Menggila Menjelang Pilkada


07 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Selasa lalu dalam sidang kabinet yang juga dihadiri oleh Kapolri dan Panglima TNI, Presiden menekankan pentingnya rasa aman dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 pada bulan Juni nanti, yang sekarang sedang memasuki tahap kampanye. Presiden memerintahkan kepada Kapolri dan Paglima TNI agar bersiap-siap dari sekarang untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. 

Adakah ini kaitannya dengan orang gila yang tiba-tiba saja bermunculan dari berbagai daerah dengan niat untuk membunuh ulama? Mengapa hingga kini polisi belum terang benar menyelesaikannya? Atau ini ada sangkut pautnya dengan merajalelanya secara masif ujaran kebencian dan kabar bohong (hoaks) menjelang Pilkada serentak 2018?

Baca juga BIN: Penyerangan Pemuka Agama Diprediksi Kampanye Hitam

Apapun itu, Presiden berkewajiban memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan agar Pilkada serentak 2018 dapat berjalan dengan tenang. Ini sekaligus ujian awal bagi pemerintah untuk melaksanakan Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang lebih besar dan banyak pihak yang terlibat. Baik dari segi jumlah pemilih, maupun daerah pemilihan.

Dalam instruksinya Presiden mengatakan, bahwa polisi harus sedini mungkin mengantisipasi berbagai gerakan yang akan menimbulkan kekecauan. Jika kita lihat lebih jauh, fenomena kemunculan orang gila secara serentak dengan tujuan yang sama baru-baru ini memang mengherankan, yakni memburu dan membunuh para ulama. Bermula pada tanggal 27 Januari lalu, dimana pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka Bandung, Umar Basri diserang oleh orang yang tidak dikenal pada saat sholat Shubuh. Padahal penyerang tersebut (Asep, 50 tahun) ikut sholat sebagai makmum. Akibat serangan itu kepala Umar Basri bocor. Pasca  kejadian tersebut secara beruntun terjadi pula penyerangan terhadap ulama lainnya di daerah yang berbeda. 

Baca juga Isu Penyerangan Tokoh Agama, Ini Temuan Bareskrim Polri

Seperti di Cigondewah Kidul, Kabupaten Bandung, korbannya Prawoto dari Komando Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis). Prawoto diserang hingga meninggal di depan rumahnya sendiri oleh orang yang juga “miring”, Asep Maftuh. Tidak berapa lama kemudian terjadi pula penyerangan terhadap Sulaiman yang dilakukan oleh Jamhari di Cigudeg, Kabupaten Bogor. Selang 10 hari kemudian, tepatnya 10 Februari juga terjadi penyerangan terhadap ulama setempat, Encep Muhaimin, di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Pandeglang  Banten. Demikian juga yang terjadi dibeberapa daerah, dengan modus yang sama. Bahkan di Jogja orang yang disangka gila menyerang gereja, dimana ummatnya sedang beribadah, pendetanya mengalami luka serius.

Penyerangan yang terjadi berturut-turut tersebut tentu sukar kita memisahkan satu dengan lainnya. Modusnya sama, yaitu orang gila yang menyerang pemuka agama. Dulu di zaman Orba, menjelang pemilu terakhir yang diikuti oleh Soeharto, juga terjadi peristiwa serupa. Saat itu yang dibunuh adalah seseorang yang diduga sebagai dukun santet. Entah dari mana awalnya isu tersebut, maka kemudian menyebar hingga sempat terjadi beberapa kejadian serupa di daerah yang berbeda. Seolah-olah mengabarkan bahwa situasi tidak aman dan perlu penanganan yang serius, bahkan ada dugan mencoreng pemerintahan. Karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan.

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Atas peristiwa di atas, menurut Budi Gunawan, Kepala BIN, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa PKI kembali bangkit. Karena peristiwa serupa pernah terjadi dimana PKI menyerang ulama. Hingga kini persoalan di atas belum jelas duduk pangkalnya. Polisi masih belum berhasil mengungkap motif sebenarnya yang terjadi. Sehingga Menhan, Ryamhoaksizard Ryacudu sempat mengucapkan, “Ya harus diungkap, pelakunya harus ditangkap. Sekarang masih menjadi kewenangan polisi. Tapi kalau memang kepolisian tidak mampu menangani kasus tersebut, sebaiknya serahkan saja kepada tentara,” ujarnya. Nah…

Demikian juga halnya dengan kasus penyebaran berita bohong. Sungguh sudah sangat meresahkan. Menarik apa yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Polri Brigjen Pol. Fadil Imran di gedung Rupatama, Mabes Polri Senin (5/3), bahwa ternyata ada keterkaitan antara Saracen yang sudah ditangkap polri belum lama ini dengan kelompok MCA (Muslim Cyber Army), “Pelaku yang tergabung dengan MCA juga tergabung dengan kluster X, yaitu eks kelompok Saracen,” jelasnya. Apakah juga ada keterkaitan antara berita hoaks yang timbul sebelum penyerangan ulama oleh sekelompok orang gila dalam waktu berurutan tersebut dengan kluster X? Fadil menegaskan, bahwa mereka terhubung satu sama lain.

Baca juga Agus Tak Melihat Hubungan Penyerangan Pemuka Agama Dan Pilpres 2019

Siapa sajakah mereka yang ditangkap oleh Polisi yang disebut dari group MCA tersebut? Sumber Bernas yang dekat dengan Mabes Polri menyebutkan bahwa pada hari yang sama telah dilakukan penangkapan sebagai berikut:

Pukul 06.00 WIB

Nama: Muhammad Luth (laki-laki, 13 September 1978)

Agama: Islam

Pekerjaan: Karyawan

Alamat: Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Barang Bukti: 3 telepon seluler beserta simcard, dua flashdisk, fotocopy KTP atas nama Muhammad Luth. Satu fotocopy kartu keluarga

Baca juga Diduga Ada Skenario Jahat, MUI Minta Polri Usut Penyerangan Tokoh Agama

Pukul 09.15

Nama: M. Rizky Surya Dharma (Laki-laki, 17 Februari 1983)

Agama: Islam

Pekerjaan: PNS

Alamat: Pangkal Pinang, Bangka Belitung

Barang bukti: Laptop merk Deel (1), HP Samsung J Prime (1), CD GT Pro (1), Ipad (1)

Baca juga Polisi: Anggota MCA Diisi Mantan Saracen

Pukul 12.20

Nama: Ramdani Saputra (laki-laki, 3 Agustus 1979)

Agama: Islam

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jembrana, Bali

Barang bukti: telepon seluler Sonny Experia ZR hitam (1), simcard (1)

Baca juga Aksi Anggota Inti MCA Ini Bisa Lakukan Pelaporan Seperti Ini Setiap Bulannya

Pukul 13.00

Nama; Yuspiadin (laki-laki, 5 Mei 1993)

Agama: Islam

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Dusun Cilanggok, Kecamatan Jatinunggal, Sumedang

Barang bukti: telepon seluler Andromax A (1), HP I-Cherry (1)

Baca juga Kunci Menghentikan Hoaks, Ini Kata Mahfud MD

Mereka dijerat dengan sangkaan sengaja menunjukan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis. Juga dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik atau membuat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mereka akan dijerat dengan Undang-undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau pasal 33 UU ITE.

Sumber tersebut juga mengatakan, akan mendalami pelaku lain dari grup medsos yang mereka ikuti. Antara lain dari grup, Akademi tempur MCA, Pojok MCA, The United MCA, The Legend MCA, Muslim Coming, MCA News Legend, Special Force MCA, Srikandi Muslim Ciber, dan Muslim Sniper.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Hukum dan Kriminal

Kasum TNI Cek Kesiapan Satgas Pamtas RI-Malaysia

BALIKPAPAN, BERNAS.ID - Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI), Letjen TNI Joni Supriyanto melakukan pengecekan dan memeriksa kesiapan operasi 450 prajurit pada Gelar Pasukan Satgas Yonif Raider-600/Modang dalam rangka tuga ...

Hukum dan Kriminal

Penemuan Mayat Bayi Dalam Sumur Gegerkan Warga Tulangbawang

TULANGBAWANG, BERNAS.ID - Penemuan mayat seorang bayi menggegerkan warga Unit 2, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang, Propinsi Lampung. Mayat bayi yang diketahui berjenis kelamin laki-laki ditemukan telah terapung di dalam sum ...

Hukum dan Kriminal

Sebar Hoax di Grup WA, Siap-Siap Ditangkap Tim Cyber Polri

JAKARTA, BERNAS.ID - Maraknya penyebaran hoax yang bisa menyesatkan di Grup Whatsapp, membuat Tim Cyber Polri merasa perlu melakukan pemantauan terhadap kegiatan didalam Grup WA tersebut, agar masyarakat tidak salah dalam menerima informa ...

Lifestyle

Ngonthel Bareng Cara Unik Polres Blitar Jaga Persatuan dan Kesatuan

BLITAR, BERNAS.ID - Untuk menjaga situasi kamtibmas agar kondusif dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa pasca Pemilu 2019, berbagai upaya telah dilakukan oleh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Salah satunya seperti yan ...

Pariwisata

Plt Bupati Mesuji Terpesona Keindahan Panorama Danau Ranau

OKU SELATAN, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji Propinsi Lampung melakukan studi banding yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mesuji Saply TH di Wisata Danau Ranau, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU ...

Daerah

Oku Timur Ikuti PEDA KTNA di Musi Banyu Asin

BATURAJA, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) Timur melalui Dinas Pertanian OKU Timur akan menerjunkan 40 peserta kontingen dalam acara Pekan Daerah Kelompok Tani - Nelayan Andalan (KTNA) ke XIII yang akan berlan ...

Olahraga

Ratusan Orang Ikuti Jalan Sehat Hari Lahir Pancasila

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat Hari Lahir Pancasila, pada Jumat pagi 14 Juni ...

DIY

Airnav Kesulitan Cari si Pelepas Balon Udara Liar

SLEMAN, BERNAS.ID- Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI)  cabang Yogyakarta  atau AirNav Indonesia cabang Yogyakarta mengaku kesulitan untuk mencari pelepas balon udara liar yang masuk j ...

DIY

Walikota Lantik Dewan Pengawas dan Direktur Bank Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti siang ini melantik Sigit Arie Heryanto sebagai Direktur Bisnis dan Operasional Perusahaan Daerah (PD) Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Bank Jogja dan Yuni Istanto sebagai Anggota Dew ...

DIY

Kejadian Laka Lantas Operasi Ketupat 2019 di DIY Naik

SLEMAN, BERNAS.ID- Kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat Operasi Ketupat Progo (29 Mei-10 Juni 2019) mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2018 lalu. Dari data Polda DIY,  jumlah laka la ...

DIY

Balon Udara Raksasa Jatuh di Jatirejo Mlati Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Hari Rabu sore kemarin (12/6), sekira pukul 17.30 WIB, warga Jatirejo RT05/RW22, Sendangadi, Mlati, Sleman dikejutkan dengan jatuhnya balon udara raksasa warna kuning yang tersangkut di wilayah tersebut. Selama 10 menit, ...

Ekonomi

Presiden Jokowi: Perang Dagang Munculkan Peluang Baru bagi Indonesia

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo hari ini, Rabu, 12 Juni 2019, menerima kunjungan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, ...

DIY

Warga Bantul Gelapkan Puluhan Mobil Rental

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Sektor (Polsek) Mlati Sleman Yogyakarta berhasil meringkus pemuda berinisial ARW (29) warga Tamantirto, Kasihan, Bantul, pelaku penggelapan kendaraan bermotor berupa 3 buah mobil dan 1 buah handphone. Penggelap ...

Budaya

Sultan : Saling Memaafkan Membuat Kita Legowo

YOGYAKARTA, BERNAS ID - Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X berpesan bahwa memaafkan itu sejatinya dapat memerdekaan diri kita dari rasa dengki dan kekerdilan hati. Sehingga, dengan sa ...

Hukum dan Kriminal

Operasi Ketupat Progo 2019 Polres Bantul : Wilayah Bantul Aman dan Kondusif

BANTUL, BERNAS.ID - Operasi Ketupat Progo 2019 di wilayah hukum Polres Bantul sudah selesai. Tidak ada kejadian menonjol dalam pelaksanaan operasi yang dilaksanakan selama 13 hari itu. Diungkapkan Kapolres Bantul AKBP Sahat M Hasibuan, S ...

DIY

Sri Sultan Ingin Masyarakat Jalin Benang-benang Solidaritas Kembali

SLEMAN, BERNAS.ID- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menghadiri silaturahmi dan syawalan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa 11 Juni 2019. Rombongan Sultan tiba sekitar pukul 09.00 WIB d ...

Politik

Koper Jomin: Jokowi Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemudik

JAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Umum Komunitas Penggerak Ekonomi Rakyat atau Koper Jomin H Ayep Zaki menolak tudingan jika pemerintahan Jokowi tidak bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat karena macetnya jalan tol trans Jawa akiba ...

DIY

Buya Syafii Menilai Menhan Sosok yang Positif

SLEMAN, BERNAS.ID-Guru Bangsa, Buya Syafii Maarif menilai sosok Menteri Pertahanan RI (Menhan), Ryamizard Ryacudu sebagai sosok yang positif. Hal ini disampaikannya seusai menerima kunjungan Menhan di kediamannya yang terletak di Nogotirto, ...

DIY

Menhan Bertemu Buya Syafii Bicara Masalah Agama dan Moral Bangsa

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mengunjungi Guru Bangsa, Buya Syafii Maarif untuk silahturahmi di kediamannya yang terletak di Nogotirto, Gamping, Sleman, Selasa pagi sekira pukul sepuluh, 11 Juni 2019. ...

Pendidikan

Cak Nun: Hidup Itu Kolusi dengan Allah

SLEMAN, BERNAS.ID- Hari pertama masuk setelah libur panjang Lebaran, keluarga besar UNY melaksanakan kegiatan syawalan. Hampir 2000 orang dosen, tenaga pendidik, dan perwakilan mahasiswa UNY mengikuti kegiatan halalbihalal di Auditoriu ...

DIY

Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Sleman Lakukan Sidak

SLEMAN, BERNAS.ID- Bupati bersama Wakil Bupati Sleman lakukan inspeksi mendadak (sidak) hari pertama masuk kerja pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Sleman setelah libur panjang Lebaran, Senin 10 Juni 2019. Sidak ini dilakukan selepa ...

Ekonomi

Pemudik dengan Moda Pesawat Terbang di Jogja Stabil

SLEMAN, BERNAS.ID- General Manager PT Angkasa Pura I, selaku pengelola Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan puncak arus balik di Bandara Internasional Adisutjipto terjadi hari Sabtu kemarin, (8/6/2019). Ia menyeb ...

DIY

Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas dan Lava Pijar

SLEMAN,BERNAS.ID- Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten, kembali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1000 meter, amplitudo 60 milimeter dan berdurasi 198,16 detik ke arah hulu sungai ...

DIY

Banyak Balon Udara Liar di Jalur Penerbangan, Kemenhub Minta Aparat Bertindak Tegas

SLEMAN, BERNAS.ID-Kementerian Perhubungan merasa prihatin karena masih ditemukan banyaknya balon udara yang diterbangkan oleh masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2019 ini. Hal tersebut banyak dilaporkan oleh para pilot y ...

DIY

Informasi Arus Balik Terminal Giwangan

YOGYA, BERNAS.ID - Puncak arus balik angkutan Lebaran 2019 di Terminal Giwangan Yogyakarta diperkirakan terjadi pada Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6). Diperkirakan, jumlah penumpang yang diberangkatkan berkurang dibanding tahun lalu. “ ...

DIY

Ribuan Jamaah Sholat Idul Fitri di Lapangan Denggung Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Ribuan umat muslim dari berbagai wilayah Kabupaten Sleman memadati lapangan Denggung, Sleman untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1440 H, Rabu 5 Juni 2019. Sholat Idul Fitri dimulai tepat pukul 07.00 WIB, lalu dilanjut ...

Budaya

1 Syawal 1440 H Jatuh Pada Tanggal 5 Juni 2019

JAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah melalui Kementerian Agama RI, menetapkan 1 Syawal 1440 Hijriyah jatuh pada 5 Juni 2019 Masehi. Penetapan ini dilakukan setelah Kemenag menggelar sidang isbat, Senin (3/6/2019) malam, di Kementerian Agama, ...

Budaya

Presiden Jokowi : Idul Fitri Momen untuk Mempererat Persatuan dan Persaudaraan Bangsa

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi seluruh rakyat Indonesia yang merayakan. Dengan berlatar suasana mudik menjelang hari raya, Presiden juga menyampaikan harapannya agar Idul Fitr ...

DIY

Kakak Beradik Asal Solo Ini Mencuri di Pakem untuk Kebutuhan Lebaran

SLEMAN, BERNAS.ID- Siang bolong sekira jam 12 siang, dua pencuri bernama Kus Hardjanto (45) dan Kus Hartono (43) nekat mencuri di toko kelontong yang terletak di Jalan Kaliurang Km 21, Dusun Purworejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman, pad ...

Pariwisata

Kebon Kaktus dan Kandang Merino Wahana Baru di Puri Mataram

SLEMAN, BERNAS.ID - Bupati Sleman, Sri Purnomo meresmikan wahana wisata baru berupa Kebon Kaktus dan Kandang Merino di Komplek Puri Mataram, Sleman, Jumat (31/5/2019). Puri Mataram yang merupakan salah satu unit usaha BUMDes Tridadi Makm ...

Pendidikan

Pancasila Perlu Dijadikan Sumber Inspirasi "Politik Harapan" Bangsa

SLEMAN, BERNAS.ID- Universitas Gadjah Mada menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kelahiran Pancasila di Halaman Balirung UGM. Upacara tersebut diikuti sekitar 4.000 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa ...

Kesehatan

Ani Yudhoyono Tutup Usia

SINGAPURA, BERNAS.ID - Ani Yudhoyono, istri Presiden ke 6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, meninggal dunia di tengah perjuangannya melawan kanker darah (leukemia) di National University Hospital, Singapura, Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu S ...

DIY

BMI DIY Peringati Harlah Pancasila dengan Serangkaian Kegiatan

SLEMAN, BERNAS.ID- Banteng Muda Indonesia (BMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan serangkaian kegiatan untuk peringatan harlah (hari lahir) Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Nicolaus Langgeng Suksmanto, Penanggu ...

Politik

Muhammadiyah Imbau Hentikan Pertikaian Pasca Pilpres

YOGYA, BERNAS.ID - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengajak berbagai pihak melakukan silaturahmi kebangsaan, sebab kini muncul ketegangan dan kerusuhan pasca Pemilu 2019. Bila tidak, Indonesia akan menuju perpecahan. Ketua Umum Pimpinan Pusa ...

Kesehatan

Layanan Kesehatan di Kota Yogyakarta Selama Libur Lebaran Tetap Buka

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Layanan fasilitas kesehatan di Kota Yogyakarta selama musim liburan Lebaran tetap berjalan normal sebagaimana biasanya, hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr. Fita Yulia Kisworini, M.Kes, Rab ...

DIY

Rekayasa Arus Mudik, Jalur Sisi Barat Proyek Underpass Kentungan Dibuka

SLEMAN, BERNAS.ID- Antisipasi kepadatan arus kendaraan mudik Lebaran 2019, sisi barat proyek underpass Kentungan dibuka sejak Rabu (29/5) hari ini, sementara pekerjaan proyek diberhentikan total selama libur Idul Fitri 1440 Hijriah. Pemb ...

DIY

Mudik Lebaran, Jalan Denggung-Wonorejo Dibuka Sementara

SLEMAN, BERNAS.ID- Jalan Dengung-Wonorejo telah dibuka untuk sementara waktu jelang libur Lebaran atau Idul Fitri 1440 Hijriah pada H-7 sampai H+7 (tanggal 29 Mei-10 Juni 2019). Pembukaan jalur ini dilakukan karena pembangunan empat jembata ...

Pendidikan

XL Axiata – Kementerian Agama Luncurkan Program Madrasah Aliyah 4.0

JAKARTA, BERNAS.ID - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) bekerja sama mengembangkan pendidikan berbasis digital di sekolah setingkat Madrasah Aliyah. Program ini akan menjangkau sedikitnya 400 Mad ...

DIY

Edarkan Sabu-sabu, Imbalannya Sabu-sabu

SLEMAN, BERNAS.ID- Polres Sleman berhasil meringkus satu orang berinisial PU (36), warga Surakarta, Jawa Tengah, yang diduga terkait peredaran sabu jaringan Solo-Yogya di wilayah hukum Sleman. PU ditangkap petugas di Banjarsari, Surakarta, ...

DIY

Arus Mudik di Bandara Adisutjipto Terpantau Mengalami Kenaikan

SLEMAN, BERNAS.ID- Menyambut momen lebaran dan libur panjang, Juni 2019, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta melaksanakan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019 (1440 H). Apel pembukaan posko te ...

Pariwisata

Libur Lebaran, Dispar DIY Siapkan Toilet dan Objek Wisata yang Bersih

BANTUL, BERNAS.ID- Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki persiapan jelang liburan Idul Fitri 1440 Hijriah. Persiapan ini dilakukan mengingat kenaikan wisatawan pada tahun 2018 lalu. Kepala Dinas Dispar DIY, ...

DIY

Operasi Ketupat 2019 Digelar Selama 13 Hari

SLEMAN, BERNAS.ID- Jelang Idul Fitri 1440 Hijriah, Polda DIY bersama TNI beserta komponen masyarakat melakukan apel gelar pasukan Operasi Ketupat tahun 2019 di Halaman Mapolda, Selasa (28/5). Operasi Ketupat Tahun 2019 akan digelar selama 1 ...

DIY

475 Petugas Disiagakan untuk Operasi Ketupat Progo Kota Jogja 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Polresta Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta menyelenggarakan Gelar Pasukan Operasi Ketupat Progo 2019 di Halaman Timur GOR Among Rogo, Selasa (28/5/2019). Bertindak sebagai pemimpin apel Walikota Jogja Haryadi Suyu ...

Pariwisata

E-Pesta, Aplikasi untuk Melindungi Pariwisata dan Wisatawan di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Untuk mewujudkan akuntabilitas Kawasan Wisata Nasional di Kabupaten Sleman yang meliputi pencegahan terhadap kecelakaan, pengaduan masyarakat dan mencegah temuan hasil pemeriksaan, Bupati Sleman, Sri Purnomo meluncurkan a ...

DIY

Konsep Khilafah Versi Ahmadiyah, Beda Dengan Khilafah Islam Mainstream

SLEMAN, BERNAS.ID - Khilafah Islamiyah umumnya selalu diidentikkan dengan sistem politik. Hal ini bisa dimaklumi, karena konsep khilafah yang mencuat ke permukaan adalah model khilafah Hizbut Tahrir, ISIS, atau Al-Qaeda yang jelas-jelas ori ...

DIY

Operasi Angkutan Lebaran 2019 Sleman dengan Jalur Alternatifnya

SLEMAN, BERNAS.ID- Terkait adanya peningkatan pengendara bermotor roda dua ataupun roda empat, Kabupaten Sleman telah memiliki rencana Operasi Angkutan Lebaran tahun 2019 untuk pengendalian arus kendaraan. Operasi Angkutan Lebaran akan dila ...

DIY

PT KAI Daop 6 Gelar Posko Angkutan Lebaran 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Menyambut Lebaran 1440 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta telah melakukan berbagai persiapan untuk melayani pemudik yang akan menggunakan layanan kereta api. Upacara Gelar Pasuka ...

Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Virus Antraks, Pengawasan Ternak DIY Diperketat

YOGYA, BERNAS.ID- Pemda DIY mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi penyebaran virus antraks di DIY, khususnya Gunungkidul. Sebab, sampel tanah yang diteliti Balai Besar Veterine di sana dinilai positif antraks. Terkait laporan ters ...

Budaya

Usai Bertemu Presiden Jokowi, Habibie Tegaskan Persatuan Bangsa Tak Bisa Ditawar

JAKARTA, BERNAS.ID - Selepas pelaksanaan Pemilu 2019, seluruh rakyat Indonesia diharapkan dapat kembali merekatkan rasa persaudaraan dan kembali bersatu membangun bangsa. Hal itu disampaikan Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J. Habib ...

Pendidikan

Pesan Damai dari UGM kepada Indonesia untuk Persatuan

SLEMAN, BERNAS.ID- Para akademisi dan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) menyerukan pesan perdamaian dan persatuan kepada seluruh elite politik dan rakyat Indonesia di Balairung UGM, Jumat 24 Mei 2019. Seruan ini dikeluarkan untuk menyi ...