Serbuan Kotabaru, Peristiwa Sejarah Penting yang Nyaris Terlupakan


06 Oktober 2018

Salah satu warga membersihkan area Monumen Serbuan Kotabaru, Sabtu (6/10/2018) - (foto: Deny Hermawan)

Bernas.id - Sabtu (6/10/2018) pagi, puluhan orang terlihat berkerumun di Lapangan Asrama Korem 072/Pamungkas, Jalan Atmosukarto Jogja. Mereka sibuk melakukan kerja bakti membersihkan kompleks Monumen Serbuan Kotabaru, 7 Oktober 1945.

Mungkin hampir semua orang Indonesia mengenal peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 dan peristiwa Jogja Kembali 29 Juni 1949. Tetapi belum banyak yang mampu mengingat Serbuan Kotabaru, yang justru terjadi tiga tahun sebelumnya, namun berarti penting bagi sejarah bangsa.

Berdasarkan catatan sejarah, Serbuan Kotabaru adalah gerakan bersenjata pertama yang dilakukan oleh rakyat Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan. Serbuan tersebut ditujukan untuk merebut senjata dari tangan pasukan Jepang yang masih bertahan di Yogyakarta.

Ibarat pembuka jalan, Serbuan Kotabaru mempelopori munculnya gerakan bersenjata di daerah lain untuk mengusir penjajah dari Indonesia dan bahkan berkembang menjadi perjuangan diplomatik untuk menegakkan dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Serbuan Kotabaru terjadi akibat keresahan rakyat Yogyakarta yang merasa kedaulatan NKRI di DIY belum tercapai penuh karena masih ada pasukan Jepang dengan persenjataan lengkap.

Rakyat Yogyakarta yang sudah menyatakan bergabung dengan NKRI pun merasa perlu melakukan pemindahan kekuasaan dari Jepang. Berbagai upaya untuk peralihan kekuasaan dilakukan, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih di sepanjang Jalan Malioboro hingga Kotabaru, serta upaya damai dengan perundingan agar Jepang menyerahkan senjata.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga rakyat pun memutuskan untuk menggunakan cara kekerasan guna merampas senjata dari pasukan Jepang. Meski diancam, Jepang memilih tidak menyerahkan senjata karena belum memperoleh izin dari Jenderal Nakamura yang bermarkas di Magelang.

Atas kondisi tersebut, keadaan di sekitar markas tentara Jepang yang berada di Kotabaru semakin genting. Rakyat yang tidak sabar dan tidak ingin terjebak dalam strategi licik Jepang dengan mengulur-ulur waktu kemudian memutuskan untuk melakukan penyerbuan ke markas tentara Jepang.

Letusan granat ke markas tentara Jepang menjadi penanda dimulainya serbuan. Serangan yang terjadi sejak subuh itu pun berlangsung sengit karena Jepang yang memiliki persenjataan lengkap melakukan perlawanan. Meskipun demikian, rakyat Indonesia dapat memenangi pertarungan tersebut setelah tentara Jepang menyerah dan menyerahkan senjata.

Kedua belah pihak harus kehilangan banyak pasukan akibat serangan yang berlangsung sengit. Indonesia kehilangan 21 pejuang, sedangkan di pihak lawan, 27 tentara tewas.

Pejuang Indonesia yang tewas dalam serangan tersebut adalah Trimo, Djoewadi, Faridan M Noto, Soeparno, Soenardjo, Mohammad Saleh, Djasman, Djohar Noerhadi, Bagong Ngadikan, Sabirin, Amat Djazuli, Oemoem Kalipan, Atmosukarto, Sudjijono, I Dewa Nyoman Oka, Sarwoko, Soebarman, Mohammad Wardani, Soeroto, Aboebakar Ali dan Soepadi.

Sebanyak 17 jenazah pejuang yang gugur dalam serangan tersebut kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, dan empat lainnya dimakamkan di sejumlah tempat berbeda yaitu di belakang Masjid Besar Kauman, di Makam Gajah Glagah Sari dan di Jabung Kabupaten Sleman.

Untuk mengenang jasa pejuang yang sudah mengorbankan nyama dalam pertempuran tersebut, sebagian dari nama-nama pejuang diabadikan sebagai nama jalan di kawasan Kotabaru Yogyakarta.

“Peristiwa Serbuan Kotabaru yang terjadi pada 7 Oktober 1945 memang perlu dipublikasikan lebih gencar lagi agar ada semakin banyak orang yang mengetahui dan mengingatnya. Sebelum bergabung untuk membantu peringatan peristiwa ini, saya pun sempat tidak mengetahuinya,” kata Sekretaris Dewan Harian Cabang Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 Kota Yogyakarta Soedjono.

Soedjono mengatakan, ketiga peristiwa bersejarah yang terjadi di Kota Yogyakarta tersebut dapat menguatkan predikat Yogyaarta sebagai kota perjuangan karena ketiganya sangat penting dalam rangkaian sejarah perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan.

“Jika peristiwa Serbuan Kotabaru ini kurang dikenal, mungkin disebabkan tidak ada kelompok yang melakukan peringatan secara rutin. Berbeda dengan peringatan Serangan Umum 1 Maret dan Jogja Kembali yang rutin digelar oleh Paguyuban Wehrkreis atau keluarga pejuang. Kelompok yang menyelenggarakan peringatan cukup jelas yaitu keluarga pejuang.” katanya.

Sedangkan peristiwa Serbuan Kotabaru, lanjut dia, belakangan baru diperingati oleh Angkatan 45 dengan cakupan keanggotaan yang lebih beragam.

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Serbuan Kotabaru 2018 Bagus Sumbarja mengatakan, berusaha agar peringatan peristiwa bersejarah tersebut dapat digelar lebih meriah pada tahun ini, salah satunya dengan menggelar pertunjukan wayang kulit pada akhir September, bertempat di lapangan Asrama Korem 072 yang dulu menjadi markas tentara Jepang.

Sejumlah kegiatan lain juga akan digelar di antaranya upacara peringatan pada Minggu (7/10) serta ziarah ke makam pejuang pada Senin (8/10).

“Kami juga berencana membuat semacam relief terkait peristiwa serbuan Kotabaru tersebut. Saat ini, sudah ada monumen serbuan Kotabaru yang berada di lapangan Asrama Korem 072,” kata Bagus.

Berbagai rangkaian acara tersebut diharapkan dapat mengingatkan seluruh masyarakat tentang peristiwa bersejarah di Yogyakarta. “Tanpa perjuangan tersebut, mungkin Yogyakarta atau Indonesia tidak akan seperti sekarang ini. Harapannya, generasi muda bisa memahami jerih payah para pejuang untuk diteladani pada masa sekarang,” katanya.

Bagus juga berkeinginan agar tiga peristiwa bersejarah di Yogyakarta tersebut dapat dimasukkan sebagai peringatan berskala nasional.

“Kebetulan, peristiwa serbuan Kotabaru ini terjadi di Kotabaru yang kini ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya. Nilai-nilai historis ini juga memiliki kekuatan untuk penguatan Kotabaru sebagai penyangga keistimewaan sekaligus untuk wisata sejarah,” tandasnya. (den)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Pendidikan

Mendikbud Harapkan Ratusan Pelajar SMP Jadi Pemimpin Bangsa

Bernas.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy membuka acara Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) siswa SMP DIY dan Jateng di kawasan Hotel Griya Persada, Sleman, Selasa (23/10/2018) malam. Acara ini diikuti oleh hampir 600 o ...

DIY

50 Persen Perkotaan, Sleman Optimalkan Layanan Parkir

Bernas.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sleman Nomor 6 Tahun 2015 tentang Perparkiran. Sosialisasidiikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari perwakilan Kepala Desa dan Camat se- ...

Ekonomi

Terdampak Dollar, Komoditas Sembako Ini Naik Harganya

Bernas.id - Monitoring harga secara insidentil dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman sebagai upaya antisipasi gejolak harga sembako terkait kenaikan kurs dollar di wilayah Sleman. Pemantauan harga s ...

Olahraga

3302 Pesilat Berkumpul dan Berkompetisi di Jogja

Bernas.id - Sebanyak 3302 pesilat dari berbagai daerah di Indonesia memadati kawasan GOR Among Raga Jogja, Selasa (23/10/2018). Mereka adalah para peserta Yogyakarta Championship 4 2018, yang akan digelar hingga besok (24/10). Romy Ardia ...

DIY

Bupati: Tidak Ada Santri Radikal di Sleman

Bernas.id - Kurang lebih sebanyak 2000-an santri memeriahkan kegiatan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2018 di Lapangan Pemda Sleman, Senin  22 Oktober 2018. Ribuan santri tersebut datang dengan menampilkan berbagai inovasi atr ...

DIY

Para Santri Harus Menekan Lahirnya Konflik di Tengah Keberagaman

Bernas.id - Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Sleman menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2018 di Lapangan Pemda Sleman, Senin  22 Oktober 2018. Dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Slema ...

DIY

Buruh Tuntut UMK DIY 2019 Sebesar Rp2,9 Juta

Bernas.id - Puluhan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DIY Yogyakarta melakukan unjuk rasa di halaman kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY, Senin (22/10/2018). Massa me ...

Budaya

Pawai Budaya Kelurahan Panembahan Meriah

Bernas.id -- Menutup rangkaian acara Gelar Potensi Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-262 Kota Yogyakarta, Minggu (21/10/2018), diselenggarakan karnaval Pawai Budaya yang di ...

DIY

Festival Kampoeng Gardena Meriahkan HUT Kota Yogyakarta ke 262

Bernas.id - Rayakan hari ulang tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke 262, Gardena Department Store & Supermarket Yogyakarta menggelar Festival Kampoeng Gardena 2018, Minggu (21/10/2018) di halaman parkir Gardena. Direktur Utama Gardena ...

Pariwisata

GKR Hemas Kenang Gerobak Sapi

Bernas.id - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyatakan gerobak sapi banyak membawa manfaat bagi penggemar gerobak, misal pengetahuan sejarah alat transportasi zaman dulu dan pembuatnya, mendapat pesanan gerobak karena akan terus dilestarikan ...

Olahraga

1000 Pesilat Unjuk Kebolehan Main Thoya di Candi Prambanan

Bernas.id - 1000 pesilat anggota Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Indonesia Perisai Diri unjuk kemahiran bermain senjata thoya (tongkat panjang) di Lapangan Shiwa, Candi Prambanan. Unjuk piawai bermain toya dengan tajuk Para Ksatria Serib ...

Kesehatan

IDI Sleman Peduli Penderita Thalasemia

Bernas.id - Sebagai bentuk dukungan kepada penderita Thalasemia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman adakan penggalangan dana melalui jalan santai dan senam masal, Minggu (21/10/18) bertempat di Lapangan Pemda Sleman. Ketua pa ...

Budaya

Keceriaan Santri Kecil Jogja Berpawai

Bernas.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar lomba karnaval dalam rangka memperingati Hari Santri, Minggu (21/10/2018) pagi. Para santri muda berpawai menggunakan mobil pick-up yang dihias ala kadarnya. Kepala S ...

DIY

Perlu Usaha Bersama Putus Mata Rantai Perkawinan Anak

Bernas.id - Pernikahan anak masih marak terjadi di Indonesia dan kondisinya semakin mengkhawatirkan. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2016 mencatat sekitar 1,1 persen anak menikah pertama kali sebelum usia  15 tahun. Se ...

Budaya

Saparan Ki Ageng Wonolelo, 1,5 Ton Apem Dibagikan

Bernas.id - Pukul satu siang, masyarakat dari berbagai usia dan kalangan mulai berduyun-duyun datang ke lokasi Saparan Ki Ageng Wonolelo di Pondok Wonolelo, Widodomartani Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Semakin lama, warga yang datang tambah ...

DIY

Bantahan Atas Pendapat JPW atas Penolakan PP No.43 Tahun 2018

Bernas.id - Tim Pembela Jokowi (TPJ) DIY menganggap penanganan korupsi tentunya tidak dapat dilakukan sendirian oleh negara dalam hal ini melalui aparat penegak hukumnya. Peran dan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi sangatla ...

DIY

Trio NWN: Kerja sebagai PR Hotel Perlu Passion

Bernas.id -- Kerja sebagai Public Relations (PR) di sebuah institusi, khususnya hotel itu diperlukan sebuah dedikasi yang menumbuhkan cinta terhadap pekerjaan dan ujungnya akan menjadikan passion dalam menekuni profesi. Hal itu, disampai ...

Budaya

Lomba Karnaval Hari Santri Se-Kota Jogja, Besok Minggu

Bernas.id - Memperingati Hari Santri Nasional 2018, Kantor Kementrian Agama Kota Jogja bakal menggelar Lomba Karnaval Budaya Santri se Kota Jogja. Lomba akan digelar pada Minggu 21 Oktober 2018 pukul 07:00 pagi.  Kasi Pendidikan Pon ...

DIY

Posting Fitnah ke Jokowi, Relawan Lapor ke Polda DIY

Bernas.id- Dua buah nomor kontak yang menjadi anggota sebuah grup WA PP-ABAT Berkah Yk (grup ekonomi bisnis) dilaporkan ke polisi karena diduga postingannya mengandung pencemaran nama baik, penghinaan, dan ujaran kebencian terkait UU ITE te ...

DIY

30 Oktober, Tenaga Honorer Mogok Nasional

Bernas.id- Puluhan tenaga kerja honorer melakukan audiensi untuk menyampaikan aspirasinya di DPRD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tuntutannya, Pemerintah segera mencabut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara da ...

DIY

Peluru Nyasar di Gedung DPR, Ini Update Terkini Kabareskrim Polri

Bernas.id - Terkait peluru nyasar di gedung DPR, Kepala Bareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto menyebut bahwa ada 4 lokasi yang diperiksa. "Ada 4 lokasi yang kami periksa,  pertama di lantai 10, lantai 20, kemarin rupanya ...

DIY

Banyak Komplain, Kabareskrim Ingin Benahi Kinerja Reskrim

Bernas.id - Terkait tujuan kunjungannya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepala Bareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan untuk melakukan peningkatan dan pembenahan kepada seluruh jajaran penyidik di Polda DIY. "Saya ha ...

Olahraga

Lomba Olahraga Tradisional bagi ASN di Lingkungan Pemkab SlemanĀ 

Bernas.id-  Memperingati ulang tahun KORPRI ke-47, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman adakan lomba olahraga tradisional bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman di lapangan ...

Ekonomi

Kemenkominfo Ajak UMKM Yogyakarta Turut Menggerakan Usaha E-Commerce

Bernas.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia menggelar Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online : Murah, Cepat, dan Aman di Gadjah Mada University Club (UC) Hotel UGM Yogyakarta, Kamis (18/10/ ...

DIY

Maskowi Deklarasi Dukung Jokowi

Bernas.id - Masyarakat Kerja Jokowi (Maskowi) menggaungkan deklarasinya mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Limasan Kinayungan, Jl kaliurang Km 17 Tegalasari, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yog ...

Budaya

Hip Hop Goyang Kelurahan Panembahan Jogja

Bernas.id -- Bagi masyarakat Yogyakarta, khususnya penggemar musik Hip Hop tentunya sudah tidak asing lagi dengan musisi pelantun lagu “Jogja Istimewa”, bernama Balance dan Mamok, keduanya merupakan pentolan grup Jogja Hip Hop F ...

Ekonomi

Jaminan Keamanan Sangat Krusial untuk Bisnis Hulu Migas

Bernas.id - Hari ini Rabu 17 Oktober 2018, Security Summit secara resmi dibuka Wakil Kepala SKK Migas, Sukandar didampingi Ketua Pelaksana Security Summit 2018 Putra Jaya, serta Ketua ASIM Dino Hindarto. Security Summit 2018 yang pada ta ...

DIY

Kepemilikan Big Data Menjadi Kunci di Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Regional se-Jawa Bali telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X di Hyatt Regency Hotel dengan pemukulan bende, Rabu pag ...

DIY

Polsek Gamping Berhasil Ungkap Tindak Pidana Pencurian CPU dan Penggelapan Motor

Bernas.id- Unit Reskrim, Polsek Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana, yaitu pencurian perhiasan dan penipuan/ penggelapan sepeda motor. Dalam konferensi persnya, Selasa (16/10) Kompol Hendr ...

DIY

Polda DIY Kembali Bongkar Peredaran Tembakau Gorilla

Bernas.id- Dalam operasinya di bulan September 2018, Polda DIY berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayahnya. Dalam konferensi persnya, Selasa (16/10) Wadiresnarkoba Polda DIY, AKBP Baron Muryanto berhasil menyita barang bukti berupa ...

DIY

ULD DIY Menggelar Charity for Palu dan Lombok

Bernas.id - Universal Line Dance (ULD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara kemanusiaan penggalangan dana yang kemudian akan disalurkan kepada para korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu dan Lombok beberapa wakt ...

DIY

Hallo Pol PP Meminimalisir Atribut Politik yang Mengandung Hoaks

Bernas.id - Guna meningkatkan kinerja pelayanan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman melaunching pos pengaduan masyarakat dan aplikasi online Hallo Pol PP. Aplikasi Hallo Pol PP merupakan salah satu inovasi Satpol PP ...

DIY

Eksekusi Rumah Dinas TNI, Upaya Sejak 19 Tahun Silam

Bernas.id - Korem 072 Pamungkas Yogyakarta melakukan eksekusi pengosongan rumah dinas TNI yang ada di Blok Pathuk, Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018) pagi. Walau mendapat penolakan dari warga, penggusuran tetap dilaksanak ...

DIY

Ratusan Aparat Eksekusi Rumah Dinas TNI di Pathuk

Bernas.id  - Ratusan aparat TNI AD mengosongkan rumah dinas TNI AD di Kampung Dipoyudan Pathuk RT 28 RW 05, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018). Sejak pagi hari, anggota TNI sudah mengamankan kompleks perumahan tersebut, mengamb ...

Budaya

Lawan Hoax, PBNU Luncurkan Channel Edukasi

Bernas.id - Organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan NU Channel. Channel ini berisi program-program yang mendidik, tidak provokatif dan mengajarkan toleransi. NU Channel juga menayangkan sejumlah program menar ...

DIY

Perusakan Properti Sedekah Laut, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan komentar terkait perusakan properti sedekah laut labuhan di Bantul yang terjadi belum lama ini. Ia mengimbau kepada semua pihak untuk saling m ...

DIY

KH Ma,ruf Amin: Pertarungan Pilpres 2019 Menjaga Ideologi Negara

Bernas.id - KH Ma'ruf Amin mengungkapkan rasa syukurnya kepada ribuan relawan dan para caleg dari berbagai partai koalisi sebagai juru kampanye pasangan Capres-cawapres No 1 di Yogyakarta karena bisa bertemu dan berkumpul di Rich Jogja, ...

DIY

TMMD ke-103 Tahun 2018 Resmi Dibuka di Balecatur Sleman

Bernas.id - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018 tahap III Kodim 0732/Sleman dibuka Lapangan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin pagi 15 Oktober 2018. TMMD ini mengusung tema &ld ...

DIY

Temui Sultan, Ma'ruf Amin Bantah Sedang Sakit

Bernas.id - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubowono X di kawasan Keraton Yogyakarta, Senin (15/10/2018) pagi. Pertemuan kedua pihak berlangsung tertutup.  "Saya merasa gembira ...

DIY

Wakil Walikota Buka TMMD Sengkuyung Tahap III 2018 di Pakuncen

Bernas.id - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap Ke III Tahun 2018 Kodim 0734/ Yogyakarta di Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, resmi dibuka dalam upacara di lapangan AMC Wirobrajan Yogyakarta, Senin (15/10/2018). ...

Pariwisata

Wawali Kota Jogja Resmikan Acara Blusukan Kampung Wisata Kali Code 2018

Bernas.id -- Promosi pariwisata yang telah menjadi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, adalah promosi dalam bentuk menghidupkan kampung-kampung wisata agar ada aktivitas yang menhubungkan obyek-obyek wisata utama yang ada di Kota ...

Budaya

Puncak Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Tahun 2018

Bernas.id - Untuk mengangkat budaya dan pariwisata di wilayah Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman dalam hal ini Dinas pariwisata Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Tahun 2018 di Lapangan Denggung, Mi ...

DIY

Solusi Atasi Kurang Gizi bagi Ibu Hamil

Bernas.id -  Data nasional dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 lalu menunjukkan prevalensi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil sebanyak 24,2%. KEK, status kurang gizi yang disebabkan oleh berkurangnya asupan nutri ...

Budaya

Daniel dan Erina Terpilih Jadi Dimas dan Diajeng Jogja 2018

Bernas.id - Malam penobatan Dimas Diajeng Jogja 2018 digelar di Concert Hall TBY, Jumat (12/10/2018). Dimas Bimananta dan Diajeng Arilia yang merupakan Dimas Diajeng Jogja 2016 mengestafetkan gelar yang telah diemban selama dua tahun kepada ...

DIY

Relawan Barnus untuk Prabowo-Sandi Dideklarasikan di Yogyakarta

Bernas.id - Setelah deklarasi nasional pada tanggal 29 September 2018 lalu di Semarang, relawan Barisan Nusantara (Barnus) kembali menggelar deklarasi dan diskusi sebagai pernyataan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Pr ...

DIY

Sandiaga Uno Resmikan Posko Pemenangan Prabowo Sandi DIY, Ajak Kampanye Zaman Now

Bernas.id - Cawapres Sandiaga Uno melakukan rangkaian kunjungan ke Jogja, Jumat (12/10/2018). Setelah melakukan kunjungan ke Kraton Jogja, Sandiaga berkunjung ke Ndalem Purbayan Jogja --kediaman almarhum Probosutedjo-- guna meresmikan Kanto ...

Ekonomi

Produk Wooden Resin Asli Kadisobo Sleman Laku di Eropa dan Amerika

Bernas.id- Heru Prasetyo, owner Pras Craft Jogja mengawali usaha wooden resin dari usaha yang kecil sekitar tujuh yang lalu di pinggir rumah dengan peneduh terpal. "Alhamdulillah kami sudah tumbuh. Sekarang kami lebih membuat kluste ...

Budaya

Istimewa Batik Mantaran dengan Motif Melon

Bernas.id - Rita Lestari (50), Ketua Kelompok Mantaran Batik Trimulyo mengatakan usaha kelompok batik Mantaran dimulai dari bulan Juli 2015. "Kami mendapat fasilitas pelatihan dari Desperindag dari Desa Trimulyo. Total ada 20 anggot ...

Pendidikan

Kemenag Siap Bangun Tenda Darurat untuk IAIN Palu

Bernas.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan mendirikan tenda-tenda darurat untuk menampung mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang kampusnya hancur akibat gempa. Hal tersebut supaya proses belajar-mengajar di IAIN Palu tetap ...

Pendidikan

Rektor UWM : Hilangkan Ego Sektoral untuk Mewujudkan UWM Menjadi Baik

Bernas.id - Sebagai rangkaian mata acara Dies Natalies ke-36 Universitas Widya Mataram (UWM), upacara dies digelar pada Selasa (9/10/2018) di Pendapa Agung UWM. Upacara dies berlangsung sakral dengan dihadiri pengurus Yayasan Mataram Y ...