Alfonsus Bram, Selalu Komitmen dengan Apa yang Dicita-citakan


26 Maret 2018

Alfonsus Bram (sumber foto: istimewa)

Bernas.id - Kepada Bernas, Alfonsus Bram menyebut bahwa ia kini menekuni pekerjaan di bidang Informasi Teknologi dengan berfokus pada komputasi awan dan transformasi digital. Ia kini menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) ViBiCloud dan juga sebagai dosen di Universitas Binus. Boleh dibilang, lulusan Magister Information Technology dari Universitas Binus pada tahun 2011 ini adalah pahlawan era awan, visioner yang membangun bisnis seputar komputasi awan dengan banyak sertifikasi dan pengalaman di bidang IT Industry khususnya IT Infrastructure.

Karena kolaborasi keahliannya dalam teknologi selama 10 tahun dan naluri kreatifnya yang inovatif dalam bisnis digital, ViBiCloud kini dapat menjadi Mitra Jaringan Cloud Cloud (COSN) pertama dan satu-satunya di Indonesia. Indonesia dan juga membawa ViBiCloud sebagai perusahaan yang berkembang pesat dengan pertumbuhan pendapatan 3 digit hanya dalam 2 tahun. Di tangannya, ViBiCloud menjadi Penyedia Solusi Awan yang terpercaya yang memaksimalkan nilai bisnis pelanggan di Indonesia. Dia melihat dan kemudian memanfaatkan banyak peluang di teknologi Cloud.

Sebagai informasi, dilansir dari techno.id, semua perusahaan kini membutuhkan sarana penyimpanan data yang aman dan stabil. Untuk menjawab kebutuhan perusahaan tersebut, ViBiCloud memperkenalkan Cloud Solutions. Dengan layanan terbaru itu, perusahaan dapat menghemat investasi (TI) Teknologi Informasi hingga 50 persen. Cloud Solutions itu sendiri merupakan layanan cloud berbasis Microsoft Hyper-V untuk mengombinasikan infrastruktur on-premises dengan private cloud dan public cloud di data center ViBiCloud maupun Windows Azure milik Microsoft melalui konsep one consistent platform. “Dengan Microsoft Hyper-V dan layanan dari kami, perusahaan dapat menggabungkan penyimpanan data di 3 infrastruktur yang berbeda, tetapi satu platform yang sama, sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hal ini membantu perusahaan untuk mengimplementasikan business continuity plan mereka dan menghemat investasi TI hingga 50%,” jelasnya.

Diceritakan, pindah ke Jakarta tanpa ada keluarga dan hidup sendiri menjadi pengalaman unik yang menjadi titik balik ketika berproses sehingga menjadi seperti sekarang ini. “Pengalaman unik, ketika harus pindah ke Jakarta tanpa ada keluarga dan hidup sendiri. Jadi, memiliki fighting spirit untuk maju. Untuk pengalaman istimewa di pekerjaan, diceritakan, dalam enam bulan, harus pindah tiga tempat kerja karena terlalu vokal di kantor,” katanya.

Menjalani passion menjadi alasannya untuk terus menekuni bidang pekerjaan sampai sekarang ini. “Saya punya passion untuk suatu saat bisa membantu orang lain. Di masa pemikiran itu, saya mencoba cari bidang apa yang bisa membantu, dan muncullah teknologi komputasi awan yang akan mendorong para pemilik usaha wajib melakukan transformasi digital. Oleh Karena itu, saya jalankan proses ini,”ucapnya.

Untuk permasalahan yang paling sering dihadapi dalam pekerjaan, ia menyebut awamnya para pengusaha untuk mengikuti perubahan zaman. “Masih awamnya para pengusaha untuk mengikuti perubahan jaman digital yang sangat cepat ini. Cara menyikapinya adalah terus melakukan edukasi ke masyarakat dan para pengusaha. Untuk tantangan ke depan yang akan dihadapi dan bagaimana menyikapinya, perubahan jaman yang terlalu cepat. Sehingga kami harus terus berinovasi, membuat simple sehingga para pengusaha dan masyarakat bisa tinggal pakai saja,” jelasnya.

Dosen ini pun meyakini bidang pekerjaan yang digelutinya penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat. “Jikalau para pengusaha tidak mengerti kenapa harus mengikuti perubahan jaman, maka makin lama mereka akan makin sulit untuk berkembang dan akan terus kalah dalam persaingan dengan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Untuk habit khusus yang dibangun selama ini, disiplin, Tanggung Jawab dan Berdedikasi pada apa yang sudah dipercayakan customer. Cara mengembalikan mood agar kembali bersemangat bekerja, coffee is my mood booster,” tuturnya.

CEO ini memberikan inspirasi dan sarannya kepada orang lain yang membaca kisahnya ini. ”Seseorang dapat meraih impiannya jikalau seseorang tersebut selalu dapat komitmen dengan apa yang dia cita-citakan. Komitmen untuk menjalaninya, meski sesulit apapun. Untuk saran kepada orang yang ingin meraih kesuksesan, selalu dapat komitmen dengan yang dicita-citakan dengan komitmen untuk menjalaninya, meski sulit. Manusia tidak akan pernah maju jikalau tidak pernah mencoba dan jatuh untuk bangkit lagi. Karena banyak orang yang menyerah di tengah jalan makanya motto inilah yang terus saya pegang untuk maju,” tukasnya.

Ketika ditanya tokoh yang diidolakan atau yang membuat termotivasi, ia menyebut sosok CEO Microsoft. “Satya Nadella CEO Microsoft Corp, seorang yang sangat humble, visioner dan selalu take action. Terkait bagaimana lingkungan memengaruhi hingga menjadi seperti sekarang, lingkungan positif dan lingkungan orang sukses adalah lingkungan yang mempengaruhi saya sehingga selalu punya keinginan untuk terus maju, terutama orang tua, di mana mereka yang terus mensupport saya. Untuk pencapaian yang paling membanggakan, dapat membahagiakan orang tua dengan apa yang saya dapatkan. Itu sudah melebih segalanya,” ucapnya.

Penyuka hobi memelihara anjing ini membocorkan rencana dalam waktu dekat dan impiannya ke depan. “Untuk project ke depan, mengembangkan bisnis tidak hanya di Indonesia tapi bisa membawa nama Indonesia untuk bersaing di dunia International. Untuk impian terbesar ke depannya, menjadi seorang pengusaha yang dapat menyejahterakan karyawannya dan memiliki waktu untuk keluarga. Worklife balance,” pungkasnya. 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Ekonomi

Bakpia Crispy Produksi Sleman Menawarkan Sensasi Kriuk di Mulut

SLEMAN, BERNAS.ID-Bakpia dengan rasa dan varian baru kini muncul di Yogyakarta. Tak dibuat dengan tenaga tangan, tapi diolah dengan teknologi tinggi dan modern. Wahyu Karnadijaya, Bagian Distribusi mengatakan bakpia varian baru itu berje ...

Budaya

Meretas Bunyi, Ketika Djaduk Ferianto Pameran Tunggal Fotografi

Bernas.id - Djaduk Ferianto, sosok seniman yang aktif di dunia musik, teater, festival jazz, dan seni tari  telah mencoba dunia baru yang sebenarnya sudah melekat cukup lama, yaitu fotografi. Ia memamerkan berbagai karya fotonya dalam ...

DIY

Sri Sultan Meresmikan Kantor Balai Desa Caturtunggal, Depok, Sleman

Bernas.id- Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan kantor balai desa Caturtunggal, Depok, Sleman yang baru setelah melakukan empat tahap rekonstruksi dari tahun 2016 sampai 2018. Dana yang dikeluarkan untuk rekonstruksi balai ...

DIY

Soal Pesta Seks di Sleman, Sultan: Malu Saya di Jogja Kok Bisa Terjadi

Bernas.id- Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengungkapkan kesedihannya terkait adanya peristiwa pesta seks yang terjadi di sebuah homestay di kawasan Condongcatur, Depok Sleman. "Sedih aku. Malu saya di Jogja kok bisa terjadi seperti ...

DIY

Semua Masih Berstatus Saksi Terkait Kecelakaan Maut Seyegan

Bernas.id- Kasat Lantas Polres Sleman, AKP Faisal Pratama mengatakan kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus kecelakaan maut yang menewaskan dua pengendara motor di depan Puskesmas Seyegan pada Jumat (7/11) lalu. "Sa ...

DIY

Serah Terima Jabatan Kapolres Sleman

Bernas.id- Polres Sleman menggelar serah terima jabatan Kepala Polres Sleman dari Kapolres lama, AKBP Muchamad Firman Lukmanul Hakim, S