Alasan Sudirman Said Hanya Ingin Satu Periode Saja Jika Nanti Terpilih Jadi Gubernur Jateng


25 April 2018

Seminar IT bertajuk “Kekuatan Media Sosial dalam Pemberantasan Korupsi dan Cegah Black Campaign Jelang Pemilu” (sumber foto: Jati/Bernas.id)

Bernas.id – PPM AMIK BSI Yogyakarta dan Forum Akademisi Indonesia (FAI) bekerjasama dengan Polda DIY adakan seminar IT bertajuk “Kekuatan Media Sosial dalam Pemberantasan Korupsi dan Cegah Black Campaign Jelang Pemilu”. Sudirman Said, mantan Menteri ESDM Kabinet Presiden Joko Widodo yang sekarang maju sebagai calon gubernur (cagub) di Pilkada Jawa Tengah menjadi salah satu pembicara dalam seminar IT ini, Hotel Grand Serela, Yogyakarta, Rabu 25 April 2018.

Dalam paparannya, Sudirman Said menyebut bahwa telah berkali-kali dalam forum kampanye di Jawa Tengah menyatakan bila dipercaya masyarakat nanti terpilih, hanya ingin satu periode saja. “Kita selesaikan semaksimal mungkin janji-janji yang disampaikan pada waktu kampanye. Sejak pelantikan sampai ujung masa jabatan, fokus pada pekerjaan menunaikan janji itu karena banyak sekali pimpinan politik, pejabat publik yang dipilih rakyat, saking inginnya memasuki periode kedua terjebak pada tiga tindakan yang sebetulnya mencelakakan diri dan masyarakat,” tuturnya.

Dijelaskan Sudirman, jebakan pertama, yaitu mencari popularitas berlebih-lebihan dengan segala cara, yang penting adegan saya dipotret dan viral. “Jika sudah mengarah pada itu, lupa pada tugas utama, yaitu bekerja, memakmurkan masyarakat, menata birokrasi.

Jebakan yang kedua, terang Sudirman, adalah karena mereka ingin betul terpilih pada periode kedua sementara ongkos politik mahal maka kemudian menghimpun dana politik dengan cara-cara yang tidak baik, akhirnya terjebak pada kasus korupsi. Diceritakan Sudirman tentang 98 kepala daerah yang ditangkap KPK dan diadili Tipikor, ditersangkakan, dan sebagian sudah masuk penjara, lalu ratusan anggota DPR. Kemudian, 476 pejabat publik, mereka adalah para menteri, mantan menteri, gubernur, duta besar, komisioner, 70 walikota, dan 160 lebih anggota DPRD. 

Jebakan yang ketiga, menurut Sudirman, adalah menggunakan kekuasaan, menyalahgunakan kekuasaan sebagai petahana untuk menekan, bahkan tanda kutip membunuh lawan politik. “Sebagai petahana, apakah itu bupati, gubernur atau presiden pasti punya akses pada sumber-sumber informasi, pada birokrasi, pada instrumen hukum, pada aparat keamanan. Nah, saking inginnya masuk ke dalam periode kedua maka dia gunakan akses itu untuk menekan lawan, menakuti-nakuti lawan, bahkan membunuh karakter lawan,” imbuh urainya.

“Tiga jebakan ini seringkali membunuh demokrasi kita, kemudian akhirnya menjelang periode kedua atau pada periode kedua barulah ketahuan bahwa kepala daerah itu menggunakan cara-cara yang kotor, yang tidak terpuji untuk duduk lagi,” tambah simpul Sudirman.

Lebih jauh lagi, Sudirman Said memaparkan hasil penelitian dari laboratorium Ilmu Ekonomi Universitas Gadjah Mada terakit korupsi. “Dihitung-hitung sejak KPK berdiri sampai 2015 itu, terungkap angka 203 trilyun, jumlah uang negara yang dicuri, dikorupsi. Ini artinya sama dengan delapan kali lipat APBD Jawa Tengah,” katanya.

Dikalkulasikan oleh Sudirman, kalau 203 trilyun dipakai bangun psukesmas yang ongkosnya sekitar 1, 3 milyar sampai 3 milyar, kita bisa hitung berapa puskesmas yang dicuri. Puskemas itu, lanjut Sudirman, antara 1,5 milyar sampai 3 milyar satu unit, lalu taman kanak-kanak itu sekitar 500 juta sampai 700 juta, kemudian SD itu sekitar 1-2 milyar, dan SMP-SMA sekitar 1,4-1,8 milyar.

“Kurang lebih yang diambil oleh para koruptor itu setara dengan 4 juta ruang kelas SD, setara dengan 66 ribu gedung puskemas, setara dengan 285 ribu gedung taman kanak-kanak, setara dengan 11 ribu gedung SMA,” terang rincinya.

Dilanjutkan Sudirman, saat ini durasi sebuah kejahatan yang disimpan, umurnya akan makin pendek, yang terakhir ditulis oleh koran adalah cerita tentang e-ktp, yang tahun 2011 dirancang, tahun 2012-2013 mulai digulirkan, lalu tahun 2018, perancangnya selesai dengan agak dramatis, tubruk tiang listrik. Diakui Sudirman, usaha-usaha teman-teman KPK sangat keras untuk memetakan kasus korupsi e-ktp itu.

“Mengapa makin hari, durasinya makin pendek karena ada media sosial, teknologi, keterbukaan. Dahulu asal orang punya power, punya uang sepertinya bisa terus selama-lamanya mengendalikan negara. Sekarang tidak bisa begitu. Sedikit saya bercerita, kenapa saya mengambil tindakan melaporkan ketua DPR SN kepada Majelis Kehormatan Dewan. Saya ini diberi tugas oleh Presiden pada waktu masuk untuk memberantas mafia. Petral dibubarkan, efisiensi di Pertamina, urusan-urusan perijinan dirampingkan. Dalam proses itu muncul cerita Freeport yang Anda kenal dengan judul Papa Minta Saham,” urainya.

Lanjut Sudirman, ketika menemukan dua nama itu (SN dan Rizal Chalid -red), nama-nama yang sangat terkenal tanda kutip seperti tidak tersentuh, ia merasa yakin saat itu bahwa bangsa ini sedang diselamatkan oleh Tuhan. Tuhan sedang mengirimkan pesan, menyelamatkan bangsa ini karena kalau ini dibuka ke publik maka ia seyakin-yakinnya, sesudah itu, modus-modus seperti itu tidak akan leluasa bermain seperti di masa lalu. “Saya paham betul resiko dari ini semua karena beberapa bulan sebelum itu juga ada peluru nyasar di kantor saya dan dilaporkan ke polisi,” imbuhnya.

Diyakini Sudirman saat itu, lalu mengambil suatu sikap bahwa inilah waktunya bangsa dan negara ini memahami seperti itulah cara bermain elite. “Saya minta ijin ke presiden dan presiden mengijinkan meskipun perlu waktu lama untuk meyakinkan beliau. Saya tahu bahwa tidak mungkin seorang SN itu diam saja, pasti mengupayakan untuk fight back. Saya kira berhasil secara politik, setelah mundur dari DPR kemudian masuk ke partainya, sesudah itu kembali ke parlemen dengan bantuan-bantuan tangan yang punya daya,” bebernya.

Ketika itu, lanjut cerita Sudirman, di berbagai forum pada waktu masih di kementerian, ia berkata tidak usah cemas karena siklus keseimbangan pasti akan terjadi. “Kalau pun tidak pada usia kita, suatu ketika akan ada proses yang memberikan hukuman. Jadi, buat saya yang akhirnya yang bersangkutan berurusan dengan ektp itu, itu hukum alam saja karena alam tidak bisa menerima sesuatu yang keterlaluan. Alam itu refleksi dari masyarakat, pandangan dari para cendekiawan,” katanya. (Jat)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Revolusi Industri 4.0 : Kesiapan Masyarakat dan Dunia Usaha

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Publik Republik Indonesia menggelar Seminar Merajut Nusantara, Kesiapan Masyarakat dan Dunia Usaha menghadapi Revol ...

DIY

Jokowi: Dari Jogja Kita Harus Berani Lawan Fitnahan dan Hoax

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saatnya kita harus berani melawan segala fitnahan, hinaan, kebencian dan kabar bohong atau hoax agar tidak semakin merusak kehidupan bermasyarakat, berbang ...

DIY

Puluhan Ribu Orang Hadiri Acara Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Puluhan ribu orang menghadiri acara Alumni Jogja SATUkan Indonesia di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) pagi. Meski acara resmi baru dimulai pukul 08.00 WIB, namun sejak pukul 05.30 WIB mereka mulai mema ...

DIY

Jokowi Naik Sepeda Onthel dari Bundaran UGM Menuju Kridosono

JOGJA, BERNAS.ID- Acara bertajuk Alumni Jogja SATUkan Indonesia yang digelar di Stadion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) mulai pukul 08.00-13.00 WIB antara lain akan diisi dengan deklarasi bertema “Mendukung Pemimpin yang ...

DIY

Inilah Agenda Acara Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia di Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Acara deklarasi bersama Paslon Capres Nomor 01 Jokowi, dengan tajuk “Alumni Jogja SATUkan Indonesia” di Stadion Kridosono, Kotabaru, Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019) dimulai pukul 08:00 hingga pukul 13:00 W ...

DIY

TNI-Polri Memantapkan Kesiapan Jelang Kampanye Terbuka Pemilu 2019

SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anggota TNI-POLRI beserta organisasi masyarakat (pam swakarsa) seperti KPU, Bawaslu, dan Linmas menggelar apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2019 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat 22 Maret ...

Ekonomi

Benahi Industri Tekstil dengan Undang-undang Ketahanan Tekstil

SLEMAN, BERNAS.ID - Industri tekstil Indonesia saat ini benar-benar dalam kondisi darurat. Hal ini terjadi karena belum adanya payung hukum yang melindungi industri tekstil sehingga produk impor bebas masuk ke Indonesia dan tenaga kerja asi ...

DIY

Lebih dari 45.000 Relawan Akan Hadiri Deklarasi Jokowi di Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Sudah terdaftar oleh panitia, 45.000 relawan yang akan menghadiri acara deklarasi bersama Capres Nomor 01 Jokowi, bertajuk “Alumni Jogja Satukan Indonesia”, Sabtu, 23 Maret 2019, pukul 08:00 - 13:00 WIB, ...

Pendidikan

Pakar: Penutupan Retakan dengan Material Kedap Air Cegah Longsor Susulan di Bantul

SLEMAN, BERNAS.ID- Bencana tanah longsor susulan masih mengintai warga di desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Terlebih jika hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. Pakar Geologi UGM, Dr Wahyu Wilopo m ...

DIY

UU Anti Terorisme untuk Pelaku Hoax, DPR : Pemerintah Jangan Offside

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menkopolhukam Wiranto menyatakan bahwa isu sebelum pemilu akan ada gerakan massa dan pemilu akan rusuh, itu hoax. Ia menyamakan pelaku hoax dengan pelaku terorisme karena sama-sama meneror masyarakat, maka pihak ...

DIY

4 Pelaku Perusak Bus yang Dibakar di Jalan Wates Ditangkap

SLEMAN, BERNAS.ID- Polres Sleman berhasil meringkus 4 pelaku perusakan serta pembakaran bus di Dusun Pasekan Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman yang terjadi pada hari Rabu (14/3) beberapa waktu yang lalu. Kasat Reskrim Polr ...

DIY

Ratusan Ojek Online Kepung Asrama Mahasiswa di Condongcatur karena Kabar Penganiayaan

SLEMAN, BERNAS.ID- Sekira pukul satu siang, warga kawasan Munggur, Condongcatur, Sleman, digegerkan karena adanya pengepungan terhadap salah satu asrama khusus mahasiswa luar oleh ratusan ojek online. Pengepungan ini dipicu karena seorang w ...

DIY

Pelaku Penipuan Online Mengaku Aplikasi Ojek Online Diringkus

SLEMAN, BERNAS.ID- Dua Minggu yang lalu, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) berhasil meringkus dua pelaku tersangka penipuan online yang sudah beroperasi selama dua tahun. Pelaku berinisial N (22) warga Tulung Selapan Ilir, S ...

DIY

Warga Kampung Dukuh Sulap Selokan Jadi Destinasi Wisata Edukasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemandangan berbeda terlihat di Kampung Dukuh RW 14, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta. Warga mempercantik selokan yang dulunya kumuh menjadi kolam ikan yang indah dan menyenangkan. Kawasan yang terletak di ...

DIY

Bakti Sosial dalam Rangka HUT Persit KCK dan Dharma Pertiwi

KULONPROGO, BERNAS.ID - Dalam rangka memperingati HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) dan HUT ke-55 Dharma Pertiwi, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro menggelar bakti sosial (baksos) berupa pengobatan masal dan ...

DIY

Komsos Korem 072/Pamungkas dengan KBT

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Korem 072/Pamungkas melaksanakan Komunikasi Sosial (komsos) dengan Keluarga Besar TNI (KBT) bertempat di Pendopo Monumen Diponegoro, Jalan HOS Cokroaminoto Tegalrejo, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 213 or ...

DIY

KPU Sleman Mulai Lipat 3.950.510 Surat Suara

SLEMAN, BERNAS.ID- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mulai melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Untuk penyortiran dan pelipatan suara melibatkan 352 orang yang berasal dari masyarakat dengan dimulai dari  pukul 0 ...

DIY

Terlilit Utang, Oknum Perangkat Desa Cetak Uang Palsu

SLEMAN, BERNAS ID- Jajaran Unit Reskrim Polsek Godean dengan Reskrim Polres Sleman menangkap empat orang sebagai pelaku pemroduksi uang palsu dan pengedar uang palsu di wilayah Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabid Humas Pold ...

DIY

Polisi Ringkus Penjual Miras yang Menyebabkan 6 Orang Tewas

JOGJA, BERNAS.ID- Aparat Polresta Yogyakarta meringkus penjual minuman keras, biang keladi atas tewasnya tiga orang warga Purwokinanti, termasuk 3 orang warga yang tewas pasca meminum miras di wilayah Tegalrejo. Kanit reskrim Unit 4 Polr ...

DIY

Museum Komunikasi Elektronika Hadir di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, komunikasi elektronika (komlek) memiliki peranan yang sangat penting. Khusus Komlek di AURI, bukan hanya berjasa bagi kepentingan Angkatan Udara saja tapi juga kepentingan negara se ...

DIY

3 Warga Dusun Kedungbuweng Imogiri Jadi Korban Tanah Longsor, Ada Anak Kecil

BANTUL, BERNAS.ID- Tiga rumah rusak berat tertimpa tanah longsor di kawasan Dusun Kedungbuweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri Bantul. Satu orang warga atas nama Eko Supatmi (55) telah diketemukan dalam keadaan meninggal. Sedangkan, d ...

DIY

Ratusan Anak Muda Diajak Idham Pahami Pancasila

YOGYA, BERNAS.ID - Anggota DPR RI Dapil DIY Idham Samawi mengajak generasi muda Yogyakarta untuk memahami Pancasila dengan baik dan benar. Dengan demikian, keutuhan NKRI dapat terjaga sepanjang masa. "Idham Samawi siap berdiskusi 30 ...

DIY

Polda DIY Ungkap Prostitusi Online via WA dan Twitter

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY mengungkap dua tindak pidana kasus prostitusi online via WA dan Twitter dengan pelaku yang berbeda. Kedua pelaku berinisial CK (33), karyawan swasta, warga Maguwoharjo dan HP (25), mahasiswa asal Tanjung Penyemb ...

DIY

Banjir Terjang 9 Kecamatan di Bantul, Tim Rescue ACT DIY Bantu Proses Evakuasi Warga

BANTUL, BERNAS.ID - Tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebabkan banjir dan tanah longsor. Bencana banjir dan tanah longsor ini terjadi di 21 titik pada 9 kecamatan di wilayah Bantul ...

DIY

Dosen UAD yang Selamat dalam Peristiwa Penembakan di Selandia Baru Masih Trauma

YOGYA, BERNAS.ID - Salah seorang dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Irfan Yunianto, adalah salah satu yang selamat dari peristiwa penembakan massal di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) pekan lalu. Dosen tersebut berada di Masjid Al Noor d ...

Lifestyle

Luar Biasa, di Warung Ini Kamu Bisa Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

SLEMAN, BERNAS.ID - Masih banyak orang baik di dunia ini. Salah satunya adalah perempuan bernama Bu Hari, yang di masa tuanya mengabdikan diri sepenuhnya untuk berbagi dengan sesama. Bu Hari membantu sesama lewat Warung Makan Berbagi mi ...

Pariwisata

Begini Sensasinya Naik Jip Wisata di Tebing Breksi

SLEMAN, BERNAS.ID - Keberadaan jip wisata di kawawan Tebing Breksi di Desa Wisata Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY, selain menambah daya tarik obyek wisata, tentunya juga mendongkrak wisatawan yang berkunjung. S ...

DIY

Siap Menangkan Pemilu, DPD PDI Perjuangan DIY Gelar Rakoorda

SLEMAN, BERNAS.ID - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Daerah Pemenangan Pileg dan Pilpres 2019, Minggu (17/3/2019) di Sleman City Hall. Sekjen DPP PDI P ...

DIY

IKA SKMA DIY Lakukan Kegiatan Gerbang Mas di Nglipar

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID -Pengurus Pusat Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) melakukan Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak yang disingkat Gerbang Mas secara serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia, Sabtu (16/3/2019) ...

DIY

Hoaks Saat Ini Menjadi Bagian dari Politik

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI bekerjasama dengan Suara Muhammadiyah menggelar Forum Dialog dan Literasi Media Sosial bertajuk "Bijak di Dunia Maya, Rukun di Dunia Nyata" untuk membedah persoal ...

DIY

Buya Syafii Kutuk Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID- Guru bangsa Buya Syafii Ma'arif mengutuk aksi penembakan brutal di dua mesjid wilayah Christchurch, Selandia Baru, yakni Mesjid Al Noor dan di pinggiran Linwood yang terjadi pada hari Jumat kemarin, 15 Maret 2019. & ...

DIY

KWI mengecam Keras Penembakan di Selandia Baru

JOGJA, BERNAS.ID - Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) mengecam keras aksi penembakan brutal yang terjadi di dua mesjid Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). KWI menilai tindakan keji tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan kemanu ...

Pendidikan

Golput Dipengaruhi Faktor Administrasi dan Ideologi

JOGJA, BERNAS.ID- Menurut Robert A Dahl, dalam demokrasi, selain kompetisi, kesuksesan sebuah pemilu ditandai dengan partisipasi masyarakat. Namun, fenomena golput (golongan putih) atau mereka yang tak menentukan pilihan tak dipungkiri bisa ...

Pendidikan

Lulusan Teknik Lingkungan Harus Sesuai Kebutuhan User

SLEMAN, BERNAS.ID -- Perkembangan teknologi saat ini tidak dapat terelakkan hingga dibutuhkan strategi baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di jurusan Teknik Lingkungan untuk menjawab tantangan ke depan. Hal ini dimaksudkan agar lu ...

DIY

Pria Gantung Diri di Villa Kawasan Kaliurang

SLEMAN, BERNAS.ID- Warga Pakem Sleman, kawasan wisata, Kaliurang dikejutkan dengan adanya penemuan mayat. Pasalnya, mayat tersebut ditemukan menggantung di bawah tangga vila Djembranasari RT07/RW19, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, K ...

DIY

100% Indonesia Nyoblos Segera Digelar di Jogja untuk Tangkal Golput

YOGYA, BERNAS.ID - We The Youth berkolaborasi dengan Komunitas Gayam 16 akan menggelar acara 100% Indonesia Nyoblos (IN) di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, pada 22 Maret 2019 mendatang. Ini adalah gerakan untuk mengajak generasi muda Indo ...

DIY

Polres Sleman Akan Usut Kasus Pembakaran Bus

SLEMAN, BERNAS.ID- Rabu (14/3) sore kemarin, bus Antar Jaya jurusan Solo-Purwokerto dengan nomor polisi AD1644CF dibakar massa di Jalan Wates, tepatnya di depan Kelurahan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman sehabis Maghrib sekitar pukul 18 ...

Kesehatan

Perang Terhadap TBC Berarti Perangi Kemiskinan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro, Septi M Effendi membuka acara ceramah tentang pencegahan penyakit TBC dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2019, Kamis (14/3/2019) di Aul ...

Pendidikan

Gadis TK Hidup Tak Layak Bersama Kakek di Tengah Kota

PURWOREJO, BERNAS.ID -Sungguh ironis di tengah hiruk-pikuk masyarakat perkotaan yang hidup serba wah, ada gadis kecil berusia Taman Kanak-kanak (TK) hidup bersama kakek-nenek tua renta di rumah yang sangat tak layak. Gadis kecil bernama Cin ...

DIY

Tabrak Warga, Bis Dibakar Massa di Jalan Wates

SLEMAN, BERNAS.ID- Sehabis Maghrib sekira pukul 18.00 WIB, sebuah bus AKAP dibakar massa setelah menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Wates, depan Kelurahan Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (13/3). Kapolsek Gamping, Kompol Hendri Mu ...

Ekonomi

Pindah Tugas, Kepala Kantor Perwakilan BI Yogyakarta Pamitan ke Insan Media

SLEMAN, BERNAS.ID- Di hadapan perwakilan media massa, baik cetak maupun online di Yogyakarta, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Budi Hanoto menyampaikan permohonan pamit karena per tanggal 1 Maret 2019,  dipercaya men ...

Pendidikan

WeKode Akan Jadi Sekolah Coding RI-Singapura Pertama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dan Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, menyaksikan sekaligus penandatangan 3 Memorandum of Understanding (MOU) kerjasama RI-Singapura di bidang ekonomi digital, di ...

DIY

Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945?

SLEMAN, BERNAS.ID- Dewan Guru Besar UGM bekerjasama dengan Gerakan Kebangkitan Indonesia mengadakan bedah buku "Mengapa Kita Harus Kembali ke UUD 1945" di Balai Senat UGM, Rabu 14 Maret 2019. Prof Koentjoro, Ketua Dewan Guru Be ...

DIY

Dwi Fungsi ABRI Sebagai Amanat Penderitaan Rakyat

SLEMAN, BERNAS.ID- Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyono menjelaskan tentang latar belakang munculnya Dwi Fungsi ABRI. Ia menyebut pertama, menyangkut keamanan dan pertahanan keselamatan rakyat dan perjuangan rakyat. "Kami dapat amana ...

DIY

Bawa Bahan Peledak ke Mako Brimob DIY, RD Diringkus

JOGJA, BERNAS.ID- Hari Selasa 12 Maret 2019, sekira pukul 09.30 WIB, seorang pria berinisial RD mendatangi Pos Penjagaan Selatan Mako Sat Brimobda DIY yang ketika diperiksa isi tasnya terdapat 35 peluru aktif dan peluru hampa 9 peluru. Dike ...

Pendidikan

Institut Kopi Indonesia Hadir di Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID- Indonesia dikenal sebagai negara produsen kopi ketiga terbesar di dunia setelah Brazil dan Kolumbia dengan menyumbang sekitar 7 persen kebutuhan kopi di dunia. Rata-rata produksi kopi Indonesia sebesar 600 ribu ton per ta ...

DIY

Hubungan 70 Tahun Indonesia-Australia

SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia, Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (DIHI-UGM) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Canberra, bekerja sama dengan Kemendikbud RI ...

Pariwisata

ASPPI DPD DIY Gelar Jitex 2019, Dongkrak Kunjungan Wisatawan

SLEMAN, BERNAS.ID- Untuk meningkatkan kunjungan jumlah wisatawan ke Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Sleman, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Yogyakarta menggelar Jogja Istimewa Travel Exchange (Jitex) di Ball Room Lantai ...

Ekonomi

Ribuan Pembeli Furniture dan Craft dari 48 Negara Berkumpul di JIFFINA 2019

BANTUL, BERNAS.ID- Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (JIFFINA) 2019 akan digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada tanggal 13-16 Maret mendatang. Rencananya, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Wakil Gubernur ...

DIY

Bea Cukai Musnahkan 247 Barang Ilegal

SLEMAN, BERNAS.ID- Kantor Bea Cukai Yogyakarta melakukan pemusnahan barang dari hasil penindakan sejak awal tahun 2018 dan telah dinyatakan sebagai barang milik negara (BMN). Ada sekitar 247 item barang sudah dimusnahkan di Halaman Kantor B ...