Menggila Menjelang Pilkada


07 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Selasa lalu dalam sidang kabinet yang juga dihadiri oleh Kapolri dan Panglima TNI, Presiden menekankan pentingnya rasa aman dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 pada bulan Juni nanti, yang sekarang sedang memasuki tahap kampanye. Presiden memerintahkan kepada Kapolri dan Paglima TNI agar bersiap-siap dari sekarang untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. 

Adakah ini kaitannya dengan orang gila yang tiba-tiba saja bermunculan dari berbagai daerah dengan niat untuk membunuh ulama? Mengapa hingga kini polisi belum terang benar menyelesaikannya? Atau ini ada sangkut pautnya dengan merajalelanya secara masif ujaran kebencian dan kabar bohong (hoaks) menjelang Pilkada serentak 2018?

Baca juga BIN: Penyerangan Pemuka Agama Diprediksi Kampanye Hitam

Apapun itu, Presiden berkewajiban memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan agar Pilkada serentak 2018 dapat berjalan dengan tenang. Ini sekaligus ujian awal bagi pemerintah untuk melaksanakan Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang lebih besar dan banyak pihak yang terlibat. Baik dari segi jumlah pemilih, maupun daerah pemilihan.

Dalam instruksinya Presiden mengatakan, bahwa polisi harus sedini mungkin mengantisipasi berbagai gerakan yang akan menimbulkan kekecauan. Jika kita lihat lebih jauh, fenomena kemunculan orang gila secara serentak dengan tujuan yang sama baru-baru ini memang mengherankan, yakni memburu dan membunuh para ulama. Bermula pada tanggal 27 Januari lalu, dimana pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka Bandung, Umar Basri diserang oleh orang yang tidak dikenal pada saat sholat Shubuh. Padahal penyerang tersebut (Asep, 50 tahun) ikut sholat sebagai makmum. Akibat serangan itu kepala Umar Basri bocor. Pasca  kejadian tersebut secara beruntun terjadi pula penyerangan terhadap ulama lainnya di daerah yang berbeda. 

Baca juga Isu Penyerangan Tokoh Agama, Ini Temuan Bareskrim Polri

Seperti di Cigondewah Kidul, Kabupaten Bandung, korbannya Prawoto dari Komando Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis). Prawoto diserang hingga meninggal di depan rumahnya sendiri oleh orang yang juga “miring”, Asep Maftuh. Tidak berapa lama kemudian terjadi pula penyerangan terhadap Sulaiman yang dilakukan oleh Jamhari di Cigudeg, Kabupaten Bogor. Selang 10 hari kemudian, tepatnya 10 Februari juga terjadi penyerangan terhadap ulama setempat, Encep Muhaimin, di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Pandeglang  Banten. Demikian juga yang terjadi dibeberapa daerah, dengan modus yang sama. Bahkan di Jogja orang yang disangka gila menyerang gereja, dimana ummatnya sedang beribadah, pendetanya mengalami luka serius.

Penyerangan yang terjadi berturut-turut tersebut tentu sukar kita memisahkan satu dengan lainnya. Modusnya sama, yaitu orang gila yang menyerang pemuka agama. Dulu di zaman Orba, menjelang pemilu terakhir yang diikuti oleh Soeharto, juga terjadi peristiwa serupa. Saat itu yang dibunuh adalah seseorang yang diduga sebagai dukun santet. Entah dari mana awalnya isu tersebut, maka kemudian menyebar hingga sempat terjadi beberapa kejadian serupa di daerah yang berbeda. Seolah-olah mengabarkan bahwa situasi tidak aman dan perlu penanganan yang serius, bahkan ada dugan mencoreng pemerintahan. Karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan.

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Atas peristiwa di atas, menurut Budi Gunawan, Kepala BIN, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa PKI kembali bangkit. Karena peristiwa serupa pernah terjadi dimana PKI menyerang ulama. Hingga kini persoalan di atas belum jelas duduk pangkalnya. Polisi masih belum berhasil mengungkap motif sebenarnya yang terjadi. Sehingga Menhan, Ryamhoaksizard Ryacudu sempat mengucapkan, “Ya harus diungkap, pelakunya harus ditangkap. Sekarang masih menjadi kewenangan polisi. Tapi kalau memang kepolisian tidak mampu menangani kasus tersebut, sebaiknya serahkan saja kepada tentara,” ujarnya. Nah…

Demikian juga halnya dengan kasus penyebaran berita bohong. Sungguh sudah sangat meresahkan. Menarik apa yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Polri Brigjen Pol. Fadil Imran di gedung Rupatama, Mabes Polri Senin (5/3), bahwa ternyata ada keterkaitan antara Saracen yang sudah ditangkap polri belum lama ini dengan kelompok MCA (Muslim Cyber Army), “Pelaku yang tergabung dengan MCA juga tergabung dengan kluster X, yaitu eks kelompok Saracen,” jelasnya. Apakah juga ada keterkaitan antara berita hoaks yang timbul sebelum penyerangan ulama oleh sekelompok orang gila dalam waktu berurutan tersebut dengan kluster X? Fadil menegaskan, bahwa mereka terhubung satu sama lain.

Baca juga Agus Tak Melihat Hubungan Penyerangan Pemuka Agama Dan Pilpres 2019

Siapa sajakah mereka yang ditangkap oleh Polisi yang disebut dari group MCA tersebut? Sumber Bernas yang dekat dengan Mabes Polri menyebutkan bahwa pada hari yang sama telah dilakukan penangkapan sebagai berikut:

Pukul 06.00 WIB

Nama: Muhammad Luth (laki-laki, 13 September 1978)

Agama: Islam

Pekerjaan: Karyawan

Alamat: Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Barang Bukti: 3 telepon seluler beserta simcard, dua flashdisk, fotocopy KTP atas nama Muhammad Luth. Satu fotocopy kartu keluarga

Baca juga Diduga Ada Skenario Jahat, MUI Minta Polri Usut Penyerangan Tokoh Agama

Pukul 09.15

Nama: M. Rizky Surya Dharma (Laki-laki, 17 Februari 1983)

Agama: Islam

Pekerjaan: PNS

Alamat: Pangkal Pinang, Bangka Belitung

Barang bukti: Laptop merk Deel (1), HP Samsung J Prime (1), CD GT Pro (1), Ipad (1)

Baca juga Polisi: Anggota MCA Diisi Mantan Saracen

Pukul 12.20

Nama: Ramdani Saputra (laki-laki, 3 Agustus 1979)

Agama: Islam

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jembrana, Bali

Barang bukti: telepon seluler Sonny Experia ZR hitam (1), simcard (1)

Baca juga Aksi Anggota Inti MCA Ini Bisa Lakukan Pelaporan Seperti Ini Setiap Bulannya

Pukul 13.00

Nama; Yuspiadin (laki-laki, 5 Mei 1993)

Agama: Islam

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Dusun Cilanggok, Kecamatan Jatinunggal, Sumedang

Barang bukti: telepon seluler Andromax A (1), HP I-Cherry (1)

Baca juga Kunci Menghentikan Hoaks, Ini Kata Mahfud MD

Mereka dijerat dengan sangkaan sengaja menunjukan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis. Juga dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik atau membuat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mereka akan dijerat dengan Undang-undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau pasal 33 UU ITE.

Sumber tersebut juga mengatakan, akan mendalami pelaku lain dari grup medsos yang mereka ikuti. Antara lain dari grup, Akademi tempur MCA, Pojok MCA, The United MCA, The Legend MCA, Muslim Coming, MCA News Legend, Special Force MCA, Srikandi Muslim Ciber, dan Muslim Sniper.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Terlilit Hutang, Oknum Perangkat Desa Cetak Uang Palsu

SLEMAN, BERNAS ID- Jajaran Unit Reskrim Polsek Godean dengan Reskrim Polres Sleman menangkap empat orang sebagai pelaku pemroduksi uang palsu dan pengedar uang palsu di wilayah Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabid Humas Pold ...

DIY

Polisi Ringkus Penjual Miras yang Menyebabkan 6 Orang Tewas

JOGJA, BERNAS.ID- Aparat Polresta Yogyakarta meringkus penjual minuman keras, biang keladi atas tewasnya tiga orang warga Purwokinanti, termasuk 3 orang warga yang tewas pasca meminum miras di wilayah Tegalrejo. Kanit reskrim Unit 4 Polr ...

DIY

Museum Komunikasi Elektronika Hadir di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, komunikasi elektronika (komlek) memiliki peranan yang sangat penting. Khusus Komlek di AURI, bukan hanya berjasa bagi kepentingan Angkatan Udara saja tapi juga kepentingan negara se ...

DIY

3 Warga Dusun Kedungbuweng Imogiri Jadi Korban Tanah Longsor, Ada Anak Kecil

BANTUL, BERNAS.ID- Tiga rumah rusak berat tertimpa tanah longsor di kawasan Dusun Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Bantul. Satu orang warga atas nama Eko Supatmi (55) telah diketemukan dalam keadaan meninggal. Sedangkan, d ...

DIY

Ratusan Anak Muda Diajak Idham Pahami Pancasila

YOGYA, BERNAS.ID - Anggota DPR RI Dapil DIY Idham Samawi mengajak generasi muda Yogyakarta untuk memahami Pancasila dengan baik dan benar. Dengan demikian, keutuhan NKRI dapat terjaga sepanjang masa. "Idham Samawi siap berdiskusi 30 ...

DIY

Polda DIY Ungkap Prostitusi Online via WA dan Twitter

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY mengungkap dua tindak pidana kasus prostitusi online via WA dan Twitter dengan pelaku yang berbeda. Kedua pelaku berinisial CK (33), karyawan swasta, warga Maguwoharjo dan HP (25), mahasiswa asal Tanjung Penyemb ...

DIY

Banjir Terjang 9 Kecamatan di Bantul, Tim Rescue ACT DIY Bantu Proses Evakuasi Warga

BANTUL, BERNAS.ID - Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi di 21 titik pada 9 kecamatan di wilayah Bantul ...

DIY

Dosen UAD yang Selamat dalam Peristiwa Penembakan di Selandia Baru Masih Trauma

YOGYA, BERNAS.ID - Salah seorang dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Irfan Yunianto, adalah salah satu yang selamat dari peristiwa penembakan massal di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) pekan lalu. Dosen tersebut berada di Masjid Al Noor d ...

Lifestyle

Luar Biasa, di Warung Ini Kamu Bisa Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

SLEMAN, BERNAS.ID - Masih banyak orang baik di dunia ini. Salah satunya adalah perempuan bernama Bu Hari, yang di masa tuanya mengabdikan diri sepenuhnya untuk berbagi dengan sesama. Bu Hari membantu sesama lewat Warung Makan Berbagi mi ...

Pariwisata

Begini Sensasinya Naik Jip Wisata di Tebing Breksi

SLEMAN, BERNAS.ID - Keberadaan jip wisata di kawawan Tebing Breksi di Desa Wisata Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, selain menambah daya tarik obyek wisata, tentunya juga mendongkrak wisatawan yang berkunjung. S ...

DIY

Siap Menangkan Pemilu, DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Rakoorda

SLEMAN, BERNAS.ID - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Daerah Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019, Minggu (17/3/2019) di Sleman City Hall. Sekjen DPP PDI P ...

DIY

IKA SKMA DIY Lakukan Kegiatan Gerbang Mas di Nglipar

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID -Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) melakukan Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak yang disingkat Gerbang Mas secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia, Sabtu (16/3/2019) ...

DIY

Hoaks Saat Ini Menjadi Bagian dari Politik

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI bekerjasama dengan Suara Muhammadiyah menggelar Forum Dialog dan Literasi Media Sosial bertajuk "Bijak di Dunia Maya, Rukun di Dunia Nyata" untuk membedah persoal ...

DIY

Buya Syafii Kutuk Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID- Guru bangsa Buya Syafii Ma'arif mengutuk aksi penembakan brutal di dua mesjid wilayah Christchurch, Selandia Baru, yakni Mesjid Al Noor dan di pinggiran Linwood yang terjadi pada hari Jumat kemarin, 15 Maret 2019. & ...

DIY

KWI mengecam Keras Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID - Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) mengecam keras aksi penembakan brutal yang terjadi di dua mesjid Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). KWI menilai tindakan keji tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan kemanu ...

Pendidikan

Golput Dipengaruhi Faktor Administrasi dan Ideologi

JOGJA, BERNAS.ID- Menurut Robert A Dahl, dalam demokrasi, selain kompetisi, kesuksesan sebuah pemilu ditandai dengan partisipasi masyarakat. Namun, fenomena golput (golongan putih) atau mereka yang tak menentukan pilihan tak dipungkiri bisa ...

Pendidikan

Lulusan Teknik Lingkungan Harus Sesuai Kebutuhan User

SLEMAN, BERNAS.ID -- Perkembangan teknologi saat ini tidak dapat terelakkan hingga dibutuhkan strategi baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di jurusan Teknik Lingkungan untuk menjawab tantangan ke depan. Hal ini dimaksudkan agar lu ...

DIY

Pria Gantung Diri di Villa Kawasan Kaliurang

SLEMAN, BERNAS.ID- Warga Pakem Sleman, kawasan wisata, Kaliurang dikejutkan dengan adanya penemuan mayat. Pasalnya, mayat tersebut ditemukan menggantung di bawah tangga vila Djembranasari RT07/RW19, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, K ...

DIY

100% Indonesia Nyoblos Segera Digelar di Jogja untuk Tangkal Golput

YOGYA, BERNAS.ID - We The Youth berkolaborasi dengan Komunitas Gayam 16 akan menggelar acara 100% Indonesia Nyoblos (IN) di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, pada 22 Maret 2019 mendatang. Ini adalah gerakan untuk mengajak generasi muda Indo ...

DIY

Polres Sleman Akan Usut Kasus Pembakaran Bus

SLEMAN, BERNAS.ID- Rabu (14/3) sore kemarin, bus Antar Jaya jurusan Solo-Purwokerto dengan nomor polisi AD1644CF dibakar massa di Jalan Wates, tepatnya di depan Kelurahan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman sehabis Maghrib sekitar pukul 18 ...

Kesehatan

Perang Terhadap TBC Berarti Perangi Kemiskinan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro, Septi M Effendi membuka acara ceramah tentang pencegahan penyakit TBC dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2019, Kamis (14/3/2019) di Aul ...

Pendidikan

Gadis TK Hidup Tak Layak Bersama Kakek di Tengah Kota

PURWOREJO, BERNAS.ID -Sungguh ironis di tengah hiruk-pikuk masyarakat perkotaan yang hidup serba wah, ada gadis kecil berusia Taman Kanak-kanak (TK) hidup bersama kakek-nenek tua renta di rumah yang sangat tak layak. Gadis kecil bernama Cin ...

DIY

Tabrak Warga, Bis Dibakar Massa di Jalan Wates

SLEMAN, BERNAS.ID- Sehabis Maghrib sekira pukul 18.00 WIB, sebuah bus AKAP dibakar massa setelah menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Wates, depan Kelurahan Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (13/3). Kapolsek Gamping, Kompol Hendri Mu ...

Ekonomi

Pindah Tugas, Kepala Kantor Perwakilan BI Yogyakarta Pamitan ke Insan Media

SLEMAN, BERNAS.ID- Di hadapan perwakilan media massa, baik cetak maupun online di Yogyakarta, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Budi Hanoto menyampaikan permohonan pamit karena per tanggal 1 Maret 2019,  dipercaya men ...

Pendidikan

WeKode Akan Jadi Sekolah Coding RI-Singapura Pertama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyaksikan sekaligus penandatangan 3 Memorandum of Understanding (MOU) kerjasama RI-Singapura di bidang ekonomi digital, di ...

DIY

Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945?

SLEMAN, BERNAS.ID- Dewan Guru Besar UGM bekerjasama dengan Gerakan Kebangkitan Indonesia mengadakan bedah buku "Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945" di Balai Senat UGM, Rabu 14 Maret 2019. Prof Koentjoro, Ketua Dewan Guru Be ...

DIY

Dwi Fungsi ABRI Sebagai Amanat Penderitaan Rakyat

SLEMAN, BERNAS.ID- Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono menjelaskan tentang latar belakang munculnya Dwi Fungsi ABRI. Ia menyebut pertama, menyangkut keamanan dan pertahanan keselamatan rakyat dan perjuangan rakyat. "Kami dapat amana ...

DIY

Bawa Bahan Peledak ke Mako Brimob DIY, RD Diringkus

JOGJA, BERNAS.ID- Hari Selasa 12 Maret 2019, sekira pukul 09.30 WIB, seorang pria berinisial RD mendatangi Pos Penjagaan Selatan Mako Sat Brimobda DIY yang ketika diperiksa isi tasnya terdapat 35 peluru aktif dan peluru hampa 9 peluru. Dike ...

Pendidikan

Institut Kopi Indonesia Hadir di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Indonesia dikenal sebagai negara produsen kopi ketiga terbesar di dunia setelah Brazil dan Kolumbia dengan menyumbang sekitar 7 persen kebutuhan kopi di dunia. Rata-rata produksi kopi Indonesia sebesar 600 ribu ton per ta ...

DIY

Hubungan 70 Tahun Indonesia-Australia

SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia, Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (DIHI-UGM) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra, bekerja sama dengan Kemendikbud RI ...

Pariwisata

ASPPI DPD DIY Gelar Jitex 2019, Dongkrak Kunjungan Wisatawan

SLEMAN, BERNAS.ID- Untuk meningkatkan kunjungan jumlah wisatawan ke Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Sleman, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Yogyakarta menggelar Jogja Istimewa Travel Exchange (Jitex) di Ball Room Lantai ...

Ekonomi

Ribuan Pembeli Furniture dan Craft dari 48 Negara Berkumpul di JIFFINA 2019

BANTUL, BERNAS.ID- Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (JIFFINA) 2019 akan digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada tanggal 13-16 Maret mendatang. Rencananya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Wakil Gubernur ...

DIY

Bea Cukai Musnahkan 247 Barang Ilegal

SLEMAN, BERNAS.ID- Kantor Bea Cukai Yogyakarta melakukan pemusnahan barang dari hasil penindakan sejak awal tahun 2018 dan telah dinyatakan sebagai barang milik negara (BMN). Ada sekitar 247 item barang sudah dimusnahkan di Halaman Kantor B ...

Ekonomi

Kebun Soka Samigaluh Gelar Bursa Sayur Organik Setiap Sabtu Minggu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Bicara soal menu empat sehat lima sempurna, dua diantaranya adalah ketersediaan sayur-sayuran dan buah-buahan. Sedangkan untuk memperoleh sayur maupun buah yang benar-benar sehat pun kini  bisa dikatakan semaki ...

Olahraga

Ribuan Goweser Tour De Sleman Tebar Benih Ikan di Embung Kaliaji

SLEMAN, BERNAS.ID- Pemerintah Kabupaten Sleman bersama komunitas goweser Antar Lintas Gowes Jogja (Algojo) selenggarakan Tour De Sleman 2019. Kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Jadi Algojo yang kedua ini mengawali rangkaian ...

Olahraga

Tim Sinduadi Sleman Juara Danrem Pamungkas Cup 2019

JOGJA, BERNAS.ID- Korem 072 Pamungkas Yogyakarta menggelar kejuaraan tenis antarinstansi Danrem Pamungkas Cup 2019 di lapangan DKT, Kotabaru, Yogyakarta, selama tiga hari, Jumat-Minggu (8-10/3/2019). 16 tim instansi, baik pemerintah dan ...

Olahraga

Bupati Sleman Ikut Lari di Vulcano Run 2019

SLEMAN, BERNAS.ID- Selain membuka event lari di lereng Merapi bertajuk “Volcano Run 2019”, Bupati Sleman Sri Purnomo juga turut berpartisipasi menjadi peserta. Setelah menempuh jarak 5 kilometer, ia berhasil finish di Museum ...

Budaya

Dalang Cilik Berbakat Ini Ingin jadi Profesor

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID --Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Begitu kata sebuah peribahasa untuk memacu semangat dalam belajar. Dan mungkin peribahasa itu yang menjadi pegangan bagi Daneswara Satya Swandaru, seorang dalang cilik berbaka ...

Pariwisata

Dinas Pariwisata DIY Promosikan NYIA

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Jumlah kunjungan wisatawan dari Eropa ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),  khususnya Belanda selalu menempati urutan yang pertama,  berdasarkan data statistik 2015 - 2018.  Hal ini menjadikan pematik ...

DIY

Di Titik Nol, Polisi Ajak Millenial Tertib Lalu-lintas

JOGJA, BERNAS.ID- Ribuan masyarakat Yogyakarta ikut berpartisipasi memeriahkan puncak acara Millenial  Safety di Titik Nol Malioboro, Minggu pagi 10 Maret  2019. Program nasional dari Polri ini digelar untuk mengajak generasi m ...

DIY

Tingkatkan Kesadaran Pemilu, PKS Menggelar Sarasehan bersama Dai dan Tokoh Muda

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menggugah kesadaran masyarakat jelang pemilihan umum (Pemilu), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Yogyakarta menggelar sarasehan dan silaturahmi Dai dan tokoh muda se Kota Yogyakarta, Minggu (10/3/2019) bertem ...

DIY

Masyarakat Antusias Mengikuti Cukur Gratis yang Diadakan Seknas Jokowi DIY

SLEMAN, BERNAS.ID - Masyarakat sangat antusias mengikuti cukur rambut gratis yang diadakan Seknas Jokowi DIY dalam acara Ngopi Gratis Markijo (Mari Kita Jokowi) yang diadakan di Jalan Nologaten Dusun Nologaten, Desa Caturtunggal, Kecamatan ...

Pendidikan

Universitas Widya Mataram Yogyakarta Mewisuda 339 Mahasiswa

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -  Universitas Widya Mataram (UWM) mewisuda 339 mahasiswa sarjana (S1), Sabtu (9/3/2019). Dari 339 mahasiswa, Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi diraih oleh Gini Halimah dari Program Studi Ilmu Hukum dengan angka ...

DIY

Ribuan Alumni SMA Yogyakarta Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf

SLEMAN, BERNAS.ID- Ribuan orang yang mengatasanamkan Alumni SMA Yogyakarta Bersatu (ASYB) menggelar deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Mengusung tema "N ...

DIY

PWNU DIY Dukung Pemilu Damai 2019

BANTUL, BERNAS.ID- Pengurus Wilayah NU DIY mengadakan rapat pleno untuk menyosialisasikan hasil musyawarah nasional (munas) alim ulama dan konferensi besar (konbes) NU di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat bebe ...

DIY

Ribuan Pengemudi Gojek Tuntut Kesejahteraan

JOGJA, BERNAS.ID- Ribuan driver Gojek yang tergabung dalam Paguyuban Gojek Djogja (Pagodja) turun ke jalan untuk melakukan aksi protes guna menuntut kepada PT Gojek Indonesia (PT GI) agar mengubah kebijakan yang dinilai merugikan para penge ...

Pendidikan

Kini Belanja ke Pasar Tradisional Bisa Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Kini belanja sayur dan kebutuhan dapur, tidak harus harus datang ke pasar, tetapi bisa dilakukan secara online melalui aplikasi OkeSayur. Aplikasi belanja online ini besutan sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada An ...

Pendidikan

Smart Bottle Cegah Penyakit Diabetes

SLEMAN, BERNAS.ID - Semakin meningkatnya jumlah penderita diabetes di Indonesia dari tahun ke tahun mendorong mahasiswa FTI UII untuk menciptakan alat pengukur kadar gula dengan smartphone. Alat yang diberi nama Innovation of Automatic Suga ...

Budaya

Pertama Kali, Naskah Kraton Jogja Dipamerkan, Tandai 30 Tahun Sultan Bertahta

YOGYA, BERNAS.ID - Puncak kegiatan peringatan 30 tahun Masehi Sri Sultan Hamengku Buwono X Bertakhta ditandai dengan Pameran Naskah Kraton Yogyakarta, Kamis (7/3/2019) malam. Pameran yang berlangsung di Kagungan Dalem Bangsal Pagelaran Krat ...

Olahraga

2500 Slot Volcano Run Ludes Terjual

SLEMAN, BERNAS.ID- Untuk meningkatkam kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pariwisata mengadakannya Volcano Run 2019 yang akan digelar pada hari Minggu, 10 Maret 2019 nanti. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sle ...