Simpang Siur Kelanjutan Reklamasi, Ini Legal Opinionnya


25 Maret 2018

Ilustrasi (sumber foto: viva)

Bernas.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meyakini persoalan reklamasi Teluk Jakarta bukan masalah utama Jakarta  saat ini. Anggapan itu diungkapkannya seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama pasangannya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Istana Wakil Presiden, Kamis (26/10/2017). "Dari dua pertemuan, kemarin kami bertemu Presiden bicara soal Jakarta. Hari ini bicara dengan Wapres soal Jakarta. Tak satupun bicarakan reklamasi," kata Anies saat itu.

"Artinya ini (reklamasi) bukan sesuatu yang luar biasa penting di mata pemerintah pusat," ucap dia.

Namun, Anies mengakui  persoalan reklamasi menjadi isu yang banyak diperbincangkan berbagai pihak saat ini. Anies menegaskan, fokus utama pemerintahannya adalah mempercepat proyek-proyek pembangunan yang mandeg atau jalan di tempat seperti Asian Games, MRT, LRT, trotoar, penanggulangan banjir, dan penataan kampung kumuh.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (31/10/2017)mengatakan pemerintah akan menyelesaikan proses reklamasi Teluk Jakarta untuk pulau buatan yang terlanjur sedang dibangun, yakni Pulau C dan D, dari 14 pulau yang termasuk dalam proyek.

"Pemerintah juga tidak mengatakan akan melanjutkan, tapi bahwa apa yang sudah dijalankan itu diteruskan dan saya kira DKI juga sependapat dengan itu," kata JK saat itu.

Dikatakan JK, keputusan melanjutkan pembangunan yang sudah ada telah dibicarakan Pemerintah Pusat dan DKI Jakarta atas dasar pertimbangan efisiensi. "Yang kita bicarakan sebenarnya yang existing, yang sudah ada, 'kan tidak mungkin dibongkar, 'kan lebih banyak ongkos pembongkarannya daripada membuatnya," tuturnya.

JK mengaku telah mendengar penjelasan langsung dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait keputusan tersebut. "Ya, menurut pandangan saya, pengertian saya, begitu. Dan saya sudah bicara juga dengan Anies, bahwa penggunaannya akan harus lebih menguntungkan masyarakat dan pemerintah," ujarnya.

JK menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah menyelesaikan pembangunan Pulau C dan D dan mengatur penggunaannya agar bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah DKI Jakarta. "Tidak ada cara lain, mau diapain, caranya hanya bongkar ulang, bagaimana bongkar ulangnya? Kalau tidak dipakai malah lebih merusak, kalau dipakai 'kan ada yang memelihara," tambahnya.

Saat ini, untuk penggunaan pulau yang sudah jadi, 24 Agustus 2017 lalu, Kantor Pertanahan Jakarta Utara telah menerbitkan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Pulau D, pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta, atas nama PT Kapuk Naga Indah. Sertifikat HGB Pulau D diterbitkan menyusul terbitnya sertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL) pulau hasil reklamasi tersebut atas nama pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 19 Juni 2017. Penerbitan sertifikat HGB Pulau D juga didasarkan pada Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov DKI dengan PT Kapuk Naga Indah yang menyebut pengembang akan mengantongi sertifikat HGB.

Moratorium Reklamasi Dicabut

Jelang pelantikan gubernur DKI yang baru, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mencabut penghentian sementara (moratorium) pembangunan 17 pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Ia membatalkan pembekuan yang diteken menteri terdahulu, Rizal Ramli.

Luhut beralasan pencabutan moratorium itu sudah melalui berbagai kajian. "Sudah saya teken kemarin," kata Luhut di Medan, Sumatra Utara, Jumat (6/10).

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan Luhut menegaskan, bahwa pembangunan di kawasan Teluk Jakarta dapat dilanjutkan karena semua permasalahan telah diselesaikan dan pihak pengembang telah memperbaiki persyaratan administrasi yang dikenakan sanksi.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga telah mencabut sanksi administratif Pulau C, Pulau D dan Pulau G, karena pengembang telah memenuhi sanksi moratorium dari pemerintah pusat karena masalah analisis mengenai dampak lingkungan. Atas dasar itulah mucul Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017. Surat tersebut mencabut surat Keputusan Menko Kemaritiman pada 2016 yang menghentikan sementara (moratorium) pembangunan reklamasi.

Namun, pekan lalu, Sandiaga kembali menegaskan bahwa pihaknya tetap menolak reklamasi teluk Jakarta. Penegasan itu disampaikan Sandiaga meskipun dia telah bertemu dengan Luhut. Isu reklamasi ini pun akan dibahas Anies-Sandi dengan Presiden Jokowi. Perlu diingat menyetop reklamasi merupakan janji yang diusung Anies-Sandi saat kampanye Pilgub DKI.

Ketika dihubungi Bernas.id beberapa waktu yang lalu, Dr Anggawira, MM, politisi Gerindra dan Tim Sukses Anies-Sandi tidak berkomentar apapun, tetapi memberikan legal opinionnya dari sebuah konsultan hukum di Jakarta yang dipercayainya. Ia meyakini bahwa anatomi reklamasi sebenarnya sudah terjadi pergeseran dalam filosofis konstitusional pasca lahirnya UU No 22 Tahun 2007 tentang Pengelolaaan Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil. Kalau dahulu reklamasi, menurut rezim orde baru semata melihat reklamasi sekedar bagaimana hanya untuk kepentingan ekonomi dan perkembangan kota. Dalam arti bahwa reklamasi adalah hanya sebatas penimbunan dan pengeringan laut sebagai prakondisi menghadirkan suatu kehidupan dengan gemerlap cahaya di malam hari, di atas pulau dan wilayah pesisir, sebagai wujud perkembangan kota dan nilai ekonomisnya.

Hal ini terlihat dalam konsideran huruf a Keppres No.52 Tahun 1995 yang menyatakan: “bahwa sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 1994 tentang Repelita Enam, Kawasan Pantai Utara adalah termasuk kategori Kawasan Andalan, yaitu kawasan yang mempunyai nilai strategis dipandang dari sudut ekonomi dan perkembangan kota”. Sedangkan pengertian reklamasi menurut Pasal 1 angka (1) Keppres No.52 Tahun 1995 adalah “Reklamasi Pantai Utara Jakarta, selanjutnya disebut Reklamasi Pantura, adalah kegiatan penimbunan dan pengeringan laut di bagian perairan laut Jakarta”.

Jadi paradigma reklamasi yang dilakukan pada rezim Keppres No.52 Tahun 1995 paradigmanya hanya untuk kepentingan ekonomi dan perkembangan kota, sehingga wajar muncul paradigma “kepemilikan” terhadap pulau-pulau reklamasi. Mengenai soal pemanfaaatan apakah untuk dimanfaaatkan untuk kemakmuran rakyat sebesar besarnya, itu adalah paradigma sekunder bahkan komplementer.

Jika dibandingkan dengan rezim UU No.22 Tahun 2007 sebagaimana telah di ubah dengan UU No.1 Tahun 2014 yang di dalam konsideran huruf a yang menyatakan: “bahwa Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil merupakan bagian dari sumber daya alam yang dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan kekayaan yang dikuasai oleh negara, yang perlu dijaga kelestariannya dan dimanfaatkan untuk sebesarbesar kemakmuran rakyat, baik bagi generasi sekarang maupun bagi generasi yang akan datang”. Sedangkan pengertian reklamasi menurut Pasal 1 angka (23) UU No 27 Tahun 2007 yaitu “kegiatan yang dilakukan oleh Orang dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan cara pengurugan, pengeringan lahan atau drainase”.

Jadi filosofi reklamasi dalam rezim UU No.27 Tahun 2007 adalah bukan hanya berorientasi ekonomi, tetapi harus memperhatikan lingkungan dan sosial ekonomi, dan yang terpenting adalah dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945. Oleh karenanya definisi reklamasi tidak hanya penimbunana dan pengeringan laut semata , namun yang utama adalah adanya orientasi pemanfaatan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat baik dari sudut lingkungan, sosial dan ekonomi.

Dengan berpijaknilai filosofis dari ketentuan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 sebagai hukum tertinggi, itu sebabnya dalam hal pemanfaatan yang diatur di dalam Pasal 23 UU No.27 Tahun 2007 memiliki klasifikasi prioritas dan non-prioritas: bahwa Pemanfaatan pulau-pulau kecil dan perairan di sekitarnya diprioritaskan untuk kepentingan sebagai berikut: a. konservasi; b. pendidikan dan pelatihan; c.penelitian dan pengembangan; d. budi daya laut; e. pariwisata; f. usaha perikanan dan kelautan serta industri perikanan secara lestari; g. pertanian organik; h. peternakan; dan/atau i.pertahanan dan keamanan negara.

Apabila mencermati jenis-jenis pemanfaatan prioritas, sangat terlihat jelas orientasinya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Jika yang prioritas sudah di penuhi, maka barulah pemanfaatan non-prioritas dapat dilakukan seperti yang diatur di dalam Pasal 3 ayat (2) Permen Perikanan Dan Kelautan No.28/2008 Tentang Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Dan Perairan Di Sekitarnya yang menyatakan: “Pemanfaatan pulau-pulau kecil dan perairan di sekitarnya selain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dimanfaatkan antara lain untuk usaha pertambangan, permukiman, industri, perkebunan, transportasi, dan pelabuhan”.

Dari pergeseran paradima ini, dapat terlihat jelas teknis perizinan dan pemanfaatan reklamasi berbeda antara rezim Keppres 52/1995 dan rezim UU 22/2007 jo Perpres 122 Tahun 2012. Oleh karenanya izin-izin reklamasi yang dikeluarkan sebelum adanya UU No.22 Tahun 2007 jo. Perpres No.122 Tahun 2012 memiliki perbedaan paradigma dan teknis perizinan, sehingga izin reklamasi yang masih menggunakan rezim Keppres 52/1995 tidak dapat diperpanjang begitu saja, melainkan harus tunduk pada rezim UU 22/2007 jo Perpres 122/2012.


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Budaya

Tari Manggala SMKI Jogja Juara Dua di FLS2N 2018

Bernas.id -- Tari Manggala tari kreasi baru yang berpijak dari tradisi dari SMKI Yogyakarta menang sebagai juara dua dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke XI tahun 2018, yang diselenggarakan oleh Kemendikbud, di Band ...

DIY

Karnaval Kendaraan Hias Warnai Deklarasi Pemilu Damai DIY

Bernas.id - Untuk menciptakan pemilu yang kondusif dan damai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY  menyelenggarakan Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilihan Umum Tahun 2019 pada Minggu (23/9/2018). Deklarasi bertajuk 'Indonesia Meno ...

Budaya

Semaraknya Festival Bregada Nusantara 2018

Bernas.id - Keluarga Besar Padmanaba menyelenggarakan Festival Bregada Nusantara (FBN) pada Minggu (23/9/2018) pagi di sepanjang Jl.Malioboro hingga Alun-Alun Utara Kraton Yogyakarta. Festival yang diikuti ratusan orang yang tergabung dalam ...

DIY

Aliansi IMM Jogja Desak Pemerintah Bertanggungjawab Atas Perekonomian Indonesia

Bernas.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jogja melakukan unjuk rasa di titik nol kilometer Jogja, Sabtu (22/9/2018). Mereka menuntut pemerintah untuk bertanggungjawab atas kondisi perekonomian I ...

DIY

Sri Sultan Ingatkan Larangan Kampanye di Tempat Ibadah

Bernas.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengimbau semua pihak agar menunjung tinggi kampanye damai untuk menghindari konflik. Ia juga mengingatkan terkait aturan larangan kampanye di tempat ibadah dan lembaga pendidikan.  ...

DIY

Angkasa Pura Bantah Ada Warga yang Masih Tinggal di Area Proyek NYIA

Bernas.id- Panjang runway New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) sekitar 3250 meter. Saat ini sudah mulai masuk ke struktur pondasi, tanah urug ketika Bernas.id ikut secara langsung memantau pengerjaan proyek bandara NYIA. Dalam pap ...

DIY

Tertipu Cek Kosong, Penjual Tanah Rugi Miliaran Rupiah

Bernas.id-Seorang warga Sendangtirto, Berbah, Sleman, tertipu saat menjual tanahnya di Jalan Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman. Ia mengalami kerugian hingga miliaran rupiah setelah hanya diberi cek kosong oleh sang pembeli tanah. Korb ...

DIY

SP Kedua Tak Dihiraukan, IUP Penambangan Pasir Kulonprogo Terancam Dicabut

Bernas.id  - DPRD DIY mendesak Pemda DIY untuk melakukan evaluasi terhadap Izin Usaha Pertambangan (IUP) terhadap salah satu kawasan yang nekat beroperasi di Sungai Progo meski prosedur tahapan pra operasi produksi (OP) belum dilalui n ...

DIY

Rupanya Pemkot Jogja Hanya Buka 356 Formasi CPNS

Bernas.id- Pemkot Jogja akhirnya mengumumkan jumlah dan formasi terkait pendaftaran CPNS tahun ini. Dari 813 formasi yang diajukan ke Pusat, Pemkot hanya membuka 356 formasi.   Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (B ...

DIY

Perjalanan Bernas Ikut Meninjau Proyek NYIA

Bernas.id - Dengan bus berukuran sedang, Kamis (19/9), Bernas bersama rombongan Kepatihan DIY menuju ke lokasi bandara baru di daerah Temon, Kulonprogo. Kami sekitar pukul 9.39 WIB diterima tim Angkasa Pura (AP) di kantornya yang dulunya be ...

DIY

Tips Menjaga Kemabruran Haji

PLERET, Bernas.id - Setidaknya ada empat hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kemabruran Haji,  yakni sering bersedekah, silaturahiim, membiasakan salam dan salat malam. Sedekah dapat melancarkan segala urusan dan mencegah bala', ...

DIY

Disnaker Kabupaten Sleman Berikan Tips Pengelolaan Tenaga Honorer di Lingkup SKPD

Bernas.id - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman mengadakan sosialisasi Standar Harga Barang dan Jasa Upah Tenaga Kerja Pengamanan dan Cleaning Service yang bekerja di lingkungannya agar terlindungi hak-haknya. Sosialisasi diikuti ...

DIY

Apel Pasukan Operasi "Mantap Brata 2018", Antisipasi Kerawanan Pemilu 2019

Bernas.id – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY)  melakukan apel Gelar Pasukan Operasi “Mantap Brata 2018” di Hanggar Shelter D, Lanud Adisutjipto. Operasi kepolisian terpusat tersebut akan dilaksanakan s ...

Budaya

Bakal ada Bregada Drone di Festival Bregada Nusantara 2018

Bernas.id - Keluarga Besar Padmanaba akan menyelenggarakan Festival Bregada Nusantara (FBN) pada Minggu 23 September 2018 pukul 07.00 WIB di sepanjang Jalan Malioboro hingga Alun-Alun Utara Kraton Yogyakarta. Festival yang akan diikuti lebi ...

Pendidikan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Terbitkan Sebuah Buku

Bernas.id - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ir AA Ayu Laksmi Dewi Tri Astika Putri, MM mengatakan bahwa tujuan kegiatan sosialisasi literasi dari instansinya untuk mengajak  masyarakat agar mau membaca dan set ...

DIY

Ini yang Dilakukan Organda DIY untuk Bandara NYIA

Bernas.id - Organisasi Angkutan Darat DIY sedang menggodog konsep moda transportasi darat pendukung operasional Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulon Progo. "Menyambut bandara baru di Kulon Progo yang diperkirakan ak ...

Pendidikan

Gemilang Perpustakaan 2018, Giatkan Literasi Masyarakat Sleman

Bernas.id - Gemilang Perpustakaan 2018 digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman di Auditorium P4TK Kesenian Yogyakarta. Kegiatan ini dibuka dengan cerita monolog berjudul "Tumenggung Mertoloyo" yang diperankan Gad ...

Pendidikan

Wakil Ketua KPK, Harus Zero Toleran terhadap Korupsi

Bernas.id - Saut Situmorang, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan kepiawaiannya memainkan saksofon. Ia memainkan lagu berjudul "Story of My Life" dari One Direction, Gedung PKKH, UGM. "Saya mendengar ...

DIY

Dinas Perhubungan DIY Memperingati Harhubnas

Bernas.id -- Dinas Perhubungan DIY menggelar acara puncak peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di lapangan NDB, Maguwoharjo Yogyakarta, Senin (17/09/2018). Harhubnas yang ke 47 mengambil tema “Guyub Rukun untuk Mewujudkan ...

Olahraga

Mendikbud Buka O2SN Dengan Memanah

Bernas.id-Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018 dilaksakan di DIY dan resmi dibuka di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (17/9/2019). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) membuka langusung acara ter ...

DIY

Akun FB Diduga Menebar Kebencian ke Masyarakat Bengkulu Dilaporkan ke Polda DIY

Bernas.id - Dua akun FB atas nama Rory Djafar (RD) dan Ridwan Gani Tandi (RGT) dilaporkan Ikatan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa (IKPM) Provinsi Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dua akun FB RD dan RGT diduga kuat menebar ujaran kebencia ...

DIY

Sleman Sosialisasi Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental

Bernas.id - Sebagai upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong, Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Kementerian Koordinastor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia ...

DIY

Beredar Pesan Viral Paket Narkoba, Polda DIY Sebut Belum Tentu Narkoba

Bernas.id - Di Daerah Istimewa Yogyakarta, viral beredar di WAG kabar tentang peredaran narkoba melalui paket  gelap. Modusnya, paket gelap ditujukan ke toko-toko atau rumah yang menjadi sasaran, padahal yang dikirimi tidak pernah pesa ...

DIY

Gempa 6.0 SR Guncang Yogyakarta Warga Pajeksan Berhamburan

Bernas.id - Warga Kampung Pajeksan, Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta berhamburan lari keluar rumah, ketika gempa bumi berkekuatan 6.0 Skala Richter dengan kedalaman 10 kilometer berdurasi 58 detik dibawa ...

DIY

Giwo Rubianto Wiyogo Terpilih Sebagai Wapres ICW

Bernas.id - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo terpilih sebagai salah satu Wakil Presiden Dewan Perempuan Internasional (ICW) untuk periode tiga tahun ke depan.     Dalam pemungutan suara yang berl ...

Ekonomi

UMKM Tidak Terpengaruh Melemahnya Rupiah

Bernas.id- Keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan strategis sebagai penggerak perekonomian masyarakat Indonesia. Berbagai upaya dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi para pelaku UMKM terus digalakkan pe ...

DIY

Pemda DIY Siapkan Nelayan Andal untuk Pelabuhan Tanjung Adikarto

Bernas.id - Dinas Kelautan dan Perikanan DIY menyiapkan kompetensi sumber daya manusia nelayan untuk mengoperasikan kapal berkapasitas di atas 10 gross ton. Ini dilakukan sebelum Pelabuhan Tanjung Adikarto di Glagah Kulonprogo diresmikan. ...

Ekonomi

30 Kreator Lokal Terbaik Yogyakarta Siap Menjadi Brand Nasional

Bernas.id - MAKERFEST merupakan sebuah platform independen yang memiliki misi untuk mencari, mengedukasi, dan menginspirasi kreator Indonesia. Pada hari Sabtu, 15 September 2018 ini resmi diselenggarakan di Yogyakarta. Sebanyak 30 kreato ...

DIY

Diskusi Hukum TPJ DIY : Penjara Menanti Para Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

Bernas.id - Maraknya tindakan atau sikap yang tidak terpuji dan tidak beretika dalam penyebaran informasi berita bohong (Hoax) sehingga menjurus merendahkan hak dan martabat Presiden Jokowi sebagai pemimpin bangsa belakangan ini, Tim P ...

DIY

Relawan Seknas Jokowi Sleman dan Kota Yogyakarta Resmi Dideklarasikan Hari Ini

Bernas.id - Setelah sukses mendeklarasikan Seknas Jokowi Kabupaten Bantul beberapa waktu lalu, hari ini Sabtu (15/9/2018) kembali, Seknas Jokowi DIY melantik dan mendeklarasikan Seknas Jokowi Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta serta ...

DIY

Pesan Jokowi untuk Perempuan Indonesia

Bernas.id - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk menjadi Ibu Bangsa yang menjaga persatuan karena Indonesia, negara besar dengan kekayaan budaya bangsa yang beragam. Kepala Negara menyampaikan ajakan itu saat m ...

DIY

Jokowi Setuju Sebut Wanita Sebagai Ibu Bangsa

Bernas.id - Presiden Joko Widodo sepakat penyebutan wanita sebagai ibu bangsa daripada menggunakan istilah emak-emak. Pasalnya, ibu bangsa memiliki peran penting dalam mendidik generasi penerus bangsa. Hal itu diutarakan Jokowi dalam pembuk ...

DIY

Jokowi Tak Pungkiri Banyak Kiprah Wanita untuk Bangsa Indonesia

Bernas.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan membuka Temu Nasional Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dan Sidang Umum International Council of Women (ICW) ke-35 di Daerah Istimewa Yogyakarta, 13 September 2018. Sekitar 150 orang ...

DIY

Kowani Tegaskan Peran Perempuan Sebagai Ibu Bangsa

Bernas.id - Kongres Wanita Indonesia mengadakan diskusi panel Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia, Jumat (14/9/2018) di Grand Inna Malioboro. Kongres kembali menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting yait ...

Pendidikan

Hari Kunjung Perpustakaan, Ada Hadiah Menarik Bagi Pengunjung

Bernas.id - Tiap tanggal 14 September diperingati sebagai Hari Kunjung Perpustakaan. Untuk memperingati, Perpustakaan Kota Yogyakarta turut memeriahkan dengan menggelar berbagai kegiatan untuk mendorong minat baca masyarakat Kota Yogyakarta ...

DIY

Perempuan dan Anak Masih Sering Alami Bentuk Kekerasan

Bernas.id - Yohana Susana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kongres Wanita Indonesia atas pelaksanaan Temu Nasional dan General Assembly International Council of Women ke-3 ...

DIY

Impian Terwujud, Sidang Umum ke-35 ICW Digelar di Jogja

Bernas.id - Impian Kongres Wanita Indonesia untuk memboyong dan menggelar Sidang Umum International Council of Women ke Indonesia akhirnya terwujud. Sidang Umum ke-35 ICW digelar di Jogja, Kamis (13/9/2018) di Inna Garuda. “Tiga ta ...

DIY

Menteri Rini Hadir di Sidang Umum ke-35 ICW dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia

Bernas.id - Sidang Umum ke-35 International Council of Women (ICW) dan Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia di Yogyakarta dimulai. Sekitar 150 orang delegasi dari 18 negara anggota ICW, organisasi perempuan dunia di bawah nau ...

DIY

Bursa Kerja Disnakertrans DIY Tawarkan 4000 Lowongan Kerja

Bernas.id - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar bursa kerja yang menawarkan sebanyak 4.000 lowongan kerja di perusahaan dari berbagai bidang usaha. Bursa kerja berlangsung 13-14 September di Gedung Amin ...

DIY

Polda DIY Bantah Adanya Bentrok Warga Papua dan Ambon

Bernas.id - Beredar video warga Papua yang melakukan aksi mencari orang Ambon di media sosial. Pihak Papua mencurigai warga Ambon yang melakukan penusukan dengan korban warga Papua tadi pagi, pukul 2.30  WIB hari Rabu tanggal 12 Septem ...

DIY

Dua Kelompok Mahasiswa Asal Papua dan Ambon Bentrok

Bernas.id - Dua kelompok orang asal Papua dan Ambon saling bertikai, salah satu kelompok turun ke jalan membawa sejumlah senjata tajam di daerah Seturan, Sleman. Hal ini dipicu keributan di sebuah cafe yang membuat dua orang terluka. Kap ...

DIY

Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Sekda Sleman Terapkan Budaya Satriya

Bernas.id - Demi tercapainya keberhasilan transformasi birokrasi serta mendukung tercapainya tujuan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat yang prima, Sekertariat Daerah Kabupaten Sleman selenggarakan Sosialisasi Nilai-Nilai Budaya Peme ...

DIY

Aksi Vandalisme Masih Marak dan Belum Ada Perdanya di Sleman

Bernas.id - Aksi corat-coret atau vandalisme fasilitas umum di Wilayah Kabupaten Sleman masih marak terjadi.  Aksi vandalisme yang paling menonjol terlihat ada di kawasan jembatan layang (fly over) yang ada di wilayah Jombor, Daerah Is ...

Budaya

Festival Seni Budaya Wedangan #1 Digelar di Plaza Ngasem

Bernas.id -- Festival Seni Budaya Wedangan (FSBW)#1, dengan kegiatan utama Bazar 2018 di dalamnya berupa pameran seni rupa, kerajinan, dan kuliner, kegiatan ini kali pertamanya diselenggarakan di Plaza Ngasem, Yogyakarta. Menurut rencana ke ...

Ekonomi

Program G2R Tetrapreneur untuk Mengentaskan Kemiskinan

Bernas.id - Program Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur merupakan salah satu upaya kreatif dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan menurunkan tingkat kesenjangan yang masih cukup tinggi di DIY. Program ini merupakan salah satu program ...

Ekonomi

Harga Bawang Merah dan Cabai Sangat Murah

Bernas.id - Sampai Selasa (11/9/2018) kemarin, harga cabai rawit dan bawang merah di tingkat petani sangat murah yakni antara Rp 8.000-Rp 10.000 per kilogram. Sementara di tingkat pedagang di pasar tradisional kedua komoditas tersebut dijua ...

DIY

Paku Alam: Pengembangan Peternakan Harus Perhatikan Kearifan Lokal

Bernas.id - Tim Manajemen Investasi dan Tim Asosiasi Peternak Sapi Indonesia melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur (wagub) DIY Sri Paduka Paku Alam X di Gedung Pare Anom, Kepatihan, Yogyakarta, Senin (10/09). Bersama Wagub, tim membahas ...

DIY

Sri Muslimatun Bantah Adanya Upah Biaya Pemandu Sebesar Rp 60 Ribu

Bernas.id – Dalam akun Facebook Info Cegatan Jogja, seorang netizen Ridwan Syahriel mengeluarkan uneg-unegnya terhadap kejadian yang menimpanya ketika akan berwisata di Bunker Kali Adem, hari Minggu (9/9) kemarin siang. Begini uneg ...

Olahraga

HAORNAS Sleman Ajak Masyarakat Olahraga, Bangun Indonesia

Bernas.id- Pemerintah Kabupaten Sleman melaksanakan Upacara Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) pada hari Senin (10/9), bertempat di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman. Peringatan Hari Olahraga yang jatuh pada tanggal 9 September 2017 ini mengamb ...

Olahraga

Atlet dan Pelatih Asian Games Asal DIY Terima Bonus

Bernas.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan penghargaan pada atlet dan pelatih berprestasi Asian Games 2018 yang berasal dari DIY. Tiga atlet dan dua pelatih secara simbolis menerima penghargaan dalam Apel Hari Olahrag ...