"Gandeng Gendong" Penyuluh Kewirausahaan


12 April 2018

Sugiyanto (Foto: Istimewa)

Bernas.id - Pada 23-25 Maret 2018 Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) DIY mengandeng Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Fasilitasi untuk Penyuluh Kewirausahaan. Kegiatan ini mencoba curi start Program Gandeng Gendong Pemerintah Kota Yogyakarta yang di launching Selasa 10 April 2018 oleh Wali Kota Yogyakara. Penyuluh kewirausahaan sesungguhnya kebutuhan bangsa Indonesia yang digagas oleh BK3S DIY yang diujicobakan untuk Kota Yogyakarta, mengingat ruh pelatihan ini model aplikasi 5K dalam program Gandeng Gendong Kota Yogyakarta.

  • K1. Kota, Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal ini diampu oleh Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi,
  • K2. Korporate atau dunia usaha , dalam pelatihan ini 80% biaya pelatihan di sponsori oleh PT Dowa,
  • K3. Komunitas, penggerak kegiatan ini BK3S DIY dengan sasaran peserta komunitas wirausaha muda Kota Yogyakarta yang dikenal dengan nama Home Business Camp (HBC),
  • K4. Kampus, narasumber utama dari Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD”  Sugiyanto. S.Sos. MM dan Dr. Yuli Setyowati. M.Si. dari Prodi Ilmu Komunikasi serta Praktisi KKB  Samsul SE. MM dan Pakar Fasilitasi Drs. Ruba’i. M.Pd.
  • K5, Kampung. Hasil pelatihan Penyuluh Kewirausahaan akan dinikmati masyarakat seluruh kampung di Kota Yogyakarta, sebab peserta nantinya akan mendampingi UMKM  kususnya pelaku usaha start up.

Pelatihan ini menjadi penting bagi masyarakat Yogyakarta karena di Kota Yogyakarta ada lebih dari 24.000 pelaku UMKM, dan pelaku UMKM sebagai salah satu pillar menurunkan angka kemiskinan dan bergerak meningkatkan tingkat kebahagian warga kota Yogykarta. Jika 25 peserta Penyuluh Kewirausahaan bergerak bersama mampu menjadi sekerup 5K maka indek kebahagian masyarakat kota Yogyakarta akan meningkat secara signifikan.

Pelatihan di buka oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Dra. Lucy Irawati didampingi Ketua Umum BK3S DIY Ibu, BRAy. Prabukusumo. Harapan Ketua Umum BK3S DIY dengan pelatihan ini BK3S DIY bersama PT Dowa dan Kampus STPMD “APMD” berkontribusi menurunkan angka kemiskinan DIY agar tidak melampaui kemiskinan tingkat nasional. Oleh karena itu, Pelatihan Penyuluh Kewirausahaan dikemas dalam waktu 25 JPL dengan materi akhir pelatihan Ujian Bagi Peserta, dari tim penguji dari 30 pesera dinyatakan lulus 25 orang peserta.  

Makna Kemitraan Gandeng Gendong

Untuk mengupas program  gandeng gendong terlebih dahulu kita melihat sejarah para pelaku usaha.  Mengapa orang melakukan usaha? Ada empat jawaban atas pertanyaan tersebut yaitu :

  1. Terpaksa atau kepepet, jadi bertambahnya pelaku UMKM setiap tahun itu bukan keberhasilan pemerintah tetapi kegagalan pemerintah dalam menyediakan lapangan pekerjaan.,
  2. Hobi, orang melakukan usaha dalam suka dan duka terus dijalankan dengan iklas dan senang, mengapa demikian karena usahanya dilandasi dengan hobi dan diikat dengan hati, sehingga dalam situapapun tetap mempertahankan bisnisnya.,
  3. Sengaja dibentuk, sekolah tidak sekolah saya harus jadi pelaku usaha, di beri modal, tidak diberi modal saya tetap menjadi pelaku usaha. Mengapa bisa terbentuk demikian karena keluarga terutama orang tua dengan sengaja membentuk anak-anaknya untuk menjadi pelaku usaha., seperti masyarakat di Negara Arab, Cina, Singapure dll.,
  4. Kebetulan, bisnis yang kebetulan cenderung jadi, karena menyadari diri nya sebagai hamba Allah yang menciptakan dan menentukan. Contoh seorang guru kalau ke sekolah sambil jualan kue untuk muridnya, karena murid senang dan anak-anak yang berperan sebagai marketing kepada keluarganya, sehingga bisnisnya bisa tumbuh dan besar.

Jika sejarah kewirausahaan pada umumnya di atas ditata lebih lanjut dan dididukung oleh pemerintah mestinya akan menghasilkan sistem yang bersimbiosis mutualisme bagi semua stakeholder. Sistem yang dimaksud Pemerintah Kota Yogyakarta berinisiaatif dengan nama program Gandeng Gendong. Maka memaparkan pemaknaan Gandeng Gendong akan saya awali dengan pengalaman penulis sebagai pendamping atau konsultan bagi pelaku UMKM di Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta sejak tahun 2009, saya jelaskan dibagian bawah ini. 

Berdasarkan pengalaman sebagai pendamping pelaku usaha start up, ternyata  pelaku usaha start up yang berhasil adalah mereka yang mengikat jiwanya dengan usahanya dan media pengikatnya adalah “hati”.  Dengan ikatan hati diharapkan tidak putus semangat, putus ditengah jalan dan terus menerus mencintai dan mengeluti usahanya sampai berhasil pada kemandirian, syukur bisa mengandeng pelaku usaha baru berikutnya. Atas dasar semangat gandeng gendong pada saat berproses peserta harus :

  1. Membuka diri untuk bersedia secara iklas digandeng oleh teman atau saudara yang usahanya telah stabil dan dinamis, sehingga berkenan  mengikuti dan menerima masukan-masukan dari pengandeng. Keiklasan digandeng merupakan dasar utama dalam proses pembelajaran yang positif, berpartisipatif kemitraaan dan bekerjasama untuk penguataan kapasitas diri, penguatan usaha dan memotivasi usaha orang lain.
  2. Memahami sistem pengembangan usaha, sistem layanan pemerintah dan sistem bekerjasama dengan pihak lain.
  3. Diterima dan dijalankannyapoin 1 dan 2 di atas menunjukan pelaku usaha memiliki dan bertambah jaringan. Dengan banyaknya jaringan mestinya memperkuat usahanya, sebab jaringan adalah media bergerak dan member solusi ketika pelaku usaha menghadapi kesulitan atau hambatan dalam berusaha.

Berdasarkan penjelasan di atas maka hidup itu pilihan, saudara mau gandeng atau mau digandeng. Setiap orang mau kaya atau miskin itu bukan kehendak Sang Pencipta  dan bukan takdir. Jadi kaya miskin, sukses tidak sukses seseorang ditentukan oleh dirinya dalam setiap memanfaatkan waktu dan untuk bergerak terhadap pilihan tersebut. Misalnya gerak maju atau mundur, gerak pasif atau aktif. Jadi sukses tidak dihalangi oleh tingkat pendidikan dan modal materi, tetapi orang suskses selalu bermodal kemauan, disiplin dan membuka jaringan ke titik atau arah yang di tuju. Ketiga arah tersebut adalah :

  1. Vertikal, artinya pelaku usaha harus dan harus bergerak ke atas, maknya semua kesulitan semua keuntungan, semua yang dimiliki dan semua yang ingin dimiliki haru diserahkan dan meminta pertolongan kepada Allah SWT, janga sekali-kali minta kepada dukun, tabib dan sejenisnya. Maka bersyurlah dalam situasi apapun melalui sedekah yang kita miliki.
  2. Horisontal, sebagai pelaku usaha walaupun kelasnya baru star up harus disyukuri dan tunjukan kepada lingkungan tempat tinggal dan lingkungan usaha bahwa I maka ini karunia Tuhan YME, bukan karena diri kita semata, maka kita harus selalu berbuat baik dengan lingkungan dengan cara peduli, berpartisipasi, berbagi dan mau serta rela menolong orang sesama untuk mengembangkan diri kita dan lingkungan atau orang yang meminta bantuan tersebut
  3. Diagonal, agar usaha kita dapat berkembang cepat jangan takut kita berjalan serong atau menyebrang pada arus yang dan situasi yang beda, misalnya berani berkomunikasi kepada pelaku usaha di atas kita (kecil atau menengah), biasanya jualan di pasar berani mencoba di kantor-kantor atau kampus, dll. Alasan pelaku cenderung taku, tidak ada relasi dan sejenisnya. Untuk dapat menembus ini semua maka prinsip usaha dikembalikan pada poin 1 bersandar kepada Allah. SWT.

Atas dasar itu kita harus  berpikir untuk merubah cara berfikir kita dengana berpikir yang holistic. Cara berpikir holistic dengan bersandar pada tiga nilai, yaitu logika, etika dan estetika. Jadi setiap ada permasalahan dan ada ide baru harus dilihat dari benar dan salah dari aspek logika, baik buruk dalam bersikap dilihat dari etika dan indah tidak indahnya sikap serta ide yang akan dilakukan dilihat dari aspek estetika. 

Dengan demikian aplikasi gandeng gendong diharapkan dapat berjalan secara harmoni dan mampu memberikan kekuatan karena bersinergi lintas sector. Besar harapan berjalanya program gandeng gendong didalam jangka waktu lima tahun angka kemiskinan di kota Yogyakarta akan menurun dan tingkat kesejahetraan masyarakat Yogyarta meningkat, sehingga Yogyakarta benar-benar sebagai kota berhati nyaman.

Penulis : Sugiyanto. S.Sos. MM 

(Konsultan Manajemen UMKM Dinas Koperasi UKM Transmigrasi & Tenagakerja Kota Yogyakarta, Dosen STPMD “APMD”  Yogyakarta)

 


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Jembatan Gantung Kalijogo Berbah Mulai Dievakuasi

SLEMAN, BERNAS.ID- Jembatan gantung Kalijogo yang terpuntir derasnya arus sungai karena hujan lebat pada Rabu malam (30/1) di Karangwetan, Tegaltirto, Berbah, Sleman, mulai dievakuasi. Sekitar 15 petugas diterjunkan untuk proses evakuasi ba ...

DIY

Ladang Ganja 1,5 Hektare Ditemukan, Penanamnya Terancam Hukuman Seumur Hidup

YOGYA, BERNAS.ID - Seorang pria berinisial EY (42) asal Purwakarta Jawa Barat terancam hukuman seumur hidup karena tertangkap basah tengah menanam tanaman ganja yang masuk dalam kategori zat terlarang. Pria yang mengaku sebagai petani ini k ...

DIY

Paguyuban Dukuh Sleman Desak Realisasi Janji Jokowi

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anggota Paguyuban Dukuh Cokro Pamungkas mendatangi DPRD Kabupaten Sleman untuk mendesak agar segera merealisasikan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No.43 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah (PP) No 47 tahun 2015. ...

Wacana

Memaknai Konsep Dasar Kewirausahaan

KEWIRAUSAHAAN atau kewiraswastaan merupakan ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidupnya. Kewiraswastaan merupakan disiplin ilmu tersendiri karena berisi body of knowledge yang ut ...

DIY

Operasional April, NYIA Gandeng DAMRI untuk Akses

SLEMAN, BERNAS.ID- Kurang lebih enam penerbangan internasional dari Bandara Internasional Adisutjipto dari Maskapai Air Asia dan Silk Air segera dipindahkan operasionalnya pada minggu pertama bulan April di New Yogyakarta Internasional Airp ...

Budaya

Naga PBTY Semangat Menari di Bawah Guyuran Hujan

YOGYA, BERNAS.ID -Hujan deras mengguyur Alun-Alun Utara saat penyelenggaraan Malioboro Imlek Carnival yang merupakan rangkaian acara dari Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY), Sabtu (16/2/2019). Namun sebanyak 31 kontingen tetap berseman ...

Budaya

Fashion on the Street Digelar di Jalanan Prawirotaman

YOGYA, BERNAS.ID - Rangkaian acara event Jogja Heboh masih terus bergulir dan semakin semarak. Prawirotaman Festival menggelar Fashion on the Street di Jalan Prawirotaman yang menampilkan karya desainer muda dari Jogja. Prawirotaman Fest ...

Budaya

Dua Vokalis Dewa 19 Beraksi Sepanggung di Jogja Demi Anak Penderita Kanker

YOGYA, BERNAS.ID - Dua eks vokalis Dewa 19 yakni Ari Lasso dan Elfonda Mekel (Once) tampil memikat dalam Intimate Concert Valentine Edition, Jumat (15/2/2019) malam di Hotel Tentrem Yogyakarta. Ini adalah konser yang digelar Yayasan Pita da ...

DIY

Pulang Mencari Rumput, Temukan Mayat di Bulak Sembung Gamping

SLEMAN, BERNAS.ID- Jumat siang (15/2) sekira pukul 10.30 WIB, di bulak sawah Sembung, Balecatur, Gamping, Sleman, ditemukan mayat dengan memakai celana pendek warna hitam dan kaos warna putih dalam posisi terlentang membujur ke arah utara. ...

DIY

KH Said Agil Ucap Kualat ke Dua Tokoh Ini

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam sebuah video viral, Ahmad Dhani berbicara soal potensi munculnya Nasakom baru di Indonesia. Diketahui bersama, Nasakom adalah ajaran dari Presiden Indonesia pertama, Bung Karno yang merupakan gabungan dari tiga alir ...

DIY

Mantan Karyawan Gondol 19 HP Baru di Konter HP Majikan

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit reskrim Polsek Depok Barat berhasil meringkus pelaku pencurian 19 handphone baru di konter HP yang ada di ruko depan Kampus UIN Yogyakarta hari Kamis pagi, tanggal 24 Januari 2019 sekira pukul 10.00 WIB. Tersangka be ...

Ekonomi

Pendukung Jokowi Diminta Hentikan Boikot Bukalapak

JAKARTA, BERNAS.ID - Masyarakat Indonesia dan para pendukung Jokowi diminta untuk menghentikan ajakan boikot platform Bukalapak. Sebab kematian Bukalapak akibat serangan politik dalam negeri yang trengginas bisa saja tidak menghasilkan apa- ...

Pariwisata

Menpar: Narasi Imajinatif Diperlukan Borobudur

SLEMAN, BERNAS.ID- Narasi imajinatif untuk Candi Borobudur sangat diperlukan untuk menambah kunjungan karena hanya akademisi dan arkeologis yang tertarik. Narasi imajinatif ini ternyata sukses dilakukan untuk menarik pengunjung seperti yang ...

Pariwisata

Legenda Dibutuhkan Untuk Mempopulerkan Borobudur

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui, Candi Borobudur masih kalah populer dibandingkan Angkot Wat di Kamboja. Salah satu yang membuat Angkor Wat lebih populer menurutnya adalah adanya legenda Angkor Wat sebagai " ...

Budaya

Para Ojol Dibekali Sejarah Berdirinya Kota Yogyakarta

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID- Berpijak dari sejarah berdirinya,  Yogyakarta merupakan satu-satunya kota istimewa yang ada di Indonesia. Sejarah yang sangat panjang mengiringi Kota Pelajar hingga saat ini. Untuk itu, dalam kegiatan Pamo ...

DIY

Jelang Pemilu, Wabup Himbau Pemuda Jaga Situasi Tetap Kondusif

SLEMAN, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menyelenggarakan pembinaan tokoh-tokoh pemuda Islam, Rabu (13/2/19) bertempat di Aula lantai III Kantor Setda Kabupaten Sleman. Pembinaan ini dalam ran ...

DIY

Bupati Bantul Membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Piyungan

BANTUL, BERNAS.ID - Bupati Bantul Drs. H. Suharsono membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2020 Tingkat Kecamatan Piyungan di Aula kecamatan setempat, Kamis (14/2/2019). Kegiatan ini bertemakan "Meningkatkan ...

DIY

Wawali Kota Yogyakarta Minta Tiap Kampung Budidaya Lele Cendol

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, terus menggencarkan gerakan budidaya lele dengan buis beton sebagai media kolam atau sering disebut dengan budidaya lele cendol pada setiap kelurahan di Kota Yogyakarta ...

Ekonomi

Bidik Wisatawan Domestik, 120 Buyer Serbu Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam upaya menyiasati low season, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata menggelar table top Jogjavaganza, Kamis (14/2/2019) di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Sebanyak 120 buyer travel agen yang ber ...

Budaya

Sarkem Fest, Upaya Ubah Image Kawasan Pasar Kembang

YOGYA, BERNAS.ID - Pasar Kembang, atau yang akrab di telinga dengan sebutan Sarkem, terkenal sebagai tempat prostitusi. Letaknya di salah satu gang kecil di Jl Pasar Kembang, masuk wilayah kecamatan Gedong Tengen, Jogja. Namun kini masya ...

DIY

Rekonstruksi Kasus Pelemparan Batu Diprotes Ibu Tersangka

SLEMAN, BERNAS.ID - Kepolisian Resor (Polres) Sleman merekonstruksi peristiwa pelemparan batu yang menewaskan salah seorang suporter bernama Muhammad Asadulloh Alkhoiri asal Klaten setelah menonton laga PSS Sleman melawan Persis Solo, di se ...

DIY

KAI Tanggapi Keluhan Penumpang KA Prameks di Medsos

YOGYA, BERNAS.ID - Belum lama ini, seorang pengguna KA Lokal Prameks mengeluhkan pelayanan terkait tiket kereta yang ia pesan lewat aplikasi tiket online. Keluhan itu kemudian ia unggah melalui sosial media Facebook dengan nama akun Citty S ...

DIY

Partisipasi Warga Ceme Terhadap Kebersihan Lingkungan Mengesankan

BANTUL, BERNAS.ID --Partisipasi masyarakat Dusun Ceme, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, dalam kebersihan lingkungan, khususnya sampah, sangat mengesankan. Mereka sangat memahami dan menyadari bahwa sampah memiliki nilai j ...

Ekonomi

Kini Pedagang Pasar Demangan Bisa Bayar Retribusi dengan Kartu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam rangka mengimplementasikan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT), Pemkot Yogyakarta bekerjasama dengan Bank BTN meluncurkan retribusi non tunai atau e-retribusi di Pasar Demangan, Rabu (13/2/2019). Tak hanya a ...

Budaya

Pekan Budaya Tionghoa Membangun Semangat Ke-lndonesiaan

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID-Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-14 Tahun 2019 telah dibuka, dimulai dari tanggal 13 Februari sampai 19 Februari 2019. PBTY menandai betapa kayanya keragaman suku-suku bangsa yang hidup di taman sarinya l ...

Budaya

PBTY 2019 Dibuka, Sajikan Ratusan Kuliner dan Festival Budaya

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) yang ke-14 kembali digelar mulai Rabu (13/2/2019) malam. Berpusat di Kampung Ketandan Malioboro Kota Yogyakarta, hajatan dalam rangka menyemarakkan tahun baru Imlek 2570 ini akan be ...

DIY

Memanfaatkan Anggaran dalam Musrenbang Kecamatan Umbulharjo

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Renja RKPD) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2019 dilaksanakan di Aula Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta, ...

DIY

Welcome Dinner Jogjavaganza #2

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta bersama pelaku pariwisata Kota Yogyakarta menggelar Welcome Dinner dalam Rangkaian Acara “Jogjavaganza” di Grand Aston Hotel, Yogyakarta Selasa (12/2/2019). Dikata ...

DIY

Dicari 100 Mata untuk Dioperasi Katarak Gratis

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Widjanarko Center yang merupakan lembaga sosial bersama PT Sido Muncul akan melaksanakan operasi katarak gratis pada hari Jumat, 15 Maret 2019 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Dr S Hardjolukito Yogyak ...

DIY

Jaring Aspirasi, AY Sudarma Akan Mengawal Segala Permasalahan yang Ada

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Drs AY Sudarma melakukan temu warga dan jaring aspirasi (Reses), Senin (11/2/2019) malam di Balai Serbaguna RW 4 Mertolulutan, Ngampilan, Yogyakarta. "Jaring aspira ...

DIY

Pelaku Pelemparan Kaca Mobil Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Jajaran unit reskrim Polsek Mlati berhasil meringkus tiga pelaku pelemparan batu kepada kaca mobil pikap hitam yang terjadi pada malam Minggu (3/2) sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Gadjah Mada, Dusun Sendari. Diketahui pe ...

Kesehatan

Kaki Gadis Cantik asal Manggarai Itu pun Harus Diamputasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Raut wajahnya selalu tampak ceria dan gaya bicaranya ceplas ceplos khas anak-anak. Tak sedikit pun terlihat kalau gadis cilik nan cantik asal Labuanbajo, Manggarai Barat, NTT itu baru saja kehilangan salah satu bagia ...

DIY

Keterbukaan Informasi Publik di DIY Masih Belum Terlalu Baik

YOGYA, BERNAS.ID - Badan Publik di DIY masih belum banyak yang menyediakan informasi publik, sebagaimana diatur dalam Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi. Badan Publik di DIY masih sedikit menyedi ...

DIY

KPU Sleman Mulai Merakit 16.995 Kotak Suara

SLEMAN, BERNAS.ID- KPU (Komisi Pemilihan Umum) mulai merakit kotak suara yang berjumlah 16.955 buah berdasarkan jumlah TPS yang dibutuhkan di Sleman. KPU mengerahkan 8 orang tenaga buruh harian lepas untuk merakit kotak KPU yang berbahan da ...

DIY

Lampu Penerangan di Jalur Evakuasi Merapi Terbatas

SLEMAN,BERNAS.ID- Gunung Merapi tengah rutin menunjukkan aktivitasnya. Dilansir dari akun Twitter @BPPTKG, pada Selasa (12/2) dini hari pukul 00.00-06.00 WIB, berdasarkan data seismik, terjadi jumlah guguran 17 kali dengan durasi 10-60 deti ...

DIY

Intensitas Merapi Tinggi, Warga Dihimbau Waspada

SLEMAN, BERNAS.ID- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terus mengeluarkan informasi terkait Gunung Merapi yang sering memuntahkan lava pijar. Meski aktivitasnya cukup tinggi, status Merapi masih pada l ...

Ekonomi

FPPR Ancam Tutup Toko Modern Tak Berijin di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Forum Peduli Pasar Rakyat (FPPR) mendesak DPRD Kabupaten Sleman menertibkan toko modern yang tidak berijin. Forum ini juga menuntut agar memasang label berijin dan tidak berijin kepada toko modern. Ditemui setelah mela ...

Pendidikan

Situasi Politik Saat Ini Membelah, Potensial Rasa Permusuhan

BANTUL, BERNAS.ID- Di tengah kondisi politik praktis yang mengejar kekuasaan dengan fanatisme yang luar biasa, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menjelaskan tentang tema Tanwir Muhammadiyah yang akan diselenggarakan di Bengkulu pada ...

Budaya

PBTY 2019 Dibuka Dua Hari Lagi, Bakal ada Tiga Naga Raksasa

YOGYA, BERNAS.ID - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) memasuki penyelenggaraan tahun ke-14 pada 2019 ini. Rangkaian acara siap digelar tanggal 13-19 Februari 2019. "Tahun ini PBTY tembus menjadi event terbesar di Indonesia, mas ...

Pariwisata

Bendungan Kamijoro yang Viral di Medsos Ternyata Dahulu Bikinan Belanda

KULONPROGO, BERNAS.ID - Jembatan Bendungan Kamijoro yang membentang di Sungai Progo yang menghubungkan dua wilayah kabupaten, yaitu sebelah timur sungai merupakan wilayah Desa Kamijoro, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dan sebelah barat ...

DIY

Saat Ini, Politik Praktis yang Hanya Mengejar Kekuasaan

BANTUL, BERNAS.ID-  Kondisi politik saat ini hanya menawarkan kebenaran politik berdasarkan kelompoknya. Politik terkesan politik praktis yang mengejar kekuasaan dengan fanatisme yang luar biasa. Berdasar teori Edmund Husserl, Rekto ...

DIY

Latihan Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Resmi Ditutup

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Latihan pengamanan pemilihan umum legislatif dan presiden tahun 2019 resmi ditutup dengan menampilkan simulasi aksi demo massa yang tidak puas dengan hasil pemilu serta diakhiri dengan Apel penutupan latihan pen ...

Lifestyle

Pesona Taman Bunga Telaga Malingan

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menyeimbangkan aktivitas rutinnya maka piknik atau berwisata menjadi salah satu alternatifnya. Seiring dengan kemajuan teknologi dan berkembangnya media sosial me ...

Kesehatan

Jika Demam, Segera Kunjungi Faskes Terdekat Sebelum Terlambat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Yogyakarta awal tahun ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Terkait hal itu Pemkot meminta warga yang mengalami demam untuk sege ...

Budaya

Santri Jember Gelar #AksiBelaKiai, Tuntut Fadli Zon Minta Maaf

JEMBER, BERNAS.ID  -  Para santri Kabupaten Jember, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa #AksiBelaKiai dengan longmarch dari Lapangan Talangsari, Jember Kidul, Kaliwates, menuju Alun-alun pada Minggu (10/2/2019). Dalam aksi i ...

DIY

PU Sleman Jelaskan Video Viral Air Tersedot ke Dasar Sungai

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejak Jumat (8/2), viral sebuah video aliran sungai Kalikuning tersedot ke dasar sungai di media sosial. Dalam video, aliran sungai Kalikuning Sleman itu terlihat bukannya mengalir lurus, tetapi justru tersedot ke sebuah ...

DIY

Setelah Tiga Hari, Warga Berbah Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

SLEMAN, BERNAS.ID-  Hari Minggu (10/2) sekira pukul 10.15 WIB, Dusun Sendang Berbah Sleman digegerkan dengan kabar kematian salah satu warganya yang sudah tiga hari di kamar mandi dengan posisi duduk agak miring dan sudah berbelatung. ...

Pendidikan

Peluang dan Tantangan GMKI pada Usia 69 Tahun

BOGOR, BERNAS.ID -Pada 9 Februari 2019, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memasuki usia ke 69 tahun. Dalam perjalanan panjang itu, rentetan peristiwa masa lalu mampu dilewati GMKI yang dimulai dari Orde Lama, Orde Baru hingga masa ...

Kesehatan

UII Dorong Masyarakat Perkuat BPJS Kesehatan

KLATEN, BERNAS.ID --Masyarakat diminta berperan untuk menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Salah satu bentuk untuk menyukseskan program tersebut adalah dengan men ...

Pendidikan

Mahasiswa KKN UII Bangun Destinasi Wisata

KLATEN, BERNAS.ID --Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UII membuat berbagai program kerja untuk menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan. Para mahasiswa melakukan perencanaan hingga pelaksanaan atau merealisasikan program bersama ma ...