E-KTP Nyaris Tidak Ada Fungsinya


13 Maret 2018

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

Bernas.id - Kasus e-KTP sepertinya memang tidak akan ada habisnya untuk dibahas. Selain peristiwa korupsinya yang melibatkan tiga kelompok besar (Kementrian Dalam Negeri, Anggota DPR, dan Pengusaha), kualitasnya pun sekarang mulai dipertanyakan. KTP elektronik yang digadang-gadang sebagai one gate system bagi setiap warga negara Indonesia di zaman SBY itu ternyata tak ubahnya seperti KTP kertas biasa. Fungsinya tidak jauh berbeda.

Melanggar Undang-undang Kependudukan

Mereka yang merancang dan membuat KTP elektronik tersebut diduga telah melanggar undang-undang karena tidak sesuai dengan yang diamanahkan oleh Undang-undang Kependudukan. Seharusnya data yang tersimpan dalam e-KTP itu sesuai dengan Undang-undang Kependudukan No. 23 tahun 2006, Pasal 64, ayat (3): Dalam KTP sebagaimana dimaksud ayat (1) disediakan ruang untuk memuat kode keamanan dan rekaman elektronik pencatatan peristiwa penting.

Baca juga Ini Alasan Kuat Ketua DPR Agar Sengkarut E-KTP Segera Diselesaikan

Apa yang dimaksud dengan pristiwa penting bagi pemegang KTP elektronik tersebut? Pada undang-undang yang sama dengan di atas, pasal 1 ayat (17) dijelaskan dengan terang benderang: peristiwa penting adalah kejadian yang dialami oelh seseorang meliputi kelahiran, kematian, lahir mati, perkawinan, perceraian, pengakuan anak, pengesahan anak, pengangkatan anak, perubahan nama, dan perubahan status kewarganegaraan.

Pada kenyataannya, kapasitas chip di dalam KTP elektronik tersebut hanya 8Kb, yang hanya mampu menyimpan foto dalam resolusi rendah. Dengan demikian mereka yang terlibat dalam merancang dan membuat KTP Elektronik tersebut telah melanggar Undang-undangKarena kapasitasnya tidak mampu mengakomodasi seperti yang diamanatkan oleh Undang-undang Kependudukan.

Baca juga Setnov Pernah Tanya Soal 'Chip' Murah untuk E-KTP

Pengabaian Manfaat dan Standar

Meski referensi e-ID atau e-KTP dari berbagai negara menunjukan bahwa e-KTP dapat digunakan untuk implementasi berbagai program pemerintah, e-KTP di Indonesia dirancang untuk tidak dapat digunakan bagi program pemerintah apapun. Hal ini terindikasi dari spesifikasi memori yang rendah tadi (8 Kb) dan operating system yang tidak mendukung. Pada dokumen tender e-KTP dibuat definsi baru tentang sistem operasi terbuka, namun definisi tersebut berbeda jauh dengan standar yang sudah umum dilakukan dan dikenal di dunia, yaitu: open platform

Sebagai contoh, negara yang sudah memanfaatkan open platform sesuai dengan standar umum dan dikenal di dunia adalah Malaysia. E-KTP di sana selain sebagai identity card, juga dapat berfungsi sebagai: driving lisence, passport information, basic medical data, frequent travelers card, atm card, e-cash, dll.

Baca juga Kesalahan! Disdukcapil: Jangan Unggah KTP dan KK di Medsos

Dengan demikian, perancangan e-KTP di Indonesia yang sarat dengan masalah tersebut memang tidak dapat mengakomodasi kepentingan sebagaimana lazimnya e-KTP pada negara lain. Program pemerintah seperti penyimpanan data untuk pajak, rekam medis, rekaman tindak kriminal, pendataan untuk BLT, dan TKI tidak akan bisa disimpan dengan e-KTP yang kita miliki sekarang ini. Bank dan rumah sakit juga tidak dapat mengintegrasikan pelayanannya. Karena spesifikasinya memang tidak mampu dan sengaja dibuat untuk tidak mengakomodasi keperluan di atas.

Selain itu sistem perawatan dan pengembangannya juga bermasalah. Dengan sistem yang digunakan seperti sekarang ini, maka pemerintah akan terus menerus terikat dengan 1 vendor, tanpa bisa berbuat apa-apa. Semua dokumen tersimpan dan disimpan oleh vendor. Inilah sebenarnya yang sangat berbahaya sekali. Data kependudukan kita disimpan oleh orang lain, bukan oleh pemerintah. Pencetakan dilakukan sepenuhnya oleh vendor yang besangkutan, sehingga data kita sangat rawan sekali akan kebocoran. Dengan demikian juga akan mengancam ketahan nasional.

Baa juga Ada Aktor Besar Dalam Kasus E-KTP? Setya Novanto: Ya Ada, Nantilah

Melihat kondisi di atas, dimana dengan e-KTP seperti sekarang ini, manfaat tidak ada, biaya besar, ketergantungan pada vendor sangat tinggi dan security e-KTP sangat rentan dan rawan pemalsuan (karena memang sengaja dirancang dari awal) maka Gerakan Anti Korupsi Lintas Perguruan Tinggi (GAK-LPT) minggu lalu mengadakan FGD terkait dengan hal di atas. GAK LPT mengundang berbagai stake holder yag terlibat. Antara lain Kementerian Dalam Negeri, KPK, Kementerian Keuangan, KSP, dan Kementerian Pertahanan. Dalam rilis yang dibagikan setelah FGD tersebut, GAK LPT berkesimpulan, antara lain:

  1. Mega korupsi e-KTP merupakan bukti kongkrit, bahwa proyek e-KTP dijadikan bancakan oleh berbagai pihak dan spesifikasinya tidak sesuai dengan UU Kependudukan no.23 tahun 2006
  2. GAK LPT mengapresisasi KPK yang telah membongkar kejahatan korupsi e-KTP tersebut dan menyeret sejumlah aktor dan pelakunya.
  3. GAK LPT selanjutnya menyoroti dampak dari korupsi e-KTP yang membuat negara tidak mendapatkan manfaat semestinya, yaitu: pemborosan keuangan negara, dan kerugian akibat penggunaan system dan lisensi biometri yang mencapai 800 miliar lebih akan terus berlanjut.
  4. Chip dalam e-KTP memiliki kapasitas rendah yang disertai dengan operating system yang tidak kompatibel untuk mendukung berbagai program pemerintah seperti antara lain: pajak, program sosial (BOS, BLT), kesehatan, dan pendataan pemilih untuk pemilu.
  5. Pemborosan keuangan negara, karena e-KTP yang ada sekarang ini tidak lebih dari sekedar KTP kertas (karena fungsi elektronik di dalamnya tidak bermanfaat sama sekali) untuk itu harus dihentikan. Cukuplah dana yang sudah dikorupsi sebesar 2.3 trilun dan kerugian sebesar 222 miliar untuk membeli blanko selama 2016-2017 saja. Jangan sampai ada lagi kerugian negara di tahun 2018.
  6. Jadikan MOMENTUM pengusutan mega korupsi e-KTP sebagai koreksi mendasar dan menyeluruh untuk pembangunan sistem kependudukan yang handal, aman, dan memiliki kegunaan yang tinggi
  7. Atas dasar itu GAK LPT meminta pemerintah (dengan supervisi KPK) untuk merancang ulang system e-KTP yang lebih bermanfaat dan mendukung program pemerintah di sektor perpajakan, alokasi anggaran dan subsidi tepat sasaran, dan keperluan lain yang berbasiskan data kenpendudukan yang sahih, aman dan dapat dipertanggungjawabkan.
  8. GAK LPT akan mengawal design ulang e-KTP ini

Suwiditono, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga GAK LPT ketika dihubungi benars.id tadi malam mengatakan, “Poin kesepakatan GAK-LPT dengan KPK adalah akan sama-sama mengawal, apakah pemerintah akan merancang ulang e-KTP baru atau menyempurnakan dari yang sudah ada sekarang, agar kompatibel dengan program pemerintah itu sendiri, seperti pajak, pemilu dan subsidi untuk orang miskin.”

Baca juga Nama SBY Disebut Dalam Persidangan Kasus E-KTP, Ini Jawaban KPK

“Kalu membuat e-KTP baru, ada kensekuensi kita akan dituntut di arbitrase internasional oleh vendor. Jadi masih dikaji dengan cermat, apa langkah sebaiknya agar kebocoran negara tidak berlanjut dan e-KTP dapat bermanfaat untuk banyak program,” ujarnya.

Jadi e-KTP yang ada sekarang di tangan kita, nyaris tidak ada fungsinya dan tidak beda dengan KTP kertas yang pernah kita punyai dahulu. Para koruptor jahanam yang terlibat dalam merancang e-KTP itu telah menipu kita semua. Sepantasnya mereka diterungku ke dalam sel yang paling dalam, untuk mempertangungjawabkan perbuatan lancungnya tersebut.(RT)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Pariwisata

Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah Acara ICBM Tahun 2019

SLEMAN, BERNAS.ID - Untuk kesepuluh kalinya, Indonesia Corporate Business Meeting (ICBM) yang merupakan kerja bareng Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Proevent, digelar di Yogyakarta pad ...

DIY

Karhutla, KSAD: Semua Berusaha Keras, Tidak Ada yang Enak-enakan

JOGJA, BERNAS.ID- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa mengatakan saat ini semua pihak sedang bahu-membahu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan. Ia menegaskan tidak ada yang enak-en ...

Budaya

7th ASEAN Traditional Textile Symposium Siap Digelar di Jogja Bulan November

YOGYA, BERNAS.ID - Tanggal 4-8 November mendatang akan digelar agenda besar 7th ASEAN Traditional Textile Symposium (ATTS), atau Simposium Tekstil Tradisional ASEAN Ketujuh. Tahun ini, Yogyakarta sebagai Kota Budaya di ASEAN mendapat kehorm ...

DIY

Panglima TNI Ziarah ke TMP Kusumanegara Yogyakarta

JOGJA, BERNAS.ID- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Yogyakarta dalam rangka HUT TNI ke-74, Kamis siang 19 September 2019. Panglima TNI dan rombongan datang ke kompleks TMP Kusumaneg ...

Hukum dan Kriminal

Teror Rusak Mobil di Sleman Terekam CCTV

SLEMAN, BERNAS.ID- Enam unit mobil yang terparkir di halaman rumah kos milik Markus Hartanto di Dusun Kronggahan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, dirusak orang tak dikenal pada Selasa malam (17/9/2019) sekira pukul pukul 23.40 WI ...

DIY

Karhutla, KLHK Terjunkan Tim Penyelamat Primata

SLEMAN, BERNAS.ID- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menerjunkan tim penyelamat primata seperti orangutan di lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tim penyelamat saat ini sudah berada di lokasi kebakaran Sumatra dan K ...

DIY

Nyatanya, Ada Fosil Orangutan di Jawa

SLEMAN, BERNAS.ID- Selain menemukan fosil manusia purba saat penggalian, ternyata juga banyak ditemukan fosil hewan primata, orangutan Jawa. Hal ini diungkapkan peneliti Paleoantropologi FIB UGM, Drs Rusyad Adi Suriyanto, MHum dalam simposi ...

Ekonomi

Jogja Kiblat Ekonomi Kreatif, Benarkah?

SLEMAN, BERNAS.ID- Tantangan dan peluang dalam sektor ekonomi kreatif Yogyakarta semakin tinggi apalagi Kota Budaya ini sering dijuluki kiblat ekonomi kreatif Indonesia. Namun, benarkah anggapan itu atau citra tersebut hanya isapan jempol b ...

DIY

Aktivis Perempuan Jogja Tuntut RUU PKS Segera Disahkan

YOGYA, BERNAS.ID- Aturan untuk melindungi korban kekerasan seksual saat ini dinilai masih sangat lemah dan tidak komprehensif. Oleh sebab itu sejumlah aktivis perempuan di Jogja mendesak DPR dan Pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Pengh ...

Hukum dan Kriminal

Baru Disahkan, UU KPK yang Baru Akan Dilaporkan ke PBB

JAKARTA, BERNAS.ID - Baru saja disahkan DPR RI Undang-undang KPK yang baru atau hasil revisi akan digugat. Koalisi Masyarakat Sipil berencana akan menyiapkan materi judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan melaporkan upaya pelemahan ...

DIY

Soal Karhutla, Menteri Desa PDTT: Ini Tanggungjawab Bersama Negara Kawasan

JOGJA, BERNAS.ID- Saat ini, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di kawasan Sumatera dan Kalimantan dengan polusi asap yang berdampak pada kesehatan. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sun ...

DIY

Seminar Draf Rencana Aksi Daerah sebagai Implementasi SDG's Berperspektif Disabilitas Tingkat Kabupaten di DIY

BANTUL, BERNAS.ID - Forum Penguatan Hak Penyandang Disabilitas (FPHPD) bersama CIQAL, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, dan ILAI menggelar Seminar Draf Rencana Aksi Daerah sebagai Implementasi SDG's Berperspektif Di ...

DIY

Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Kereta, Pelanggar Ditindak dan Diminta Menyanyi

YOGYA, BERNAS.ID - Selama ini perlintasan sebidang merupakan salah satu titik terjadinya kecelakaan, karena banyak pengendara menerobos, meski palang pintu kereta api sudah tertutup. Melihat fakta tersebut, Daop 6 Yogyakarta bersama instans ...

Pendidikan

Kini Kuliah di UNY Lebih Fleksibel

SLEMAN, BERNAS.ID - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) tidak kehilangan khittah sebagai universitas dimana prioritas utama pendidikan khususnya guru dan pengembangan ilmu pendidi ...

Ekonomi

Kurangi Backlog, Presiden Jokowi Diskusi dengan Asosiasi Profesi Pengembang Perumahan

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan pengurus dan anggota Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), dan Himpunan Pengembang Permukiman dan ...

Lingkungan

Gubernur Diminta Evaluasi Penyerapan Anggaran di Dinas Perumahan DKI Jakarta

JAKARTA, BERNAS.ID - Memiliki Rumah merupakan kebutuhan mendasar bagi semua orang. Namun, tidak semua kalangan mampu membeli, dan memilikinya. Terlebih di kota Jakarta dengan harga yang sudah selangit ini menjadi salah satu permasalahan unt ...

Politik

Mantab Jadi Calon Walikota, Putri Ma'ruf Amin Sambangi Kediaman Bachtiar Chamsyah

TANGSEL, BERNAS.ID - Putri Wakil Presiden (Wapres) terpilih 2019-2024 KH. Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah dengan ditemani Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) HM Darmizal menggelar silaturrahmi dengan tokoh nasional asal Minang, Buya Dr. ...

Politik

Presiden Jokowi : Saya Tidak Pernah Ragukan Pimpinan KPK

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meragukan kiprah dan kinerja para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi juga menilai bahwa kinerja lembaga antirasuah tersebut sudah sang ...

Politik

Spanduk Putih Misterius Nampang di Depan Kantor Golkar DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Sebuah spanduk kain putih dipasang di Kantor DPD Partai Golkar DIY Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta, Senin (16/9/2019) dini hari. Di spanduk yang terdapat di pagar kantor terdapat tulisan yang dibuat menggunakan cat sem ...

Hukum dan Kriminal

Ribut RUU KPK, Mahfud MD Sarankan Presiden Jokowi Ini

JOGJA, BERNAS.ID- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menyerahkan mandat KPK ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertanyaannya, apakah benar dari sisi hukum? Ahli hukum tata negara, Mahfud MD  menegaskan secara yur ...

Hukum dan Kriminal

Pembuat Keributan di Alun-alun Selatan Diamankan

YOGYA, BERNAS.ID-Polsek Kraton mengamankan seorang pelaku yang mengancam akan membuat kerusuhan di kawasan parkir Kandang Gajah, Alun-alun Kidul, Kecamatan Kraton, Minggu (15/9) dini hari. Pelaku mengancam juru parkir menggunakan senjata ta ...

Pendidikan

Akademisi UGM Tuntut DPR Hentikan Pembahasan RUU KPK

SLEMAN, BERNAS.ID- Akademisi UGM yang terdiri para Guru Besar, Dosen dan Mahasiswa menuntut DPR dan Pemerintah untuk menghentikan pembahasan RUU KPK. Alasannnya, pengajuan RUU KPK dianggap tidak mengikuti prosedur legislasi, lalu proses pem ...

Budaya

Perayaan Zhong Qiu Jie 2019 di Kelenteng Tjen Ling Kiong

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan Tiong Ciu atau Zhong Qiu Jie yang dalam bahasa Indonesia akrab dengan sebutan Festival Kue Bulan, serta juga dikenal dengan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan yang di tunggu-tunggu warga Tiongk ...

Budaya

Pertama Kalinya, FKUB Yogyakarta Siap Gelar Pentas Seni Budaya untuk Perkuat Kerukunan

YOGYA, BERNAS.ID - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Yogyakarta akan menggelar pentas seni dan budaya melibatkan pemeluk enam agama yang diakui di Indonesia sebagai upaya untuk terus memupuk toleransi sekaligus memperkuat kerukunan ...

Olahraga

Timnas dan 5 Tim IBL Bakal Meriahkan Piala Raja-Jogja Istimewa 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Turnamen basket pra musim bertajuk Piala Raja -Jogja Istimewa Cup bakal digelar kembali 1-6 Oktober 2019 di GOR Amongraga Yogyakarta. Timnas proyeksi Sea Games 2019 dan lima tim IBL dipastikan ikut serta dalam turnamen ya ...

Hukum dan Kriminal

Tembakau Gorilla dan Sabu-sabu Masih Beredar di Condongcatur Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan obat-obatan terlarang seperti tembakau gorilla dan pil trihexyphenidy tak ada habisnya di wilayah Yogyakarta. Penjualannya pun mengikuti perkembangan teknologi melalui media sosial ...

Politik

Puluhan Mahasiswa Jogja Demo Tolak Revisi RUU KPK

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan mahasiswa dari beberapa kampus yang tergabung dalam Gerakan Anti Korupsi Yogyakarta melakukan unjuk rasa di kantor DPRD DIY, Kamis (12/9/2019) siang. Massa aksi menolak dengan tegas Rancangan Revisi Undang-undang ...

Budaya

Zhong Qiu Jie 2019 Bakal Digelar di Kelenteng Poncowinatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan Tiong Ciu atau Zhong Qiu Jie yang dalam bahasa Indonesia akrab dengan sebutan Festival Kue Bulan, serta juga dikenal dengan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan yang di tunggu-tunggu warga Tiongkok ...

Politik

Indonesia Berduka, BJ Habibie Wafat

JAKARTA,BERNAS.ID - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Indonesia berduka telah kehilangan putra terbaiknya. Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie  menghembuskan nafas terakhirny, pada pukul 18.05 WIB, Rabu ( ...

DIY

Jokowi Dikirimi Nota Keberatan dari Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Santer kabar revisi UU KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di DPR RI dianggap banyak pihak melemahkan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Untuk itu, jejaring pusat kajian hukum dan antikorupsi perguruan tinggi seluru ...

Ekonomi

Bayar PBB di DIY Kini Bisa Lewat GoPay

YOGYA, BERNAS.ID - Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di DIY kini bisa dilakukan lewat e-wallet GoPay. Ini usai dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Bank BPD DIY dengan PT Tokopedia, dan PT Dompet Anak Bangsa (GoP ...

DIY

Tahun 2020, Masyarakat Diajak Sensus Penduduk Secara Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Menyikapi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Rapat Teknis Nasional untu ...

Lifestyle

Promosikan Pameran KriyaNusa 2019, Kominfo Ajak Netizen

JAKARTA, BERNAS.ID -  Guna mempromosikan gelaran Pameran KriyaNusa 2019 yang akan berlangsung pada tanggal 11 sampai dengan 15 September 2019 di Balai Kartini Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Temu Netize ...

Ekonomi

Mengenal Produk Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur yang Programnya Pakai Danais

YOGYA, BERNAS.ID - Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur merupakan program ekonomi pertama di DIY yang memakai dana keistimewaan (Danais). Program ini merupakan bentuk usaha Pemda DIY dalam mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan sosial d ...

DIY

Kapolda DIY Menari Tarian Sajojo Bersama Pelajar Papua

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejumlah siswa Papua menari Tarian Sajojo bersama Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri di perayaan Peringatan HUT Polisi Wanita (Polwan) ke-71 berlangsung meriah di halaman Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa ...

DIY

Hari Polwan ke-71, Polda DIY Sajikan Cerita Kolosal Cikal Bakal Polwan

SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan HUT Polisi Wanita (Polwan) ke-71 berlangsung meriah di halaman Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peringatan HUT Polwan kali ini mengangkat tema, "Dengan Semangat Promoter Pengabdian Polwan untuk Ma ...

Ekonomi

Fesyen Ramah Lingkungan, Potensial Dikembangkan di Jogja

JOGJA, BERNAS.ID- Kesadaran penggunaan bahan-bahan yang ramah terhadap lingkungan (environmental friendly) mulai banyak digaungkan di berbagai belahan dunia. Untuk itu, serat viscose (rayon) menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi bahan ba ...

Politik

Sukamta : Revisi PP PSTE Berpotensi Mengancam Digital Sovereignty

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah berencana merevisi PP No. 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) yang tidak mewajibkan data center terkait data swasta ditempatkan di dalam negeri.  Anggota ...

Hukum dan Kriminal

Untuk Bayar Karaoke dan Hutang, Nekat Gelapkan Mobil Rental

SLEMAN, BERNAS.ID- Pura-pura menyewa mobil pada sebuah rentalan di daerah Pangukan Tridadi Sleman, dua pemuda bernama Abdi (25), warga Temanggung, dan Mamat (22) warga Kebumen harus berurusan dengan kepolisian karena menggadaikan mobil sewa ...

Pendidikan

STMIK Mahakarya Menggelar PKKMB

 JAKARTA, BERNAS.ID - Dalam memperkenalkan Mahasiswa dan Mahasiswinya kepada lingkungan Kampus, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Mahakarya, Program Studi Informatika dan Sistem Informasi, mewajibkan seluru ...

Pendidikan

Pertama Kali, Sekolah Air Hujan Dibuka di Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Unik, nantinya, para siswanya tidak akan belajar tentang pelajaran-pelajaran yang biasa didapatkan di bangku sekolah, tapi di Sekolah Air Hujan ini nanti akan belajar tentang bagaimana memanen air hujan untuk memperoleh a ...

DIY

Rumah Data Sebagai Intervensi Pembangunan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Keberadaan Rumah Data Kependudukan seharusnya benar-benar menjadi sumber data yang valid. Karena dengan data yang akurat itulah diharapkan akan mampu memberikan arah kebijakan pemerintah dalam melakukan intervensi pe ...

DIY

Festival TIK Digelar di Yogyakarta untuk Angkat Potensi Industri Kreatif

YOGYA, BERNAS.ID – Festival Teknologi Infomatika dan Komunikasi (TIK) digelar pada tanggal 7-12 September di Loop Station Telkom Yogyakarta. Ini adalah acara yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Y ...

Pendidikan

Diskusi Fisipol UGM, Persoalan Papua Tak Sederhana, Banyak Kerepotan

SLEMAN, BERNAS.ID- Persoalan di Papua nyatanya tidak mudah untuk disederhanakan karena memiliki banyak kerepotannya tersendiri. Mulai dari urusan listrik, indeks kemajuan manusia yang rendah, tingginya kematian anak, dan penduduk asli yang ...

Budaya

Pertukaran Edukasi Musik Asia Tenggara Digelar di SEAMEX 2019

YOGYA, BERNAS.ID – Southeast Asia Music EducatIon Exchange (SEAMEX) yang ketiga, hari ini Jumat (6/9/2019) memulai kegiatannya di Jogja National Museum, Wirobrajan, Yogyakarta. Ini adalah kegiatan pertukaran edukasi musik kelas A ...

DIY

Di Jogja, Ibu Negara Bertanya Ini Kepada Para Taruna AAU

SLEMAN, BERNAS.ID- Jumat pagi (6/9), Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan ke Kota Gudeg ini untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba, hoaks, bullying, dan pornografi kepada taruna akademi TNI/Po ...

DIY

Ibu Negara Iriana Jokowi Pilih Kaos di Pasar Beringharjo

YOGYA, BERNAS.ID - Ibu Negara Iriana Joko Widodo, beserta istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, menyambangi Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Jumat (6/9/2019) pagi. Dengan berjalan kaki dari Kompleks Gedung Agung Yogyakarta ...

Daerah

Pangdam I/BB Sambut Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC

BELAWAN, BERNAS.ID - Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah memimpin upacara penyambutan purna tugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC di Dermaga Pelabuhan Pelindo I Belawan, Jalan Serma Hanafiah Belawan, Kamis (5/9/2019). Acara penyambuta ...

Hukum dan Kriminal

Modal Slip Transfer Palsu, Sukses Tipu 107 Juta

SLEMAN, BERNAS.ID- Bermodal slip transfer bank palsu, tiga teman sekampung, seluruhnya warga Bojong, Jawa Barat sukses menipu korbannya yang bernama Ho Min Lol (65), laki-laki, pemilik CV Karya Utama di Kasihan, Bantul hingga ratusan juta r ...

Pendidikan

Mahfud MD Tegaskan Disertasi Syahrur, Mahasiswa S3 UIN Meresahkan

SLEMAN, BERNAS.ID- Mahfud MD menganggap disertasi mahasiswa S2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bertajuk “Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital" tidak memiliki nilai moral dan meres ...