Menggila Menjelang Pilkada


07 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Selasa lalu dalam sidang kabinet yang juga dihadiri oleh Kapolri dan Panglima TNI, Presiden menekankan pentingnya rasa aman dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 pada bulan Juni nanti, yang sekarang sedang memasuki tahap kampanye. Presiden memerintahkan kepada Kapolri dan Paglima TNI agar bersiap-siap dari sekarang untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi. 

Adakah ini kaitannya dengan orang gila yang tiba-tiba saja bermunculan dari berbagai daerah dengan niat untuk membunuh ulama? Mengapa hingga kini polisi belum terang benar menyelesaikannya? Atau ini ada sangkut pautnya dengan merajalelanya secara masif ujaran kebencian dan kabar bohong (hoaks) menjelang Pilkada serentak 2018?

Baca juga BIN: Penyerangan Pemuka Agama Diprediksi Kampanye Hitam

Apapun itu, Presiden berkewajiban memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan agar Pilkada serentak 2018 dapat berjalan dengan tenang. Ini sekaligus ujian awal bagi pemerintah untuk melaksanakan Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang lebih besar dan banyak pihak yang terlibat. Baik dari segi jumlah pemilih, maupun daerah pemilihan.

Dalam instruksinya Presiden mengatakan, bahwa polisi harus sedini mungkin mengantisipasi berbagai gerakan yang akan menimbulkan kekecauan. Jika kita lihat lebih jauh, fenomena kemunculan orang gila secara serentak dengan tujuan yang sama baru-baru ini memang mengherankan, yakni memburu dan membunuh para ulama. Bermula pada tanggal 27 Januari lalu, dimana pemimpin Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka Bandung, Umar Basri diserang oleh orang yang tidak dikenal pada saat sholat Shubuh. Padahal penyerang tersebut (Asep, 50 tahun) ikut sholat sebagai makmum. Akibat serangan itu kepala Umar Basri bocor. Pasca  kejadian tersebut secara beruntun terjadi pula penyerangan terhadap ulama lainnya di daerah yang berbeda. 

Baca juga Isu Penyerangan Tokoh Agama, Ini Temuan Bareskrim Polri

Seperti di Cigondewah Kidul, Kabupaten Bandung, korbannya Prawoto dari Komando Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis). Prawoto diserang hingga meninggal di depan rumahnya sendiri oleh orang yang juga “miring”, Asep Maftuh. Tidak berapa lama kemudian terjadi pula penyerangan terhadap Sulaiman yang dilakukan oleh Jamhari di Cigudeg, Kabupaten Bogor. Selang 10 hari kemudian, tepatnya 10 Februari juga terjadi penyerangan terhadap ulama setempat, Encep Muhaimin, di Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Pandeglang  Banten. Demikian juga yang terjadi dibeberapa daerah, dengan modus yang sama. Bahkan di Jogja orang yang disangka gila menyerang gereja, dimana ummatnya sedang beribadah, pendetanya mengalami luka serius.

Penyerangan yang terjadi berturut-turut tersebut tentu sukar kita memisahkan satu dengan lainnya. Modusnya sama, yaitu orang gila yang menyerang pemuka agama. Dulu di zaman Orba, menjelang pemilu terakhir yang diikuti oleh Soeharto, juga terjadi peristiwa serupa. Saat itu yang dibunuh adalah seseorang yang diduga sebagai dukun santet. Entah dari mana awalnya isu tersebut, maka kemudian menyebar hingga sempat terjadi beberapa kejadian serupa di daerah yang berbeda. Seolah-olah mengabarkan bahwa situasi tidak aman dan perlu penanganan yang serius, bahkan ada dugan mencoreng pemerintahan. Karena dianggap tidak mampu menjaga keamanan.

Baca juga Polisi: 3 Penyebar Hoax Penyerangan Tokoh Agama di Jatim Anggota MCA

Atas peristiwa di atas, menurut Budi Gunawan, Kepala BIN, mereka ingin menyampaikan pesan bahwa PKI kembali bangkit. Karena peristiwa serupa pernah terjadi dimana PKI menyerang ulama. Hingga kini persoalan di atas belum jelas duduk pangkalnya. Polisi masih belum berhasil mengungkap motif sebenarnya yang terjadi. Sehingga Menhan, Ryamhoaksizard Ryacudu sempat mengucapkan, “Ya harus diungkap, pelakunya harus ditangkap. Sekarang masih menjadi kewenangan polisi. Tapi kalau memang kepolisian tidak mampu menangani kasus tersebut, sebaiknya serahkan saja kepada tentara,” ujarnya. Nah…

Demikian juga halnya dengan kasus penyebaran berita bohong. Sungguh sudah sangat meresahkan. Menarik apa yang disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Siber Polri Brigjen Pol. Fadil Imran di gedung Rupatama, Mabes Polri Senin (5/3), bahwa ternyata ada keterkaitan antara Saracen yang sudah ditangkap polri belum lama ini dengan kelompok MCA (Muslim Cyber Army), “Pelaku yang tergabung dengan MCA juga tergabung dengan kluster X, yaitu eks kelompok Saracen,” jelasnya. Apakah juga ada keterkaitan antara berita hoaks yang timbul sebelum penyerangan ulama oleh sekelompok orang gila dalam waktu berurutan tersebut dengan kluster X? Fadil menegaskan, bahwa mereka terhubung satu sama lain.

Baca juga Agus Tak Melihat Hubungan Penyerangan Pemuka Agama Dan Pilpres 2019

Siapa sajakah mereka yang ditangkap oleh Polisi yang disebut dari group MCA tersebut? Sumber Bernas yang dekat dengan Mabes Polri menyebutkan bahwa pada hari yang sama telah dilakukan penangkapan sebagai berikut:

Pukul 06.00 WIB

Nama: Muhammad Luth (laki-laki, 13 September 1978)

Agama: Islam

Pekerjaan: Karyawan

Alamat: Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Barang Bukti: 3 telepon seluler beserta simcard, dua flashdisk, fotocopy KTP atas nama Muhammad Luth. Satu fotocopy kartu keluarga

Baca juga Diduga Ada Skenario Jahat, MUI Minta Polri Usut Penyerangan Tokoh Agama

Pukul 09.15

Nama: M. Rizky Surya Dharma (Laki-laki, 17 Februari 1983)

Agama: Islam

Pekerjaan: PNS

Alamat: Pangkal Pinang, Bangka Belitung

Barang bukti: Laptop merk Deel (1), HP Samsung J Prime (1), CD GT Pro (1), Ipad (1)

Baca juga Polisi: Anggota MCA Diisi Mantan Saracen

Pukul 12.20

Nama: Ramdani Saputra (laki-laki, 3 Agustus 1979)

Agama: Islam

Pekerjaan: Swasta

Alamat: Jembrana, Bali

Barang bukti: telepon seluler Sonny Experia ZR hitam (1), simcard (1)

Baca juga Aksi Anggota Inti MCA Ini Bisa Lakukan Pelaporan Seperti Ini Setiap Bulannya

Pukul 13.00

Nama; Yuspiadin (laki-laki, 5 Mei 1993)

Agama: Islam

Pekerjaan: Wiraswasta

Alamat: Dusun Cilanggok, Kecamatan Jatinunggal, Sumedang

Barang bukti: telepon seluler Andromax A (1), HP I-Cherry (1)

Baca juga Kunci Menghentikan Hoaks, Ini Kata Mahfud MD

Mereka dijerat dengan sangkaan sengaja menunjukan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis. Juga dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik atau membuat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Mereka akan dijerat dengan Undang-undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis dan/atau pasal 33 UU ITE.

Sumber tersebut juga mengatakan, akan mendalami pelaku lain dari grup medsos yang mereka ikuti. Antara lain dari grup, Akademi tempur MCA, Pojok MCA, The United MCA, The Legend MCA, Muslim Coming, MCA News Legend, Special Force MCA, Srikandi Muslim Ciber, dan Muslim Sniper.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Menkopolhukam Santuni Keluarga yang Berduka, Terselip Kabar Jenasah Korban Tertukar

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman yang sedang melaksanakan susur sungai hanyut di Sungai Sempor, Dukuh, Donokerto Turi, Sleman, Yogyakarta sekira pukul 15.50 WIB, Jumat sore (21/2). Untuk saat ini, sudah ada 8 jasad ...

DIY

Sri Sultan Sayangkan Adanya Susur Sungai di Musim Hujan

SLEMAN, BERNAS.ID- Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan turut berduka cita atas meninggalnya beberapa siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman akibat aktivitas susur sungai, Jumat (21/2) sekira pukul 15.50 WIB. Sekira pukul sebelas m ...

DIY

DPRD DIY Sampaikan Duka Cita yang Mendalam untuk Keluarga Korban Susur Sungai

SLEMAN, BERNAS.ID- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY) menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan terkait peristiwa hanyutnya sejumlah siswa saat melakukan susur sungai di Donoker ...

DIY

SAR Butuh Lampu Sorot di Sungai Sempor, 5 Siswa Dinyatakan Tewas

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman yang sedang melaksanakan susur sungai hanyut di Sungai Sempor, Dukuh, Donokerto Turi, Sleman, Yogyakarta sekira pukul 15.50 WIB, Jumat sore (21/2). Susur sungai itu dilakukan dalam ...

Hukum dan Kriminal

Siswa SD Korban 'Bullying' Terpaksa Dioperasi Bagian Perut

YOGYA, BERNAS.ID-Seorang siswa harus dilarikan ke Rumah Sakit Bethesda setelah mengalami luka fisik akibat aksi bullying yang dilakukan oleh kakak kelasnya sendiri. Kejadian ini lantas menjadi sorotan publik setelah kabarnya tersebar media ...

Hukum dan Kriminal

Modus Investasi Bodong Berkedok UNS Solo Terungkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Ada-ada saja  cara penipuan sekarang ini seperti dengan dalih investor pembangunan hotel mengatasnamakan universitas negeri ternama di Solo. AN (29) warga Jawa Timur nekad melakukan pemalsuan dokumen untuk memperdaya ...

Budaya

2020 Wanita Berkebaya Pecahkan Rekor Dunia di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID - Menjadikan kebaya sebagai pakaian wanita Indonesia tak lagi sekedar pakaian wanita Jawa, merupakan hal yang perlu diperjuangkan. Bahkan, kebaya terbukti mampu menjadi pakaian dengan nuansa universal tanpa meninggalk ...

Pendidikan

Songsong Peradaban Aerotropolis, Vokasi UGM Bangun Gedung FRC di Kulonprogo

KULONPROGO, BERNAS.ID- Sekolah Vokasi UGM membangun gedung Field Research Center (FRC) di Kulonprogo. Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Field Research Center (FRC) Sekolah Vokasi UGM di Kabu ...

DIY

Besok Tes CPNS Pemkot Jogja 2020 Dimulai, Walikota Ingatkan Peserta Tidak Telat

YOGYA, BERNAS.ID - Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) se-DIY tahun ini digelar dalam satu lokasi, di Graha Wana Bhakti Yasa Jogja. Untuk Pemerintah Kota Jogja dijadwalkan berlangsung 20-21 Febru ...

Hukum dan Kriminal

Iseng Merekam Perselisihan, Malah Dikeroyok Rame-rame

SLEMAN, BERNAS.ID- Nasib sial dialami RM (21), warga Kalimantan Utara saat merekam perselisihan antara RI (17) warga Cebongan Kidul Mlati Sleman dengan karyawan Resto Ayam Dimadu pada hari Jumat dini hari (14/2) sekitar pukul setengah empat ...

Hukum dan Kriminal

Merasa Tersinggung dengan yang Ditelepon, Residivis Mabuk Bacok Kawannya

SLEMAN, BERNAS.ID- Pengaruh mengonsumsi minuman keras memang tak dapat diduga. Gara-gara mabuk, YJ alias Manong (26) warga Gandok Condongcatur Sleman nekad melakukan penganiayaan terhadap Buyung Maulana (22) warga Ngabeyan Kidul, Karangasem ...

DIY

Ratusan 'Guiding Block' Tunanetra Jalan Suroto Hilang

YOGYA, BERNAS.ID-Ratusan guiding block di pedestrian Jalan Suroto Kotabaru telah hilang. Berdasarkan pantauan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, hilangnya penunjuk jalan bagi tuna netra ini karena dicuri oknum tidak bertanggung jawab. Kepal ...

Lifestyle

Kampanyekan Hidup Sehat, JagaWastra dan RS MMC Gelar Event Celebration of Life

JAKARTA, BERNAS.ID - JagaWastra bekerjasama dengan RS MMC Jakarta dan Kreasi Indo Multipesona menggelar event bertajuk 'Celebration of Life' di Graha Bimasena, Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (15 ...

Kesehatan

10 Ribu Orang Diajak Sarapan Sehat Bersama di Alun-Alun Selatan Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Sekitar 10 ribu warga Jogja dan sekitarnya mengikuti acara ‘Gerakan Nasional Sarapan Sehat Setiap Hari Bersama Energen’ di Alun-alun Selatan Yogyakarta, Minggu (16/2/2020) pagi. Acara digelar untuk merespons f ...

DIY

Kerusakan Akibat Angin Kencang Jogja Mulai Diperbaiki

YOGYA, BERNAS.ID - Hujan deras disertai angin kencang Jumat (15/2/2020) sore mengakibatkan 18 pohon tumbang atau patah sempat menutup ruas jalan dan benda di sekitarnya seperti kabel listrik atau atap rumah. Dinding Stadion Kridosono sisi t ...

Budaya

Inilah Rangkaian Peringatan Kenaikan Takhta Sri Sultan HB X di Tahun Istimewa

YOGYA, BERNAS.ID - Pada Hari Selasa Wage, 7 Maret 1989 atau 29 Rejeb Tahun Wawu 1921, KGPH Mangkubumi dinobatkan sebagai Raja ke-10 Keraton Kasultanan Yogyakarta dengan gelar Sri Sultan Hamengku Buwono X. Selanjutnya, setiap tanggal 29 Reje ...

DIY

Dinding Stadion Kridosono Jogja Runtuh Akibat Hujan Badai

YOGYA, BERNAS.ID - Kerusakan tampak di beberapa titik di Kota Jogja, akibat hujan deras angin kencang Jumat (14/2/2020) sore. Salah satunya di kawasan sisi timur Stadion Kridosono, dinding stadion runtuh akibat angin kencang. Pohon juga ter ...

Daerah

Sambangi Taman Nasional Gunung Merapi, Presiden Dorong Pelestarian Lingkungan

MAGELANG, BERNAS.ID- Presiden Joko Widodo bersama masyarakat melakukan penanaman pohon serentak di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dalam kunjungan kerjanya pada Jumat, 14 Februari 20 ...

DIY

Jumat Berkah, Persit KCK Cabang XXXIV Kodim 0734/Yogyakarta Bagikan Nasi Kotak

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Persit KCK Cabang XXXIV Dim 0734/Yogyakarta mengambil hikmah Jumat berkah, berbagi kebahagiaan dengan membagikan 170 nasi kotak secara gratis kepada kaum Dhuafa dengan menyambangi pasar yang ada di Yogyakarta, dianta ...

Hukum dan Kriminal

Peredaran Gelap 10 Ribu Pil Penenang untuk Orang Gila Dibongkar Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil membongkar peredaran narkoba jenis psikotropika, 10 ribu butir pil trihexipenidyl atau pil sapi yang biasanya d ...

DIY

Desa Condongcatur Menjadi Tuan Rumah Kegiatan BNN se-Indonesia

SLEMAN, BERNAS.ID- Desa Condongcatur Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah kegiatan pembinaan teknis kepada para kepala seksi dan jajaran di BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) dan BNNK (Badan Narkotika ...

Politik

Ketua ReJo : Kepala BPIP Harus Minta Maaf Secara Terbuka

JAKARTA, BERNAS.ID - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga masih menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Yudian Wahyudi dituntut meminta maaf sekaligus klarifikasi dan menje ...

DIY

Buruh DIY Tolak RUU Cipta Lapangan Kerja

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan buruh di DIY melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD DIY, Rabu (12/2/2020). Para buruh menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja, yang dinilai merugikan para pekerja/buruh. Kirnadi selaku per ...

DIY

Tuntut Menteri Agama Dicopot, Barisan Warga Jogja Tolak Kepulangan Ratusan Eks Kombatan ISIS

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan warga Yogyakarta yang tergabung dalam Forum Selamatkan NKRI DIY menggelar aksi damai menolak pemulangan kombatan (pejuang) ISIS / Daesh ke Indonesia, Jumat (7/2/2020) di gedung DPRD DIY. Warga berasal dari berbaga ...

DIY

Di Jogja, Presiden Singapura Berbicara Ekonomi Digital dan Persatuan

SLEMAN, BERNAS.ID- Presiden Singapura, Halimah Yacob mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk berdialog dengan para mahasiswa. Halimah Yacob beserta rombongan datang memasuki Balai Senat UGM dengan didampingi Rektor UGM, Panut Mulyon ...

DIY

Bersejarah, Lokomotif Uap D1410 Berangkat ke Solo Setelah Direstorasi di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Setelah usai menjalani proses restorasi selama setahun di Balai Yasa Yogyakarta, lokomotif uap D1410 dikirim ke Stasiun Purwosari Solo, Kamis (6/2/2020) pagi. Di Solo, lokomotif uap ini akan mendampingi lokomotif yan ...

Hukum dan Kriminal

Kalah Futsal Pemicu Keributan Kelompok Pelajar SMP di Depan Pasar Gentan Jakal

SLEMAN, BERNAS.ID- Terkait video viral di masyarakat yang diduga klitih, Selasa (4/2) kemarin, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memberikan klarifikasi penjelasan terkait peristiwa tersebut. Pihak kepolisian menyebut kejadia ...

Hukum dan Kriminal

Disita 9594 Butir Trihexipenidyl dari Jaringan Pengedar di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Satuan Narkoba Polres Sleman membongkar jaringan pengedar obat keras berjenis pil trihexipenidyl, pil Riklona Clonazepam, dan pil Alprazolam di wilayah hukum Sleman. Petugas berhasil meringkus tujuh (7) tersangka dengan b ...

Hukum dan Kriminal

Resahkan Warga Jogja dengan Hoaks, Oknum Ojol Dibui

SLEMAN, BERNAS.ID- Sebarkan video hoaks hingga resahkan masyarakat Yogyakarta, pengemudi ojek online (ojol) berinisial UK (45), warga Gebang Kuningan Jawa Barat harus berurusan dengan pihak kepolisian. UK, ojol yang beroperasi dan tinggal d ...

Hukum dan Kriminal

Pasutri Ini Lakukan Penipuan Berkedok Investasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Melalui UD Sakinah, pasangan suami istri MW (44) dan IF (41), warga Sempu, Wedomartani, Ngemplak, Sleman diduga melakukan tindak penipuan berkedok inventasi dengan total kerugian kurang lebih 15 milyar rupiah. Tercatat su ...

DIY

Geruduk Polda DIY, Ratusan Massa Ormas Jogja Dukung Aparat Berantas Klitih

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan orang dari belasan organisasi massa (ormas) yang tergabung dalam Forum Komunikasi dan Ormas Jogjakarta (FKOR) menggeruduk Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) untuk memberikan dukungan terhadap pember ...

Budaya

BM Band Makassar Juarai Pucuk Cool Jam 2020, Jogja Juara Kategori Ekskul

YOGYA, BERNAS.ID - Perjalanan Pucuk Cool Jam 2020 'Make The Journey Louder' salah satu ajang seni dan kreativitas bagi generasi muda Indonesia yang memiliki minat dan bakat di bidang seni khususnya musik telah memasuki tahap final. ...

DIY

Posko Waspada Corona Adisutjipto untuk Akses Informasi dan Penanganan Keadaan Darurat

SLEMAN, BERNAS.ID- Antisipasi penyebaran virus Corona, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta mendirikan Posko Waspada Virus Corona di Kedatangan Internasional Terminal B. Posko Waspada Virus Corona akan beroperasi efektif mulai tangg ...

DIY

Rawan Tsunami, Pesisir Selatan Jawa Minim Vegetasi

BANTUL, BERNAS.ID- Berada pada jalur pertemuan tiga lempeng tektonik Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik, Indonesia menjadi daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Untuk itu, tata ruang berbasis mitigasi bencana harus dilakukan dengan ...

Ekonomi

Perekonomian DIY Diperkirakan Menurun di Tahun 2020

YOGYA, BERNAS.ID–Peran swasta dan akademisi dalam menjaga kreativitas di bidang bisnis sangatlah penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebab perekonomian DIY diperkirakan akan menurun tahun ini. H ...

DIY

Nasib Belasan KK Penghuni Huntap Desaku Menanti Tak Jelas, Tak Ada Bantuan Listrik dan Air

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID -Nasib warga hunian tetap (huntap) Program Desaku Menanti yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial RI sejak tahun 2015 dengan dana Rp.1,2 miliar kini tidak jelas. Sebanyak 13 kepala keluarga (KK) yang masih bertahan di ...

DIY

Kantor Imigrasi Yogyakarta Akan Memulangkan WNA yang Terdeteksi Corona

SLEMAN, BERNAS.ID-Terkait virus Corona, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menyebut tidak ada penurunan permintaan paspor dari masyarakat untuk keluar negeri. Namun, bila ada warga negara asing (WNA) terdeteksi virus Corona, Kantor Imig ...

Hukum dan Kriminal

Pemkot Yogyakarta Bentuk Satgas Anti Klitih

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menegaskan komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta untuk membersihkan Kota Pelajar dari kejahatan klitih yang marak terjadi belakangan ini. Hal itu dibuktikan salah satunya dengan me ...

DIY

Pernyataan Sikap FPAN DPRD Sleman Atas Larangan Tepuk Anak Shaleh

SLEMAN, BERNAS.ID - Terkait surat Pemerintah Daerah DIY bernomor 420/1051 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY mengenai Larangan Peredaran Video "Tepuk Anak Shaleh" yang menimbulkan polemik dan keresahan di ...

Kesehatan

Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Vape atau Rokok Elektrik

JOGJA, BERNAS.ID- Majelis Tarjih  dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan fatwa yang tertuang pada surat keputusan Nomor 01/PER/I.1/E/2020 tentang hukum dari e-cigarette (Rokok elektrik) pada 14 Januari 2020 di Yogyaka ...

Hukum dan Kriminal

Dampingi Ratusan Pencari Keadilan Sepanjang 2019, LKBH UII Siap Bantu Gratis Kaum Tak Mampu

YOGYA, BERNAS.ID - Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Islam Indonesia (UII) yang sudah berdiri semenjak tahun 1975 dan merupakan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) Kampus yang tertua di Indonesia, sampai sekarang masih eksi ...

DIY

Cegah Virus Korona, Adisutjipto Pasang Alat Body Thermal Scanner

SLEMAN, BERNAS.ID- Waspadai penyebaran virus korona yang berpotensi membawa penyakit pneumonia atau penyakit menular lainnya, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta memasang alat body thermal scanner di ter ...

Hukum dan Kriminal

Namanya Disebut dalam Sidang Kasus Korupsi, Ini Kata Ana Haryadi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pada sidang lanjutan operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus suap rehabilitasi saluran air hujan (SAH) Jalan Supomo, Kota Yogyakarta muncul nama Tri Kirana Muslidatun atau yang akrab disapa Ana Haryadi. Muncu ...

Politik

Ketua Fraksi Golkar: Pilih Wagub DKI Jangan Seperti Beli Kucing Dalam Karung

JAKARTA, BERNAS.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra sepakat menyodorkan dua nama, yakni Ahmad Riza Patria dan Nurmansyah Lubis. Kedua nama tersebut akan dipilih menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI pengganti Sandiaga Uno. Ket ...

Hukum dan Kriminal

Viral Video Ibu Tua Dianiaya di Pasar Prambanan, Ini Faktanya

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejak kemarin Selasa (21/1), masyarakat Yogyakarta dibuat geram karena viralnya sebuah video di media sosial yang menayangkan ibu tua diperlakukan secara kasar, ditendang di sebuah pasar wilayah Sleman karena dituduh menc ...

DIY

Cantika Putri Winingsih, Bayi yang Dibuang Ibunya, Diserahkan ke Dinsos DIY

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Sektor Ngemplak Sleman menyerahkan temuan bayi berjenis kelamin perempuan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebelumnya, pada Senin (20/1) lalu ditemukan bayi di dalam kardus bekas m ...

Hukum dan Kriminal

Surati Jokowi, Aktivis Jogja Tuntut Menkumham Dicopot

YOGYA, BERNAS.ID-Keterlibatan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly dalam konferensi pers Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan terkait pembentukan tim hukum PDI Perjuangan melawan KPK beberapa hari lalu mendapat sejumlah kecaman. ...

Hukum dan Kriminal

PP Wonosobo-Jogja, Dua Buruh Tani Nekad Curi Sepeda Motor di Garasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Dua buruh tani asal Wonosobo berinisial S (44) dan R (32) nekad mencuri sepeda motor di garasi milik Wiwin (41) warga Tempel Sleman pada hari Jumat dini hari, 17 Januari 2020 lalu. Kedua pelaku melakukan aksinya dengan me ...

Olahraga

Glagah Tropicolorun 2020 Siap Digelar Bulan Depan, Ditargetkan Diikuti 2000 Peserta

YOGYA, BERNAS.ID - Event Glagah Tropicolorun sebagai salah satu media promosi pariwisata Kabupaten Kulon Progo siap digelar kembali untuk ketiga kalinya. Glagah Tropicolorun 2020 siap digelar Minggu 09 Februari 2020 pukul 06.00 s.d 12.00 WI ...

Lifestyle

Ini Dia 8 Cafe nge-Hits di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi, Biar Nggak Kudet

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Rasanya kurang Up Date kalau kita ke Yogyakarta dan belum mengunjungi Cafe-Cafe yang ada di kota Gudeg ini. Selain kita bisa berfoto ria disana, Cafe kini bisa juga berfungsi sebagai working space, banyak orang-orang ...