E-KTP Nyaris Tidak Ada Fungsinya


13 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Kasus e-KTP sepertinya memang tidak akan ada habisnya untuk dibahas. Selain peristiwa korupsinya yang melibatkan tiga kelompok besar (Kementrian Dalam Negeri, Anggota DPR, dan Pengusaha), kualitasnya pun sekarang mulai dipertanyakan. KTP elektronik yang digadang-gadang sebagai one gate system bagi setiap warga negara Indonesia di zaman SBY itu ternyata tak ubahnya seperti KTP kertas biasa. Fungsinya tidak jauh berbeda.

Melanggar Undang-undang Kependudukan

Mereka yang merancang dan membuat KTP elektronik tersebut diduga telah melanggar undang-undang karena tidak sesuai dengan yang diamanahkan oleh Undang-undang Kependudukan. Seharusnya data yang tersimpan dalam e-KTP itu sesuai dengan Undang-undang Kependudukan No. 23 tahun 2006, Pasal 64, ayat (3): Dalam KTP sebagaimana dimaksud ayat (1) disediakan ruang untuk memuat kode keamanan dan rekaman elektronik pencatatan peristiwa penting.

Baca juga Ini Alasan Kuat Ketua DPR Agar Sengkarut E-KTP Segera Diselesaikan

Apa yang dimaksud dengan pristiwa penting bagi pemegang KTP elektronik tersebut? Pada undang-undang yang sama dengan di atas, pasal 1 ayat (17) dijelaskan dengan terang benderang: peristiwa penting adalah kejadian yang dialami oelh seseorang meliputi kelahiran, kematian, lahir mati, perkawinan, perceraian, pengakuan anak, pengesahan anak, pengangkatan anak, perubahan nama, dan perubahan status kewarganegaraan.

Pada kenyataannya, kapasitas chip di dalam KTP elektronik tersebut hanya 8Kb, yang hanya mampu menyimpan foto dalam resolusi rendah. Dengan demikian mereka yang terlibat dalam merancang dan membuat KTP Elektronik tersebut telah melanggar Undang-undangKarena kapasitasnya tidak mampu mengakomodasi seperti yang diamanatkan oleh Undang-undang Kependudukan.

Baca juga Setnov Pernah Tanya Soal 'Chip' Murah untuk E-KTP

Pengabaian Manfaat dan Standar

Meski referensi e-ID atau e-KTP dari berbagai negara menunjukan bahwa e-KTP dapat digunakan untuk implementasi berbagai program pemerintah, e-KTP di Indonesia dirancang untuk tidak dapat digunakan bagi program pemerintah apapun. Hal ini terindikasi dari spesifikasi memori yang rendah tadi (8 Kb) dan operating system yang tidak mendukung. Pada dokumen tender e-KTP dibuat definsi baru tentang sistem operasi terbuka, namun definisi tersebut berbeda jauh dengan standar yang sudah umum dilakukan dan dikenal di dunia, yaitu: open platform

Sebagai contoh, negara yang sudah memanfaatkan open platform sesuai dengan standar umum dan dikenal di dunia adalah Malaysia. E-KTP di sana selain sebagai identity card, juga dapat berfungsi sebagai: driving lisence, passport information, basic medical data, frequent travelers card, atm card, e-cash, dll.

Baca juga Kesalahan! Disdukcapil: Jangan Unggah KTP dan KK di Medsos

Dengan demikian, perancangan e-KTP di Indonesia yang sarat dengan masalah tersebut memang tidak dapat mengakomodasi kepentingan sebagaimana lazimnya e-KTP pada negara lain. Program pemerintah seperti penyimpanan data untuk pajak, rekam medis, rekaman tindak kriminal, pendataan untuk BLT, dan TKI tidak akan bisa disimpan dengan e-KTP yang kita miliki sekarang ini. Bank dan rumah sakit juga tidak dapat mengintegrasikan pelayanannya. Karena spesifikasinya memang tidak mampu dan sengaja dibuat untuk tidak mengakomodasi keperluan di atas.

Selain itu sistem perawatan dan pengembangannya juga bermasalah. Dengan sistem yang digunakan seperti sekarang ini, maka pemerintah akan terus menerus terikat dengan 1 vendor, tanpa bisa berbuat apa-apa. Semua dokumen tersimpan dan disimpan oleh vendor. Inilah sebenarnya yang sangat berbahaya sekali. Data kependudukan kita disimpan oleh orang lain, bukan oleh pemerintah. Pencetakan dilakukan sepenuhnya oleh vendor yang besangkutan, sehingga data kita sangat rawan sekali akan kebocoran. Dengan demikian juga akan mengancam ketahan nasional.

Baa juga Ada Aktor Besar Dalam Kasus E-KTP? Setya Novanto: Ya Ada, Nantilah

Melihat kondisi di atas, dimana dengan e-KTP seperti sekarang ini, manfaat tidak ada, biaya besar, ketergantungan pada vendor sangat tinggi dan security e-KTP sangat rentan dan rawan pemalsuan (karena memang sengaja dirancang dari awal) maka Gerakan Anti Korupsi Lintas Perguruan Tinggi (GAK-LPT) minggu lalu mengadakan FGD terkait dengan hal di atas. GAK LPT mengundang berbagai stake holder yag terlibat. Antara lain Kementerian Dalam Negeri, KPK, Kementerian Keuangan, KSP, dan Kementerian Pertahanan. Dalam rilis yang dibagikan setelah FGD tersebut, GAK LPT berkesimpulan, antara lain:

  1. Mega korupsi e-KTP merupakan bukti kongkrit, bahwa proyek e-KTP dijadikan bancakan oleh berbagai pihak dan spesifikasinya tidak sesuai dengan UU Kependudukan no.23 tahun 2006
  2. GAK LPT mengapresisasi KPK yang telah membongkar kejahatan korupsi e-KTP tersebut dan menyeret sejumlah aktor dan pelakunya.
  3. GAK LPT selanjutnya menyoroti dampak dari korupsi e-KTP yang membuat negara tidak mendapatkan manfaat semestinya, yaitu: pemborosan keuangan negara, dan kerugian akibat penggunaan system dan lisensi biometri yang mencapai 800 miliar lebih akan terus berlanjut.
  4. Chip dalam e-KTP memiliki kapasitas rendah yang disertai dengan operating system yang tidak kompatibel untuk mendukung berbagai program pemerintah seperti antara lain: pajak, program sosial (BOS, BLT), kesehatan, dan pendataan pemilih untuk pemilu.
  5. Pemborosan keuangan negara, karena e-KTP yang ada sekarang ini tidak lebih dari sekedar KTP kertas (karena fungsi elektronik di dalamnya tidak bermanfaat sama sekali) untuk itu harus dihentikan. Cukuplah dana yang sudah dikorupsi sebesar 2.3 trilun dan kerugian sebesar 222 miliar untuk membeli blanko selama 2016-2017 saja. Jangan sampai ada lagi kerugian negara di tahun 2018.
  6. Jadikan MOMENTUM pengusutan mega korupsi e-KTP sebagai koreksi mendasar dan menyeluruh untuk pembangunan sistem kependudukan yang handal, aman, dan memiliki kegunaan yang tinggi
  7. Atas dasar itu GAK LPT meminta pemerintah (dengan supervisi KPK) untuk merancang ulang system e-KTP yang lebih bermanfaat dan mendukung program pemerintah di sektor perpajakan, alokasi anggaran dan subsidi tepat sasaran, dan keperluan lain yang berbasiskan data kenpendudukan yang sahih, aman dan dapat dipertanggungjawabkan.
  8. GAK LPT akan mengawal design ulang e-KTP ini

Suwiditono, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga GAK LPT ketika dihubungi benars.id tadi malam mengatakan, “Poin kesepakatan GAK-LPT dengan KPK adalah akan sama-sama mengawal, apakah pemerintah akan merancang ulang e-KTP baru atau menyempurnakan dari yang sudah ada sekarang, agar kompatibel dengan program pemerintah itu sendiri, seperti pajak, pemilu dan subsidi untuk orang miskin.”

Baca juga Nama SBY Disebut Dalam Persidangan Kasus E-KTP, Ini Jawaban KPK

“Kalu membuat e-KTP baru, ada kensekuensi kita akan dituntut di arbitrase internasional oleh vendor. Jadi masih dikaji dengan cermat, apa langkah sebaiknya agar kebocoran negara tidak berlanjut dan e-KTP dapat bermanfaat untuk banyak program,” ujarnya.

Jadi e-KTP yang ada sekarang di tangan kita, nyaris tidak ada fungsinya dan tidak beda dengan KTP kertas yang pernah kita punyai dahulu. Para koruptor jahanam yang terlibat dalam merancang e-KTP itu telah menipu kita semua. Sepantasnya mereka diterungku ke dalam sel yang paling dalam, untuk mempertangungjawabkan perbuatan lancungnya tersebut.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

SAR Butuh Lampu Sorot di Sungai Sempor, 5 Siswa Dinyatakan Tewas

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman yang sedang melaksanakan susur sungai hanyut di Sungai Sempor, Dukuh, Donokerto Turi, Sleman, Yogyakarta sekira pukul 15.50 WIB, Jumat sore (21/2). Susur sungai itu dilakukan dalam ...

Hukum dan Kriminal

Siswa SD Korban 'Bullying' Terpaksa Dioperasi Bagian Perut

YOGYA, BERNAS.ID-Seorang siswa harus dilarikan ke Rumah Sakit Bethesda setelah mengalami luka fisik akibat aksi bullying yang dilakukan oleh kakak kelasnya sendiri. Kejadian ini lantas menjadi sorotan publik setelah kabarnya tersebar media ...

Hukum dan Kriminal

Modus Investasi Bodong Berkedok UNS Solo Terungkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Ada-ada saja  cara penipuan sekarang ini seperti dengan dalih investor pembangunan hotel mengatasnamakan universitas negeri ternama di Solo. AN (29) warga Jawa Timur nekad melakukan pemalsuan dokumen untuk memperdaya ...

Budaya

2020 Wanita Berkebaya Pecahkan Rekor Dunia di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID - Menjadikan kebaya sebagai pakaian wanita Indonesia tak lagi sekedar pakaian wanita Jawa, merupakan hal yang perlu diperjuangkan. Bahkan, kebaya terbukti mampu menjadi pakaian dengan nuansa universal tanpa meninggalk ...

Pendidikan

Songsong Peradaban Aerotropolis, Vokasi UGM Bangun Gedung FRC di Kulonprogo

KULONPROGO, BERNAS.ID- Sekolah Vokasi UGM membangun gedung Field Research Center (FRC) di Kulonprogo. Wakil Gubernur DIY, Paku Alam X melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Field Research Center (FRC) Sekolah Vokasi UGM di Kabu ...

DIY

Besok Tes CPNS Pemkot Jogja 2020 Dimulai, Walikota Ingatkan Peserta Tidak Telat

YOGYA, BERNAS.ID - Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) se-DIY tahun ini digelar dalam satu lokasi, di Graha Wana Bhakti Yasa Jogja. Untuk Pemerintah Kota Jogja dijadwalkan berlangsung 20-21 Febru ...

Hukum dan Kriminal

Iseng Merekam Perselisihan, Malah Dikeroyok Rame-rame

SLEMAN, BERNAS.ID- Nasib sial dialami RM (21), warga Kalimantan Utara saat merekam perselisihan antara RI (17) warga Cebongan Kidul Mlati Sleman dengan karyawan Resto Ayam Dimadu pada hari Jumat dini hari (14/2) sekitar pukul setengah empat ...

Hukum dan Kriminal

Merasa Tersinggung dengan yang Ditelepon, Residivis Mabuk Bacok Kawannya

SLEMAN, BERNAS.ID- Pengaruh mengonsumsi minuman keras memang tak dapat diduga. Gara-gara mabuk, YJ alias Manong (26) warga Gandok Condongcatur Sleman nekad melakukan penganiayaan terhadap Buyung Maulana (22) warga Ngabeyan Kidul, Karangasem ...

DIY

Ratusan 'Guiding Block' Tunanetra Jalan Suroto Hilang

YOGYA, BERNAS.ID-Ratusan guiding block di pedestrian Jalan Suroto Kotabaru telah hilang. Berdasarkan pantauan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, hilangnya penunjuk jalan bagi tuna netra ini karena dicuri oknum tidak bertanggung jawab. Kepal ...

Lifestyle

Kampanyekan Hidup Sehat, JagaWastra dan RS MMC Gelar Event Celebration of Life

JAKARTA, BERNAS.ID - JagaWastra bekerjasama dengan RS MMC Jakarta dan Kreasi Indo Multipesona menggelar event bertajuk 'Celebration of Life' di Graha Bimasena, Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (15 ...

Kesehatan

10 Ribu Orang Diajak Sarapan Sehat Bersama di Alun-Alun Selatan Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Sekitar 10 ribu warga Jogja dan sekitarnya mengikuti acara ‘Gerakan Nasional Sarapan Sehat Setiap Hari Bersama Energen’ di Alun-alun Selatan Yogyakarta, Minggu (16/2/2020) pagi. Acara digelar untuk merespons f ...

DIY

Kerusakan Akibat Angin Kencang Jogja Mulai Diperbaiki

YOGYA, BERNAS.ID - Hujan deras disertai angin kencang Jumat (15/2/2020) sore mengakibatkan 18 pohon tumbang atau patah sempat menutup ruas jalan dan benda di sekitarnya seperti kabel listrik atau atap rumah. Dinding Stadion Kridosono sisi t ...

Budaya

Inilah Rangkaian Peringatan Kenaikan Takhta Sri Sultan HB X di Tahun Istimewa

YOGYA, BERNAS.ID - Pada Hari Selasa Wage, 7 Maret 1989 atau 29 Rejeb Tahun Wawu 1921, KGPH Mangkubumi dinobatkan sebagai Raja ke-10 Keraton Kasultanan Yogyakarta dengan gelar Sri Sultan Hamengku Buwono X. Selanjutnya, setiap tanggal 29 Reje ...

DIY

Dinding Stadion Kridosono Jogja Runtuh Akibat Hujan Badai

YOGYA, BERNAS.ID - Kerusakan tampak di beberapa titik di Kota Jogja, akibat hujan deras angin kencang Jumat (14/2/2020) sore. Salah satunya di kawasan sisi timur Stadion Kridosono, dinding stadion runtuh akibat angin kencang. Pohon juga ter ...

Daerah

Sambangi Taman Nasional Gunung Merapi, Presiden Dorong Pelestarian Lingkungan

MAGELANG, BERNAS.ID- Presiden Joko Widodo bersama masyarakat melakukan penanaman pohon serentak di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dalam kunjungan kerjanya pada Jumat, 14 Februari 20 ...

DIY

Jumat Berkah, Persit KCK Cabang XXXIV Kodim 0734/Yogyakarta Bagikan Nasi Kotak

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Persit KCK Cabang XXXIV Dim 0734/Yogyakarta mengambil hikmah Jumat berkah, berbagi kebahagiaan dengan membagikan 170 nasi kotak secara gratis kepada kaum Dhuafa dengan menyambangi pasar yang ada di Yogyakarta, dianta ...

Hukum dan Kriminal

Peredaran Gelap 10 Ribu Pil Penenang untuk Orang Gila Dibongkar Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) berhasil membongkar peredaran narkoba jenis psikotropika, 10 ribu butir pil trihexipenidyl atau pil sapi yang biasanya d ...

DIY

Desa Condongcatur Menjadi Tuan Rumah Kegiatan BNN se-Indonesia

SLEMAN, BERNAS.ID- Desa Condongcatur Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah kegiatan pembinaan teknis kepada para kepala seksi dan jajaran di BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) dan BNNK (Badan Narkotika ...

Politik

Ketua ReJo : Kepala BPIP Harus Minta Maaf Secara Terbuka

JAKARTA, BERNAS.ID - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga masih menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Yudian Wahyudi dituntut meminta maaf sekaligus klarifikasi dan menje ...

DIY

Buruh DIY Tolak RUU Cipta Lapangan Kerja

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan buruh di DIY melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD DIY, Rabu (12/2/2020). Para buruh menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja, yang dinilai merugikan para pekerja/buruh. Kirnadi selaku per ...

DIY

Tuntut Menteri Agama Dicopot, Barisan Warga Jogja Tolak Kepulangan Ratusan Eks Kombatan ISIS

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan warga Yogyakarta yang tergabung dalam Forum Selamatkan NKRI DIY menggelar aksi damai menolak pemulangan kombatan (pejuang) ISIS / Daesh ke Indonesia, Jumat (7/2/2020) di gedung DPRD DIY. Warga berasal dari berbaga ...

DIY

Di Jogja, Presiden Singapura Berbicara Ekonomi Digital dan Persatuan

SLEMAN, BERNAS.ID- Presiden Singapura, Halimah Yacob mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk berdialog dengan para mahasiswa. Halimah Yacob beserta rombongan datang memasuki Balai Senat UGM dengan didampingi Rektor UGM, Panut Mulyon ...

DIY

Bersejarah, Lokomotif Uap D1410 Berangkat ke Solo Setelah Direstorasi di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Setelah usai menjalani proses restorasi selama setahun di Balai Yasa Yogyakarta, lokomotif uap D1410 dikirim ke Stasiun Purwosari Solo, Kamis (6/2/2020) pagi. Di Solo, lokomotif uap ini akan mendampingi lokomotif yan ...

Hukum dan Kriminal

Kalah Futsal Pemicu Keributan Kelompok Pelajar SMP di Depan Pasar Gentan Jakal

SLEMAN, BERNAS.ID- Terkait video viral di masyarakat yang diduga klitih, Selasa (4/2) kemarin, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memberikan klarifikasi penjelasan terkait peristiwa tersebut. Pihak kepolisian menyebut kejadia ...

Hukum dan Kriminal

Disita 9594 Butir Trihexipenidyl dari Jaringan Pengedar di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Satuan Narkoba Polres Sleman membongkar jaringan pengedar obat keras berjenis pil trihexipenidyl, pil Riklona Clonazepam, dan pil Alprazolam di wilayah hukum Sleman. Petugas berhasil meringkus tujuh (7) tersangka dengan b ...

Hukum dan Kriminal

Resahkan Warga Jogja dengan Hoaks, Oknum Ojol Dibui

SLEMAN, BERNAS.ID- Sebarkan video hoaks hingga resahkan masyarakat Yogyakarta, pengemudi ojek online (ojol) berinisial UK (45), warga Gebang Kuningan Jawa Barat harus berurusan dengan pihak kepolisian. UK, ojol yang beroperasi dan tinggal d ...

Hukum dan Kriminal

Pasutri Ini Lakukan Penipuan Berkedok Investasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Melalui UD Sakinah, pasangan suami istri MW (44) dan IF (41), warga Sempu, Wedomartani, Ngemplak, Sleman diduga melakukan tindak penipuan berkedok inventasi dengan total kerugian kurang lebih 15 milyar rupiah. Tercatat su ...

DIY

Geruduk Polda DIY, Ratusan Massa Ormas Jogja Dukung Aparat Berantas Klitih

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan orang dari belasan organisasi massa (ormas) yang tergabung dalam Forum Komunikasi dan Ormas Jogjakarta (FKOR) menggeruduk Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) untuk memberikan dukungan terhadap pember ...

Budaya

BM Band Makassar Juarai Pucuk Cool Jam 2020, Jogja Juara Kategori Ekskul

YOGYA, BERNAS.ID - Perjalanan Pucuk Cool Jam 2020 'Make The Journey Louder' salah satu ajang seni dan kreativitas bagi generasi muda Indonesia yang memiliki minat dan bakat di bidang seni khususnya musik telah memasuki tahap final. ...

DIY

Posko Waspada Corona Adisutjipto untuk Akses Informasi dan Penanganan Keadaan Darurat

SLEMAN, BERNAS.ID- Antisipasi penyebaran virus Corona, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta mendirikan Posko Waspada Virus Corona di Kedatangan Internasional Terminal B. Posko Waspada Virus Corona akan beroperasi efektif mulai tangg ...

DIY

Rawan Tsunami, Pesisir Selatan Jawa Minim Vegetasi

BANTUL, BERNAS.ID- Berada pada jalur pertemuan tiga lempeng tektonik Indo-Australia, Eurasia dan Pasifik, Indonesia menjadi daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami. Untuk itu, tata ruang berbasis mitigasi bencana harus dilakukan dengan ...

Ekonomi

Perekonomian DIY Diperkirakan Menurun di Tahun 2020

YOGYA, BERNAS.ID–Peran swasta dan akademisi dalam menjaga kreativitas di bidang bisnis sangatlah penting untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebab perekonomian DIY diperkirakan akan menurun tahun ini. H ...

DIY

Nasib Belasan KK Penghuni Huntap Desaku Menanti Tak Jelas, Tak Ada Bantuan Listrik dan Air

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID -Nasib warga hunian tetap (huntap) Program Desaku Menanti yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial RI sejak tahun 2015 dengan dana Rp.1,2 miliar kini tidak jelas. Sebanyak 13 kepala keluarga (KK) yang masih bertahan di ...

DIY

Kantor Imigrasi Yogyakarta Akan Memulangkan WNA yang Terdeteksi Corona

SLEMAN, BERNAS.ID-Terkait virus Corona, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menyebut tidak ada penurunan permintaan paspor dari masyarakat untuk keluar negeri. Namun, bila ada warga negara asing (WNA) terdeteksi virus Corona, Kantor Imig ...

Hukum dan Kriminal

Pemkot Yogyakarta Bentuk Satgas Anti Klitih

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menegaskan komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta untuk membersihkan Kota Pelajar dari kejahatan klitih yang marak terjadi belakangan ini. Hal itu dibuktikan salah satunya dengan me ...

DIY

Pernyataan Sikap FPAN DPRD Sleman Atas Larangan Tepuk Anak Shaleh

SLEMAN, BERNAS.ID - Terkait surat Pemerintah Daerah DIY bernomor 420/1051 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY mengenai Larangan Peredaran Video "Tepuk Anak Shaleh" yang menimbulkan polemik dan keresahan di ...

Kesehatan

Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Vape atau Rokok Elektrik

JOGJA, BERNAS.ID- Majelis Tarjih  dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan fatwa yang tertuang pada surat keputusan Nomor 01/PER/I.1/E/2020 tentang hukum dari e-cigarette (Rokok elektrik) pada 14 Januari 2020 di Yogyaka ...

Hukum dan Kriminal

Dampingi Ratusan Pencari Keadilan Sepanjang 2019, LKBH UII Siap Bantu Gratis Kaum Tak Mampu

YOGYA, BERNAS.ID - Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Islam Indonesia (UII) yang sudah berdiri semenjak tahun 1975 dan merupakan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) Kampus yang tertua di Indonesia, sampai sekarang masih eksi ...

DIY

Cegah Virus Korona, Adisutjipto Pasang Alat Body Thermal Scanner

SLEMAN, BERNAS.ID- Waspadai penyebaran virus korona yang berpotensi membawa penyakit pneumonia atau penyakit menular lainnya, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta memasang alat body thermal scanner di ter ...

Hukum dan Kriminal

Namanya Disebut dalam Sidang Kasus Korupsi, Ini Kata Ana Haryadi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pada sidang lanjutan operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus suap rehabilitasi saluran air hujan (SAH) Jalan Supomo, Kota Yogyakarta muncul nama Tri Kirana Muslidatun atau yang akrab disapa Ana Haryadi. Muncu ...

Politik

Ketua Fraksi Golkar: Pilih Wagub DKI Jangan Seperti Beli Kucing Dalam Karung

JAKARTA, BERNAS.ID - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra sepakat menyodorkan dua nama, yakni Ahmad Riza Patria dan Nurmansyah Lubis. Kedua nama tersebut akan dipilih menjadi Wakil Gubernur (Wagub) DKI pengganti Sandiaga Uno. Ket ...

Hukum dan Kriminal

Viral Video Ibu Tua Dianiaya di Pasar Prambanan, Ini Faktanya

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejak kemarin Selasa (21/1), masyarakat Yogyakarta dibuat geram karena viralnya sebuah video di media sosial yang menayangkan ibu tua diperlakukan secara kasar, ditendang di sebuah pasar wilayah Sleman karena dituduh menc ...

DIY

Cantika Putri Winingsih, Bayi yang Dibuang Ibunya, Diserahkan ke Dinsos DIY

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Sektor Ngemplak Sleman menyerahkan temuan bayi berjenis kelamin perempuan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebelumnya, pada Senin (20/1) lalu ditemukan bayi di dalam kardus bekas m ...

Hukum dan Kriminal

Surati Jokowi, Aktivis Jogja Tuntut Menkumham Dicopot

YOGYA, BERNAS.ID-Keterlibatan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly dalam konferensi pers Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan terkait pembentukan tim hukum PDI Perjuangan melawan KPK beberapa hari lalu mendapat sejumlah kecaman. ...

Hukum dan Kriminal

PP Wonosobo-Jogja, Dua Buruh Tani Nekad Curi Sepeda Motor di Garasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Dua buruh tani asal Wonosobo berinisial S (44) dan R (32) nekad mencuri sepeda motor di garasi milik Wiwin (41) warga Tempel Sleman pada hari Jumat dini hari, 17 Januari 2020 lalu. Kedua pelaku melakukan aksinya dengan me ...

Olahraga

Glagah Tropicolorun 2020 Siap Digelar Bulan Depan, Ditargetkan Diikuti 2000 Peserta

YOGYA, BERNAS.ID - Event Glagah Tropicolorun sebagai salah satu media promosi pariwisata Kabupaten Kulon Progo siap digelar kembali untuk ketiga kalinya. Glagah Tropicolorun 2020 siap digelar Minggu 09 Februari 2020 pukul 06.00 s.d 12.00 WI ...

Lifestyle

Ini Dia 8 Cafe nge-Hits di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi, Biar Nggak Kudet

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Rasanya kurang Up Date kalau kita ke Yogyakarta dan belum mengunjungi Cafe-Cafe yang ada di kota Gudeg ini. Selain kita bisa berfoto ria disana, Cafe kini bisa juga berfungsi sebagai working space, banyak orang-orang ...

DIY

Jogja Endemis Antraks, Perlu Kewaspadaan Tinggi

SLEMAN, BERNAS.ID- 27 warga Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah dinyatakan positif terkena antraks, bahkan salah satunya telah meninggal dunia, Kamis (16/1). Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan yang tinggi dari berbagai piha ...

DIY

Lidah Elektronik Terkecil di Dunia Ini Berasal dari Sleman, Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Elto (electronic tounge) namanya, sebuah alat multi fungsi untuk membuktikan keaslian produk-produk makanan seperti kopi luwak, teh, dan zam-zam, deteksi kontaminasi produk dan kehalalannya, serta deteksi narkotika. Lidah ...

Politik

Sebut Nama Wiranto dan Luhut, Kivlan Zein Mengaku Ada yang Ingin Bunuh Dirinya

JAKARTA BERNAS.ID - Kivlan Zein menepis tudingan dirinya sebagai dalang dari aksi makar aksi 21-22 Mei 2019. Dia juga membantah menargetkan pembunuhan terhadap empat pejabat negara. “Terlihat dari dakwaan penuntut umum tidak mengga ...