Hasil Polling pilkada.bernas.id : Suharsono - Totok Sudarto : 3514 * Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo : 3315 * Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa : 1639 * Sri Muslimatun - Amin Purnomo : 1403 * Danang Wicaksana - Agus Cholik : 544 * Sutrisno Wibowo - Mahmud Ardi Widanto : 70397 * Bambang wisnu - Benyamin Sudarmadi : 141239 * Imawan Wahyudi - Martanti Soenar Dewi : 20761 * Sunaryanto - Heri Susanto : 69641 * Sri Mulyani - Yoga Hardaya : 356 * Arif Budiyono - Harjanto : 374 * Aji Setyawan - Windarti Agustina : 109 * One Krisnata - Muhammad Fajri : 437 * Muchammad Nur Aziz - KH M Mansyur : 349 * M Said Hidayat - Wahyu Irawan : 52 * Kotak - Kosong : 195 *

Tahun 2019, PSSI Bisa Apa?

Penulis : Penulis
Editor : Editor
19 Desember 2018

(Dionisius Sandytama Oktavian, Mahasiswa Semester VII Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)


TAHUN 2018 meninggalkan banyak catatan minus dalam persepakbolaan Indonesia. Kepercayaan publik terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku induk organisasi bal-balan di negeri ini, merosot tajam. Tiada hari tanpa kritikan pedas dan cacian yang dilontarkan warganet terhadap federasi yang dipimpin Edi Rahmayadi tersebut. Masalah dan isu yang timbul sebetulnya lagu lama yang seperti sudah menjadi virus dalam persepakbolaan kita, siapa pun pimpinannya.

Kini semuanya bertambah kronis ketika sang pucuk pimpinan federasi mengendalikan bawahannya dari daerah. Acara talkshow Mata Najwa bertajuk “PSSI Bisa Apa” di salah satu stasiun televisi swasta pada 28 November 2018 membuka noda memalukan sepakbola kita tahun ini. Pengaturan skor, mafia, itu-itu lagi. Tidak terlalu mengejutkan sesungguhnya.

Dari hal tersebut, muncul dugaan “juara setingan” pada dua kasta liga sepakbola Indonesia. Januar Herwanto, Manajer Madura FC, yang menjadi narasumber dalam acara talkshow tersebut buka-bukaan tentang praktek percobaan jual beli pertandingan yang dialaminya. Ia mengaku ditelepon seseorang agar timnya bersedia mengalah ketika bersua PSS Sleman, Mei 2018 lalu dengan imbalan sejumlah uang. Januar menolak mentah-mentah tawaran itu dan Madura FC memenangi pertandingan. Ironisnya, seseorang yang menelepon Januar adalah Hidayat, salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI. Belakangan Hidayat diketahui mundur dari jabatannya.
    
Kisah Bambang Suryo, mantan bandar pengatur skor pertandingan sepakbola, semakin menguatkan indikasi adanya permainan yang melibatkan pemangku jabatan sepakbola negeri ini. Bambang merinci besaran transaksi dalam kerja sama mengatur skor. Iajuga menyebut satu nama yang merupakan mafia terbesar sepakbola Indonesia. "Saya tidak akan menyebut nama, sebut saja sontoloyo. Orang yang pertama kali bekerja sama dengan saya," ujar Bambang dalam acara itu.

Pria berkepala plontos tersebut menegaskan, PSSI masih membiarkan semua ini terjadi. Sungguh miris mendengarnya. Orang- orang yang seharusnya menjaga kehormatan sepakbola kita, justru berbuat sebaliknya. Gatot Dewa Broto, Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), yang turut hadir dalam talkshow yang dikomandoi Najwa Shihab itu berpendapat, PSSI membutuhkan leadership Edy Rahmayadi. “Alangkah indah jika konsentrasinya mengurus PSSI ya di Jakarta, tetapi kehormatan beliau sebagai Gubernur Sumatera Utara tentu banyak yang diurus,” tegasnya.

Pernyataan Gatot tersebut seolah menegaskan kembali dugaan publik perihal komunikasi jarak jauh Edy dengan bawahannya yang membuat lemahnya kontrol oleh sang ketua umum. PSSI seperti anak ayam yang kehilangan induk. Namun di balik noda tersebut, terselip sedikit cahaya dari keberhasilan Timnas U-16 yang berhasil menjuarai Piala AFF U-16 2018. Timnas U-19 juga menuai pujian dari publik lewat penampilan cantik dan heroik di Piala Asia U-19 walaupun gagal memenuhi target lolos ke Piala Dunia U-20 karena dikandaskan Jepang 2-0 di perempatfinal.

Untuk pertama kalinya, PSSI juga menggulirkan kompetisi usia belia, Liga 1 Elite Pro Academy U-16, yang pada edisi 2018 ini dijuarai Persib Bandung. Namun semua itu terasa kurang bagi pecinta bola kita karena kegagalan timnas senior di ajang Piala AFF 2018. Bagaimana pun, tolok ukur keberhasilan federasi sepakbola suatu negara adalah pencapaian timnas seniornya. “Tujuan suatu federasi adalah membawa sepakbola negaranya sampai kepada prestasi internasional tertinggi yang bisa diraih. Ukurannya adalah Timnas dan peringkat kita di FIFA,” ujar pengamat sepakbola, Anton Sanjoyo, dalam diskusi Pangeran Mingguan bertajuk “Blak-Blakkan Soal PSSI” di channel YouTube Asumsi.
    
Permasalahan timnas senior ini juga cukup menyita perhatian khalayak luas. Kegagalan di Piala AFF sejatinya tidaklah mengejutkan. Kemelut penunjukan pelatih yang berlarut-larut turut mengganggu persiapan. Publik sangat menginginkan Luis Milla mengomandoi perjuangan Hansamu Yama dkk di ajang sepakbola paling bergengsi Asia Tenggara tersebut. Bukan tanpa alasan, walau belum mampu mencapai target-target yang dibebankan PSSI, Milla dianggap berhasil meletakkan pondasi permainan yang jelas selama menangani Timnas U-23. Namun entah mengapa pelatih asal Spanyol itu urung menandatangani perpanjangan kontrak yang selepas Asian Games 2018.

Dalam keadaan terdesak, PSSI mengambil langkah dengan menunjuk Bima Sakti yang belum banyak berpengalaman di dunia kepelatihan untuk menangani Timnas di Piala AFF. Hasilnya, lihat sendiri. Pada 21 Oktober 2018, lewat akun Instagramnya, Milla berpamitan kepada Indonesia sekaligus menyampaikan kritik kepada PSSI terkait level profesionalisme dan menajemen yang buruk serta pelanggaran kontrak yang terjadi berkali-kali.

Langkah Tahun 2019
    
Jika sudah begini, pertanyaan di benak kita semua hanya satu. Apa langkah PSSI pada 2019 untuk menjawab segala keraguan dan kemarahan publik? Pada 20 Januari 2019, PSSI akan menggelar Kongres Tahunan di Bali. Ada dua agenda utama dalam kongres tersebut, yaitu laporan kerja 2018 dan program kerja 2019. Tidak ada agenda untuk mengganti Edi Rahmayadi pada kongres tersebut seperti yang disuarakan para gibolis Tanah Air. Beberapa waktu lalu, Edi sendiri menegaskan tidak akan mundur dari PSSI hingga masa jabatannya berakhir pada 2020 mendatang. “Saya tak mau mundur karena cinta dengan PSSI,” tukas mantan Pangkostrad itu.

Menjawab segala kritik, PSSI tidak tinggal diam. Mereka merilis daftar pencapaian yang diraih pada 2018, seperti membangkitkan sepakbola wanita, pertama kali menggelar AFC Pro Course, kerja sama kepelatihan dengan DFB (PSSI-nya Jerman), dan menggelar kompetisi usia muda. Semua itu patut kita apresiasi. Toh, diharapkan muaranya adalah prestasi yang kita idam-idamkan. Dalam hal ini, PSSI sudah berusaha menjalankan statuta FIFA yang menyebut setiap federasi bertanggungjawab membawa sepakbola di negaranya meraih prestasi tertinggi yang diakui induk organisasi sepakbola dunia tersebut. Lagi pula sebagai organisasi, mereka juga harus punya program kan?
    
Namun itu semua hanya tampak baik dari luar saja. Anton buka-bukaan soal itu. “Mereka mengklaim membuat program ini itu. Kelihatan di ujungnya saja, tetapi prosesnya berantakan,” kata pria yang akrab disapa Joy tersebut. Ia mencontohkan penyelenggaraan kompetisi usia belia dimana klub-klub seolah mendidik anak-anak muda tersebut, padahal sebagian besar hanya mengambil dari banyak Sekolah Sepakbola (SSB) yang berkompetisi di liga kelompok umur yang diselenggarakan pihak lain. Kalau begitu kita pantas ngrasani, PSSI ini adalah Event Organizer yang bertujuan membuat banyak acara dan program untuk diekspos atau sebuah federasi yang betul-betul serius membawa sepakbola kita lepas landas ke level lebih baik melalui sebuah sistem terpadu dan bersih?
    
Jangankan kita berbicara mengenai prestasi dahulu karena sepakbola kita masih punya penyakit kronis yang mesti disembuhkan : mafia. Selama itu dibiarkan, sepakbola kita akan terus jalan di tempat. Selama ini, adakah langkah tegas PSSI terhadap terduga pelaku permainan kotor dalam sepakbola kita? Adakah yang sampai diproses hukum? Apakah mereka berani membersihkan tubuh organisasi sendiri dari anggota yang diduga terlibat? Mungkin kita bisa mengibaratkan PSSI dengan seorang mahasiswa.

Percuma membanggakan pencapaian berupa IPK, tetapi diraih tidak dengan proses yang benar. Masih ada masalah moral yang mengganjal.  Jika berbicara skandal mafia sepakbola, kita bisa flashback ke medio 2006 ketika dunia terguncang oleh skandal Calciopoli di Italia. Diduga banyak konflik kepentingan dalam sepakbola mereka pada masa itu. Tentu itu sangat mencoreng wajah sepakbola Negeri Pizza. Semua yang terlibat dalam skandal tersebut langsung dihukum sesuai hukum yang berlaku di negara tersebut dan klub-klub yang terseret dihukum sesuai porsinya masing-masing. Franco Carraro, Presiden FIGC (PSSI-nya Italia) mengundurkan diri dari jabatannya. Setelah skandal memalukan itu, persepakbolaan mereka melakukan pembenahan besar-besaran.
    
Kasus di Italia sebetulnya serupa dengan apa yang dalami dalam sepakbola Indonesia. Belakangan PSSI bekerja sama dengan Barsekrim Polri membentuk Satgas Pemberantasan Pengaturan Skor Sepakbola. Tentu kita semua berharap langkah ini tidak hanya sebagai gagah-gagahan untuk menjawab tekanan publik yang begitu besar untuk membersihkan hal-hal kotor dalam persepakbolaan kita.Sebetulnya tidak hanya masalah skandal mafia saja yang mendesak untuk diselesaikan. Masih banyak PR yang menunggu PSSI tahun depan. Ambil contoh, penjadwalan liga yang masih amburadul sehingga bertabrakan dengan agenda timnas, verifikasi setiap klub peserta liga yang sering menimbulkan perdebatan dan sebagainya.

Publik sangat mengharapkan perombakan besar-besaran dalam tubuh federasi. Bahkan Anton secara tegas menyebut PSSI dikendalikan orang-orang yang tidak kompeten mengurus sepakbola. Semua akan terlihat pada Kongres Januari 2019. Mau dibawa ke mana sepakbola kita? Mampukah para pemangku jabatan persepakbolaan negeri ini membalikkan citra demi nama baik mereka sendiri, federasi dan sepakbola kita?

Jangan sampai visi yang diusung Edi Rahmayadi “PSSI Profesional dan Bermartabat” hanya menjadi kata-kata tanpa tindakan nyata. Apakah semua persoalan yang sudah menjadi gunung es ini akan mencair dengan revolusi besar-besaran di semua lini? Kita tentu mengharapkan demikan. Kita sudah lelah dengan persoalan itu-itu saja yang datang lagi dan lagi. Kita hanya ingin sepakbola sebagai hiburan rakyat yang bersih, profesional dan bermartabat. Prestasi urusan belakangan, toh, jika semua sudah dilakukan secara benar, prestasi juga akan datang dengan sendirinya. Bravo sepakbola Indonesia!*** (Dionisius Sandytama Oktavian, Mahasiswa Semester VII Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma Yogyakarta)


    

    


Ingin menjadi Sarjana Pengusaha atau Pengusaha yang Sarjana? Kuliah saja di Jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia www.mahakarya.bernas.id

Simak terus Bernas TV


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Pariwisata

Libur Akhir Tahun, Dispar DIY Ingatkan Destinasi Wisata Cek Sarana Prokes

SLEMAN, BERNAS.ID - Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menjadikan pengalaman di libur dua longweekend sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Evaluasi ini pen ...

DIY

Penerapan 4M di Tempat Wisata Jogja Digencarkan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta kini tengah berupaya memulihkan perekonomian di masa pandemi COVID-19. Ini dibarengi dengan menggencarkan penerapan protokol kesehatan 4M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak ...

Pilkada

Di Depan KWT, Muslimatun Sebut Memakai Masker Sangat Penting Saat Ini

SLEMAN, BERNAS.ID - Dalam sosialisasi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Wonorejo Pakem Sleman, Sri Muslimatun menyampaikan pentingnya pemakaian masker di masa pandemi Covid-19. Ia mengajarkan cara pemakaian masker yang menutup rapat hidu ...

Analisa Pilkada

Terkait Pilkada 2020, Begini Pesan PP Muhammadiyah

JAKARTA, BERNAS.ID – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengimbau agar masyarakat berpartisipasi aktif dan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani dalam pelaksanaan pilkada serentak yang akan digelar ...

Internasional

WHO Meluncurkan Dewan Pemuda Sebagai Pemberi Saran Mengenai Masalah Kesehatan dan Pembangunan Global

Bernas.id - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan Dewan Pemuda pada Jumat (4/12) di Jenewa, Swiss. Dewan ini merupakan wadah penyedia saran serta masukan mengenai masalah kesehatan dan pembangunan yang memengaruhi a ...

Bernaswara

Keizo Awali Karir di Dunia Tarik Suara Sejak SMP dengan Gaji 75 Ribu

Bernas.id – Keizo salah satu artis Nagaswara memulai karirnya di bidang tarik suara sejak ia duduk di kelas 9 SMP. Bermula dari panggung-panggung kecil semacam hajatan antar kampung dan kota sejak tahun 2000. Terlahir dar ...

Ekonomi

Pasar Prawirotaman, Pasar Rakyat yang Moderen

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Setelah beberapa bulan dilakukan revitalisasi, akhirnya pasar Prawirotaman diresmikan. Peresmian wajah baru pasar Prawirotaman ini dilakukan oleh Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Pada kesempatan tersebut Waliko ...

Hukum dan Kriminal

Polda Aceh Ungkap Dua Kasus Penipuan Berkedok Umrah

BANDA ACEH, BERNAS.ID - Kepolisian Daerah Aceh, Jumat (04/12/2020) menggelar konferensi pers tentang pengungkapan dua kasus penipuan berkedok Umrah di Aula Rapat Direktorat Reserse Kriminal Umum, Mapolda Aceh. Kabid Humas Polda Aceh Komb ...

Event

Telah Diresmikan Kerja Sama Universitas Mahakarya Asia dengan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Bernas.id – Telah diresmikan kerjasama antara Institut Teknologi Nasional Yogyakarta yang berkantor pusat di Jalan Babarsari, Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta, dengan Universitas Mahakarya Asia yang berkantor pusat di Jalan Magela ...

Analisa Pilkada

KPU Demak Optimis Pandemi Tak Pengaruhi Partisipasi Pemilih

DEMAK, BERNAS.ID – Meski penyelenggaraan pesta demokrasi Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19, tidak mengurangi antusiasme masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) ...

DIY

Dokumentasi 65 Tahun Kerja Sama Indonesia-Vietnam Siap Dipamerkan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sebagai salah satu upaya menggali potensi daerah dalam rangka pemulihan ekonomi, Pemda DIY bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Sosialis Vietnam siap menggelar Pameran Foto 65 Tahun Kerja Sama Diplomatik Indon ...

Pilkada

Guru-Guru Madrasah Inginkan Nuansa Kepemimpinan yang Baru di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Persatuan Wiyata Bhakti Madrasah (PWBM) se-Kabupaten Sleman menyatakan dukungannya untuk pasangan calon (paslon) nomor satu, Danang Wicaksana-Agus Cholid (DWS-ACH). Para guru madrasah ini menginginkan nuansa baru untuk k ...

Hukum dan Kriminal

Kapolri : Penanganan Kejahatan Transnasional Perlu Keterlibatkan Seluruh Aparatur Penegak Hukum

JAKARTA, BERNAS.ID - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyatakan kejahatan transnasional merupakan kejahatan komprehensif yang memerlukan penanganan yang tepat, cepat, dan sinergis.  Sehingga diperlukan upaya optimal dan keterlibatan ...

DIY

Pilkades Dipastikan Aman Karena Terapkan Prokes Secara Ketat

SLEMAN, BERNAS.ID - Dalam rangkaian tahapan Pilkades (Pemilihan Kepala Desa), mulai tahap persiapan, pencalonan, pemungutan suara, dan penetapan sangat potensial mengandung unsur kerawanan penyebaran Covid-19. Untuk itu, Kementerian Dalam N ...

DIY

Ini yang Dilakukan Agar Proyek Fisik di Kota Jogja Tak Menumpuk di Akhir Tahun

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta mengagendakan cukup banyak pekerjaan fisik pada tahun anggaran 2021. Ditargetkan, lelang seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan triw ...

Inspirasi

Sosok Cantik di Balik Inem Jogja yang Buruk Rupa (Inem Jogja Bagian 2)

Bernas.id - Apa yang terlintas saat mendengar nama Inem? Tepat sekali. Inem identik dengan pembantu rumah tangga yang cantik, seksi, bahkan terkesan genit. Tak salah, sosok Inem seperti ini yang terpatri di benak sebagian besar masyara ...

Bernas TV

Ustadz Yusuf Mansur Berikan Motivasi untuk Wisudawan UNMAHA

YOGYAKARTA, BERNASTV - Ustadz Yusuf Mansur (UYM) selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Cendekia Indonesia Sleman yang secara virtual ikut memberikan sambutan dan memotivasi kepada para wisudawan mengatakan bahwa keyakinan untuk bisa sukses itu ...

Bernas TV

Dengan Protokol Ketat, UNMAHA Gelar Wisuda Serentak di Dua Kota

YOGYAKARTA, BERNASTV - Pada hari Kamis (3/12/2020) bertempat di Sheraton Mustika Hotel Yogyakarta dan BIL Hotel Baturaja Sumatera Selatan, Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) menggelar wisuda sarjana dan diploma.  Kampus utama UNMAH ...

Nasional

Profesor Riset KLHK Bertambah 5 Orang

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Kamis, 3 Desember 2020 mengukuhkan 5 (lima) Peneliti dari Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI) KLHK sebagai Profesor Riset di lingkup KLHK bidang kepaka ...

DIY

Penyaluran ZIS Baznas Kota Yogyakarta Bantu Penanggulangan Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan dana yang berasal dari Zakat, Infaq dan Sodaqoh (ZIS) sebesar Rp 704.550.000 pada triwulan empat tahun 2020. Penyerahan bantuan secara simbolis d ...

DIY

Cegah Kluster Covid-19, Rizieq Shihab Ditolak Datang ke Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Aliansi masyarakat Kawula Ngayogyakarta Peduli Bangsa menggelar aksi menolak kedatangan Rizieq Shihab di Titik Nol Yogyakarta. Kedatangannya akan berpotensi menimbulkan kerumunan atau kluster Corona baru di Yogyakart ...

Pariwisata

Pemkot Terus Genjot Sektor Pariwisata di Kota Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berusaha menggenjot sektor pariwisata di Kota Jogja dalam masa pandemi. Hal tersebut dibuktikan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta dengan menggelar travel dialog/table top ...

Analisa Pilkada

Tak Hanya Jalani Rapid Tes, Anggota Polri Akan Ingatkan Prokes di TPS

SLEMAN, BERNAS.ID - Menjelang Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) melakukan rapid tes bagi seluruh personel yang ditugaskan untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ada sebany ...

Ekonomi

Inilah Kunci Penting Kebangkitan Ekonomi DIY Menurut BI

SLEMAN, BERNAS.ID - Sinergi dan kolaborasi merupakan kunci untuk dapat bangkit dari merosotnya ekonomi DIY sepanjang tahun 2020 ini. Hal itu menjadi kesimpulan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia terkait tantangan perekonomian terkini da ...

Nasional

Kapolri Beri Pengarahan Pati dan Kombes yang Tugas di Luar Struktur

JAKARTA, BERNAS.ID - Kapolri Jenderal Idham Azis yang diwakili oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono memberikan pengarahan kepada seluruh Perwira Tinggi (Pati) dan Kombes yang bertugas di luar struktur Polri di Rupatama Mabes Polri, Jaka ...

Musik

Hedi Yunus dan Rita Effendy Ajak Ronni Waluya dan Netta Kusumah Membuat Grup NiTaTaDi

JAKARTA, BERNASTV - Empat penyanyi kondang asal Bandung; Ronni Waluya, Rita Effendy, Netta Kusumah Dewi dan Hedi Yunus, yang sudah bersahabat sejak lama sepakat untuk bersama kembali menyanyi dalam satu grup yang mereka beri nama NiTaTadi, ...

Politik

Ketum SAMIL Indonesia: Pengepungan Rumah Ibu Mahfud MD Tidak Beradab

JAKARTA, BERNAS.ID - Memperhatikan situasi politik terkini, khususnya peristiwa pengepungan kediaman Menkopolhukam, Mahfud MD di Pamekasan Madura, Jawa Timur pada Selasa (01/12/2020), komunitas dan jejaring dari pergerakan kaum muda dan san ...

Sintesa

Pembicaraan Ringan di Desa Pinggir Kota tentang Corona

Oleh: Profesor Sudjarwadi        Mbak Terdaco, sebelum pandemi biasa berjualan teh poci di dekat universitas swasta di Yogyakarta. Akan tetapi, selama pandemi Covid-19 kegiatan belajar mengajar dilakukan secara virtua ...

Pilkada

Komunitas dari Berbagai Profesi Yakin Beri 32 Persen Suara untuk Kemenangan Mulia

SLEMAN, BERNAS.ID - Sebanyak 24 komunitas masyarakat dari berbagai kalangan di Sleman mendeklarasikan dukungan untuk Pasangan Calon (paslon) No.2 Muslimatun - Amin (Mulia). Deklarasi ketiga ini bertujuan untuk semakin menguatkan gerakan pem ...

Hukum dan Kriminal

Kejari Sleman Gelar Pemusnahan Barang Bukti Akhir Tahun 2020

SLEMAN, BERNAS.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Pemusnahan barang bukti dilakukan di halaman depan Kejaksaan Negeri Sleman. Kepala Keja ...

Desa

Bamsoet Ajak Pertahankan Desa Sebagai Lumbung Pangan

CIANJUR, BERNAS.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan selama ini sektor pertanian selalu diidentikkan dengan kehidupan desa yang tak jarang dipandang ‘sebelah mata’. Padahal, sektor pertanianlah yang m ...

Nasional

Begini Tanggapan PP Muhammadiyah Terkait Video Viral Adzan Ajak Jihad

JAKARTA, BERNAS.ID - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan viral video adzan berlafadz “hayya alal jihad” yang merupakan ajakan jihad. Terdapat beberapa versi orang yang melantunkan adzan tersebut, namun yang membuat heb ...

Kesehatan

Jelang Akhir Tahun, Warga Kota Jogja Kembali Diingatkan untuk Taati Protokol Kesehatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta kembali mengingatkan seluruh masyarakat, termasuk di lingkungan perkantoran, untuk tidak kendor menjalankan protokol kesehatan. Ini untuk mengantisipasi penularan viru ...

Nasional

Didukung Tim Terbaik TNI dan Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT

JAKARTA, BERNAS.ID - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso. Hal ini dimaksudkan guna memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan ...

Kesehatan

Pasien Covid-19 di Magelang Bertambah 180 Orang dan Sembuh 100 Orang

MAGELANG, BERNAS.ID - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, Selasa (1/12/2020) bertambah 180 orang. Dari jumlah itu, 131 diantaranya berasal dari program swab masif dan 49 kontak erat. Dengan tambahan tersebut, ...

Pendidikan

Pembelajaran Tatap Muka akan Dilakukan Bertahap di Kabupaten Kendal

KENDAL, BERNAS.ID – Menindaklanjuti surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal akan memberlakukan sekolah tatap muka secara bertahap pada Januari 2021. Kepala Disdikbud ...

Kesehatan

Delapan ASN Pemda DIY Terkonfirmasi Positif Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sebanyak delapan ASN Pemda DIY terkonfirmasi positif Covid-19. Rinciannya, lima dari delapan ASN tersebut sehari-harinya bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) ...

Pilkada

Situasi Pandemi Memerlukan Program Pemberdayaan Tepat Guna yang Hasilkan Profit

SLEMAN, BERNAS.ID - Program yang nyata dari pemimpin menjadi penting untuk pemberdayaan UMKM masyarakat seperti yang dirasakan kelompok-kelompok warga di Kecamatan Tempel, Turi, dan Seyegan, Kabupaten Sleman. Mereka diajari memproduksi dete ...

Nasional

Setelah Wagub DKI, Kini Anies Baswedan Terkonfirmasi Positif COVID-19

JAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa dirinya terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa (1/12/2020). Hal itu diungkapkan Anies Baswedan melalui video yang diunggah di media sosial.  Pantauan Be ...

DIY

Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Meninggal Dunia Positif Covid-19, Pemkot Berduka

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta telah kehilangan besar, salah satu putera terbaik Pemkot, Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat meninggal dunia pada hari Selasa (1/12/2020) dalam usia 55 tahun dikarenakan ter ...

Ekonomi

Festival UMKM Ini Terjunkan Sekuriti untuk Penerapan Prokes

SLEMAN, BERNAS.ID - Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman tetap menyelenggarakan Festival UMKM Sembada di tengah pandemi Covid-19. Pameran yang diikuti 143 UMKM ini akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat kepada pengunjung ...

Ekonomi

Penggunaan Dana BPUM untuk UMKM Tetap Diawasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) telah disalurkan ke sejumlah pelaku usaha mikro di Kota Jogja. Dalam pemanfaatannya para pelaku usaha wajib melaporkan alokasi pengguna hibah yang diberikan.  Kepala Bidan ...

UMKM

Kepala Disperinaker Klaten : Rintangan dan Tantangan Merupakan Peluang Kekuatan bagi IKM untuk Terus Maju

KLATEN, BERNAS.ID - Bagi pelaku Industri Kecil Menengah, kemasan merupakan faktor penting dalam perkembangan usahanya.  Selain kualitas, tampilan produk, dan harga, kemasan juga sering menjadi alasan bagi konsumen untuk membeli. Kem ...

Bernas TV

Gugus Tugas Papua UGM: Pendekatan Dialogis Ala Gus Dur Perlu dicontoh Jokowi

YOGYAKARTA, BERNASTV - Pola pendekatan komunikasi dialogis untuk masyarakat Papua seperti yang pernah dilakukan mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sangat penting untuk dilakukan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini presiden Joko ...

UMKM

Marketing Digital Mutlak Dimanfaatkan Para Pelaku UMKM

SLEMAN, BERNAS.ID - Lokasi yang pasti sebuah usaha sangat penting untuk mempermudah konsumen menemukan barang atau jasa yang dicari. Untuk itu, pemanfaatan aplikasi pemetaan Google Maps sangat dibutuhkan bagi pelaku usaha karena banyak dipa ...

DIY

Masbehi Beraksi di Titik Nol, Dukung Persatuan NKRI Lewat Budaya

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Massa yang tergabung dalam Masyarakat Bela Keutuhan NKRI Yogyakarta (Masbehi) menggelar aksi budaya di kawasan Titik Nol Km Yogyakarta, Senin (30/11/2020). Aksi dengan peserta sekitar 100 orang ini berasal dari berba ...

Desa

Dody Usodo : Dibutuhkan Intervensi untuk Percepat Pengembangan Desa Wisata dan Desa Digital

Jakarta, Bernas.id - Pemerintah lintas kementerian/ lembaga (K/L) dan daerah terus melakukan kolaborasi dan sinergi guna mengembangkan potensi desa wisata. Demikian pula dengan desa digital yang dibangun seiring perkembangan teknologi. ...

Ekonomi

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

JAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah menegaskan, fundamental perekonomian Indonesia selama ini belum kokoh dan krisis berlarut  akibat pandemi Covid-19 membuatnya semakin terpur ...

DIY

Selama Pandemi, 98 Anggota Korpri Sleman Terpapar Covid-19

SLEMAN, BERNAS.ID - Selama Pandemi dari bulan Maret sampai November 2020, tercatat 98 anggota Korpri Kabupaten Sleman terpapar Covid-19. Dominasi terbanyak dari para petugas tenaga kesehatan. Plt Ketua Korpri Sleman, Pustopo menjelaskan, ...

DIY

Walikota Dorong PDAM Tirtamarta Susun Rencana Pengamanan Air Minum

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mendorong Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtamarta agar membentuk tim Rencana Pengamanan Air minum (RPAM) untuk mengidentifikasi masyarakat guna menyusun pemetaan sistem air m ...