Sejarah Harian BERNAS (Cetak) hingga Migrasi Total ke BERNAS.ID (Online)


09 Agustus 2018

Harian BERNAS cetak

KEPINDAHAN ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta pada tanggal 4 Januari 1946 akibat invasi Belanda, menandai kelahiran beberapa media baru di kota ini, baik yang berbentuk surat kabar maupun majalah. Beberapa di antaranya yaitu Nasional, Kedaulatan Rakyat, Suara Ummat, Suara Ibukota, Suara Rakyat, Buruh, Massa dan Revolusioner.

Surat kabar Harian Umum Nasional, yang didirikan oleh Mr Soemanang, lahir pada tanggal 15 November 1946, pada awal berdirinya Nasional diterbitkan oleh BP Nasional dengan alamat di Jalan Tanjung Nomor 21 Yogyakarta. Tokoh-tokoh pers yang duduk dalam jajaran redaksi Harian Umum Nasional pada saat itu antara lain Mashoed Hardjokoesoemo, Bob Maemun, Drs Marbangoen, Mohammad Soepadi, Darsyaf Rahman dan RM Soetio yang sekaligus menjadi Pemimpin Perusahaan.

Mr Soemanang yang merupakan pendiri Harian Umum Nasional, selain merupakan tokoh pergerakan dan wartawan senior, juga merupakan salah seorang pendiri Kantor Berita Antara bersama Adam Malik, Sipahutar dan Pandu Kartawiguna. Mr Soemanag juga pernah menjadi wartawan dan Pemimpin Redaksi Pemandangan dan Pemimipin Umum Asia Raya.

Pada saat Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA) didirikan, Mr Soemanang diberi kepercayaan untuk memegang jabatan sebagai tenaga juru penerangan PUTERA. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dikumandangkan. Mr Soemanang dan Mashoed Hardjokoesoemo, dari Jawa Shimbun Kai, bertekad menerbitkan surat kabar harian. Setelah kertas dan tinta dipersiapkan dan percetakan sederhana diperoleh, maka diputuskan untuk segera menerbitkan surat kabar daerah di Yogyakarta. Yogyakarta yang saat itu menjadi Ibukota Pemerintahan Indonesia menjadi tempat diterbitkan surat kabar harian dengan nama Nasional dan mingguan Revue Politik.

Pada awal kemerdekaan yang juga dikenal sebagai zaman revolusi, surat kabar nasional terbit dengan jumlah halaman yang terbatas dan tidak menentu, dua atau empat halaman saja. Bahkan tidak jarang terjadi, jika persediaan kertas habis, Nasional terbit dengan kertas merang. Nasib serupa juga dialami oleh beberapa penerbitan lain pada saat itu yang terpaksa terbit dengan kertas payung.

Sebagai surat kabar harian umum, sejak awal berdirinya Nasional selalu mengutamakan kepentingan nasional. Maka sekalipun pendirinya adalah seorang nasionalis, anggota Partai Nasional Indonesia (PNI), namun ada pula wartawan-wartawan yang merupakan anggota partai-partai lain, misalnya H Ahmad Basuni dan Bahtiar Ilyas.

Dalam perkembangannya, Harian Nasional juga memuat banyak sekali tulisan dari tokoh-tokoh pergerakan nasional Indonesia. Ki Hadjar Dewantara banyak menulis artikel di Nasional, baik mengenai masalah sosial, politik, kebudayaan, kesenian dan pendidikan. Tulisan Ki Hadjar Dewantara yang pernah dimuat di Nasional antara tahun 1949-1951, terhimpun secara rapi di dalam buku yang berjudul Pendidikan dan Kebudayaan, yang diterbitkan oleh Majelis Luhur Persatuan Tamanasiswa.

Sekitar tahun 1958-1961, pada rubrik Ruang Budaya Nasional banyak seniman dan budayawan yang menyumbangkan tulisan, antara lain Koesnadi, Abas Ali Bsyah, Soedarmadji, Soebagio Sastrowardojo, Wisnu Wardhana, Boedi Darma, M Tahar, Soemargono dan Suwarjono dan lain-lain. Tidak ketinggalan tokoh pendidikan seperti Soetedjo Brodjonegoro dan Prof N Drijarkara ikut banyak menyumbangkan tulisan di koran Nasional.

Perkembangan kondisi politik Tanah Air juga turut berpengaruh terhadap harian Nasional. Pada tahun 1965 Menteri Penerangan melalui Keputusan Menpen No 29/SK/M/65 tertanggal 26 Maret 1965, yang kemudian disempurnakan dengan Surat Keputusan No 112/SK/M/65, memutuskan bahwa setiap penerbitan harus berafiliasi (mendapat dukungan) dari partai politik atau organisasi massa anggota Front Nasional atau Pancatunggal. Kebijakan ini diikuti dengan berafiliasinya harian Nasional dengan Partai Nasional Indonesia (PNI).

Kebijakan ini membawa konsekwensi bergantinya nama surat kabar Nasional menjadi Suluh Indonesia (Sulindo), edisi Yogyakarta. Kemudian karena Suluh Indonesia edisi Jakarta (nasional) berganti nama menjadi Suluh Marhaen, sejak 1 Juni 1966 Suluh Indonesia edisi Yogyakarta beganti nama menjadi Suluh Marhaen edisi Yogyakarta.

Tragedi nasional, Peristiwa Penghianatan G-30S/PKI, yang didahului gegap-gempitanya kompetisi Manipolis antara tiga kekuatan politik yang beraliran Nasionalis-Agama-Komunis, mempunyai akibat yang luas dalam perikehidupan politik di Indonesia. Surat Kabar Nasional yang telah berganti nama menjadi Suluh Marhaen edisi Yogyakarta mendapat ujian yang berat. Dampak perubahan politik yang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia pada saat itu, juga dialami oleh surat kabar ini.
Ada satu hal yang perlu dicatat dan menjadi sebuah kesan yang mendalam sekaligus membanggakan bagi pengasuh penerbitan ini, yaitu Suluh Marhaen edisi Yogyakarta tidak pernah ikut menyiarkan pembentukan dan susunan Dewan Revolusi. Pemimpin Redaksi dan segenap staf redaksi menolak dengan tegas perintah untuk memuat pengumuman Dewan Revolusi yang dipaksakan oleh oknum militer pengikut G30S/PKI yang mendatangi secara langsung kantor redaksi di Jalan Tanjung 21. Pemimpin Redaksi dan segenap staf redaksi justru memilih untuk tidak terbit, daripada memuat pengumuman tersebut.

Dalam suasana jatuh bangun, menghadapi berbagai kendala di bidang bisnis surat kabar, sejak berdirinya Nasional pada tanggal 15 November 1946 kemudian nama Sulindo edisi Yogyakarta dan Suluh Marhaen edisi Yogyakarta hanya sehari saja surat kabar ini tidak terbit.

Dalam perkembangan selanjutnya, dengan adanya SK No 01/MENPEN/1969 yang mencabut segala ketentuan mengenai perusahaan pers termasuk mengenai ketentuan afiliasi dengan partai politik, maka Suluh Marhaen edisi Yogyakarta sejak tahun tersebut berganti nama menjadi Harian Umum Berita Nasional sampai tahun 1990.

Bernas dan Manajemen Baru (1990)

SEJAK 13 Agustus 1990, Berita Nasional mengadakan kerja sama dengan Kelompok Kompas Gramedia (KKG) sebuah kelompok usaha penerbitan media terbesar di Tanah Air. Dengan manajemen baru, Berita Nasional mengalami pembaharuan dan mencapai banyak kemajuan sekaligus menandai kelahiran nama baru untuk koran ini menjadi Bernas. Sejak tanggal 10 November 1991, bertepatan dengan Hari Pahlawan, secara resmi koran ini berganti nama menjadi Bernas yang berarti padat berisi (mentes).

Dengan tetap menggunakan motto: Membangun Berdasar Pancasila, pergantian nama ini dilakukan sepenuhnya untuk menyongsong masa depan, dalam pengertian bahwa sebagai koran daerah Bernas harus mampu mendekati realita. Informasi regional dan lokal akan menjadi titik beratnya. Dengan teknologi cetak jarak jauh, seluruh koran dari manapun akan bisa dicetak dan diedarkan pada waktu yang bersamaan termasuk di Yogyakarta, Berita Nasional berganti nama untuk menunjukan identitas yang baru sebagai koran daerah yang lengkap sekaligus bervisi nasional. Bernas harus muncul sebagai koran daerah yang "mentes" banyak isinya sekaligus dapat dipercaya. Bernas yang muncul dalam manajemen baru menandai pula kehadirannya yang lebih lengkap dengan muatan dan jumlah halaman bertambah dari sebelumnya 8 halaman, sejak saat itu Bernas mulai terbit dalam 12 halaman.

Re-Inventing Bernas ke Bernas Jogja (29 Agustus 2004)

SEKIAN lama menemani para pembaca setia, manajemen merasa perlu melakukan evaluasi terhadap mutu dan pelayanan yang ada. Sehingga pada tanggal 29 Agustus 2004 koran yang selama ini dikenal dengan nama BERNAS yang semula diterbitkan oleh PT BERNAS direinventing atau dilahirkan kembali di semua hal oleh manajemen baru yang lebih mandiri yakni PT Media Bernas Jogja. Tujuannya tak lain untuk eksitensi ke depan dan memuaskan pembaca koran kebanggaan warga Jogja dan sekitarnya ini.

Apa yang di re-iventing? Pertama, nama dan logo koran ini dari BERNAS diubah menjadi BERNAS JOGJA. Dengan nama baru ini mudah-mudahan terasa lebih membumi atau lebih Jogja. Otomatis siapa pun akan tahu ini memang koran kebanggaan orang Jogja.

Kedua, jika sebelumnya BERNAS menggunakan kertas 9 kolom, mulai edisi tanggal 29 Agustus 2004 dan seterusnya BERNAS JOGJA hadir dalam kemasan ukuran 7 kolom. Ukuran koran seperti ini memang sudah jadi trend di seluruh dunia karena lebih memudahkan orang membacanya, terutama bila berada di tempat-tempat umum karena tidak memakan tempat.

Ketiga, BERNAS JOGJA tampil lebih berwarna, lebih ngejreng. Bila selama ini hanya punya 2 halaman warna kini menjadi 4 halaman. Tampilan koran ini menjadi 2 sesi. Sesi pertama disebut Koran Utama yang memuat berita umum, sedangkan sesi dua atau Koran 2, seratus persen menyajikan berita lokal Jogja dan sekitarnya.

Keempat, untuk sementara BERNAS JOGJA terbit 16 halaman. Namun Insya Allah waktu yang tak terlalu lama siap hadir 20 halaman atau dengan inovasi-inovasi baru dalam rubrikasi. Dengan demikian pembaca akan mendapat informasi yang lebih banyak, layak dan bermutu.

Selain keempat hal tadi, BERNAS JOGJA juga melakukan perubahan paradigma. Pertama, tampil lebih independen alias tidak memihak kepada siapa pun dan kekuatan mana pun. BERNAS JOGJA memang bukan alat siapa pun, karena hadir semata-mata untuk memuaskan pembaca khususnya dan masyarakat Jogja umumnya.

Pro bisnis akan menjadi sikap BERNAS JOGJA. Artinya, koran ini akan tetap mengedepankan prinsip-prinsip koran modern dalam lingkup industri persuratkabaran yang sehat dan bermartabat. Pasti, penampilan dan sajian akan tetap berlandaskan pada kemauan pasar.

BERNAS JOGJA menganut asas jurnalisme kesetiakawanan. Artinya menyajikan berita-berita, tulisan-tulisan dan gambar maupun foto yang sejuk, damai dan menyenangkan semua warga Jogja. Yang terakhir, sumberdaya manusia terus diasah untuk menjaga profesionalisme para wartawan dan karyawan. Langkah pertama adalah memerangi “wartawan amplop”. Karena dengan langkah ini visi dan misi BERNAS JOGJA sebagai koran independen, pro bisnis dan sejuk tersebut akan terwujud. Langkah awal ini tercapai jika masyarakat juga ikut mendukungnya. Dengan segala perubahan ini mudah-mudahan BERNAS JOGJA dicintai serta menjadi kebanggaan masyarakat Jogja.

Wajah Baru Harian BERNAS (10 Juli 2015)
Inspirasi Bisnis dan Pribadi Bertumbuh

TANGGAL 20 Mei 2015, Putu Putrayasa, CEO dari HEBAT Group Asia yang berfokus dengan dunia pendidikan dan property, merasa kagum dengan perjalanan sejarah tumbuh kembang hingga pasang surut BERNAS yang dapat tetap terbit. Sehingga ia terbius untuk turut menjaga BERNAS, warisan para pejuang media di negeri ini.

Berawal dari kepimpinan Putu Putrayasa tersebut, tepatnya pada Jumat Kliwon, 10 Juli 2015, nama Harian Pagi BERNAS JOGJA dikembalikan lagi menjadi HARIAN BERNAS. Perlu suasana baru untuk menjaga semangat kebangkitan BERNAS, maka ada perubahan nama dari BERNAS JOGJA yang terkesan koran daerah menjadi HARIAN BERNAS.

Logo otomatis berubah, tagline, desain, konten serta tentu saja cara kami berkomunikasi pun berubah. Tagline BERNAS berubah menjadi “Inspirasi Bisnis dan Pribadi Bertumbuh”, sebagai bentuk dukungan dan sumbangan dalam menghadapi persaingan bebas yang melibatkan 600 juta penduduk ASEAN. Tanpa persiapan, kita hanya akan menjadi penonton dan konsumen saja.

BERNAS ingin turut berkontribusi bagi kemajuan dan kesiapan putra-putri negeri agar berkembang menjadi pribadi yang bertumbuh yang optimistis, percaya diri dan siap bersaing. Bisnis saat ini bukan sesuatu yang terpisah dari kehidupan, melainkan bagian penting dalam kehidupan sekitar 250 juta penduduk Indonesia. Maka BERNAS ingin ambil bagian dalam membangun pribadi dan bisnis bertumbuh. Hanya melalui pribadi bertumbuhlah bisnis bisa bertumbuh. Izinkan BERNAS mengajak bertumbuh bersama, memberi Aksi, Prestasi dan Inspirasi (API) bagi Indonesia.

HARIAN BERNAS.Com (15 November 2015)

HARIAN BERNAS bukan sekadar koran pengungkap fakta biasa, namun memposisikan sebagai koran istimewa yang independen dan sebagai penebar inspirasi pembangun negeri. Hadir bersama dengan versi online HARIAN BERNAS.Com yang diresmikan bertepatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 69, pada tanggal 15 November 2015, bertempat di Sahid Rich Hotel Yogyakarta. Merupakan bentuk konvergensi media antara media cetak yang hadir secara lokal di DIY dan sekitarnya, serta sajian dalam bentuk online yang jangkauan lebih mengglobal.

Konvergensi media tersebut dalam rangka menjawab kebutuhan dan keaneka ragaman segmen pembaca masa kini yang juga sering disebut generasi milenial seperti halnya yang telah dilakukan oleh koran-koran besar nasional lainnya.

BERNAS.Id ( Agustus 2017 - Migrasi total, 1 Maret 2018)

Perkembangan HARIAN BERNAS.Com dilihat dari data pengunjung mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan dengan HARIAN BERNAS versi cetak (koran cetak). Pertama, konsep penggarapan yang sangat berbeda antara bentuk online yang memerlukan keragaman di samping kecepatan tentunya. Kedua, dari sisi jangkauan jelas lebih luas tidak terbatas oleh waktu dan ruang.

PT Media Bernas Jogja atau manajemen merasa perlu untuk meningkatkan performa HARIAN BERNAS.Com dari berbagai aspek termasuk kualitas dan kuantitas konten, serta kemudahan aksesnya. Oleh karena itu, pada sekitar awal bulan Agustus 2017 laman/ website HARIAN BERNAS.Com (www.harianbernas.com) diubah menjadi BERNAS.ID (www.bernas.id).

Sementara perkembangan HARIAN BERNAS cetak beberapa bulan terakhir di penghujung tahun 2017 mengalami stagnan, bahkan kecenderungan menurun hingga awal tahun 2018. Penurunan pada pembaca/ pelanggan ini bisa jadi disebabkan perubahan gaya hidup era milenia yang berpengaruh pada penurunan minat baca media cetak dan berganti pada media online.

Penurunan pembaca atau oplah HARIAN BERNAS juga berdampak pada pemasukan omset iklan, secara bisnis penerbitan koran cetak dari bulan ke bulan mengalami kerugian yang akhirnya pada tanggal 28 Pebruari 2018 manajemen memutuskan untuk menghentikan HARIAN BERNAS cetak dan migrasi total terbit secara online ke BERNAS.ID. Dengan demikian, sejak 1 Maret 2018 Harian BERNAS versi cetak bermigrasi total ke media online BERNAS.ID hingga kini.

RINGKASAN SEJARAH NAMA BERNAS BERDASAR TANGGAL:

Tanggal 15 November 1946 – Harian NASIONAL
Tanggal 26 Maret 1965 – Harian Suluh Indonesia
Tanggal 1 Juni 1966 – Harian Suluh Marhaen
Tahun 1969 – Harian Umum BERITA NASIONAL
Tanggal 10 November 1991 – Harian BERNAS
Tanggal 29 Agustus 2004 – Harian Pagi BERNAS JOGJA
Tanggal 10 Juli 2015 – HARIAN BERNAS

Konvergensi Media Online:
Tanggal 15 November 2015 – HARIAN BERNAS.Com
Agustus 2017 – BERNAS.ID
Tanggal 1 Maret 2018 – Migrasi Total ke BERNAS.ID hingga sekarang
 

    


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Budaya

Pawai Budaya Kelurahan Panembahan Meriah

Bernas.id -- Menutup rangkaian acara Gelar Potensi Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-262 Kota Yogyakarta, Minggu (21/10/2018), diselenggarakan karnaval Pawai Budaya yang di ...

DIY

Festival Kampoeng Gardena Meriahkan HUT Kota Yogyakarta ke 262

Bernas.id - Rayakan hari ulang tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke 262, Gardena Department Store & Supermarket Yogyakarta menggelar Festival Kampoeng Gardena 2018, Minggu (21/10/2018) di halaman parkir Gardena. Direktur Utama Gardena ...

Pariwisata

GKR Hemas Kenang Gerobak Sapi

Bernas.id - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyatakan gerobak sapi banyak membawa manfaat bagi penggemar gerobak, misal pengetahuan sejarah alat transportasi zaman dulu dan pembuatnya, mendapat pesanan gerobak karena akan terus dilestarikan ...

Olahraga

1000 Pesilat Unjuk Kebolehan Main Thoya di Candi Prambanan

Bernas.id - 1000 pesilat anggota Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Indonesia Perisai Diri unjuk kemahiran bermain senjata thoya (tongkat panjang) di Lapangan Shiwa, Candi Prambanan. Unjuk piawai bermain toya dengan tajuk Para Ksatria Serib ...

Kesehatan

IDI Sleman Peduli Penderita Thalasemia

Bernas.id - Sebagai bentuk dukungan kepada penderita Thalasemia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman adakan penggalangan dana melalui jalan santai dan senam masal, Minggu (21/10/18) bertempat di Lapangan Pemda Sleman. Ketua pa ...

Budaya

Keceriaan Santri Kecil Jogja Berpawai

Bernas.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar lomba karnaval dalam rangka memperingati Hari Santri, Minggu (21/10/2018) pagi. Para santri muda berpawai menggunakan mobil pick-up yang dihias ala kadarnya. Kepala S ...

DIY

Perlu Usaha Bersama Putus Mata Rantai Perkawinan Anak

Bernas.id - Pernikahan anak masih marak terjadi di Indonesia dan kondisinya semakin mengkhawatirkan. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2016 mencatat sekitar 1,1 persen anak menikah pertama kali sebelum usia  15 tahun. Se ...

Budaya

Saparan Ki Ageng Wonolelo, 1,5 Ton Apem Dibagikan

Bernas.id - Pukul satu siang, masyarakat dari berbagai usia dan kalangan mulai berduyun-duyun datang ke lokasi Saparan Ki Ageng Wonolelo di Pondok Wonolelo, Widodomartani Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Semakin lama, warga yang datang tambah ...

DIY

Bantahan Atas Pendapat JPW atas Penolakan PP No.43 Tahun 2018

Bernas.id - Tim Pembela Jokowi (TPJ) DIY menganggap penanganan korupsi tentunya tidak dapat dilakukan sendirian oleh negara dalam hal ini melalui aparat penegak hukumnya. Peran dan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi sangatla ...

DIY

Trio NWN: Kerja sebagai PR Hotel Perlu Passion

Bernas.id -- Kerja sebagai Public Relations (PR) di sebuah institusi, khususnya hotel itu diperlukan sebuah dedikasi yang menumbuhkan cinta terhadap pekerjaan dan ujungnya akan menjadikan passion dalam menekuni profesi. Hal itu, disampai ...

Budaya

Lomba Karnaval Hari Santri Se-Kota Jogja, Besok Minggu

Bernas.id - Memperingati Hari Santri Nasional 2018, Kantor Kementrian Agama Kota Jogja bakal menggelar Lomba Karnaval Budaya Santri se Kota Jogja. Lomba akan digelar pada Minggu 21 Oktober 2018 pukul 07:00 pagi.  Kasi Pendidikan Pon ...

DIY

Posting Fitnah ke Jokowi, Relawan Lapor ke Polda DIY

Bernas.id- Dua buah nomor kontak yang menjadi anggota sebuah grup WA PP-ABAT Berkah Yk (grup ekonomi bisnis) dilaporkan ke polisi karena diduga postingannya mengandung pencemaran nama baik, penghinaan, dan ujaran kebencian terkait UU ITE te ...

DIY

30 Oktober, Tenaga Honorer Mogok Nasional

Bernas.id- Puluhan tenaga kerja honorer melakukan audiensi untuk menyampaikan aspirasinya di DPRD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tuntutannya, Pemerintah segera mencabut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara da ...

DIY

Peluru Nyasar di Gedung DPR, Ini Update Terkini Kabareskrim Polri

Bernas.id - Terkait peluru nyasar di gedung DPR, Kepala Bareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto menyebut bahwa ada 4 lokasi yang diperiksa. "Ada 4 lokasi yang kami periksa,  pertama di lantai 10, lantai 20, kemarin rupanya ...

DIY

Banyak Komplain, Kabareskrim Ingin Benahi Kinerja Reskrim

Bernas.id - Terkait tujuan kunjungannya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepala Bareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan untuk melakukan peningkatan dan pembenahan kepada seluruh jajaran penyidik di Polda DIY. "Saya ha ...

Olahraga

Lomba Olahraga Tradisional bagi ASN di Lingkungan Pemkab SlemanĀ 

Bernas.id-  Memperingati ulang tahun KORPRI ke-47, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman adakan lomba olahraga tradisional bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman di lapangan ...

Ekonomi

Kemenkominfo Ajak UMKM Yogyakarta Turut Menggerakan Usaha E-Commerce

Bernas.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia menggelar Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online : Murah, Cepat, dan Aman di Gadjah Mada University Club (UC) Hotel UGM Yogyakarta, Kamis (18/10/ ...

DIY

Maskowi Deklarasi Dukung Jokowi

Bernas.id - Masyarakat Kerja Jokowi (Maskowi) menggaungkan deklarasinya mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Limasan Kinayungan, Jl kaliurang Km 17 Tegalasari, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yog ...

Budaya

Hip Hop Goyang Kelurahan Panembahan Jogja

Bernas.id -- Bagi masyarakat Yogyakarta, khususnya penggemar musik Hip Hop tentunya sudah tidak asing lagi dengan musisi pelantun lagu “Jogja Istimewa”, bernama Balance dan Mamok, keduanya merupakan pentolan grup Jogja Hip Hop F ...

Ekonomi

Jaminan Keamanan Sangat Krusial untuk Bisnis Hulu Migas

Bernas.id - Hari ini Rabu 17 Oktober 2018, Security Summit secara resmi dibuka Wakil Kepala SKK Migas, Sukandar didampingi Ketua Pelaksana Security Summit 2018 Putra Jaya, serta Ketua ASIM Dino Hindarto. Security Summit 2018 yang pada ta ...

DIY

Kepemilikan Big Data Menjadi Kunci di Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Regional se-Jawa Bali telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X di Hyatt Regency Hotel dengan pemukulan bende, Rabu pag ...

DIY

Polsek Gamping Berhasil Ungkap Tindak Pidana Pencurian CPU dan Penggelapan Motor

Bernas.id- Unit Reskrim, Polsek Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana, yaitu pencurian perhiasan dan penipuan/ penggelapan sepeda motor. Dalam konferensi persnya, Selasa (16/10) Kompol Hendr ...

DIY

Polda DIY Kembali Bongkar Peredaran Tembakau Gorilla

Bernas.id- Dalam operasinya di bulan September 2018, Polda DIY berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayahnya. Dalam konferensi persnya, Selasa (16/10) Wadiresnarkoba Polda DIY, AKBP Baron Muryanto berhasil menyita barang bukti berupa ...

DIY

ULD DIY Menggelar Charity for Palu dan Lombok

Bernas.id - Universal Line Dance (ULD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara kemanusiaan penggalangan dana yang kemudian akan disalurkan kepada para korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu dan Lombok beberapa wakt ...

DIY

Hallo Pol PP Meminimalisir Atribut Politik yang Mengandung Hoaks

Bernas.id - Guna meningkatkan kinerja pelayanan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman melaunching pos pengaduan masyarakat dan aplikasi online Hallo Pol PP. Aplikasi Hallo Pol PP merupakan salah satu inovasi Satpol PP ...

DIY

Eksekusi Rumah Dinas TNI, Upaya Sejak 19 Tahun Silam

Bernas.id - Korem 072 Pamungkas Yogyakarta melakukan eksekusi pengosongan rumah dinas TNI yang ada di Blok Pathuk, Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018) pagi. Walau mendapat penolakan dari warga, penggusuran tetap dilaksanak ...

DIY

Ratusan Aparat Eksekusi Rumah Dinas TNI di Pathuk

Bernas.id  - Ratusan aparat TNI AD mengosongkan rumah dinas TNI AD di Kampung Dipoyudan Pathuk RT 28 RW 05, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018). Sejak pagi hari, anggota TNI sudah mengamankan kompleks perumahan tersebut, mengamb ...

Budaya

Lawan Hoax, PBNU Luncurkan Channel Edukasi

Bernas.id - Organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan NU Channel. Channel ini berisi program-program yang mendidik, tidak provokatif dan mengajarkan toleransi. NU Channel juga menayangkan sejumlah program menar ...

DIY

Perusakan Properti Sedekah Laut, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan komentar terkait perusakan properti sedekah laut labuhan di Bantul yang terjadi belum lama ini. Ia mengimbau kepada semua pihak untuk saling m ...

DIY

KH Ma,ruf Amin: Pertarungan Pilpres 2019 Menjaga Ideologi Negara

Bernas.id - KH Ma'ruf Amin mengungkapkan rasa syukurnya kepada ribuan relawan dan para caleg dari berbagai partai koalisi sebagai juru kampanye pasangan Capres-cawapres No 1 di Yogyakarta karena bisa bertemu dan berkumpul di Rich Jogja, ...

DIY

TMMD ke-103 Tahun 2018 Resmi Dibuka di Balecatur Sleman

Bernas.id - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018 tahap III Kodim 0732/Sleman dibuka Lapangan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin pagi 15 Oktober 2018. TMMD ini mengusung tema &ld ...

DIY

Temui Sultan, Ma'ruf Amin Bantah Sedang Sakit

Bernas.id - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubowono X di kawasan Keraton Yogyakarta, Senin (15/10/2018) pagi. Pertemuan kedua pihak berlangsung tertutup.  "Saya merasa gembira ...

DIY

Wakil Walikota Buka TMMD Sengkuyung Tahap III 2018 di Pakuncen

Bernas.id - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap Ke III Tahun 2018 Kodim 0734/ Yogyakarta di Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, resmi dibuka dalam upacara di lapangan AMC Wirobrajan Yogyakarta, Senin (15/10/2018). ...

Pariwisata

Wawali Kota Jogja Resmikan Acara Blusukan Kampung Wisata Kali Code 2018

Bernas.id -- Promosi pariwisata yang telah menjadi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, adalah promosi dalam bentuk menghidupkan kampung-kampung wisata agar ada aktivitas yang menhubungkan obyek-obyek wisata utama yang ada di Kota ...

Budaya

Puncak Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Tahun 2018

Bernas.id - Untuk mengangkat budaya dan pariwisata di wilayah Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman dalam hal ini Dinas pariwisata Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Tahun 2018 di Lapangan Denggung, Mi ...

DIY

Solusi Atasi Kurang Gizi bagi Ibu Hamil

Bernas.id -  Data nasional dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 lalu menunjukkan prevalensi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil sebanyak 24,2%. KEK, status kurang gizi yang disebabkan oleh berkurangnya asupan nutri ...

Budaya

Daniel dan Erina Terpilih Jadi Dimas dan Diajeng Jogja 2018

Bernas.id - Malam penobatan Dimas Diajeng Jogja 2018 digelar di Concert Hall TBY, Jumat (12/10/2018). Dimas Bimananta dan Diajeng Arilia yang merupakan Dimas Diajeng Jogja 2016 mengestafetkan gelar yang telah diemban selama dua tahun kepada ...

DIY

Relawan Barnus untuk Prabowo-Sandi Dideklarasikan di Yogyakarta

Bernas.id - Setelah deklarasi nasional pada tanggal 29 September 2018 lalu di Semarang, relawan Barisan Nusantara (Barnus) kembali menggelar deklarasi dan diskusi sebagai pernyataan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Pr ...

DIY

Sandiaga Uno Resmikan Posko Pemenangan Prabowo Sandi DIY, Ajak Kampanye Zaman Now

Bernas.id - Cawapres Sandiaga Uno melakukan rangkaian kunjungan ke Jogja, Jumat (12/10/2018). Setelah melakukan kunjungan ke Kraton Jogja, Sandiaga berkunjung ke Ndalem Purbayan Jogja --kediaman almarhum Probosutedjo-- guna meresmikan Kanto ...

Ekonomi

Produk Wooden Resin Asli Kadisobo Sleman Laku di Eropa dan Amerika

Bernas.id- Heru Prasetyo, owner Pras Craft Jogja mengawali usaha wooden resin dari usaha yang kecil sekitar tujuh yang lalu di pinggir rumah dengan peneduh terpal. "Alhamdulillah kami sudah tumbuh. Sekarang kami lebih membuat kluste ...

Budaya

Istimewa Batik Mantaran dengan Motif Melon

Bernas.id - Rita Lestari (50), Ketua Kelompok Mantaran Batik Trimulyo mengatakan usaha kelompok batik Mantaran dimulai dari bulan Juli 2015. "Kami mendapat fasilitas pelatihan dari Desperindag dari Desa Trimulyo. Total ada 20 anggot ...

Pendidikan

Kemenag Siap Bangun Tenda Darurat untuk IAIN Palu

Bernas.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan mendirikan tenda-tenda darurat untuk menampung mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang kampusnya hancur akibat gempa. Hal tersebut supaya proses belajar-mengajar di IAIN Palu tetap ...

Pendidikan

Rektor UWM : Hilangkan Ego Sektoral untuk Mewujudkan UWM Menjadi Baik

Bernas.id - Sebagai rangkaian mata acara Dies Natalies ke-36 Universitas Widya Mataram (UWM), upacara dies digelar pada Selasa (9/10/2018) di Pendapa Agung UWM. Upacara dies berlangsung sakral dengan dihadiri pengurus Yayasan Mataram Y ...

DIY

Status Tersangka Penangkap Kepiting di Bantul Dicabut

Bernas.id- Masih ingat kasus warga Samas Desa Srigading Kecamatan Sanden, bernama Tri Mulyadi (32) yang diduga melanggar peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI nomor 56/PEMEN KP/2016 tentang pelarangan penangkapan atau pengeluaran kepi ...

DIY

SigabPAN Duga Ada Politisasi Terkait Pemanggilan Amien Rais

Bernas.id- Elemen masyarakat SigabPAN (Simpatisan dan Keluarga Besar PAN) Yogyakarta melakukan longmarch dari Taman Kuliner Sleman menuju Polda DIY untuk melakukan aksi damai solidaritas dan doa bersama untuk Amien Rais terkait pemanggilann ...

Pendidikan

Menteri Agama Lakukan 'Groundbreaking' Gedung Madrasah International Language Centre

Bernas.id - Sebagai Rangkaian Hari Santri Nasional 2018, Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, bekerja sama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Centre DIY mendirikan Madrasah International Language Centre (MILC). Peletakan batu per ...

Budaya

Sultan: Aksara Jawa Bisa Mempererat Hubungan Antarwarga

Bernas.id - Pemda DIY meluncurkan restorasi sosial bertajuk Gerakan Bangga Penggunaan Aksara Jawa (Gerbang Praja) di Bangsal Kepatihan, Selasa (9/10/2018). Penggunaan media aksara Jawa dinilai dapat mempererat hubungan antarwarga. Gubern ...

DIY

Ada Bagi-bagi Helm Berstandar SNI di Lapangan Denggung

Bernas.id- Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dan Kepolisian Resor Sleman memberikan kegiatan edukasi tentang helm berstandar SNI. Selain itu, melakukan pemeriksaan dan pengecekan tentang kelengkapan berlalu lintas kepada sejumlah pengendar ...

Budaya

DIY Siap Sambut Dimas Diajeng Terpilih 2018

Bernas.id - Pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2018 akan segera memasuki puncaknya pada 12 Oktober mendatang. Malam penobatan Dimas Diajeng Jogja akan digelar di Concert Hall TBY, di mana Dimas Bimananta dan Diajeng Arilia yang merupakan Dimas D ...

DIY

Tepis Kabar Hoax, Seknas Jokowi DIY Siapkan Cyber Army

Bernas.id - Relawan Seknas Jokowi semakin mempertajam pelurunya, hal itu dibuktikan dengan penguatan pasukan media sosial (Cyber Army) yang siap menyebarkan kabar baik untuk Jokowi dan menepis semua kabar hoax. "Sesuai dengan t ...