAS.ID - Waisak Nasional 2563 BE/2019 Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) di Candi Sewu, Klaten, Jawa Tengah pada Kamis (18-19/5/2019) berlangsung semarak. Acara yang penuh dengan nuansa seni dan budaya ini dihadiri ribuan umat B ...

DIY

Danrem 072 Yogyakarta Ajak Komponen Masyarakat Jaga Persatuan

JOGJA, BERNAS.ID- Korem 027/Pamungkas Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan silahturahmi kebangsaan dengan komponen masyarakat Yogyakarta di Monumen Diponegoro, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Jumat sore 17 Mei 2019. Dalam sambutannya, Bimo ...

Ekonomi

Meski Harga dan Stok Aman, Kandungan Berbahaya dalam Bahan Makanan Perlu Diwaspadai

YOGYA, BERNAS.ID—Selama Ramadan harga kebutuhan pokok di DIY dinilai masih stabil, stok kebutuhan juga masih mencukupi. Meski begitu makanan mengandung bahan berbahaya masih ditemukan dibeberapa takjil maupun di pedagang pasar. Sek ...

Pendidikan

Status Aset Hambat Pengembangan UPNVY jadi PT Kelas Dunia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Status aset UPN "Veteran" Yogyakarta (UPNVY), terutama tanah dan bangunan, yang belum seluruhnya dihapuskan dalam SIMAK BMN Kementerian Pertahanan, menyebabkan Kemenristekdikti belum mencatatkan atau memasu ...

DIY

Jual Ganja, Sarjana Teknik Diringkus Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) berhasil meringkus pengedar ganja berinisial IAF (24), warga Randusari, Teras, Boyolali, Jawa Tengah di rumahnya, 8 Mei 2019 yang lalu. Dari informasi, rupanya IAF ini mer ...

Ekonomi

Elemen Masyarakat Jogja Laporkan Warga Asing yang Berbisnis Tidak Sesuai Ijin

SLEMAN, BERNAS.ID- Tak dipungkiri, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tempat tujuan warga negara asing (WNA) untuk melakukan usaha atau bisnis karena potensinya yang besar. Namun, potensi yang besar itu seringkali membuat oknum untuk ...

Pendidikan

UPN Veteran Yogyakarta Adukan Nasib Pegawai Non PNS ke DPR RI

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- UPN "Veteran" Yogyakarta mengadukan nasib pegawai tetap yayasan/pegawai swasta atau non PNS/ASN UPN "Veteran" Yogyakarta kepada Komisi X DPR RI, Kamis (16/5/2019). Pengaduan dilakukan karena hing ...

Lifestyle

Indonesian Scooter Festival Siap Digelar September di Jogja, Ada Atta Halilintar

YOGYA, BERNAS.ID - Indonesian Scooter Festival (ISF), event otomotif tahunan yang digelar sejak 2017 bakal kembali digelar di Jogja Expo Center, 21 & 22 September 2019. Ini adalah ajang berkumpulnya puluhan ribu skuteris dari dalam dan ...

Olahraga

Kapolda DIY Ajak Suporter Klub Sepakbola Jaga Kondusifitas di Liga 1

SLEMAN, BERNAS.ID- Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengajak suporter masing-masing klub yang bakal berlaga di Liga 1 2019 untuk menjaga kondusifitas. Ia menyampaikan imbauan tersebut karena konflik antarsuporter sudah sangat sering terj ...

Ekonomi

Bupati Sleman Ajak Pelaku UMKM Jual Produknya Secara Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Bupati Sleman, Sri Purnomo membuka Pasar Lebaran 2019 yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman di Jalan Candi Sari, sisi selatan Lapangan Pemda Sleman. Pasar Lebaran yang dibuka mulai hari ini, Selasa ...

Wacana

Menagih Janji para Pemimpin

SETELAH Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Calon Anggota Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu dilaksanakan serentak, kini seluruh rakyat sedang menantikan selesainya rekapitulasi real count oleh Komisi Pemilihan ...

DIY

Umat Ratu Rosari Berbagi Kasih dengan SLB Marganingsih

SLEMAN, BERNAS.ID - Umat Lingkungan St Maria Ratu Rosari Perumahan Citra Ringin Mas Purwomartani, Kalasan, Sleman, Paroki Santo Petrus dan Paulus Babadan melakukan anjangsana ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Marganingsih Pokoh, Wedomartani, Ngem ...

DIY

Forum Pemred DIY Minta Semua Pihak Menahan Diri

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) DIY meminta semua pihak untuk menahan diri dalam menyikapi proses dan hasil pemilihan umum (pemilu), baik pemilihan calon anggota legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden-wakil pre ...

DIY

Masakan Jawa Mendominasi Menu Buka Puasa di H-Boutique Hotel

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Aneka jenis masakan khas Jawa mendominasi menu buka puasa bersama di H-Boutique Hotel Jalan Prof Yohanes Sagan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Setiap hari menu yang disajikan mulai pukul 17.00 di Amboja Krama Resto H ...

DIY

Kemenpar: Kota Yogyakarta Perlu Ikon Kuliner

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengatakan kuliner, sektor dari pariwisata yang sepele karena pendapatan yang diperoleh dari kuliner ternyata begitu besar. Untuk itu, diperlukan desain strategi dan ren ...

Ekonomi

Kebutuhan Uang Kartal Ramadan dan Idulfitri DIY Diprediksi Sebesar Rp5,6 Triliun

YOGYA, BERNAS.ID -Bank Indonesia memprediksi, permintaan yang kartal perbankan DIY untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2019 sebesar Rp5,6 triliun. Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY Hilman Tisnawan mengatakan jumlah ...

DIY

Tahun 2019, Pilkades Sleman Terapkan Sistem E-Voting

SLEMAN, BERNAS.ID- Pemerintah Kabupaten Sleman akan menerapkan e-voting dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2019. Pilkades dengan e-voting akan mewujudkan pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akurat, akuntabel, efektif, dan efisi ...

DIY

Penyanyi Ibukota Isyana Sarasvati Meriahkan Bosa Raya di TBY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penyanyi ibukota Isyana Sarasvati ikut memeriahkan event Bosa Raya 2019 di Concert Hall TBY, Rabu (8/5/2019) malam. Keputusan menghadirkan Isyana Sarasvati dalam event Bosa Raya 2019 dimaksudkan agar siswa/siswi SMA ...

DIY

Kastorius Sinaga : Menkopolhukam Tepat Bentuk Tim Bantuan Hukum

JAKARTA, BERNAS.ID - Rencana Menkopolhukam Wiranto untuk membentuk Tim Bantuan Hukum sangat tepat untuk mengantisipasi dinamika politik sehubungan dengan aksi gerakan delegitimasi hasil Pilpres 2019 menjelang pengumuman resmi KPU, 22 Mei 20 ...

DIY

Inilah Beberapa Catatan Penting Terkait Pemilu 2019 di DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) DIY menilai, pelaksanaan Pemilu 2019 secara umum sudah berlangsung dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Meski demikian, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. ...

Pendidikan

Intelektual Yogyakarta Serukan Persatuan Indonesia Pasca Pemilu

SLEMAN, BERNAS.ID-Berpijak dari keprihatinan pro dan kontra di tengah masyarakat pasca pemilu, intelektual Yogyakarta menyerukan agar seluruh komponen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Komandan Korem 027/Pamungkas, Brigjen ...

DIY

KA Bandara Mulai Layani Penumpang Pesawat

YOGYA, BERNAS.ID - Kereta Api Bandara mulai beroperasi, Senin (6/5/2019) bersamaan dengan operasional Yogyakarta International Airport. EVP PT KAI Daop 6 Eko Purwanto mengatakan KA Bandara sudah disiapkan baik dari sisi sarana maupun pra ...

Pariwisata

Sejumlah Alumnus Ikamaya Tolak Wisata Halal di Labuanbajo

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Sejumlah alumnus Ikamaya (Ikatan Mahasiswa Manggarai Yogyakarta) secara tegas menolak penerapan wisata halal di Labuanbajo, Manggarai Barat, NTT. Karena wisata halal sangat tidak tepat dengan budaya dan kebiasaan mas ...

DIY

Presiden Jokowi Laksanakan Shalat Tarawih Pertama di Bogor

YOGYAKARTA, BERNAS ID - Presiden Joko Widodo melaksanakan ibadah shalat tarawih pertamanya di bulan Ramadan 1440 H, di Masjid Jenderal Besar Soedirman di komplek Museum Peta, Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad), Bogor Tengah, Kota Bog ...

Lifestyle

Ramadhan Buffet Dinner Grand Inna Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Paket Buka Puasa “From Nusantara to Eastern“ di Grand Inna Malioboro, bertempat di Pelataran Hotel (outdoor) dan Malioboro Coffee Shop (indoor). Menu Nusantara tersedia setiap hari Senin hingga Kamis, de ...

DIY

Cucu Ki Hadjar Dewantara Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar Rumahnya

SLEMAN, BERNAS.ID -Pensiunan Dosen Fakultas Teknik UGM, Lalitasari (67,) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jalan Kakap Raya No 30 Minomartani, Ngaglik, Sleman, Sabtu (4/5/2019) siang. Jenasah Lalita ditemukan dengan kaki yang mem ...

Pendidikan

Sekretaris Milenial Harus Cinta Lingkungan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 program Studi Sekretaris ASMI Santa Maria Yogyakarta, Sabtu (27/4/2019) lalu, diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain lomba orasi bahasa Indonesia, pidato bahasa Jawa, micro ...

Pendidikan

JK Resmikan Gedung Program Pascasarjana UNY

SLEMAN, BERNAS.ID- Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) berkesempatan hadir untuk menghadiri seminar nasional "Format Pendidikan untuk Meningatkan Daya Saing Bangsa" di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sekaligus meresmik ...

DIY

Buka Puasa Bersama di @K Hotel Kaliurang Sambil Menikmati Keindahan Alam

SLEMAN, BERNAS.ID -@K Hotel Kaliurang menawarkan program buka bersama bertajuk Super BukberKaliurang sambil menikmati keindahan alam di sekeliling hotel. Dalam program yang dilaunching Jumat (3/5/2019) sore oleh Manajer @K Hotel Kaliurang H ...

DIY

Kelompok Moderat Harus Bersatu Melawan Paham Radikal

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemilihan umum (Pemilu), baik pemilihan calon anggota legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden-wakil presiden (pilpres) harus dipahami sebagai sebuah bentuk kontestasi politik dalam sistem demokrasi. Namun, melih ...

Pendidikan

Tingkatkan Kebiasaan Anak Baca Alquran Lewat Tahfidz Alquran

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perkembangan teknologi yang kian pesat tiap harinya membuat sejumlah aktivitas manusia mulai disinergikan dengan teknologi. Berbagai media sosial hadir dan sering digunakan oleh anak-anak seperti YouTube dan Instagra ...

DIY

Ribuan Warga Ikuti Senam Masal di Alun-alun Utara

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Ribuan warga DIY dari berbagai latar belakang mengikuti senam masal di Alun-alun Utara Yogyakarta, Jumat (3/5/2019) pagi. Kegiatan senam bertajuk Senam Rakyat, Jogja Sehat Indonesia Kuat yang dibuka dan dihadiri GKR ...

DIY

Marching Band TK Negeri 2 Yogyakarta Sabet Juara Umum

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Memaknai peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada kamis 2 Mei 2019 dengan berbagai cara salah satunya seperti yang dilakukan oleh tim Marching Band TK Negeri 2 Yogyakarta dengan mengikuti  dua ke ...

Olahraga

Ribuan Warga Semangat Ikuti Senam Rakyat di Alun-Alun Utara

YOGYA, BERNAS.ID - Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Gebyar Senam Rakyat, Jumat 03 Mei 2019 pagi di Alun-alun Utara Yogyakarta. Acara diikuti oleh oleh masyarakat Yogyakarta. ...

DIY

Bambang Soepijanto akan Terima dengan Legawa Hasil Pemilu yang Diumumkan KPU

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Sikap ksatria dan legawa ditunjukkan Dr Ir H Bambang Soepijanto MM, salah satu calon Anggota DPD RI dari Dapil DIY. Ia mengaku akan menerima apa pun hasil pemilihan anggota legislatif (pileg) dan senator (DPD) 17 Apr ...

Ekonomi

Kementrian Perdagangan Sidak Harga Sembako Jelang Ramadan di Pasar Beringharjo

YOGYA, BERNAS.ID - Kepala Bappebti Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana, melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta, dalam rangka koordinasi terkait stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Kamis ...

Kesehatan

Ribuan Buruh Jalan Sehat di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2019 sekaligus memperingati Hari Jadi Sleman ke 103, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman selenggarakan jalan sehat bersama Lembaga Kerjasama T ...