Hasil Polling pilkada.bernas.id : Suharsono - Totok Sudarto : 3516 * Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo : 3315 * Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa : 1640 * Sri Muslimatun - Amin Purnomo : 1406 * Danang Wicaksana - Agus Cholik : 544 * Sutrisno Wibowo - Mahmud Ardi Widanto : 70397 * Bambang wisnu - Benyamin Sudarmadi : 141241 * Imawan Wahyudi - Martanti Soenar Dewi : 20761 * Sunaryanto - Heri Susanto : 69641 * Sri Mulyani - Yoga Hardaya : 356 * Arif Budiyono - Harjanto : 374 * Aji Setyawan - Windarti Agustina : 109 * One Krisnata - Muhammad Fajri : 438 * Muchammad Nur Aziz - KH M Mansyur : 349 * M Said Hidayat - Wahyu Irawan : 52 * Kotak - Kosong : 195 *

Tahun 2019, PSSI Bisa Apa?

Penulis : Penulis
Editor : Editor
19 Desember 2018

(Dionisius Sandytama Oktavian, Mahasiswa Semester VII Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)


TAHUN 2018 meninggalkan banyak catatan minus dalam persepakbolaan Indonesia. Kepercayaan publik terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku induk organisasi bal-balan di negeri ini, merosot tajam. Tiada hari tanpa kritikan pedas dan cacian yang dilontarkan warganet terhadap federasi yang dipimpin Edi Rahmayadi tersebut. Masalah dan isu yang timbul sebetulnya lagu lama yang seperti sudah menjadi virus dalam persepakbolaan kita, siapa pun pimpinannya.

Kini semuanya bertambah kronis ketika sang pucuk pimpinan federasi mengendalikan bawahannya dari daerah. Acara talkshow Mata Najwa bertajuk “PSSI Bisa Apa” di salah satu stasiun televisi swasta pada 28 November 2018 membuka noda memalukan sepakbola kita tahun ini. Pengaturan skor, mafia, itu-itu lagi. Tidak terlalu mengejutkan sesungguhnya.

Dari hal tersebut, muncul dugaan “juara setingan” pada dua kasta liga sepakbola Indonesia. Januar Herwanto, Manajer Madura FC, yang menjadi narasumber dalam acara talkshow tersebut buka-bukaan tentang praktek percobaan jual beli pertandingan yang dialaminya. Ia mengaku ditelepon seseorang agar timnya bersedia mengalah ketika bersua PSS Sleman, Mei 2018 lalu dengan imbalan sejumlah uang. Januar menolak mentah-mentah tawaran itu dan Madura FC memenangi pertandingan. Ironisnya, seseorang yang menelepon Januar adalah Hidayat, salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI. Belakangan Hidayat diketahui mundur dari jabatannya.
    
Kisah Bambang Suryo, mantan bandar pengatur skor pertandingan sepakbola, semakin menguatkan indikasi adanya permainan yang melibatkan pemangku jabatan sepakbola negeri ini. Bambang merinci besaran transaksi dalam kerja sama mengatur skor. Iajuga menyebut satu nama yang merupakan mafia terbesar sepakbola Indonesia. "Saya tidak akan menyebut nama, sebut saja sontoloyo. Orang yang pertama kali bekerja sama dengan saya," ujar Bambang dalam acara itu.

Pria berkepala plontos tersebut menegaskan, PSSI masih membiarkan semua ini terjadi. Sungguh miris mendengarnya. Orang- orang yang seharusnya menjaga kehormatan sepakbola kita, justru berbuat sebaliknya. Gatot Dewa Broto, Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), yang turut hadir dalam talkshow yang dikomandoi Najwa Shihab itu berpendapat, PSSI membutuhkan leadership Edy Rahmayadi. “Alangkah indah jika konsentrasinya mengurus PSSI ya di Jakarta, tetapi kehormatan beliau sebagai Gubernur Sumatera Utara tentu banyak yang diurus,” tegasnya.

Pernyataan Gatot tersebut seolah menegaskan kembali dugaan publik perihal komunikasi jarak jauh Edy dengan bawahannya yang membuat lemahnya kontrol oleh sang ketua umum. PSSI seperti anak ayam yang kehilangan induk. Namun di balik noda tersebut, terselip sedikit cahaya dari keberhasilan Timnas U-16 yang berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2018. Timnas U-19 juga menuai pujian dari publik lewat penampilan cantik dan heroik di Piala Asia U-19 walaupun gagal memenuhi target lolos ke Piala Dunia U-20 karena dikandaskan Jepang 2-0 di perempatfinal.

Untuk pertama kalinya, PSSI juga menggulirkan kompetisi usia belia, Liga 1 Elite Pro Academy U-16, yang pada edisi 2018 ini dijuarai Persib Bandung. Namun semua itu terasa kurang bagi pecinta bola kita karena kegagalan timnas senior di ajang Piala AFF 2018. Bagaimana pun, tolok ukur keberhasilan federasi sepakbola suatu negara adalah pencapaian timnas seniornya. “Tujuan suatu federasi adalah membawa sepakbola negaranya sampai kepada prestasi internasional tertinggi yang bisa diraih. Ukurannya adalah Timnas dan peringkat kita di FIFA,” ujar pengamat sepakbola, Anton Sanjoyo, dalam diskusi Pangeran Mingguan bertajuk “Blak-Blakkan Soal PSSI” di channel YouTube Asumsi.
    
Permasalahan timnas senior ini juga cukup menyita perhatian khalayak luas. Kegagalan di Piala AFF sejatinya tidaklah mengejutkan. Kemelut penunjukan pelatih yang berlarut-larut turut mengganggu persiapan. Publik sangat menginginkan Luis Milla mengomandoi perjuangan Hansamu Yama dkk di ajang sepakbola paling bergengsi Asia Tenggara tersebut. Bukan tanpa alasan, walau belum mampu mencapai target-target yang dibebankan PSSI, Milla dianggap berhasil meletakkan pondasi permainan yang jelas selama menangani Timnas U-23. Namun entah mengapa pelatih asal Spanyol itu urung menandatangani perpanjangan kontrak yang selepas Asian Games 2018.

Dalam keadaan terdesak, PSSI mengambil langkah dengan menunjuk Bima Sakti yang belum banyak berpengalaman di dunia kepelatihan untuk menangani Timnas di Piala AFF. Hasilnya, lihat sendiri. Pada 21 Oktober 2018, lewat akun Instagramnya, Milla berpamitan kepada Indonesia sekaligus menyampaikan kritik kepada PSSI terkait level profesionalisme dan menajemen yang buruk serta pelanggaran kontrak yang terjadi berkali-kali.

Langkah Tahun 2019
    
Jika sudah begini, pertanyaan di benak kita semua hanya satu. Apa langkah PSSI pada 2019 untuk menjawab segala keraguan dan kemarahan publik? Pada 20 Januari 2019, PSSI akan menggelar Kongres Tahunan di Bali. Ada dua agenda utama dalam kongres tersebut, yaitu laporan kerja 2018 dan program kerja 2019. Tidak ada agenda untuk mengganti Edi Rahmayadi pada kongres tersebut seperti yang disuarakan para gibolis Tanah Air. Beberapa waktu lalu, Edi sendiri menegaskan tidak akan mundur dari PSSI hingga masa jabatannya berakhir pada 2020 mendatang. “Saya tak mau mundur karena cinta dengan PSSI,” tukas mantan Pangkostrad itu.

Menjawab segala kritik, PSSI tidak tinggal diam. Mereka merilis daftar pencapaian yang diraih pada 2018, seperti membangkitkan sepakbola wanita, pertama kali menggelar AFC Pro Course, kerja sama kepelatihan dengan DFB (PSSI-nya Jerman), dan menggelar kompetisi usia muda. Semua itu patut kita apresiasi. Toh, diharapkan muaranya adalah prestasi yang kita idam-idamkan. Dalam hal ini, PSSI sudah berusaha menjalankan statuta FIFA yang menyebut setiap federasi bertanggungjawab membawa sepakbola di negaranya meraih prestasi tertinggi yang diakui induk organisasi sepakbola dunia tersebut. Lagi pula sebagai organisasi, mereka juga harus punya program kan?
    
Namun itu semua hanya tampak baik dari luar saja. Anton buka-bukaan soal itu. “Mereka mengklaim membuat program ini itu. Kelihatan di ujungnya saja, tetapi prosesnya berantakan,” kata pria yang akrab disapa Joy tersebut. Ia mencontohkan penyelenggaraan kompetisi usia belia dimana klub-klub seolah mendidik anak-anak muda tersebut, padahal sebagian besar hanya mengambil dari banyak Sekolah Sepakbola (SSB) yang berkompetisi di liga kelompok umur yang diselenggarakan pihak lain. Kalau begitu kita pantas ngrasani, PSSI ini adalah Event Organizer yang bertujuan membuat banyak acara dan program untuk diekspos atau sebuah federasi yang betul-betul serius membawa sepakbola kita lepas landas ke level lebih baik melalui sebuah sistem terpadu dan bersih?
    
Jangankan kita berbicara mengenai prestasi dahulu karena sepakbola kita masih punya penyakit kronis yang mesti disembuhkan : mafia. Selama itu dibiarkan, sepakbola kita akan terus jalan di tempat. Selama ini, adakah langkah tegas PSSI terhadap terduga pelaku permainan kotor dalam sepakbola kita? Adakah yang sampai diproses hukum? Apakah mereka berani membersihkan tubuh organisasi sendiri dari anggota yang diduga terlibat? Mungkin kita bisa mengibaratkan PSSI dengan seorang mahasiswa.

Percuma membanggakan pencapaian berupa IPK, tetapi diraih tidak dengan proses yang benar. Masih ada masalah moral yang mengganjal.  Jika berbicara skandal mafia sepakbola, kita bisa flashback ke medio 2006 ketika dunia terguncang oleh skandal Calciopoli di Italia. Diduga banyak konflik kepentingan dalam sepakbola mereka pada masa itu. Tentu itu sangat mencoreng wajah sepakbola Negeri Pizza. Semua yang terlibat dalam skandal tersebut langsung dihukum sesuai hukum yang berlaku di negara tersebut dan klub-klub yang terseret dihukum sesuai porsinya masing-masing. Franco Carraro, Presiden FIGC (PSSI-nya Italia) mengundurkan diri dari jabatannya. Setelah skandal memalukan itu, persepakbolaan mereka melakukan pembenahan besar-besaran.
    
Kasus di Italia sebetulnya serupa dengan apa yang dalami dalam sepakbola Indonesia. Belakangan PSSI bekerja sama dengan Barsekrim Polri membentuk Satgas Pemberantasan Pengaturan Skor Sepakbola. Tentu kita semua berharap langkah ini tidak hanya sebagai gagah-gagahan untuk menjawab tekanan publik yang begitu besar untuk membersihkan hal-hal kotor dalam persepakbolaan kita.Sebetulnya tidak hanya masalah skandal mafia saja yang mendesak untuk diselesaikan. Masih banyak PR yang menunggu PSSI tahun depan. Ambil contoh, penjadwalan liga yang masih amburadul sehingga bertabrakan dengan agenda timnas, verifikasi setiap klub peserta liga yang sering menimbulkan perdebatan dan sebagainya.

Publik sangat mengharapkan perombakan besar-besaran dalam tubuh federasi. Bahkan Anton secara tegas menyebut PSSI dikendalikan orang-orang yang tidak kompeten mengurus sepakbola. Semua akan terlihat pada Kongres Januari 2019. Mau dibawa ke mana sepakbola kita? Mampukah para pemangku jabatan persepakbolaan negeri ini membalikkan citra demi nama baik mereka sendiri, federasi dan sepakbola kita?

Jangan sampai visi yang diusung Edi Rahmayadi “PSSI Profesional dan Bermartabat” hanya menjadi kata-kata tanpa tindakan nyata. Apakah semua persoalan yang sudah menjadi gunung es ini akan mencair dengan revolusi besar-besaran di semua lini? Kita tentu mengharapkan demikan. Kita sudah lelah dengan persoalan itu-itu saja yang datang lagi dan lagi. Kita hanya ingin sepakbola sebagai hiburan rakyat yang bersih, profesional dan bermartabat. Prestasi urusan belakangan, toh, jika semua sudah dilakukan secara benar, prestasi juga akan datang dengan sendirinya. Bravo sepakbola Indonesia!*** (Dionisius Sandytama Oktavian, Mahasiswa Semester VII Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)


    

    


Ingin menjadi Sarjana Pengusaha atau Pengusaha yang Sarjana? Kuliah saja di Jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia. https://unmaha.bernas.id

Simak terus Bernas TV


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Jarak Luncur Awan Panas 1,8 Kilometer, Masih Kategori Kecil

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyampaikan saat ini Gunung Merapi memasuki masa erupsi efusif sejak 4 Januari 2021. Masa erupsi efusif akan ditandai dengan lelehan lava pijar. ...

Nasional

PMI Bantu Korban Bencana Gempa Bumi di Sulbar

JAKARTA, BERNAS.ID -  Ambulans dan petugas kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI) hadir untuk menangani masyarakat yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Barat. Bantuan berupa makanan, air bersih, serta terpaulin telah didatangkan be ...

Hukum dan Kriminal

Aksi Dibatasi, Gubernur DIY Disomasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Aliansi Rakyat untuk Demokrasi Yogyakarta (ARDY) mengirim somasi terbuka pada Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang mengesahkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 Tahun 2021. Ini adalah Pergub tentang Pengendalian ...

Nasional

Presiden Instruksikan Menteri PUPR Segera Perbaiki Kerusakan Infrastruktur Akibat Banjir di Kalsel

KALSEL, BERNAS.ID - Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (18/1/2021), guna meninjau lokasi terdampak banjir di sejumlah wilayah di provinsi tersebut. Dalam keterangan persnya Presiden me ...

Kesehatan

Masyarakat Kembali Diingatkan Potensi Penularan COVID-19 Lewat Keluarga dan Kantor

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta kembali mengingatkan potensi penularan kasus di keluarga dan kantor atau tempat kerja yang masih harus tetap diwaspadai. Pasalnya kejadian semacam itu masih t ...

DIY

Radius Awan Panas Merapi Tambah Sejauh, 1,8 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran 1 kali dengan jarak luncur 1,8 kilometer ke Kali Krasak dan Kali Boyong pada pukul 02.27 WIB, Selasa dini hari (19/1/ ...

Nasional

Seluruh Korban Ditemukan, Operasi SAR Longsor Sumedang Ditutup

SUMEDANG, BERNAS.ID - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban tanah longsor di Sumedang, Senin (18/1/2021). Dua korban terakhir, berhasil ditemukan pukul 19.59 WIB dan pukul 21.13 WIB. Kedua korban masih anak-anak, berjenis kelam ...

Nasional

Partai Gelora Lepas Armada Pangan untuk Korban Gempa Mamuju

JAKARTA, BERNAS.ID - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan, konsen dalam membantu penanganan korban bencana alam yang terjadi di berbagai daerah. Salah satu langkah kongkret Gelora Indonesia dalam menangani bencana adalah me ...

Lingkungan

Menteri KKP Tebar 7200 Bibit Ikan di Ngaglik Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono menebar 7.200 bibit ikan lokal di Embung Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Senin (18/1/2021). Penebaran bibit 5.000 ekor nila dan 2.200 ekor nilem dilakukan bersam ...

DIY

Gubernur DIY Dorong Rumah Sakit Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwana X mendorong penambahan tempat tidur (TT) di Rumah Sakit untuk pasien Covid-19. Penambahan TT rumah sakit ini diprioritaskan untuk pasien dengan kriteria ...

Ekonomi

Harga Sayuran Ini di Pasar Tradisional Masih Tinggi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Harga cabai di pasar tradisional Yogyakarta masih tinggi dalam satu bulan ini. Pasalnya, curah hujan yang tinggi membuat kualitas cabai ataupun jumlah panen menurun. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, D ...

Nasional

Muhammadiyah Sepakat Pembunuhan 6 Anggota FPI adalah Pelanggaran HAM

JAKARTA, BERNAS.ID - PP Muhammadiyah telah mempelajari Keterangan Pers Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia Nomor 003/Humas/KH/I/2021 tertanggal 08 Januari 2021 tentang peristiwa kematian 6 anggota Laskar FPI ya ...

Hukum dan Kriminal

Kuasa Hukum IM Anggap Pihak UII Tidak Independen

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam persidangan terakhir untuk acara pembuktian gugatan ke pihak Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta (12/1/2021), Kuasa Hukum IM menyatakan pihak tergugat tidak independen. Pasalnya, psikolog atau konselor ...

Politik

APHA Indonesia Minta Segera Sahkan RUU Masyarakat Hukum Adat

JAKARTA, BERNAS.ID - Asosiasi Pengajar Hukum Adat atau APHA Indonesia berkomitmen, untuk terus mengawal dan mendorong penuntasan proses pembahasan RUU Masyarakat Hukum Adat di DPR RI. Hal ini menanggapi sikap Fraksi Partai Golk ...

DIY

Kapolri yang Baru Dituntut Selesaikan Kasus Udin Bernas

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit melakukan silaturahmi ke sejumlah mantan Kapolri untuk minta doa restu. Tak hanya itu, ia juga meminta wejangan sebelum mengemban tugas menjadi orang nomor satu di Korps Bha ...

Ekonomi

Rp 1,25 Miliar Dianggarkan untuk Fasilitasi Gratis Ongkir UMKM DIY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Koperasi dan UKM DIY kembali memberikan fasilitas ongkos kirim gratis (ongkir) yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM. Ini untuk untuk meringankan beban finansial UMKM di DIY di masa pandemi COVID-19. Kepal ...

DIY

Jembatan Baru Depan GL Zoo Akhirnya Segera Difungsikan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Jembatan baru yang terletak depan Gembira Loka Zoo sebentar lagi bakal difungsikan. Usai mengalami penyempurnaan sejak Mei 2019, jembatan tersebut akan segera bisa dilintasi kendaraan umum. Kepala Bidang Lalu Lint ...

Politik

Kenangan Rizal Ramli Untuk Gerakan 77/78

JAKARTA, BERNAS. ID - Ekonom Rizal Ramli, memulai puncak karir politiknya saat menjadi salah seorang tokoh gerakan mahasiswa pada era 77/78. Ia bersama para mahasiswa lainnya kritis terhadap orde baru. Ia pun menganggap eranya tersebut ...

DIY

Semalam Merapi Luncurkan 56 Guguran Lava Pijar, Terjauh 1,5 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat 56 kali guguran lava pijar sejak Sabtu (16/1/2021) malam-Minggu dini hari (17/1/2021). Meski terus erupsi puluhan kali, Gunung Merapi ma ...

Nasional

Kerahkan Ratusan Relawan, Muhammadiyah Dirikan 7 Pos Pelayanan Bantu Korban Banjir Kalsel

KALSEL, BERNAS.ID - Banjir yang melanda Kalimantan Selatan sejak tanggal 10 Januari 2021 silam hingga kini belum surut, bahkan intensitas hujan tinggi masih sering terjadi. Ini mengakibatkan di banyak daerah ketinggian air bisa mencapai 2 - ...

Nasional

Gunung Semeru Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer

LUMAJANG, BERNAS.ID - Telah terjadi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB. Menurut laporan pengamatan visual sementara, terlihat asap meluncur ke ...

DIY

Polri Kirim Sejumlah Bantuan Tangani Gempa Sulbar

JAKARTA, BERNAS.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirimkan sejumlah bantuan dalam penanganan gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat yang terjadi pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021. Hal tersebut tertuang dalam sura ...

Kesehatan

Pemda DIY Diminta Segera Rekrut Tenaga Kesehatan Tambahan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda DIY diminta untuk segera melakukan rekrutmen tenaga kesehatan baru. Ini untuk meningkatkan kemampuan penanganan COVID-19 di berbagai rumah sakit di DIY. "Kapasitas rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam ...

Kesehatan

Baru 10 Persen Nakes di Kota Yogyakarta yang Sudah Divaksin COVID-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta terus diadakan khususnya untuk tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan. Tercatat ada sekitar 475 tenaga kesehatan atau baru 10 persen dari total terdata yang sudah divaks ...

Nasional

Berikut Cara Registrasi Penerima Vaksin Covid-19 Via WA

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui Chatbot whatsapp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah penerima vaksinasi COVID-19 m ...

DIY

Awan Panas Merapi Sudah Sejauh 1,5 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat luncuran awan panas guguran satu kali sejauh 1,5 kilometer pada pukul 04.00 WIB, Sabtu (16/1/2021). Diiringi Teramati kolom erupsi setin ...

Kesehatan

Pemkab Boyolali Siapkan Laboratorium Untuk Diagnosis PCR

BOYOLALI, BERNAS.ID – Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) masih menyebar ke berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali dan menyasar lebih luas. Sebagian besar laboratorium untuk tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau tes swab di rum ...

Inovasi

Menristek Sebut GeNose Kurangi Ketergantungan Alat PCR Covid-19 Impor

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan kehadiran GeNose untuk skrining Covid-19 melalui embusan napas menjadi solusi dalam ketergantungan alat Po ...

Kesehatan

Wakil Walikota Pejabat Pemkot Jogja Pertama yang Divaksin, Sebelumnya Tak Enak Badan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Program vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta mulai dilaksanakan pada Jumat (15/1/2021) di Rumah Sakit Pratama. Pada tahap pertama vaksin diberikan kepada para tenaga kesehatan yang diawali oleh Forum Komunikasi Pimp ...

Nasional

Sulawesi Barat Diguncang Gempa, Muhammadiyah Kerahkan Sumber Daya

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Merespon gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi Sulawesi Barat (Sulbar), Jum’at (15/1/2021) pukul 02.28 WITA dini hari, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah segera berkoordinasi ...

Kesehatan

Pakar UGM Jelaskan Alasan Orang Yang Pernah Terinfeksi Covid-19 Tidak Divaksin

SLEMAN, BERNAS.ID - Ahli Imunologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Deshinta Putri Mulya, M.Sc., Sp.PD, KAI(K), menyampaikan penjelasan terkait pasien yang pernah terpapar Covid-19 tidak perlu divaksin. Dia memaparkan pada orang ...

Nasional

Operasi SAR Sriwijaya SJ-182 Diperpanjang Selama 3 Hari

JAKARTA, BERNAS.ID - Operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperpanjang selama 3 hari. “Siang ini diputuskan bahwa Operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperpanjang tiga hari, sampai hari Senin (17/1/2021),& ...

Kesehatan

Anggota DPR RI: Puskesmas Adalah Ujung Tombak Penanganan Covid-19

JAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf meminta BNPB untuk memberikan perhatian lebih terhadap peran puskesmas. Ia menilai puskesmas adalah ujung tombak penanganan krisis kesehatan karena bersentuhan langsung dengan m ...

Kesehatan

Beginilah Pandangan Berbagai Fraksi di DPRD DIY Tentang Vaksinasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penanganan pandemi COVID-19 memasuki babak baru dengan langkah pemberian vaksin kepada masyarakat, termasuk yang dilakukan Pemda DIY.  Berbagai fraksi di DPRD DIY memiliki pandangan dan masukan terhadap langkah ...

Daerah

Kerusakan Bangunan dan Dampak Korban Akibat Gempa Kuat M6,2 di Sulbar

MAJENE, BERNAS.ID - Sejumlah dampak mulai teridentifkasi pascagempa M6,2 yang terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. BPBD Kabupaten terus melaporkan perkembangan terkini dampak gempa yang terjadi dini hari, Jumat (15/1/2021), pukul 01. ...

Inovasi

Dengan Kecanggihan Teknologi, Tetap Bisa Berbagi Makanan di Masa Pandemi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Program berbagi makanan GrabFood "Yuk Berbagi" membagikan ratusan makanan untuk anak-anak yatim di panti asuhan dan santri di pondok pesantren di Kota Semarang dan Yogyakarta. Pembagian makanan ini sebagai ...

DIY

Keraton Yogyakarta Gelar Acara Hadeging Nagari 274 Secara Virtual

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Di tengah masa pandemi, Keraton Yogyakarta tetap menggelar peringatan ulang tahun yang ke-274, bertajuk 'Pengetan Hadeging Nagari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat 274' pada Selasa (12/01) dan Rabu ...

Olahraga

Latihan Akademi PSS Dimulai, Bukti Sebuah Komitmen

SLEMAN, BERNAS.ID – Membuka tahun 2021, Akademi PS Sleman memulai latihannya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (14/1/2021). Latihan perdana ini diikuti oleh 23 siswa. Direktur Operasional PT PSS, Hempri Suyatna mengatakan, lati ...

DIY

Perwakilan Dewan Tak Hadiri Vaksinasi Perdana di DIY, Ini Alasannya...

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara pemberian vaksin perdana kepada pejabat dan tokoh masyarakat/tokoh agama di DIY, Kamis (14/1/2021) pagi di Kantor Gubernur DIY. Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam ...

DIY

Ini Komentar Dokter Tirta setelah Suntik Vaksin Sinovac di Puskesmas Ngemplak Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Dokter Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan sebutan dr Tirta mengikuti kick off pelaksanaan vaksin Covid-19 pertama kali di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, Kamis pagi 14 Januari 2021. Vaksinatornya, dr Novian ...

Politik

DPR Harus Dengar Masukan Dari Publik Soal Calon Kapolri Tunggal

JAKARTA,BERNAS.ID - Presiden telah melaksanakan tugas konstitusionalnya yaitu, mengajukan satu nama Calon Kapolri dan yang diajukan adalah Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. Namun, masukan publik perlu didengarkan dan diklarifikasi mela ...

DIY

Begini Suasana Vaksin Perdana di DIY, Paku Alam Jadi yang Pertama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara pemberian vaksin perdana kepada pejabat dan tokoh masyarakat/tokoh agama di DIY, Kamis (14/1/2021) pagi di Kantor Gubernur DIY. Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam ...

Lingkungan

Pekan Lingkungan Hidup Indonesia – Jepang 2021 Resmi Dibuka

JAKARTA, BERNAS.ID - Dialog Kebijakan Lingkungan Hidup Indonesia – Jepang yang ketiga, dilaksanakan secara virtual pada Rabu, 13 Januari 2021, di tengah status darurat COVID-19 di kedua negara tersebut. Dialog Kebijakan ini juga menan ...

Nasional

Tanah Longsor di Desa Cihanjuang, Tim SAR Gabungan Temukan 21 Korban Meninggal Dunia

SUMEDANG, BERNAS.ID - Hingga pukul 18.30 WIB Tim SAR Gabungan telah menemukan lima korban dalam keadaan meninggal dunia yaitu pukul 09.00 WIB ditemukan korban berjenis kelamin laki laki bernama Ahmad Yani (32) di sektor 2, selanjutnya keemp ...

Nasional

Wamen PUPR Tinjau Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura-Wamena

JAYAPURA, BERNAS.ID - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), John Wempi Wetipo turun langsung memeriksa kondisi jalan Jayapura-Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang berjarak 575 Kilometer. Dari perjalanan itu, ia mendapati ba ...

Desa

Protes Jalan Rusak, Warga Kepuharjo Tanam Pisang di Tengah Jalan

SLEMAN, BERNAS.ID - Sejumlah warga di Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta melakukan aksi protes secara halus dengan menanam pohon pisang di jalan raya kabupaten yang ada di desa mereka.  Protes dilakukan setelah kondis ...

DIY

Ini Persiapan yang Dilakukan dr Tirta Sehari Jelang Vaksin Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dokter Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan sebutan dr Tirta akan mengikuti kick off pelaksanaan vaksin covid-19 pertama kali di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman pada hari Kamis 14 Januari 2021. Dikataka ...

DIY

Jadi Calon Tunggal Kapolri, Ini Deretan Kasus Besar yang Diungkap Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyodorkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri ke pimpinan DPR. Bukan tanpa alasan, banyak kasus besar yang m ...

Hukum dan Kriminal

Polisi Bekuk 4 Perusak Motor di Timoho yang Kasusnya Viral di ICJ

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Polisi Sektor (Polsek) Umbulharjo menangkap empat pemuda perusak motor yang terjadi di Warung Internet (warnet) Platinum Timoho Yogyakarta pada 27 Desember 2020 lalu. Keempat tersangka berhasil ditangkap pada 4 ...

DIY

Bupati Sleman Pantau Kesiapan Jalur Evakuasi Merapi

SLEMAN, BERNAS.ID - Bupati Sleman bersama jajarannya melakukan pemantauan kesiapan petugas dan jalur evakuasi di kawasan lereng Merapi, Rabu (13/1/2021). Pantauan dilakukan di Kantor Kalurahan Wonokerto, Pos Pemantauan Tunggularum, Ngandong ...