Menggila Menjelang Pilkada


07 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Selasa lalu dalam sidang kabinet yang juga dihadiri oleh Kapolri dan Panglima TNI, Presiden menekankan pentingnya rasa aman dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 pada bulan Juni nanti, yang sekarang sedang memasuki tahap kampanye. Presiden memerintahkan kepada Kapolri dan Paglima TNI agar bersiap-siap dari sekarang untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. 

Adakah ini kaitannya dengan orang gila yang tiba-tiba saja bermunculan dari berbagai daerah dengan niat untuk membunuh ulama? Mengapa hingga kini polisi belum terang benar menyelesaikannya? Atau ini ada sangkut pautnya dengan merajalelanya secara masif ujaran kebencian dan kabar bohong (hoaks) menjelang Pilkada serentak 2018?

Baca juga BIN: Penyerangan Pemuka Agama Diprediksi Kampanye Hitam

Apapun itu, Presiden berkewajiban memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan agar Pilkada serentak 2018 dapat berjalan dengan tenang. Ini sekaligus ujian awal bagi pemerintah untuk melaksanakan Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang lebih besar dan banyak pihak yang terlibat. Baik dari segi jumlah pemilih, maupun daerah pemilihan.

Dalam instruksinya Presiden mengatakan, bahwa polisi harus sedini mungkin mengantisipasi berbagai gerakan yang akan menimbulkan kekecauan. Jika kita lihat lebih jauh, fenomena kemunculan orang gila secara serentak dengan tujuan yang sama baru-baru ini memang mengherankan, yakni memburu dan membunuh para ulama. Bermula pada tanggal 27 Januari lalu, dimana pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka Bandung, Umar Basri diserang oleh orang yang tidak dikenal pada saat sholat Shubuh. Padahal penyerang tersebut (Asep, 50 tahun) ikut sholat sebagai makmum. Akibat serangan itu kepala Umar Basri bocor. Pasca  kejadian tersebut secara beruntun terjadi pula penyerangan terhadap ulama lainnya di daerah yang berbeda. 

Baca juga Isu Penyerangan Tokoh Agama, Ini Temuan Bareskrim Polri

Seperti di Cigondewah Kidul, Kabupaten Bandung, korbannya Prawoto dari Komando Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis). Prawoto diserang hingga meninggal di depan rumahnya sendiri oleh orang yang juga “miring”, Asep Maftuh. Tidak berapa lama kemudian terjadi pula penyerangan terhadap Sulaiman yang dilakukan oleh Jamhari di Cigudeg, Kabupaten Bogor. Selang 10 hari kemudian, tepatnya 10 Februari juga terjadi penyerangan terhadap ulama setempat, Encep Muhaimin, di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Pandeglang  Banten. Demikian juga yang terjadi dibeberapa daerah, dengan modus yang sama. Bahkan di Jogja orang yang disangka gila menyerang gereja, dimana ummatnya sedang beribadah, pendetanya mengalami luka serius.

Penyerangan yang terjadi berturut-turut tersebut tentu sukar kita memisahkan satu dengan lainnya. Modusnya sama, yaitu orang gila yang menyerang pemuka agama. Dulu di zaman Orba, menjelang pemilu terakhir yang diikuti oleh Soeharto, juga terjadi peristiwa serupa. Saat itu yang dibunuh adalah seseorang yang diduga sebagai dukun santet. Entah dari mana awalnya isu tersebut, maka kemudian menyebar hingga sempat terjadi beberapa kejadian serupa di daerah yang berbeda. Seolah-olah mengabarkan bahwa situasi tidak aman dan perlu penanganan yang serius, bahkan ada dugan mencoreng pemerintahan. Karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan.

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Atas peristiwa di atas, menurut Budi Gunawan, Kepala BIN, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa PKI kembali bangkit. Karena peristiwa serupa pernah terjadi dimana PKI menyerang ulama. Hingga kini persoalan di atas belum jelas duduk pangkalnya. Polisi masih belum berhasil mengungkap motif sebenarnya yang terjadi. Sehingga Menhan, Ryamhoaksizard Ryacudu sempat mengucapkan, “Ya harus diungkap, pelakunya harus ditangkap. Sekarang masih menjadi kewenangan polisi. Tapi kalau memang kepolisian tidak mampu menangani kasus tersebut, sebaiknya serahkan saja kepada tentara,” ujarnya. Nah…

Demikian juga halnya dengan kasus penyebaran berita bohong. Sungguh sudah sangat meresahkan. Menarik apa yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Polri Brigjen Pol. Fadil Imran di gedung Rupatama, Mabes Polri Senin (5/3), bahwa ternyata ada keterkaitan antara Saracen yang sudah ditangkap polri belum lama ini dengan kelompok MCA (Muslim Cyber Army), “Pelaku yang tergabung dengan MCA juga tergabung dengan kluster X, yaitu eks kelompok Saracen,” jelasnya. Apakah juga ada keterkaitan antara berita hoaks yang timbul sebelum penyerangan ulama oleh sekelompok orang gila dalam waktu berurutan tersebut dengan kluster X? Fadil menegaskan, bahwa mereka terhubung satu sama lain.

Baca juga Agus Tak Melihat Hubungan Penyerangan Pemuka Agama Dan Pilpres 2019

Siapa sajakah mereka yang ditangkap oleh Polisi yang disebut dari group MCA tersebut? Sumber Bernas yang dekat dengan Mabes Polri menyebutkan bahwa pada hari yang sama telah dilakukan penangkapan sebagai berikut:

Pukul 06.00 WIB

Nama: Muhammad Luth (laki-laki, 13 September 1978)

Agama: Islam

Pekerjaan: Karyawan

Alamat: Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Barang Bukti: 3 telepon seluler beserta simcard, dua flashdisk, fotocopy KTP atas nama Muhammad Luth. Satu fotocopy kartu keluarga

Baca juga Diduga Ada Skenario Jahat, MUI Minta Polri Usut Penyerangan Tokoh Agama

Pukul 09.15

Nama: M. Rizky Surya Dharma (Laki-laki, 17 Februari 1983)

Agama: Islam

Pekerjaan: PNS

Alamat: Pangkal Pinang, Bangka Belitung

Barang bukti: Laptop merk Deel (1), HP Samsung J Prime (1), CD GT Pro (1), Ipad (1)

Baca juga Polisi: Anggota MCA Diisi Mantan Saracen

Pukul 12.20

Nama: Ramdani Saputra (laki-laki, 3 Agustus 1979)

Agama: Islam

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jembrana, Bali

Barang bukti: telepon seluler Sonny Experia ZR hitam (1), simcard (1)

Baca juga Aksi Anggota Inti MCA Ini Bisa Lakukan Pelaporan Seperti Ini Setiap Bulannya

Pukul 13.00

Nama; Yuspiadin (laki-laki, 5 Mei 1993)

Agama: Islam

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Dusun Cilanggok, Kecamatan Jatinunggal, Sumedang

Barang bukti: telepon seluler Andromax A (1), HP I-Cherry (1)

Baca juga Kunci Menghentikan Hoaks, Ini Kata Mahfud MD

Mereka dijerat dengan sangkaan sengaja menunjukan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis. Juga dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik atau membuat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mereka akan dijerat dengan Undang-undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau pasal 33 UU ITE.

Sumber tersebut juga mengatakan, akan mendalami pelaku lain dari grup medsos yang mereka ikuti. Antara lain dari grup, Akademi tempur MCA, Pojok MCA, The United MCA, The Legend MCA, Muslim Coming, MCA News Legend, Special Force MCA, Srikandi Muslim Ciber, dan Muslim Sniper.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Belum Ada Jalan Tol, Menhub Skenariokan Aksesibilitas ke NYIA

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta untuk membahas progres pembangunan bandara New Yogyakarta Internasional Airport, Minggu sore, 20 Januari 2019. Menhub Budi mengata ...

Budaya

Lomba Mancing Sidat Peringati HUT PDI Perjuangan ke-46

Bernas.id - Simpatisan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Destroyer menggelar lomba mancing Sidat pada hari Minggu 20 Januari 2019 dengan penghitungan berat Sidat dilakukan di Pendopo Purwanggan, Pakualaman, Yogyakarta. Pem ...

Olahraga

Kritisi Knalpot Blombongan, Menhub Apresiasi Balapan RX King di Maguwo

SLEMAN, BERNAS.ID- Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta untuk membahas progres pembangunan bandara New Yogyakarta Internasional Airport, Minggu sore, 20 Januari 2019. Selepas melakukan r ...

DIY

Komunitas Warga Mejing Bersatu Tidak Golput

SLEMAN, BERNAS.ID - Ratusan orang yang tergabung dalam Komunitas Mejing Bersatu mengakui tidak akan golput dalam pemilu 17 April 2019 mendatang. Hal itu diungkapkan Ketua Komunitas Mejing Bersatu FX Sudjanardi saat tatap muka dengan ...

DIY

April 2019, NYIA Siap Didarati Pesawat Terbesar dan Terberat

SLEMAN, BERNAS.ID- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo akan dibuka di bulan April dengan beroperasinya terminal internasional, lalu akhir tahun 2019, sudah beroper ...

Ekonomi

Presiden Minta Pembangunan Rusun Ponpes Dilanjutkan

GARUT, BERNAS.ID - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembangunan rumah susun pondok pesantren (Ponpes) untuk santri di seluruh Indonesia tetap dilanjutkan. Semakin baiknya kualitas bangunan Rusun untuk asram ...

Pendidikan

Universitas PGRI Yogyakarta Mewisuda 397 Mahasiswa

YOGYAKARTA,Bernas.id - Universtas PGRI Sabtu (19/1/2019), mewisuda 397 mahasiswa tahun ajaran 2018/2019. Dari 397 mahasiswa ini, sebanyak 367 mahasiswa merupakan lulusan strata satu (S1) atau sarjana dan 30 mahasiwa merupakan lulusan progam ...

DIY

Cakra 19 DIY Mencoba Luruskan Berbagai Hoaks Tentang Jokowi

YOGYA, BERNAS.ID - Relawan Cakra 19 DIY mengadakan konsolidasi untuk kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada pemilu 2019, Sabtu (19/1/2019) di Hotel Phoenix Jogja. Konsolidasi dilakukan untuk meluruskan berbagai hoaks terkait Jokowi. Sekj ...

Pendidikan

Becak Listrik Berikan Dampak Positif bagi Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meminta kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk membuat regulasi guna memayungi operasional becak-becak listrik. Dalam peresmian becak listrik ...

DIY

92 Warga Binaan Lapas Cebongan Belum Masuk DPT

SLEMAN, BERNAS.ID- 100 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan Sleman mendapatkan sosialisasi tentang Pemilu 2019 dari KPUD Sleman.  Trapsi Haryadi SIP, Ketua KPU Sleman mengatakan ada dua sosialisasi dari KPUD Sleman. "Pe ...

Pariwisata

Dikunjungi, Kampung Flory Diapresiasi DPR RI

SLEMAN, BERNAS.ID- Kampung Flory sebagai Desa Wisata di Kabupaten Sleman mendapat apresiasi Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) karena pengembangan dan pengelolaannya. Kampung Flory dianggap meraih keberhasilan dal ...

Ekonomi

BPNT Efektif Turunkan Angka Kemiskinan di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Sosial DIY menyebut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sangat efektif untuk penanggulangan kemiskinan di masyarakat, meski masih ada kabar yang muncul terkait penerimanya yang salah sasaran. Penerima BPNT ini akan mene ...

Ekonomi

Ingkar Janji, Warga Silawan Usir Kepala PLBN Motaain

ATAMBUA, Bernas.id - Masyarakat Desa Silawan melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Kantor PLBN Motaain, guna meminta pertanggungjawaban atas kesepatakan dan janji yang telah dilanggar oleh Tiolan Hutagalu, Kepala Pas Lintas Batas ...

Pendidikan

Keponakan Tuturkan Almarhum Sempat Sakit di Belanda

SLEMAN, BERNAS.ID- Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali berduka, Ekonom Dr A Tony Prasetiantono meninggal dunia di Jakarta Rabu, pukul 23.30 WIB. Jenazah telah dibawa ke Yogyakarta pada hari Kamis sore (17/1) sekitar pukul 14.15 WIB ke rum ...

DIY

Widjanarko Center bersama Relawan Kunjungi Mbah Sokiyem

BANTUL, BERNAS.ID - Widjanarko Center yang merupakan sebuah lembaga organisasi berfokus pada kegiatan sosial bersama Relawan Senaputra mendatangi kediaman Mbah Sokiyem, di Dusun Nogosari I, RT 01 Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul pada ha ...

DIY

Pembangunan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana DIY Perlu Dipercepat

YOGYA, BERNAS.ID - Pembangunan desa/kelurahan tangguh bencana di DIY perlu dipercepat. Sebab sejak 2013 hingga 2018 , total desa dan kelurahan tangguh bencana yang sudah dibangun baru 218 dari 301 desa/kelurahan rawan bencana di DIY.  ...

DIY

Mulai 17 Januari Penumpang Kereta Dapat Check In di Seluruh Stasiun Online

YOGYA, BERNAS.ID - Mulai 17 Januari 2019 pukul 15.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan aturan baru terkait Check-in. Bagi penumpang yang telah mendapatkan bukti pembelian tiket kereta api (blanko tiket putih, email notifi ...

Pariwisata

Tidak dalam Masa Liburan, Sejumlah Balita Penuhi Gerbong KA Bengawan

SOLO, Bernas.id - Animo masyarakat pengguna jasa layanan Perseroan Terbatas (PT) Kereta Api Indonesia (KAI) makin membludak belakangan ini, walau pun tidak sedang dalam liburan. Tak ketinggalan para bayi dan anak-anak di bawah lima tahun ik ...

DIY

Ribuan Warga Kulonprogo Dilatih untuk Bekerja di NYIA

SLEMAN, BERNAS.ID- Pernyataan PT Angkasa Pura I akan lebih mengutamakan warga terdampak dan warga Kulonprogo untuk bekerja di New Yogyakarta International Airport (NYIA) nanti bukan sekedar omong kosong. Selepas mengisi acara di UGM, Rab ...

DIY

Tiang Listrik Lokasi Favorit Pemasangan APK Caleg

SLEMAN, BERNAS.ID- Bawaslu Kabupaten Sleman menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang tidak sesuai aturan (sembarangan) di wilayah Kecamatan Depok, Sleman. Dari 8 titik lokasi sasaran penertiban, banyak APK yang dipasang menempel ...

DIY

Forum Wartawan Yogyakarta Laporkan Pemilik Akun FB Yanto Sumantri ke Polisi

SLEMAN,BERNAS.ID -Puluhan awak media yang tergabung dalam forum wartawan DIY melaporkan pemilik akun facebook (FB) Yanto Sumantri ke Polda DIY, Selasa (15/1/2019). Latar belakang laporan ke polisi terkait dengan postingan Yanto Sumantri ...

DIY

Dijadikan Lagu Kampanye, Pencipta Lagu Jogja Istimewa Geram

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Rapper Marzuki Mohamad atau juga dikenal dengan nama Kill The DJ keberatan lirik lagu 'Jogja Istimewa' diganti menjadi dukungan ke capres Prabowo Subianto.  Hal itu diketahui dari sebuah video ya ...

DIY

KPID Tegaskan, Tudingan ICJ Tentang Berita Hoaks Keliru

YOGYA, BERNAS.ID - Polemik grup publik facebook 'info cegatan jogja' yang ramai mempersoalkan pemberitaan MNC TV Biro Yogyakarta direspons oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). KPID DIY mene ...

DIY

Lapor ke Polda DIY, Marzuki Mohamad Tak Terima Lagunya untuk Politik

SLEMAN, BERNAS.ID- Marzuki Mohamad atau yang dikenal Kill the DJ, pencipta lagu Jogja Istimewa melaporkan akun Twitter @Cakhum karena lagu ciptaannya dicatut untuk mengkampanyekan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Polda DIY. Terkait k ...

DIY

Tolak Pembangunan Apartemen, Para Ketua RT Muja-Muju Kembalikan SK

YOGYA, BERNAS.ID-Sejumlah ketua RT yang berada di bawah RW 05 Balirejo, Muja-Muju, Umbulharjo mengembalikan surat keputusan (SK) kepemimpinan mereka, di kantor kelurahan Muja-muju, Selasa (15/1/2019). Pengembalian SK dilakukan karena para p ...

Pariwisata

Data Arkeologis: Sendratari Dyah Bhumijaya di Situs Ratu Boko

SLEMAN, BERNAS.ID -- PT Taman Wisata Candi (TWC) Unit Ratu Boko bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Minggu (13/01/2019), menggelar Sendratari Dyah Bumijaya, ...

DIY

Satpol PP Tertibkan Empat PKL Jogja di Awal Tahun Ini

YOGYA, BERNAS.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Jogja telah menertibkan sedikitnya empat pedagang kaki lima (PKL) di awal tahun ini. Selain itu, petugas juga menertibkan satu parkir liar di wilayah Kota Jogja.  Kepal ...

Ekonomi

Pelaku Ekonomi Sekitar Proyek Underpass Kentungan Khawatir

SLEMAN, BERNAS.ID- Senin, 14 Januari 2019 menjadi awal dimulainya pembangunan underpass di Simpang Empat Kentungan, Jalan Kaliurang, Ringroad Utara Sleman. Selain akan memberikan dampak yang cukup siginifikan terhadap laju arus lalu-lintas ...

DIY

Bobol Toko, Residivis Kuras Belasan HP dan Puluhan Kartu Perdana

SLEMAN,BERNAS.ID- Jajaran Unit Reskrim Polsek Ngaglik berhasil meringkus dua pelaku pencurian berinisial DK (20) warga Pakem dan RY (18) warga Ngemplak pada Minggu (13/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Keduanya ditangkap setelah melakukan tindak ...

DIY

UWMY Gelar Widya Mataram Got Talent

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) yang telah berdiri sejak 1982, saat ini memiliki 2 kampus yaitu di nDalem Mangkubumen dan di dalam Jogja City Mall Lantai 1. UWMY memiliki 10 Program Studi yaitu Manaj ...

Budaya

Kemeriahan Wayangan Merti Desa Ringinsari

SLEMAN, BERNAS.ID - Merti Desa di Padukuhan Ringinsari, Maguwoharjo, Depok, Sleman dimeriahkan dengan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, Sabtu malam (12/01/2019) di lapangan Ringinsari. Pagelaran wayang kulit ini menampilkan lak ...

Budaya

Pameran Nusantara, Hadirkan Puluhan Karya Visual Perupa Anak dan Dewasa

YOGYA, BERNAS.ID - Pameran seni rupa keluarga Nusantara dihadirkan di Jogja Gallery, Mulai 12 – 21 Januari 2019. Ini adalah pameran gabungan antara puluhan seniman cilik dan dewasa. "Hari ini saya merasa bangga karena seniman- ...

DIY

HS Merasakan AL Merespon Ciumannya

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID- Kasus dugaan perkosaan dan pencabulan terhadap AL, mahasiswi UGM ketika KKN di Pulau Seram semakin terbuka fakta-faktanya. Polda DIY pun berkomitmen untuk mengungkap kasus ini seterang-terangnya. Tommy Susanto, ...

DIY

Polisi Komitmen Selesaikan Kasus AL, Mahasiswi UGM, Seterang-terangnya

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami AL, mahasiswi Fisipol UGM yang selama ini disamarkan Agni dengan seterang-terangnya. Untuk perkembangan terakhir, Kombes ...

Pendidikan

Nanokitosan dari Cangkang Kepiting, Anti Hama Ramah Lingkungan

SLEMAN, BERNAS.ID- Peneliti UGM, Dr Ronny Martien, berhasil mengolah limbah cangkang kepiting dan udang menjadi nanokitosan untuk menekan hama pertanian yang ramah lingkungan. Ronny mengungkapkan pengembangan formula nanokitosan bermula dar ...

DIY

10 Ribu Warga Sleman Belum e-KTP

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman melakukan perekaman e-KTP di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Yogyakarta, Pakem, pada Kamis 10 Januari 2019. Kabid Pelayanan Pen ...

DIY

Polsek Depok Timur Ungkap 4 Kasus Curanmor

SLEMAN, BERNAS.ID- Selama Operasi Curanmor Progo 2018, Unit Reskrim Polsek Depok Timur Polres Sleman berhasil mengungkap 4 kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dengan mengamankan 4 tersangka berinisial MS, AMP, MN, dan M dengan bar ...

DIY

Ngopi atau Ngolah Pikir di Angkringan, Ini Manfaatnya.

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Ngobrol untuk membahas permasalahan lingkungan atau berkenaan dengan isu-isu kewilayahan bahkan sampai isu negara di angkringan bisa lebih cair daripada diskusi resmi ala akademisi. Dalam menyampaikan pendapat maupu ...

Olahraga

Kejuaraan Atletik Tandai Peresmian Stadion Mandala Krida Baru

YOGYA, BERNAS.ID - Event BPD Championship 2019, kejuaraan atletik yang digelar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY, menandai peresmian Stadion Mandala Krida usai renovasi, Kamis 10 Januari 2019. Event ini diikuti oleh r ...

Olahraga

Gubernur Resmikan Stadion Mandala Krida Baru

YOGYA, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Stadion Mandala Krida baru yang sudah direvitalisasi sejak 2012, pada Kamis (10/1/2019) pagi. Peresmian ditandai dengan pemotongan buntal dan penandatanganan prasasti. ...

DIY

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkot Yogyakarta Teken MoU dengan Kemenag

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan publik di Kota Yogyakarta, komitmen ini dibuktikan dengan penandatangan Mou antara Pemkot Yogyakarta dengan Kantor Kementrian Agam ...

Ekonomi

Budidaya Ikan Lele dengan Sistem Bioflok, Ramah Lingkungan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menyaksikan pelatihan budidaya lele sistem bioflok menggunakan drum di Masjid Al Ikhwan, Dukuh, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta. Pelatihan ini digelar oleh Majelis ...

DIY

Gubernur DIY Resmi Membuka Sarasehan Kebangsaan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gerakan Suluh Kebangsaan pada hari Rabu (9/1/2019) di Bale Raos, Yogyakarta. Acara Sarasehan Keban ...

DIY

Gubernur Optimis Pembangunan NYIA Sesuai Target

KULONPROGO, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X beserta rombongan melakukan kunjungan kerja guna meninjau progres New Yogyakarta International Airport (NYIA), Senin (8/1/2019) di Temon, Kulonprogo, tak hanya sebatas me ...

DIY

Gubernur Tinjau Langsung Progres NYIA

KULONPROGO, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengadakan kunjungan kerja guna meninjau progress pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada Senin (8/1/2019) di Temon, Kulonprogo. Hal ini terkait den ...

DIY

Pencoretan OSO, Mahfud MD Anggap KPU Sudah Benar Ikuti Putusan MK

YOGYA, BERNAS.ID - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai sikap Komisi Pemilihan Umum mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi yang melarang pengurus partai politik menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sudah benar. ...

DIY

Kajari Sleman : Terdakwa Jootje Sudah Masuk DPO

SLEMAN, BERNAS.ID - Persidangan kasus aduan palsu dengan terdakwa Jootje Max Sondakh memasuki babak akhir. Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Jootje. Namun sejak putusan ditandat ...

Olahraga

Krishna Murti Dapatkan Gambaran Kecil Pengaturan Skor dari Krisna Adi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kasus pengaturan skor masih menjadi perhatian yang hangat bagi masyarakat, khususnya para pecinta bola. Satgas Anti Mafia Bola masih terus bekerja untuk membongkar selubung permainan skor guna memperbaiki dunia persepakbo ...

DIY

Tolak Klitih, Massa 9119 Minta Perda Khusus 

YOGYA, BERNAS.ID - Sejumlah elemen masyarakat Yogya yang tergabung dalam gerakan 9119 merekomendasikan pemerintah provinsi DIY untuk membuat peraturan daerah (Perda) khusus untuk aksi kriminal jalanan, khususnya bagi pelaku di bawah um ...

DIY

Romo Benny: Jangan Pilih Pemimpin Seperti Hitler!

YOGYA, BERNAS.ID - Pastor dan aktivis Romo Benny Susetyo mengingatkan masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang memiliki keutamaan. Pemimpin yang bisa mengaktualisasikan ideologi Pancasila menjadi praksis, dan mewujudkan keadilan men ...