Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Green Campus Tidak Hanya Slogan, Perlu Ide, Manajemen, dan Implementasi

Oleh: Redaksi Bernas•19 April 2018
Green Campus Tidak Hanya Slogan, Perlu Ide, Manajemen, dan Implementasi
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Sebuah seminar yang bertemakan ?Green Up Your Campus? telah diselenggarakan oleh UKM SEL (Soegijapranata Echo Life) pada hari Rabu (18/4) bertempat di Ruang Tea..."

🗓️ Dipublikasikan pada 19 April 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

Bernas.id – Sebuah seminar yang bertemakan “Green Up Your Campus” telah diselenggarakan oleh UKM SEL (Soegijapranata Echo Life) pada hari Rabu (18/4) bertempat di Ruang Teater, kampus Unika Soegijapranata.

“Seminar Green Campus ini untuk mengajak seluruh warga Unika supaya peduli lingkungan, utamanya sampah plastik yang paling banyak digunakan dalam kebutuhan sehari-hari. Selain itu kami juga ingin menjadikan Unika sebagai kampus yang hijau dan asri,” jelas Tri Fena Yunia selaku perwakilan UKM SEL.

Baca juga: Apa Itu Jurusan Sistem Informasi? Inilah Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya

“Untuk merealisasikan program ini, kami telah melakukan aksi kampanye di lingkungan kampus, salah satunya di area kafetaria di Thomas Aquinas yaitu dengan memasang poster yang berisi ajakan untuk mengumpulkan alat bekas makan dan minum pada tempatnya, membuang sampah pada tempatnya dan menghindari menggunakan styrofoam,” sambung Fena.

Salah satu pembicara seminar sekaligus dosen Unika termasuk pendamping UKM SEL, Hotmauli Sidabalok, SH, CN, MHum juga menyampaikan arahannya terkait Green Campus yang dicanangkan Unika.” Sebenarnya Green Campus adalah sebuah tujuan, bagaimana sebuah universitas itu punya concern dan  bisa mengimplementasikan tujuan tersebut yaitu ingin kampus ini menjadi hijau.

Hijau bukan hanya slogan saja tetapi juga dilakukan, mulai dari ide, manajemen sampai implementasinya.

Tetapi untuk melakukan hal itu perlu perubahan sikap mulai dari kesadaran yang harus berubah, selanjutnya mempunyai komitmen untuk melakukan sesuatu sebagai implementasinya,”jelasnya.

“Maka SEL sebagai UKM Mahasiswa yang menjadi motivator atas gerakan kampus hijau ini, juga telah melakukan penelitian sekaligus pengabdian terhadap sesama teman mahasiswanya, seperti melakukan hal-hal kecil yaitu mengingatkan teman-temannya untuk membuang sampah pada tempatnya, atau ajakan lainnya dengan membuat slogan-slogan yang diletakkan di sekitar mahasiswa beraktifitas atau berkumpul. Hal lain, ada juga kegiatan kuliah yang mengimplementasikan semangat Green Campus ini dalam Service Learning” imbuhnya.

Baca juga: 5 Universitas Jurusan Sistem Informasi Terbaik di Indonesia

Sementara Wisanggeni Damar Panuluh, SPsi dari perwakilan Bank Sampah kota Semarang, memaparkan tentang kegiatan yang sudah dilakukan oleh Bank Sampah kota Semarang,” Kami hadir dalam seminar ini untuk menularkan apa yang sudah saya lakukan.

Jadi success history kami ada di beberapa sekolah, instansi-instansi, beberapa universitas dan segala lini itu saya ingin tularkan kepada teman-teman mahasiswa.”

“Ternyata mengubah perilaku seseorang itu memang tidak mudah terkait sampah, namun bukan berarti tidak bisa. Maka saya memberikan gambaran kepada teman-teman mahasiswa seperti apa kondisi sampah di kota semarang, kondisi perilakunya dan bagaimana kondisi tempat penampungannya. Harapan saya dengan mengetahui gerakan menabung sampah teman-teman mahasiswa mau bergerak bersama tentang pengolahan sampah, kita mengurangi sampah berawal dari sumbernya bukan mengolahnya sampai tahap akhir tetapi memilah sampah dengan mengelola dari sumbernya yaitu kita,”pungkasnya. 

Baca juga: 5 Universitas Jurusan Kewirausahaan Terbaik Indonesia

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram